Anda di halaman 1dari 157

PERANGKAT PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


( RPP )

Mata Pelajaran

: Geografi

Program

: Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Satuan Pendidikan

: SMA / MA

Kelas/Semester

:X/1

KURIKULUM 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Pengetahuan Dasar Geografi

Pertemuan Ke-

:1

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan yang dapat berfikir
ilmiah dan mampu meneliti tentang lingkungannya.
2.1 Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
3.1 Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapannya dalam kehidupan
sehari-hari.
RPP Geografi SMA

4.1

Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan


sehari-hari dalam bentuk tulisan.

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
peninggalan ilmu pengetahuan geografi.
2.
Menunjukkan sikap aktif dalam mempelajari pengetahuan dasar geografi.
3.
Menunjukkan sikap peduli terhadap pengetahuan dasar geografi.
4.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
5.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
6.
Menjelaskan pengertian geografi.
7.
Mengidentifikasi ruang lingkup pengetahuan geografi.
8.
Mengidentifikasi objek studi geografi.

IV.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.
Menunjukkan sikap peduli terhadap pengetahuan dasar geografi.
2.
Menunjukkan sikap aktif dalam mempelajari pengetahuan dasar geografi.
3.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
4.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
5.
Mendeskripsikan penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan
sehari-hari.
6.
Melaporkan penerapan pengetahuan dasar geografi dalam kehidupan seharihari.

V.

VI.

VII.

Materi Ajar
Pengertian geografi
Ruang lingkup pengetahuan geografi
Obyek studi geografi
Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Talking Stick
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan

RPP Geografi SMA

VIII.

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

Inti

Penutup

RPP Geografi SMA

Deskripsi
Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Guru memberikan pertanyaan mengenai penelitian
geografi sebagai pertanyaan pembuka untuk
mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa terhadap
materi yang akan dipelajari
Guru menayangkan poin-poin materi pengertian
gegorafi, ruang lingkup pengetahuan geografi dan
obyek studi geografi
Guru menjelaskan poin-poin materi yang ditayangkan
dengan metode ceramah dan siswa menyimak dengan
menggunakan buku sebagai referensi tambahan, siswa
diperkenankan untuk membuat catatan mengenai
materi yang disampaikan
Guru
mempersilahkan
siswa
bertanya
dan
mengemukakan pendapat setelah materi disampaikan
Guru memberikan kepada siswa lain untuk menjawab
pertanyaan siswa yang telah diajukan
Guru melengkapi dan mengklarifikasi jawaban siswa
Guru mempersilahkan siswa untuk mempelajari
kembali materi yang telah disampaikan dari buku
sumber dan catatan
Guru mengambil sebuah tongkat kecil atau stick (bisa
diganti dengan spidol papan tulis, botol air minum, dan
lain sebagainya) dan memberikan kepada salah satu
siswa
Guru mengajukan satu pertanyaan kepada siswa
penerima stick dan siswa menjawab pertanyaan
tersebut
Selanjutnya siswa memberikan stick tersebut kepada
siswa lainnya yang dia pilih dan guru memberikan
pertanyaan
Demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa
mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan
guru
Guru memberikan lembaran soal pada siswa dan siswa
diminta mengerjakan soal
Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai
materi yang telah dipelajari

Alokasi
Waktu
10 menit

110 menit

15 menit

Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang


akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

IX.

X.

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: Essay

XI.

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Internet
Ensiklopedia Geografi
Power point tentang pengertian geografi, ruang lingkup geografi dan obyek
studi geografi
Alat dan Bahan Pembelajaran
Papan tulis
Spidol
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

MATERI AJAR

I.

PENGERTIAN GEOGRAFI
Kata geografi berasal dari geo yang berarti bumi dan graphien yang berarti
menulis atau menjelaskan. Secara umum geografi berarti tulisan tentang bumi. Geografi
adalah ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi)
keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Geografi
mempelajari semua fenomena yang terjadi di atas permukaan bumi, baik fenomena fisik
maupun fenomena sosial manusia di atas permukaan bumi.
Geografi juga merupakan nama judul buku bersejarah pada subjek ini, yang
terkenal adalah Geographia tulisan Klaudios Ptolemaios (abad kedua).
Geografi lebih dari sekedar kartografi, studi tentang peta. Geografi tidak hanya
menjawab apa dan dimana di atas muka bumi, tapi juga mengapa di situ dan tidak di
tempat lainnya, kadang diartikan dengan "lokasi pada ruang." Geografi mempelajari hal
ini, baik yang disebabkan oleh alam atau manusia. Juga mempelajari akibat yang
disebabkan dari perbedaan yang terjadi itu.

Bangsa Yunani Kuno telah berusaha mendokumentasikan berbagai macam


keterangan yang berkaitan dengan geografi. Geograf pertama pada masa itu adalah
Thales (640546 SM). Ia telah menyibukkan diri dengan berbagai penelitian dan
menggali informasi geografi dengan melakukan perjalanan ke berbagai
tempat.
Langkah Thales diikuti oleh geograf Yunani lainnya. Di antaranya
adalah Herodotus (485425 SM) yang membuat laporan geografi sekitar
wilayah Timur Tengah, Phytheas yang melakukan pengukuran jarak
Matahari terhadap Bumi, dan yang paling fenomenal adalah
Eratosthenes (276194 SM), karena mampu menghitung keliling Bumi
hanya berselisih kurang dari 1% keliling sebenarnya.

RPP Geografi SMA

Beberapa definisi geografi menurut para ahli:


Ahli
Eratosthenes
Claudius Ptolomoues
James E. Preston
Elsworth Huntington

Definisi Geografi
Geografi adalah penulisan tentang bumi dan deskripsinya
Geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian atau
seluruh permukaan bumi
Geografi adalah induk dari segala ilmu pengetahuan
Geografi sebagai studi tentang fenomena permukaan bumi beserta
penduduk yang menghuninya. Terdapat hubungan timbal balik antara
gejala dan sifat-sifat permukaan bumi dengan penduduknya.

Paul Vidal de la Blache

Lingkungan menawarkan sejumlah kemungkinan (posibilities)


kepada manusia untuk hidup dan berkembang.

Bintarto

Geografi adalah ilmu pengetahuan yang menceritakan dan


menerangkan sifat bumi, menganalisis gejala alam dan penduduk,
mempelajari corak yang khas dalam kehidupan, dan berusaha
mencari fungsi unsur-unsur bumi.

Alexander von Humboldt

Pada mulanya Humboldt adalah seorang ahli botani. Ia tertarik


geografi ketika ia mulai mempelajari tentang batuan. Ia diakui
sebagai peletak dasar geografi fisik modern. Ia menyatakan
geografi identik atau serupa dengan geografi fisik. Ia
menjelaskan bagaimana kaitan Bumi dengan Matahari dan
perilaku Bumi dalam ruang angkasa, gejala cuaca dan iklim di
dunia, tipe-tipe permukaan Bumi dan proses terjadinya, serta
hal-hal yang berkaitan dengan hidrosfer dan biosfer.

Daldjoeni

Geografi adalah ilmu yang mengemukakan uraian tentang bumi


dengan segenap isinya yaitu manusia ditambah dengan dunia hewan
dan tumbuh-tumbuhan.
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha menemukan dan
memahami persamaan dan perbedaan yang ada dalam ruang muka
bumi.
Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan
fenomena alam dan kehidupan di muka bumi serta interaksi manusia
dengan lingkungannya dalam konteks keruangan atau kewilayahan.

I Made Sandy
Seminar dan Lokakarya
1988, Semarang

RPP Geografi SMA

II.

RUANG LINGKUP PENGETAHUAN GEOGRAFI


Kajian geografi memusatkan perhatian pada fenomena geosfer dalam kaitan
hubungan, persebaran, interaksi keruangan, atau kewilayahan. Dengan demikian fakta
geografi merupakan fakta yang merujuk pada karakter tempat , kuantitas atau kualitas
fenomena, serta gejala di suatu tempat pada waktu tertentu.
Geografi pada umumnya mengkaji gejala atau fenomena di permukaan bumi
(geosfer), yang terdiri dari gejala alam (fisik) dan gejala manusia (sosial). Dengan
melihat fenomena yang terjadi, dalam analisis geografi harus mampu menjawab
pertanyaan what, where, why, when, who, dan how.
Pertanyaan
What
Where
Why
When
Who

How

Deskripsi
Geografi dapat menunjukkan fenomena atau gejala yang terjadi, baik fenomena
fisik maupun fenomena sosial. Berupa ketampakan atau kejadian, proses
gejala, struktur pola dan fungsi di permukaan bumi.
Geografi dapat menunjukkan ruang atau tempat terdapatnya atau terjadinya
fenomena tersebut. Berupa situs (site), letak (lokasi), dan persebaran (spatial
distribution) di permukaan bumi.
Geografi dapat menunjukkan faktor penyebab melalui interaksi dan interelasi
dari fenomena tersebut.
Geografi dapat menunjukkan kapan fenomena tersebut terjadi. Dalam arti
waktu lampau, sekarang dan yang akan datang.
Geografi dapat menunjukkan subjek atau pelaku penyebab terjadinya
fenomena tersebut. Dalam artian objek penelitian atau subjek suatu kejadian
dan sekaligus sebagai subjek yang bertanggung jawab dalam bentuk
sekelompok manusia.
Geografi dapat menjelaskan proses terjadinya fenomena tersebut. Yaitu
penjelasan suatu struktur pola, fungsi dan proses gejala terhadap masalah yang
berwujud rumusan.

Contoh penerapan pertanyaan pada kasus banjir yang melanda DKI Jakarta tahun
2007. Dalam memandang peristiwa ini geografi akan menjawab:
Pertanyaan

Deskripsi

What
Where
When
Why

Apa yang terjadi?


Dimana banjir tersebut terjadi?
Kapan banjir itu terjadi?
Mengapa banjir tersebut dapat
terjadi?

Banjir.
Di DKI Jakarta.
Pada musim hujan bulan Februari tahun 2007.

How

Bagaimana banjir tersebut


berlangsung?

Banjir tersebut melanda 50% wilayah DKI


Jakarta
dan
menyebabkan
aktivitas
perekonomian masyarakat lumpuh. Kemacetan
parah juga melanda jalan-jalan protokol di Dki
Jakarta. Ribuan rumah warga rusak terendam
banjir yang hampir mencapai 3 meter.

RPP Geografi SMA

Karena pengaruh curah hujan yang tinggi dan


kondisi lahan yang di Jakarta yang sudah tidak
mampu menyerap air hujan dikarenakan
pembangunan
yang
merusak
tatanan
ekosistem.

Who

Siapa yang harus bertanggung


jawab atas fenomena ini?

Pemerintah setempat harus bijak dalam


merencanakan
pembanguan
kota
dan
masyarakat harus sadar akan lingkungannya
dengan tidak membuang sampah ke saluran air
dan sungai.

Adapun ruang lingkup geografi secara gamblang pernah dijelaskan Rhoad


Murphey di dalam bukunya yang diberi judul The Scope of Geography. Setidaknya ada
3 hal yang dikemukakan Murphey sebagai ruang lingkup Ilmu Geografi, antara lain:
a) Seseorang yang belajar geografi akan fokus pada penyebaran serta hubungan
manusia di permukaan bumi. Hal ini juga termasuk fokus studi pada aspek
tempat manusia menetap dan juga cara mereka dalam menetap.
b) Geografi belajar soal hubungan timbal balik di antara manusia dengan alam
atau lingkungan fisiknya yang merupakan bagian dari pembelajaran
keanekaragaman wilayah atau daerah.
c) Geografi sebagai sebuah penelitian dengan kerangka regional juga analisa
wilayah dengan karakteristik tertentu.
Mencermati ruang lingkup ilmu geografi yang dikemukakan oleh Murphey, dapat
disimpulkan bahwa cakupan geografi tidak melulu soal fisik tetapi juga gejala manusia
beserta lingkungan lainnya yang ada di permukaan bumi.
Ruang lingkup geografi membahas mengenai tiga hal pokok, yaitu:
Geografi Fisik
Geografi fisik mempelajari gejala-gejala alam di permukaan bumi yang
meliputi atmosfer, litosfer, hidrosfer, dan biosfer. Gejala-gejala alam tersebut
berkaitan dengan bentuk, relief, iklim, dan segala sesuatu tentang bumi, serta
tentang proses-proses fisik yang terjadi di darat, laut, dan udara yang
berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia.
Geografi Sosial
Geografi sosial mempelajari segala aktivitas kehidupan manusia di bumi dan
interaksinya dengan lingkungan, baik dalam lingkungan sosial, ekonomi, maupun
budaya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa geografi sosial (geografi
manusia) mempelajari dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan
dampak lingkungan terhadap manusia.
Geografi Regional
Geografi regional mempelajari topik atau bahasan khususnya yang mencakup
suatu daerah atau wilayah tertentu. Geografi regional merupakan bahasan yang
menyeluruh, baik dari aspek fisik ataupun sosial sehingga dianggap sebagaio
bentuk tertinggi dalam geografi.

RPP Geografi SMA

Cabang Ilmu dalam geografi:


Ilmu geografi bukan merupakan ilmu yang berdiri sendiri. Artinya keberadaan
ilmu georafi didukung oleh disiplin-disiplin ilmu lain yang aspek pendukungnya bersifat
timbal balik secara internal.
(1)
Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang stuktur lapisan kulit bumi,
lapisan-lapisan batuan yang ada di dalam kulit bumi, perubahan-perubahan
bentuk permukaan bumi serta sejarah perkembangan bumi dan makhluk
hidup yang pernah hidup baik di dalam maupun di atas permukaan bumi.
(2)
Geofisika adalah ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat fisika bumi, seperti
gaya berat dan gejala-gejala magnetik.
(3)
Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang fenomena-fenomena
atmosfer, misalnya udara, cuaca, suhu dan angin.
(4)
Astronomi adalah ilmu yang mempelajari tentang alam semesta atau jagad
raya di luar atmosfer bumi seperti bulan, bintang, planet dan galaksi.
(5)
Geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk pada lapisan
kulit bumi akibat kekuatan yang bekerja di dalam dan di permukaan bumi.
(6)
Hidrografi adalah ilmu yang mempelajari tentang perairan pada lapisan
permukaan bumi seperti sungai, danau, air tanah
(7)
Oceanografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lautan dan segala potensi
yang dimilikinya.
(8)
Biogeografi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia dan
perkembangannya di muka bumi.
(9)
Paleontologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia dan
perkembangannya di muka bumi pada masa purba yang terdapat di bawah
lapisan bumi.
(10)
Antropogeografi adalah ilmu yang mempelajari persebaran bangsa-bangsa di
muka bumi dilihat dari sudut geografis. Oleh karena itu ilmu ini disebut juga
Etnogeografi.
(11)
Geografi Matematik adalah ilmu geografi yang berkenaan dengan perkiraan
bentuk, ukuran, lintang dan bujur geografi, meridian, paralel, serta luas
permukaan bumi. Geografi matematik disebut juga sebagai Geografi Teknik.
(12)
Geografi Regional adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari suatu
kawasan tertentu secara khusus, misalnya geografi Asia Tenggara dan
geografi Timur Tengah.
(13)
Geografi Sejarah adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari manusia dan
geografi dari sudut pandang geografi.

RPP Geografi SMA

III.
OBJEK STUDI GEOGRAFI
Objek studi geografi meliputi hal-hal sebagai berikut:
a) Kondisi dan segenap proses yang berlangsung di atas permukaan bumi.
b) Pengorganisasian wilayah dan ruang di muka bumi.
c)
Tafsiran terhadap bentang alam dan bentang sosial.
d) Hubungan manusia dengan lingkungan yang berbeda-beda, baik yang
merupakan hasil budaya maupun lingkungan alami.
e) Interaksi manusia dengan proses-prosesdi permukaan bumi.
Objek dalam kajian geografi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu objek material
dan objek formal.
(1) Objek Material
Objek material geografi adalah segala fenomena yang terjadi pada
permukaan bumi, baik berupa fenomena fisik maupun fenomena sosial.
Objek material geografi berupa fenomena geosfer bumi, yang terdiri dari
atmosfer, hidrosfer, lithosferpedosfer, biosfer dan antroposfer.
Atmosfer, yaitu lapisan udara yang menyelimuti permukaan bumi dari
Troposfer hingga Eksosfer.
Lithosfer, yaitu lapisan batuan penyusun kulit bumi.
Hidrosfer, yaitu lapisan air yang meliputi perairan darat dan lautan.
Pedosfer, yaitu lapisan tanah yang merupakan hasil pelapukan dari
batuan.
Biosfer, yaitu lapisan yang meliputi kesatuan sistem antara hewan,
tumbuhan dan manusia.
Antroposfer, yaitu lapisan yang menitikberatkan kepada manusia serta
aktivitasnya di permukaan bumi.
Contoh objek material geografi antara lain adalah iklim, jenis tanah,
penggunaan lahan, kualitas air, distribusi hewan dan tumbuhan, migrasi
penduduk, mobilitas penduduk, serta struktur keruangan kota atau desa.
(2)

Objek Formal
Objek formal geografi adalah sudut pandang, cara berfikir, pendekatan,
atau metode yang digunakan dalam menganalisis objek material. Objek
formal inilah yang membedakan georafi dengan bidang ilmu lainnya. Sebagai
contoh, objek material gunung api dikaji dalam geologi dan geografi. Kajian
geologi tentang gunung api dapat menjelaskan tentang pembentukan,
karakteristik, struktur gunung, usia, tipe letusan yang dihasilkan, serta
berbagai proses geologis yang pernah terjadi pada gunung tersebut. Di lain
pihak, kajian geografi terhadap gunung api dilakukan berdasarkan
pendekatan keruangan, ekologi dan regional. Hasil kajiannya dapat berupa
karakteristik wilayah rawan bencana, persebaran permukiman dan
karakteristik penduduk, penggunaan lahan dan jenis tanah, hingga lokasilokasi sumber panas bumi yang terdapat di sekitar wilayah gunung api.

RPP Geografi SMA

EVALUASI
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat..
1.
2.
3.
4.
5.

Jelaskan menurut pendapat Anda apa yang dimaksud dengan geografi.


Sebutkan pengertian geografi menurut I Made Sandy dan Semlok IGI 1988.
Jelaskan tiga cabang ilmu dalam geografi.
Sebutkan objek material geografi.
Apa yang dimaksud dengan Geografi is the mother of all science.

RPP Geografi SMA

KUNCI JAWABAN
1.

Geografi berasal dari kata geo yang berarti bumi dan graphien yang berarti
menulis atau menjelaskan. Secara umum geografi berarti tulisan tentang bumi.
Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan dan
perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas
permukaan bumi. Geografi mempelajari semua fenomena yang terjadi di atas
permukaan bumi, baik fenomena fisik maupun fenomena sosial manusia di atas
permukaan bumi.

2.

Pengertian geografi menurut:


- I Made Sandy
: Geografi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha menemukan

3.

Semlok IGI 1988

dan memahami persamaan dan perbedaan yang ada dalam


ruang muka bumi.
: Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan
perbedaan fenomena alam dan kehidupan di muka bumi serta
interaksi manusia dengan lingkungannya dalam konteks
keruangan atau kewilayahan.

Cabang ilmu geografi:


Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang stuktur lapisan kulit bumi atau
batuan bumi
Geofisika adalah ilmu yang mempelajari tentang fenomena yang terjadi pada
lapisan kulit bumi dilihat dari sifat-sifat fisika bumi.
Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan cuaca dan iklim
yang terjadi di permukaan bumi.
Astronomi adalah ilmu yang mempelajari tentang alam semesta atau jagad raya
di luar atmosfer bumi.
Geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk pada lapisan
kulit bumi akibat kekuatan yang bekerja di dalam dan di permukaan bumi.
Hidrografi adalah ilmu yang mempelajari tentang perairan pada lapisan
permukaan bumi seperti sungai, danau, air tanah
Oceanografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lautan dan segala potensi
yang dimilikinya.
Biogeografi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia dan
perkembangannya di muka bumi.
Paleontologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia dan
perkembangannya di muka bumi.

RPP Geografi SMA

4.

Objek material geografi:


- Atmosfer : objek geografi berupa lapisan udara yang ada di bumi
- Hidrosfer : objek geografi berupa lapisan air yang ada di bumi
- Litosfer
: objek geografi berupa lapisan batuan yang ada di bumi dan
merupakan tempat hidup makhluk hidup
- Biosfer
: objek geografi berupa lapisan kehidupan makhluk hidup yaitu
flora dan fauna
- Antroposfer: objek geografi berupa lapisan kehidupan manusia

5.

Geografi is the mother of all science merupakan suatu pendapat tentang kedudukan
atau pengertian geografi menurut Preston E. James. Preston mengungkapkan
bahwa geografi merupakan induk dari ilmu pengetahuan, karena banyak bidang
ilmu pengetahuan selalu mulai dari keadaan muka bumi yang kemudian beralih
pada studinya masing-masing.

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Pengetahuan Dasar Geografi

Pertemuan Ke-

:2

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.2 Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan yang dapat berfikir
ilmiah dan mampu meneliti tentang lingkungannya.
2.1 Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
3.1 Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapannya dalam kehidupan
sehari-hari.
RPP Geografi SMA

4.1

Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan


sehari-hari dalam bentuk tulisan.

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
peninggalan ilmu pengetahuan geografi.
2.
Menunjukkan sikap aktif dalam mempelajari pengetahuan dasar geografi.
3.
Menunjukkan sikap peduli terhadap pengetahuan dasar geografi.
4.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
5.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
6.
Mengidentifikasi konsep esensial geografi.

IV.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.
Menunjukkan sikap peduli terhadap pengetahuan dasar geografi.
2.
Menunjukkan sikap aktif dalam mempelajari pengetahuan dasar geografi.
3.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
4.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
5.
Mendeskripsikan penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan
sehari-hari.
6.
Melaporkan penerapan pengetahuan dasar geografi dalam kehidupan seharihari.

V.

VI.

VII.

VIII.

