Anda di halaman 1dari 6

MENGHILANGKAN KEBIASAAN MENCONTEK

A. Pengertian Mencontek
Menyontek atau menjiplak atau ngepek menurut Purwadarminta sebagai
suatu kegiatan mencontoh/ meniru/ mengutip tulisan, pekerjaan orang lain
sebagaimana

aslinya.

Cheating

(menyontek)

menurut

Wikipedia

Encyclopedia sebagai suatu tindakan tidak jujur yang dilakukan secara sadar
untuk menciptakan keuntungan yang mengabaikan prinsip keadilan. Ini
mengindikasikan bahwa telah terjadi pelanggaran aturan main yang ada.
Abdullah Alhadza dalam Admin (2004) mengutip pendapat dari Bower
(1964) yang mendefinisikan cheating is manifestation of using illigitimate
means to achieve a legitimate end (achieve academic success or avoid
academic failure), maksudnya menyontek adalah perbuatan yang
menggunakan cara-cara yang tidak sah untuk tujuan yang sah/terhormat yaitu
mendapatkan keberhasilan akademis atau menghindari kegagalan akademis.
Pendapat Bower ini juga senada dengan Deighton (1971) yang menyatakan
Cheating is attempt an individuas makes to attain success by unfair
methods. Maksudnya, cheating adalah upaya yang dilakukan seseorang
untuk mendapatkan keberhasilan dengan cara-cara yang tidak jujur.
Dalam konteks pendidikan atau sekolah, beberapa perbuatan yang
termasuk dalam kategori menyontek antara lain adalah meniru pekerjaan
teman, bertanya langsung pada teman ketika sedang mengerjakan tes/ujian,
membawa catatan pada kertas pada anggota badan atau pada pakaian masuk
ke ruang ujian, menerima dropping jawaban dari pihak luar, mencari bocoran
soal, arisan (saling tukar) mengerjakan tugas dengan teman, menyuruh atau
meminta bantuan orang lain dalam menyelesaikan tugas ujian di kelas
ataupun take home test.

B. Faktor faktor yang menyebabkan mencontek

1. Kurangnya rasa percaya diri pelajar dalam mengerjakan soal. Biasanya


disebabkan ketidaksiapan belajar baik persoalan malas dan kurangnya
waktu belajar.
2.

Orientasi pelajar pada nilai bukan pada ilmu.

3. Sudah menjadi kebiasaan dan merupakan bagian dari insting untuk


bertahan.
4.

bentuk pelarian/protes untuk mendapatkan keadilan. Hal ini disebabkan


pelajaran yang disampaikan kurang dipahami atau tidak mengerti dan
sehingga merasa tidak puas oleh penjelasan dari guru/dosen

5. Melihat beberapa mata pelajaran dengan kacamata yang kurang tepat,


yakni merasa ada pelajaran yang penting dan tidak penting sehingga
mempengaruhi keseriusan belajar.
6. Terpengaruh oleh budaya instan yang mempengaruhi sehingga pelajar
selalu mencari jalan keluar yang mudah dan cepat ketika menghadapi
suatu persoalan termasuk test/ujian.
C. Ciri-ciri Orang yang Sedang Mencontek
1. Duduknya gelisah
Pada dasarnya, setiap kegiatan yang tidak baik akan berdampak pada
hati, yaitu muncul rasa gelisah dan takut kalau tingkah lakunya ketahuan.
2. Tengok sana tengok sini
Orang yang tidak optimis, dengan alasan apapun, akan selalu dan
berusaha mengandalkan orang lain. Tidak percaya dengan kemampuan
dia sendiri. Tentu saja harus tetap tawakal sama Allah SWT.
3. Suka melihat kearah guru atau pengawas ujian
Siswa seperti ini sedang mencari-cari peluang guru atau pengawas
lengah. Jika lengah maka dia bersiap-siap untuk mencontek. Bisa juga
sedang mencontek, karena takut ketahuan pengawas.

