Anda di halaman 1dari 16

GEOSTRATEGI INDONESIA POLITIK

DISUSUN OLEH :
1. ENI KOMARYANI
2. SUMIYATI HADIYANI
3. ROHANI
PROGRAM STUDI PGRA
TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016
SEKOLAH TINGGI AHAMA ISLAM (STAI)
AL HIKMAH JAKARTA
Jl. Jeruk Purut No. 10, Cilandak Timur Jakarta Selatan

KATA PENGANTAR

Puji serta syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat
ridhonya kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu. Makalah ini disusun
untuk memenuhi tugas dari Bapak Hamzah, MA, selaku Dosen mata kuliah
Pendidikan Kewarganegaraan. Adapun tema makalah ini adalah Strategi Indonesia
Politik.
Dalam penyusunan makalah ini sudah tentu masih banyak kekurangan
karena keterbatasan kami. Untuk itu, kami menantiasa mengharapkan kritik, saran
dan masukan untuk kesempurnaan makalah ini kedepanya.

Jakarta, Desember 2015

Penyusun

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

ii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

1.2 Rumusan Masalah

1.3 Tujuan

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Politik, Strategi Dan Geostrategi

2.2 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Geopolitik

2.3 Unsur-Unsur Geopolitik

2.4 Perkembangan Geopolitik Di Indonesia

2.5 Arti Penting Geopolitik Bagi Bangsa Indonesia

2.6 Kedudukan, Fungsi Dan Tujuan Geopolitik

2.7 Implementasi Geopolitik

BAB III PENUTUP


3.1 Kesimpulan

12

3.2 Saran

13

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Geopolitik dan geostrategi merupakan permasalahan yang sangat
penting karena setiap bangsa yang telah bernegara membutuhkan strategi
dalam memanfaatkan wilayah Negara sebagai ruang lingkup nasional. Semua
ini dalam rangka untuk menentukan kebijakan sarana dan sasaran perwujudan
kepentingan seperti tujuan nasional melalui pembangunan.
Selain itu secara geografis Indonesia memiliki ciri khas yakni diapit
dua samudra (Hindia dan Pasifik) dan dua benua (Asia dan Australia).
Indonesia sebagai Negara kepulauan dengan masyarakatnya yang beraneka
ragam, masyarakat harus disatukan dalam satu bangsa dan satu tanah air.
Geopolitik diperlukan untuk mengkaji strategi-strategi Negara yang terkait
masalah geografis dan politik dengan tujuan menjaga dan memperkuat posisi
Negara terhadap Negara lain.
1.2 RUMUSAN MASALAH
1. Apakah pengertian politik, strategi dan geostrategi ?
2. Apakah faktor-faktor yang mempengaruhi gestrategi politik ?
3. Apasaja unsur unsur geopolitik Indonesia ?
4. Bagaimana perkembangan geopolitik Indonesia ?
5. Apakah arti penting geopolitik bagi bangsa Indonesia ?
6. Bagaimana kedudukan, fungsi dan tujuan geopolitik ?
7. Bagaimana implementasi geopolitik ?

1.3 TUJUAN
1. Untuk mengetahui pengertian politik, strategi dan geostrategi
2. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi gestrategi politik
3. Untuk mengetahui unsur unsur geopolitik Indonesia
4. Untuk mengetahui perkembangan geopolitik Indonesia
5. Untuk mengetahui arti penting geopolitik bagi bangsa Indonesia
1

6. Untuk mengetahui kedudukan, fungsi dan tujuan geopolitik


7. Untuk mengetahui implementasi geopolitik

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN POLITIK, STRATEGI DAN GEOSTRATEGI
2.1.1 Politik
Kata politik secara etimologis berasal dari bahasa Yunani yaitu
politela, yang akar katanya adalah polis, berarti kesatuan dan telia, berarti
urusan.
Dalam bahasa Indonesia, politik dalam arti politics mempunyai
makna kepentingan umum warga Negara suatu bangsa. Dalam bahasa
Inggris Politics adalah suatu rangkaian (prinsip) keadaan, cara dan alat
yang digunakan untuk mencapai cita-cita atau tujuan tertentu.
Politik adalah membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan
Negara, kekuasaan, pengambilan keputusan, kebijakan dan distribusi /
alokasi sumber daya.
2.1.2