Materi Ajar

Konsep esensial geografi dan contoh terapannya


Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Inquiry
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

RPP Geografi SMA

Deskripsi

Alokasi
Waktu

Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan

10 menit

Inti

Penutup

IX.

untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Guru memberikan pertanyaan mengenai penelitian
geografi sebagai pertanyaan pembuka untuk
mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa terhadap
materi yang akan dipelajari
Guru menayangkan poin-poin materi konsep esensial
geografi dan contoh-contoh penerapannya
Guru menjelaskan poin-poin materi yang ditayangkan
dengan metode ceramah dan siswa menyimak dengan
menggunakan buku sebagai referensi tambahan, siswa
diperkenankan untuk membuat catatan mengenai
materi yang disampaikan
Guru
mempersilahkan
siswa
bertanya
dan
mengemukakan pendapat setelah materi disampaikan
Guru memberikan kepada siswa lain untuk menjawab
pertanyaan siswa yang telah diajukan
Guru melengkapi dan mengklarifikasi jawaban siswa
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang
beanggotakan 4 orang
Guru menugaskan masing-masing kelompok untuk
mendiskusikan konsep esensial geografi dan contoh
penerapannya
Guru mengawasi dan mengarahkan proses berjalannya
diskusi
Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil
diskusinya melalui satu orang perwakilan kelompok
Masing-masing
kelompok
diminta
untuk
mengumpulkan hasil diskusinya berupa laporan
kelompok
Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai
materi yang telah dipelajari
Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang
akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: 1. Laporan hasil diskusi
2. Pilihan Ganda
RPP Geografi SMA

110 menit

15 menit

X.

XI.

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Internet
Ensiklopedia Geografi
Power point tentang konsep esensial geografi dan terapannya
Alat dan Bahan Pembelajaran
Papan tulis
Spidol
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

MATERI AJAR

Konsep dasar geografi merupakan konsep yang paling penting dalam


menggambarkan struktur ilmu ataupun hakikat suatu ilmu. Dalam usaha
mengembangkan dan mengenalkan konsep-konsep dasar keilmuan geografi
dikembangkanlah sepuluh konsep esensial geografi yaitu:
1) Lokasi
Konsep lokasi atau letak merupakan konsep utama yang sejak awal
pertumbuhan geografi telah menjadi ciri khusus ilmu geografi ini. Secara esensial,
lokasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Kedua
pengertian lokasi itu memiliki makna yang berbeda dalam kajian geografi.
a) Lokasi Absolut
Lokasi absolut menunjukkan letak yang tetap terhadap sistem grid atau
kordinat. Untuk penentuan lokasi absolut di muka bumi, dipakai sistem
koordinat garis lintang dan garis bujur yang telah disepakati bersama.
Besarnya derjat dapat dihitung dari garis ekuator dan garis meridian yang
melalui kota Greenwich (meridian 0o) untuk garis bujur.
Penentuan lokasi absolut di muka bumi menggunakan pengetahuan
astronomi sehingga letak absolut disebut juga sebagai letak astronomis.
Letak absolut besifat mutlak dan tidak berubah, meskipun kondisi
tempat yang bersangkutan terhadap kondisi sekitaranya mungkin
berubah. Misalnya, suatu titik atau tempat di bumi lokasinya berada pada
7o23 18 LS 7o23 18 LS dan 111o02 03 BT 111o02 28 BT. Tidak
ada tempat lain di muka bumi yang menunjukkan lokasi yang sama
dengan tempat itu. Lokasi absolut tidak akan berubah selama koordinat
atau yang kita pakai masih berpangkal pada garis ekuator dan meridian.
b) Lokasi Relatif
Lokasi relatif lebih penting dan lebih banyak dikaji dalam geografi.
Lokasi relatif disebut sebagai letak geografis. Arti lokasi ini berubah-ubah
sesuai dengan keadaan sekitarnya. Contohnya, Tawangmangu berlokasi
pada 7o23 18 LS 7o23 18 LS dan 111o02 03 BT 111o02 28 BT.
Lokasi tersebut sekarang berupa Kecamatan Tawangmangu. Tempat ini
mempunyai arti penting bagi kehidupan terutama tempat pariwisata.
Akan tetapi, seandainya suatu saat di lokasi tersebut tidak dikelola
dengan baik sehingga merusak lingkungan daerah Tawangmangu maka
lokasi tersebut tidak menarik lagi untuk dikunjungi.
Lokasi yang berkaitan dengan keadaan sekitarnya dapat memberi arti
yang sangat menguntungkan atau merugikan. Lokasi di dekat atau di tepi
jalan raya dapat menjadikan harga tanah menjadi sangat mahal karena
disukai banyak orang untuk tempat usaha. Akan tetapi, bagi yang ingin

RPP Geografi SMA

ketenangan, lokasi tersebut penuh dengan kebisingan dan polusi


kendaraan.
2)

Jarak
Jarak sebagai konsep geografi mempunyai arti penting bagi kehidupan sosial,
ekonomi, atau pertanahan. Jarak dapat merupakan faktor pembatas yang bersifat
alami. Akan tetapi, sekarang jarak bersifat relatif karena sejalan dengan kemajuan
kehidupan dan teknologi.
Jarak berkaitan erat dengan arti lokasi dan upaya pemenuhan kebutuhan
pokok. Jarak tidak hanya dinyatakan dengan ukuran jarak lurus yang diukur
dengan peta, tetapi dapat pula dinyatakan sebagai jarak tempuh baik yang
dikaitkan dengan waktu perjalanan yang diperlukan maupun satuan biaya
angkutan.
Jarak sebagai pemisah antara dua tempat jugaa berubah sejalan dengan
kemajuan sarana komunikasi dan sarana transportasi.
3)

Keterjangkauan
Keterjangkauan tidak selalu berkaitan dengan jarak, tetapi lebih berkaitan
dengan kondisi medan atau ada tidaknya sarana angkutan atau komunikasi yang
dapat dipakai. Dengan demikian, konsep keterjangkauan terkait dengan
kemudahan untuk dijangkau. Kemudahan untuk dijangkau ditentukan oleh
kondisi medan, prasarana jalan, dan ketersediaan angkutan. Jarak berpengaruh
jika medannya sulit dijangkau.
Suatu tempat dikatakan dalam keadaan terasing atau terisolasi jika tempat
itu sukar dijangkau dari tempat lainnya. Rintangan medan berupa adanya kondisi
fisik bumi, misalnya pegunungan tinggi, hutan lebat, rawa-rawa, atau gurun pasir
yang luas merupakan penyebab suatu tempat kurang dapat dijangkau dari tempattempat lain.
Contoh konsep keterjangkauan yaitu:
Harga lahan di persimpangan lebih mahal dari pada lahan di dalam gang
Bantuan bencana sulit mencapai lokasi karena medan yang berat
Kepulauan Seribu hanya dapat dijtempuh dengan kapal dari pelabuhan
Muara Angke
4)

Morfologi
Morfologi menggambarkan perwujudan ketampakan daratan muka bumi
sebagai hasil pengankatan atau penurunan wilayah dan erosi sebagai hasil kerja
tenaga endogen dan eksogen. Morfologi daratan berbentuk kepulauan, pulau,
dataran tinggi, dataran pantai, lembah-lembah, dan dataran aluvial.
Morfologi daratan merupakan perwujudan wilayah yang mudah digunakan
sebagai daerah permukiman dan usaha pertanian serta usaha-usaha
perekonomian lainnya. Pada peta persebaran penduduk dunia, penduduk yang
padat terpusat di lembah-lembah sungai besar dan tanah-tanah datar yang subur.
RPP Geografi SMA

Wilayah yang penuh dengan pegunungan tinggi atau lereng yang terjal
mempunyai keterjangkauan yang sangat terbatas.
Contoh konsep morfologi yaitu:
Jakarta merupakan dataran rendah, Bandung dataran tinggi.
Perjalanan Jakarta ke Bandung melewati daerah yang bergelombang
(perbukitan).
Daerah selatan D.I. Yogyakarta merupakan daerah perbukitan kapur (karst).
5)

Aglomerasi
Aglomerasi merupakan kecenderungan persebaran yang bersifat
mengelompok pada suatu wilayah yang relatif sempit. Bentuk persebaran in
ipaling menguntungkan karena kejenisan gejala ataupun faktor-faktor umum yang
menguntungkan.
Pada masyarakat kota, penduduk cenderung tinggal mengelompok pada
tingkat sejenis. Misalnya, daerah tempat tinggal para pedagang dengan daerah
permukiman kompleks Perumnas yang kebanyakan berpenghuni pegawai negeri.
Selain itu, ada juga daerah permukiman kumuh. Berbeda dengan masyarakat
perkotaan, masyarakat pedesaan yang masih agraris cenderung mengelompok di
tanah datar yang subur dan membentuk pedesaan. Makin subur tanah dan luas
datarannyaa maka makin besar desa dan jumlah penduduknya.
Contoh konsep aglomerasi yaitu:
Pasar Senen, pasar minggu, pasar rebo merupakan pengelompokan tempat
berjualan berdasarkan hari pasaran.
Kegiatan industri terpusat di kawasan Jababeka, Pulogebang, atau
Tangerang.
Di perkotaan terjadi pemusatan penduduk berdasarkan status sosial dan
ekonomi melalui kawasan slum area, menengah ke atas, dan kawasan elit.
6)

Pola
Pola berkaitan dengan susunan bentuk atau persebaran fenomena dalam
ruang di muka bumi, baik fenomena yang bersifat alami maupun sosial budaya.
Gegorafi mempelajari pola-pola bentuk dan persebaran fenomena,
memahami makna atau artian, serta berupaya untuk memanfaatkannya. Di
kawasan yang sudah maju, orang membuat terusan-terusan untuk memanfaatkan
sungai-sungai yang ada sebagai sarana angkutan air. Kawasan ini dibangun secara
terencana sehingga daerah permukiman di tata dengan pola sedemikian rupa
untuk memudahkan setiap penduduk mencapai tujuannya. Sebaliknya, bila
kawasan dibangun secara tidak terencana maka keadaan akan serba terabatas dan
mobilitas penduduk terhambat.
Contoh konsep pola yaitu:
Pemukiman memanjang di sepanjang jalan raya pantura Jawa
Pemukiman di kota besar seperti Jakarta dibangun berhimpitan

RPP Geografi SMA

Aliran air sungai yang berbentuk sudut siku-siku adalah aliran sungai
rectangular
7)

Nilai Kegunaan
Nilai kegunaan fenomena di permukaan bumi bersifat relatif, tidak sama bagi
semua orang atau golongan penduduk tertentu. Daerah pantai berpasir yang
landai dengan perairan jernih belum tentu memiliki nilai kegunaan bagi penduduk
setempat. Hal ini disebabkan mereka berorientasi pada pemanfaatan sumbersumber di daratan. Sebaliknya, bagi masyarakat kota yang hidupnya
berkecukupan dan penduduknya padat, daerah pantai tersebut akan memiliki nilai
kegunaan yang tinggi sebagai tempat rekreasi dan pariwisata.
Contoh konsep nilai kegunaan yaitu:
Kawasan perbukitan kapur (kars) seperti di Wonosari, Gunug Kidul memiliki
banyak goa dan sumber mata air bawah tanah yang cocok untuk dijadikan objek
wisata alam.
Pulau Madura yang panas dan tanah yang tidak subur tidak cocok sebagai laha
pertanian, tetapi dari lokasi geografisnya banyak dijadikan sebagai kawasan
tambak garam.
8)

Diferensial Area
Setiap tempat atau wilayah terwujud sebagi hasil integrasi berbagai unsur
atau fenomena lingkungan, baik yang bersifat alam mauupun kehidupan. Integrasi
fenomena menjadikan suatu tempat atau wilayah mempunyai corak unik dan
tersendiri sebagai suatu region yang berbeda dengan tempat atau wilayah lainnya.
Unsur atau fenomena lingkungan yang bersifat dinamis akan berintegrasi
sehingga menghasilkan karakteristik yang berubah dari waktu ke waktu. Wilayah
pedesaan mempunyai corak khas persawahan. Kehidupan petani yang masih
tradisional serta berbagai macam tanaman pekarangan akan menunjukkan
perbedaan dengan areal perkotaan.
Fenomena yang berbeda dari satu tempat dengan tempat yang lain, misalnya
jarak yang dekat, sedang ajauh dari jalan; perumahan yang padat, sedang atau
jarang; harga tanah rumah yang murah, sedang atau mahal; pendapatan penduduk
yang tinggi, sedang, atau rendah
Contoh konsep diferensiasi areal yaitu:
Di dearah pantai penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan,
sedangkan di pegunungan penduduk bermata pencaharian sebagai petani.
Pakaian dari bahan katun cocok digunakan di daerah panas seperti Jakarta,
sedangkan pakaian dari bahan woll cocok di gunakan di daerah dingin.
Bentuk rumah penduduk asli Sulawesi berbentuk panggung, sedangkan
bentuk rumah penduduk asli Jawa tidak berbentuk panggung.

RPP Geografi SMA

9)

Interaksi / Interdependensi
Interaksi merupakan kegiatan saling mempengaruhi daya, objek atau satu
tempat dengan tempat lainnya. Setiap tempat mengembangkan potensi sumber
daya dan kebutuhan yang tidak sama denagn tempat lain. Oleh karena itu sering
terjadi interaksi antara satu tempat dengan tempat lainnya.
Daerah pedesaan menghasilkan pangan dan produk-produk lain yang
dibutuhkan oleh penduduk perkotaan. Sebaliknya, kota menghasilkan barang
industri, jasa, dan informasi yang diperlukan oleh penduduk kawasan pedesaan.
Maka terjadilah interaksi berupa pengangkutan barang hasil pertanian dari desa
ke kota dan kota menyiapkan transportasi, mengirimkan produk industri, atau
bahan olahan ke pedesaan.
Interaksi juga terjadi antara kota yang satu dengan kota yang lain dalam
bentuk pertukaran barang dan jasa serta perpindahan penduduk. Interaksi
keruangan terjadi antara unsur atau fenomena setempat dengan fenomena alam
ataupun kehidupan.
Contoh konsep Interaksi/interpendensi yaitu
Desa sebagai pemasok tenaga kerja dan kota sebagai pemasok bahan
produksi untuk desa.
Tanaman bawang tumbuh subur di Brebes diangkut ke Jakarta untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat kota.
10) Keterekaitan Ruang
Keterkaitan keruangan atau asosiasi keruangan menunjukkan derajat
keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena yang lain di suatu
tempat atau ruang. Keterkaitan ini menyangkut fenomena alam maupun fenomena
sosial.
Contoh keterkaitan keruangan adalah kemiringan lereng dengan tebal tanah.
Makin terjal lerengnya, makin tipis tanahnya. Hal ini disebabkan di lereng terjal,
erosi yang terjadi lebih intensif. Zona lereng tertentu dengan ketebalan ketebalan
tanah tertentu mewujudkan suatu region tersendiri.
Contoh lain, tumbuhnya alang-alang di tanah terbuka yang mendapat sinar
matahari dan tidak ditanami. Begitu juga tumbuhnya lumut di pohon-pohon atau
tempat yang teduh dan lembab.
Contoh konsep keterkaitan ruang yaitu:
Lalu-lintas di Jakarta selalu macet karena adanya mobilitas penglaju
(pekerja) yang rumahnya di pinggiran Jakarta (Bodetabek) tetapi bekerja di
Jakarta.
Kabut asap yang melanda Singapura adalah hasil dari pembakaran lahan di
Riau, Palembang, dan sekitarnya yang terbawa angin.
Gaya bicaya Pak Ruhut asal Medan lebih tegas, keras, dan galak. Berbeda
dengan gaya bicara Pak Joko asal Solo yang lemah lembut dan sopan.

RPP Geografi SMA

Konsep esensial atau konsep dasar geografi meliputi:


Konsep
Lokasi

Jarak
Keterjangkauan
Morfologi
Aglomerasi
Pola
Interaksi
(Interdepedensi)
Nilai Kegunaan
Diferensiasi Area
Keterkaitan Ruang

RPP Geografi SMA

Keterangan
- Lokasi absolut, lokasi yang tetap berdasarkan titik
koordinat suatu wilayah.
- Lokasi relatif, lokasi yang sesuai dengan keadaan
sekitarnya biasa disebut dengan lokasi geografis.
Dapat dinyatakan sebagai jarak tempuh suatu wilayah yang
dapat dikaitkan dengan waktu perjalanan maupun biaya
perjalanan.
Berkaitan dengan kondisi medan suatu tempat.
Berkaitan dengan bentuk muka bumi suatu wilayah.
Kecenderungan pengelompokkan suatu gejala yang terkait
dengan aktivitas manusia.
Berkaitan dengan susunan, bentuk, atau persebaran fenomena
dalam ruang muka bumi, baik fenomena alami maupun
fenomena sosial.
Perbedaan antara suatu wilayah menyebabkan adanya
kegiatan saling mempengaruhi di antara wilayah tersebut dan
menimbulkan adanya interaksi wilayah.
Perbedaan nilai kegunaan berdasarkan kebutuhan penduduk
yang bersangkutan.
Fenomena alami atau manusia yang berbeda menurut tempat.
Keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena
lain disuatu tempat atau ruang.

Evaluasi
Pilihan Ganda
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.
1.

Keberadaan suatu mata air panas, sumber-sumber gas dan danau-danau vulkanik
aktif, berhubungan dengan aktivitas vulkanik di kawasan tersebut.
Fenomena ini sesuai dengan konsep geografi, yaitu ...
A. Konsep interdepedensi
B. Konsep pola
C. Konsep morfologi
D. Konsep keterkaitan ruang
E. Konsep jarak

2.

Letak suatu daerah berdasarkan kenyataan yang ada di bumi ialah ...
A. Letak astronomis
B. Letak geologis
C. Letak geografis
D. Letak sosial ekonomi
E. Letak politik

3. Suatu ketergantungan antara satu tempat dengan tempat lain disebut konsep
A. Aglomerasi
B. Deferensasi Areal
C. Keterkaitan Ruangan
D. Morfologi
E. Interaksi dan interpendensi
4. SMA terletak di Jalan Mawar Merah. Adalah contoh konsep
A. Jarak
B. Lokasi
C. Pola
D. Morfologi
E. Nilai kegunaan
5. Suatu wilayah belum tentu menguntungkan bagi penduduknya, namun bermanfaat
bagi penduduk di luar wilayah tersebut. Kondisi ini dapat dipelajari dengan
menggunakan konsep ...
A. Lokasi
B. Jarak
C. Nilai kegunaan
D. Aglomerasi
E. Diferensiasi area
RPP Geografi SMA

6. Masyarakat golongan ekonomi menengah ke atas akan tinggal/ menetap pada


perumahan tertentu (elit) merupakan contoh konsep..
A. Deskripsi
B. Morfologi
C. Aglomerasi
D. Jarak
E. Lokasi
7. Contoh dari konsep differensiasi area adalah... .
A. Vegetasi yang hidup di dataran rendah berbeda dengan vegetasi yang hidup di
dataran tinggi
B. Kabut asap yang melanda Singapura adalah hasil dari pembakaran lahan di Riau
C. Lalu lintas di Jakarta selalu macet karena adanya mobilitas penglaju
D. Di Jakarta terdapat kampung cina, kampung ambon, dsb
E. Jakarta merupakan dataran rendah
8. Lembang Cianjur dapat ditempuh dengan angkutan antar kota selama 2 jam
merupakanpenerapan konsep ....
A. morfologi
B. pola
C. jarak
D. diferensial area
E. keterjangkauan
9. Konsep utama untuk mengetahui fenomena geosfer adalah konsep ....
A. jarak
B. lokasi
C. morfologi
D. aglomerasi
E. pola
10. Lokasi yang menunjukkan letak yang tetap terhadap sistem grid atau koordinat
disebut letak ...
A. Relatif
B. Absolut
C. Wilayah
D. Region
E. Spasial

RPP Geografi SMA

11. Penduduk dunia cenderung menempati wilayah-wilayah yang banyak memiliki


cadangan air dengan topografi yang datar. Dalam geografi fenomena tersebut sesuai
dengan salah satu konsep esensialnya, yaitu .
A. Jarak
D. keterjangkauan
B. Lokasi
E. aglomerasi
C. multi guna
12. Di Jakarta kita mengenal adanya Kampung Ambon dan Kampung Melayu. Penamaan
wilayah semacam ini juga terjadi di daerah lain. Jika ditelusuri asal muasalnya
proses kejadian ini sesuai dengan konsep dasar geografi, yaitu .
A. Keterjangkauan
D. aglomerasi
B. Nilai kegunaan
E. differensiasi area
C. Pola
13. Pada tahun 2006, di Indonesai terjadi peristiwa bencana lumpur Lapindo yang
mengakibatkan masyarakat di sekitar daerah tersebut mengalami kerugian materil
maupun moril. Proses kejadian bencana tersebut dapat dipahami melalui konsep .
A. Pola
D. aglomerasi
B. Nilai
E. morfologi
C. Letak
14. Hasil pertanian mengalami hambatan dalam penjualan, maka perencanaan lokasi
transmigrasi dianggap kurang memperhatikan konsep geografi yang berkaitan
dengan .
A. Letak
D. aglomerasi
B. Lokasi
E. keterjangkauan
C. Situasi
15. Di daerah dingin orang cenderung berpakaian tebal. Hal ini berkaitan dengan
konsep esensial geografi yaitu .
A. Jarak
D. aglomerasi
B. Letak
E. keterjangkauan
C. Interaksi

RPP Geografi SMA

Kunci Jawaban

1. D

9. B

2. C

10. B

3. E

11. E

4. B

12. D

5. C

13. C

6. C

14. E

7. A

15. B

8. C

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Pengetahuan Dasar Geografi

Pertemuan Ke-

:3

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.3 Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan yang dapat berfikir
ilmiah dan mampu meneliti tentang lingkungannya.
2.1 Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
3.1 Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapannya dalam kehidupan
sehari-hari.
RPP Geografi SMA

4.1

Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan


sehari-hari dalam bentuk tulisan.

