Anda di halaman 1dari 88

Index

VOLUME 30 KIPRAH

Index

VOLUME 30 KIPRAH

KIPRAH

Nuansa

HUNIAN, INFRASTRUKTUR, KOTA DAN LINGKUNGAN

Djoko Kirmanto
Agoes Widjanarko

Dewan Redaksi:
M. Amron, Bambang Goeritno, Purnarachman,
Setia Budhy Algamar, Waskito Pandu,
Dadan Krisnandar, Supardi, Edi A. Djayadiredja,
Antonius Budiono, Iman Sudradjat, Sjukrul Amien

Pemimpin Umum:
Amwazi Idrus

Pemimpin Redaksi:
Dedy Permadi

Wakil Pemimpin Redaksi:


Dwityo Akoro Soeranto

Pemimpin Usaha:
Etty Winarni

Redaksi Pelaksana:
Djuanto

Redaksi:
Lisniari Munthe, Yunaldi, Warjono, Srijanto,
Warsono, Gustaf, Indah, Rendhi,
Achmad Syamsudin

Editor:
Agung Y. Achmad, Sofwan D. Ardyanto

Tata Ruang:
Awal Menuju Kota yang
Harmonis

etika suatu kota tumbuh semrawut tak terkendali, orang lantas


menuding bahwa pembangunan kotanya tak sesuai dengan rencana
tata ruang. Ketika terjadi konversi lahan pertanian secara besar-besaran

menjadi real estate, orang juga serta merta akan mengatakan bahwa telah
terjadi penyimpangan terhadap rencana tata ruang. Juga, ketika terjadi
perubahan fungsi hunian menjadi komersial, itu penyimpangan pula terhadap
rencana tata ruang.
Rencana Tata Ruang memang merupkan komponen penting dalam
upaya mewujudkan sebuah kota yang harmonis. Ia seharusnya tak hanya
mengatur peruntukan fisik pada sebatas ruang kota, juga tak semata
merencanakan sistem jaringan prasarana umum kota, tapi merupakan cermin
dari ketajaman visi pemimpin terhadap kotanya di masa mendatang, dan
keterlibatan seluruh komponen dalam penyusunannya. Dengan demikian,
rencana ini harus mencerminkan kepentingan berbagai kelompok masyarakat,
usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan dalam suatu kesetaraan.
Tapi, ketika sebuah rencana sudah tersusun rapi melalui pelibatan

Kontributor:

masyarakat dalam proses yang panjang, namun ternyata kota masih tumbuh

Taufan Madiasworo

tak terkendali, tentu saja banyak orang akan bertanya: apakah memang

Desain/ Artistik:

rencana itu mengatur dengan rinci berbagai masalah fisik perkotaan sehingga

Eko Wahono, Dian Irawati

tidak menimbulkan multi tafsir? Atau seberapa tajam rencana tersebut disusun

Fotografer:

bukan merupakan rencana yang menyesuaikan keinginan pemilik modal,

Tim Dok. Puskom

penguasa, kelompok masyarakat tertentu? Atau, rencana tersebut hanya

Sekretaris:

merupakan sebuah pembenaran terhadap penyimpangan yang terlanjur telah

Widowati, Litha

terjadi?

Iklan:

Pertanyaan penting berikutnya adalah seberapa banyak sebetulnya or-

Karyono, Anggraeni, Zulkarnaen, Sutedjo DP.

ang yang tahu tentang rencana tata ruang. Dan, seberapa dalam pemahaman

Sirkulasi/ Distribusi:

orang tentang isi rencana tata ruang tersebut. Yang kemudian sering kita jumpai

Anas S, Yusron, Budi, Nadi Tarmadi, Sutikno,


Budi R.

adalah manakala seseorang yang merasa punya hak mutlak untuk melakukan

Diterbitkan oleh:

menghadapi kenyataan bahwa rencana pribadinya sangat bertentangan

Departemen Pekerjaan Umum

dengan rencana kotanya.

Alamat:
Puskom PU, Gedung Bina Marga Lt.1
Jl Patimura 20, Kebayoran Baru, Jakarta 12110
Telp./ Fax: 021-725 1538, 021-722 1679
e-mail:kiprah@pu.go.id,

Bank:
No. Rek. 126 00011515112
Bank Mandiri KCP Dep. PU Jkt.

Pencetak:
PT. Permata Printing, Jakarta

apapun di atas tanah miliknya berencana membangun sesuatu, tapi kemudian

Berbagai masalah dalam implementasi inilah yang kemudian terlihat


dalam wujud kemacetan, kekumuhan, pencemaran, dan kesemrawutan wajah
ruang kota yang banyak dijumpai di berbagai kota kita. Kota-kota yang
kemudian jauh dari dambaan sebagai Kota yang harmonis, sebagaimana tema
peringatan Hari Habitat Dunia tahun 2008 ini, atau kota-kota yang
pengembangannya belum sepenuhnya berlandaskan pada ajakan bersama

Index

Pembina:

menata ruang untuk semua sebagai tema peringatan Hari Tata Ruang Nasional
2008. Melalui dua even inilah kita semua diingatkan akan pekerjaan besar yang
masih harus kita selesaikan di tahun-tahun mendatang.a (Redaksi)
VOLUME 30 KIPRAH

Nuansa
Tata Ruang: Awal Menuju Kota yang Harmonis

44

Bupati Gresik, KH. Robbach Mashum:


Agama Bicara Tentang Habitat

Lambat Pengembangan Jalan Tol


Aktivitas Kota Purwakarta Menurun?
Pembangunan Rusunawa dan Rusunami

Jelajah
46
47
49
51
53
54
55

Kota Probolinggo, Penataan Ruang Kota


(memang) untuk Peningkatan Investasi
Kota Anggur di Tapal Kuda
Banjir Jakarta: Memerlukan Keterlibatan Banyak
Pihak
Seropan, Sumber Air yang Tak Pernah Kering
Ruas Jalan Palembang-Inderalaya Dilebarkan
Menuju Indonesia Hijau
Pembangunan Jembatan Mahakam Ulu

Aktualita
56

40
43

VOLUME 30 KIPRAH

38

34

31

27

Harmonious Cities
Jalan Panjang Menuju Kota yang Harmonis
Hunian, Sebuah Paradoks Perkotaan
World Habitat Day: Kota yang Harmonis Bagi
Semua Orang
Wawancara Dirjen Penataan Ruang: Jangan
Main-main dengan Penataan Ruang
Wawancara Dirjen Cipta Karya: Kita Semestinya
Mengarah ke Konsep Regionalisasi
Wawancara Walikota Surabaya: Kota yang
Harmonis Berawal dari Infrastruktur yang
Tertata
Wawancara Hendro Pranoto: Terpadu untuk
Harmoni
Johan Silas: Kaji Ulang Undang-undang Tentang
Perkim
Perdesaan, Habitat yang Tak Boleh Dilupakan

12
14
20
24

Laporan Utama

10

10

Departemen PU Raih Platinum Award


10 Juta Sambungan Rumah Air Minum pada
2013
Dukungan Organisasi Profesi Terhadap Penataan
Ruang yang Handal
Restrukturisasi Hutang PDAM Terganjal Politik
Lokal
Laris Manis Rusunawa Kebomas Gresik

8
9

Lintas Info

6
7
7

Surat Pembaca

Tamu Kita

Daftar Isi

Sigi

Momentum Bersama untuk Menata Ruang Kota

Renungan Jauhari
74

Profesionalisme

Galeri Foto
76

Penyelam Paniis

Selingan
78

Istanbul, Kota Berjuta tulip

Menjaga Mutu Perkerasan Jalan

Adaptive Reuse dan Revitalisasi Kawasan Kota


Tua Jakarta

Rancang Bangun Arsitektur Tropis

80

Lola Amaria: Benahi Jakarta Sekarang, Atau


Tenggelam Bersama-sama

Perahuku Rumahku

82

Permen untuk Bangunan Gedung Negara

73

Humanika

Info Buku

70

Jendela

Arsitektur

66

Wacana

64

Info Teknologi

60

Sanitasi: PSU Akan Disalurkan untuk Air Minum


dan Sanitasi
Permukiman: Sampah Dan Masyarakat Perkotaan

58

VOLUME 30 KIPRAH

Surat Pembaca

Lambat, Pengembangan Jalan Tol

aya salah seorang pengguna

ter atau rata-rata 3.000 kilometer

yaitu hanya sepanjang 21,6 kilome-

setia jalan tol yang saban hari

per tahun

ter per tahun atau baru mencapai

menggunakan rute Cibubur Ca-

Pertanyaan saya, apa dan di

sekitar 650 kilometer selama kurun

wang dan Grogol pulang pergi. Soal

mana kesalahan negeri ini? Ham-

waktu 30 tahun. Kondisi ini menem-

macet, tarif naik, itu sudah biasa,

batannya apa saja? Apakah kita tidak

patkan Indonesia berada pada urut-

meski itu statusnya jalan bebas ham-

memiliki kemampuan? Dan, bagai-

an kelima dari enam negara Asia,

batan. Namun soal pengembangan

mana solusinya? Masih sederet per-

(Jepang, China, Korea, Malaysia, Indo-

jalan tol, saya prihatin berat. Rasanya

tanyaan selalu mengganggu pikiran

nesia dan Thailand) dalam hal

seperti lari di tempat. Tidak ada

saya sampai saat ini. Masak , kita

panjang jalan tol. Padahal Indonesia

kemajuan, tertinggal dengan negara-

sebagai negara kaya dan sudah 63

merupakan pelopor pembangunan

negara tetangga dan Asia seperti

tahun merdeka serta memiliki se-

jalan tol di kawasan Asia.

Malaysia, China, Korea, meski kita

gudang insinyur, tenaga ahli, dan tu-

adalah yang paling awal dalam

kang, tidak mampu memecahkan

but pembangunannya bisa lebih

membangun jalan tol, yakni tol

persoalan ini. Bagaimana nih BPJT

maju pesat? Karena dukungan nega-

Jagorawi pada tahun l978.

dan PT Jasa Marga menyikapi per-

ra-negara itu sangat kuat diwujudkan

soalan ini? Mohon penjelasan. Terima

dengan pengalokasian dana yang

kasih.

cukup besar. Selain itu pembangu-

Ironinya, Malaysia, yang baru


mengawali pembangunan jalan

Kenapa negara-negara terse-

nan jalan benar-benar dikelola ne-

tolnya tahun l980, dengan belajar di


Indonesia, kini negara jiran itu mam-

gara dan tidak sepenuhnya diserah-

Wassalam,

kan kepada swasta. Juga negara-

pu membangun 2.000 kilometer jalan


tol. Sementara kita yang telah berjalan
30 tahun baru mencapai sekitar 650
kilometer atau rata-rata sepanjang

Sri Sadono,
Karyawan RS Sumber Waras, Grogol
Tinggal di Citereup, Bogor

negara luar tak tanggung-tanggung


mengalokasikan subsidi dana hingga
100 persen. Sebaliknya, di Indonesia
pembangunan jalan tol hampir

21,6 kilometer per tahun.


Belum lagi jika dibanding de-

Jawab

seluruhnya diserahkan kepada inves-

ngan China yang baru melakukan

Terima kasih atas perhatian

pengembangan jalan tol di tahun

Anda terhadap pengembangan jalan

hanya akan memilih jalur yang layak

1990, mereka mampu membangun

di Indonesia. Pembangunan jalan tol

dari sisi bisnis saja.

jalan tol sepanjang 45.000 kilome-

di Indonesia memang sangat lambat,

tor, sehingga investor-investor itu

Kalau soal kemampuan Indonesia sebenarnya memiliki kapasitas


untuk mengoptimalkan pembangun-

Gerbang Tol Cibubur Utara

an jalan tol. Namun, masih ada


beberapa hambatan mendasar, yaitu
sulitnya pengucuran kredit dari
perbankan dan tidak semua jalan tol
memiliki kelayakan secara ekonomis.
Mudah-mudahan jawaban ini sedikit
dapat mengobati keserasahan Sri
Sadono. Ke depan, diharapkan iklimnya politik dan ekonomi lebih baik,

Foto: Dok

telah ditetapkan dapat lekas ter-

VOLUME 30 KIPRAH

wujud, sesuai rencana. Terima kasih


(Red).

Index

sehingga rencana program yang

Aktivitas Kota Purwakarta Menurun?

aya penduduk yang lahir,

volume perdagangan hingga lesunya

jauh dari Ibukota Negara Jakarta dan

besar,

di

usaha masyarakat di bidang jasa

Ibukota Provinsi Bandung.

dan

tinggal

Kabupaten Purwakarta, Jawa

transpotasi, restoran, dan pengi-

Anehnya, potensi-potensi itu

Barat. Saat ini saya merasakan ada

napan. Kota menjadi semakin kurang

terkesan diabaikan dan tidak digarap

yang kurang terhadap kota tercinta

bergairah, lesu, bahkan stagnan.

secara terencana. Tentu ini menjadi

ini. Yang mengherankan, aktivitasnya

Sementara itu, kota-kota lain terus

tugas dan tanggung jawab para

cenderung menurun justru menyusul

berpacu membangun daerahnya.

perencana kota dalam mengem-

pembangunan ruas jalan tol Cipu-

Padahal, Purwakarta dan ka-

bangkan potensi Kota Purwakarta

larang selesai dilakukan. Kendaraan

wasan sekitarnya memiliki keung-

untuk bersinergi dengan kota-kota di

umum maupun pribadi enggan le-

gulan-keunggulan komparatif

dan

sekitarnya. Tujuannya, agar tercipta

wat Kota Purwakarta dan mereka

kompetitif. Tengok saja, di sana ada

kondisi yang lebih baik, aman, nya-

lebih memilih menggunakan jalan tol

dua Waduk buatan Djuanda dan

man, serta produktif dan berkelan-

langsung yang dirasa lebih efisien

Cirata dengan segala kegiatannya.

jutan. Tapi, kapan hal itu terwujud?

dan ekonomis baik dari segi waktu,

Pemandangan alamnya pun cukup

jarak tempuh maupun biaya.

mempesona. Juga ada industri kera-

Kondisi ini berdampak langsung

jinan rakyat keramik, pemandian air

terhadap penurunan aktivitas kota

panas, tempat wisata budaya, dan

dengan segala implikasinya. Misalnya,

seterusnya. Didukung letak lokasinya,

sepinya kegiatan kota, penurunan

Purwakarta pun cukup strategis tak

Wassalam,
Nanang Supriyadi
Pasar Kemis, Purwakarta

Pembangunan Rusunawa dan Rusunami

ekad pemerintah untuk mem

nanti tepat sasaran. Mengingat, cara

kota yang mereka cintai. Persoalan ini

bangun 1000 tower lewat pem-

pemasaran yang dilakukan pengem-

adalah tanggung jawab pemerintah.

bangunan Rusunawa (rumah susun

bang pada saat ini banyak dilakukan

Mohon penjelasan, terima kasih.

sederhana sewa) dan Rusunami

di pusat perbelanjaan mewah seperti

(rumah susun sederhana milik) patut

di mal dan toko-toko swalayan yang

didukung oleh semua pihak. Karena,

banyak dikunjungai kalangan mam-

tujuannya mulia yaitu; melayani

pu dan berduit.
Jangan-jangan, Rusunami itu

huni bagi masyarakat berpengha-

kelak akan dihuni oleh mereka-

silan rendah (MBR), dan upaya me-

mereka yang mampu membayar

ngurangi kawasan kumuh perko-

sewa, atau mampu membeli. Seba-

taan. Upaya seperti itu tengah

liknya, MBR dan masyarakat miskin

dilakukan Pemprov DKI Jakarta yang

kota, yang selama ini bermukim di

tengah membangun Rusunami di

kawasan kumuh, tidak terlayani.

kawasan Pulo Gebang, Jakarta

Akhirnya, nasib mereka tetap

Timur, dan Kalibata, Jakarta Selatan.

terpinggirkan. Padahal mereka juga

Namun, yang menjadi per-

berhak untuk hidup, berkembang,

tanyaan saya, apakah penghuninya

berpartisipasi, dan tinggal di dalam

Angling Anggoro
Kuningan Timur Rt 07/Rw 01 No. 13
Kelurahan Kuningan Timur, Setiabudi
Jakarta Selatan (12950)

Index

kebutuhan tempat tinggal yang layak

Wassalam,

Foto Cover: Pusdok PU

VOLUME 30 KIPRAH

Lintas Info

Departemen PU Raih Platinum Award

epartemen Pekerjaan Umum

Pada tahun ini ajang peng-

direspons maka hal itu akan me-

meraih penghargaan Platinum

anugerahan e-gov award mengambil

ngurangi nilai. Apalagi bila website

Award dari Majalah Warta Ekonomi

tema Connecting Government to In-

tersebut tidak pernah di- up date ,

dalam ajang e-Government Award

crease Public Services Exellence.

peserta langsung dinyatakan gu-

2008. Penghargaan diberikan atas

Menurut Wakil Pemimpin Redaksi

gur, kata Budi Rahardjo, salah

prestasi departemen tersebut sebagai

Majalah Warta Ekonomi J.B Soesetyo,

seorang anggota Dewan Juri yang

pengaplikasi e-gov terbaik selama 5

kriteria penilaian tidak hanya tam-

juga Praktisi Teknologi Informasi (TI)

tahun berturut-turut. Departemen ini

pilan web saja, namun juga, salah

dari ITB.

memenangi berbagai tema yang


Aplikasi user friendly

dilombakan. Penghargaan diterima


Sekjen Departemen Pekerjaan Umum
Agoes Widjanarko pada malam penganugerahan yang diselenggarakan di
Hotel Grand Hyatt, Jakarta, 4 November silam.
Majalah Warta Ekonomi, selama tujuh tahun berturut-turut,
memberikan penghargaan kepada
pengaplikasi e-gov terbaik untuk
kategori Departemen, Non-Departemen, Pemerintah Provinsi,

Tema Connecting
Government juga
menjadi tantangan
bagi Departemen PU
untuk meningkatkan
koordinasi bidang TI
yang dibangun
masing-masing
Satminkal.

Menurut Kepala Pusat Pengolahan Data (Pusdata) Departemen


PU Waskito Pandu, apa yang telah
dicapai dalam pengembangan TI di
Departemen PU adalah untuk meningkatkan pelayanan publik melalui TI yang user friendly. Kita terus
kembangkan aplikasi yang sasaran
akhirnya adalah manfaat untuk
pengguna dan user friendly, jelas
Pandu.

Pemerintah Kabupaten dan Pe-

Pengaplikasian TI di Depar-

merintah Kota. Pada tahun ini, ajang

satunya, up date dan responsibi-

temen PU cukup baik, memang. Saat

penghargaan yang telah terse-

litasnya.

ini, masing-masing Satminkal tengah

lenggara selama tujuh tahun itu

Dewan juri mengirimkan e-

giat mengembangkan aplikasi TI di

menambah satu kategori, yakni

mail ke web tersebut, dan apabila

website mereka, baik berupa sistem

website Direktorat Jenderal.

dalam jangka waktu tertentu tidak

informasi atau sistem manajemen


untuk kebutuhan internal maupun

Departemen Pekerjaan Umum meraih penghargaan Platinum Award dari Majalah Warta Ekonomi
dalam ajang e-Government Award 2008

informasi kepada publik. Tema Con-

necting Government juga menjadi


tantangan bagi Departemen PU
untuk meningkatkan koordinasi
bidang TI yang dibangun masingmasing Satminkal. Dengan mengetahui aplikasi yang telah ada dan
menghindari pengembangan aplikasi baru yang sama sehingga dapat
mengefisienkan anggaran negara,
papar Pandu.
Sekadar catatan, tahun ini,
anggaran yang berkaitan dengan
temen sebesar Rp 46 miliar yang
tersebar di berbagai Satminkal.a
(Joe).