Strategi
Strategi berasal dari bahasa Yunani yaitu strategia yang diartikan

sebagai the art of the general atau seorang panglima yang biasanya
digunakan dalam peperangan. Karl Von Clousewit 2 (1780 1831)
berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan
pertempuran untuk memenangkan peperangan.1
Dalam abad modern sekarang ini penggunaan kata strategi
maknanya digunakan secara luas. Strategi adalah cara untuk mendapatkan
kemenangan atau pencapaian tujuan.

2.1.3

Geopolitik
Geopolitik berasal dari kata geo atau bumi dan politik berarti

kekuatan yang didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan dalam

1 Drs. S. Sumarso, MBA Dkk, Pendidikan Kewarganegaraan, Jakarta, PT. Gramedia


Pustaka Utama, 2007, Hal. 139.

menentukan alternative kebijaksanaan nasional untuk mewujudkan tujuan


nasional.
Wawasan nusantara adalah geopolitik Indonesia yang merupakan
prasyarat bagi terwujudnya cita-cita nasional yang tertuang dalam UUD
1945 dan Pancasila.2
Pengertian geopolitik menurut beberapa ahli antara lain sebagai
berikut :
1) Frederich Ratzel (1844-1904) Ia menyatakan semakin tinggi budaya
suatu bangsa, semakin besar kebutuhan akan sumber daya alam dan
Negara identik dengan suatu ruang yang ditempati oleh kelompok
politik dalam arti kekuatan. Makin luas potensi ruang tersebut, makin
besar kemungkinan kelompok politik itu tumbuh.
2) Rudolf Kjellen (1864-1946) Ia menyatakan Negara adalah kesatuan
politik yang menyeluruh serta sebagai satuan biologis yang memiliki
intelektualitas.
3) Karl Haushofer (1865-1946) Ia menyatakan geopolitik adalah doktrin
Negara yang menitikberatkan soal - soal strategi perbatasan.
4) Sif Halford Mackinder (1861 1947) Ia mengatakan geopolitik pada
dasarnya menganut konsep kekuatan dan mencetuskan wawasan benua
yaitu konsep kekuatan di darat.
5) Sir Walter (1554-1618) dan Alfred Thyer Mahan (1840-1914) mereka
mengatakan wawasan bahari yaitu kekuatan di lautan.

2.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GEOPOLITIK


Terdapat beberapa faktor yang turut mempengaruhi geopolitik, antara
lain :
a. Faktor Geografi (Wilayah)

2 Muhammad Junaidi, SH.I, MH, Pendidikan Kewarganegaraan, Graha Ilmu, 2013, Hal.
118.

Wilayah Indonesia terdiri dari kepulauan, pulau-pulau tersebar dari


Sabang (Aceh) sampai Merauke (Irian Jaya). Semua itu merupakan satu
kesatuan wilayah yang utuh, sedangkan lautan diantara pulau-pulau itu,
dalam konsep geopolitik berfungsi sebagai laut penghubung bukan sebagai
pemisah, karena wilayah Indonesia adalah seluruh lautan yang didalamnya
terdiri atas pulau-pulau besar dan kecil.
b. Faktor Geopolitik dan Geostrategi
Faktor ini mendasarkan pertimbangan politik dan strategi Negara
pada aspek geografis Indonesia. Negara Indonesia harus mempunyai
strategi politik untuk dilakukan sehingga dapat memberikan arah bagi
bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional. Konsep geopolitik
yang dikembangkan bangsa Indonesia mendasarkan pada nilai-nilai
Pancasila dan UUD 1945. Sehingga dalam konteks posisi geografis,
bangsa Indonesia harus terbuka dan menjalin kerjasama internasional yang
saling menguntungkan bukan merugikan apalagi mengancam kepentingan
bangsa lain.
c. Faktor Perkembangan Wilayah Indonesia
Faktor ini menggambarkan tentang perkembangan wilayah
Indonesia.