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
peninggalan ilmu pengetahuan geografi.
2.
Menunjukkan sikap aktif dalam mempelajari pengetahuan dasar geografi.
3.
Menunjukkan sikap peduli terhadap pengetahuan dasar geografi.
4.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
5.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
6.
Mengidentifikasi prinsip gegorafi.
7.
Mengidentifikasi pendekatan geografi.

IV.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.
Menunjukkan sikap peduli terhadap pengetahuan dasar geografi.
2.
Menunjukkan sikap aktif dalam mempelajari pengetahuan dasar geografi.
3.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
4.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
5.
Mendeskripsikan penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan
sehari-hari.
6.
Melaporkan penerapan pengetahuan dasar geografi dalam kehidupan seharihari.

V.

VI.

VII.

Materi Ajar

Prinsip geografi dan contoh terapannya

Pendekatan geografi dan contoh terapannya


Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Example Non Example
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan

RPP Geografi SMA

VIII.

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

Inti

Penutup

RPP Geografi SMA

Deskripsi
Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Guru memberikan pertanyaan mengenai penelitian
geografi sebagai pertanyaan pembuka untuk
mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa terhadap
materi yang akan dipelajari
Guru menayangkan poin-poin materi prinsip geografi
dan contoh penerapannya serta pendekatan geografi
dan contoh penerapannya
Guru menjelaskan poin-poin materi yang ditayangkan
dengan metode ceramah dan siswa menyimak dengan
menggunakan buku sebagai referensi tambahan, siswa
diperkenankan untuk membuat catatan mengenai
materi yang disampaikan
Guru
mempersilahkan
siswa
bertanya
dan
mengemukakan pendapat setelah materi disampaikan
Guru memberikan kepada siswa lain untuk menjawab
pertanyaan siswa yang telah diajukan
Guru melengkapi dan mengklarifikasi jawaban siswa
Guru menyiapkan gambar-gambar yang merupakan
contoh fenomena geografi dan menampilkannya
(bisa melalui media power point atau print gambar dan
ditempel di papan tulis)
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menganalisis prinsip dan pendekatan apa yang harus
digunakan untuk contoh fenomena geografi yang
ditampilkan
Guru meminta beberapa siswa untuk mengemukakan
pendapatnya mengenai penerapan prinsip dan analisis
pendekatan dari gambar yang ditampilkan
Guru meminta siswa untuk menuliskan hasil analisis
masing-masing siswa di kertas atau buku dalam bentuk
uraian
Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai
materi yang telah dipelajari
Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang
akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

Alokasi
Waktu
10 menit

110 menit

15 menit

IX.

X.

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: Menjodohkan

XI.

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Internet
Ensiklopedia Geografi
Power point tentang prinsip geografi dan contoh terapannya serta
pendekatan geografi dan contoh pendekatannya
Alat dan Bahan Pembelajaran
Papan tulis
Spidol
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

MATERI AJAR

I.

PRINSIP GEOGRAFI
Prinsip geografi menjadi dasar uraian, pengkajian, pengungkapan gejala dan
masalah geografi. Ketika melakukan pendekatan terhadap objek yang dipelajari, prinsip
geografi harus selalu digunakan. Secara teoritis, prinsip-prinsip geografi terdiri atas
prinsip persebaran, interelasi, deskripsi, dan korologi atau keruangan.
Prinsip-prinsip geografi:
(1) Prinsip Penyebaran (Distribusi)
Prinsip ini merupakan suatu gejala yang tersebar tidak merata di permukaan
bumi yang meliputi bentang alam, tumbuhan, hewan, dan manusia. Secara alamiah,
kondisi fisik antarwilayah berbeda satu sama lain. Perbedaan secara alamiah juga
diikuti dengan proses atau perkembangan sejarah yang berbeda. Perbedaan kondisi
fisik alamiah dan proses perkembangan di setiap wilayah membawa potensi dan
sumber daya yang berlainan antarwilayah.
Contoh prinsip persebaran:
Daerah yang berada di daerah vulkan akan mempunyai potensi atau kondisi
wilayah secara keruangan yang berbeda karena berada pada vulkan tua dan
vulkan muda.
Beberapa wilayah yang dilalui oleh sebuah sungai akan berbeda wilayahnya.
Misalnya, wilayah daerah hulu akan berbeda dengan wilayah daerah hilir.
Suatu wilayah merupakan daerah gurun yang mempunyai cadangan minyak
bumi yang berlimpah namun wilayah gurun lainnya tidak mengandung
cadangan minyak bumi.
Prinsip ini memandang bahwa setiap gejala dan fakta di permukaan bumi
tersebar secara tidak merata antara suatu wilayah dengan wilayah lainnya.
Perbedaan kondisi antarwilayah ini secara alamiah menimbulkan konsep
interdepedensi antarwilayah. Hal ini disebabkan dalam realitas, bumi sebagai tempat
tinggal manusia sehingga ketergantungan ini menjadi sebuah fenomena yang wajar.
(2) Prinsip Interelasi
Interelasi merupakan suatu hubungan saling terkait dalam ruang antara gejala
yang satu dengan gejala yang lain.
Contoh prinsip interelasi:
Vegetasi pohon jarum sejenis pohon pinus dapat tumbuh subur di daerah
dingin.
Tanaman padi akan tumbuh baik jika dengan kondisi lahan tertentu.
Erosi banyak terjadi pada lahan yang terbuka tanpa penutup lahan, lereng
terjal, dan curah hujan tinggi.
Kelaparan dan kemiskinan banyak terjadi di daerah dengan lahan kering, suhu
tinggi, aksesibilitas rendah, dan pendidikan rendah.
RPP Geografi SMA

Contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa fenomena dan kejadian dalam


ruang atau wilayah tertentu terkait dengan fenomena lainnya yang saling
mempengaruhi. Prinsip ini menggambarkan keterkaitan antara gejala satu dengan
gejala lainnya atau antara faktor yang satu dengan faktor yang lainnya dalam suatu
ruang tertentu.
(3) Prinsip Deskripsi
Prinsip deskripsi merupakan penjelasan mengenai gejala-gejala yang dipelajari.
Prinsip deksripsi memberikan penjelasan atau penggambaran lebih jauh tentang
gejala atau masalah yang diselidiki.
Suatu wilayah dengan potensi sumber daya alam berlimpah tidak banyak
bermanfaat jika berbagai informasi di wilayah tersebut tidak di deskripsikan secara
jelas. Pendeskripsian setiap wilayah menjadi sangat penting agar semua sumber daya
yang ada dapat dikembangkan. Artinya, geografi harus mampu memberikan
deskripsi keruangan secara jelas baik secara sederhana maupun sampai tingkat
analisis sintetis keruangan.
Deskripsi dalam kajian geografi disajikan dengan tulisan perlu juga dilengkapi
dengan peta, diagram, grafik, tabel, dan gambar.
Tabel
Tabel menjadi sarana bantu geografi karena memuat data, baik berupa kata,
kalimat, ataupun angka tentang fenomena di permukaan bumi. Data tersebut
disusun secara bersistem (sistematis), yaitu urut ke bawah atau ke samping
dalam lajur dan deret tertentu dan diberi garis pembatas sehingga mudah untuk
disimak. Informasi yang disusun dalam tabel disesuaikan dengan tema atau topik
yang disampaikan, contohnya berikut ini.
- Tabel Luas Daerah dan Pembagian Daerah Administrasi di Indonesia Tahun
2000
- Tabel Kelembapan Udara Rata-Rata Menurut Provinsi di Indonesia Tahun
2000
- Tabel Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Provinsi di
Indonesia Tahun 2000
- Tabel Rumah Sakit dan Kapasitas Tempat Tidur Menurut Provinsi di
Indonesia Tahun 2000
- Tabel Produksi Jagung Menurut Provinsi di Indonesia Tahun 2000
Diagram
Diagram termasuk sarana bantu geografi yang digunakan untuk menjelaskan
fenomena geosfer dengan melukiskan bagian-bagiannya dan cara kerjanya
secara berurutan, biasa disebut dengan diagram arus.
Grafik
Grafik termasuk sarana bantu geografi yang menunjukkan naik dan turun
atau pasang surut suatu gejala atau fenomena tertentu antarwaktu dengan
menggunakan garis. Sebagai contoh adalah grafik tentang pertumbuhan
penduduk dari tahun 1990 sampai dengan tahun 2000.
RPP Geografi SMA

Peta
Peta termasuk sarana bantu geografi karena memuat bermacam-macam data
dari permukaan bumi yang dapat diinformasikan. Untuk memudahkan
penyampaian informasi, peta dibuat dengan ukuran, tema, dan topik tertentu,
antara lain sebagai berikut.
- Peta Kepadatan Penduduk Menurut Provinsi di Indonesia Tahun 2000
- Peta Transportasi Laut di Indonesia
- Peta Jenis Tanah di Indonesia
- Peta Geologi di Indonesia
- Peta Objek Wisata di Indonesia

(4) Prinsip Korologi


Prinsip korologi merupakan suatu gejala, fakta, ataupun masalah geografi di
suatu tempat. Tinjauan dari prinsip ini dilihat dari sebaran, interelasi, intraksi, dan
integrasinya dalam ruang tertentu. Ruang tersebut akan memberikan karakteristik
terhadap kesatuan gejala.
Pada prinsip korologi gejala, fakta dan masalah geografi ditinjau
penyebarannya, interelasinya dan interaksinya dalam ruang. Prinsip ini merupakan
perpaduan antara prinsip-prinsip lainnya.
Prinsip korologi merupakan prinsip penting dalam analisis geografi. Hal ini
disebabkan prinsip ini merupakan pokok dalam analisis geografi yang dikenal
dengan prinsip region. Region adalah sebagian kecil wilayah di permukaan bumi
yang memiliki karakteristik tertentu.
Di dalam prinsip korologi setiap gejala atau fenomena geografi dikaji dengan
cara memadukan prinsip-prinsip persebaran, interelasi, dan deskripsi. Hasil
pengkajian melalui prinsip korologi menunjukkan adanya perbedaan-perbedaan
gejala, fenomena, dan fakta antarwilayah. Oleh karena itu, akan memberikan corak
tertentu sehingga tampak adanya kesatuan gejala, kesatuan fungsi, dan kesatuan
bentuk.

II.

PENDEKATAN GEOGRAFI
Pendekatan geografi dapat diartikan sebagai suatu metode atau cara (analisis)
untuk memahami berbagai gejala dan fenomena geosfer, khususnya interaksi antara
manusia dan lingkungannya. Pendekatan geografi menjadi ciri bagi kajian geografi dan
membedakannya dengan kajian ilmu-lmu yang lain.
Kajian geografi tidak selalu sama dari masa Yunani sampai kini. Pandangan filsasat
sangat mempengaruhi paradigma keilmuan geografi yang akhirnya berpengaruh pada
metodologi keilmuan geografi. Dalam geografi terpadu, para ahli geografi tidak
memfokuskan kajiannya pada objek material. Akan tetapi, lebih pada sudut pandang
keilmuannya sehingga mereka tidak membedakan objeknya antarelemen fisik dan
nonfisik. Akibatnya, tradisi kajian geografi berpusat pada ilmu kebumian khususnya
pada karakteristik fisik permukaan bumi. Oleh karena itu, untuk menemukan masalah
RPP Geografi SMA

geografi modern khususnya gegorafi terpadu digunakan tiga pendekatan, yaitu


pendekatan keruangan, ekologi, dan kompleks wilayah.
(1) Keruangan (Spasial)
Pendekatan keruangan adalah suatu metode analisis yang menekankan
analisisnya pada eksistensi ruang yang berfungsi untuk mengakomodasi kegiatan
manusia. Dalam pengertian ini, segala sesuatu yang berkaitan dengan sebaran objek
dalam ruang dapat disoroti dari berbagai ukuran, antara lain pola, struktur, proses,
asosiasi, dan kecenderungan.
Pendekatan keruangan menganalisis gejala atau fenomena geografis
berdasarkan penyebarannya dalam ruang. Menekankan eksistensi ruang sebagai
penekanan.
Dalam mengkaji fenomena geografi dapat menggunakan 3 subtopik dari
pendekatan keruangan, yaitu:
a) Pendekatan Topik
Pendekatan ini digunakan untuk mengkaji masalah/fenomena geografi
dari topik tertentu yang menjadi pusat perhatian, misalnya tentang wabah
penyakit di suatu wilayah dengan cara mengkaji:
- Penyebab wabah penyakit (misal : virus atau bakteri)
- Media penyebarannya
- Proses penyebaran
- Intensitasnya
- Interelasinya dengan gejala-gejala lain di sekitarnya.
Dengan pendekatan tersebut akan dapat diperoleh gambaran awal dari
wabah penyakit yang terjadi.
b) Pendekatan Aktivitas
Pendekatan ini mengkaji fenomena geografi yang terjadi dari berbagai
aktivitas yang terjadi. Misalnya hubungan mata pencaharian penduduk dengan
persebaran dan interelasinya dengan gejala-gejala geosfer.
c) Pendekatan Regional
Pendekatan ini mengkaji suatu gejala geografi dan menekankan pada
region sebagai ruang tempat gejala itu terjadi. Region adalah suatu wilayah di
permukaan bumi yang memiliki karakteristik tertentu yang khas.
Contoh penggunaan pendekatan keruangan adalah perencanaan pembukaan
lahan untuk daerah permukiman yang baru. Data-data yang perlu diketahui untuk
keperluan tersebut terutama yang menyangkut keadaan lokasi, antara lain ketinggian
tempat, kemiringan lereng, jenis tanah, dan keadaan air tanah. Hal itu karena
keadaan fisik lokasi tersebut akan berpengaruh terhadap tingkat adaptasi manusia
yang akan menempatinya.
(2) Kelingkungan (Ekologi)
Pendekatan ekologi dalam analisis geografi menekankan pada interaksi dan
interdependensi antarmanusia dengan lingkungan hidupnya. Pendekatan ekologi
RPP Geografi SMA

menganalisis keterkaitan antara fenomena geosfer tertentu dengan variable


lingkungan. Berpusat pada interelasi kehidupan manusia dengan lingkungan fisiknya
yang membentuk sistem keruangan atau ekosistem.
Lingkungan geografi pengertiannya sama dengan lingkungan hidup. Interaksi
dan interdepedensi adalah fungsi-fungsi dalam sistem sebagai ekogeografi.
Ekogeograi bersifat antroposentris. Artinya, lingkungan alam sudah termasuk dalam
kehidupan manusia, sebaliknya manusia merupakan bagian dari lingkungan hidup.
Antar komponen saling berpengaruh serta memenuhi persyaratan kesesuaian suatu
kehidupan yang berlangsung secara lestari dan optimal di suatu habitat tertentu.
Dalam kaitannya dengan kajian dampak lingkungan, kondisi lingkungan
dievaluasi melalui penilaian (analisis) dampak lingkungan atau studi evaluasi
lingkungan. Apabila sudah diambang batas perlu diketahui tindakan pemulihan dan
rencana pemantauan lingkungan. Upaya lebih lanjut untuk mengintervensi alam
lingkungan adalah dengan membuat perencanaan pemantauan sumber daya alam.
Pemantauan ini bertujuan agar sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara lestari,
optimal, serasi, dan seimbang.
Kemampuan manusia dalam memanfaatkan lingkungannya untuk berbagai
aktivitas kehidupan merupakan contoh pendekatan ekologi. Misalnya, manusia yang
bertempat tinggal di pantai memiliki aktivitas yang berbeda dengan manusia yang
tinggal di daerah pegunungan.
(3) Kompleks Wilayah
Pendekatan kompleks wilayah merupakan integrasi dari pendekatan
keruangan dengan pendekatan ekologi. Pendekatan kompleks wilayah menganalisis
gejala atau fenomena dengan menggunakan analisis keruangan dan kelingkungan.
Permasalahan yang terjadi disuatu wilayah tidak hanya melibatkan elemen di
wilayah itu, tetapi dengan elemen di wilayah lain.
Pendekatan ini menekankan pada kompleksitas gejala dari eksistensi wilayah.
Analisis geografi dalam pendekatan kompleks wilayah mempelajari fenomena atau
kejadian berdasarkan hubungan aspek-aspek suatu wilayah tertentu yang berkaitan
dengan wilayah lainnya. Artinya, permasalahan yang dikaji dalam pendekatan
kompleks wilayah adalah permasalahan keruangan kompleks antarwilayah yang
tidak dapat diselesaikan dengan hanya pada satu ruang wilayah tertentu. Contohnya
adalah permasalahan bencana banjir.
Untuk mengatasi masalah banjir, tidak mungkin yang diatasi hanya daerah yang
terkena banjir saja. Masalah banjir tidak akan selesai bila hanya daerah banjir yang
diselesaikan masalahnya. Hal ini disebabkan daerah banjir terkait dengan sistem DAS
(Daerah Aliran Sungai). Jadi, untuk mengatasi permasalahan banjir, suatu sistem DAS
yang mencakup banyak wilayah harus diperhatikan, yaitu wilayah bawah (dataran
rendah), wilayah tengah (hilir), dan wilayah atas (hulu).

RPP Geografi SMA

EVALUASI
Pilihlah jawaban yang tepat dari pernyataan dibawah ini pada kolom.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

7.
8.

9.
10.

11.
12.
13.

Korologi
Persebaran
Deskripsi
Interelasi
Keruangan
Kelingkungan
Kewilayahan (Kompleks Wilayah)

Penjelasan lebih jauh tentang gejala-gejala yang diselidiki atau di pelajari disebut
prinsip ... .
Keterkaitan antara gejala satu dengan gejala lainnya dalam suatu ruang tertentu
merupakan prinsip ... .
Gejala, fakta dan masalah geografi ditinjau penyebaranya, interelasinya dan
interaksinya dalam ruang disebut sebagai prinsip ... .
Setiap gejala dan fakta di permukaan bumi tersebar secara tidak merata antara
suatu wilayah dengan wilayah lainnya merupakan prinsip ... .
Penduduk Pulau Jawa lebih banyak jika dibandingkan dengan penduduk pulau
lainnya di Indonesia. Fenomena ini berkaitan ereat dengan prinsip ... .
Penebangan hutan secara liar di berbagai tempat dapat menyebabkan makin
berkurangnya daerah resapan air dan berkurangnya debit air pada musim
kemarau. Fenomena ini sesuai dengan prinsip ... .
Penjelasan sebab-sebab interaksi dan interelasi antar fenomena atau gejala
geografi menggunakan prinsip ... .
Pada suatu wilayah pegunungan, ada yang sebagian dimanfaatkan untuk kawasan
budi daya dan adapula yang sebagian dimanfaatkan untuk kawasan lindung. Hal
ini sesuai dengan prinsip ... .
Indonesia terbagi menjadi tiga daerah waktu. Prinsip geografi yang sesuai dengan
fenomena tersebut adalah prinsip ... .
Variasi curah hujan mengakibatkan perbedaan jenis tanaman yang tumbuh di
setiap wilayah. Prinsip geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah
prinsip ... .
Tiga pendekatan yang digunakan untuk menganalisis berbagai gejala di
permukaan bumi yaitu ... , ... , dan ... .
Menganalisis keterkaitan kehidupan manusia dengan lingkungan fisiknya yang
membentuk suatu sistem keruangan atau ekosistem menggunakan pendekatan ... .
Menganalisis gejala atau fenomena geografis berdasarkan penyebarannya dalam
ruang menggunakan pendekatan ... .

RPP Geografi SMA

14.
15.

16.
17.
18.
19.

20.

Menganalisis suatu gejala dengan menggunakan analisis keruangan dan


kelingkungan merupakan metode pendekatan ... .
Keanekaragaman matapencaharian penduduk di daerah dataran rendah, pantai
maupun daerah pegunungan dapat dianalisis dengan menggunakan pendekatan ...
.
Pemanasan global adalah fenomena geosfer yang terjadi secara menyeluruh di
bumi. Untuk menganalisis fenomena tersebut menggunakan pendekatan ... .
Pendekatan yang meninjau manusia sebagai suatu subjek pada kesatuan ruang
adalah pendekatan .... .
Perencanaan pembukaan lahan di suatu wilayah dapat dianalisa dengan
menggunakan pendekatan ... .
Curah hujan yang tinggi di Boyolali menyebabkan terjadinya peristiwa tanah
longsor. Untuk menganalisis fenomena geosfer tersebut menggunakan
pendekatan ... .
Pembalakan liar hutan di Taman Nasional Gunung Leuser telah mengakibatkan
banjir bandang dan tanah longsor yang menimbulkan kerusakan alam dan
merugikan kehidupan makhluk hidup di sekitarnya, pendekatan geografi untuk
membahas fenomena tersebut adalah pendekatan ... .

RPP Geografi SMA

KUNCI JAWABAN

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.

C
D
A
B
B
D
C
B
A
B
E, F, dan G
F
E
G
E
F
F
E
F
G

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Pengetahuan Dasar Geografi

Pertemuan Ke-

:4

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan yang dapat berfikir
ilmiah dan mampu meneliti tentang lingkungannya.
2.1 Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
3.1 Memahami pengetahuan dasar geografi dan terapannya dalam kehidupan
sehari-hari.
RPP Geografi SMA

4.1

Menyajikan contoh penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan


sehari-hari dalam bentuk tulisan.

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Esa berupa
peninggalan ilmu pengetahuan geografi.
2.
Menunjukkan sikap aktif dalam mempelajari pengetahuan dasar geografi.
3.
Menunjukkan sikap peduli terhadap pengetahuan dasar geografi.
4.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
5.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
6.
Mengidentifikasi aspek geografi.

IV.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.
Menunjukkan sikap peduli terhadap pengetahuan dasar geografi.
2.
Menunjukkan sikap aktif dalam mempelajari pengetahuan dasar geografi.
3.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
4.
Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
5.
Mendeskripsikan penerapan pengetahuan dasar geografi pada kehidupan
sehari-hari.
6.
Melaporkan penerapan pengetahuan dasar geografi dalam kehidupan seharihari.

V.

VI.

VII.

VIII.