VOLUME 30 KIPRAH

Index

bidang TI untuk keseluruhan Depar-

10 Juta Sambungan Rumah Air Minum pada 2013

emerintah akan melakukan

penduduk yang saat ini tidak menda-

mua pihak, termasuk pemerintah

peningkatan pelayanan air mi-

patkan akses air bersih. Untuk itu

kabupaten/ kota dan para direksi

num hingga 10 juta Sambungan

perlu dilakukan pengaturan yang

PDAM, untuk meningkatkan kualitas

Rumah (SR) pada tahun 2013. Sebab,

baik, pembiayaan yang tepat, me-

manajemen dan tidak kembali ter-

cakupan pelayanan air minum me-

ningkatkan kualitas sumber daya

jerumus ke dalam jurang yang sama

lalui perpipaan di Indonesia dinilai

manusia, serta penyediaan air baku.

yang mengakibatkan tidak sehatnya

masih sangat rendah. Selama tiga

Program tersebut diawali Pro-

dasawarsa, pembangunan prasarana

gram Pengembangan 1 juta SR yang

Dari mana sumber dana untuk

dan sarana air minum serta pe-

dilaksanakan pada tahun 2009-2010

program 10 juta sambungan pipa di

layanannya melalui perpipaan baru

dengan prinsip optimalisasi pra-

atas? Dana APBN dan APBD saja jelas

mencapai 45% masyarakat di per-

sarana dan sarana Sistem Penyediaan

tidak cukup. Dengan dana APBN

kotaan dan 10% di perdesaan. Se-

Air Minum (SPAM) yang telah di-

dan APBD yang terbatas, tidak me-

dangkan cakupan pelayanan secara

bangun. Untuk itu, upaya penye-

mungkinkan untuk melaksanakan

nasional baru mencapai 24 persen

hatan PDAM dengan peningkatan

program tersebut. Untuk itu kami

dengan kapasitas produksi yang

kinerja pengelolaan dan restruk-

menyiapkan beberapa dana alter-

terpasang sebesar 137 ribu per detik

turisasi utang menjadi penting. Se-

natif, kata Menteri.

dengan jumlah pelayanan SR se-

bab, hanya PDAM yang sehat yang

Menteri memberi alternatif

banyak 7,1 juta unit.

pengelolaan PDAM.

mampu memberikan pelayanan air

tentang sumber dana dan pola pem-

Demikian disampaikan Menteri

minum yang baik dan berkelanjutan.

bayarannya, yakni menggunakan

Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto

Manajemen pengelolaan PDAM ke

anggaran internal dari PDAM, pin-

pada Seminar 10 Juta Sambungan

depan harus dilaksanakan secara

jaman perbankan, pola trade credit,

Baru Air Bersih 2013 di Jakarta, medio

profesional dan menerapkan prinsip-

pola KPS maupun obligasi. Namun,

Oktober lalu. Upaya pemasangan 10

prinsip Good Corporate Governance.

alternatif dan pola pembiayaan ter-

juta SR air bersih tersebut juga dila-

Ujung tombak dari pelayanan air

sebut harus dikaji dan disesuaikan

kukan untuk mencapai target MDGs

minum adalah PDAM, tegas Djoko.

dengan kondisi setiap PDAM. a (Ind).

yakni mengurangi separuh proporsi

Menteri PU menghimbau se-

ejumlah organisasi profesi

rah (Pemda) agar penyelenggaraan

dasan pembentukan kultur dan etika

memberikan dukungan kepada

penataan ruang handal dan berke-

pembangunan perkotaan serta per-

setiap usaha penataan ruang di ber-

lanjutan. Tekad kedua organisasi

desaan yang lebih memiliki perspektif

bagai daerah. Organisasi profesi itu

profesi itu dilatarbelakangi keterba-

terwujudnya masyarakat yang aman,

adalah Ikatan Ahli Perencanaan Indo-

tasan daya dukung dan daya tam-

nyaman, produktif dan berkelanjutan.

nesia (IAP), Ikatan Arsitek Indonesia

pung lingkungan, perubahan iklim

Karena itu, Iman mengajak para

(IAI), Asosiasi Sekolah Perencana Indo-

global, dan pentingnya melestarikan

pemangku kepentingan untuk ikut

nesia (ASPI) dan REI (Real Estate Indo-

budaya lokal, terkait dengan peman-

berperan aktif dalam rencana tindak

nesia). Dukungan itu diberikan pada

faatan tata ruang.

kegiatan penataan ruang.

saat puncak peringatan Hari Pe-

Menurut Ketua Umum IAP Iman

IAP dan IAI berencana mela-

rencanaan Kota Dunia pertama di In-

Soedradjat, masyarakat dan Pemda

kukan sosialisasi dan mendorong prak-

donesia pada 8 November 2008.

merupakan kunci keberhasilan tujuan

tek-praktek penataan ruang yang fokus

Mereka bertekad untuk me-

penataan ruang. Oleh karena itu, UU

pada peningkatan kualitas dan profe-

nyukseskan program sosialisasi kepa-

No 26 Tahun 2007 tentang Penataan

sionalisme perencanaan penataan

da masyarakat dan pemerintah dae-

Ruang harus dijadikan sebagai lan-

ruang yang bertanggung jawab.a (Joe).

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Dukungan Organisasi Profesi Terhadap Penataan Ruang yang Handal

Lintas Info

Restrukturisasi Hutang PDAM Terganjal Politik Lokal

menyanggupi

Komisi V DPR RI Enggartiasto Lukito.

PDAM dapat dipenuhi dan menjadi

penghapusan utang PDAM be-

Akibat banyak Pilkada, PDAM akan

sehat dari sisi keuangan, serta me-

rupa denda dan bunga sebesar Rp 3

sulit melakukan perbaikan tarif ka-

ngurangi tingkat kebocoran air hing-

triliun. Syaratnya, PDAM harus mem-

rena hal itu dijadikan bahan kam-

ga 40%. Berdasarkan data dari Depar-

buat besaran tarif normal dan ma-

panye. Pemda tidak berani meng-

temen Keuangan hingga Desember

najemen harus dipilih melalui uji

ambil kebijakan yang tidak populis,

2007, terdapat 207 PDAM yang

kelayakan dan kepatutan. Program

kata Enggartiasto. Program restruk-

memiliki total utang sebesar Rp 4,39

tersebut boleh diikuti seluruh PDAM

turisasi kemungkinan baru dapat

triliun, yang terdiri dari utang pokok

kecuali PDAM DKI Jakarta dan Batam.

berjalan setelah bulan April 2009 saat

Rp 1,4 triliun, denda dan bunga Rp

Dalam menentukan besaran

Pilkada selesai, tambah Enggartiasto.

2,9 triliun. Sedangkan per 30 Juni

tarif, sebenarnya PDAM tidak lagi

Akibatnya, baru dua PDAM,

2008 sebesar Rp 4,65 triliun terdiri

harus meminta persetujuan DPRD.

yakni PDAM Banjarmasin dan PDAM

dari utang pokok Rp 1,5 triliun dan

Sesuai dengan PP No. 16 Tahun 2005,

Ciamis, yang sudah mengajukan

nonpokok (bunga, denda) Rp 3,1

kewenangan menyetujui kenaikan

permohonan penghapusan utang.

triliun.

tarif air minum menjadi kewenangan

PDAM lain masih berkutat dengan

Melihat kecenderungan di atas,

bupati atau walikota.

kenaikan tarif yang menjadi syarat

menurut Dirjen, dalam waktu be-

restrukturisasi yang diajukan Pe-

berapa tahun ke depan investasi

merintah.

swasta dalam sektor air minum masih

emerintah

Namun, dalam praktiknya, penguasa daerah tidak berani memutuskan sendiri. Hal tersebut terkait

Menurut Dirjen Cipta Karya

akan sulit dilakukan, kecuali sekitar 11

dengan pemilihan kepala daerah dan

Budi Yuwono, kenaikan tarif sangat

Pemda yang penyediaan air mi-

pemilu. Fakta ini diakui anggota

diperlukan agar biaya operasional

numnya digarap swasta. a (Ind).

Rusunawa Kebomas, Gresik

usunawa (rumah susun sederhana sewa) Kebomas yang ber-

ada di Jalan Wahidin Sudirohusodo,


Gresik, Jawa Timur, diserbu peminat
alias kebanjiran daftar calon penghuni. Tercatat, dua blok Rusunawa
berlantai empat, masing-masing

10

VOLUME 30 KIPRAH

berkapasitas 96 unit, telah terisi

sik kepada KIPRAH di kantornya,

penuh. Kapasitas listrik terpasang 105

beberapa waktu lalu.

ribu kVA, sedang travo yang diguna-

Selain Kebomas, Gresik telah

kan mampu menahan daya hingga

membangun Rusunawa di dua lokasi

160 ribu kVA.

sejak 2005 lalu. Menurut Husni, pe-

Warga yang mendaftar men-

ngembangan permukiman di Gresik

jadi calon penghuni harus memiliki

selama ini hasilnya cukup baik. Arti-

KTP Gresik dan termasuk dalam

nya, mampu mengatasi kebutuhan

masyarakat berpendapatan rendah

rumah tinggal yang layak huni bagi

(MBR), dan belum memiliki rumah.

MBR yang jumlahnya kian meningkat.

Karena lokasinya berdekatan dengan

Apa lagi, pada saat ini, Pemda diha-

kawasan pabrik, umumnya calon

dapkan kepada persoalan keterba-

penghuni bekerja di sektor industri.

tasan lahan dan harga tanah yang

Harga sewa Rusunawa ditentukan

semakin mahal. Karena itu, dengan

berdasar letak lantai. Sewa diukur

keberadaan Rusunawa itu, Husni ber-

dari letak lantai yaitu dari uang sewa

harap pembangunan permukiman

Rp 70-100 ribu, di luar uang ling-

dan perumahan ke depan dapat

kungan bulanan, kata Tugas Husni

terselenggara secara lebih harmonis

Syarwanto, Kepala Dinas Pekerjaan

baik secara spasial, fisik-lingkungan,

Umum Pemerintah Kabupaten Gre-

maupun sosial ekonomi.a (Joe).

Index

Foto: Joe

Laris Manis Rusunawa Kebomas Gresik

Index
VOLUME 30 KIPRAH

11

Laporan Utama

12

roblematika perkotaan pada saat ini telah sampai

mewabah silih berganti, dan seterusnya. Itulah wajah

pada derajat persoalan yang mengkhawatirkan.

perkotaan kita, wajah sebuah habitat hidup sekitar

Keberadaan prasarana publik sering tidak me-

separuh penduduk di negeri ini.

nambah kenyamanan warga kota dalam beraktivitas.

Sebagai sebuah habitat hidup, kota-kota di Indonesia

Kemacetan lalu lintas terjadi di mana-mana. Tak nampak

memang masih akan terus berkembang. Apalagi, kecen-

indah, kota terlihat kian semrawut, meski di sana-sini berdiri

derungan global menunjukkan bahwa arus urbanisasi belum

gedung-gedung megah. Sampah bertebaran di mana-

akan berhenti. Padahal, salah satu efek buruk dari arus

mana. Polusi tidak hanya di udara, tetapi juga di tanah

urbanisasi yang semakin tinggi itu adalah kemunculan

dan air. Kota tak hanya pencipta bencana alam, tetapi juga

kantong-kantong permukiman baru, yang malangnya

mendatangkan sejumlah problema sosial. Penyakit

berkarakter kumuh. Itu terjadi karena sebagian besar pelaku

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Harmonious Cities
P

tata ruang yang matang. Pengembangan kawasan lebih


mengesankan sebagai suatu tindakan ketakterencanaan
ketimbang sebaliknya. Wajar bila kota tak mampu memberi
rasa aman dan nyaman kepada para penghuninya.
Bilamana hal itu berakhir? Tidak ada cara lain kecuali
kita bersama-sama merevisi perencanaan tata ruang kota yang
disesuaikan dengan, antara lain: kebutuhan dan kepentingan
pemanfaat ruang secara adil, potret kemajuan yang diinginkan
di masa mendatang, prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dengan cara semisal memenuhi luasan ruang
terbuka hijau, membangun prasarana penyehatan lingkungan, dan seterusnya.
Momentum untuk itu telah tiba, yakni 8 November 2008.
Selain merupakan World Town Planning Day, 8 November
juga diperingati sebagai Hari Tata Ruang Nasional. Event ini
sangat strategis karena tak hanya menjadi saat terbaik untuk
memulai bersama penataan ruang (sesuai tema besar
peringatan, yakni Planning for All) tetapi juga dihadapkan pada
keterancaman kelestarian lingkungan global. Satu bulan
sebelum event tersebut, dunia juga memperingati Hari Habitat Dunia atau World Habitat Day, yang pada tahun ini memiliki
tema: Harmonious Cities.
Dua momentum itu seakan-akan menjadi sebuah pintu
masuk untuk mengingatkan segenap stakeholders perkotaan,
baik para pengelola kota maupun warga kota, tentang tesis
bahwa kota yang harmonis merupakan kota yang berkembang melalui sebuah perencanaan yang matang.
Foto: Ahadpoint, Eko

Betapa indahnya hidup ini bila kota tempat kita

Pengembangan kota hendaknya dimulai dengan perencanaan ruang kota


yang baik dan seimbang, sehingga menghasilkan keharmonisan

bermukim, beraktualisasi, berproduksi, menyediakan segala


kebutuhan dan kepentingan kita, serta kondisi lingkungannya
yang terpelihara dengan baik dan berimbang. Dalam bahasa
lain, ada sebuah keharmonisan hubungan antara kepentingan
sosial dan ekonomi, perkotaan dan perdesaan, serta antara
pertumbuhan kota dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Planning for All adalah niat bersama bangsa ini untuk


melahirkan kota-kota yang harmonis. Bila masing-masing elit
daerah sebagai ujung tombak perencana tata ruang untuk
urbanisasi adalah warga desa yang relatif miskin dan ingin

kota menyadari hal itu, bukan tidak mungkin kita bisa

memperbaiki nasib sosial-ekonominya di kota.

menghadirkan kembali Jakarta sebagai Venessia van Java,


atau Semarang sebagai The Little Netherlands, sekadar
menyebut beberapa contoh. Mengapa tidak?

bagaimana mengantisipasi pola perkembangan kota. Alhasil,

Dan, harmonious cities itu adalah tema utama KIPRAH

problematika perkotaan yang sudah rumit tadi semakin

kali ini. Selain wawancara dengan sumber-sumber utama,

kompleks dengan tambahan elemen urbanisasi tadi.

seperti Dirjen Penataan Ruang, Dirjen Cipta Karya, tim redaksi

Tidak bisa dipungkiri, aneka rupa prolematika perkotaan

Index

Fakta tersebut, yang jelas, akan memaksa para pengelola


kota berhadapan dengan sebuah tantangan, yakni tentang

KIPRAH juga melakukan peliputan ke beberapa kota, yakni

yang telah terpapar pada paragraf pertama tadi merupakan

Surabaya dan Kota Probolinggo, serta interview sejumlah

akibat-akibat dari pengembangan kota tanpa perencanaan

pakar.a

VOLUME 30 KIPRAH

13

Laporan Utama

Jalan Panjang Menuju Kota yang Harmonis


Akibat perencanaan kota yang tidak matang, kondisi lingkungan wilayah pada
banyak kota di negeri ini pada umumnya mengalami kerusakan serius.

14

hidup di kota metropolitan ini.

terlihat indah dan teratur, penataan

jerit histeris dan pekik

Sepenggal kisah di Taman BMW

ruang kota direncanakan untuk

tangis puluhan perem-

di atas menebarkan muatan jamak.

mengakomodasi berbagai kepen-

puan dan anak-anak di area Taman

Persoalannya tidak hanya menyang-

tingan, seperti ekonomi, sosial, pendi-

Bersih-Manusiawi-Wibawa (BMW)

kut masalah ketidakabsahan dan

dikan, kebutuhan akan permukiman,

yang meratapi rumah-rumah me-

pelanggaran pemanfaatan ruang

konservasi lingkungan, bahkan seba-

reka saat digusur satuan polisi pa-

kota oleh ratusan lebih kepala ke-

gai salah satu penciptaan strategi

mong praja setingkat kompi dari

luarga. Tapi, kejadian itu juga mem-

pertahanan dan keamanan suatu

Pemerintah Kota Jakarta Utara? Juga,

buka tirai tentang ketaktersediaan

kawasan. Pola penataan ruang se-

peristiwa-peristiwa yang kurang lebih

lahan permukiman yang layak bagi

buah kota senantiasa menentukan

serupa, semisal penertiban terhadap

masyarakat berpenghasilan rendah

perilaku warga kota dalam menata

ratusan pedagang kaki lima di

(MBR), masalah sosial, ekonomi,

habitat hidup mereka.

sejumlah kota besar, beberapa waktu

budaya, bahkan sampai ke persoalan

Contoh yang paling mudah

silam? Konflik fisik sesekali terjadi

politik dan keamanan kawasan, di

adalah aktivitas warga kota di pusat

pada peristiwa semacam itu, karena

Jakarta ini.

perbelanjaan yang tidak menyediakan

apapun alasan penggusuran, bagi

Begitulah, sejatinya, dimensi

lahan parkir yang memadai. Aki-

rakyat kecil, rumah atau lebih tepat

panataan ruang, merupakan urusan

batnya, setiap orang harus berlomba

disebut gubuk dan lingkungan

prinsipil suatu kota yang sering

mendapatkan sepetak area parkir,

permukiman ilegal itu adalah

dilupakan banyak orang. Lebih dari

atau memarkir kendaraan di jalan

segalanya bagi mereka untuk bisa

sekadar penataan fisik kawasan agar

raya. Dari sini muncullah persoalan,

VOLUME 30 KIPRAH

Index

asih ingatkah Anda pada

orang dari berbagai pelosok Tanah

luasan daerah tangkapan air yang

Air, untuk memenuhi sejumlah ke-

kian sempit dan rusak, maka banjir

pentingan. Maklum, Jakarta adalah

adalah suatu keniscayaan. Cermatilah

kota dengan tingkat pendapatan per

juga area persawahan produktif,

kapita yang tertinggimeski pertum-

terlebih di Jawa, yang semakin ber-

buhannya di bawah Gorontalo dan

kurang karena telah dijadikan seba-

Lampung. Fakta bahwa Jakarta me-

gai kawasan permukiman. Yang

rupakan kota dengan jumlah teren-

terakhir ini bukan hanya berpenga-

dah penduduk di bawah garis kemis-

ruh bagi kelestarian habitat, tetapi

kinan telah menjadi alasan sederhana

juga ekonomi.

bagi banyak orang desa untuk da-

Suasana saat dilakukan penertiban di kawasan kumuh

Memang selalu ada upaya untuk menghijaukan kota. Namun,

Apa hendak dikata, kota metro-

penambahan luasan Taman Kota di

politan terbesar di Indonesia ini pada

banyak kabupaten atau kota di Indo-

akhirnya tidak siap dengan pertum-

nesia tidak seimbang dengan per-

buhan yang mahacepat itu. Jakarta

gerakan pemanfaatan lahan yang

pun kian sumpek. Tidak hanya oleh

tidak sesuai dengan peruntukannya.

ledakan jumlah penduduk, tetapi

Jadi, ada kesan yang kuat bahwa

terutama akibat pertumbuhan kota

dinamika pembangunan di banyak

yang tidak terpola dengan baik. Tidak

tempat itu lebih menyiratkan ketidak-

semua kebutuhan warga kota akan

terencanaan ketimbang sebaliknya.

permukiman bisa dipenuhi. Ke mana

Kerusakan lingkungan akibat

lagi mereka yang tak mampu mem-

perencanaan kota yang buruk seperti

seperti premanisme. Apalagi, perso-

beli rumah yang kian mahal itu

ditunjukkan oleh pengembangan

alan ini kemudian dibumbui dengan

hendak tinggal? Kasus Taman BMW

kawasan permukiman meninggalkan

adanya perputaran uang banyak di

di atas hanyalah salah satu potret

catatan tersendiri. Para pengembang

sana. Ini berlanjut dengan akibat-

buram dari kelengahan di bidang

pada umumnya tidak menyediakan

akibat terusannya, seperti kemacetan,

perencanaan tata ruang kota di

prasarana sanitasi sehingga kebera-

persampahan, hingga tindak kriminal.

Jakarta, hal yang sejatinya juga terjadi

daan permukiman baru itu meng-

Sebaliknya, sebuah kota yang

di banyak kota di Indonesia. Ilustrasi

ganggu habitat di sekitarnya. Tidak

memiliki cukup banyak ruang publik,

nyata tadi menunjukkan betapa erat

semua bangunan rumah memiliki

seperti taman yang menghijau yang

keterkaitan antara perencanaan

saluran drainase serta sumur resapan

memungkinkan warga kota mele-

ruang kota yang ideal dan kondisi

sendiri. Air limbah pun lantas ditum-

paskan lelah dan penat, area ling-

habitat perkotaan itu sendiri.

pahkan ke jaringan drainase terbuka.

kungan kota yang bersih dan terbebas dari sampah, dan seterusnya,

Sungai-sungai penuh sampah, dan


Habitat Kian Terancam

sedihnya kotoran-kotoran itu berjenis

akan memaksa warga kota untuk

Akibat perencanaan kota yang

nonorganik. Belum lagi pembuangan

bertindak santun dan etis, baik ter-

tidak matang, kondisi lingkungan

limbah industri secara liar ke sungai-

hadap sesama maupun terhadap

wilayah pada banyak kota di negeri

sungai.

lingkungannya. Habitat hidup yang

ini pada umumnya mengalami keru-

Demikian juga dengan peme-

senyaman itu tak pelak ikut mem-

sakan serius. Lihatlah bagaimana

nuhan prasarana air minum. Feno-

bentuk karakter manusia-manusia

hutan lindung dialihfungsikan men-

mena ini mendapat perhatian serius

yang tinggal di dalamnya.

jadi kawasan komersil tanpa kom-

Dirjen Cipta Karya Departemen PU,

Jakarta, sebagai misal, adalah

pensasi pengganti lahan untuk kon-

Budi Yuwono. Menurut Budi Yuwono,

magnet bagi masyarakat perdesaan,

servasi secara memadai, dan keru-

para pengembang wajib memba-

tidak hanya bagi penduduk di sekitar

sakan hutan dalam skala masif di

ngun akses perpipaan air minum

Ibukota ini, tetapi juga bagi orang-

seluruh pulau di Tanah Air. Karena

seandainya dekat dengan sumber air

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Foto: dok

tang ke kota metropolitan ini.

