Anda di halaman 1dari 4

Status Dokumen

Induk

Salinan

No. Distribusi
SOP

PEMASANGAN INFUS
No Dokumen

No Revisi

Halaman

........

1/5

RSGMP
UNIVERSITAS
JENDERAL
SOEDIRMAN
PURWOKERTO
SOP

Tanggal Terbit

INSTALASI

Disetujui oleh,

RAWAT INAP
(IRNA)
drg. Arwita Mulyawati.,M.Hkes
Pengertian

NIP. 19531205 198203 2 001


Adalah prosedur memasukkan kateter intravena yang
dihubungkan dengan saluran infuse, digunakan untuk
memberikan obat-obatan atau cairan langsung ke dalam

Tujuan

Kebijakan
Prosedur

pembuluh darah vena.


1; Meningkatkan mutu pelayanan dalam pemasangan infus.
2; Untuk memberikan terapi langsung melalui intravena
3; Untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan elektrolit tubuh.
Dilakukan oleh petugas yang terampil.
A. Alat yang dibutuhkan
a. Meja/trolly serupa meja suntik, tersedia diatasnya :
1;
2;
3;
4;

IV catheter (abocath) yang akan digunakan.


IV catheter cadangan atau wing needle.
Infus set terbungkus steril.
Cairan infus yang akan digunakan.

5;
6;
7;
8;
9;
10;
11;
12;
13;
14;
15;

Kapas alkohol 70% secukupnya.


Larutan betadine secukupnya.
Kasa steril ukuran 2 cm x 2 cm.
Plester, gunting verband.
Sarung tangan bersih.
Bengkok.
Tali pembendung/ tourniquet.
Pengalas.
Bak instrument (ukuran sedang).
Spalk (bila perlu untuk anak-anak).
Tensimeter dan stetoskop

b. Standart infus.
B. Penatalaksanaan
1;
2;
3;
4;
5;

Mencuci tangan dan memakai sarung tangan


Memperkenalkan diri dengan ramah
Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan
Observasi ttv
Mengosongkan kandung kemih (pasien disuruh BAK

6;
7;
8;

dahulu).
Menempatkan alat dan bahan ke dekat pasien.
Menutu gorden untuk menjaga privasi pasien.
Mengambil larutan IV (cairan infus)
menggantungkan pada

dan

standart infus, sambil

diperiksa label cairan infus sudah sesuai dengan


9;

program terapi atau belum.


Membuka infus set dari bungkusnya, kemudian
mengatur klem roll sekitar 2 4 cm (1 2 inchi) di
bawah bilik drip dan setelah itu mengembalikan klem

roll ke posisi off (terkunci).


10; Memasukkan infus set ke dalam kantong cairan,
11; Mengisi bilik drip (tabung reservoir) infus
12; Menentukan daerah vena yang akan ditusuk
13; Memasang perlak dan alasnya dibawah anggota tubuh
yang akan diinfus.
14; Memasang tali pembendung/ tourniquet pada jarak 5
cm di atas tempat penusukan dengan diklik, kemudian
2

tali pembendung ditarik agar kencang.


15; Memasang sarung tangan steril (SOP memasang
sarung tangan).
16; Meminta pasien untuk mengepalkan tangan untuk
membantu mendilatasi vena, sehingga vena tampak
jelas.
17; Membersihkan permukaan kulit yang akan ditusuk
dengan larutan betadine dengan gerakan sirkuler dari
dalam keluar dan membiarkan tempat tersebut
mengering. Bila penderita alergi terhadap betadine,
dapat digunakan alkohol 70 %.
18; Melencangkan kulit dengan memegang tangan / kaki
dengan tangan kiri, kemudian

petugas yang lain

menyiapkan IV catheter.
19; IV catheter yang sudah dipegang dengan tangan kanan,
ditusukkan ke dalam pembuluh vena dengan lubang
jarum menghadap ke atas, sudut tusukan 30 40 arah
jarum sejajar dengan arah vena,lalu didorong perlahan.
20; Apabila jarum masuk ke dalam pembuluh vena, darah
akan tampak masuk ke dalam bagian reservoir jarum ,
maka hentikan dorongan.
21; Memisahkan bagian jarum dari bagian canul catheter
dengan memutar bagian jarum /mandrin ke belakang
perlahan, lanjutkan mendorong canul ke dalam vena
secara perlahan sambil diputar sampai seluruh canul
masuk.
22; Mencabut bagian jarum sehubungan dari canul
catheter. Tahan canul dengan ibu jari tangan kiri, agar
darah tidak menetes keluar.
23; Melepas tourniquet.
24; Menghubungkan canul dengan infusion set.
25; Membuka saluran /klem roller untuk memulai infus
3

dengan memperhatikan apakah tetesan lancar, atau


lokasi penusukan membengkak.
26; Melakukan
fiksasi dengan

memasang

plester

kecil(1,25 cm) di bawah catheter dengan sisi lengket


menghadap ke atas dalam posisi menyilang.
27; Memberi bantalan kassa, yang sudah diberi betadine,
dengan ukuran 2 cm x 2 cm pada rangkai penusukan
kemudian diplester.
28; Mengatur kecepatan aliran/

tetesan infus tepat per

menit sesuai dengan instruksi dokter.


29; Menuliskan tanggal dan waktu pemasangan infus serta
ukuran jarum pada bantalan / plester yang dipasangkan
pada tempat infus.
Unit terkait

Rawat inap, poli dan IGD


Daftar Pustaka

Depkes RI. 2000. Keperawatan Dasar Ruangan Jakarta.


Elly Nurrachmah, 2001. Nutrisi dalam kepaerawatan, CV Sagung Seto, Jakarta.
Kozier, Barbara, 2000. Fundamental of Nursing : Concepts, Proses and
Practice : Sixth Edition, Menlo Park. California
Potter, 2000. Perry Guiede to basic Skill and Prosedur Dasar, Edisi III. Alih
bahasa Ester Monica, Penerbit buku kedokteran EGC.