Materi Ajar

Aspek geografi
Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Tebak Kata
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

RPP Geografi SMA

Deskripsi
Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan

Alokasi
Waktu
10 menit

Inti

Penutup

RPP Geografi SMA

untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Guru memberikan pertanyaan mengenai penelitian
geografi sebagai pertanyaan pembuka untuk
mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa terhadap
materi yang akan dipelajari
Guru menayangkan poin-poin materi aspek geografi
Guru menjelaskan poin-poin materi yang ditayangkan
dengan metode ceramah dan siswa menyimak dengan
menggunakan buku sebagai referensi tambahan, siswa
diperkenankan untuk membuat catatan mengenai
materi yang disampaikan
Guru
mempersilahkan
siswa
bertanya
dan
mengemukakan pendapat setelah materi disampaikan
Guru memberikan kepada siswa lain untuk menjawab
pertanyaan siswa yang telah diajukan
Guru melengkapi dan mengklarifikasi jawaban siswa
Guru mempersilahkan siswa untuk membaca kembali
materi yang telah disampaikan dari buku sumber dan
catatan
Guru menyiapkan kartu pertanyaan
Guru memberitahukan sistematika permainan
Guru menawarkan kepada siswa untuk menjadi
pembaca pertanyaan dan memimpin berjalannya
permainan
Siswa membacakan pertanyaan dan siswa lain berebut
untuk menjawab pertanyaan. Siswa yag berhasil
menjawab pertanyaan akan mendapatkan nilai 1 poin.
Pemenangnya adalah siswa dengan poin tertinggi.
Guru bertindak sebagai pengawas dan pengarah
selama permainan berjalan.
Guru memberikan reward kepada siswa pemenang
Guru mengkondisikan kelas kembali dan membagikan
pertanyaan kepada siswa
Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai
materi yang telah dipelajari
Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang
akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

110 menit

15 menit

IX.

X.

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Non-Tertulis
- Bentuk
: Penilaian sikap

XI.

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Internet
Ensiklopedia Geografi
Power point tentang aspek-aspek geografi
Alat dan Bahan Pembelajaran
Papan tulis
Spidol
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

MATERI AJAR

ASPEK GEOGRAFI
Geografi merupakan ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan geosfer
dengan sudut pandang keruangan, kelingkungan, dan kompleks wilayah. Aspek yang
dipelajari meliputi aspek fisik dan aspek manusia.
(1)
Aspek Fisik
Aspek fisik berupa keadaan alam secara nyata dan bersifat tidak dinamis. Akan
tetapi, keadaan alam ini mengalami perubahan walaupun tidak secepat perubahan
keadaan manusia. Keadaan alam meliputi lingkungan alam dan bentang alam. Pada
lingkungan alam tercakup unsur proses dan unsur fisik.
Unsur proses meliputi proses erosi, sedimentasi, sirkulasi air, gejala-gejala
vulkanisme dan lain sebagainya.
Unsur fisik terdiri dari fisik, topologi, dan biotik. Unsur fisik meliputi iklim,
air, dan tanah. Unsur topologi terdiri dari luas, letak, dan bentuk. Unsur
biotik meliputi flora, fauna dan organisme.
(2)

Aspek Manusia
Aspek manusia berupa keadaan manusia. Kadaan manusia mengalami
perubahan yang lebih cepat dan dinamis. Keadaan manusia meliputi lingkungan
sosial, bentang alam budi dayaa, dan masyarakat.
Lingkungan sosial berupa faktor-faktor kebiasaan, hukum, dan kepercayaan.
Bentang alam budi daya berupa hutan buatan, danau buatan, perkebunan, dan
persawahan. Lingkungan geografi sangat berpengaruh terhadap pemusatan
penduduk, sebaran penduduk, perilaku dan kebudayaan serta hubungannya dengan
keadaan alam sekitarnya.

Aspek fisik dalam geografi hanya membahas unsur-unsur geosfer yang bersifat
fisik antara lain meliputi tanah, air, iklim dengan segala proses alamiahnya. Aspek sosial
geografi mengambil manusia dengan berbagai gejalanya sebagai objek studi pokok,
seperti aspek kependudukan, aspek aktivitas ekonomi, sosial, budaya, dan politiknya.
Untuk membedakan kedua aspek tersebut, kamu dapat melihat melalui gejalagejala geosfer dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, terjadinya perubahan musim,
gempa bumi, meletusnya gunung berapi, pola pengaliran sungai, dan lain-lain
merupakan aspek fisik geografi. Sedangkan yang mengangkut aspek manusianya antara
lain, mobilitas penduduk, urbanisasi, masyarakat kota dengan kegiatan industri dan
perdagangannya, kegiatan pertanian di desa, dan lain sebagainya.
Kedua aspek geografi tersebut tidak dibahas sendiri-sendiri, melainkan saling
berhubungan (korelasi) membentuk berbagai gejala dan fenomena di permukaan bumi
yang tidak terlepas dari kegiatan alam dan manusia secara bersama-sama serta saling
RPP Geografi SMA

mempengaruhi. Misalnya, ketersediaan air tanah tergantung pada banyak sedikitnya


peresapan air ke dalam tanah. Hal ini dipengaruhi oleh jenis batuan dan jenis
penutupan lahan. Jenis penutupan lahan sangat tergantung pada aktivitas manusia
dalam mengolah lahan. Jika lahan banyak ditutup oleh tembok-tembok karena kegiatan
industri atau permukiman maka kesempatan tanah untuk menyerap air sangat sedikit
dan akibatnya cadangan air tanah akan berkurang. Contoh lain, kegiatan pertanian di
dataran rendah lebih mengandalkan pertanian sawah (lahan basah) karena banyak
tersedia air, sedangkan di pegunungan, penduduk lebih banyak mengusahakan
perkebunan atau pertanian lahan kering karena lebih mengandalkan hujan sebagai
sumber airnya.
Geografi dibedakan menjadi dua, yaitu geografi fisik dan geografi manusia.
Geografi fisik mempelajari mengenai aspek-aspek fisik seperti relief bumi, struktur
batuan, air, cuaca dan iklim, serta flora dan fauna. Geografi manusia mempelajari aspekaspek sosial, antara lain politik, ekonomi, sosial dan budaya.

RPP Geografi SMA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
Satuan Pendidikan : SMA
Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Langkah Penelitian Geografi

Pertemuan Ke-

:5

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan yang dapat berfikir
ilmiah dan mampu meneliti tentang lingkungannya.
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
2.1 Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab sebagai makhluk yang dapat
berfikir ilmiah.
RPP Geografi SMA

3.2
4.2

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

IV.

V.

VI.

VII.

Menganalisis langkah-langkah penelitian geografi terhadap fenomena


geosfera.
Menyajikan contoh penerapan langkah-langkah penelitian geografi dalam
bentuk laporan observasi lapangan.

Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan YME berupa proses


penciptaan alam semesta
Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menunjukkan sikap berpikir ilmiah dan peduli terhadap kelestarian
lingkungan sekitar
Menunjukkan sikap jujur dan tanggung jawab dalam mengerjakan tugastugas dari pembelajaran geografi
Mampu berpikir secara ilmiah dan meneliti tentang kondisi fisik
lingkungannya
Memahami tentang sifat studi geografi
Memahami berbagai macam pendekatan analisis studi geografi

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.
Menanamkan pemahaman siswa tentang hakikat ilmu dalam konteks
penelitian geografi.
2.
Membina kemampuan siswa dalam memahami dan menanamkan kepedulian
terhadap permasalahan dan pemecahannya melalui penelitian geografi.
3.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi
4.
Menunjukan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi
5.
Membimbing siswa dalam memahami tentang sifat studi geografi
6.
Membimbing siswa dalam memahami berbagai macam pendekatan analisis
studi geografi
Materi Ajar

Sifat studi geografi

Pendekatan analisis studi geografi


Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
RPP Geografi SMA

Strategi
Metode
VIII.

: Cooperative snowball throwing


: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi

Inti

Penutup

RPP Geografi SMA

Alokasi
waktu
10 menit

Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilakan salah satu siswa memimpin doa
Tanya jawab materi sebelumnya mengenai pengetahuan
dasar geografi
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power
point
Menayangkan gambar fenomena-fenomena alam yang 60 menit
berhubungan dengan geografi
Guru menjelaskan materi mengenai Langkah Penelitian
Geografi secara keseluruhan
Siswa mendapatkan penjelasan tentang proses
pelaksanaan metode snowball throwing
Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok yang beranggotakan
5-6 orang
Setelah membentu kelompok, Guru memanggil masingmasing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan
ulang tentang materi dan menyajikan satu makalah
penelitian tentang Pengaruh Limbah B3 (Bahan
Berbahaya Dan Beracun) Terhadap Lingkungan dan
Cara Penanggulangannya
Masing-masing
ketua
kelompok
kembali
ke
kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan
materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya
Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar
kertas kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja
yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh
ketua kelompok
Kemudian kertas tersebut dibuat seperti bola dan
dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama 15
menit
Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan
kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan
yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut
secara bergantian.
Klarifikasi/kesimpulan siswa dibantu oleh guru 20 menit
menyimpulkan materi mengenai langkah-langkah dalam
penelitian geografi
Evaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan

Kegiatan

Deskripsi

IX.

pembelajaran
Siswa melakukan refleksi tentang pelaksanaan
pembelajaran
Siswa membuat tugas untuk menganalisis tentang
pendekatan studi geografi apa saja yang ada
berdasarkan makalah penelitian mengenai Pengaruh
Limbah B3 (Bahan Berbahaya Dan Beracun) Terhadap
Lingkungan dan Cara Penanggulangannya.
Mengucapkan salam

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: 1. Lembar pengamatan kerja kelompok
2. Soal Essay

X.

XI.

Alokasi
waktu

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Power point tentang Sifat studi geografi dan pendekatan analisis studi
geografi
Alat Belajar
Papan tulis
Spidol
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

Materi Ajar
Sifat Studi Geografi
Menurut Von Rithoffen dalam Geografi yang dikaji adalah berupa studi tentang
gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan
letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala dan
sifat tersebut.
Langkah-Langkah Penelitian Geografi
Hal-hal yang harus dikuasai oleh orang-orang yang berkecimpung dalam
penelitian geografi antara lain observasi lapangan, membuat dan menggunakan
berbagai peta, menggunakan dan menyusun suatu dokumentasi, menyusun dan
membuat model, dan lain-lainnya.
Langkah-langkah penelitian geografi pelaksanaannya sebagai berikut :
a.
Perumusan dan pernyataan masalah penelitian.
b.
Perumusan dan tujuan penelitian.
c.
Penyusunan hipotesis penelitian.
d.
Penentuan populasi dan penarikan sampel.
e.
Teknik pengumpulan data.
f.
Analisis dan interpretasi data.
g.
Penarikan kesimpulan hasil penelitian.
Pendekatan Penelitian Geografi
Dalam geografi terpadu, para ahli geografi tidak hanya memfokuskan
kajiannya pada objek material, tetapi lebih menekankan pada sudut pandang
keilmuannya. Menurut Peter Hagget untuk menemukan masalah geografi, maka
digunakan tiga bentuk pendekatan, yaitu pendekatan keruangan, pendekatan
ekologi, dan pendekatan kompleks wilayah.
1. Pendekatan Keruangan
Fenomena geografi berbeda dari wilayah yang satu dengan wilayah yang lain dan
mempunyai pola keruangan/spasial tertentu (spatial structure). Tugas para ahli
geografi adalah menjawab pertanyaan mengapa pola keruangan dari fenomena geografi
tersebut
terstruktur seperti itu, dan bagaimana terjadinya (spatial process). Berdasarkan
perbedaan
ini timbul interaksi antarwilayah dalam bentuk adanya pergerakan manusia, barang
dan jasa. Tema analisis keruangan merupakan ciri utama dari geografi, selain itu,
analisis keruangan juga paling kuat kemampuannya untuk melakukan perumusan
(generalisasi) dalam rangka menyusun teori. Misal, contoh konkret penggunaan
RPP Geografi SMA

pendekatan keruangan untuk mengkaji antara tingkat kemiringan lereng, jenis tanah,
dan vegetasi dengan terjadinya erosi.
2. Pendekatan Ekologi
Analisis ekologi memandang rangkaian fenomena dalam satu kesatuan ruang.
Fenomena geografi membentuk suatu rangkaian yang saling berkaitan di dalam sebuah
sistem, dengan manusia sebagai unsur utamanya. Memang benar bahwa tanpa manusia
pun proses alam tetap berlangsung dalam keseimbangan yang serasi. Justru
dengan campur tangan manusia maka keseimbangan kadang-kadang menjadi
terganggu dan bahkan sampai ke tingkat yang mengkhawatirkan. Tidak mengherankan
bahwa banyak di antara para ahli geografi memasukkan analisis ekologi sebagai salah
satu analisis geografi yang penting di samping analisis geografi lainnya.
Analisis ekologi ini banyak digunakan dalam kehidupan manusia, antara lain
untuk mengkaji siklus hidrologi, siklus erosi, pengelolaan DAS, serta pengelolaan
lingkungan dan sumber daya. Kelemahan analisis ekologi terletak pada kekuatan
perumusan yang lebih kecil dibanding dengan analisis keruangan. Sebagai akibatnya,
kekuatan untuk membuahkan teori pun lebih kecil pula dan keunggulannya terletak
pada fokus yang lebih besar terhadap masalah lingkungan.
Pada saat ini, data keruangan tersedia dalam format SIG atau
format-format yang kompatibel dengan SIG. Untuk bidang/disiplin ilmu lain yang
berbeda dan menghasilkan berbagai data spasial, dapat dipresentasikan hasilhasil
kerjanya (output) dalam bentuk SIG. Analisis keruangan dapat dijadikan alat
komunikasi antarberbagai disiplin ilmu, sekaligus merupakan sarana pertukaran data
yang efektif.
Edi Prahasta, 2002 : 8 InfoGeo 10 Geografi SMA/MA Kelas X PRODUCTIVITY
3. Pendekatan Kompleks Wilayah
Analisis kompleks wilayah merupakan perpaduan antara analisis keruangan
dan analisis ekologi. Kelemahan analisis kompleks wilayah adalah kurang jelasnya
struktur serta fokus yang berorientasi pada masalah. Keunggulannya terletak
pada fungsinya sebagai sintesis yang memungkinkan pemahaman secara holistik
dan komprehensif atas wilayah. Hal ini sangat diperlukan di dalam pengelolaan
lingkungan dan sumber daya. Pendekatan kompleks wilayah sebagai salah satu
analisis geografi antara lain dikemukakan oleh Hartshorne (1939), Luckermann (1964),
Broek (1965), Mitchell (1979), dan Hagget (1983).

RPP Geografi SMA

Tujuan pembelajaran Geografi meliputi tiga aspek, yaitu pengetahuan,


keterampilan, dan sikap.
a. Pengetahuan
1) Mengembangkan konsep dasar Geografi yang berkaitan dengan pola keruangan dan
proses-prosesnya.
2) Mengembangkan pengetahuan sumber daya alam, peluang, dan keterbatasannya
untuk dimanfaatkan.
1) Mengembangkan konsep dasar Geografi yang berhubungan denganlingkungan
sekitar dan wilayah negara/dunia.
b. Keterampilan
1) Mengembangkan keterampilan mengamati lingkungan fisik, lingkungan sosial, dan
lingkungan binaan.
2) Mengembangkan keterampilan mengumpulkan, mencatat data, dan informasi yang
berkaitan dengan aspek-aspek keruangan.
3) Mengembangkan keterampilan analisis, sintesis, kecenderungan, dan hasil-hasil
dari interaksi berbagai gejala geografis.
c. sikap
1) menumbuhkan kesadaran terhadap perubahan fenomena geografi yang terjadi di
lingkungan sekitar
2) mengembangkan sikap melindungi dan tanggung jawab terhadap kualitas
lingkungan hidup
3) mengembangkan kepekaan terhadap permasalahan dalam hal pemanfaatan sumber
daya
4) Mengembangkan sikap toleransi terhadap perbedaan sosial budaya
5) Mewujudkan rasa cinta tanah air dan persatuan bangsa.

RPP Geografi SMA

Evaluasi
Diskusi
Analisislah tentang pendekatan studi geografi apa saja yang ada didalam
makalah penelitian mengenai Pengaruh Limbah B3 (Bahan Berbahaya Dan Beracun)
Terhadap Lingkungan dan Cara Penanggulangannya.
Catatan: Analisis diketik dengan menggunakan huruf Times New Roman, 12,
spasi 1,5, print-out kertas A4, maksimal 10 lembar.

Soal Uraian
1. Bagaimanakah sifat studi gografi itu?
2. Sebutkan langkah-langkah apa saja yang mesti dilakukan dalam penelitian geografi.
3. Sebutkan contoh konkret penggunaan pendekatan keruangan yang kalian ketahui.
4. Sebutkan dan jelaskan 3 asek yang terdaat dalam penelitian geografi.
5. Carilah berita dari berbagai media massa tentang contoh peristiwa yang ada
kaitannya dengan pendekatan kelingkungan.

Kunci Jawaban
1. Menurut Von Rithoffen dalam Geografi yang dikaji adalah berupa studi tentang
gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun
berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara
gejala-gejala dan sifat tersebut
2. Langkah-langkah penelitian geografi pelaksanaannya sebagai berikut :
a.
Perumusan dan pernyataan masalah penelitian.
b.
Perumusan dan tujuan penelitian.
c.
Penyusunan hipotesis penelitian.
d.
Penentuan populasi dan penarikan sampel.
e.
Teknik pengumpulan data.
f.
Analisis dan interpretasi data.
g.
Penarikan kesimpulan hasil penelitian.
3. contoh konkret penggunaan pendekatan keruangan untuk mengkaji antara tingkat
kemiringan lereng, jenis tanah, dan vegetasi dengan terjadinya erosi.
RPP Geografi SMA

4. Tujuan pembelajaran Geografi meliputi tiga aspek, yaitu pengetahuan,


keterampilan, dan sikap.
a. Pengetahuan
Mengembangkan konsep dasar Geografi yang berkaitan dengan pola
keruangan dan proses-prosesnya.
Mengembangkan pengetahuan sumber daya alam, peluang, dan
keterbatasannya untuk dimanfaatkan.
Mengembangkan
konsep
dasar
Geografi
yang
berhubungan
denganlingkungan sekitar dan wilayah negara/dunia.
b. Keterampilan
Mengembangkan keterampilan mengamati lingkungan fisik, lingkungan
sosial, dan lingkungan binaan.
Mengembangkan keterampilan mengumpulkan, mencatat data, dan
informasi yang berkaitan dengan aspek-aspek keruangan.
Mengembangkan keterampilan analisis, sintesis, kecenderungan, dan hasilhasil dari interaksi berbagai gejala geografis.
c. sikap
menumbuhkan kesadaran terhadap perubahan fenomena geografi yang
terjadi di lingkungan sekitar
mengembangkan sikap melindungi dan tanggung jawab terhadap kualitas
lingkungan hidup
mengembangkan kepekaan terhadap permasalahan dalam hal pemanfaatan
sumber daya
Mengembangkan sikap toleransi terhadap perbedaan sosial budaya
Mewujudkan rasa cinta tanah air dan persatuan bangsa.
5. Pendekatan geografi dibedakan menjadi tiga, yaitu pendekatan keruangan,
kelingkungan dan kompleks wilayah. Pendekatan tersebut digunakan sesuai dengan
fenomena yang dipelajari. Fenomena yang terkait dalam kajian ini adalah bencana
tanah longsor yang terjadi di Gunung Leuser, Aceh. Tanah longsor yang terjadi
disebabkan oleh kerusakan hutan akibat penebangan liar sehingga hutan menjadi
gundul. Hutan tidak berfungsi sebagai daerah resapan sehingga memicu terjadinya
tanah longsor. Bencana ini merupakan bencana ekologis yang merusak lingkungan.

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
Satuan Pendidikan : SMA
Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Langkah Penelitian Geografi

Pertemuan Ke-

:6

I.

Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan yang dapat berfikir
ilmiah dan mampu meneliti tentang lingkungannya.
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
2.1 Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab sebagai makhluk yang dapat
berfikir ilmiah.
RPP Geografi SMA

3.2
4.2

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

IV.

V.

Menganalisis langkah-langkah penelitian geografi terhadap fenomena


geosfera.
Menyajikan contoh penerapan langkah-langkah penelitian geografi dalam
bentuk laporan observasi lapangan.

Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan YME berupa proses


penciptaan alam semesta
Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menunjukkan sikap berpikir ilmiah dan peduli terhadap kelestarian
lingkungan sekitar
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi
Mampu menganalisis dan berpikir secara ilmiah tentang kondisi fisik
lingkungannya
Menanamkan pemahaman siswa tentang perkembangan pengetahuan, ilmu
dalam konteksitas metodologi penelitian
membimbing siswa untuk memahami macam-macam teknik pengumpulan
data geografi

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.
Menanamkan pemahaman siswa tentang hakikat ilmu dalam konteks
penelitian geografi.
2.
Membina kemampuan siswa dalam memahami dan menanamkan
kepedulian terhadap permasalahan dan pemecahannya melalui penelitian
geografi.
3.
Menunjukkan sikap jujur dan tanggung jawab dalam mengerjakan tugastugas dari pembelajaran geografi
4.
Mampu menganalisis dan berpikir secara ilmiah dalam meneliti tentang
kondisi fisik lingkungannya
5.
Mengembangkan kemampuan siswa dalam menganalisis data baik, gejala
alam dan social sebagai fenomena geografi dengan menggunakan
pendekatan yang tepat melalui pertimbangan ilmiah.
6.
memahami macam-macam teknik pengumpulan data geografi
Materi Ajar

Metode analisis Geografi


Teknik pengumpulan data geografi

RPP Geografi SMA

VI.

VII.

VIII.

Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Cooperative tallking stick
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi

Inti

Penutup

RPP Geografi SMA

Alokasi
waktu
10 menit

Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilakan salah satu siswa memimpin doa
Tanya jawab materi sebelumnya mengenai langaklangkah penelitian geografi
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power
point
Siswa mendapatkan penjelasan tentang proses 110
pelaksanaan metode tallking stick
menit
Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok yang beranggotakan
5-6 orang (kelompok kemarin/awal)
Setelah membentu kelompok, Guru menjelaskan sedikit
mengenai materi lanjutan tentang metode dan teknik
pengumpulan data geografi.
Kemudian masing-masing kelompok diminta untuk
mendiskusikan
mengenai
metode
dan
teknik
pengumpulan data apa yang digunakan dari makalah
penelitian tentang Pengaruh Limbah B3 (Bahan
Berbahaya Dan Beracun) Terhadap Lingkungan dan
Cara Penanggulangannya
Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada
kelompok yang terpilih, setelah itu guru memberikan
pertanyaan dan kelompok yang memegang tongkat
tersebut harus menjawabnya, demikian seterusnya
sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk
menjawab setiap pertanyaan dari guru secara
bergantian

Guru menyimpulakan keseluruhan materi mengenai 15 menit


langkah-langkah dalam penelitian geografi
Evaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan
pembelajaran
Siswa melakukan refleksi tentang pelaksanaan
pembelajaran

Kegiatan

Deskripsi

IX.

Siswa diberi tugas mencari artikel dan membuat resume


dari suatu penelitian yang bersifat kelingkungan
Mengucapkan salam

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: 1. Hasil diskusi
2. Soal Essay

X.

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Power point tentang Metode analisis Geografi dan Teknik pengumpulan data
geografi

XI.

Alokasi
waktu

Alat Belajar
Papan tulis
Spidol
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

Materi Ajar
Teknik Pengumpulan Data Geografi
1. Teknik Pengumpulan Data Langsung
Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalaui pengamatan dan
pencatatan gejala-gejala yangb tampak pada obyek penelitian yang
pelaksanaannya langsung pada tempat dimana suatu peristiwa, keadaan atau
situasi yangb sedang terjadi. Peristiwa atau keadaan yang sedang terjadi itu
dapat di buat dan dapat pula yang sebenarnya. Sedangkan pengamatan dapat
dilakukan dengan atau tanpa bantuan alat.
2. Observasi Tidak Langsung
Merupakan teknik Pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan dan
pencatatan gejala-gejala yang tampak pada obyek penelitian yang pelaksanaanya
tidak langsung ditempat atau pada saat peristiwa, keadaan atau situasi itu
terjadi. Peristiwa, keadaan atau situasi itu dapat yang sengaja dibuat atau dapat
pula yang sebenarnya. Sedang pengamatannya dapat dilakukan dengan atau
tanpa alat.
3. Teknik Komonikasi Langsung
Merupakan Teknik Pengumpulan Data yang mengharuskan seorang peneliti
mengadakan kontak langsung secara lisan atau tatap muka (face to face) dengan
sumber data, baik da;lam situasi yang sebenarnya maupun dalam situasi yang
sengaja di buat untuk keperluan tersebut.
4. Teknik Komonikasi Tidak Langsung
Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengadakan
hubungan tidak langsung atau dengan perantaraan alat, baik berupa alat yang
sudah tersedia maupun alat khusus yang di buat untuk keperluan itu.
5. Teknik Pengukuran
Merupakan Teknik Pengumpulan data yasng bersifat

kuantitatif untuk

mengetahui tingkat atau derajat aspek tertentu di bandingkan dengan norma


tertentu pula sebagai satuan ukur yang relevan. Misalnya berat dengan gram,
ons, koligram. Panjang dengan mm, cm, m, hm, km dan lain-lain.

RPP Geografi SMA

6. Teknik Studi Dokumenter/ Bibliographis


Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakuakan dengan katagorisasi dan
klasifikasi bahan-bahan tertulis yang berhubungan dengan masalah penelitian,
baik dari sumber dokumen maupun buku- buku, Koran, majalah dan lain-lain.
Penggunaan teknik-teknik di atas sangat tergantung pada alat yang di
pergunakan, walaupun setiapa teknik terdapat juga kriteria yang bersifat umum. Untuk
itu sebelum mengemukakan tentang cara penggunaanya, di bawah ini akan
mengemukakan beberapa jenis alat yang relevan dengan setiap teknik tersebut:
Untuk teknik observasi langsung dan tidak langsung dapat digunakan alat
pengumpul data sebagai berikut :
a)

Catatan anekdot ( anecdotal record).

b)

Catatan berkala (incidental record).

c)

Daftar cek (chek list).

d)

Skala nilai (rating skala).

e)

Peralatanm mekanis (mechanical devices).

Untuk Teknik komonikasi digunakan alat berupa intervew atau wawancara.


Untuk Teknik komunikasi tidak langsung dipergunakan alat berupa kuesioner atau
angket.
Untuk teknik pengumpulan data di pergunakan berbagai jenis alat pengumpulan
data antara lain:
a)

Timbangan

b)

Gelas ukur

c)

Thermometer atau barometer

d)

Berbagai jenis test

e)

Dan lain-lain

Untuk teknik studi dokumenter dapat dipergunakan alat pengumpul data berupa
gambar atau catatancatatan khusus yang dihimpun menurut klasifikasi permasalahan
masing-masing. Di dalam setiap catatan tidak hanya dicatat materinya , akan tetapi juga
dicantumkan sumbernya lengkap dengan bab dan halaman serta dari mana sumber itu
diperoleh

RPP Geografi SMA

Evaluasi
Soal Essay
1. Sebutkan dan jelaskan macam-macam Teknik pengumpulan data geografi !
2. Jenis alat apa saja yang digunakan dalam teknik pengumpulan data ?
3. Sebutkan alat pengumpul datadapat digunakan untuk teknik observasi langsung
dan tidak langsung !

Kunci Jawaban
1. Macam-macam teknik pengumpulan data geografi
Teknik Pengumpulan Data Langsung
Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalaui pengamatan
dan pencatatan gejala-gejala yangb tampak pada obyek penelitian yang
pelaksanaannya langsung pada tempat dimana suatu peristiwa, keadaan
atau situasi yangb sedang terjadi. Peristiwa atau keadaan yang sedang
terjadi itu dapat di buat dan dapat pula yang sebenarnya. Sedangkan
pengamatan dapat dilakukan dengan atau tanpa bantuan alat.
Observasi Tidak Langsung
Merupakan teknik Pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan
dan pencatatan gejala-gejala yang tampak pada obyek penelitian yang
pelaksanaanya tidak langsung ditempat atau pada saat peristiwa, keadaan
atau situasi itu terjadi. Peristiwa, keadaan atau situasi itu dapat yang sengaja
dibuat atau dapat pula yang sebenarnya. Sedang pengamatannya dapat
dilakukan dengan atau tanpa alat.
Teknik Komonikasi Langsung
Merupakan Teknik Pengumpulan Data yang mengharuskan seorang peneliti
mengadakan kontak langsung secara lisan atau tatap muka (face to face)
dengan sumber data, baik da;lam situasi yang sebenarnya maupun dalam
situasi yang sengaja di buat untuk keperluan tersebut.
Teknik Komonikasi Tidak Langsung
Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengadakan
hubungan tidak langsung atau dengan perantaraan alat, baik berupa alat
yang sudah tersedia maupun alat khusus yang di buat untuk keperluan itu.
Teknik Pengukuran
Merupakan Teknik Pengumpulan data yasng bersifat kuantitatif untuk
mengetahui tingkat atau derajat aspek tertentu di bandingkan dengan norma
RPP Geografi SMA

tertentu pula sebagai satuan ukur yang relevan. Misalnya berat dengan gram,
ons, koligram. Panjang dengan mm, cm, m, hm, km dan lain-lain.
Teknik Studi Dokumenter/ Bibliographis
Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakuakan dengan katagorisasi
dan klasifikasi bahan-bahan tertulis yang berhubungan dengan masalah
penelitian, baik dari sumber dokumen maupun buku- buku, Koran, majalah
dan lain-lain.

2. Untuk teknik pengumpulan data di pergunakan berbagai jenis alat pengumpulan


data antara lain:
a) Timbangan
b) Gelas ukur
c) Thermometer atau barometer
d) Berbagai jenis test
e) Dan lain-lain
3. Untuk teknik observasi langsung dan tidak langsung dapat digunakan alat
pengumpul data sebagai berikut :
a) Catatan anekdot ( anecdotal record)
b) Catatan berkala (incidental record)
c) Daftar cek (chek list)
d) Skala nilai (rating skala)
e) Peralatanm mekanis (mechanical devices)

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengNama Siswa Kerja komunika
Tolera Keakti
sama sikan pennsi
fan
dapat

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
Nilai =
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Mengharg
ai
pendapat
teman

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

NilaiKet.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian Presentasi
Aspek Penilaian
Sistemati
Nama
Komu
Wa
No.
ka
Siswa
ni
wa
penyam
kasi
san
Paian

Keber Antusi
anian as

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
Nilai =
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Gesture
Jumlah Nil
dan
Skor
ai
penampi
lan

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
Satuan Pendidikan : SMA
Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Langkah Penelitian Geografi

Pertemuan Ke-

:7

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan yang dapat berfikir
ilmiah dan mampu meneliti tentang lingkungannya.
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
2.1 Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab sebagai makhluk yang dapat
berfikir ilmiah.
RPP Geografi SMA

3.2
4.2

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
2.
3.
4.
5.
6.

IV.

V.

Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan YME berupa proses


penciptaan alam semesta
Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menunjukkan sikap berpikir ilmiah dan peduli terhadap kelestarian
lingkungan sekitar
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi
Mampu menganalisis dan berpikir secara ilmiah mengenai data-data
geografi
Menerapkan langkah-langkah penelitian geografi dalam bentuk laporan
observasi lapangan

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.
Menanamkan pemahaman siswa tentang hakikat ilmu dalam konteks
penelitian geografi.
2.
Membina kemampuan siswa dalam memahami dan menanamkan
kepedulian terhadap permasalahan dan pemecahannya melalui penelitian
geografi.
3.
Menunjukkan sikap jujur dan tanggung jawab dalam mengerjakan tugastugas dari pembelajaran geografi
4.
memahami macam-macam teknik analisis data geografi
5.
Mengembangkan kemampuan siswa dalam menganalisis data baik, gejala
alam dan social sebagai fenomena geografi dengan menggunakan
pendekatan yang tepat melalui pertimbangan ilmiah.
Materi Ajar

VI.

Menganalisis langkah-langkah penelitian geografi terhadap fenomena


geosfera.
Menyajikan contoh penerapan langkah-langkah penelitian geografi dalam
bentuk laporan observasi lapangan.

Teknik analisis data geografi

Alokasi Waktu
3 x 45 menit

RPP Geografi SMA

VII.

VIII.

Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran


Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Cooperative tallking stick
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan

Deskripsi

Pendahuluan

Inti

Penutup

RPP Geografi SMA

Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilakan salah satu siswa memimpin doa
Tanya jawab materi sebelumnya mengenai Teknik

Alokasi
waktu
10 menit

pengumpulan data geografi

Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power


point
Siswa mendapatkan penjelasan tentang proses 110
pelaksanaan metode tallking stick
menit
Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok yang beranggotakan
5-6 orang (kelompok kemarin/awal)
Setelah membentu kelompok, Guru menjelaskan sedikit
mengenai materi lanjutan tentang teknik analisis data
geografi.
Kemudian masing-masing kelompok diminta untuk
mendiskusikan dan melakukan kegiatan analisis data
dari makalah penelitian tentang Pengaruh Limbah B3
(Bahan Berbahaya Dan Beracun) Terhadap Lingkungan
dan Cara Penanggulangannya
Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada
kelompok yang terpilih, setelah itu guru memberikan
pertanyaan dan kelompok yang memegang tongkat
tersebut harus menjawabnya, demikian seterusnya
sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk
menjawab setiap pertanyaan dari guru secara
bergantian
Klarifikasi/kesimpulan siswa dibantu oleh guru 15 menit
menyimpulkan tentang pentingnya penelitian geografi
yang dilakukan dengan langkah-langkah yang sistematis
Evaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan
pembelajaran
Siswa melakukan refleksi tentang pelaksanaan
pembelajaran

Kegiatan

Deskripsi

IX.

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: 1. Hasil diskusi
2. Soal Essay

X.

XI.

secara kelompok, peserta didik diberi tugas mencoba


melakukan penelitian geografi secara sederhana dengan
langkah-langkah penelitian yang benar
(dikumpulkan minggu yang akan datang)
Mengucapkan salam

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Power point tentang Teknik analisis data geografi
Alat Belajar
Papan tulis
Spidol
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

Alokasi
waktu

Materi Ajar
Pengertian Analisis Data
Dalam penelitian kuantitatif, analisis data merupakan kegiatan setelah data dari
seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Kegiatan dalam analisis data
adalah : mengelompokkan data berdasarkan variable dan jenis responden, mentabulasi
data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data tiap variabel yang
diteliti, melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah, dan melakukan
perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan. Untuk penelitian yang tidak
merumuskan hipotesis, langkah terakhir tidak dilakukan.
Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif menggunakan statistik. Terdapat
beberapa dua macam statistik yang digunakan untuk analisis data dalam penelitian,
yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik inferensial meliputi statistik
parametris dan statistik nonparametris.

Contoh Analisis Data


a. Judul :Pengaruh Kemempuan Kerja dan Motivasi Kerja Karyawan terhadap
Produktivita Kerja di PT. Mitra Raja.
b. Diasumsikan penelitian menggunakan sampel, yang diambil secara straijied
random sampling. Semua instrument penelitian menggunakan skala interval,
sehingga data yang didapat adalah data interval dan statistic yang digunakan
adalah parametris.
c. Rumusan maslah, hipotesis dan teknik statistic yang digunakan untuk menguji
hiopotesis pada judul penelitian Pengaruh Kemampuan dan Motoivasi Kerja
terhadap Produktivitas Kerja
X1 = kemampuan karyawan
X2 = motivasi kerja
Y = produktivitas kerja

RPP Geografi SMA

Evaluasi
Diskusi
Secara kelompok, buatlah suatu penelitian geografi secara sederhana dengan
langkah-langkah penelitian yang benar
Catatan:
Makalah diketik dengan menggunakan huruf Times New Roman, 12, spasi
1,5, print-out kertas A4, minimal 10 lembar.

Soal Uraian
1. Bagaimanakah kegiatan dalam teknik analisis data !
2. Teknik analisis data apa yang digunakan dalam penelitian kuantitatif ?

Kunci jawaban
1. Kegiatan dalam analisis data adalah : mengelompokkan data berdasarkan variable
dan jenis responden, mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh
responden, menyajikan data tiap variabel yang diteliti, melakukan perhitungan
untuk menjawab rumusan masalah, dan melakukan perhitungan untuk menguji
hipotesis yang telah diajukan. Untuk penelitian yang tidak merumuskan hipotesis,
langkah terakhir tidak dilakukan.
2. Teknik analisis data dalam penelitian kuantitatif menggunakan statistik. Terdapat
beberapa dua macam statistik yang digunakan untuk analisis data dalam penelitian,
yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik inferensial meliputi
statistik parametris dan statistik nonparametris.

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengNama Siswa Kerja komunika
Tolera Keakti
sama sikan pennsi
fan
dapat

Mengharg
ai
pendapat
teman

Jumla
h
Skor

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
Nilai =
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
B =
C =
D =

RPP Geografi SMA

80 100
70 79
60 69
60

:
:
:
:

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

NilaiKet.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian Presentasi
Aspek Penilaian
Sistemati
Nama
Komu
Wa
No.
ka
Siswa
ni
wa
penyam
kasi
san
Paian

Keber Antusi
anian as

Gesture
Jumlah Nil
dan
Skor
ai
penampi
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
Nilai =
X 100
Skor Maksimal (20)

A
B
C
D

Kriteria Nilai
=
80 100
=
70 79
=
60 69
=
60

RPP Geografi SMA

:
:
:
:

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
Satuan Pendidikan : SMA
Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Langkah Penelitian Geografi

Pertemuan Ke-

:8

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan yang dapat berfikir
ilmiah dan mampu meneliti tentang lingkungannya.
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
2.1 Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab sebagai makhluk yang dapat
berfikir ilmiah.
RPP Geografi SMA

3.2
4.2

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
2.
3.
4.
5.
6.

IV.

V.

VII.

Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan YME berupa proses


penciptaan alam semesta
Menunjukkan perilaku proaktif dalam mempelajari hakekat ilmu dan peran
geografi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menunjukkan sikap berpikir ilmiah dan peduli terhadap kelestarian
lingkungan sekitar
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi
Mampu melaporkan hasil penelitian geografinya dalam forum diskusi kelas
Mampu menelaahan naskah laporan penelitian geografi dalam bentuk narasi
yang disajikan dalam diskusi kelas

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.
Menanamkan pemahaman siswa tentang hakikat ilmu dalam konteks
penelitian geografi.
2.
Membina kemampuan siswa dalam memahami dan menanamkan
kepedulian terhadap permasalahan dan pemecahannya melalui penelitian
geografi.
3.
Menunjukkan sikap jujur dan tanggung jawab dalam mengerjakan tugastugas dari pembelajaran geografi
4.
Mengembangkan kemampuan siswa dalam melaporkan hasil penelitian
geografinya dalam forum diskusi kelas
5.
Siswa mampu menelaahan naskah laporan penelitian geografi dalam bentuk
narasi yang disajikan dalam diskusi kelas
Materi Ajar

VI.

Menganalisis langkah-langkah penelitian geografi terhadap fenomena


geosfera.
Menyajikan contoh penerapan langkah-langkah penelitian geografi dalam
bentuk laporan observasi lapangan.

Publikasi hasil penelitian geografi

Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Cooperative snowball throwing
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
RPP Geografi SMA

VIII.

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi

Inti

Penutup

IX.

Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilakan salah satu siswa memimpin doa
Tanya jawab materi sebelumnya mengenai Teknik
analisis data geografi

Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui power


point
Siswa mendapatkan penjelasan tentang proses 110
pelaksanaan metode snowball throwing
menit
Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok yang beranggotakan
5-6 orang (kelompok kemarin/awal)
Setelah membentu kelompok, Guru menjelaskan sedikit
mengenai bagaimana cara mempublikasikan hasil
penelitian geografi dengan benar
Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada
kelompok yang terpilih, setelah itu kelompok yang
memegang tongkat tersebut diminta untuk melaporkan
hasil penelitian geografinya dalam forum diskusi kelas,
demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa
mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan
dari guru secara bergantian
Klarifikasi/kesimpulan siswa dibantu oleh guru 15 menit
menyimpulkan tentang pentingnya penelitian geografi
yang dilakukan dengan langkah-langkah yang sistematis
Evaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan
pembelajaran
Siswa melakukan refleksi tentang pelaksanaan
pembelajaran
Peserta didik diminta untuk membuat satu buah artikel
atau ringkasan laporan hasil penelitian yang dipublikasi
melalui majalah dinding atau diunggah di media internet
Mengucapkan salam

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: 1. Hasil Diskusi (bentuk artikel)

RPP Geografi SMA

Alokasi
waktu
10 menit

X.

XI.

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Power point tentang publikasi hasil penelitian
Alat Belajar
Papan tulis
Spidol
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

Evaluasi

Diskusi
Peserta didik diminta untuk membuat satu buah artikel atau ringkasan laporan hasil
penelitian yang dipublikasi melalui majalah dinding atau diunggah di media internet
Catatan:
Artikel diketik dengan menggunakan huruf Times New Roman, 12, spasi 1,5,
print-out kertas A4

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Mengenal Bumi

Pertemuan Ke-

:9

I.

Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
1.3 Menghayati jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi dengan cara
menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan lahir bathin.
2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfera.
3.3 Menganalisis dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan.
RPP Geografi SMA

4.3

Mengolah informasi dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan dan


menyajikannya dalam bentuk narasi dan gambar ilustrasi.

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih
berupa penciptaan bumi dengan cara turut memeliharanya.
2.
Menunjukkan nilai-nilai jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi
dengan cara menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan
lahir bathin.
3.
Menunjukkan sikap responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
4.
Menjelaskan teori penciptaan bumi.

IV.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
7.
8.
9.
10.
11.

V.

VI.

VII.

Menunjukkan sikap responsif dan tanggung jawab terhadap masalah yang


ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Menunjukkan sikap peduli terhadap bumi dengan cara menata lingkungan
yang baik untuk kesejahteraan lahir dan bathin.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
Menunjukan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
Mendeskripsikan teori penciptaan planet bumi sebagai ruang kehidupan.

Materi Ajar
Teori penciptaan planet bumi
Proses terbentuknya bumi
Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Inquiry
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan

RPP Geografi SMA

VIII.

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

Inti

Penutup

IX.

Deskripsi
Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Menayangkan point-point materi mengenai dinamika
planet bumi
Menyampaikan materi mengenai dinamika planet bumi
secara singkat
Menayangkan video-video mengenai teori proses
terciptanya bumi
Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok, setiap
kelompok terdiri dari 4 orang siswa
Guru menugaskan siswa membuat tabel perbandingan
teori penciptaan bumi, dan simpulkan teori mana yang
paling tepat menurut kelompok mengenai proses
terciptanya bumi dari video yang telah ditayangkan
Perwakilan masing-masing kelompok memaparkan
hasil diskusi yang telah dibuatnya, dan kelompok lain
menanggapinya
Guru mengkonfirmasi dari apa yang telah dibuat oleh
siswa
Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai
materi yang telah dipelajari
Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang
akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

X.

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: 1. Laporan hasil diskusi
2. Pilihan Ganda
Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Video dan Powerpoint penciptaan bumi
Internet
RPP Geografi SMA

Alokasi
Waktu
10 menit

110 menit

15 menit

XI.

Media/ Alat Belajar


Papan tulis
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

Materi Ajar
Teori Penciptaan Bumi
Pada awal pembentukannya, seluruh bagian planet bumi relatif dingin.
Kemudian pada proses selanjutnya suhu bumi semakin meningkat hingga mencapai
suhu seperti saat ini.

Faktor-faktor yang menyebabkan naiknya suhu bumi, adalah sbb:


1. Akresi (accretion)
Yaitu naiknya suhu bumi akibat tumbukan benda-benda angkasa atau
meteor yang menghujani bumi. Energi dari benda-benda tersebut berubah
menjadi panas.