15

Laporan Utama

minum atau setidaknya membangun


sumur bor sampai dengan kedalaman 30 meter. Idealnya, pengembang memiliki Water Treatment Plant
(WTP) sendiri yang pengoperasiannya diserahkan kepada PDAM.
Sayang, hal ini sering diabaikan.
Beberapa kasus akibat sanitasi yang
tidak memadai itu telah mencemari

Stop! Terlampau
banyak rapor
merah kota-kota
di Tanah Air akibat
kelalaian dalam
perencanaan tata
ruang kotanya.
Kini saatnya kita
untuk menata
kembali kota-kota
tercinta itu.

sistem air minum yang ada di kawasan perumahan, sehingga warga


harus mengonsumsi air yang tak
layak minum, kata Budi Yuwono.
Habitat tempat di mana kita
tinggal sekarang ini telah menurun
drastis kualitasnya. Banyak orang
lupa, bahwa ada kaitan erat antara
penataan ruang dan kelestarian habitat atau lingkungan. Bisa dipastikan
bahwa penataan ruang yang benar
akan menghasilkan lingkungan yang

Pemandangan kontras kawasan kota akibat


perencanaan yang kurang matang

sehat, dan berkelanjutan. Habitat


ruang yang mantap.
Harus diakui, masih banyak

16

Planning for All Pesan Hari Tata

canaan ruang perkotaan dan kualitas

Ruang

habitat di perkotaan.

pihak yang belum memahami de-

Adalah World Town Planning

Departemen Pekerjaan Umum

ngan benar makna dari penataan

Day yang jatuh setiap 8 Nopember.

berkepentingan untuk menjadikan

ruang ini, hingga muncul persepsi

Pada hari itu, masyarakat Indonesia

even Hari Tata Ruang Nasional ter-

yang kacau, bahkan sikap tidak mau

juga memperingati Hari Tata Ruang

sebut sebagai upaya untuk menyo-

tahu. Jumlah yang tak terhitung dari

Nasional untuk pertama kalinya. Mo-

sialisasikan ide-ide, konsep, serta hasil-

bangunan yang melanggar perun-

mentum ini menjadi istimewa ketika

hasil yang sudah dicapai dari peng-

tukan lahan di beberapa sudut Ibu-

dihadapkan pada fakta kesemra-

aplikasian penataan ruang selama ini.

kota Jakarta mungkin menjelaskan

wutan penataan kota-kota di Indone-

Sejak Undang-Undang No. 26 Tahun

fenomena ini. Ya, bisa jadi suatu kota

sia. Hari itu seperti telah dijadikan

2007 tentang Penataan Ruang diter-

sebenarnya telah memiliki Rencana

sebagai kesempatan untuk mela-

bitkan, gema tentang wacana pena-

Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang

kukan evaluasi nasional di bidang

taan ruang masih terbatas pada ka-

bagus tetapi pelanggaran sering

penataan ruang kawasan kota-kota

langan tertentu. Karena itu, pesan dari

terjadi. Dari sinilah, antara lain keru-

di Indonesia. Dan, tema yang diusung

Hari Tata Ruang Nasional kali ini

wetan kota pada umumnya berawal.

pun tepat, yakni Penataan Ruang

adalah Planning for All, kata Dirjen

Stop! Terlampau banyak rapor

untuk Semua. Sementara itu, satu

Penataan Ruang Departemen PU Imam

merah kota-kota di Tanah Air akibat

bulan sebelumnya, masyarakat inter-

S. Ernawi, di acara puncak peringatan

kelalaian dalam perencanaan tata

nasional juga merayakan World Habi-

Hari Tata Ruang Nasional di Plaza

ruang kotanya. Kini saatnya kita

tat Day atau Hari Habitat Dunia 2008,

Selatan Senayan, Jakarta (Baca: Jangan

untuk menata kembali kota-kota

yang bertemakan: Harmonious Cities.

Main-main Dengan Penataan Ruang).

tercinta itu.

Dua even yang hanya berjarak satu

Benar, sejatinya, perencanaan

bulan itu menjadi simbol dari mata

ruang kota harus dikondisikan seba-

rantai yang terpisahkan antara peren-

gai tanggung jawab semua pihak

VOLUME 30 KIPRAH

Index

yang baik terlahir karena penataan

Foto: Ahadpoint, Eko

dan dimanfaatkan untuk semua

manfaatan ruang yang harmonis

masing daerah untuk mengantisipasi

warga kota. Sebab, penataan ruang

dalam berbagai aspek. Sebuah kota

praktik pemanfaatan ruang yang

disusun untuk mengakomodasi ber-

yang harmonis adalah habitat yang

melanggar rencana.

bagai kepentingan agar pengem-

bukan hanya indah secara fisik,

bangan kota ke depan bisa berke-

namun juga termasuk mengako-

Mengedepankan Konsep Agro-

lanjutan, aman, nyaman, dan ber-

modasi perkembangan kawasan

politan

keadilan, dan terjadi harmoni antar-

dari waktu ke waktuitulah makna

Di antara kelengahan para

warga kota dan antara penghuni

berkelanjutan. Karena, sekali salah

pemangku kepentingan di negeri ini

kawasan dengan lingkungannya. Bila

dalam merencanakan, dampaknya

dalam perencanaan tata ruang kota

kepentingan-kepentingan warga di

akan beruntun dan kompleks. Itulah

adalah membiarkan ketakseimbang-

atas telah terpenuhi dengan baik,

latar belakang penggusuran, itulah

an pembangunan yang terjadi di kota

itulah kota yang harmonis (harmoni-

penyebab banjir, pencemaran, dan

dan desa. Selain menimbulkan urba-

ous cities).

seterusnya. Upaya memperbaiki

nisasi, kesenjangan desa-kota juga

Kelestarian habitat ini harus

kawasan yang terlanjur berkem-

mempengaruhi sebaran pemanfa-

beriringan dengan kehidupan sosial

bang tanpa kendali bisa memer-

atan alam yang tidak seimbang.

yang harmonis antarwarga kota,

lukan ongkos sosial politik yang

Menurut ahli perencanaan kota,

dinamika ekonomi, politik, hingga

tidak murahseperti antara lain

Kawik Sugiana, kawasan perdesaan

keamanan. Bahkan, perencanaan

tergambar dalam kegiatan peng-

dan perkotaan adalah fenomena yang

tata ruang kota juga diperuntukkan

gusuran.

bertautan. Dikotomis antara kota dan

bagi pemenuhan hasrat berkesenian

Dihadapkan pada banyak kete-

desa, menurut Sugiana, hanya akan

lanjuran penataan ruang, tiap Pemda

menyulitkan pengembangan di ke-

Penataan ruang berdedikasi

harus selalu merevisi RTRW-nya pal-

dua kawasan itu. Kawasan perdesaan

untuk menyediakan wahana bagi

ing lama dalam tempo lima tahun.

akan sukar mengembangkan ke-

penduduk dalam suatu konsep pe-

Harus ada politik ruang oleh masing-

giatan ekonominya tanpa memper-

para pemangku kepentingan kota.

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Perencanaan ruang kota harus dikondisikan sebagai tanggung jawab semua pihak dan dimanfaatkan untuk semua warga kota

17

timbangkan kota sebagai pusat pe-

sebagai agropolitan. Di dalam pe-

banyak akan memangkas masalah

ngolahan produksi dan pemasaran,

ngembangan desa itu dimasukkan

akut kota-kota di Indonesia.

kata Sugiana.

unsur-unsur urbanitas yang diang-

Sebaliknya, pembangunan di
perkotaan tidak dapat dilakukan

gap penting, terutama demi kenyamanan barang dan jasa publik.

Elite Daerah: Ujung Tombak


Perencanaan Kota

melalui pemanfaatan sumber daya

Konsep agropolitan ini telah

Jalan untuk mencapai kota

manusia dan alam di perdesaan

masuk dalam pembahasan Undang-

yang harmonis masih panjang, me-

untuk kepentingan jangka pendek.

Undang No. 26 tahun 2007 tentang

mang. Selain banyak pekerjaan yang

Dalam hal ini, pembangunan di

Penataan Ruang. Di sana, agropolitan

bersifat administratif dan riset, seperti

perkotaan tidak berkelanjutan, tam-

didefinisikan sebagai kawasan yang

penyusunan RTRW, pembuatan ren-

bah Sugiana.

terdiri dari satu atau lebih pusat

cana detail penataan ruang, zonasi,

Ia mengusulkan penguatan hu-

kegiatan pada wilayah perdesaan

setiap kota memiliki pekerjaan yang

bungan desa-kota dengan mencip-

sebagai sistem produksi pertanian

tidak ringan berkaitan dengan kese-

takan linkage yang saling mengun-

dan pengolahan sumberdaya alam

mrawutan kawasan. Ini semua tidak

tungkan dan sinergis. Namun, menurut

tertentu yang ditunjukkan oleh ada-

mudah untuk dimulai, apalagi untuk

dia, keterkaitan desa-kota cenderung

nya keterkaitan fungsional dan hirarki

satu Perda dibutuhkan dukungan

bersifat spesifiktidak terjadi pada

keruangan satuan sistem permu-

legislatif atau DPRD.

semua aspek. Karena itu, pertim-

kiman dan sistem agribisnis.

Pada saat ini baru sepertiga

bangan keterkaitan yang dipilih untuk

Bila di desa orang bisa meme-

Pemda yang telah melengkapi atau

dikembangkan diharapkan sejalan

nuhi semua kebutuhannya, menga-

merevisi RTRW dalam sebuah Pera-

dengan keunggulan komparatif dan

pa harus pergi ke kota? Apa lagi,

turan Daerah. Padahal, deadline

kompetitif perdesaan dan wilayah

dalam konsep agropolitan itu, hu-

yang diberikan Undang-Undang

tersebut, jelas pakar perencana kota

bungan desa-kota kian pendek kare-

Penataan Ruang sampai pada 2010.

dan daerah dari UGM itu.

Harus diakui, semestinya pada saat

komunikasi tersedia dengan baik.

ini sudah separuh Pemda telah me-

desaan seperti ini sering disebut

Pengembangan agropolitan sedikit

rampungkan revisi RTRW-nya. Nah,

Foto: dok

na prasarana seperti jalan dan alat

Pengembangan kawasan per-

18

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Laporan Utama

untuk memberikan kontribusinya


dalam usaha menghijaukan Surabaya. Boleh dibilang, Surabaya
merupakan salah satu kota yang
sangat peduli dengan berbagai
rencana induk pengembangan wilayah. Selain RTRW, kota ini juga dilengkapi dengan Master Plan Pengembangan Drainase Kota, yang disusun
oleh para ahli dari negeri Belanda.
Sementara itu, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mungkin kebalikan

Foto: Apoint, eko

dari Surabaya dalam hal kelengkapan

Seorang remaja bermain skateboard di taman Bungkul Surabaya

peraturan atau payung politik penataan ruang, namun tidak dalam hal
komitmennya. Di sana, setiap warga
diwajibkan menanam pohon sebanyak 10 batang. Tiap warga, karena
itu, mendapat sebuah sertifikat yang
merupakan persyaratan untuk men-

data itu bisa menunjukkan bagai-

tersedia di kota pelajar itu. Karena itu,

dapatkan jaminan kesehatan dan

mana kesiapan mereka, ungkap

sejak dua tahun lalu ia bangun taman

pendidikan gratis. Bupati Sumbawa

Dirjen Penataan Ruang Imam S.

di mana-mana. Tentang julukan Wa-

Barat, Zulkifli Muhadli, menyatakan

Ernawi.

giman, ia berseloroh, Biarin.

bahwa penataan ruang kotanya

Ini memang sebuah keterlam-

Fenomena langka juga bisa

didesain sedemikian rupa untuk mem-

batan. Karena itu, Ditjen Penataan

ditemui di Surabaya. Mungkin kasus

pertimbangkan kelestarian alam.Di

Ruang Departemen PU yang ber-

pembongkaran sebuah SPBU yang

pusat perkantoran pemerintah da-

tindak sebagai pengawas pelak-

telah lama berdiri di jalur hijau kota

erah, sebagai contoh, saat ini sudah

sanaan penataan ruang tersebut

hanya baru sekali terjadi di kota

dikelilingi sabuk hijau, tutur Muhadli.

akan terus mendorong Pemda untuk

pahlawan ini, yakni di Jl. Sulawesi.

Apa yang telah dilakukan KSB

segera menyelesaikan tugas yang

Area ini dikembalikan fungsinya

memang baik, bahkan layak ditiru.

tertunda itu. Imam juga meminta

sebagai jalur hijau Saya hanya ingin

Namun, melengkapi segala pera-

agar para elit di daerah, khususnya

konsisten dalam menerapkan aturan

turan yang berkaitan dengan pena-

DPRD, ikut mendukung usaha ini

tentang peruntukan lahan, kata

taan ruang adalah juga sangat pen-

agar Pemda bisa menganggarkan

Walikota Surabaya Bambang DH

ting. Sebab itulah, payung hukum

kegiatan revisi RTRW dalam APBD.

(baca: Kota yang Harmonis Berawal

yang mencerminkan komitmen ber-

dari Infrastruktur yang Tertata).

sama dalam perencanaan kota atau

dinamika menarik dari sejumlah elit

Justru karena komitmen pe-

daerah dalam mengapresiasi pene-

nguasa daerah ini, PT. Telkom mere-

Dalam hal ini, Dirjen Penataan

rapan penataan ruang ini. Misalnya

novasi sebuah taman, bernama Ta-

Ruang Imam S. Ernawi mengingatkan

dalam hal usaha penambahan luasan

man Boengkoel dengan biaya ham-

kepada para pejabat di daerah untuk

taman kota. Walikota Yogyakarta,

pir mencapai Rp1,2 miliar. Juga, PT.

tidak melanggar ketentuan undang-

Herry Zudianto, adalah salah satunya.

Pertamina, yang membiayai pena-

undang dengan tidak menyusun

Ia pernah dijuluki Wagiman, yakni

taan taman eks-SPBU dengan biaya

RTRW. Pelanggaran undang-undang

walikota gila taman. Ia memang pa-

mencapai Rp 1 miliar. Tak hanya itu,

bisa dikenakan sanksi pidana. Jangan

ham benar bagaimana menghadapi

Bambang DH terus menggedor para

bermain-main dengan Undang-Un-

tingkat polusi yang kian tinggi serta

pemanfaat terbesar dari masyarakat

dang Penataan Ruang ini, tegas Dirjen

keharusan 30% luasan RTH yang harus

dan Kota Surabaya, yakni pengusaha,

Penataan Ruang mengingatkan.a

politik ruang sangat diperlukan.

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Meski demikian, cukup banyak

19

Laporan Utama

Hunian, Sebuah Paradoks Perkotaan


Problem permukiman tak layak huni di perkotaan terlahir tidak hanya akibat daya
beli masyarakat akan hunian yang rendah, tetapi juga terkait dengan buruknya
perencanaan tata ruang kota. Ke depan perlu kebijakan yang melibatkan peran
masyarakat.
diri gedung-gedung menjulang ting-

fiktif. Di Jakarta, panorama serupa itu

gi berupa apartemen mewah, pusat

mudah ditemukan misalnya di ka-

datang musim hujan, dan ber-

perkantoran, sentra perbelanjaan,

wasan Kapuk, Senen, Karet, atau

debu tatkala kemarau. Di gang-gang

atau kawasan rumah elit. Kesan

Tanah Abang. Menurut data, total

yang bagaikan lorong, beratapkan

kontras dan dramatik kian terasa bila

luas wilayah kawasan kumuh di

terpal, potongan asbes atau seng:

kawasan ini dilihat pada malam hari,

Ibukota telah mencapai lebih dari 15

gelap dan pengap, itu nyaris tak pernah

ketika di area wah tadi bertabur

ribu hektar.

sepi dari aktivitas para penghuninya.

aneka warna lampu.

Beragam barang, dari jemuran pakaian

Sementara itu, berbagai ancam-

bisa pula dijumpai di Kelurahan

hingga kandang burung, bergelan-

an senantiasa mengintai mereka

Bandarharjo, Semarang Utara, Jawa

tungan di langit-langit serambi rumah,

yang tinggal di kawasan kumuh itu,

Tengah. Berada di area muara yang

berebut tempat dengan utilitas kabel

semisal kebakaran. Secara teknis, para

selalu banjir (karena rob dan curah

listrik dan telepon. Rumah-rumah

penghuni kawasan kumuh itu akan

hujan tinggi), Bandarharjo terus

sempit itu berdempetan tak karuan.

sulit menyelamatkan diri bila terjadi

mengalami penurunan tanah 5 cm

Dinding yang kebanyakan terbuat dari

gempa, kebakaran, atau banjir, apa-

hingga 30 cm tiap tahun (sumber:

tripleks tipis yang telah terkelupas itu

lagi jika peristiwanya secara menda-

Kompas, Mei 2001). Bandarhajo pun

berwarna kusam.

dak. Menyedihkan, memang.

menjadi tak pernah nyaman dihuni.

Tak jauh dari kawasan ini ber-

20

Kawasan kumuh perkotaan

VOLUME 30 KIPRAH

Penggambaran di atas bukan

Panorama tak estetis juga bisa dijum-

Index

alan sempit, di sana-sini


terdapat genangan airbila

Foto: ayus

pai di permukiman kumuh di ka-

sisi mikro, fenomena munculnya

wasan Cimaung-Cihampelas, Ban-

permukiman tak layak huni itu selalu

dung, atau di sejumlah kampung

berpijak dari gejala yang sama, bah-

pada beberapa kecamatan di Sura-

wa hal itu terlahir akibat ketak-

baya dan Medan.

mampuan sebagian warga kota

Kawasan kumuh kota adalah

membeli rumah sehingga mereka

penjelasan paradoksal tentang kota

mengalah menempati bangunan

yang masih harus berbenah. Terlebih,

yang tak representatif baik secara

jika dihubungkaitkan dengan sema-

teknis dan nonteknis. Biasanya, mere-

ngat Harmonious Cities, yang menjadi

ka akan tinggal di area dekat pusat

tema Hari Habitat Dunia tahun ini,

perdagangan, seperti pasar kota,

maka paradoks itu akan semakin

perkampungan pinggir kota, dan di

menjauhkan fakta tadi dari konsep kota

sekitar bantaran sungai kota.

yang ideal. Pada tahun ini, tema kota

Namun, gejala kekumuhan

yang harmonis (harmonious cities)

juga bisa dilihat sebagai tidak ako-

mengemuka sebagai salah satu

modatifnya pengembangan kawas-

terminologi lain tentang kota yang

an. Bila mereka tak mendapatkan

ideal.

ruang untuk permukiman yang laKota yang belum harmonis

yak, mengapa perizinan untuk pe-

sejatinya merupakan kota yang ber-

ngembangan apartemen atau ge-

kembang tanpa perencanaan tata

dung-gedung pencakar langit di

ruang yang matang. Memang, dari

area yang melanggar peruntukan-

VOLUME 30 KIPRAH

21

Index

Foto: Apoint, eko

Pembangunan gedung di Jakarta

Laporan Utama

nya tetap diberikan? Ada unsur keti-

ngembang perumahan, yang tidak

merupakan kawasan yang paling

dakadilan di sini.

terlalu peduli terhadap penyehatan

tertata. Jalan di jalur protokol ini sering

Permukiman memang menjadi

lingkungan permukiman memiliki

tergenangi air. Padahal, kawasan ini,

barang mahal di perkotaan. Sejurus

kontribusi besar merusak lingkungan

menurut Marco berada di ketinggian

dengan itu, sebenarnya, masih jauh

perkotaan. Ada kesan, terlalu mahal

tujuh meter di atas permukaan laut. Itu

lebih banyak jumlah masyarakat kota

menyediakan ruang bagi prasarana-

bukan karena banjir kiriman dari Bogor,

yang menempati permukiman yang tak

prasarana sanitasi tersebut. Bahkan,

tapi disebabkan buruknya drainase

memadai sebagai kawasan hunian,

para pengembang itu tega menguruk

dalam kota Jakarta, ujar Marco.

meskipun lingkungan ini tidak ter-

resapan air menjadi kawasan peru-

Marco mengusulkan, Pemprov

golong kumuh. Salah satu ciri kawasan

mahan mewah antara lain di Pantai

DKI seharusnya membangun sistem

permukiman kumuh ini, yakni tidak

Indah Kapuk, Jakarta Barat, dan Kelapa

drainase yang terhubung dengan

didukung prasarana sanitasi yang

Gading, Jakarta Utara. Di masa lalu dua

danau atau situ, dan laut. Hal itu, dapat

memadai. Bahkan, tidak sedikit kawasan

kawasan ini merupakan daerah rawa.

dilakukan di permukiman warga atau

perumahan menengah dan elite yang

Setelah tertancap beton-beton dan

kawasan bisnis dengan sistem blok

tak memiliki prasarana sanitasi sendiri,

bangunan permukiman, air yang seha-

seperti yang sudah diterapkan di ka-

terutama untuk pengolahan limbah

rusnya terserap di kawasan itu, akhir-

wasan Menteng, Jakarta Pusat.

domestik. Alhasil, melalui saluran draina-

nya membanjiri pemukiman warga di

senya, kawasan perumahan orang

sekitarnya.