2.3 UNSUR-UNSUR GEOPOLITIK


Geopolitik memiliki unsur dasar konsep geopolitik atau biasa disebut
wawasan nusantara ada 3 (tiga) yaitu :
1. Wadah (Contour)
Wadah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara meliputi
seluruh wilayah Indonesia yang memiliki kekayaan alam dan penduduk
dengan aneka ragam budaya. Bangsa Indonesia memiliki organisasi
kenegaraan yang merupakan wadah berbagai kegiatan kenegaraan dalam
5

wujud suprastruktur politik dan wadah dalam kehidupan bermasyarakat


adalah berbagai kelembagaan dalam wujud infrastruktur politik.
2. Isi (Conten)
Isi adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita
serta tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945. Untuk
mencapai aspirasi yang berkembang di masyarakat maupun cita-cita dan
tujuan nasional seperti tersebut di atas, bangsa Indonesia harus
menciptakan persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan dalam kehidupan
nasional.
3. Tata Laku (Conduct)
Tata laku merupakan hasil interaksi antara wadah da nisi, yang terdiri dari
tata laku batiniah dan lahiriah. Tata laku batiniah adalah mencerminkan
jiwa, semangat dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia.
Sedangkan tata laku lahiriah yaitu tercermin dalam tindakan, perbuatan
dan perilaku dari bangsa Indonesia. Kedua tata laku tersebut akan
mencerminkan identitas jati diri kepribadian bangsa berdasarkan asas
kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta
terhadap bangsa dan tanah air sehingga menimbulkan rasa nasionalisme.

2.4 PERKEMBANGAN GEOPOLITIK DI INDONESIA


Pada awal pertumbuhannya, mulai dari proklamasi kemerdekaan
Republik Indonesia 17 Agustus 1945 hingga 1965, geopolitik Indonesia tidak
stabil. Hal ini ditandai seringnya terjadi pergntian Kabinet sebelum waktunya.
Pembangunan geopolitik Indonesia sudah dimulai oleh para pendiri
bangsa melalui ikrar sumpah pemuda. Pembangunan geopolitik hanya efektif
apabila dilandasi oleh wawasan kebangsaan yang mantap. Unsur-unsur dasar
geopolitik dapat ditinjau melalui satu kesatuan wilayah, satu kesatuan bangsa,
satu kesatuan sosial budaya, satu kesatuan ekonomi dan satu kesatuan
pertahanan keamanan.
Kemudian adanya proses politik dan demokrasi akhir tahun 2004 juga
ditandai dengan keberhasilan bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilu

dengan sistem pemilihan langsung, selanjutnya muncullah tiga kasus besar,


antara lain sebagai berikut :
1. Gerakan separatis politik dan bersenjata yang kini mengarah pada upaya
pemisahan diri dari NKRI yakni gerakan separatis di Aceh, kelompok
separatis bersenjata di Papua dan RMS di Maluku.
2. Isu keamanan teritorial, perbatasan dan pulau terluar. Dalam isu keamanan
perbatasan darat maupun laut, terdapat sejumlah permasalahan batas
wilayah yang harus segera diatasi.
3. Kekerasan dan konflik komunal. Meski langkah-langkah penegakan
hukum telah diambil namun diperkirakan kasus-kasus kekerasan dan
konflik-konflik

komunal

masih

akan

terjadi

secara

insidentil.