2. Kompresi (compression)
Yaitu semakin memadatnya bumi karena adanya gaya gravitasi. Bagian
dalam bumi menerima tekanan yang lebih besar dibandingkan bagian luarnya,
sehingga pada bagian dalam bumi suhunya lebih panas. Tingginya suhu di bagian
dalam bumi (inti bumi) mengakibatkan unsur besi pada bumi menjadi cair,
sehingga inti bumi merupakan cairan.
3. Disintegrasi
Yaitu penguraian unsur-unsur radioaktif seperti uranium, thorium, dan

RPP Geografi SMA

potasium.
Ada tiga tahap dalam proses pembentukan bumi, yaitu:
1. Awalnya, bumi masih merupakan planet homogenydan belum mengalami
perlapisan atau perbedaan unsur.
2. Pembentukan perlapisan struktur bumi yang diawali dengan terjadinya
diferensiasi. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam,
sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan.
3. Bumi terbagi menjadi lima lapisan (zona), yaitu inti dalam, inti luar, mantel

dalam, mantel luar, dan kerak bumi.

Proses Terbentuknya Bumi Menurut Rittmann (1960)


Bumi mulai terbentuk ketika butir-butir debu dalam cakram awan disekitar
matahari saling mendekat. Partikel-partikel ini menggumpal menjadi badan yang
lebih besar. Kemudian badan badan itu bertumbukan dan membentuk bendabenda berukuran planet.
Sisa-sisa dari awan asli berjatuhan. Energi dari bahan yang jatuh ini bersama
dengan pemanasan yang terjadi akibat pelapukan radioaktif menyebabkan
melelehnya bumi.
Akibat pelelehan ini, bahan-bahan yang mampat terutama besi tenggelam ke
pusat planet dan menjadi intinya. Seluruh permukaan tertutup oleh lautan
batuan yang meleleh. Bahan-bahan yang lebih ringan seperti uap air dan
karbondioksida beralih keluar dan membentuk atmosfer purba.
Atmosfer terbentuk dari pemanasan dari dalam bumi yang membentuk uap air
dan gas-gas lainnya.
Limpahan air dari badai itu menyatu ditempat yang rendah mengisi cekungancekungan sehingga terjadi samudera. Karbondioksida dari udara mulai larut
dalam genangan air sehingga planet ini makin menjadi dingin.
Awalnya laut belum terasa asin, hujan yang terus menerus melarutkan garam
dari tanah dan batuan dan dialirkan oleh sungai hingga ke laut.
Kira-kira 2,5 milyar tahun yang lalu, sebuah kehidupan di bumi yang biru telah
muncul.

RPP Geografi SMA

Evaluasi
A. Pilihan Ganda
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.
1. Akresi merupakan salah satu faktor yang menyebabkan naiknya suhu bumi
akibat ... .
a. Proses penguapan bumi
b. Hujan yang terjadi pada awal pembentukan bumi
c. Sapuan angin matahari
d. Terbentuknya atmosfer purba
e. Tumbukan benda-benda angkasa atau meteor yang menghujani bumi
2. Tahap awal pembentukan bumi adalah ... .
a. Bumi masih berupa planet homogen
b. Material besi tenggelam menuju pusat bumi
c. Pembagian lapisan bumi
d. Pembentukan atmosfer purba
e. Pembentukan samudera
3. Pada proses awal pembentukan bumi, bahan yang mampat dan tenggelam
menjadi inti bumi adalah ... .
a. Tembaga
b. Besi
c. Nikel
d. Alumunium
e. Platina
4. Penyebab utama air laut asin pada proses awal pembentukan bumi adalah ... .
a. Tumbukan meteor dengan bumi
b. Pelapukan radioaktif yang menyebabkan pelelehan bumi
c. Adanya sapuan angin matahari
d. Hujan yang terjadi selama bertahun-tahun melarutkan kandungan mineral
pada batuan di permukaan bumi
e. Adanya atmosfer purba
5. Teori proses terbentuknya bumi dikemukakan oleh ... .
a. Preston E. James
b. Imannuel Khant
RPP Geografi SMA

c. Rittman
d. Strabo
e. Erasthostenes
B. Essay
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat dan jelas.
1. Jelaskan proses terbentuknya bumi menurut salah satu ahli.
2. Sebutkan faktor-faktor yang menyebabkan suhu bumi naik pada saat proses
terbentuknya.
3. Jelaskan 3 tahap dalam proses pembentukan bumi.
4. Bagaimanakah laut dan samudera terbentuk di bumi?
5. Bagaimanakah atmosfer terbentuk di bumi?

RPP Geografi SMA

Kunci Jawaban
A. Pilihan Ganda
1. E
2. A
3. B
4. D
5. C
B. Essay
1. Terbentuknya bumi menurut Rittman:
Bumi mulai terbentuk ketika butir-butir debu dalam cakram awan disekitar
matahari saling mendekat. Partikel-partikel ini menggumpal menjadi badan
yang lebih besar. Kemudian badan badan itu bertumbukan dan membentuk
benda-benda berukuran planet.
Sisa-sisa dari awan asli berjatuhan. Energi dari bahan yang jatuh ini bersama
dengan pemanasan yang terjadi akibat pelapukan radioaktif menyebabkan
melelehnya bumi.
Akibat pelelehan ini, bahan-bahan yang mampat terutama besi tenggelam ke
pusat planet dan menjadi intinya. Seluruh permukaan tertutup oleh lautan
batuan yang meleleh. Bahan-bahan yang lebih ringan seperti uap air dan
karbondioksida beralih keluar dan membentuk atmosfer purba.
Atmosfer terbentuk dari pemanasan dari dalam bumi yang membentuk uap
air dan gas-gas lainnya.
2. Akresi (accretion), Kompresi (compression), Disintegrasi
3. 3 tahap proses pembentukkan bumi:
Awalnya, bumi masih merupakan planet homogenydan belum mengalami
perlapisan atau perbedaan unsur.
Pembentukan perlapisan struktur bumi yang diawali dengan terjadinya
diferensiasi. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam,
sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan.
Bumi terbagi menjadi lima lapisan (zona), yaitu inti dalam, inti luar, mantel
dalam, mantel luar, dan kerak bumi.
4. Laut dan samudera terbentuk di bumi awalnya karena adanya cekungancekungan di bumi akibat proses pembentukkannya setelah itu atmosfer
mengalami pemanasan dari dalam bumi yang membentuk uap air dan gas-gas
lainnya, limpahan air dari badai itu menyatu ditempat yang rendah mengisi
cekungan-cekungan sehingga terjadi samudera. Karbondioksida dari udara
mulai larut dalam genangan air sehingga planet ini makin menjadi dingin.
RPP Geografi SMA

5. Atmosfer terbentuk dari pemanasan dari dalam bumi yang membentuk uap air
dan gas-gas lainnya. Seluruh permukaan tertutup oleh lautan batuan yang
meleleh. Bahan-bahan yang lebih ringan seperti uap air dan karbondioksida
beralih keluar dan membentuk atmosfer purba

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
Nilai =
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian

No.

Nama
Siswa

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
Nilai =
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Mengenal Bumi

Pertemuan Ke-

: 10

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
1.3 Menghayati jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi dengan cara
menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan lahir bathin.
2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfera.
3.3 Menganalisis dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan.
RPP Geografi SMA

4.3

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
2.

3.
4.
5.
6.
IV.

2.
3.
4.
5.
6.
7.

VI.

VII.

Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih


berupa penciptaan bumi dengan cara turut memeliharanya.
Menunjukkan nilai-nilai jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi
dengan cara menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan
lahir bathin.
Menunjukkan sikap responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Mendeskripsikan gerak rotasi bumi
Mendeskripsikan gerak revolusi bumi.
Menganalisis akibat dari gerak rotasi dan revolusi bumi.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.

V.

Mengolah informasi dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan dan


menyajikannya dalam bentuk narasi dan gambar ilustrasi.

Menunjukkan sikap responsif dan tanggung jawab terhadap masalah yang


ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Menunjukkan sikap peduli terhadap bumi dengan cara menata lingkungan
yang baik untuk kesejahteraan lahir dan bathin.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
Menunjukan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
Mendeskripsikan gerak rotasi bumi.
Mendeskripsikan gerak revolusi bumi.
Menganalisis akibat dari gerak rotasi dan revolusi bumi dan akibatnya
terhadap kehidupan di bumi.

Materi Ajar
Gerak rotasi dan revolusi bumi
Akibat dari pergerakan bumi
Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Strategi
:Demonstration
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
RPP Geografi SMA

VIII.

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

Inti

Penutup

IX.

Deskripsi
Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Menayangkan point-point materi mengenai gerak
rotasi dan revolusi bumi
Menyampaikan materi mengenai gerak rotasi dan
revolusi bumi secara singkat
Guru menyiapkan alat-alat untuk demonstrasi, seperti
globe dan senter
Guru menunjuk beberapa siswa untuk memperagakan
gerak rotasi dan revolusi bumi
Guru memberikan penjelasan dari apa yang siswa
tersebut tampilkan
Guru bertanya kepada beberapa siswa akibat dari
gerak rotasi dan revolusi bumi
Guru menjelaskan dampak dari gerak rotasi dan
revolusi bumi terhadap kehidupan di bumi
Guru memberikan beberapa soal setelah menjelaskan
semua materi kepada siswa
Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai
materi yang telah dipelajari
Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang
akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

X.

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: Pilihan ganda
Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Internet
Power point tentang rotasi dan revolusi bumi

RPP Geografi SMA

Alokasi
Waktu
10 menit

110 menit

15 menit

XI.

Media/Alat Belajar
Papan tulis
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

Materi Ajar
1. Rotasi Bumi

Rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya (sumbu)

Arah rotasi barat ke timur.

Posisi poros Bumi ini tidak tegak lurus melainkan miring membentuk sudut
66,5 terhadap bidang ekliptika (garis edar bumi) dan miring 23,5 terhadap
porosnya.

Kala rotasi Bumi ini adalah 23 jam 56 menit 4 detik (satu hari), digenapkan
menjadi 24 jam akibatnya muncul tahun kabisat (tahun yang habis dibagi 4)

Tahun kabisat muncul 4 tahun sekali dengan bertambahnya satu hari pada bulan
Februari (tanggal 29)
Akibat Rotasi Bumi:
1. Pergantian siang dan malam
2. Perbedaan waktu dibumi yang garis bujurnyaberbeda
Berdasarkan GMT (Greenwhich Meridian Time) 15 bujur memiliki
perbedaan 1 jam.
Indonesia terletak pada garis bujur 95BT- 141BT, ini berarti
panjang garis bujur Indonesia adalah 46 yaitu dari 141-95=46,
jika 1jam= 15, maka Indonesia terdapat 3 daerah waktu dari
46:15=3.
WIB, WITA dan WIT dengan perbedaan 1 jam tiap daerah waktu.
3. Gerak semu harian matahari

Gerak rotasi bumi : barat ke timur


Akibatnya seolah-olah matahari terbit dari timur ke barat.
Matahari tidak bergerak karena pusat dari tata surya (heliosentris)
RPP Geografi SMA

4. Bentuk bumi menggelembung pada katulisiwa dan pepat pada kutubnya


5. Perubahan arah angin di katulistiwa
2. Revolusi Bumi

Periode revolusi adalah waktu yang diperlukan planet mengitari matahari satu
kali putaran.

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari yang memerlukan


waktu selama satu tahun.

Bumi bersama satelitnya yaitu bulan bersama-sama mengelilingi matahari.


Akibat Revolusi Bumi:
1. Terjadinya pergantian musim di bumi
2. Terlihatnya rasi bintang yang berbeda tiap bulan
3. Terjadi perbedaan lamanya waktu siang dan malam
4. Gerak semu tahunan matahari
Akibat revolusi bumi, seolah-olah matahari bergerak seperti di bawah ini:

RPP Geografi SMA

Evaluasi
A. Pilihan Ganda
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.
1. Berdasarkan garis bujur, Indonesia dibagi menjadi ... daerah waktu.
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
2.

Setiap 15o bujur pada bumi memiliki perbedaan waktu ... .


a. 30 menit
b. 1 jam
c. 4 menit
d. 25 menit
e. 1,5 jam

3.

Bidang orbit bumi disebut ... .


a. Ekuator
b. Ekliptika
c. Poros
d. Gravitasi
e. Bola bumi

4.

Posisi bumi miring ... terhadap bidang ekliptika.


a. 15o
b. 30,5o
c. 45o
d. 66,5o
e. 75,5o

5.

Diantara tahun di bawah ini yang merupakan tahun kabisat adalah ... .
a. 1998
b. 2000
c. 2007
d. 2009
e. 2013

6.

Lama waktu bumi untuk berotasi setiap harinya adalah ... .


a. 23 jam 56 menit 4 detik
b. 23 jam 40 menit 8 detik

RPP Geografi SMA

c. 23 jam 15 menit 10 detik


d. 24 jam 10 menit 4 detik
e. 24 jam 5 menit 15 detik
7.

Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Salah satu akibat dari adanya
rotasi bumi adalah ... .
a. Pergantian musim
b. Paralaks bintang
c. Peredaran semu tahunan matahari
d. Perbedaan lamanya waktu siang dan malam
e. Pergantian siang dan malam

8.

Arah rotasi bumi adalalah ... .


a. Utara Selatan
b. Selatan Utara
c. Timur Barat
d. Barat Timur
e. Barat Utara

9.

Pada tanggal 23 September belahan bumi selatan mengalami musim semi, maka
belahan bumi utara mengalami musim ... .
a. Semi
b. Gugur
c. Dingin
d. Panas
e. Kemarau

10.

Pergantian musim di Eropa terutama disebabkan oleh ... .


a. Revolusi bumi
b. Rotasi bumi
c. Rotasi bulan
d. Revolusi bulan
e. Rotasi matahari

11.

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari yang memerlukan


waktu selama satu tahun. Akibat dari revolusi bumi adalah ... .
a. Perbedaan waktu
b. Peredaran semu benda-benda langit
c. Penyimpangan arah angin
d. Perbedaan lamanya waktu siang dan malam
e. Pergantian siang dan malam

RPP Geografi SMA

12.

Matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat. Merupakan gerak semu harian
matahari akibat ... .
a. Gravitasi matahari
b. Revolusi bumi
c. Rotasi bumi
d. Gaya sentrifugal
e. Rotasi bulan

13.

Gerak semu tahunan matahari pada tanggal 21 Maret di belahan bumi utara
mengalami musim semi dan di belahan bumi selatan mengalami musim ... .
a. Dingin
b. Panas
c. Salju
d. Gugur
e. Hujan

14.

Pada tanggal 21 Juni ketika belahan bumi utara bergerak condong ke arah
matahari maka mulai terjadi musim ... .
a. Dingin
b. Panas
c. Salju
d. Gugur
e. Hujan

15.

Anggapan yang menyatakan bahwa matahari sebagai pusat alam semesta disebut
dengan ... .
a. Antroposentris
b. Geosentris
c. Galaksiosentris
d. Heliosentris
e. Etnosentris

B. Essay
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat dan jelas.
1.
2.
3.
4.
5.

Jelaskan akibat dari rotasi bumi.


Jelaskan pengaruh akibat dari bumi mengelilingi matahari.
Apa pengaruhnya jika bumi tidak miring 23,5 derajat terhadap porosnya?
Gambarkan gerak semu tahunan matahari.
Jelaskan pengaruh gerak semu tahunan matahari terhadap pergantian musim
pada bumi bagian utara dan selatan.

RPP Geografi SMA

Kunci Jawaban
A. Pilihan Ganda
1. C
6. A
11. D
2. B
7. E
12. C
3. B
8. D
13. D
4. D
9. B
14. B
5. B
10. A
15. D
B. Essay
1. Akibat dari rotasi bumi:
Pergantian siang dan malam
Perbedaan waktu dibumi yang garis bujurnyaberbeda
Gerak semu harian matahari
Bentuk bumi menggelembung pada katulisiwa dan pepat pada kutubnya
2. Akibat dari bumi mengelilingi matahari (revolusi bumi):
Terjadinya pergantian musim di bumi
Terlihatnya rasi bintang yang berbeda tiap bulan
Terjadi perbedaan lamanya waktu siang dan malam
Gerak semu tahunan matahari
3. Jika bumi tegak pada porosnya (tidak miring) maka yang akan terjadi adalah
musim-musim hampir lenyap, karena orbit bumi di sekeliling matahari bukan
lingkaran sempurna, hal itu membuat suhu akan turun sedikit saat bumi berada
pada jarak terjauh dari matahari kemudian akan menghangat pada jarak
terdekat dengan matahari dan musim yang sekarang ada di bumi tidak akan
terjadi jika bumi tidak miring posisinya.
4.

5.
Tanggal
21 Maret

21 Juni

23 September

22 Desember

RPP Geografi SMA

Belahan bumi

Musim

Utara

Semi

Selatan

Gugur

Utara

Panas

Selatan

Dingin

Utara

Gugur

Selatan

Semi

Utara

Dingin

Selatan

Panas

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Mengenal Bumi

Pertemuan Ke-

: 11

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
1.3 Menghayati jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi dengan cara
menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan lahir bathin.
2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfera.
3.3 Menganalisis dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan.
RPP Geografi SMA

4.3

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
2.

3.
4.
IV.

2.
3.
4.
5.

VI.

VII.

VIII.

Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih


berupa penciptaan bumi dengan cara turut memeliharanya.
Menunjukkan nilai-nilai jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi
dengan cara menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan
lahir bathin.
Menunjukkan sikap responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Mengidentifikasi karakteristik lapisan bumi.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.

V.

Mengolah informasi dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan dan


menyajikannya dalam bentuk narasi dan gambar ilustrasi.

Menunjukkan sikap responsif dan tanggung jawab terhadap masalah yang


ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Menunjukkan sikap peduli terhadap bumi dengan cara menata lingkungan
yang baik untuk kesejahteraan lahir dan bathin.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
Menunjukan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
Mengidentifikasi karakteristik lapisan bumi.

Materi Ajar

Karakteristik lapisan bumi


Alokasi Waktu
3 x 45 menit
Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Talking Stick
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

RPP Geografi SMA

Deskripsi
Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar

Alokasi
Waktu
10 menit

Inti

Penutup

RPP Geografi SMA

Menanyakan kehadiran siswa


Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Guru memberikan pertanyaan mengenai materi
sebelumnya sebagai pertanyaan pembuka untuk
mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa terhadap
materi yang akan dipelajari
Guru menayangkan poin-poin materi karakteristik
lapisan bumi
Guru menjelaskan poin-poin materi yang ditayangkan
dengan metode ceramah dan siswa menyimak dengan
menggunakan buku sebagai referensi tambahan, siswa
diperkenankan untuk membuat catatan mengenai
materi yang disampaikan
Guru
mempersilahkan
siswa
bertanya
dan
mengemukakan pendapat setelah materi disampaikan
Guru memberikan kepada siswa lain untuk menjawab
pertanyaan siswa yang telah diajukan
Guru melengkapi dan mengklarifikasi jawaban siswa
Guru mempersilahkan siswa untuk mempelajari
kembali materi yang telah disampaikan dari buku
sumber dan catatan
Guru mengambil sebuah tongkat kecil atau stick (bisa
diganti dengan spidol papan tulis, botol air minum, dan
lain sebagainya) dan memberikan kepada salah satu
siswa
Guru mengajukan satu pertanyaan kepada siswa
penerima stick dan siswa menjawab pertanyaan
tersebut
Selanjutnya siswa memberikan stick tersebut kepada
siswa lainnya yang dia pilih dan guru memberikan
pertanyaan
Demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa
mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan
guru
Guru memberikan lembaran soal pada siswa dan siswa
diminta mengerjakan soal

Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai


materi yang telah dipelajari
Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang
akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

110 menit

15 menit

IX.

X.

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: Soal menjodohkan

XI.

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Power point tentang karakteristik lapisan bumi
Gambar-gambar struktur lapisan bumi
Media/Alat Belajar
Papan tulis
Spidol
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

Materi Ajar
Struktur Lapisan Bumi
Keadaan dalam bumi selama ini hanya dikemukakan berdasarkan hipotesishipotesis. Penyelidikan tentang isi bumi sebenarnya hanya meliputi daerah dengan
kedalaman tidak lebih dari dalamnya terowongan tempat pengeboran atau kedalaman
sungai bawah tanah.
Secara struktur bumi dibagi menjadi 3 lapisan utama, yaitu kerak bumi (crush),
selimut (mantle), dan inti (core). Struktur bumi seperti itu mirip dengan telur, yaitu
cangkangnya sebagai kerak, putihnya sebagai selimut, dan kuningnya sebagai inti bumi.

1. Kerak Bumi (Crust)


Kerak bumi merupakan lapisan kulit bumi paling luar (permukaan bumi).
Kerak bumi terdiri dari dua jenis, yaitu kerak benua dan kerak samudra. Lapisan
kerak bumi tebalnya mencapai 70 km dan tersusun atas batuan-batuan basa dan
masam. Namun, tebal lapisan ini berbeda antara di darat dan di dasar laut. Di darat
tebal lapisan kerak bumi mencapai 20-70 km, sedangkan di dasar laut mencapai
RPP Geografi SMA

sekitar 10-12 km. Lapisan ini menjadi tempat tinggal bagi seluruh makhluk hidup.
Suhu di bagian bawah kerak bumi mencapai 1.100C.

Kerak bumi merupakan bagian terluar lapisan bumi dan memiliki ketebalan 580 km. Kerak dengan mantel dibatasi oleh Mohorovivic Discontinuity. Kerak bumi
dominan tersusun oleh feldsfar dan mineral silikat lainnya. Kerak bumi dibedakan
menjadi dua jenis yaitu :

Kerak samudra, tersusun oleh mineral yang kaya akan Si, Fe, Mg yang disebut
sima. Ketebalan kerak samudra berkisar antara 5-15 km dengan berat jenis
rata-rata 3 gm/cc. Kerak samudra biasanya disebut lapisan basaltis karena
batuan penyusunnya terutama berkomposisi basalt.