Masih banyak orang di kota-kota


besar yang belum memiliki persepsi

berduit ini pun menyuplai limbah ke

Menurut pengamatan ahli peren-

yang benar soal sanitasi, tata ruang, dan

lingkungan di sekitarnyabiasanya per-

cana kota, Marco Kusumawijaya, bah-

keselamatan habitat. Tak membangun

mukiman di perkampungan, atau

kan, sebuah kelalaian serius dilakukan

prasarana sanitasi di lingkungan rumah-

perumahan kelas bawah.

Pemprov dalam sistem drainase di

nya adalah persoalan kesadaran dan

kawasan Sudirman, yang semestinya

pemahaman akan penataan ruang dan

Orientasi dan persepsi para pe-

22

Index

Foto: Apoint, eko

Salah satu perumahan mewah di Jakarta

VOLUME 30 KIPRAH

Foto: Apoint, eko

Perkotaan (P2KP), yang banyak mena-

ruang publik atau public sphere. Dalam

bahan tata ruang ditetapkan secara


terbuka sehingga mendapatkan basis
sosial budaya, yang tentu saja melibatkan masyarakat secara aktif. Dengan demikian, Pemerintah Kota
memiliki juri masyarakat yang terdiri
dari ahli dan kelompok masyarakat
untuk menggantikan Tim Penasehat
Arsitektur Kota, kata Marco.
Memang, terdapat antara korelasi yang kuat antara kualitas habitat perkotaan dan proses perencanaan. Sebagai sebuah habitat,
kawasan perkotaan memiliki banyak
fungsi. Tak hanya sebagai pusat
kegiatan ekonomi tapi juga fungsi
permukiman. Namun, semua fungsi
itu berpijak pada satu landasan,
yakni antoposentris. Artinya, semua
fungsi itu bertujuan untuk mengakomodir kehidupan warga kota.
Jika demikian adanya, wajar bukan,
jika kemudian warga kota itu secara
aktif terlibat aktif dalam proses

ngani pengembangan prasarana dasar

ruang publik itu, syarat-syarat peru-

perencanaan?a

skala komunitas atau permukiman.

penyehatan lingkungan.
Pendekatan pembangunan per-

Kedua program yang dibiayai antara

mukiman kota sebenarnya telah me-

lain dari pinjaman luar negeri itu cukup

masuki suatu pola baru. Sejak tahun

berhasil meningkatkan kapasitas masya-

2004

telah

rakat yang tinggal di kawasan-kawasan

mencanangkan Program Satu Juta

permukiman tak layak huni, atau menja-

Rumah dan Indonesia Bebas Kawasan

dikan kawasan mereka lebih baik.

Kumuh 2020. Jauh sebelum itu, dan

***

lalu,

Pemerintah

masih berlangsung hingga saat ini, juga


telah dilakukan pengembangan Rumah

Pesan Perencanaan untuk Semua

Susun Sederhana Sewa (Rusunawa)

Di antara banyak penyebab

dan Rusunami (Rumah Susun Seder-

kegagalan penataan habitat di kota,

hana Milik). Upaya ini, sembari menye-

yang pada prinsipnya diawali dari

lesaikan problem keterbatasan lahan,

kegagalan perencanaan kota, salah

juga dilakukan atas dasar penataan

satunya adalah ketidakterlibatan ma-

ruang kota yang mengakomodasi

syarakat. Oleh karena itu, dalam hemat

semua kepentingan.

Marco Kusumawijaya, persoalan yang

Melalui beberapa program stra-

dihadapi kota-kota metropolitan,

tegis, Departemen PU juga telah melak-

seperti Jakarta, bukan lagi tentang

sanakan Neighborhood Upgrading

mengubah rencana tata ruang kota

Shelter and Sector Project (NUSSP) dan

melainkan tentang bagaimana peru-

Program Penanggulangan Kemiskinan

bahan tersebut diuji dalam sebuah

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Anak-anak penghuni rumah susun di Surabaya

23

Laporan Utama

ika berkiblat pada definisi Har

merupakan tema sentral dari World

terdapat 20 juta penduduk Indone-

monious Cities yang ditulis oleh

Habitat Day 2008. Tema ini dipilih

sia yang tinggal di kawasan kumuh.

UN-Habitat, bahwa Harmoni-

PBB sebagai ekspresi atas kekha-

Itu artinya kurang lebih 10 persen

ous Cities are inclusive cities where

watiran dunia terhadap laju urba-

dari warga indonesia, lanjut Budi

everyone and every culture is at home

nisasi yang kian tinggi. Urbanisasi

Yuwono. Padahal, Menteri Pekerjaan

maka kota sesungguhnya adalah

memang menjelma menjadi feno-

Umum Djoko Kirmanto pernah

wilayah yang inklusif, tempat siapapun

mena menakutkan yang sedang

berketetapan bahwa pada tahun

dan budaya apapun merasa berada di

menjangkiti berbagai kota besar di

2010 mendatang, 200 kota di Indo-

rumah sendiri. Menurut catatan UN-

seluruh dunia. Masalahnya, laju

nesia ditargetkan meraih predikat cit-

Habitat, saat ini hampir separuh dari

urbanisasi yang tidak wajar itu lantas

ies without slums atau Kota Tanpa

manusia yang hidup di muka bumi

berdampak pada kemunculan kan-

Permukiman Kumuh. Kemudian,

tinggal di kawasan perkotaan, ter-

tong-kantong permukiman kumuh.

pada tahun 2015, angka itu

masuk Indonesia. Bahkan, pada tahun

Fakta yang seperti itu tentu saja

diharapkan bisa meningkat menjadi

2025 mendatang, diperkirakan jumlah

mengerikan jika kota-kota itu tidak

350 kota. Dan, pada akhirnya pada

penduduk Indonesia yang tinggal di

siap memikul beban yang begitu

tahun 2020, sesuai dengan amanat

kawasan perkotaan akan mencapai

besar tersebut. Apalagi melihat fakta

Millenium Development Goals

65% atau sekitar 180 juta orang. Naif,

bahwa laju urbanisasi yang tidak

seluruh kawasan perkotaan di Indo-

jika kemudian kawasan yang menjadi

sehat justru memunculkan kantong-

nesia harus sudah meraih predikat

tempat hunian bagi lebih dari separuh

kantong permukiman kumuh baru.

cities without slums . Sungguh,

manusia itu berada dalam kondisi yang

Saat ini saja, menurut catatan Budi

sebuah target dengan waktu yang

tidak harmonis.

Yuwono, yang Dirjen Cipta Karya

sangat singkat.

Tahun ini, Harmonious Cities,

Departemen PU, setidaknya masih

Bagi Indonesia, dan juga-juga

World Habitat Day

Warga kota senantiasa membutuhkan ruang terbuka, semisal taman, di mana di sana terdapat area bagi pejalan kaki

24

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Foto: eko

Kota yang Harmonis Bagi Semua Orang

negara berkembang lainnya, menye-

Pantas jika kemudian, peringat-

lesaikan persoalan kawasan kumuh

an Hari Habitat Dunia yang dipusat-

Indonesia saat ini juga sedang

berarti memberikan solusi alternatif

kan di Bali pada 30-31 Oktober 2008,

menghadapi tantangan berat untuk

bagi para warga yang tinggal di

juga diwarnai dengan serangkaian

mengatasi persoalan sanitasi. Menu-

dalamnya agar bisa hidup di habitat

seminar bertema perumahan dan

rut laporan United Nations Develop-

permukiman yang lebih layak. Oleh

permukiman, seperti Visi Pemba-

ment Programme (UNDP) atas status

karena itu, pada peringatan Hari

ngunan Perumahan dan Permukiman

pencapaian MDGs, Indonesia ter-

Habitat Dunia (HHD) 2008 di Indone-

2025 dan seminar Dukungan Infra-

masuk dalam kategori negara-negara

sia, isu tentang permukiman terkesan

struktur dan Tata Ruang terhadap

yang mengalami kemunduran dalam

mendapat porsi yang agak besar

Perumahan dan Permukiman.

pencapaian MDGs. MDGs telah

memperingati HHD 2008 itu.

ketimbang isu-isu lainnya seperti

Namun demikian, bukan ber-

mencanangkan bahwa pada tahun

sanitasi dan penyediaan air minum.

arti sektor-sektor keciptakaryaan lain

2015 mendatang sebanyak 72,5

Menurut Sekretaris Ditjen Cipta Karya,

yang juga memiliki korelasi erat

persen penduduk harus sudah mem-

Antonius Budiono, fokus HHD 2008

dengan Hari Habitat menjadi dike-

peroleh pelayanan sanitasi yang

di Indonesia memang lebih diarah-

cilkan. Masih dalam suasana Hari

memadai. Namun, faktanya saat ini

kan untuk memberikan pemahaman

Habitat Dunia, sebuah event bertajuk

baru sekitar 50 persen penduduk In-

kepada masyarakat terhadap isu

Rembug Sanitasi Nasional pun

donesia memperoleh akses sarana

perumahan dan permukiman. Selain

digelar di Jakarta pada 23 Oktober

sanitasi yang memadai.

itu juga untuk mendorong peran

2008 lalu. Sanitasi merupakan aspek

serta stakeholder perumahan dan

penting dalam penciptaan permu-

permukiman untuk mendukung

kiman yang layak huni, simpul Dirjen

implementasi agenda habitat dunia

Cipta Karya, Budi Yuwono pada event

Event Hari Habitat Dunia pada

itu, jelas Antonius.

yang memang digelar dalam rangka

tahun ini juga dilengkapi dengan

***
4 th World Urban Forum

Foto: sofwan

Index

Anak-anak bermain sepeda di depan rumah susun Kebomas, Gresik

VOLUME 30 KIPRAH

25

Foto: sofwan

Laporan Utama

Pameran hari habitat dunia

26

VOLUME 30 KIPRAH

moting Social Equity and Inclusiveness, Making Cities Productive and


Equitable, Harmonizing the Built
and Natural Environments, Preserving the Historical Roots and Soul of
the City, and A City for All Generations. Pada event ini Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Djoko
Kirmanto berpidato membawakan
topik Cities in Transition: Challenges
for Indonesia Cities Toward Sustainable Urban Development.
Di forum tersebut, Menteri PU
Djoko Kirmanto antara lain menginformasikan bahwa Indonesia
merupakan negara pertama di Asia
yang telah membentuk Sekretariat
Nasional HABITAT sebagai focal point
pengkajian pembangunan wilayah
perkotaan di tingkat nasional. Hal itu
menunjukkan komitmen yang sangat
kuat dari Pemerintah RI untuk terus
berupaya mengatasi berbagai persoalan yang ada di kawasan perkotaan.
Di sela-sela World Urban Forum, Delegasi Indonesia juga menye-

lenggarakan Networking Event tentang Innovative Approaches to Financing Slum Upgrading. Kegiatan
yang mendapatkan respon sangat
positif ini berupaya menjelaskan
kepada masyarakat internasional
bahwa di Indonesia telah terjadi
suatu proses mobilisasi komunitas
untuk mendapatkan akses terhadap
pembiayaan dan pendanaan bagi
pembangunan perumahan yang
layak. Terobosan ini mendapatkan
apresiasi dari masyarakat internasional sebagai solusi bagi penyediaan
perumahan yang layak bagi masyarakat miskin perkotaan.
***
Kini, momentum Hari Habitat
Dunia telah berlalu. Awal Oktober
tahun depan, event itu akan kembali
diperingati. Semoga ketika saat itu
datang, wajah habitat permukiman di
negeri ini sudah menjadi lebih baik
dari sekarang. Semoga.a

Index

event 4 th World Urban Forum


yang digelar di Nanjing, China selama
empat hari, yakni 3-6 November
2008, yang juga seiring dengan tema
yang sejalan dengan Harmonious Cities sebagai fokus utama.
Forum internasional yang digelar The United Nations Human
Settlements Programme (UN-HABITAT) dan Kementerian Perumahan
dan Kontruksi Perkotaan Republik
Rakyat China ini dikuti lebih dari
10.000 peserta dari berbagai negara,
termasuk sejumlah menteri, wali kota,
anggota parlemen, peneliti perkotaan, universitas mitra UN-HABITAT, kaum perempuan dan kaum
muda.
Pertemuan dua tahunan seluruh pemangku kepentingan masalah perkotaan yang mengangkat
tema Harmonious Urbanization: the
Challenges of Balanced Territorial
Development ini mendiskusikan
enam sub tema yaitu Territorial Balance in Urban Development, Pro-

Wawancara

Dirjen Penataan Ruang

Jangan
Main-Main
dengan
Penataan Ruang
Hari Tata Ruang Nasional 8 November 2008 silam, yang diilhami peringatan
World Town Planning Day (WTPD) adalah momentum tepat bagi semua
pemangku kepentingan di negeri ini untuk tidak lagi bermain-main dengan
rencana tata ruang kota.
semua kota di Indonesia, akibat tidak

Ernawi, di sela-sela acara puncak Hari

masalah perkotaan terjadi

disertai perencanaan yang matang,

Tata Ruang Nasional di Jakarta, be-

akibat kelalaian para pemang-

menjadi tidak nyaman dihuni, alias

berapa waktu lalu.

ku kepentingan di suatu kota ter-

jauh dari harmonis. Selain karena kota-

hadap rencana tata ruang. Sebab, da-

kota itu telah menanggung beban ling-

ri rencana penataan ruang itu ke-

kungan yang kian sarat yang berujung

berlanjutan pembangunan bisa di-

pada bencana alam, problematika

Pesannya adalah Planning for All,

pertahankan. Dalam perencanaan

terusannya (sosial, ekonomi, politik, dan

menata ruang bersama atau bersama

ruang itu juga berbagai kepentingan,

keamanan) pun semakin menumpuk.

menata ruang untuk semua. Proble-

seperti ekonomi, sosial, politik dan

Apa pesan dari Hari Tata


Ruang Nasional kali ini?

Solusi terbaik dari itu semua, tak

matika perkotaan sebenarnya meru-

pelak, adalah melakukan upaya-upaya

pakan cermin dari rencana tata ruang-

World Town Planning Day, yang

yang diamanahkan Undang-Undang

nya. Nah, karena itu peringatan ini

juga menjadi Hari Tata Ruang Na-

No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan

sebetulnya untuk mengingatkan ke-

sional, pada 8 November 2008 silam,

Ruang. Mereka yang melanggar un-

pada semua pihak, terutama masya-

adalah momentum tepat bagi semua

dang-undang tersebut bisa dikenakan

rakat, agar lebih banyak berperan

pemangku kepentingan di negeri ini

sanksi pidana. Berikut wawancara

dalam proses perencanaan tata ruang

untuk tidak lagi bermain-main dengan

Agung Y. Achmad dari KIPRAH de-

kota. Oleh karena itu, melalui Hari Tata

rencana tata ruang kota. Hampir

ngan Dirjen Penataan Ruang, Imam S

Ruang ini, kami ingin menginfor-

keamanan diakomodasi.

VOLUME 30 KIPRAH

Index

angat meyakinkan, semua

27

Laporan Utama

masikan kepada masyarakat apa saja

sudah menyelesaikan amanah Un-

yang tidak tampak maju dari sisi yang

hasil penataan ruang yang telah dila-

dang-Undang Penataan Ruang itu.

Anda sebutkan itu. Sebenarnya mere-

kukan selama ini. Melalui even ini pula,

Harus diakui, semestinya pada saat ini

ka sudah menyiapkan revisi RTRW

kami mengajak semua pihak untuk

sudah separuh Pemda telah meram-

pada saat ini. Memang, tidak mudah

bersama-sama menata ruang kota.

pungkan revisi RTRW-nya.

mem-Perda-kan RTRW, sebab dalam

Pemda merupakan ujung


tombak dari implementasi pena-

Anda ingin mengatakan bahwa proses itu terlambat?

penyusunannya peran DPRD juga


besar. Bagaimanapun, DPRD harus

taan ruang di kota-kota di Indone-

Ya. Tetapi, kita masih terus

juga mengerti tentang arti penting

sia. Menurut Anda, sejauh mana

mendorong mereka agar terjadi

rancangan tata ruang sehingga

kesiapan Pemda mengemban ama-

percepatan pada tahun 2009. Me-

anggaran untuk penyusunan RTRW

nat sebagai ujung tombak itu?

mang, harapan kita saat ini semes-

bisa dimasukkan dalam APBD. Kare-

Ukuran kesiapan Pemda bisa

tinya separuh Pemda sudah merevisi

na itu, kami menghimbau DPRD agar

dilihat dari upaya mereka dalam

RTRW-nya. Jika pada tahun 2009 ini

urusan RTRW juga bisa dianggarkan.

menyusun atau merevisi rencana tata

masih belum juga, saya khawatir

Apa langkah Ditjen Penataan

ruang wilayah (RTRW)-nya. Itu kan

mereka tidak bisa mengesahkan

Ruang dalam rangka mengakse-

syarat pertama. Sesuai amanat un-

Perda tentang RTRW pada tahun

lerasi kesiapan daerah itu?

dang-undang, semua kabupaten dan

2010 mendatang.

Kami menyiapkan pedoman,

kota harus telah menyelesaikan tugas

Apakah yang sepertiga Pem-

mendampingi, memberikan bimbing-

revisi RTRW itu pada 2010. Hasil revisi

da itu mencerminkan tingkat ke-

an, mengadvokasi, hingga membe-

itu kemudian juga harus sudah di-

makmuran daerah-daerah itu, lan-

rikan bantuan teknis. Bantuan teknis

Perda-kan pada tahun itu juga. Jika

taran mereka ber-PAD tinggi?

itu bisa berupa tenaga, keahlian,

dilihat dari jumlahnya, dari seluruh

Salah satu faktornya memang

bahkan pendampingan dana. Kami

Pemda, baru sepertiga saja yang

itu. Tapi itu juga relatif. Banyak juga

juga melakukan proses pengawasan.

Foto: Sofwan

Index

Hasil penataan ruang, harus disampaikan kepada masyarakat

28

VOLUME 30 KIPRAH

Foto: dok

Karena itu, kami tidak pernah bosan

mana. Dari segi habitat, akibat

tentangkan dengan kepentingan

mengingatkan Pemda-Pemda yang

mereka tak membangun prasarana

untuk mengejar PAD. Apa komen-

pekerjaan revisi RTRW-nya belum

sanitasi, misalnya, pengembangan

tar Anda?

selesai. Yah, kita buka-bukaan sajalah

kota akan mempengaruhi keseim-

Saya kira pandangan yang

tentang kinerja mereka.

bangan lingkungannya. Apa ha-

seperti itu nggak betul. Sebelum

Selain undang-undang dan

rapan Anda terhadap kalangan

Undang-Undang No. 26 Tahun 2007

Perda tentang RTRW, peraturan

dunia usaha dalam kaitan dengan

tentang Penataan Ruang ini disahkan

perundang-undangan mana lagi

penataan ruang ini?

(UU No. 24 tahun 1992 masih ber-

yang menentukan kesiapan da


da-erah itu?

Dunia usaha bisa kita anggap

laku, red), jika terjadi penyimpangan,

juga sebagai masyarakat, sebetulnya.

memang sulit menentukan sanksinya.

