Anda di halaman 1dari 8

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya,
sehingga kami dapat menyelesaikan laporan tutorial skenario 6 di Blok 3 ini dengan baik.
Laporan tutorial ini disusun dalam rangka memenuhi tugas Blok 3 yang merupakan
bagian dari sistem pembelajaran SCL di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas
Padang.
Saya mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT yang telah memberikan
kemudahan dalam penyusunan laporan ini, dan kepada pembimbing kami, drg. Aria Fransiska
yang telah membimbing kami dalam proses tutorial, dan kepada teman-teman yang telah
menyediakan waktu dan pikirannya untuk menyelesaikan tugas tutorial ini dengan baik.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi proses pembelajaran selanjutnya dan bagi
yang membutuhkan.

Padang,

Desember 2014
Penyusun

DAFTAR ISI
Kata pengantar........................................................................................................................1
Daftar isi....................................................................................................................................2
Skenario 6 blok 3.......................................................................................................................3
Terminlogi ................................................................................................................................3
Identifikasi masalah...................................................................................................................3
Analisis masalah........................................................................................................................4
Skema.........................................................................................................................................6
Learning objectives....................................................................................................................7
Kesimpulan...............................................................................................................................10
Daftar pustaka.........................................................................................................................11

SKENARIO 6 BLOK 3
Nyonya Adis (40 tahun) mengeluh kepada suaminya kenapa setelah dicabut gigi 38
nya oleh drg. Boni darahnya tidak berhenti dan mengalami bleeding dari tempat operasi
tersebut, dan menimbulkan rasa sakit dan bengkak pada submandibulanya. Suami Nyonya
Adis lalu mengajak istrinya kembali ke drg. Boni. Setelah di periksa diduga terdapat kelainan
vaskularisasi pada pembuluh darah Nyonya Adis, kemudian drg. Boni menyarankan agar
Nyonya Adis dirujuk ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan untuk perawatan
selanjutnya.
TERMINOLOGI
1. Bleeding

bleeding atau biasa disebut dengan pendarahan merupakan

keluarnya darah dari pembuluh darah jaringan lunak yang terbuka akibat adanya
traumatik.
2. Vaskularisasi

seluruh anggota tubuh yang berkaitan sistem peredaran darah.

IDENTIFIKASI MASALAH
1. Apa saja sistem vaskularisasi yang terdapat pada kepala?
2

2.
3.
4.
5.
6.
7.

Apa saja sistem vaskularisasi yang terdapat pada leher?


Mengapa sistem vaskularisasi penting untuk kepala dan leher?
Apa saja kelainan yang dapat terjadi pada sistem vaskularisasi?
Apa penyebab terjadinya pendarahan?
Kelainan macam apa yang mungkin terjadi pada Nyonya Adis?
Pembuluh darah apa saja yang berperan pada kasus Nyonya Adis?
ANALISIS MASALAH

1. Apa saja sistem vaskularisasi yang terdapat pada kepala?


Secara garis besar terbagi 2, yaitu:
a. Arteri carotis interna, itu vaskularisasi yang menuju ke otak
b. Arteri carotis dextra, merupakan vaskularisasi yang menuju ke maxilla dan
mandibula
Selain itu, juga terdapat arteri carotis comunis yang terbagi dua pula, yaitu interna yang
menuju ke bagian otak, dan externa yang menuju ke bagian wajah
Pembagian pada pembuluh darah pada a. Opthalmica di daerah sekitar mata,
a.ethmoidalis yang merupakan cabang dari a. Opthalmika
a. Vaskularisasi rongga mulut : a. Lingualis
Percabangannya :
- Arteri carotis interna : a. Supraorbital dan a. Supratrochlearis
- Arteri carotis externa : a. Temporasuperficial, a. Lingualis, a. Occipitalis
b. Vaskularisasi pada wajah : a. Facialis
Percabangannya : a. Labial superior dan inferior, dan a. angularis
2. Apa saja sistem vaskularisasi yang terdapat pada leher?
a. Arteri subclavia
Arteri ini terbagi dua, yaitu arteri cervikalis ascendens dan arteri transversa coli
Terdapat bagian bagian, yaitu
- Bagian I, prescalenous
- Bagian II, retroscalenous
- Bagian III, postcalenous
3. Mengapa sistem vaskularisasi penting untuk kepala dan leher?
Pada dasarnya, sistem vaskularisasi tidak hanya penting untuk kepala dan leher saja,
namun juga penting untuk seluruh tubuh, diantaranya:
a. Untuk mensuplai darah yang kaya oksigen ke otak agar tubuh bisa bekerja
dengan normal
b. Membawa nutrisi di dalam darah
c. Mencegah terjadinya kesalahan tindakan
4. Apa saja kelainan yang dapat terjadi pada sistem vaskularisasi?
a. Pada kepala
3

- Arteritis
- Aneurisma
- Arteri venous malformation
- atherosclerosis
5. Apakah penyebab terjadinya pendarahan?
Biasanya karena sobeknya pembuluh darah akibat trauma. Yang lainnya dapat
6.

diakibatkan dari hemophilia sehingga pendarahan tidak dapat dihentikan


Kelainan apa yang mungkin terjadi pada nyonya adis?
Bisa disebabkan karena spasme pembuluh darah atau karena cidera parah

7.