Kerak benua, tersusun oleh mineral yang kaya akan Si dan Al, oleh karenanya di
sebut sial. Ketebalan kerak benua berkisar antara 30-80 km rata-rata 35 km
dengan berat jenis rata-rata sekitar 2,85 gm/cc. Kerak benua biasanya disebut
sebagai lapisan granitis karena batuan penyusunya terutama terdiri dari
batuan yang berkomposisi granit.
Disamping perbedaan ketebalan dan berat jenis, umur kerak benua biasanya

lebih tua dari kerak samudra. Batuan kerak benua yang diketahui sekitar 200 juta
tahun. Umur ini sangat muda bila dibandingkan dengan kerak benua yang tertua
yaitu sekitar 3800 juta tahun.

RPP Geografi SMA

2. Selimut Bumi (Mantle)


Selimut atau selubung bumi merupakan lapisan yang letaknya di bawah
lapisan kerak bumi. Sesuai dengan namanya, lapisan ini berfungsi untuk melindungi
bagian dalam bumi. Selimut bumi tebalnya mencapai 2.900 km dan merupakan
lapisan batuan yang padat yang mengandung silikat dan magnesium. Suhu di bagian
bawah selimut mencapai 3.000C, tetapi tekananannya belum mempengaruhi
kepadatan batuan.
Inti bumi dibungkus oleh mantel yang berkomposisi kaya magnesium. Inti dan
mantel dibatasi oleh Gutenberg Discontinuity. Mantel bumi terbagi menjadi dua yaitu
mantel atas yang bersifat plastis sampai semiplastis memiliki kedalaman sampai 400
km. Mantel bawah bersifat padat dan memiliki kedalaman sampai 2900 km.
Mantel atas bagian atas yang mengalasi kerak bersifat padat dan bersama
dengan kerak membentuk satu kesatuan yang dinamakan litosfer. Mantel atas bagian
bawah yang bersifat plastis atau semiplastis disebut sebagi asthenosfer.
Selimut bumi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu litosfer, astenosfer, dan mesosfer.
a. Litosfer merupakan lapisan terluar dari selimut bumi dan tersusun atas materimateri padat terutama batuan. Lapisan litosfer tebalnya mencapai 50-100 km.
Bersama-sama dengan kerak bumi, kedua lapisan ini disebut lempeng litosfer.
Litosfer tersusun atas dua lapisan utama, yaitu lapisan sial (silisium dan
aluminium) serta lapisan sima (silisium dan magnesium).
1) Lapisan sial adalah lapisan litosfer yang tersusun atas logam silisium dan
alumunium. Senyawa dari kedua logam tersebut adalah SiO2 dan Al2O3.
Batuan yang terdapat dalam lapisan sial antara lain batuan sedimen,
granit, andesit, dan metamorf.
2) Lapisan sima adalah lapisan litosfer yang tersusun atas logam silisium dan
magnesium. Senyawa dari kedua logam tersrsebut adalah SiO2 dan MgO.
Berat jenis lapisan sima lebih besar jika dibandingkan dengan berat jenis
lapisan sial. Hal itu karena lapisan sima mengandung besi dan magnesium.
b. Astenosfer merupakan lapisan yang terletak di bawah lapisan litosfer. Lapisan
yang tebalnya 100-400 km ini diduga sebagai tempat formasi magma (magma
induk).
c. Mesosfer merpakan lapisan yang terletak di bawah lapisan astenosfer. Lapisan
ini tebalnya 2.400-2.700 km dan tersusun dari campuran batuan basa dan besi.
RPP Geografi SMA

3. Inti Bumi (Core)


Dipusat bumi terdapat inti yang berkedalaman 2900-6371 km. Terbagi
menjadi dua macam yaitu inti luar dan inti dalam. Inti luar berupa zat cair yang
memiliki kedalaman 2900-5100 km dan inti dalam berupa zat padat yang
berkedalaman 5100-6371 km. Inti luar dan inti dalam dipisahkan oleh Lehman
Discontinuity.
Dari data Geofisika material inti bumi memiliki berat jenis yang sama dengan
berat jenis meteorit logam yang terdiri dari besi dan nikel. Atas dasar ini para ahli
percaya bahwa inti bumi tersusun oleh senyawa besi dan nikel.
Inti bumi merupakan lapisan paling dalam dari struktur bumi. Lapisan inti
dibedakan menjadi 2, yaitu lapisan inti luar (outer core) dan inti dalam (inner core).
a. Inti luar tebalnya sekitar 2.000 km dan terdiri atas besi cair yang suhunya
mencapai 2.200 C.
b. Inti dalam merupakan pusat bumi berbentuk bola dengan diameter sekitar
2.700 km. Inti dalam ini terdiri dari nikel dan besi (NiFe) yang suhunya
mencapai 4500 derajat celcius

RPP Geografi SMA

Evaluasi
SOAL MENJODOHKAN
1. Secara struktur bumi dibagi menjadi 3 lapisan utama, yaitu ...,
..., dan ... .
2. Kerak bumi merupakan bagian terluar lapisan bumi dan
memiliki ketebalan antara ... .
3. Tersusun oleh mineral yang kaya akan Si, Fe, Mg yang disebut
SiMa, merupakan lapisan pada ....
4. Tersusun oleh mineral yang kaya akan Si dan Al, maka disebut

a. Kerak samudera
b. Mantle
c.

3000C

d. Astenosfer
e. Crush
f. Inti dalam
g. Inti (core)

SiAl, merupakan lapisan pada ....


h. 5-80 km
5. Suhu di bawah lapisan selimut bumi mencapai ....
i.

Kerak benua

j.

Inti luar

6. Merupakan lapisan yang terletak di bawah lapisan litosfer


yang bersifat plastis ....
7. Lapisan ini tebalnya 2.400-2.700 km dan tersusun dari
campuran batuan basa dan besi adalah ....
8. Dipusat bumi terdapat inti yang berkedalaman ....
9. Lapisan bumi yang terdiri dari nikel dan besi (NiFe) padat
adalah ....
10. Pada lapisan inti dalam bumi, suhunya mencapai ....

RPP Geografi SMA

k. Mesosfer
l.

2900-6371 km

m. 2200C

Kunci Jawaban

SOAL MENJODOHKAN

1. b. Mantle, e. Crush dan g. Inti (Core)


2. h. 5-80 km
3. a. Kerak samudera
4. i. Kerak benua
5. c. 3000C
6. d. Astenosfer
7. k. Mesosfer
8. l. 2900-6371 km
9. f. Inti dalam
10. m. 2200C

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Mengenal Bumi

Pertemuan Ke-

: 12

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
1.3 Menghayati jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi dengan cara
menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan lahir bathin.
2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfera.
3.3 Menganalisis dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan.
RPP Geografi SMA

4.3

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
2.

3.
4.
5.
IV.

2.
3.
4.
5.
6.

VI.

Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih


berupa penciptaan bumi dengan cara turut memeliharanya.
Menunjukkan nilai-nilai jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi
dengan cara menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan
lahir bathin.
Menunjukkan sikap responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Mendeskripsikan perkembangan bentuk muka bumi
Mendeskripsikan pergeseran benua.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.

V.

Mengolah informasi dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan dan


menyajikannya dalam bentuk narasi dan gambar ilustrasi.

Menunjukkan sikap responsif dan tanggung jawab terhadap masalah yang


ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Menunjukkan sikap peduli terhadap bumi dengan cara menata lingkungan
yang baik untuk kesejahteraan lahir dan bathin.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
Menunjukan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
Mendeskripsikan perkembangan bentuk muka bumi
Mendeskripsikan pergeseran benua.

Materi Ajar

Teori pembentukan kulit bumi


Alokasi Waktu
3 x 45 menit

VII.

Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran


Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Inquiry
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan

RPP Geografi SMA

VIII.

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

Inti

Penutup

IX.

Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Menayangkan point-point materi mengenai materi
sebelumnya, sebagai pembuka materi baru dan
mengingat materi sebelumnya
Menyampaikan materi mengenai perkembangan
bentuk muka bumi dan teori perubahan kulit bumi
Menayangkan video-video mengenai teori perubahan
kulit bumi
Guru membagi siswa dalm beberapa kelompok, satu
kelompok terdiri dari 4 orang
Guru menugaskan siswa mencari gambar perubahan
kulit bumi di Aceh sebelum terjadinya gempa dan
setelah terjadi gempa, serta analisis gambar tersebut
Dikumpulkan berupa sebuah papper untuk pertemuan
selanjutnya
Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai
materi yang telah dipelajari
Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang
akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: Laporan hasil diskusi

X.

XI.

Deskripsi

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Power point tentang teori perkembangan muka bumi
Internet
Media/Alat Belajar
Papan tulis
LCD & Laptop
RPP Geografi SMA

Alokasi
Waktu
10 menit

110 menit

15 menit

Materi Ajar
Teori Perkembangan Muka Bumi
1. Teori pengapungan benua (Continental drift theory)
Teori pengapungan benua dikemukakan oleh Alfred Wegener pada 1912. Ia
menyatakan bahwa pada awalnya di bumi hanya ada satu benua maha besar yang
disebut Pangea. Menurutnya benua tersebut kemudian terpecah-pecah dan terus
bergerak melalui dasar laut. Gerakan rotasi bumi yang sentripugal, mengakibatkan
pecahan benua tersebut bergerak ke arah barat menuju equator. Teori ini didukung
oleh bukti-bukti berupa kesamaan garis pantai Afrika bagian barat dengan Amerika
Selatan bagian timur, serta adanya kesamaan batuan dan fosil pada kedua daerah
tersebut.
2. Teori konveksi (Convection theory)
Menurut teori konveksi yang dikemukakan oleh Arthur Holmes dan Harry H.
Hess dan dikembangkan lebih lanjut oleh Robert Diesz, menyatakan bahwa di
dalam bumi yang masih dalam keadaan panas dan berpijar terjadi arus konveksi ke
arah lapisan kulit bumi yang berada di atasnya, sehingga ketika arus konveksi yang
membawa materi berupa lava sampai ke permukaan bumi di mid oceanic ridge
(punggung tengah samudera), lava tersebut akan membeku membentuk lapisan
kulit bumi yang baru menggeser dan menggantikan kulit bumi yang lebih tua.
Bukti kebenaran teori konveksi adalah terdapatnya tanggul dasar samudera
(Mid Oceanic Ridge), seperti Mid Atlantic Ridge dan Pasific-Atlantic Ridge. Bukti
lainnya didasarkan pada penelitian umur dasar laut yang membuktikan bahwa
semakin jauh dari punggung tengah samudera, umur batuan semakin tua. Artinya
terdapat gerakan yang berasal dari Mid Oceanic Ridge ke arah berlawanan yang
disebabkan oleh adanya arus konveksi dari lapisan di bawah kulit bumi.
3. Teori lempeng tektonik (Plate Tectonic theory)
Teori lempeng tektonik dikemukakan oleh Tozo Wilso. Berdasarkan teori ini,
kulit bumi atau litosfer terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang berada di atas
lapisan astenosfer, Lempeng-lempeng tektonik pembentuk kulit bumi selalu
bergerak karena pengaruh arus konveksi yang terjadi pada lapisan astenosfer yang
berada di bawah lempeng tektonik kulit bumi.
Litosfer sebagai lapisan paling luar dari badan bumi, bagaikan kulit ari pada
kulit manusia dan merupakan lapisan kerak bumi yang tipis. Prinsip teori tektonik
lempeng adalah kulit bumi terdiri atas lempeng-lempeng yang kaku dengan bentuk
tidak beraturan. Dinamakan lempeng karena bagian litosfer mempunyai ukuran
yang besar di kedua dimensi horizontal (panjang dan lebar), tetapi berukuran kecil
pada arah vertikal (ketebalan). Bandingkan dengan daun meja, daun pintu, atau
lantai di kelas kalian! Lempeng ini terdiri atas lempeng benua (tebal sekitar 40 km)
dan lempeng samudera (tebal sekitar 10 km). Kedua lempeng tersebut berada di
RPP Geografi SMA

atas lapisan astenosfer dengan kecepatan rata-rata 10 cm/tahun atau 100 km/10
juta tahun.
Astenosfer merupakan suatu lapisan yang cair (kental) dan sangat panas.
Panasnya cairan astenosfer senantiasa memberikan kekuatan besar dari dalam
bumi untuk menggerakkan lempeng-lempeng secara tidak beraturan. Kekuatan ini
dinamakan tenaga endogen yang telah menghasilkan berbagai bentuk di
permukaan bumi. Di bumi ini litosfer terpecah-pecah menjadi sekitar 12 lempeng.
Lempeng-lempeng tersebut selalu bergerak dan mendesak satu sama lain.
Lempeng tektonik bagian atas disebut lempeng samudera, sedangkan lempeng
tektonik pada bagian atas terdapat masa kontinen disebut lempeng benua. Kedua
lempeng ini memiliki sifat yang berbeda. Apabila dua lempeng yang berbeda sifat
tersebut saling mendekat, umumnya lempeng samudera akan ditekuk ke bawah
lempeng benua hingga jauh ke dalam lapisan astenosfer. Bertemunya antara dua
lempeng seperti ini dinamakan gerakan bertumbukan (subduction), sedangkan
daerah yang menjadi tempat tumbukan lempeng-lempeng disebut subduction zone.
Setiap gerakan lempeng yang berbeda tersebut, akan mempengaruhi gejala dan
fenomena alam di atas permukaan bumi. Secara lengkap, prinsip pergerakan
lempeng-lempeng tektonik adalah sebagai berikut:
a. Konvergensi
Konvergensi, yaitu gerakan saling bertumbukan antarlempeng tektonik.
Tumbukan antarlempeng tektonik dapat berupa tumbukan antara lempeng
benua dengan benua atau antara lempeng benua dengan lempeng dasar
samudera. Zone atau tempat terjadinya tumbukan antara lempeng tektonik
benua dengan benua disebut Zone Konvergen. Contohnya tumbukan antara
lempeng India dengan lempeng Benua Eurasia yang menghasilkan terbentuknya
pegunungan lipatan muda Himalaya yang merupakan pegunungan tertinggi di
dunia dengan puncak tertingginya, yaitu Mount Everest. Contoh lainnya,
tumbukan lempeng Italia dengan Benua Eropa yang menghasilkan terbentuknya
Pegunungan Alpen.
Zone berupa jalur tumbukan antarlempeng benua dengan lempeng dasar
samudera, disebut Zone Subduksi atau zone tunjam, contohnya tumbukan
antara lempeng benua Amerika dengan lempeng dasar Samudera Pasifik yang
menghasilkan terbentuknya Pegunungan Rocky dan Pegunungan Andes.
Fenomana yang dihasilkannya:
1) lempeng samudera menghujam ke bawah lempeng benua;
2) terbentuk palung laut di tempat tumbukan tersebut;
3)pembengkakan tepi lempeng benua yang merupakan deretan
pegunungan;
4) terdapat aktivitas vulkanisme, intrusi dan ekstrusi;
5) daerah hiposentra gempa dangkal dan dalam;
6) penghancuran lempeng akibat pergesekan lempeng;
7) timbunan sedimen campuran atau melange.
RPP Geografi SMA

Contoh:Pegunungan di pantai barat Amerika, deretan Pulau Sumatera,


Jawa dan Nusa Tenggara, merupakan akibat pembengkakan lempeng
benua. Bermunculan puncak gunungapi dan terjadi gempa di sepanjang
pulau dan pegunungan tersebut. Ingatlah bahaya gempa yang
menimbulkan Tsunami di Aceh dan Sumatera Utara pada akhir Desember
2004, gempa tersebut timbul akibat adanya tumbukan antara lempeng
samudera Australia terhadap lempeng benua Asia.

b. Divergensi
Divergensi yaitu gerakan saling menjauh antarlempeng tektonik
contohnya gerakan saling menjauh antara lempeng Afrika dengan Amerika
bagian selatan. Zone berupa jalur tempat berpisahnya lempeng-lempeng
tektonik disebut Zone Divergen (zone sebar pisah). Fenomena yang terjadi,
sebagai berikut:
1) Perenggangan lempeng yang disertai pertumbukan kedua tepinya.
2) Pembentukan tanggul dasar samudera (med ocean ridge) di sepanjang
tempat perenggangan lempeng-lempeng tersebut.
3)Aktivitas vulkanisme laut dalam yang menghasilkan lava basa
berstruktur bantal (lava bantal) dan hamparan leleran lava encer, dan
4) Aktivitas gempa.
Contoh:
Di Lautan Atlantik, tanggul dasar samudera memanjang dari dekat Kutub
Utara sampai mendekati Kutub Selatan. Celah ini menjadikan benua
Amerika bergerak saling menjauh dengan benua Eropa dan Afrika.
c. Sesar mendatar
Sesar mendatar (Transform), yaitu gerakan saling bergesekan
(berlawanan arah) antarlempeng tektonik. Contohnya, gesekan antara lempeng
Samudera Pasifik dengan lempeng daratan Amerika Utara yang mengakibatkan
terbentuknya Sesar San Andreas yang membentang sepanjang kurang lebih
1.200 km dari San Francisco di utara sampai Los Angeles di selatan Amerika
Serikat. Zone berupa jalur tempat bergesekan lempeng-lempeng tektonik
disebut Zone Sesar Mendatar (Zone Transform). Bentukan alam yang dihasilkan
antara lain patahan atau sesar mendatar. Gerak patahan atau sesar ini dapat
menimbulkan gempa bumi. Contoh: Sesar Sam Andreas di California.

RPP Geografi SMA

Evaluasi
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat.
Perhatikan gambar di bawah ini untuk menjawab pertanyaan 1-3.

1. Gambar di atas merupakan penggambaran tentang Teori Apungan Benua. Teori


Apungan Benua dikemukakan oleh ... .
a. Harry H. Hess
b. James Dana
c. Robert Parker
d. Alfred L. Wagener
e. Edward Suess
2. Cikal bakal daratan Amerika Selatan pada gambar ditunjukan oleh nomor ... .
a. I
d. IV
b. II
e. V
c. III
3. Cikal bakal daratan Afrika dan India pada gambar ditunjukan oleh nomor ... .
a. I dan IV
d. II dan V
b. I dan III
e. III dan IV
c. II dan IV
4. Menurut Wagener dahulu benua yang sekarang ini merupakan benua tunggal yang
dikenal dengan nama ...
a. Lempeng
b. Pangea
c. Laurasia
d. Benua
e. Gondwana
5. Teori Lempeng Tektonik dikemukakan oleh ... .
a. Arthur Holmes
b. Harry H. Hess
c. Alfred Wegener
d. Robert Diesz
e. Tozo Wilso

RPP Geografi SMA

6.

7.

Teori yang menyatakan bahwa bumi kita susut dan mengerut karena pendinginan
sehingga terjadi lembah-lembah adalah ... .
a. Kontraksi
b. Nebula
c. Tektonik Lempeng
d. Apungan Benua
e. Big-Bang
Gerakan lempeng tektonik seperti pada gambar berikut ini dinamakan ...
a. Konvergen
b. Divergen
c. Sesar
d. Pergeseran
e. Patahan

8. Gambar dibawah ini merupakan arah pergerakan lempeng tektonik yang saling
bergesekan (berlawanan arah) antar lempeng tektonik yang disebut ...
a.
b.
c.
d.
e.

Pangea
Divergensi
Konvergensi
Sesar mendatar
Apungan benua

9. Terbentuknya palung laut adalah salah satu akibat dari gerakan ... .
a. Divergen
b. Sesar
c. Konvergensi
d. Apungan benua
e. Patahan
10. Patahan Semangko di Lampung dan Pegunungan Bukit Barisan di Pulau Sumatera
merupakan bentukan bumi akibat dari gerakan ... .
a. Konvergen
b. Divergen
c. Apungan Benua
d. Pangea
e. Sesar mendatar

RPP Geografi SMA

Kunci Jawaban
A. Pilihan Ganda

1. D
2. C
3. A
4. B
5. B
6. A
7. A
8. D
9. C
10. E

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Mengenal Bumi

Pertemuan Ke-

: 13

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
1.3 Menghayati jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi dengan cara
menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan lahir bathin.
2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfera.
3.3 Menganalisis dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan.
RPP Geografi SMA

4.3

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
2.

3.
4.
5.
IV.

2.
3.
4.
5.

VI.

Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih


berupa penciptaan bumi dengan cara turut memeliharanya.
Menunjukkan nilai-nilai jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi
dengan cara menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan
lahir bathin.
Menunjukkan sikap responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Mendeskripsikan perkembangan bentuk muka bumi
Menjelaskan kala geologi dan sejarah kehidupan di muka bumi.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.

V.

Mengolah informasi dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan dan


menyajikannya dalam bentuk narasi dan gambar ilustrasi.

Menunjukkan sikap responsif dan tanggung jawab terhadap masalah yang


ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Menunjukkan sikap peduli terhadap bumi dengan cara menata lingkungan
yang baik untuk kesejahteraan lahir dan bathin.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
Menunjukan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
Menjelaskan kala geologi dan sejarah kehidupan di muka bumi.

Materi Ajar

Kala geologi

Sejarah kehidupan di bumi


Alokasi Waktu
3 x 45 menit

VII.

Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran


Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Inquiry
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan

RPP Geografi SMA

VIII.

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

Inti

Penutup

IX.

Deskripsi
Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Menayangkan point-point materi mengenai materi
sebelumnya, sebagai pembuka materi baru dan
mengingat materi sebelumnya
Menyampaikan materi mengenai kala geologi dan
sejarah kehidupan di muka bumi.
Guru menampilkan gambar dan tabel yang
berhubungan dengan waktu geologi
Siswa merundingkan analisis mengenai gambar dan
tabel tersebut secara berpasangan dengan teman
sebangkunya
Guru menunjuk beberapa siswa untuk menjelaskan
gambar dan tabel waktu geologi tersebut
Guru mengkonfirmasi dari analisis beberapa siswa
mengenai tabel dan gambar waktu geologi yang telah
dibuat oleh siswa
Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai
materi yang telah dipelajari
Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang
akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

X.