Saya kira begini, rencana tata

Artinya, peran masyarakat harus

Namun, dengan undang-undang

ruang itu tidak ada gunanya jika tidak

didorong. Di dalam Undang-Undang

yang baru ini, bentuk sanksinya

dilaksanakan. Setiap daerah kan

Penataan Ruang itu kan ada porsi

sudah jelas. Jadi, sekarang silahkan

punya pedoman pelaksanaan pem-

untuk peran masyarakat di dalam

saja, siapapun, melakukan tuntutan

bangunan berupa Rencana Program

penyusunan RTRW. Seharusnya,

kepada elite daerah yang melanggar

Pembangunan Daerah, apakah itu

dunia usaha memberikan sharing-

undang-undang. Saya kira, soal

bentuknya rencana kegiatan ta-

lah. Undang mereka untuk terlibat

bagaimana mendorong PAD, itu

hunan, lima tahunan, dan seterusnya.

dalam proses perencanaan. Selain itu,

tidak masalah asalkan sesuai dengan

Saya pikir, pedoman itu harus betul-

kalangan dunia usaha juga harus

rencana yang ada. Karena, itu RTRW

betul sinergis kepada rencana tata

konsisten dan komitmen melak-

harus disepakati bersama sebagai

ruang sebagai matra spasial dari

sanakan RTRW secara benar sesuai

acuan semua pihak. Itu syarat per-

pembangunan daerah.

dengan rencana.

tama. Di dalam rencana itu, boleh

Kalangan dunia usaha kan

Ada kecenderungan, bahwa

saja dibuat desain macam-macam

membangun permukiman di mana-

penataan ruang kota sering diper-

untuk mendukung peningkatan pen-

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Pembangunan perumahan di daerah, salah satu cermin dari kesiapan Pemda dalam melaksanakan amanah Undang-undang Penataan Ruang

29

Laporan Utama

rah bisa dituntut ke pengadilan bila

Di dalam rencana boleh


saja dibuat agar
mendukung peningkatan
pendapatan asli daerah,
meningkatkan investasi,
dan sebagainya. Itu
nggak apa-apa. Bahkan,
memang harus demikian.

itu?

tak mengaplikasikan penataan

Di seluruh tingkatan ada. Di

ruang seperti yang diamanahkan

daerah juga ada, namanya Penyidik

undang-undang?

PNS di bidang penataan ruang. Untuk

Bisa. Misalnya, kalau dia mem-

itu, kita menjalin koordinasi dan kerja

berikan izin yang tidak sesuai dengan

sama dengan POLRI dan aparat hu-

ketetapan dalam perencanaannya

kum lainnya.

maka dia bisa terkena sanksi.


Itu delik apa? Siapa yang bisa
menuntut dia?
Masyarakat bisa menuntut

Menurut Anda, idealnya dalam dua atau tiga tahun ke depan,


seperti apa implementasi penataan
ruang secara nasional?

dapatan asli daerah, dan sebagainya.

Bupati. Jika perlu dengan semacam

Hari Tata Ruang Nasional ini kan

Bahkan, RTRW yang ideal semestinya

class action . Selain itu, ke depan,

temanya Bersama Menata Ruang

memang harus demikian. Hanya saja,

pengawasan teknis akan semakin

untuk Semua. Artinya kita ini seka-

jika sudah ditetapkan dalam rencana,

efektif. Menurut Undang-Undang

rang kick-off. Maka, tadi (pada acara

tolong dipatuhi, jangan kemudian

Penataan Ruang itu ada penyidik PNS

puncak peringatan Hari Tata Ruang,

bermain-main dengan itu. Apalagi, se-

di daerah yang akan menilai hal itu.

red) seluruh pihak bersedia untuk

karang ini kan sudah ada sanksinya.

Peran penyidik PNS itu sangat vital

memberikan statemennya, karena

Jangan main-main dengan amanah

untuk melihat ada atau tidak indikasi

mereka itu kan sebetulnya pelaku-

penataan ruang, itu tindakan pidana.

penyimpangan.

pelakunya. Inilah kick-off supaya se-

Artinya, seorang kepala dae-

Di mana posisi penyidik PNS

mua pihak bisa berbuat lebih baik.a

30

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Foto: eko

Kawasan industri di Semarang

Wawancara

Dirjen Cipta Karya:

Kita Semestinya
Mengarah ke Konsep
Regionalisasi

Kondisi habitat kota-kota di Indonesia telah demikian memprihatinkan. Terdapat


hubungan kausalitas yang kentara di sana. Yakni, antara arus urbanisasi yang terus
meningkat dari hari ke hari dan pengendalian pemanfaatan ruang kota yang pada
umumnya buruk.

telah terjadi. Habitat sebagai kesa-

ber), editor Majalah KIPRAH, Agung

mua warga kota menem

tuan lingkungan tidak tersekat oleh

Y. Achmad dan Sofwan D Ardyanto

pati permukiman yang la-

batas-batas wilayah administratif.

menemui Dirjen Cipta Karya Budi

yak yang di sana tersedia prasarana

Dan, tidak semua kota bisa meme-

Yuwono dalam sebuah wawancara

sanitasi. Lantaran terjadi pembeng-

nuhi kebutuhan warganya akan air

di Jakarta, beberapa waktu lalu.

kakan jumlah penduduk, berbagai

minum. Karena itu, cara melihat

Berikut petikannya.

prasarana perkotaan pun dibangun.

masalah ini tidak bisa secara mikro,

Namun, sedihnya, dalam waktu

tetapi makro. Diperlukan usaha untuk

Tata

Ruang

Kota

bisa

bersamaan, pengembangan kawas-

mendorong regionalisasi dalam pe-

dikatakan sebagai konsep. Bidang

an itu tidak menyediakan prasarana

ngembangan prasarana dasar itu,

Cipta Karya adalah sebagai pe-

dasar untuk sanitasi, seperti air mi-

ucap Budi Yuwono.

manfaat ruang terbanyak. Bagai-

num, drainase, limbah dan sampah.

Benar, dengan demikian terjadi

mana kebijakan bidang Cipta Kar-

Akibatnya jelas, beban lingkungan

keselarasan antara penataan ruang

ya berintegrasi dengan kebijakan

kota menjadi kian sarat.

dan pengelolaan habitat. Membin-

Penataan Ruang?

Menurut Dirjen Cipta Karya,

cangkan dua topik besar yang mo-

Mari kita melihat dulu per-

Budi Yuwono, masalahnya tidak

mentumnya terjadi pada waktu yang

soalan yang menghubungkan dua

terhenti pada bahwa setiap per-

hampir bersamaan, yakni Hari Habi-

urusan ini. Pertama, tekanan ter-

mukiman, bahkan kota, menyediakan

tat Dunia 2008 (6 Oktober) dan

hadap urbanisasi masih tinggi. Akibat

prasarana dasar ituandai hal ini

World Town Planning Day (8 Novem-

urbanisasi ini, ada kelompok ma-

VOLUME 30 KIPRAH

Index

kibat urbanisasi, tidak se

31

32

yamanan di banyak kota.


Dalam kondisi serba terlanjur
buruk seperti itu, apa yang sebaik-

di Provinsi, semestinya Gubernur


lebih bisa melihat peta kondisi lingkungan secara lebih luas.
Ada pendapat yang menga-

nya dilakukan?
Sekarang ada UU No. 26 Tahun

takan bahwa semestinya kegiatan

2007 tentang Penataan Ruang. Se-

penataan ruang tidak lagi sekadar

baiknya semua Pemda merevisi

berdimensi ruang secara makro,

RTRW. Sekarang ini, UU sudah dileng-

tapi sudah harus lebih fokus dan

kapi dengan sanksi-sanksi yang kon-

mengarah pada visi penataan ru-

kret, bahkan nantinya akan ada

ang mikro, yang sangat berkaitan

pengamat atau pengawas.

erat dengan hal-hal keciptakaryaan.

Dalam kondisi kota-kota yang

Apa komentar Anda?

saat ini masih belum begitu teratur,

Pendapat semacam itu ada

mungkinkah kita membangun pra-

betulnya sebab pengendalian ter-

sarana sanitasi yang lebih baik,

hadap pendirian bangunan pada

syarakat yang kemudian tidak bisa

seperti air minum, limbah terpadu,

suatu kawasan adalah urusan mikro,

memenuhi kebutuhan mereka akan

drainase, dan sampah?

seperti pengaturan di mana saja

permukiman yang layak. Sementara

Infrastruktur merupakan salah

boleh berdiri rumah atau mall, bah-

itu, di sisi lain, Pemerintah juga

satu poin penting dalam penataan

kan hingga aturan detail tentang

terlambat memenuhi kebutuhan

ruang. Oleh karena itu, sebuah pro-

tinggi dan jarak antarbangunan. Itu

mereka karena kecepatan pertum-

ses penataan ruang yang ideal akan

kan detail-detail yang bersifat mikro.

buhan (yang sangat cepat) itu. Pra-

selalu memiliki dimensi pada pe-

Tapi, untuk merencanakan infra-

sarana kota rata, seperti air minum,

nyediaan infrastruktur. Misalnya,

struktur prasarana dasar kota, kita

limbah dan sampah, rata terlambat

apakah daya dukung sebuah ka-

tidak bisa melihatnya secara mikro.

disediakan. Akibatnya, muncul kan-

wasan terhadap air cukup. Mana saja

Maksud Anda?

tong-kantong kumuh kota.

daerah-daerah resapan air yang mesti

Dalam konteks prasarana dasar

Kedua, dari sisi perencanaan,

diselamatkan; atau titik-titik mana saja

tidak bisa mikro. Mengurus persam-

setiap kabupaten dan kota di negeri

yang harus dibangunkan prasarana.

pahan, misalnya, sampah mau buang

ini rata-rata memang sudah memiliki

Memang, untuk prasarana-prasarana

ke mana. Selain harus ada konsep

RTRW, namun karena tekanan ur-

tertentu harus ada keterpaduan

makronya, mesti ada juga proses 3R-

banisasi tadi menyebabkan meka-

antara kota yang satu dengan kota

nya. Begitu juga urusan air minum,

nisme pengendalian menjadi sangat

lain, atau kabupaten yang satu de-

tidak bisa dilihat secara mikro. Tidak

lemah. Hal itu terefleksi pada proses

ngan kabupaten lainnya, sehingga

ada kota yang dapat memenuhi

pemberian izin, dan seterusnya.

melahirkan sebuah konsep prasarana

kebutuhan air minumnya sendiri.

Akibatnya, kita lihat, daerah-daerah

regional yang saling mendukung.

Banyak kota mengandalkan sumber

yang seharusnya menjadi daerah

Sungguh, saat ini semestinya kita

air baku dari kabupaten-kabupaten

resapan akhirnya menjadi daerah

sudah harus mengarah ke konsep

lain. Nah, dalam konteks ini pula

permukiman, yang kumuh pula.

regionalisasi yang semacam itu.

konsep regionalisasi menjadi penting.

Tempat-tempat yang seharusnya

Siapa yang harus menginisiasi

Menurut pengamatan Anda,

untuk hunian justru berubah menjadi

itu sehingga mengarah ke regi-

saat ini seperti apa kondisi habitat

daerah perdagangan karena di sana

onalisasi?

perkotaan kota-kota di Indonesia?


Kondisinya menurun.

berdiri ruko-ruko. Juga, pasar-pa-

Dalam Undang-undang No. 32

sar tradisonal, yang semestinya dihi-

Tahun 2004 tentang Pemerintah

dupkan justru malah tenggelam oleh

Daerah pun dimungkinkan ruang

arus investasi pasar modern. Akibat-

untuk kerja sama itu jika memang

Memprihatinkan.

nya, harmonisasi yang diharapkan

mereka memerlukan kerja sama.

Bukankah saat ini sudah ba-

tidak terjadi. Disharmoni itulah ke-

Yang mendorong, ya, semestinya

nyak permukiman-permukiman

mudian yang mengganggu ken-

Gubernur. Sebagai pejabat tertinggi

yang dibangun dengan keleng-

VOLUME 30 KIPRAH

Pada ambang yang seperti


apa?

Index

Banyak pengembang
yang merasa bahwa
prasarana sanitasi
dianggap sebagai cost
(beban). Akhirnya,
kebutuhan prasarana
sanitasi itu kembali
menjadi beban
pemerintah. Di sisi lain
pemerintah masih belum
mampu melayani semua
wilayah.

kapan prasarana dasar. Berarti,

Kami dengan Menpera dan REI

Tentu saja, tema Hari Habitat di Indo-

prasarana permukiman yang lebih

sedang membuat semacam pera-

nesia pun mengikuti tema interna-

lengkap itu belum menjamin?

turan pedoman teknis yang akan

sional itu. Jika kemudian tema-te-

Jika skalanya kota, itu belum

dikeluarkan Menteri PU dan kelak

manya sangat berorientasi pada kota,

menjamin. Jakarta memiliki kawasan

agar diperdakan. Untuk perumahan

hal itu karena persoalan yang terjadi

Pondok Indah yang mungkin bisa

menengah ke atas urusan sanitasi

di habitat perkotaan dianggap lebih

bagus lingkungannya. Tetapi, lihat

akan dibebankan pada konsumen.

mendesak. Apalagi, kota adalah en-

lingkungan sekitarnya, masih buruk.

Tetapi untuk kavling 60-90 meter

gine pertumbuhan. Oleh karena itu,

Lihat juga dampaknya terhadap

persegi akan disubsidi pemerintah.

kota harus sehat. Apalagi saat ini,

sungai, pasti buruk juga. Lagipula

Subsidi itu tidak dalam bentuk uang,

konsentrasi penduduk ada di per-

belum semua pengembang meme-

tentunya, melainkan dalam bentuk

kotaan. Pada saat ini saja sudah 55%

nuhi kelengkapan prasarana dasar

bantuan teknis prasarana.

penduduk dunia yang tinggal di

itu. Banyak pengembang yang mera-

Terkait dengan Hari Habitat,

sa bahwa bahwa prasarana sanitasi,

sejak tahun 2001 hingga tahun 2008,

misalnya, masih merupakan sebagai

Hari Habitat selalu mengusung tema

Apakah itu artinya, habitat

cost (beban). Akhirnya kebutuhan

kota, dan hanya sekali saja isu per-

perdesaan tidak terlalu diperha-

prasarana sanitasi itu kembali men-

desaan mengemuka, yakni pada

tikan?

jadi beban pemerintah. Sementara di

tahun 2004 dengan tema Cities: En-

Bukan begitu. Perhatian tetap

sisi lain pemerintah masih belum

gine of Rural Development. Apakah

ada. Konsep Agropolitan kan dikem-

mampu melayani semua wilayah.

itu artinya, habitat perdesaan belum

bangkan untuk mengembangkan

begitu penting untuk diperhatikan?

kawasan perdesaan. Namun, skala

Mengapa urusan kewajiban

Tema-tema itu kan tema yang

rana sanitasi itu tidak diwajibkan saja?

mendunia pada Hari Habitat Dunia.

itu pada lahan yang sempit.

prioritas dunia saat ini memang masih


tentang habitat di perkotaan. a

Index

pengembang membangun prasa


prasa--

perkotaan, sebentar lagi 60%. Dan,

Pemanfaatan ruang kota untuk bangunan rumah dan gedung-gedung tinggi di Kota Jakarta: sudahkah sesuai RTRW?

VOLUME 30 KIPRAH

33

Laporan Utama
Wawancara

Walikota Surabaya Bambang D.H:

34

berubah.

belum ada kota yang bisa melam-

khusus untuk kategori Kota Metro-

Setidaknya, kota metropolitan

paui prestasi Surabaya. Betapa tidak,

politan tidak dilombakan.

terbesar kedua setelah Jakarta

tahun lalu Surabaya meraih lima

Prestasi Surabaya di bidang

ini telah mulai berevolusi menjadi

Tropi PKPD-PU sebagai penghar-

pengelolaan infrastruktur itu ternyata

sebuah kota yang lebih harmoni.

gaan atas kiprah para pemangku

merupakan sebuah mata rantai pen-

Ungkapan ini bukan sebuah ideali-

kota ini melakukan pengelolaan di

ting dari sebuah upaya yang dila-

sasi, bukan juga sebuah kalimat basa-

lima bidang: Sanitasi Persampahan,

kukan pengelola kota ini untuk me-

basi, melainkan fakta yang bisa

Penanganan Permukiman Kumuh

wujudkan sebuah Kota yang Har-

dirasakan secara visual ketika sese-

Perkotaan, Pembinaan Bangunan

monis (The Harmonious City).

orang berada di kota ini. Tak hanya

Gedung, Pengelolaan Jalan dan

Fenomena Surabaya dengan

itu, perubahan itu juga berbuah

Jembatan, serta Pembinaan Jasa

prestasinya di bidang infrastruktur

pujian dan penghargaan.

urabaya

telah

Konstruksi. Bahkan, satu tahun

tidak bisa dilepaskan dari visi Bam-

Dalam konteks pengelolaan

sebelumnya Surabaya juga meraih

bang Dwi Hartanto, yang dipercaya

kota, jika sudut ukurnya adalah

Tropi PKPD-PU untuk Bidang Pena-

warga Surabaya untuk menjadi wali-

bidang infrastruktur, sementara ini

taan Ruang, yang tahun 2007 lalu ini

kota mereka. Bambang D.H, begitu

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Kota yang Harmonis Berawal dari


Infrastruktur yang Tertata

namanya biasa ditulis, ternyata meru-

Hari Habitat tahun ini memiliki

lah besar. Nah, saya akhirnya memilih

pakan seorang walikota yang sangat

tema Harmonious Cities. Sebagai

untuk menjadikan pembenahan fisik

melek infrastruktur. Bahkan, secara

Walikota Surabaya, yang bela-

kota sebagai pintu masuk untuk mewu-

sadar ia menjadikan pembenahan

kangan ini dipuji karena meraih

judkan keharmonisan itu.

sektor ini sebagai pintu masuk pem-

prestasi di berbagai bidang penge-

benahan Surabaya.

lolaan infrastruktur, seperti apa visi

Maksudnya?

Prinsipnya sederhana: bahwa

Anda tentang kota yang harmonis?

Beberapa hari setelah menjabat

kota yang secara fisik dan visual mem-

Saya ingin mengawali dengan

sebagai Walikota, saya membaca

berikan kenyamanan pada warganya

analog antara kota dan orkestra. Bagi

sebuah surat pembaca di Jawa Pos

maka hal itu merupakan modal pen-

saya, harmoni adalah keseimbangan.

yang mengomentari Surabaya seba-

ting yang akan memberikan efek

Pada sebuah orkestra, harmoni musik

gai kota yang sakit. Sakit secara fisik

domino bagi harmonisasi di sektor-

yang dimainkan ada di tangan tangan

dan sakit secara sosial.

sektor kehidupan lain. Memang,

sang konduktor. Dialah yang memadu

prinsip itu terkesan abstrak. Oleh

harmoni. Dalam konteks pengelolaan,

karena itu, secara khusus KIPRAH

seorang Walikota adalah sang kon-

Secara fisik, ketika itu Surabaya

terbang ke Surabaya untuk menemui

duktor. Ia harus mampu mewujudkan

memang relatif sakit. Di musim

laki-laki yang telah dua periode me-

sebuah keseimbangan antara seluruh

panas, siang sangat terik. Pada malam

mimpin Surabaya sebagai Walikota ini,

elemen kehidupan yang ada di kota ini.

hari, sisa-sisa panas itu masih terasa.

untuk menggali lebih dalam visinya

Nah, waktu saya mulai menjabat seba-

Itu terjadi karena waktu itu Surabaya

tentang Kota yang Harmonis. Tentu

gai Walikota, saya melihat ada yang

miskin pohon. Sementara di musim

saja, dalam konteks Surabaya. Berikut

tidak pas dengan Surabaya sebagai

hujan, sungai-sungai meluap karena

petikannya:

sebuah habitat kehidupan. Ada masa-

saluran pematusan (baca: drainase)

Respon Anda menanggapi


surat pembaca itu?

tidak lancar. Suasana yang seperti itu


semakin membuat masyarakat Surabaya, yang berkarakter temperamental, menjadi semakin mudah murah
dan emosi, yang pada akhirnya
menjauhkan kehidupan sosial dari
suasana harmonis. Nah, karena itu
saya semakin yakin bahwa fisik kota
sangat berpengaruh pada keharmonisan hidup di sektor non-fisik. Itu
visi saya.
Visi terkadang tidak mudah
diwujudkan. Lantas, bagaimana
Anda menjabarkan visi tersebut?
Sebagai seorang Walikota, sebelum memutuskan sebuah kebijakan yang tepat bagi kota, pemetaan
terhadap persoalan harus jelas. Oleh
karena itu, saya melakukan identifikasi tentang berbagai masalah
yang ada sehingga saya bisa menyusun program yang tepat agar
kota yang identifikasi sakit secara fisik

Index

Suasana dukuh Pakis Surabaya

dan sosial ini bisa segera menjadi


sehat. Di sektor infrastruktur fisik, saya
perintahkan Dinas-Dinas Teknis untuk

VOLUME 30 KIPRAH

35

Laporan Utama

menyusun rencana induk, seperti

waktu dua tahun untuk member-

mall dan plaza. Memang itu tidak

rencana induk sistem drainase kota,

sihkan itu.

salah. Tapi, ada hal-hal yang tidak

dan sebagainya. Ternyata, setelah

Mengapa drainase menjadi

bisa diberikan mall atau plaza, yang

rencana induk itu jadi, hasilnya

sangat vital sehingga menjadi salah

hanya bisa diberikan oleh taman.

mencengangkan: Surabaya sering

satu prioritas pertama ketika itu?