4. Banyak diam (hampir tidak bergerak)

D. Kerugian Mencontek
1. Muncul ketergantungan kepada orang lain
Tidak bisa dipungkiri orang yang sering mencontek dan lain-lain akan
menghadapi masalah ini. Bukan hanya saat ujian saja akan tetapi pada
kehidupannya juga. Karena yang dipikirkan adalah mendapat jawaban
dari orang lain sehingga jika dia tidak mendapatkannya (karena suatu
kondisi) maka dia akan mengalami kegagalan.
2. Muncul sifat egois dan menang sendiri
Pernahkah anda marah atau tidak suka terhadap seseorang karena dia
tidak

mau

memberi

jawaban

atau

contekan

kepada

anda?

kalau pernah maka sifat egois muncul pada diri anda karena anda cuma
mementingkan diri sendiri tanpa berfikir akan kondisi orang lain.
3. Muncul sifat malas dan menggampangkan urusan
Berfikir esok akan mendapat jawaban dari orang lain. Berfikir besok soal
yang ada bisa dikerjakan dengan kertas contekan yang hari ini dibuat.
Hal inilah yang membuat anda malas dan menggampangkan urusan atau
masalah karena anda akan terbiasa akan hal tersebut.
4. Muncul sifat pembohong
Anda dan orang tua selalu senang jika anda mendapat nilai yang baik.
Namun apabila nilai tersebut hasil dari mencontek maka saat itulah anda
membohongi diri anda sendiri dan orang tua anda.

5. Hilangnya rasa toleransi


Seseorang memiliki ideologi masing-masing. Sehingga seseorang ada
yang tidak ingin contek-contekan. Akan tetapi kecenderungan yang ada
adalah orang yang seperti ini akan dijauhi atau tidak disukai oleh orang
yang terbiasa mencontek. Kasus ini yang terjadi di Indonesia tidak lama
ini.
6. Tidak menghargai orang lain
Pengawas memang bekerja untung mengawasi ujian dari kecurangan.
Akan tetapi terkadang anak-anak yang suka mencontek mencemooh
pengawas yang ketat walaupun itu memang tugasnya.
7. Mudah putus asa / mudah menyerah
Orang yang suka bergantung pada orang lain akan kebingungan saat
tidak ada satu orangpun yang bisa menolongnya dan dimintai
pertolongan suatu saat tertentu. Akhirnya, dia akan putus asa, menyerah,
dsb. Bagus kalau hal itu menjadi pendidikan buat dia supaya sadar dan
mulai mandiri. Alangkah lebih baik kalau hal ini dilakukan sejak awal.

E. Cara untuk Menghindari Mencontek


1. Percaya diri
Modal utama yang harus dimiliki adalah percaya diri. Karena kita akan
percaya akan kemampuan kita sendiri sehingga kita juga akan lebih
percaya jawaban kita sendiri dari pada orang lain.
2. Perbanyak pengetahuan

Dengan tingkat pengetahuan yang tinggi maka kita akan lebih percaya
terhadap diri sendiri dan tidak akan mau mencontek.
3. Lawan rasa malas
memang sungguh sulit untuk mengusir rasa malas yang ada pada diri
bagi orang yang pada awalnya telah terbiasa dengan bermalas-malasan,
namun apabila telah memulai untuk rajin belajar maka lama-kelamaan
kita akan mempunyai kebiasaan untuk terus belajar sehingga kinerja otak
kita terus terasah.
4. Buatlah jadwal kegiatan
kita bisa menjadwal kegiatan kita sehari hari dari mulai kita bangun
sampai kita istirahat, sehingga anda tidak akan dibingungkan oleh
tumpukan tugas yang belum selesai.
5. Tingkatkan kedisiplinan
anda pasti telah sering mendengar kata Disiplin kunci keberhasilan,
maka dari itu disiplinlah dalam menjalankan jadwal kegiatan.
6. Tenang dan Relax
Sebenarnya yang membuat kita terpaksa untuk mencontek adalah beban
yang kita miliki apabila kita mendapat nilai yang kurang memuaskan.
Oleh karena itu lepaskan beban kita dan biarkan diri kita berkreasi karena
kesempatan selalu terbuka apabila kita mengalami kegagalan.
7. Selalu berfikir positif
Dengan selalu berfikir positif sebenarnya menggiring tubuh kita menuju
sesuatu hal positif yang kita pikirkan sehingga dapat pula menghilangkan
kebiasaan yang kurang baik yang ada pada diri kita

8. Mulailah secepatnya
Apabila anda ingin menghilangkan kebiasaan mencontek anda tidak
boleh menunda-nunda waktu, karena apabila terus menunda-nunda
semua tugas akan menumpuk dan itu menyebabkan suatu kemalasan
dalam mengerjakan semua tugas

Sumber

http://galih.eu/2009/02/20/ciri-khas-orang-mencontek/.

tanggal 22 Oktober 2011 pukul 13.00 wib.


http://www.anneahira.com/budaya-mencontek-mengikis-malu.htm.

Diakses

pada

Diakses pada tanggal 22 Oktober 2011 pukul 13.00 wib.


Gawtama, Bayu. 2009. Berguru pada Kehidupan. Bandung: Mizan Media
Utama.