Anda di halaman 1dari 7

1.

Berat Badan
KONSEP BERAT BADAN BAYI
a. Pengertian Berat Badan Berat badan merupakan ukuran antropometri yang
terpenting pada masa bayi dan balita. Berat badan merupakan hasil
peningkatan atau penurunan semua jaringan yang ada pada tubuh. Berat
badan dipakai sebagai indikator yang terbaik saat ini untuk mengetahui
keadaan gizi dan tumbuh kembang anak, sensitif perubahan sedikit saja,
pengukuran objektif dan dapat diulangi (Soetjiningsih, 1995, p.38).
Dibandingkan anak laki laki pertumbuhan anak perempuan dimulai
lebih cepat yaitu sekitar 8 tahun, sedangkan anak laki- laki baru pada
umur 10 tahun. Tetapi pertumbuhan anak perempuan lebih cepat berhenti
dari pada anak laki laki anak perempuan umur 18 tahun sudah tidak
tumbuh lagi sedangkan anak laki laki baru berhenti tumbuh pada umur
20 tahun. Pada masa pertumbuhan berat badan bayi dibagi menjadi dau
yaitu usia 0 - bulan dan usia 6 12 bulan. Untuk usia 0 6 blan
pertumbuhan berat badan akan mengalami penambahan setiap minggu
sekitar 140 200 gram dan berat badannya ankan menjadi dua kali berat
badan lahir pada akhir buan ke-6. Sedangkan pada usia 6 12 bulan
terjadi penambahan setiap minggu sekitar 25 40 gram dan pada akhir
bulan ke-12 terjadi penambahan tiga kali lipat berat badan lahir. Pada
masa bermain, terjadi penambahan berat badan sekitar empat kali lipat
dari berat bdan lahir pada usia kurang lebi 2,5 tahun serta penambahan
berat badan badan setiap tahunnya adalah 2-3 kg. pada masa prasekolah
dan sekolah akan terjadi penambahan berat badan setiap tahunnya kurang
lebih 2 3 kg.
Kenaikan berat badan anak pada tahun pertama kehidupan, kalauanak
mendapat gizi yang baik, adalah berkisar antara :
700 - 1000 gram/bulan pada triwulan I
500 600 gram/bulan pada triwulan II
350 450 gram/bulan pada triwulan III

250 350 gram/bulanpada triwulan IV

Dapat pula digunakan rumus yang dikutip dari Behrman, 1992 untuk
memperkirakan berat badan anak adalah sebagai berikut :
1) Lahir

3,25 kg
umur ( bulan ) +9
2) 3 12 bulan
2
3) 1 6 tahun Umur (tahun) x 2 + 8
umur ( ta h un ) x 75
1) 6 12 tahun
2
KMS (Kartu Menuju Sehat) yang digunakan sebagai alat yang baik untuk
pendidikan dan memonitor kesehatan anak menggunakan juga berat badan sebagai
dasar pengisiannya.
Karena masalah umur merupakan faktor penting untuk penilaian status gizi,
berat badan terhadap tinggi badan sudah dibuktikan dimana-mana sebagai indeks
yang tidak tergantung pada umur.Alat pengukur dapat diperoleh di daerah pedesaan
dengan ketelitian yang tinggi dengan menggunakan dacin yang juga sudah dikenal
oleh masyarakat (Supariasa, 2002.
CARA MENIMBANG BERAT BADAN BAYI
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menimbang bayi adalah :

Pakaian dibuat seminim mungkin, sepatu, baju/pakaian yang cukup tebal

harus ditanggalkan
Kantong celana timbang tidak dapat digunakan
Bayi ditidurkan didalam kain sarung
Geserlah anak timbang sampai tercapai keadaan seimbang, kedua ujung jarum

terdapat pada satu titik


Lihatlah angka pada skala batang dacin yang menunjukkan berar badan bayi.
Catat berat badan dengan teliti sampai satu angka desimal. Misalnya 7,5 kg.

2. Tinggi/Panjang Badan
Pada akhir tahun pertama tinggi badan akan menigkat kira kira 50% dari
tinggi badan waktu lahir. Pada masa bermain penambahan selama tahun ke-2 kurang
lebih 12 cm

Lingkar Kepala
Pertumbuhan pada lingkar kepala ini terjadi dengan sangat cepat pada 6 bulan
pertama, yaitu 35-45 cm. Pada usia-usia selanjutnya pertumbuhan lingkar kepala
mengalami perlambatan. Pada usia 1 tahun hanya mengalami pertumbuhan kurang
lebih 46,5 cm. Pada usia 2 tahun mengalami pertumbuhan kurang lebih 49 cm,

3. Gigi
Pertumbuhan gigi pada masa tumbuh kembang banyak mengalami
perubahan mulai dari pertumbuhan hingga penanggalan. Pertumbuhan gigi
terjadi dua bagian, yaitu bagian rahang atas dan bagian rahang bawah. Gigi
pertama tumbuh pada umut 5-9 bulan, pada umur 1 tahun sebagian besar anak
mempunyai 6-8 gigi susu. Selama tahun kedua gigi tumbuh lagi 8 biji,
sehingga jumlah seluruhnya sekitar 14-16 gigi, dan pada umur 2 tahun
sudah terdapat 20 gigi susu.

Pertumbuhan gigi pada masa tumbuh kembang banyak mengalami perubahan


mulai dari pertumbuhan hingga penanggalan.Pertumbuhan gigi terjadi dua bagian,
yaitu bagian rahang atas dan bagian rahang bawah.