Suasana yang hijau di taman

banjir karena banyak saluran pema-

Sebagai kota pantai, Surabaya

mencerahkan jiwa siapapun yang

tusan yang tidak tembus laut. Aliran

ini dulu sering banjir. Saya ingin

menikmatinya. Interaksi yang ter-

sungai-sungai seperti Kali Kebon-

membuat preseden positif dengan

jadi di taman merupakan sebuah

agung, Kali Bokor, Kali Wonorejo,

menata drainase agar Surabaya

modal sosial yang sangat berharga.

dan sebagainya terhalang oleh pe-

bebas banjir untuk membuka mata

Oleh karena itu, saya mengang-

nyempitan di mulut muara. Bayang-

masyarakat. Hasilnya, positif. Ketika

garkan dana Rp 1 miliar per keca-

kan, ada mulut muara yang hanya

Jakarta lumpuh karena banjir, Sura-

matan untuk membangun taman.

tinggal dua meter saja. Akibatnya,

baya tidak banjir. Baru masyarakat

Memang, meskipun saya plot uang,

terjadi efek bottle neck (melambat),

sadar dan memberi apresiasi kepada

saya masih tetap berharap pem-

yang pada akhirnya menimbulkan

Pemerintah Kota.

bangunan taman-taman itu bisa

genangan. Tahun 2004, muara-

Saat ini, jalan-jalan di Surabaya

didanai oleh perusahaan-peru-

muara itu kami keruk. Kami bersihkan.

penuh dengan taman. Juga di

sahaan untuk mensponsori pem-

Sekarang rata-rata lebar mulut muara

lingkungan permukiman. Bagai-

bangunan taman-taman tersebut.

itu sudah 15 meter sampai 20 meter.

mana awalnya?

Jika sponsor tidak dapat, seti-

Kami juga keruk lumpur-lumpur pada

Dulu, setiap kota punya alun-

daknya ada cadangan uang. Jadi,

riool bikinan Belanda di Jalan Em-

alun. Di sanalah interaksi sosial

sebelum saya berhenti menjadi

bung Malang yang sudah puluhan

antarwarga berlangsung. Seka-

walikota, setiap kecamatan sudah

tahun tidak pernah dikeruk. Perlu

rang, interaksi itu pindah ke mall-

akan memiliki taman. Kompleks-

Foto: Dok.

Index

Taman Bungkul, Surabaya

36

VOLUME 30 KIPRAH

luar biasa dengan keharmonisan

saya buatkan taman.

rohani orang yang tinggal di sebuah

Penghijauan tidak hanya tentang taman, bukan?

lingkungan. Lingkungan yang tertata


dan asri akan menenangkan suasana

Sejak tahun 2002 saya sudah

hati sehingga bisa meredam kei-

menanam pohon lebih dari 1 juta

nginan untuk marah, misalnya. Jika

pohon. Tentang hal ini, tidak sem-

anak-anak kita dididik tidak dengan

barang menanam, tapi ada strategi

suasana emosi jiwa yang tidak tem-

yang saya lakukan, yakni: menanam

peramental akan lebih bagus, bukan?

pohon yang sudah agak besar kare-

Itu artinya, secara tidak langsung tata

na tujuan penanaman pohon itu

lingkungan memberi dampak pada

adalah untuk mempercepat penye-

pola asuh anak.

rapan polutan di kota dan memproduksi oksigen bagi kota. Selain itu,

Bagaimana dengan pendekatan nonfisik?

Harmonisasi kota juga


terkait dengan
memberikan rasa aman
kepada warga tentang
hal-hal yang mereka
paling risaukan. Menurut
hasil pemetaan yang
saya lakukan, ternyata
mereka paling risau
tentang dua hal: biaya
pendidikan dan biaya
kesehatan.

pohon-pohon yang ditanam juga

Harmonisasi kota juga terkait

caci maki itu semakin berkurang. Selain

pohon-pohon berkanopi dan memi-

dengan memberikan rasa aman

itu, setiap tahun saya juga bertemu

liki nilai estetika tinggi. Jarak tanam

kepada warga tentang hal-hal yang

dengan seluruh Kepala Sekolah se-

pun harus diperhatikan. Juga pola

mereka paling risaukan. Menurut

Surabaya mulai dari tingkat TK hingga

penanaman jenis pohonnya, dibuat

hasil pemetaan yang saya lakukan,

SLTA. Juga, dengan Ketua dan Sekre-

bervariasi: ada sonokeling, kemboja,

ternyata mereka paling risau tentang

taris OSIS SMP dan SMU se-Surabaya.

jagaranda, dsb. Jika perlu dibuat

dua hal: biaya pendidikan dan biaya

Ternyata, hal itu efektif menghilangkan

warna-warni. Sungguh, elemen este-

kesehatan. Maka, saya mencoba

tawuran pelajar.

tika fisik itu punya impact yang sangat

melakukan intervensi untuk mengurangi dua beban itu dalam bentuk


subsidi. Tapi toh, pada akhirnya

Pesan apa yang Anda sampaikan dalam forum-forum itu?


Secara naluriah, tidak ada o-

bersentuhan juga dengan kebijakan

rang yang secara utuh menerima

fisik kota. Saya jadi walikota, kam-

policy yang dianggap mengurangi

pung-kampung saya paving. Dalam

hak mereka. Pasti ada perlawanan,

pikiran saya, jika jalan kampung

meskipun skala perlawanannya ber-

bagus, maka lingkungan akan lebih

beda-beda. Saya mencoba memberi

mudah ditata. Dengan begitu, pe-

kesadaran kepada mereka bahwa

luang untuk sakit menurun. Itu ar-

jika saya sebagai walikota bertindak

tinya, pos pengeluaran untuk biaya

tegas hal itu semata-mata adalah

berobat berkurang.

dalam konteks menjaga harmoni.

Bagaimana Anda menyikapi

Tentang penggusuran, saya sam-

sikap warga yang terkadang sulit

paikan kepada masyarakat bahwa

menerima fakta sebuah program

saya sebagai walikota tidak ingin

penertiban, yang kemudian diter-

menggusur mereka. Saya hanya

jemahkan sebagai penggusuran?

ingin mengembalikan fungsi semua

Intinya harus ada komunikasi.

fasilitas-fasilitas publik yang ber-

Saya setiap tahun melakukan perte-

ubah fungsi. Trotoar bukan untuk

muan dengan seluruh Ketua RW se-

berdagang. Pasar bukan untuk

Surabaya, sekitar 1.500 RW. Tahun

tempat tidur. Sungai bukan untuk

pertama (waktu itu di Hotel Marriot), isi

tempat membuang sampah. Jadi,

pertemuan dipenuhi dengan caci maki

saya akan tetap tegas untuk meng-

kepada walikota. Bahkan, akhir-akhir ini

awal pengembalian fungsi-fungsi

sudah dengan Ketua RT. Setiap tahun,

fasilitas-fasilitas kota.a

VOLUME 30 KIPRAH

Index

kompleks rumah susun pun akan

37

Laporan Utama

Wawancara

membangun jaringan jalan, saluran


drainase, pipa-pipa air minum dan air
limbah. Bukan hanya itu. Kota adalah
sebuah bagian dari sistem masyarakat, yang melakukan berbagai
kegiatan di berbagai sektor kehidupan. Jadi, pembangunan prasarana hanyalah satu bagian kecil.
Oleh karena itu, bagi saya, prinsip
keterpaduan dan partisipasi warga
tetap menjadi simpul krusial hingga
saat ini.
Namun, kesan bahwa pembangunan perkotaan sangat identik
dengan pembangunan fisik masih
sangat dominan.
Memang, itu karena secara visual perkembangan fisik mudah
diukur. Jika secara fisik sebuah kota
tampak rapi dan prasarana kota yang

Terpadu
untuk
Harmoni

perkotaan di negeri ini. Di sebuah

dian itu menjadi ukuran bahwa kota

bilik ruangan yang terletak di ling-

tersebut terkelola dengan baik. Oleh

kungan Ditjen Cipta Karya, KIPRAH

karena itu, dalam urusan pemba-

menemui Hendro untuk sebuah wa-

ngunan perkotaan Departemen

wancara, tentang bagaimana sekilas

Pekerjaan Umum selalu berada di

sejarah pembangunan prasarana

depan (leading) karena alasan tadi.

perkotaan yang pernah berlangsung


di negeri ini. Berikut petikannya:
Dalam konteks pembangu-

38

Semestinya, pola pembangunan prasarana perkotaan seperti apa

nan perkotaan, yang pada akhirnya

sehingga bisa mewujudkan sebuah


kota yang ideal?

ama Hendro Pranoto

mewujud pada visi Kota yang Har-

Harmonis itu kan sebuah sifat,

sangat identik dengan

monis, dalam perspektif penye-

yang bisa merasakan adalah warga

sejarah pembangunan

diaan prasarana perkotaan: apa

kota. Jadi, ukuran harmonis itu ukuran-

perkotaan di negara ini, khususnya

sebenarnya simpul yang paling

nya harus mempertimbangkan harmo-

dalam konteks pembangunan pra-

krusial?

nis menurut warga kota. Jangan har-

sarana kota terpadu, yang kemudian

Membangun kawasan perko-

monis menurut kemauan planner atau

terkenal sebagai Program Pemba-

taan tidak sekadar membangun

pemerintah. Yah, harus ada proses dia-

ngunan Prasarana Kota Terpadu

prasarana kota, tapi juga tentang

log. Bukankah sebenarnya pemba-

(P3KT). Meski sudah pensiun sebagai

membangun ekonomi perkotaan,

ngunan itu pada akhirnya masyarakat

PNS Departemen Pekerjaan Umum,

mengelola keragaman sosial dan

juga yang harus membiayai. Masya-

di usianya yang sudah lewat sembilan

budaya, hingga merangkul warga

rakat membayar listrik, air minum,

windu, Hendro Pranoto masih aktif

kota untuk mau terlibat dalam pem-

retribusi sampah, pajak-pajak dan

memberikan sumbangsih tenaga dan

bangunan perkotaan. Membangun

sebagainya, itu kan dalam rangka

pikiran dalam derap pembangunan

perkotaan, bukan hanya tentang

membiayai pembangunan.

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Hendro Pranoto:

ada terpelihara dengan baik kemu-

Sebagai seorang planner se-

rasa peran Pusat tetap harus ada,

nior, sejauh mana Anda melihat

seperti bantuan teknis dan pem-

para pelaku pembangunan kota di

biayaan.

negeri ini disiplin menaati dokumen-dokumen

perencanaan

Meskipun saat ini P3KT sudah

wilayah yang telah disepakati?

tidak ada, apakah Anda melihat

Di sinilah masalahnya. Saya

keterpaduan dalam pembangunan

tidak ingin sinical, tapi ada lelucon

perkotaan melemah atau justru

tapi serius tentang siapa saja yang

semakin baik?

Pusat tidak ingin dong


kota-kota itu minus
prasarana karena pada
akhirnya hal itu akan
berdampak pada
kepentingan dan
stabilitas nasional.

sering melanggar dokumen peren-

Ini kan hanya soal nama. P3KT

lainnya. Tentang air, misalnya, antara

canaan sebuah kota. Pertama, Kepala

hanyalah sebuah istilah atau nama

air bersih dan air limbah punya kaitan,

Daerah atau orang pemerintahan

dari sebuah program. Yang penting

juga dengan drainase. Sementara

yang tidak begitu mengerti dampak

adalah prinsip dari keterpaduan itu

drainase terkait dengan pengelolaan

dari sebuah pelanggaran terhadap

sendiri: dilaksanakan atau tidak?

sampah dan pengelolaan jalan. Saya

sebuah perencanaan kota. Kedua,

Sedikit kilas balik, sebelum P3KT ada,

rasa kesadaran tentang keterpaduan

orang yang punya banyak uang,

dulu dalam membangun prasarana

itu sudah mengakar. Sekali lagi, P3KT

yang dengan uangnya bisa mem-

kota, PU menanganinya secara sek-

hanyalah sebuah nama. Ruh dari pro-

bangun apa saja meski itu melanggar

toral. Sendiri-sendiri. Melalui P3KT,

gram itu kini ada di mana-mana di

perencanaan. Ketiga, orang yang

kami menggelindingkan pendekatan

berbagai program yang digerakkan

punya pangkat, yang dengan pang-

baru: keterpaduan. Makna keter-

oleh Departemen PU. Namun, saya

katnya dan kekuasaannya membuat

paduan di sini yakni bawah sesung-

yakin, kota yang harmonis akan lebih

ia bisa membangun sebuah ba-

guhnya pembangunan pada sebuah

cepat terwujud melalui sistem pem-

ngunan, misalnya, meskipun itu

sektor sangat terkait dengan sektor

bangunan perkotaan yang terpadu.a

Mandor Jalan

melanggar peruntukan. Dan keempat, planner itu sendiri, yang tidak

Salah satu sudut Kota Bandung

memiliki sikap tegas pada produk


rencana yang ia sudah yakini dibuat
secara benar.
Menurut Anda, di era otonomi
daerah sekarang ini, Daerah sudah
siap membangun wilayah perkotaannya secara utuh?
Sebenarnya sebelum ada Otonomi Daerah pun pembangunan
perkotaan di daerah itu dilaksanakan
oleh Pemerintah Daerah. Meski menjadi urusan lokal, Pemerintah Pusat
tetap merasa bertanggung jawab
agar kota-kota tersebut memiliki
prasarana kota yang memadai. Pusat
tidak ingin dong kota-kota itu minus
prasarana karena pada akhirnya hal
itu akan berdampak pada kepen-

lebih besar dan relatif lebih siap, saya

Foto: eko

meskipun sekarang ini peran Daerah

Index

tingan dan stabilitas nasional. Jadi,

VOLUME 30 KIPRAH

39

Laporan Utama

Kaji Ulang Undang-Undang


tentang Perkim*

emerintah perlu kaji ulang

berbagai pihak. Sebab, pada da-

tujuan utama. Tetapi, ironinya, definisi

peraturan dan perundang-

sarnya mereka lebih suka tinggal di

tentang layak itu sendiri pemerintah

undangan tentang perumah-

dekat kota karena akses ke kota lebih

juga tidak pernah menjelaskan secara

an dan permukiman (Perkim). Sebab,

dekat, dan banyak warga miskin kota

betul. Tolok ukur, tujuan dan laporan

perangkat hukum tersebut tidak

yang tidak mampu membayar ong-

pemerintah selama ini tidak jelas.

sesuai lagi dengan tantangan pada

kos transpotasi setelah pindah ke

Sebab, yang sering dilaporkan a-

saat ini. Selain itu pemerintah juga

lokasi baru yang letaknya lebih jauh

dalah jumlah KPR dan RSH yang telah

tidak boleh melakukan penggusuran

dari kawasan pusat. Akhirnya, mere-

dibangun atau jumlah kekurangan

semena-mena di lokasi kumuh, tanpa

ka lebih memilih tinggal di permu-

rumah. Itu pun angkanya selalu

memberikan solusi kepada warga.

kiman ilegal, seperti di sepanjang

berubah-ubah, tergantung siapa

Kalau pemerintah ingin menggusur

bantaran kali, rel kereta api, dan

yang ngomong. Ada yang menye-

kawasan kumuh di perkotaan, me-

sebagainya, sehingga menciptakan

but angka 4,6 juta, berarti ada sekitar

reka harus memberikan solusi terbaik,

kawasan permukiman kumuh baru.

15 juta jumlah penduduk kita tak

ke mana mereka akan dipindahkan.

Kenapa terjadi demikian? Me-

memiliki rumah tinggal yang tetap

Penggusuran kawasan kumuh

nurut saya, masalah pokoknya adalah

dan layak huni. Ada yang menyebut

yang terjadi di banyak kota hanya

pemahaman kita tentang Perkim

jumlah lain.

akan hasilkan equalitas dan proses

tidak jelas. Mestinya, tanah itu kan

pemiskinan, jika tidak memperhatikan

dikaitkan untuk memenuhi hak orang

terlebih dahulu. Rumah itu kan hanya

atas rumah yang layak, sebagai

sarana. Tujuannya adalah membe-

peran, kebutuhan dan kepentingan

40

VOLUME 30 KIPRAH

Jadi, itu yang perlu diluruskan

Index

Johan Silas**

Foto: eko

Kawasan hunian di Kota Jakarta

Yaitu, berupa konsep, kebijakan, dan

meningkatkan kehidupan yang lebih

rencana tindak pengembangan Per-

sejahtera. Pertanyaannya, apakah

kim secara adil, dengan memper-

kita sudah memberikan jaminan

hatikan peran, kebutuhan, dan ke-

sejahtera melalui pelayanan rumah

pentingan berbagai pihak. Upaya-

yang layak? Berapa besar pening-

upaya tersebut senyatanya tidak

katannya, berapa jumlah rumuh

dapat dipisahkan dari keterkaitan UU

kumuh yang berkurang dan seba-

No 26 Tahun 2007 tentang Penataan

gainya. Pernyataan ini seharusnya

Ruang dan kecenderungan era glo-

dijadikan sarana laporan tahunan.

bal pasar bebas.

Banyaknya daerah kumuh di

Konsep dan kebijakan itu harus

kota-kota di Tanah Air terjadi akibat

menjadi acuan penting bagi pejabat

kesalahan dalam perencanaan dan

pemerintah kota, para perencana

perancangan sejak awal. Karena itu,

kota, dan pengembang swasta dalam

produk hukum UU nomor 4 Tahun

praktek-praktek pembangunan per-

1992 tentang Perumahan dan Per-

mukiman ke depan. Yaitu, penye-

misalnya, yang semakin semrawut

mukiman perlu ditinjau ulang, karena

lenggaraan pengembangan kawas-

akibat perencanaan tidak memadai

sudah tidak cocok lagi. Undang-

an kota secara harmonis (spasial, fisik

dan lemahnya pengendalian. Lihat

undang itu lahir pada saat kondisi

lingkungan, sosial, ekonomi dan

saja, kota-kota yang berada di sekitar

ekonomi kita tinggi. Ketika kesejah-

budaya), melalui optimalisasi peran

Jakarta seringkali harus menerima

teraan itu seakan-akan ada di mana-

berbagai stakeholder. Itu bisa terse-

limpahan penduduk dari Jakarta.

mana. Namun sekarang kondisi dan

lenggara bila ada kesadaran baru dari

Akbatnya, kawasan permukiman

tantangannya sudah jauh berbeda,

para pemangku kepentingan.

semakin banyak berkembang di

maka diperlukan rambu-rambu baru.

Kondisi kawasan Jabodetabek,

Johan Silas

Index

rikan kelayakan rumah tinggal dan

pinggiran dengan segala implikaVOLUME 30 KIPRAH

41

Laporan Utama

Foto: dok

Kota dan desa tidak


boleh lagi dilihat secara
dikotomis, tetapi lebih
sebagai fenomena yang
bertautan (continuum).
Artinya, ada keterkaitan
yang saling mendukung
dan timbal balik antara
pembangunan kawasan
perkotaan dan
perdesaan.

Salah satu pemandangan di kawasan kumuh kota: tanpa prasarana dasar memadai

sinya. Seperti kemacetan, pening-

memadainya infrastruktur, dan per-

katan polusi, terbatasnya pelayanan

masalahan sosial ekonomi.

infrastruktur. bahkan beberapa kasus

rintah yang diperlukan untuk peKota Desa

nguatan keterkaitan desa kota adalah

antara kota inti dan kota-kota satelit.