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: Laporan hasil diskusi
Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Power point tentang kala geologi dan sejarah kehidupan di bumi
Internet
Gambar waktu geologi

RPP Geografi SMA

Alokasi
Waktu
10 menit

110 menit

15 menit

XI.

Media/Alat Belajar
Papan tulis
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

Materi Ajar
KALA GEOLOGI DAN SEJARAH KEHIDUPAN DI BUMI
Waktu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia
sehari-hari. Catatan waktu biasanya disimpan dalam suatu penanggalan (kalender)
yang pengukurannya didasarkan atas peredaran bumi di alam semesta. Sekali bumi
berputar pada sumbunya (satu kali rotasi) dikenal dengan satu hari, dan setiap
sekali bumi mengelilingi Matahari dikenal dengan satu tahun.Sama halnya dengan
perhitungan waktu dalam kehidupan manusia, maka dalam mempelajari sejarah
bumi juga dipakai suatu jenis penanggalan, yang dikenal dengan nama Skala Waktu
Geologi.
Terdapat 2 skala waktu yang dipakai untuk mengukur dan menentukan
umur Bumi. Pertama, adalah Skala Waktu Relatif, yaitu skala waktu yang ditentukan
berdasarkan urutan perlapisan batuan-batuan, serta evolusi kehidupan organisme
dimasa yang lalu. Kedua adalah Skala Waktu Absolut (Radiometrik), yaitu suatu
skala waktu geologi yang ditentukan berdasarkan pelarikan radioaktif dari unsurunsur kimia yang terkandung dalam bebatuan. Skala Relatif terbentuk atas dasar
peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perkembangan ilmu geologi itu sendiri,
sedangkan Skala Absolut (Radiometrik) berkembang belakangan dan berasal dari
ilmu pengetahuan fisika yang diterapkan untuk menjawab permasalahan
permasalahan yang timbul dalam bidang geologi.

RPP Geografi SMA

1. Era / Masa Arkeozoikum (4,5 2,5 milyar tahun lalu)


Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa
awal pembentukan batuan kerak bumi yang
kemudian berkembang menjadi protokontinen.
Masa ini merupakan awal terbentuknya
Atmosfer,
serta
awal
muncul
kehidupan primitif di dalam samudera yang
berupa
mikro-organisme
(bakteri
dan
ganggang).

2. Era / Masa Proterozoikum (2,5 milyar 550 juta tahun lalu)


Proterozoikum artinya Masa
Kehidupan Awal. Pada masa ini, kehidupan
mulai berkembang dari organisme bersel
tunggal menjadi organisme bersel banyak
( eukaryotes dan prokaryotes ).
Eukaryotes ini yang nantinya akan menjadi
tumbuhan danProkaryotes nantinya akan
menjadi binatang.
Menjelang akhir masa ini, organisme
menjadi lebih kompleks.Jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing
dan koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai
sebagai fosil sejati pertama. Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama
dikenal sebagai zaman Pra-Kambrium.
3. Era / Masa Paleozoikum (590 - 250 juta tahun lalu)
Di masa inilah kehidupan-kehidupan yang beragam mulai terbentuk.Masa ini
pun terbagi menjadi 7 sub zaman, yaitu :
A. Zaman Kambrium (590-500 juta tahun lalu)
Kambrium berasal dari kata Cambria, nama latin untuk daerah Wales di
Inggris, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari.Banyak
hewan invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. Hampir seluruh
kehidupan berada di lautan. Hewan zaman ini mempunyai kerangka luar dan
cangkang sebagai pelindung. Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya
luas adalah: Alga, Cacing, Koral, Moluska, Ekinodermata, Brakiopoda dan
Artropoda (Trilobit). Sebuah daratan yang disebut Gondwana (Pangea)
merupakan cikal bakal benua Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia
dan Amerika Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau
(greenland) masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.
RPP Geografi SMA

B. Zaman Ordovisium (500 440 juta tahun lalu)


Zaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang (hewan
bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang
muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut),
Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona. Koral dan Alga
berkembang membentuk karang, dimana Trilobit dan Brakiopoda mulai
mencari mangsa.
C. Zaman Silur (440 410 juta tahun lalu)
Zaman Silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke
darat.Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita
(tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup
berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai muncul pada zaman ini dan
banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung.Selama zaman
Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia
dan pantai Amerika Utara.
D. Zaman Devon (410-360 juta tahun lalu)
Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan
dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai
pemangsa di dalam lautan. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju
daratan. Tumbuhan darat semakin umum dan muncul serangga untuk
pertama kalinya.
E. Zaman Karbon (360 290 juta tahun lalu)
Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air.
Serangga raksasa muncul dan amfibi meningkat dalam jumlahnya.Pohon
pertama muncul, jamur klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di
rawa-rawa. Pada zaman ini, benua-benua di muka bumi menyatu membentuk
satu masa daratan yang disebut Pangea, dan mengalami perubahan
lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan.
F. Zaman Perm (290 - 250 juta tahun lalu)
Perm adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan Ural, Rusia.
Pada Zaman ini, jumlah reptilia meningkat dan serangga modern
muncul.Begitu juga tumbuhan konifer dan grikgo primitif. Hewan Amfibi
menjadi kurang begitu berperan. ZamanPerm diakhiri dengan kepunahan
hewan laut pertama dalam skala besar, seperti Tribolit, dan Koral.

4. Era / Masa Mesozoikum (250 - 65 juta tahun lalu)


Masa inilah yang disebut masa pertengahan. Masa Mesozoikum terbagi atas 3
sub zaman, yaitu:
A. Zaman Trias (250-210 juta tahun lalu)
Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pertama kalinya
selama zaman ini. Reptilia yang menyerupai mamalia pemakan daging yang

RPP Geografi SMA

disebut Cynodont mulai berkembang. Mamalia pertama pun mulai muncul


pada zaman ini.
B. Zaman Jura (210-140 juta tahun lalu)
Pada zaman ini Reptilia meningkat jumlahnya. Dinosaurus (Reptil Raksasa)
menguasai
daratan. Ichtiyosaurus berburu
di
dalam
lautan
dan Pterosaurus merajai angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran
yang luar biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan banyak
jenis buaya berkembang.
C. Zaman Kapur (140-65 juta tahun lalu)
Banyak Dinosaurus raksasa dan Reptilia terbang hidup pada zaman ini. Pada
akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus, Plesiosaurus, serta
berbagai macam Dinosaurus lainnya punah, akibat adanya Seleksi Alam, atau
yang lebih dikenal dengan "Hujan Meteor". Zaman ini adalah zaman akhir
dari kehidupan para reptilia raksasa.
5. Era / Masa Kenozoikum (65 juta tahun lalu - sekarang)
Masa Kenozoikum berarti Masa Kehidupan Baru.Inilah masa yang terus berlanjut
hingga sekarang.Masa ini dibagi kedalam 2 sub zaman, yaitu:
A. Zaman Tersier (65 1,7 juta tahun lalu)
Pada zaman Tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti
berevolusinya berbagai macam mamalia.Sedangkan fauna laut sepert ikan,
moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup
sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi
menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan
merambat dan rumput. Pada zaman Tersier Kuarter, pemunculan dan
kepunahan hewan dan tumbuhan (Seleksi Alam dan Evolusi) saling berganti
seiring dengan perubahan cuaca secara global.
B. Zaman Kuarter (1,7 juta tahun lalu sekarang)
Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen. Kala Plistosen
mulai sekitar 1,7 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang
lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen yang berlangsung sampai
sekarang.Pada Kala Plistosen terjadi 5 kali zaman es (zaman glasial). Manusia
purba jawa (Homo erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia Modern
yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen. Flora dan fauna
yang hidup pada Kala Plistosen sangat mirip dengan flora dan fauna yang
hidup sekarang.

RPP Geografi SMA

Evaluasi
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat.
1. Masa prokambium, terbagi menjadi dua periode yaitu ... .
a. Kambrium dan Ordovisum
b. Selur dan Devon
c. Trias dan Jura
d. Arkeozoikum dan Protozoikum
e. Kwarter dan Tersier
2. Kala waktu geologi, dimana pada masa itu awal mulai terjadinya perkembangan
hidrosfer dan atmosfer adalah pada saat zaman... .
a. Arkeozoikum
b. Protozoikum
c. Kambrium
d. Ordovisum
e. Perme
3. Zaman tertua dalam sejarah terbentuknya bumi adalah ...
a. Silur
b. Devon
c. Kambrium
d. Arkezoikum
e. Proterozoikum
4. Kepunahan dinosaurus dan sebagian besar reptil terjadi pada ...
a. Akhir Jura
b. Awal Kapur
c. Akhir Kapur
d. Awal Tersier
e. Akhir Tersier
5. Manusia purba pertama kali muncul pada kala ... .
a. Holosen
b. Perm
c. Devon
d. Karbon
e. Pleistosen
6. Perhatikan pernyataan berikut.
1. Terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen
2. Pada Kala Plistosen terjadi 5 kali zaman es (zaman glasial)
RPP Geografi SMA

3. Manusia Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen
Berdasarkan pernyataan di atas merupakan ciri-ciri dari masa ... .
a. Prokambium
b. Paleozoikum
c. Mesozoikum
d. Neozoikum
e. Kenozoikum
7.

Zaman dimana reptilia muncul untuk pertama kalinya dan dapat meletakkan
telurnya di luar air disebut ...
a. Karbon
b. Devon
c. Ordovisium
d. Arkezoikum
e. Proterozoikum
Perhatikan periode di bawah ini. Untuk mengerjakan no. 8 dan 9.
1. Arkezoikum
2. Kambrium
3. Jura
4. Ordovisum
5. Selur
6. Kapur

8.

Periode di zaman mesozoikum ditunjukkan pada nomer ... .


a. 1, 2 dan 3
b. 2, 4, dan 5
c. 3 dan 6
d. 2 dan 3
e. 4 dan 6

9.

Periode di zaman paleozoikum ditunjukkan pada nomer ... .


a. 1, 2 dan 3
b. 2, 4, dan 5
c. 3 dan 6
d. 2 dan 3
e. 4 dan 6

10.

Hewan-hewan berevolusi ditandai dengan munculnya primata, hewan pemakan


rumput, burung, dan sebagian reptil, ciri-ciri seperti itu terjadi pada periode ... .
a. Tersier
d. Karbon
b. Kwarter
e. Selur
c. Kapur

RPP Geografi SMA

Kunci Jawaban
A. Pilihan Ganda
1. D
2. B
3. D
4. C
5. E
6. E
7. A
8. C
9. B
10. A

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika
Toler Keakti
ai
sama sikan penansi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nila
Ket.
i

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA


Nama Sekolah

: SMA

Mata Pelajaran

: Geografi

Kelas / Semester

:X/1

Topik

: Mengenal Bumi

Pertemuan Ke-

: 14

I.

Kompetensi Inti
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan
pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3.
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

II.

Kompetensi Dasar
1.2 Mensyukuri penciptaan bumi tempat kehidupan sebagai karunia Tuhan Yang
Maha Pengasih dengan cara turut memeliharanya.
1.3 Menghayati jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi dengan cara
menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan lahir bathin.
2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfera.
3.3 Menganalisis dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan.
RPP Geografi SMA

4.3

III.

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.
2.

3.
4.
IV.

2.
3.
4.
5.

VI.

Menunjukkan nilai-nilai syukur pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih


berupa penciptaan bumi dengan cara turut memeliharanya.
Menunjukkan nilai-nilai jati diri manusia sebagai agent of changes di bumi
dengan cara menata lingkungan yang baik guna memenuhi kesejahteraan
lahir bathin.
Menunjukkan sikap responsif dan bertanggung jawab terhadap masalah
yang ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Menganalisis kelayakan planet bumi sebagai tempat kehidupan.

Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi, mengamati, dan membaca referensi siswa dapat:
1.

V.

Mengolah informasi dinamika planet bumi sebagai ruang kehidupan dan


menyajikannya dalam bentuk narasi dan gambar ilustrasi.

Menunjukkan sikap responsif dan tanggung jawab terhadap masalah yang


ditimbulkan oleh dinamika geosfer.
Menunjukkan sikap peduli terhadap bumi dengan cara menata lingkungan
yang baik untuk kesejahteraan lahir dan bathin.
Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran
geografi.
Menunjukan sikap tanggung jawab dalam mengerjakan tugas-tugas dari
pembelajaran geografi.
Menganalisis kelayakan planet bumi sebagai tempat kehidupan.

Materi Ajar

Planet bumi sebagai tempat kehidupan


Alokasi Waktu
3 x 45 menit

VII.

Pendekatan, Strategi dan Metode Pembelajaran


Pendekatan
: Scientific
Strategi
: Inquiry
Metode
: Ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan

RPP Geografi SMA

VIII.

Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pembuka

Inti

Penutup

IX.

Deskripsi
Memberikan salam
Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan
untuk belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilahkan salah satu siswa memimpin doa
Menyampaikan materi yang akan dipelajari
Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui media
power point
Menayangkan point-point materi mengenai materi
sebelumnya, sebagai pembuka materi baru dan
mengingat materi sebelumnya
Menyampaikan materi kelayakan planet bumi sebagai
tempat kehidupan
Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri
dari 4 orang di tiap kelompoknya
Guru memberikan tugas akir di materi ini, yang akan
dikerjakan oleh siswa berupa: 1.) analisis mengenai
faktor-faktor yang menyebabkan bumi sebagai tempat
kehidupan, dilihat dari proses awal terciptanya bumi
hingga sekarang, dan 2.) analisis kehidupan bumi
beberapa tahun mendatang semakin layak dihuni atau
tidak berikan alasan dihubungkan dengan gejala-gejala
geosfer yang terjadi
Perwakilan masing-masing kelompok memaparkan
hasil diskusi yang dibuatnya, dan kelompok lain
menanggapinya
Guru mengkonfirmasi dari diskusi yang telah
dipaparkan oleh siswa
Hasil akhir diskusi dibuat menjadi sebuah artikel yang
menarik, hasil terbaik akan dipajang di mading sekolah
dikumpul pada pertemuan minggu depan
Siswa dibantu guru membuat kesimpulan mengenai
materi yang telah dipelajari
Memberitahukan kepada siswa mengenai materi yang
akan dipelajari selanjutnya oleh siswa
Menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan
terima kasih
Mengucapkan salam

Penilaian Hasil Belajar


- Teknik
: Tertulis
- Bentuk
: Laporan hasil diskusi

RPP Geografi SMA

Alokasi
Waktu
10 menit

110 menit

15 menit

X.

XI.

Sumber Belajar
Buku sumber Geografi SMA kelas X
Power point tentang kelayakan planet bumi sebagai tempat kehidupan
Internet
Media/Alat Belajar
Papan tulis
LCD & Laptop

RPP Geografi SMA

Materi Ajar

Kelayakan Planet Bumi Sebagai Tempat Kehidupan


Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan
ilmuwan adalah apa yang disebut prinsip antropis.Prinsip ini mengungkapkan bahwa
setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang
sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini
dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi. Dalam
hal ini, seorang astronom amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul 'The
Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal The Unmistakable Identitiy of
The Creator' telah membuat daftarnya sendiri sebagai berikut.
1. Jarak bumi dengan matahari
Jarak matahari ke bumi adalah 149.669.000 kilometer (atau 93.000.000 mil).
Jarak ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk
penyederhanaan hitungan) menjadi 148 juta km.
Dibandingkan dengan bumi, diameter matahari kira-kira 112 kalinya. Gaya tarik
matahari kira-kira 30 kali gaya tarik bumi. Sinar matahari menempuh masa 8
menit untuk sampai ke bumi.
Jika lebih jauh: Planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil.
Jika lebih dekat: Planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil
2. Gravitasi di permukaan bumi
Gravitasi permukaan dari sebuah obyek astronomi (planet, bintang, dll) adalah
percepatan gravitasi yang berlaku pada permukaan obyek tersebut. Gravitasi
permukaan bergantung pada massa dan radius obyek tersebut. Seringkali
gravitasi permukaan dinyatakan sebagai rasio dengan ketentuan yang berlaku di
bumi.
Jika lebih kuat: Atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun
(amoniak dan methana)
Jika lebih lemah: Atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak
kehilangan udara
3. Periode rotasi bumi
Rotasi bumi merujuk pada gerakan berputar planet bumi pada sumbunya dan
gerakan di orbitnya mengelilingi matahari.
Jika lebih lama: Perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar
Jika lebih cepat: Kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi
4. Albedo
Albedo merupakan sebuah besaran yang menggambarkan perbandingan antara
sinar matahari yang tiba di permukaan bumi dan yang dipantulkan kembali ke
angkasa dengan terjadi perubahan panjang gelombang (outgoing longwave
RPP Geografi SMA

5.

6.

7.

8.

radiation). Perbedaan panjang gelombang antara yang datang dan yang


dipantulkan dapat dikaitkan dengan seberapa besar energi matahari yang
diserap oleh permukaan bumi.
Jika lebih besar: Zaman es tak terkendali akan terjadi
Jika lebih kecil: Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi.
Aktivitas gempa
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi.
Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi).
Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya
kejadian gempa bumi tersebut.Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan
gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah
terlalu besar untuk dapat ditahan.
Jika lebih besar: Terlalu banyak makhluk hidup binasa
Jika lebih kecil: Bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke
daratan melalui pengangkatan tektonik
Ketebalan kerak bumi
Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi 2 kategori, yaitu
kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar
5-10 km, sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70
km.Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan
batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat
batuan basalt. Kerak bumi dan sebagian mantel bumi membentuk lapisan litosfer
dengan ketebalan total kurang lebih 80 km.
Jika lebih tebal: Terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak
bumi
Jika lebih tipis: Aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar
Medan magnet bumi
Magnetosfer bumi adalah suatu daerah di angkasa yang bentuknya ditentukan
oleh luasnya medan magnet internal bumi, plasma angin matahari, dan medan
magnet antarplanet. Di magnetosfer, campuran ion-ion dan elektron-elektron
bebas baik dari angin matahari maupun ionosfir bumi dibatasi oleh gaya magnet
dan listrik yang lebih kuat daripada gravitasi dan tumbukan.
Jika lebih kuat: Badai elektromagnetik akan terlalu merusak
Jika lebih lemah: Kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang
berasal dari luar angkasa
Interaksi gravitasi dengan bulan
Bulan yang ditarik oleh gaya gravitasi bumi tidak jatuh ke bumi disebabkan oleh
gaya sentrifugal yang timbul dari orbit bulan mengelilingi bumi.Besarnya gaya
sentrifugal bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik menarik antara
gravitasi bumi dan bulan. Hal ini menyebabkan bulan semakin menjauh dari
bumi dengan kecepatan sekitar 3,8cm/tahun.

RPP Geografi SMA

Jika lebih besar: Efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi
semakin merusak
Jika lebih kecil: Perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan
ketidakstabilan iklim
9. Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer
Atmosfer bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan
sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air,
dan gas lainnya.Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap
radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara
siang dan malam.75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet.
Atmosfer tidak mempunyai batas yang langsung tapat berbatasan, tetapi agak
menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara
atmosfer dan angkasa luar.
Jika lebih besar: Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
Jika lebih kecil: Efek rumah kaca tidak memadai
10. Kadar ozon dalam atmosfer
Ozon terdiri dari 3 molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan
manusia. Secara alamiah, ozon dihasilkan melalui percampuran cahaya
ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk suatu lapisan ozon pada
ketinggian 50 kilometer.Ozon tertumpu di bawah stratosfer di antara 15 dan 30
km di atas permukaan bumi yang dikenal sebagai 'lapisan ozon'. Ozon dihasilkan
dengan pelbagai persenyawaan kimia, tetapi mekanisme utama penghasilan dan
perpindahan dalam atmosfer adalah penyerapan tenaga sinar ultraviolet (uv)
dari matahari.
Jika lebih besar: Suhu permukaan bumi terlalu rendah
Jika lebih kecil: Suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak
radiasi ultraviolet
Daftar di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyaknya data yang
melimpah tentang adanya prinsip antropis.Namun, yang sedikit inipun cukup untuk
menghancurkan mitos yang dipercaya para ilmuan materialis, yaitu bahwa keberadaan
bumi beserta kehidupan yang terdapat padanya terjadi secara kebetulan melalui
serangkaian peristiwa acak tanpa perencanaan. Siapapun yang mempelajari data-data
ini tidak akan gagal untuk sampai pada kesimpulan bahwa bumi ini merupakan tempat
yang telah dirancang dengan tingkat kerumitan yang tak terbayangkan dan dengan
kesesuaian yang sempurna demi keberlangsungan kehidupan di dalamnya.

RPP Geografi SMA

Evaluasi

Diskusikanlah bersama teman sekelompokmu mengapa bumi layak menjadi


tempat kehidupan makhluk hidup? Berikanlah penjabaran kalian dalam sebuah artikel
dengan ketentuan sebagai berikut :
Artikel maksimal 5 lembar
Artikel berisi deskripsi mengenai mengapa bumi layak menjadi tempat kehidupan
makhluk hidup
Tulisan artikel font 12, Times New Roman, kertas A4

RPP Geografi SMA

Lembar Penilaian

No.

Rubrik kegiatan Diskusi


Aspek Pengamatan
MengMengharg
Nama Siswa Kerja
komunika Tolera Keakti
ai
sama
sikan pennsi
fan
pendapat
dapat
teman

Nilai

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Jumla
h
Skor

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Ket.

Lembar Pengamatan
Rubrik Penilaian
Nama
Siswa

No.

Nilai

Komu
ni
kasi

Aspek Penilaian
Sistemati
Gesture
Jumlah
Wa
ka
Keber Antusi
dan
Skor
wa
penyam
anian
as
penampi
san
Paian
lan

Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4
= Baik Sekali
3
= Baik
2
= Cukup
1
= Kurang
Skor perolehan
=
X 100
Skor Maksimal (20)
Kriteria Nilai
A =
80 100
:
B =
70 79
:
C =
60 69
:
D =
60
:

RPP Geografi SMA

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Nil
ai

Ket
.