1. Pertumbuhan gigi bagian rahang atas :


Gigi insisi sentral pada usia 8-12 bulan;
Gigi insisi lateral pada usia 9-13 bulan;
Gigi taring (kanius) pada usia 6-22 bulan;
Molar pertama anak laki-laki pada usia 13-19 bulan;
Molar pertama anak perempuan pada usia14-18 bulan, sedangkan molar
kedua pada usia 25-33 bulan.
2. Pertumbuhan gigi bagian rahang bawah
Gigi insisi sentral pada usia 6-10 bulan;
Gigi insisi lateral pada usia 10-16 bulan;
Gigi taring (kaninus) pada usia 17-23 bulan;
Molar pertama pada usia 14-18 bulan;
Molar kedua anak perempuan pada usia 24-30 bulan, sedangkan anak lakilaki pada usia 29-31.
Perubahan selanjutnya adalah adanya beberapa gigi yang mengalami
penanggalan.Seperti halnya pertumbuhan gigi, penanggalan gigi juga terjadi di
bagian rahang atas dan bagian rahang bawah
Organ Penglihatan
Pertumbuhan organ penglihatan dapat dimulai pada saat lahir. Sudah terjadi
perkembangan ketajaman penglihatan antara 20/100, adanya refleks pupil dan kornea,
memiliki kemampuan fiksasi pada objek yang bergerak pada rentang 45 o, dan bila
tidak bergerak sejauh 20-25 cm. Pada usia 11-12 bulan ketajaman penglihatan
mendekati 20/20, dapat mengikuti objek yang dapat bergerak. Pada usia 12-14 bulan
mampu mengidentifikasi bentuk geometrik. Pada usia 18-24 bulan mampu
berakomodasi dengan baik.

Organ Pendengaran
Pertumbuhan pada pendengaran dapat dimulai pada saat lahir.Setelah lahir,
bayi sudah dapat berespons terhadap bunyi yang keras dengan refleks. Pada
usia 10-12 bulan mampu mengenal beberapa kata dan artinya. Pada usia 18
bulan mulai dapat membedakan bunyi
Organ Perabaan
Sejak lahir sudah mempunyai indra perabaan,contohnya:
-

Begitu lahir merasa dingin lalu menangis

Dapat merasakan perabaan dari seseorang dan merasa enak/aman atau


tidak.
Organ Penciuman
Belum

bisa

membedakan

bau

kecuali

menyatakan

dengan

kekhususan/perasaannya.
Organ Rasa
Panca inra yang paling lambat berkembang. Sesudah 1-2 tahun. Yaitu
setelah mempunyai perasaan like dan dislike.
Pertumbuhan otak
Kenaikan berat otak anak (lazuardi, 1984)
UMUR

KENAIKAN BERAT OTAK

6 s/d 9 bulan kehamilan

3 gr / 24 jam

Lahir - 6 bulan

2 gr / 24 jam

6 bulan -3 tahun

0,35 gr / 24 jam

3 tahun - 6 tahun

0,15 gr / 24 jam

Pertumbuhan otak tercepat adalah trimester III kehamilan sampai 5 6 bulan


pertama setelah lahir.Jaringan otak dan system syaraf tumbuh secara
maksimal selama 2 tahun.
Dalam tahap usia 0-2 tahun perkembangan panca indra sangat berpengaruh
dalam diri anak. Keinginan terbesarnya adalah keinginan untuk menyentuh atau
memegang, karena didorong oleh keinginan untuk mengetahui reaksi dari
perbuatannya. Dalam usia ini mereka belum mengerti akan motivasi.
Dalam perkembangan, unsur-unsur yang menentukan adalah otot, saraf, dan
otak. Ketiga unsur itu melaksanakan peranannya masing-masing secara interaksi
positif, artinya unsur-unsur yang satu saling berkaitan, saling menunjang, saling
melengkapi dengan unsur yang lainnya untuk mencapai kondisi yang motoris yang
lebih sempurna keadaannya. Pada usia 12-18 bulan merupakan perkembangan
pencarian alat-alat baru untuk mencapai tujuannya. Anak terlihat senang bergerak
untuk melakukan eksplorasi terhadap lingkungan dan mencoba-coba untuk
melakukan sesuatu untuk melihat akibat yang ditimbulkannya.
Adapun kemampuan berbahasa anak pada usia 1-1,6 tahun kata pertama yang
diucapkan anak dimulai dari suara-suara reban seperti yang kita dengar keluar dari
mulut bayi.

kedua orang tua ini mengatakan juga akan selalu berusaha untuk
mengajarkan GPB hal- hal yang berguna untuk membantu pertumbuhan dan
perkembangan

dalam

pertumbuhan dan usianya.

kehidupan

sehari-hari

yang

disesuaikan

dengan

1. Saran
a. Sebaiknya orang tua memperhatikan karakteristik anaknya seperti apa dan
dilakukan pendekatan secara lebih. Karena anak membutuhkan tempat atau
sandaran untuk merasakan kenyamanan, keamanan, dan kedamaian. Dan
sebagai orang tua, harus memperhatikan perkembangan anak mulai usia dini.
Sehingga orang tua dapat membantu dan merangsang perkembangan anak
agar tumbuh dengan maksimal.
b. Berilah anak ruang untuk bergerak dan kebebasan untuk bermain, berfantasi,
bereksplorasi, karena hal ini dapat melatih daya motorik dan kreasi anak dan
hindarkan dari benda-benda atau tempat yang berbahaya.
c. Ajaklah mereka berkomunikasi dan berbicara serta meluruskan apabila
mereka terjadi kesalahan dalam pelafalan kata.