Berbagai hal tersebut perlu

membentuk kelembagaan dan jejaring

Itu semua berdampak lebih

segera diantisipasi agar perkem-

yang saling mendukung. Untuk itu,

jauh berpengaruh terhadap daya

bangan kawasan Perkim tidak sema-

faktor-faktor kebijakan lokal yang

dukung sumber daya air, energi, dan

kin menurun. Agar hal itu dapat

komparatif dan kompetitf perdesaan

ketahanan pangan. Maka, jangan

dicapai, perlu didukung oleh adanya

harus diperhatikan dan dikembang-

kaget kalau Jakarta semakin akrab

keterkaitan antara kota dan desa.

kan. Biarkan mereka tumbuh. Jangan

dengan banjir, rob, bahkan keke-

Artinya, perkembangan perdesaan

dicaplok dan hanya tertumpuk di satu

ringan. Jakarta juga menghadapi

juga perlu diarahkan, sehingga

tempat tanpa memberi kebebasan

pengembangan Perkim karena keter-

terbentuk keterkaitan yang saling

kota-kota lain untuk tumbuh ber-

kaitannya dengan kota-kota sate-

mendukung, saling menguntungkan

kembang.

litnya itu, yang seharusnya dapat

dengan kota-kota di sekitarnya.

tumbuh secara sinergis.

42

Intervensi dan kebijakan peme-

Oleh karena itu, Johan Silas

Kota dan desa tidak boleh lagi

mengajak semua pihak untuk me-

Idealnya, pertumbuhan kota-

dilihat secara dikotomis, tetapi lebih

ningkatkan kesadaran, berlaku adil,

kota metropolitan seperti Jakarta,

sebagai fenomena yang bertautan

bijaksana, dan melihat segala perma-

Surabaya, Medan, atau Makassar,

(continuum). Artinya, ada keterkaitan

salahan Perkim secara lebih luas. Kita

dapat menjadi Primate City dan

yang saling mendukung dan timbal

benahi lembaga kita menyangkut

dampaknya berguna bagi perkem-

balik antara pembangunan kawasan

peran, tugas, dan tanggung jawab

bangan kota itu sendiri maupun

perkotaan dan perdesaan. Di satu sisi,

masing-masing untuk saling mengisi

terhadap peranan kota dalam mem-

pengembangan kegitan pereko-

dan saling sinergi, menuju pengem-

fasilitasi pengembangan wilayah dan

nomian di perdesaan tidak dapat

bangan permukiman yang harmo-

mendukung terwujudnya sistem

terlepas dari kota sebagai pusat

nis.a

kota-kota nasional yang berhirarki.

pengolahan produksi dan pema-

Masalahnya, kota-kota dan daerah di

saran. Sementara, di sisi lain, pem-

Indonesia pada umumnya juga ma-

bangunan perkotaan tidak dapat

sih menghadapi persoalan inter-

dilakukan hanya melalui peman-

nalnya masing-masing. Yakni, antara

faatan sumber daya manusia dan

lain: inefisiensi pelayanan, penurunan

alam. Contohnya Singapura. Negara

daya dukung lingkungan, belum

ini tak dapat survive tanpa pasokan

VOLUME 30 KIPRAH

*) Seperti dituturkan kepada Djoewanto dari

KIPRAH pada awal November 2008 di kampus ITS,


Surabaya.
**) Johan Silas,Guru Besar Senior pada Institut
Teknologi Surabaya (ITS), kepada KIPRAH, awal
November lalu. Selain mengajar, ia juga terlibat
dalam program pengembangan Perkim di Nias,
NAD dan Papua.

Index

sampai menimbulkan konurbasi

kebutuhan dari negara tetangga.

Perdesaan:

Habitat yang Tak Boleh Dilupakan

oba cermati Pidato Presiden

tema-tema Hari Habitat Dunia (HDD)

subordinasi dari kebijakan pemba-

Soesilo Bambang Yudhoyono

hampir selalu tentang perkotaan,

ngunan kawasan perkotaan. Dalam

pada Peringatan Hari Habitat Dunia

kecuali tema HDD tahun 2004 yang

buku Sejarah Pembangunan Permu-

2008. Pada paragraf ke-9 teks pida-

memberikan porsi perhatian yang

kiman Perdesaan di Indonesia yang

tonya, berbunyi seperti ini: meskipun

seimbang bagi kawasan perkotaan

ditulisnya, ia menulis bahwa sejak

tema pokok Hari Habitat Dunia tahun

maupun perdesaan. Tema HDD Ta-

negeri ini merdeka terjadi perbedaan

ini dititikberatkan pada masalah kehar-

hun 2004 yakni Cities: Engine of Rural

kualitas prasarana permukiman yang

monisan kota tidaklah berarti bahwa

Development atau Kota sebagai Peng-

tajam antara perkotaan dan perde-

kita mengabaikan masyarakat yang

gerak Pembangunan Perdesaan.

saan. Bukan hanya pada fisik bangu-

bermukim di perdesaan. Kota dan desa

Bisa dimaklumi jika kemudian,

nan rumahnya, tetapi juga kualitas

hendaknya tidak tumbuh dengan

fokus HDD dari ke tahun sangat city

infrastruktur di lingkungan permu-

timpang, namun tumbuh secara har-

oriented (berorintasi pada kawasan

kimannya, tulis Sugimin.

monis dan saling mengisi. Masyarakat

perkotaan), mengingat kerumitan

Memang, kehidupan rural sa-

yang kita bangun adalah masyarakat

persoalan habitat di kawasan perko-

ngat identik dengan kehidupan

kota dan desa yang maju bersama.

taan jauh lebih kompleks ketimbang

negara-negara berkembang. Sedang-

di perdesaan.

kan Hari Habitat Dunia diprakarsai

Sungguh, paragraf ini seolah


menjadi penyeimbang dari ketim-

Menurut Soegimin Pranoto,

dan direnungi oleh negara-negara

pangan fokus perhatian Hari Habitat

yang sebelum pensiun dari Depar-

yang sudah relatif maju. Jadi, tam-

yang hampir selalu berorientasi pada

temen Pekerjaan Umum menjabat

paknya, wajar jika tema-tema HDD

kawasan perkotaan. Jika mau diurai-

sebagai Staf Ahli Menteri PU, kawasan

masih sangat berorientasi pada

kan, sejak tahun 2002 hingga 2008,

perdesaan selama ini hanya menjadi

kawasan perkotaan.

Index

Foto: Fachri Latief

Seorang warga desa tengah memperhatikan hasil pembangunan berupa pengerasan jalan dan pembuatan saluran drainase

VOLUME 30 KIPRAH

43

Foto: Sofwan

Tamu Kita

Wawancara Bupati Gresik, K.H. Robbach Mashum

Agama Bicara Tentang Habitat

agi sebagian kalangan,

sebagai seorang Kepala Daerah ia

penghargaan PKPD-PU atas keber-

kebijakan menata kota itu

tidak akan bersikap zalim untuk lebih

hasilan Kabupaten ini melakukan

dinilai lebih sebagai bentuk

condong menata satu di antara dua

penataan permukiman kumuh di

jawaban atas kritik terhadap Bupati

kawasan itu: desa atau kota. Desa

kawasan perkotaan Gresik.

Gresik K.H. Robbach Massum, yang

dan kota sama-sama penting. Justru

Dari sisi sejarah perkotaan,

selama masa lima tahun periode

moto itu menjadi simbol bahwa

Gresik adalah salah satu kota tertua di

pertama kepemimpinannya (2000-

pembangunan di desa dan kota tidak

pesisir utara pulau Jawa. Sebagai kota,

2005) dianggap terlalu berkonsen-

boleh jomplang, katanya.

yang masyarakatnya berkembang

trasi pada pembangunan desa.

44

Namun, jika pun anggapan itu

dengan akar tradisi budaya religius,

Anggapan itu bisa benar, bisa

benar, toh pilihan Kiyai Robbach itu

Gresik jelas memiliki keunikan ter-

juga tidak. Kepada KIPRAH, Kiyai

bukan sebuah kesia-siaan belaka.

sendiri. Bahkan, sejak era reformasi

Robbach Masum mengaku bahwa

Tahun 2006 lalu, Gresik menerima

bergulir, Gresik akhirnya dipimpin oleh

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Membangun Desa Menata Kota merupakan sebuah idiom yang menjadi moto
sekaligus ruh pembangunan di Kabupaten Gresik. Desa dan kota sama-sama
penting. Justru motto itu menjadi simbol bahwa pembangunan di desa dan kota
tidak boleh jomplang.

Dalam konteks penataan in-

tunan sebesar Rp 1 juta. Namun,

sangat erat kaitannya dengan budaya

frastruktur wilayah, baik di per-

kami meminta kepada keluarga ahli

masyarakat Gresik yang sangat meng-

desaan maupun perkotaan, ba-

waris kami agar sebagian dari san-

hormati kiyai dan pesantren.

gaimana Anda mentransformasikan

tunan itu diwujudkan dalam bentuk

nilai-nilai ajaran itu ke dalam tataran

satu pohon yang produktif untuk

operasional?

ditanam di pekarangan rumah me-

Pada Rubrik Tamu Kita edisi ini,


KIPRAH sengaja melawat ke Gresik
untuk menjumpai Kiyai Robbach

Bagi saya, segala langkah

reka. Niatnya, sebagai shadaqah

Masum, seorang kiyai yang juga

dan aktivitas sebisa mungkin dilan-

pada mayit (yang meninggal). Jadi

Bupati Gresik. Dari kabar yang tersiar

dasi oleh ajaran agama. Salah, jika

ketika berbuah, dan buahnya dima-

ke mana-mana, kiyai asal Desa Dukun

ada yang memandang ajaran agama

kan oleh orang maka almarhum

ini menerapkan konsep ilahiah dalam

itu hanya tentang ritual semata.

akan mendapatkan pahala. Namun,

menjalankan roda pemerintahan di

Justru, ajaran agama yang saya

ada dimensi lain yang tidak kalah

Kabupaten Gresik, sebuah konsep

yakini, yakni Islam, sangat antro-

penting dari program ini. Penanam-

yang sangat identik dengan sema-

posentris. Bermakna, menjadikan

an pohon itu secara tidak langsung

ngat ajaran agama Islam. Bagaimana

manusia sebagai subyek sekaligus

memberi manfaat bagi penghijauan

ia memodifikasi simbol-simbol ajaran

obyek yang harus dibina dan diatur.

lingkungan. Program ini sudah ber-

Islam secara progresif sehingga

Tuhan juga memerintahkan manusia

jalan hampir empat tahun.

mampu menjadi motivasi yang

untuk mengelola al-qawn (alam) atau

Apakah program tersebut

menggerakkan warga Gresik untuk

bahasa awamnya lingkungan tem-

efektif menghijaukan lingkungan?

menata wilayah ini? Berikut per-

pat kita tinggal. Memang, masih

Memang, untuk menghijaukan

bincangan KIPRAH dengan Bupati

banyak muslim yang belum menge-

Gresik, program pohon jariah itu

Gresik, K.H. Robbach Masum.

tahui hakikat agamanya sendiri,

masih belum cukup. Kami kami juga

bahwa Islam tidak hanya tentang

mewajibkan kepada siapa saja di

rohani tapi juga tentang mengelola

Gresik yang hendak mendirikan peru-

habitat tempat mereka tinggal.

sahaan untuk melakukan penghijau-

Sebagai seorang Bupati berlatar belakang kiyai, seberapa besar


kekiyaian itu mewarnai gaya

Sebagai contoh: konsep al-

an di wilayah mereka. Bahkan, setiap

nadzafatu min al-iman (kebersihan itu

rekanan Pemda juga diwajibkan

Saya meyakini bahwa kebenaran

bagian dari iman) merupakan konsep

menanam pohon. Misalnya, rekanan

agama itu mutlak. Oleh karena itu,

yang diajarkan dalam ajaran Islam.

Dinas PU yang menang tender maka

dalam memproses dan mengelola

Tapi ya itu, banyak muslim yang

perusahaan itu harus menanam po-

berbagai hal dalam kehidupan ini, saya

meninggalkan konsep tersebut. Ka-

hon sebanyak mungkin di sekitar

selalu berangkat dari kebenaran yang

limat seindah itu hanya sekadar

lokasi proyek. Juga, orang yang

mutlak itu. Toh, pada hakikatnya

menjadi tulisan yang dipajang. Yang

hendak mengurus akte kelahiran.

agama menata dan mengatur ber-

menyedihkan plang papan itu ter-

Budaya pesantren sempat

bagai aspek kehidupan, bukan? Orang

nyata berdiri di tempat yang kumuh.

diidentikkan dengan budaya ku-

tua saya, yang juga seorang kiyai,

Ironis, bukan? Intinya, masih banyak

muh. Bagaimana mengubah per-

mewarnai hidup saya dengan nilai-nilai

konsep-konsep dalam Islam yang

sepsi itu?

keagamaan. Salah satu yang paling

tidak diamalkan melainkan hanya

Itu dulu. Sekarang sudah tidak

berkesan adalah nilai-nilai kesetaraan.

sebatas menjadi konsep; belum mem-

ada lagi pesantren yang kumuh. Di

Jadi jangan heran jika melihat saya

bumi dan masih di awang-awang.

Gresik, bahkan, kurikulum lingkung-

kepemimpinan Anda?

bersarung dan bersandal jepit ber-

Bisa dijelaskan contoh konkrit

an hidup sudah masuk pesantren

sama-sama masyarakat karena me-

bahwa nilai-nilai ajaran agama juga

dan sekolah-sekolah biasa. Di SD

mang akar saya adalah akar masya-

bisa seiring sejalan dalam penataan

Kebomas, misalnya, dalam satu pe-

rakat. Sebagai pemimpin, sikap saya

habitat?

kan ada dua jam mata pelajaran

yang seperti itu juga merupakan

Di Gresik ada fenomena

lingkungan hidup: satu jam untuk

sebuah metodologi dalam Islam, yang

yang disebut pohon jariah. Imple-

teori dan sejam lagi untuk praktik,

disebut sebagai kepemimpinan si-

mentasinya, jika ada warga Gresik

untuk membuat kompos, misalnya. a

tuasional.

meninggal kami memberikan san-

(sofwan)

VOLUME 30 KIPRAH

Index

seorang kiyaisebuah pilihan yang

45

Foto: Dok

Jelajah

Sejumlah kapal tengah berlabuh di Pelabuhan Samudera Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo

10 kilometer dari jalan Bromo Jalan

Kota Probolinggo

Sutami jalan Pasar Genggong

Penataan Ruang Kota


(memang) untuk
Peningkatan Investasi

primer ini nantinya akan memfasilitasi


senilai Rp 40 miliardi luar biaya
pembebasan lahan ini akan menghemat waktu dan jarak tempuh
hingga 10 kilometer bila dibanding
melalui rute lama. Selain mengurangi
kemacetan, tentu saja.
Gagasan yang terintegrasi an-

enomena menarik di banyak

di pihak lain. Seolah-olah, bahwa

tara pengembangan kota, yang tentu

daerah di era otonomi adalah

menciptakan lingkungan yang seim-

saja memperhatikan keselamatan

dalam hal pengembangan

bang berarti memangkas potensi

lingkungan, dan upaya menggenjot

perolehan PAD.

pemasukan daerah nampak dalam

kawasan wilayahnya. Ada yang

46

aktivitas distribusi barang. Prasarana

gamang, ada pula yang terlalu cepat

Kesan semacam itu mungkin

pengembangan Pelabuhan Samu-

dalam pemanfaatan ruang kotanya.

tidak berlaku di Kota Probolinggo. Ini

dera Tanjung Tembaga - sebagai

Yang disebut terakhir ini cenderung

terlihat dari arah pengembangan

pelabuhan ekspor impor dan pem-

meninggalkan jejak kerusakan ling-

kawasan mesin PAD di kawasan

bangunan dermaga sandar bagi

kungan yang, apabila tidak dilakukan

selatan. Kawasan ini akan dijadikan

kapal berukuran 5000 DWT. Proyek

kendali, berpotensi terjadi masalah

sebagai sentra kerja baru. Berbagai

ini hasil kerja bareng Pemkot dan PT

akut kawasan. Salah satu kekeliruan

infrastruktur pendukungnya, ter-

Pelindo III.

itu adalah mempertentangkan antara

masuk fasilitas permukiman dan

Melalui pelabuhan ini volume

kepentingan pengembangan ka-

perumahan yang memadai, pun

ekspornya pernah mencapai 105.341

wasan yang harus berpihak kepada

dibangun di sana.

ton dengan nilai 68,9 juta dollar AS.

lingkungan di satu pihak, dan kepen-

Pemkot akan segera memulai

Jenis produksi terbanyak adalah kayu

tingan pendapatan asli daerah (PAD)

pembuatan jalan by-pass sepanjang

olahan - plywood , buah-buahan,

VOLUME 30 KIPRAH

Index

menuju ke Situbondo. Jalan arteri

hasil laut dan produk pertanian. Kerja

kendali, dan meningkatnya kemacet-

sama lain juga dilakukan dengan

an dan menurunnya daya dukung

pihak Institut Teknologi Bandung

ekologis. Oleh karena itu pemba-

(ITB) dalam bidang pengolahan air

ngunan mal, misalnya, kita batasi,

minum dalam kemasan.

agar tidak mematikan usaha kecil dan

Buah yang bakal dituai Pemkot

menengah termasuk keberadaan

dari pengembangan infrastruktur ini

pasar-pasar tradisional, tegas Sanusi.

adalah perkembangan bidang jasa


perdagangan, ketenagakerjaan,

Misi Lingkungan

Geliat pengembangan
kawasan di Kota
Probolinggo bukan tanpa
masalah. Bahkan,
masalah yang dihadapi
cukup serius dan bisa
menjadi faktor liabilities
bagi konsep
pengembangan kota
secara umum.

pariwisata, perhotelan dan industri

Geliat pengembangan kawas-

tekstil, pakaian jadi garmen, kulit,

an di Kota Probolinggo bukan tanpa

serta kerajinan, yang kian terpacu.

masalah. Bahkan, masalah yang

Produk plywood, misalnya, volume-

dihadapi cukup serius dan bisa men-

nya pernah mencapai 93 ribu ton

jadi faktor liabilities bagi konsep

lahan. Kawasan-kawasan ini banyak

senilai 21,9 juta dollar AS.

pengembangan kota secara umum.

didiami oleh orang-orang berasal dari

Kepala Dinas Pekerjaan Umum

Seperti diakui Sanusi, permasalahan

Madura. Namun karena Waliko-

Kota Probolinggo, Sanusi, ketika

internal yang paling krusial adalah

tanya juga orang Madura, jadi klop,

ditanya KIPRAH soal pengembangan

problem masalah sosial yang me-

pendekatannya lebih kena, ujar

kota, menyatakan bahwa upaya

nyangkut soal pembebasan lahan

Sanusi yakin.

penataan lingkungan kotanya diren-

untuk pembangunan.

Selama ini, Pemkot Probolinggo

canakan dan dirancang sebagai kota

Misalnya, pembangunan untuk

memang tidak tinggal diam untuk

yang partisipatif berdasarkan multi-

prasarana jalan, perumahan dan

persoalan tersebut. Terhadap per-

cultural economic dengan melibat-

permukiman maupun untuk fasilitas

mukiman kumuh di kawasan pantai,

kan masyarakat dan dunia usaha. Hal

sosial dan umum. Di kota ini juga

misalnya, pada tahun ini, Pemkot

ini untuk menghindari dampak ikut-

masih terdapat kawasan-kawasan

berencana membangun satu blok

an, seperti spekulasi dan manipulasi

kumuh, drainase kota dan sanitasi

Rusunawa (rumah susun sederhana

lahan dalam berbagai corak, pe-

lingkungan yang buruk, seperti pe-

sewa) bertingkat empat yang berisi 96

ngembangan kota yang tidak ter-

ngelolaan sampah serta keterbatasan

kamar di Mayangan. Lokasi ini

saat belajar ilmu sejarah di sekolah

nama Bayuangga kependekan

dasar. Tapi, siapa yang tahu bahwa

dari bayu (angin-muson), anggur

Kota Probolinggo berjuluk kota ang-

dan mangga.
Kita harus bekerja keras

memang sentra komoditas buah

untuk menarik investor agar me-

anggur dan mangga (arum manis dan

nanamkan modalnya di kota ang-

madu) nomor satu di kelasnya. Daerah

gur dan mangga ini. Karena,

yang berhari jadi pada 1 Juli l918 ini

keunggulan-keunggulan kompa-

pernah memiliki 61.706 pohon mang-

ratif dan kompetitif Kota, baik di

ga dan 5.105 pohon anggur dengan

bidang sumber daya alam, kete-

hasil produksi 5.48610 ton mangga

nagakerjaan, industri, dan agro-

dan 109,67 ton anggur. Begitu terke-

bisnis, kata Walikota Probolinggo

etak Kota Probolinggo di

nalnya buah mangga anggur dan

HM Buchori dengan suara lan-

daerah tapal kuda mungkin

daun-daunnya dijadikan lambang

tang. Ucapan ini ia kemukakan

semua orang sudah mengetahui

kota bahkan dibuatkan tugu ber-

saat apel pertama di depan jajaran

Foto: dok

gur dan mangga? Kota Probolinggo

Buah anggur salah satu komoditas andalan


Kota Probolinggo

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Kota Anggur di Tapal Kuda

47

Jelajah

berdekatan dengan

Pelabuhan

Tanjung Tembaga.