Pembuluh darah apa yang berperan dalam kasus nyonya adis?


a. Arteri submandibularis
b. Arteri sublingualis
c. Artri alveolaris posterior dan inferior

SKEMA
Vaskularisasi head
and neck
Ny. Adis
(40th)

Kelainan
vaskularisasi

Bleeding
Anatomi
vaskularisa
si
Head

Neck

LEARNING OBJECTIVES
1. M4 anatomi sistem vaskularisasi pada kepala
4

Perdarahan arteri kepala berasal dari a.karotis komunis dan a.subklavia untuk
mendarahi alat-alat di kepala yaitu tulang, jaringan penyambung, otot, saraf, kulit,
indra khusus, pangkal saluran nafas, dan awal saluran cerna.
a. Bagian-bagian kepala.
- viserokranium/sflankhnokranium
- neurokranium
- Wajah
- Scalp
- Otak
- Mata
- Hidung
- Kavitas oris
- Daerah submandibular
- Daerah infratemporal
b. Perdarahan bagian-bagian kepala-wajah.
- Pembuluh viserokranium (sflangkhnokranium; tengkorak wajah), meliputi
pembuluh untuk hidung, orbita, maksila, mandibula, beserta bagian-bagian
lunak yang berhubungan dengan viserokranium, seperti kulit, skalp, kelenjar
ludah, dan mulut
c. Pembuluh balik
- Darah dari kepala kembali menuju jantung melalui v.jugularis interna yang
bermula sebagai lanjutan sinus sigmoideus di foramen jugulare
d. A.karotis komunis
bercabang dua dibagian atas leher disebelah dalam m.sternomastoid menjadi:
- A.karotis interna untuk otak depan dan pembuluh darah mata
- A.karotis eksterna untuk wajah, viserokranium, dan leher
Cabang arteri carotis externa
A.karotis eksterna dipercabangkan dari a.karotis komunis di bagian atas leher,
berada disebelah depan medial a.karotis interna
2. M4 anatomi vaskularisasi pada leher
Pembuluh darah leher berada didaerah:
- Regio koli anterior
- Regio koli posterior
- M.sternoleidomastoideus
- Trigonum karotis
- Trigonum subklavia
- Regio nukha
a. Susunan lapisan leher:
- Kulit
- Fasia superfisialis
- Platisma
- Fasia profunda
- Fasia koli superfisialis
5

b.
-

Fasia pretrakhealis
Fasia prevertebralis
Vena leher
V.jugularis interna merupakan vena terbesar dari kepala, menerima darah vena

dari otak dan wajah


Berjalan dileher bersama a.karotis komunis dan n.vagus dalam sarung pembuluh

dan saraf
- Bergabung dengan v.subklavia menjadi v.brakhiosefalika
- V.brakhiosefalika kiri dan kanan bergabung menjadi v.kava superior
c. Arteri subclavia
- Cabang a.subklavia:
- Trunkus kostoservikalis
- A.servikalis profunda
- A.interkostalis suprema
- A.vertebralis untuk batang otak
- Trunkus tireoservikalis
- A.tiroidea inferior
- A.servikalis asenden
- Lanjutan a.subklavia di fosa aksilaris: a.aksilaris
- A.vertebralis untuk batang otak
3. Kelainan pada sistem vaskularisasi
Kelainan pada vaskularisasi kepala
a. Atherosklerosis, merupakan penumpukan lemak dan garam kalsium pada tunika
intima
b. Aneurisma, merupakan pelebaran pembuluh darah yang biasanya terjadi karena
kelainan pembuluh darah
c. Arteritis
d. Arteri venous malformation
KESIMPULAN

Pada kasus nyonya adis, pendarahan yang terjadi bisa dari banyak faktor. Namun,
pada kasus yang tertera di skenario, kemungkinan besar nyonya adis mengalami trauma yang
menyebabkan pembuluh darah sobek dan sehingga darah sukar berhenti.

DAFTAR PUSTAKA
www.psychologymania.com
www.academia.edu
edukasi.kompasiana.com
http://kamuskesehatan.com/arti/homeostasis/
http://solusiorganik.com/apa-yang-dimaksud-hipertensi-atau-darah-tinggi
http://ridwanaz.com/kesehatan/apakah-pengertian-hipertensi-hipertensi-adalah/
http://m.klikdokter.com/detail/read/2/474/bila-berdarah-sulit-berhenti
http://www.vikaasriningrum.com/2009/09/anaesthesiology-pharmacology-of.html
http://www.slideshare.net/alexbleskadit/pertimbangan-dental-pada-pasien-dengan-penyakitjantung
http://scribd.com/doc/31923875/hipotermia_hipertermia
http://kesehtan.kompasiana.com

Besok pagi mulai dari halaan awal. Setelah kara pengantar jangan lpa bikin lo dan bahan ada
dk hp, kira-kira 2 atau 3 lebar