Penanganannya diawali dengan pendekatan pembangunan kebangsaan


tanpa mengabaikan keberagaman budaya dan pada saat yang sama
dilaksanakan pembangunan kesejahteraan.
Meskipun upaya peningkatan kualitas proses politik dalam rangka
normalisasi dan stabilisasi kehidupan masyarakat di sejumlah daerah
konflik dan rawan konflik berjalan lambat tetapi perbaikan struktur dan
proses politik menuju penyelesaian konflik secara bertahap dapat berjalan
dengan baik.
2.5 ARTI PENTING GEOPOLITIK BAGI BANGSA INDONESIA
Geopolitik memiliki arti penting yang sangat dalam, bagi bangsa
Indonesia adalah untuk mempertahankan Negara dan berperan penting dalam
pembinaan kerjasama dan penyelesaian konflik antar Negara yang mungkin
muncul dalam proses pencapaian tujuan. Sebagai masyarakat dan Negara
harus memiliki hubungan spiritual yang mendalam dengan lingkungan tempat
mereka hidup dan tinggal, hal ini disebut kesadaran geopolitik.
Dengan kesadaran geopolitik sebuah masyarakat dan Negara akan
hidup dalam harmoni erat dengan lingkungan, baik lingkungan sosial budaya,
adat tradisi maupun lingkungan geografis. Geopolitik juga memberi peluang
bagi Negara Indonesia untuk bekerjasama dengan Negara lain yang memiliki
kemajuan teknologi dan transportasi yang lebih maju dengan memanfaatkan
sumber daya alam yang ada di wilayah nusantara.

2.6 KEDUDUKAN, FUNGSI DAN TUJUAN GEOPOLITIK


2.6.1 Kedudukan
a. Geopolitik sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan
ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat dalam
upaya mencapai dan mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.
b. Geopolitik dalam pradigma nasional dapat dilihat dari
staratifikasinya sebagai berikut :
Pancasila sebagai falsafah, ideology bangsa dan dasar Negara
berkedudukan sebagai landasan idiil.
UUD 1945 sebagai landasan konstitusi Negara, berkedudukan
sebagai landasan konstitusional.
Wawasan nusantara sebagai visi nasional, berkedudukan
sebagai landasan visional.
Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasional, berkedudukan
sebagai landasan konsepsional.
GBHN sebagai politik dan strategi nasional atau sebagai
kebijaksanaan dasar nasional, berkedudukan sebagai landasan
operasional.
2.6.2

Fungsi
Geopolitik nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan
serta

rambu-rambu

dalam

menentukan

segala

kebijaksanaan,

keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara Negara di


tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
2.6.3

Tujuan
Geopolitik bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala
aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mementingkan
kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok,
golongan, suku bangsa atau daerah. Nasionalisme yang tinggi di segala
bidang

kehidupan

demi

tercapainya

tujuan

nasional

tersebut

merupakan pancaran dari makin meningkatnya rasa, paham dan


semangat kebangsaan dalam jiwa bangsa Indonesia sebagai hasil
pemahaman dan penghayatan geopolitik.
2.7 IMPLEMENTASI GEOPOLITIK
8

Implementasi geopolitik bertujuan untuk menerapkan wawasan


nusantara dalam kehidupan sehari-hari yang mencakup bidang politik, sosial
budaya serta pertahanan nasional.
2.7.1

Implementasi Dalam Kehidupan Politik


1. Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang-undang
seperti UU Partai Politik, UU Pemilu, dan UU Pemilihan Presiden.
Pelaksanaan undang undang tersebut harus sesuai hukum dan
mementingkan persatuan bangsa.
2. Meningkatkan pendidikan politik secara intensif dan komprehensif
kepada masyarakat untuk mengembangkan budaya politik yang
demokratis, menghormati keberagaman dan menjunjung hak asasi
manusia berdasarkan pancasial dan UUD 1945.
3. Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan
memperkuat korps diplomatik sebagai upaya penjagaan wilayah
Indonesia.
4. Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga
pemerintahan untuk meningkatkan semangat kebangsaan dan
kesatuan.
5. Memperkuat keberadaan dan kelangsungan NKRI yang bertumpu
pada kebhineka tunggalikaan.

2.7.2

Implementasi Dalam Kehidupan Ekonomi


1. Wilayah nusantara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi,
seperti wilayah laut yang luas, hutan tropis yang besar, hasil
tambang dan minyak yang besar, posisi khatulistiwa serta memiliki
penduduk dalam jumlah yang besar. Oleh karena itu, implementasi
dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sektor
pemerintahan, pertanian dan perindustrian.
2. Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan
keseimbangan antar daerah.

Oleh sebab itu adanya otonomi

daerrah dapat menciptakan upaya keadilan dalam ekonomi.

3. Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat seperti


dengan memberikan fasilitas kredit mikro dalam pengembangan
usaha kecil.
2.7.3

Implementasi Dalam Kehidupan Sosial


1. Mengembangkan dan membina kebudayaan nasional bangsa
indoesis yang bersumber dari warisan budaya luhur bangsa. Serta
dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber
pendapatan nasional mapupun daerah contoh pengembangan
museum dan cagar budaya.
2. Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat
yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, mapun daerah contoh
pemerataan pendidikan di semua daerah.

2.7.4

Implementasi Pertahanan Dan Keamanan


1. Kegiatan pembangunan pertahanan dan

keamanan

harus

memberikan kesempatan kepada setiap warga Negara untuk


berperan aktif karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban
setiap warga Negara.
2. Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah /
pulau juga menajdi ancaman bagi daerah lain.
3. Membangun TNI yang professional serta menyediakan sarana dan
prasarana yang memadai bagi kegiatan pengaman wilayah
Indonesia.

10

BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
3.1.1 Pengertian Geopolitik
Geopolitik adalah membicarakan hal hal yang berkaitan dengan
Negara, kekuasaan, pengambilan keputusan, kebijakan dan distribusi
sumber daya.
Strategi adalah cara untuk mendapatkan kemenangan pencapaian
tujuan.
Geopolitik adalah kekuatan yang di dasarkan atas pertimbangan
dalam menentukan alternative kebijaksanaan nasional untuk tujuan
3.1.2

3.1.3

3.1.4

3.1.5

nasional.
Faktor Faktor Yang Memperingati Geopolitik
1. Faktor Geografi (wilayah)
2. Faktor Geopolitik dan Geostrategic
3. Faktor Perkembangan Wilayah Indonesia
Unsur Unsur Geopolitik
1. Wadah (contour)
2. Isi (counten)
3. Tata laku (counduct)
Perkembangan geopolitik
Perkembangan geopolitik di indonesia sudah di mulai dari proklamasi
kemerdekaan Indonesia dengan sumpah pemuda.
Arti penting geopolitik
Arti penting geopolitik bagi bangsa Indonesia sangat penting untuk
memoetahankan Negara dan berperan penting dalam pembinaan keja
sam mungkin muncul dalam proses pencapaian tujuan.

3.1.6

Kedudukan geopolitik
Kedudukan geopolitik sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia
merupakan ajaran yang di yakini kebenarannya oleh seluruh rakyat

3.1.7

Indonesia
Fungsi geopolitik
Fungsi geopolitik sebagai pedoman,motivasi, dorongan serta rambu
rambudalam menentukan kebijaksanaan di tingakt pusat dan daerah.
11

3.1.8

3.1.9

Tujuan geopolitik
Tujuan geopolitik adalah menjadikan nasionalisme yang tinggi di
segala aspek kehidupan rakyat indonesia.
Implementasi Geopolitik
Implementasi dalam kehidupan politik
Implementasi dalam kehidupan ekonomi
Implementasi dalam kehidupan sosial
Implementasi dalam pertahanan dan keamanan

3.2 SARAN
Sebagai

warga

Negara

yang

baik

sepatutnya

menjalankan

kehidupan

bermasyarakat dan bernegara sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga


tercipta kehidupan yang teratur dan tertib.

12

DAFTAR PUSTAKA
Prof Dr. H. Kaelani ms. DKK, Pendidikan Kewarganegaraan (Yogyakarta,
Paradigma.2010)
Sumarsono, DKK, Pendidikan Kewarganegaraan, (Jakarta, PT. Gramedia Pustaka
utama,2005)
Dr. Winarno, S.p.d, M.si, Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan (Bumi
Aksara,2015)
Muhammad Junaidi, Sh ,I, MH, Pendidikan Kewarganegaraan (Jakarta, Erlangga
2013)
Yuyus Kardiman DKK, Pendidikan Pancasila dan Keawrganegaraan (Jakarta,
Erlangga 2013)
Sardiman DKK, Pembelajaran IPS Terpadu 3 (PT. Tiga Serangkai Pustaka
Mandiri 2008)

13