Birokrasi Santai

Pemkot melakukan
penertiban, perbaikan
dan normalisasi sungai,
dengan membuat
tanggul keliling,
perkuatan tebing,
pemasangan parepat
dan pemasangan pintupintu pengendali banjir.

Gerakan pembersihan ling-

Sayang, memang, usaha serius

kungan juga giat dilakukan di daerah-

di atas masih harus menghadapi satu

daerah aliran sungai yang menyem-

kendala yang cukup besar maknanya

pit, yang sering menjadi penyebab

bagi usaha mewujudkan cita-cita

banjir. Pemkot melakukan pener-

Kota Probolinggo sebagai daerah

tiban, perbaikan dan normalisasi

yang nyaman bagi investasi. Kendala

sungai, dengan membuat tanggul

itu adalah kinerja birokrasi yang

keliling, perkuatan tebing, pema-

lamban. Fenomena ini diakui sendiri

sangan parepat dan pemasangan

Walikota Probolinggo HM Buchori.

pintu-pintu pengendali banjir. Upaya-

Menurut dia, birokrasi di berbagai

vestor akan lari dan berusaha di

upaya struktur dan nonstruktur

daerah yang masih kurang memiliki

tempat lain yang lebih menjanjikan.

tersebut diharapkan dapat mengu-

semangat Indonesia incorporated,

Kami prihatin dengan hal seperti itu,

rangi daerah genangan dari ancam-

sehingga realisasasi investasi dari

tegas Buchori. Sementara daerah-

an banjir. Sementara terhadap lahan

para pengusaha terhambat akibat

daerah lain justru merangkul inves-

tidur milik Pemkot khususnya yang

berbagai peraturan yang tumpang

tor dengan sangat terbuka. Bahkan,

berada di sepanjang aliran sungai

tindih dan sikap santai para birokrat.

jika perlu merevisi peraturan dan

dan tepian jalan serta lahan seputar

Pada prinsipnya para investor itu

perundangan untuk mendorong for-

sumber air, pemerintah setempat

mau menanamkan modalnya di

eign direct investment untuk masuk-

bekerja sama dengan Kelompok

berbagai daerah bergantung pada

nya modal asing, tambah Buchori.

Kerja Kemitraan Pembangunan me-

sikap terbuka pemda untuk membe-

lakukan penghijauan (sengonisasi)

rikan kemudahan, tegas Buchori.

Ucapan Walikota itu tepat,


seperti visi dan misi kota ini, yakni

dan pembuatan taman kota. Manfaat

Kelambanan kerja birokrasi itu

mewujudkan iklim investasi yang

nyata yang bisa dipetik adalah kota

semisal kurangnya koordinasi, dan

prospektif, kondusif dan partisipatif.

menjadi bersih, nyaman dan aman

sering bersikap kaku serta tak mau

Tak hanya berhenti di atas slogan,

bagi penghuninya.

memberikan insentif pajak, misalnya.

Pemkot terus bekerja di bidang

Ia mencontohkan sikap konyol yang

pengembangan infrastruktur, pena-

sering ditunjukkan sementara biro-

taan kinerja birokrasi, dan usaha

krat seperti adanya motto Jika bisa

konservasi lingkungan. Kota ini telah

dipersulit, kenapa harus dipermu-

meraih penghargaan Adhipura Ken-

dah. Sikap dan cara-cara seperti itu

cana dua kali, yakni pada tahun 2006

harus segera diubah. Kalau tidak, in-

dan 2007. Bahkan Buchori bertekad

birokrasinya setelah terpilih men-

transit, lokasinya sangat strategis,

governance dan good goverment).

jadi Walikota Pobolinggo untuk

yakni berada di kawasan tapal kuda

Terkait dengan investasi, pihaknya

yang kedua kalinya, periode 2008-

yang menghubungkan kota-kota di

berupaya menciptakan keterbu-

2014, beberapa waktu silam.

bagian timur di Jawa Timur (Jatim),

kaan dan iklim investasi yang kon-

seperti Jember, Situbondo, Banyu-

dusif. Yaitu terjaminya kepastian

wangi, Malang dan Lumajang.

usaha, tersedianya kelengkapan

Sebutan kota anggur sejatinya lebih sebagai ungkapan untuk

48

mewakili bahwa Kota Probolinggo

Kuncinya adalah kerja keras,

infrastruktur, kemudahan perizinan,

memiliki potensi ekonomi yang

ujar Walikota. Langkah konkret yang

perbankan, perpajakan, dan pera-

demikian menarik. Kota ini adalah

dilakukan adalah membangun keper-

turan dan perundang-undangan

penghasil industri olahan, kelautan

cayaan nasyarakat dengan mening-

pendukungnya.

dan perikanan jasa pariwisata serta

katkan pelayanan publik dan per-

agrobisnis pertanian. Sebagai kota

baikan sistem birokrasi menuju (good

VOLUME 30 KIPRAH

Siapa yang tak mau berinvestasi di kota seperti ini?a(Joe)

Index

tahun ini menjadi yang terbaik. a(Joe)

Banjir Jakarta:

esoalan banjir di Jakarta selalu

bekerja sendiri, berapa pun besarnya

maupun Pemda DKI, harus melak-

mengemuka tiap musim

anggaran yang dikucurkan. Perso-

sanakan kewajibannya masing-ma-

penghujan tiba. Hampir se-

alan banjir ini sangat kompleks. Tidak

sing, terang Djoko Kirmanto.

mua orang tahu masalahnya, bahwa

akan bisa ditangani Departemen PU

Penanganan struktural, secara

resapan air di Jakarta memang tak

berapapun besar uang yang dikasih,

teknis membangun waduk dan banjir

lagi tersedia dalam jumlah yang

ucap Djoko Kirmanto dalam silatur-

kanal. Sedangkan penanganan non-

memadai. Sementara itu, daerah

rahmi Menteri PU dan Gubernur DKI

struktural, antara lain dengan cara

tangkapan di kawasan Depok dan

Jakarta bersama para pimpinan me-

memberikan penyuluhan untuk me-

Bogor pun tidak terlalu bagus, se-

dia massa di Wisma Bimasena, Dhar-

ningkatkan kesadaran masyarakat

hingga sering mengirimi air melim-

mawangsa, Jakarta, Sabtu (8/11).

terhadap lingkungan. Kita juga

pah ke kawasan Ibukota, sehingga

Untuk penanganan banjir, De-

menyiapkan sistem peringatan dini,

partemen PU telah menyiapkan ac-

melakukan sosialisasi peta rawan

Penanganan banjir di Jakarta,

tion plan yang menggariskan tugas

banjir sehingga masyarakat bisa

dengan demikian, memerlukan keter-

para stakeholders mulai dari peme-

bersiap-siap dan penataan permu-

libatan banyak pihak. Menteri Peker-

rintah provinsi, kabupaten dan dinas-

kiman. Kita berharap, banjir 2008

jaan Umum (PU) Djoko Kirmanto

dinas terkait. Selain itu, penanganan

jangan sampai menyengsarakan

mengatakan, penanganan banjir

yang bersifat struktural dan non-

masyarakat karena hal-hal yang tidak

harus dilakukan secara bersama-

struktural juga telah ditetapkan.

perlu, kata Djoko.

sama dengan seluruh pemangku

Pemerintah telah memiliki mas-

Sementara itu, Gubernur DKI

kepentingan (stakeholder) terkait.

terplan jangka panjang yang bagus,

Jakarta Fauzi Wibowo mengatakan,

Menurut Menteri, Departemen PU

ini harus konsisten diikuti. Masing-

pihaknya telah melakukan penge-

tidak akan berhasil mengatasi jika

masing pihak, baik Departemen PU

rukan pada 12 sungai yang ada di

banjirlah Jakarta.

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Foto: dok

Memerlukan Keterlibatan
Banyak Pihak

49

Jelajah

Ibukota. Selain itu, pemeriksaaan

yang sudah dimulai tahun 2001 ini

berada di tangan pemilik tanah itu.

kesiapan alat antisipasi banjir, pintu-

sebanyak 4.725 persil terdiri dari

Sementara itu, sisanya, 234 persil, ma-

pintu air serta stasiun pompa juga

lahan di wilayah Jakarta Timur se-

sih dalam proses menuju konsinyasi.

telah dikerjakan. Fauzi Wibowo juga

banyak 4.195 persil dan 716 persil

Ikhwal kemampuan dan belum

menyatakan akan menjalankan Pera-

lahan berada di Jakarta Utara. Rea-

rampungnya proses pembebasan

turan Presiden (Perpres) tentang Tata

lisasi pembebasan lahan BKT di

lahan BKT ini banyak dipertanyakan

Ruang Daerah Jabodetabekjur seca-

wilayah Jakarta Utara sampai Okto-

oleh masyarakat dan kalangan DPRD

ra tegas di wilayahnya. Dalam Per-

ber lalu tercatat 657 persil. Sisa yang

DKI. Pasalnya, dana sebesar Rp 650

pres tersebut setiap pelanggaran

belum dibayarkan sebanyak 59 bi-

miliar yang telah dianggarkan pada

peruntukan lahan akan dikenakan

dang .dan 37 persil di antaranya tidak

tahun ini penyerapannya lamban.

sanksi tidak hanya bagi penerima ijin,

memiliki data lengkap, 13 persil

Telah terjadi penundaan berkali-kali,

tetapi juga pemberi ijin peruntukan

belum dikonsinyasi, dan sebanyak 9

sehingga menghambat pelaksanaan

lahan tersebut.

persil sedang dalam proses kon-

konstruksi

sinyasi ke pengadilan negara.


Pembebasan lahan BKT
Pembebasan lahan BKT (Banjir

Sementara itu Kepala Balai


Besar Wilayah Ciliwung- Cisadane,

Jakarta Timur

Pitoyo Subandrio mengatakan sele-

Ikhsan mengatakan sisa lahan

sainya pembangunan BKT tak men-

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo

BKT di Jakarta yang belum dibe-

jamin banjir di wilayah DKI teratasi.

sudah memberikan batas waktu

baskan sampai November sebanyak

Masalahnya, BKT hanya menangani

pembayaran pembebasan lahan itu

574 persil. Diantaranya 157 persil

lima buah sungai dari 13 sungai yang

sampai tutup tahun. Karena pemba-

yang belum terbayarkan karena be-

ada. Itu pun yang mengalir di wilayah

ngunan fisik dimulai pada 2010, kata

lum ada kesepakatan antara pemilik

Jakarta Timur dan Utara. Pekerjaan

Kepala Kanwil BPN DKI Jakarta, SM

dan panitia pengadaan tanah (P2T)

fisik tergantung progres kemajuan

Ikhsan. Namun, sampai dengan No-

wilayah. Belum ada kesepakatan

proses pembebasan lahan. Ia mem-

vember ini masih terdapat 734 persil

harga ini terjadi di Kelurahan Ujung

prediksi jika pembebesan lahan dapat

dari 4.725 lahan yang belum di-

Menteng (159) dan Cakung Timur

dituntaskan bulan April mendatang,

bebaskan.

Tujuh. Selain itu 284 persil lainnya

maka pada Mei tahun itu pemba-

Data yang diperoleh dari Kan-

belum dibebaskan, karena berkas-

ngunan konstruksi sudah bisa di-

tor BPN DKI Jakarta lahan proyek

berkas belum lengkap dan masih

mulai. a(Joe)

Index

Kanal Timur) harus tuntas pada 2009.

Foto: joe

50

VOLUME 30 KIPRAH

pa jadinya jika tidak ada


sumber air Seropan bagi
masyarakat Gunung Kidul,

DIY dan delapan desa di Kecamatan


Pracimantoro Kabupaten Wonogiri,
Kabupaten Wonogiri, Jateng? Tentu
saja mereka bakal menderita. Meski
sumber air ini berada pada 300 meter
di bawah tanah, Seropan tetap
menjadi andalan utama bagi masyarakat di kedua wilayah itu. Terlebih
saat musim kemarau tiba. Sungai di
bawah tanah ini cadangan airnya tak
pernah kering, potensi debitnya tak
kurang dari 800 lt/dt. Itu pun baru
termanfaatkan sekitar 680 lt/dt. Yaitu,
untuk pelayanan PDAM Gunung
400 lt/dt, dan 40 lt/dt untuk layanan
air baku bagi masyarakat Kecamatan
Pracimantoro, Wonogiri. Dengan
demikian masih tersisa debit aliran
sebesar 160 lt/dt.
Warga di desa-desa di Kecamatan Pracimantoro yang terletak di
kawasan hulu Bengawan Solo dan di
sepanjang di pegunungan Seribu itu
harus mengantri di sumber mata air

Foto: dok

Kidul (240 lt/dt), irigasi lahan kering

Seropan
Sumber air Seropan di kedalaman 300 meter

Sumber Air yang


Tak Pernah Kering

terdekat dengan berjalan kaki. Penduduk dusun-dusun seperti Tenggar,

bukit batuan kapur yang sangat po-

Bengawan Solo, seperti diungkapkan

Muning, atau Dayu, harus menuruni

rous, sehingga sulit menyimpan air.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

pinggang-pinggang bukit mencari air

Terlebih saat musim kemarau

Operasi dan Pemeliharaan SDA II Edy

di sejumlah mata air yang makin

tiba, mata air banyak yang menge-

Liestanto, bekerja sama dengan

berkurang sepanjang waktu. Di

ring, air sulit didapat. Mereka harus

Pemkab Wonogiri dalam melakukan

Ngipah, misalnya, jumlah mata air

membeli air, dan untuk itu menge-

pelayanan air bersih ke masyarakat di

sekarang tinggal lima titik dari sepu-

luarkan dana cukup besar, yaitu

delapan desa di Kecamatan Praci-

luh titik sebelumnya pada tahun 80

sekitar Rp 90.000 hingga Rp 120.000

mantoro, sejak 17 Juli. Layanan ini

an. Selain itu kualitas dan volume

(per-mobil tanki swasta isi 4000 li-

tanpa dipungut biaya alias gratis dan

airnya juga berkurang drastis dari

ter), tergantung dari jarak hantarnya.

programnya berlangsung selama

tahun ke tahun.

Atau, seharga Rp 45.000 yang dike-

100 hari.

Tentu hal ini sangat

Tidak hanya itu. Bantuan pin-

rakat Gunung Kidul, khususnya wila-

memberatkan masyarakat di kedua

jaman berupa pompa air sumur

yah Kecamatan Semanu, Karang-

wilayah itu.

pantek juga diberikan secara bergilir


kepada para petani yang lahan sa-

mojo, Semin, dan Tepus, yang berada


pada ketinggian

kurang lebih 253

Pembagian Air

Index

Hal serupa juga dialami masya-

lola PDAM.

wahnya mengalami kekeringan atau

di atas permukaan laut. Kondisi

Menyikapi hal tersebut pihak

puso. Jumlah yang dibagikan untuk

geografis daerah ini umumnya ber-

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)

sementara sebanyak 35 buah diper-

VOLUME 30 KIPRAH

51

Jelajah

Keberadaan air baku


Seropan ini sangat
membantu masayarakat
dalam memperoleh air
baku untuk berbagai
keperluan, sehingga
diharapkan kesehtan
masyarakat dan
lingkungannya dapat
terjaga.

Distribusi pelayanan. Pembangunan-

demi menyelamatkan lingkungan

nya sendiri telah menghabiskan dana

dari ancaman krisis air.

APBN sebesar Rp 26, 6 miliar lebih.


Dari reservoir selanjutnya air

Gunung Kidul

disalurkan melalui jaringan pipa

Upaya penanggulangan dan

distribusi sejauh 20 kilometer ke 120

antisipasi atas bencana kekeringan

buah Hydran Umum (HU) masing-

telah dilakukan melalui tanggap

masing berkapasitas 3.000 lt. untuk

darurat dan penanggulangan jang-

melayani penduduk di delapan desa

ka panjang. Upaya tanggap darurat

(Glinggang, Gebangharjo, Joho,

dilakukan melalui pengiriman mobil

Sumber Agung, Watangrejo, Petirsari,

instalasi pengolahan air (IPA Mobile),

dan Gambirmanis). Keberadaan air

truk tanki air, dan perlengkapan

baku Seropan ini sangat membantu

hidran umum. Masyarakat sendiri

masyarakat dalam memperoleh air

mengupayakan dengan memba-

untukkan bagi petani di bagian hulu,

baku untuk berbagai keperluan,

ngun bak-bak penampungan air di

tengah maupun hilir Bengawan Solo.

sehingga diharapkan kesehatan ma-

rumah-rumah mereka, namun tidak

Syaratnya, cadangan airnya cukup,

syarakat dan lingkungannya dapat

mencukupi.

ujar Edy.

terjaga.

Sementara itu, upaya penang-

Sejak 2004 2007 pihak BBWS

Ketika ditanya soal krisis air,

gulangan permanen, Departemen

Bengawan Solo telah membangun

menurut Edy Liestianto, hal tersebut

PU berencana membangun sistem

tiga unit instalasi sumur pompa

akibat penutupan vegatasinya sangat

penyediaan air minum (SPAM) di

dalam berkekuatan 135 KvA, dan

rendah, sehingga air hujan tak dapat

desa-desa yang rawan air, baik mela-

berkapasitas 15 liter/detik. Fungsinya

ditampung di dalam tanah. Sebab lain

lui sumber pembiayaan reguler

adalah menaikkan air dari sumber air

akibat bahan organik dan infiltrasi air

APBN, Dana Alokasi Kkhusus, atau

Goa Seropan menuju bak penam-

ke dalam tanah juga rendah.

pun pinjaman dari luar negeri, yaitu

pungan utama yang berjarak sekitar

Ia menambahkan, di daerah

melalui program PAMSIMAS ( Penye-

hulu selain kekeringan sejumlah ba-

diaan Air Minum dan Sanitasi Ber-

Komponen sistem jaringan

ngunan sungai juga mengalami ke-

basis Masyarakat). Rencananya me-

pompa ini meliputi: Unit Transmisi

rusakan akibat erosi, longsor dan

lalui program ini akan dibangun

(pipa transmisi, rumah pompa, per-

pendangkalan sedimen. Menurut dia,

sekitar 5.000 desa rawan air, selama

alatan pompa dan generator set),

upaya konservasi air di hulu sumber

empat tahun yang dilaksanakan

Reservoir kapasitas 500 m3 dan Unit

air itu mendesak untuk dilakukan

mulai tahun 2008. a (Joe).

14,5 kilometer.

Foto: dok

Index

Bengawan Solo

52

VOLUME 30 KIPRAH

elebaran jalan di kota Palem-

ruas jalan lainnya di Sumsel, ruas Lahat-

masing-masing sebesar 85,89 persen

bang, Sumatera Selatan

Tebing Tinggi sepanjang 75 Km di Jalur

dan 10,77 persen.

(Sumsel), yakni di ruas jalan

Lintas Tengah Sumatera, hampir selesai

dari batas antara Palembang-Inde-

perbaikannya.

Sementara itu, usaha peningkatan kapasitas jalan dan pemba-

ralaya (OI) hingga ke Simpang Empat

Walikota Palembang Eddy San-

ngunan jalan layang ( fly-over ) di

Tanjung Api-Api telah mencapai

tana Putra menuturkan tentang

persimpangan jalan yang menye-

70,35 persen. Hal itu dikemukakan

pentingnya pembangunan jembatan

babkan kemacetan, mendapat per-

direktur Jalan dan Jembatan Wilayah

Musi III. Kota Palembang, kata Wali-

hatian rombongan Komisi V DPR-RI.

Barat Hediyanto Husaini saat men-

kota, hingga kini hanya memiliki dua

Upaya tersebut dilakukan untuk

dampingi rombongan kunjungan

jembatan yang menghubungkan

mengatasi kemacetan di dalam kota.

kerja Komisi V DPR-RI ke Sumsel,

seberang ulu dan ilir. Dua jembatan

Saat ini Palembang baru memi-

beberapa waktu lalu. Proyek APBN

itu adalah Jembatan Ampera, yang

liki satu fly-over, yaitu Simpang Polda,

tahun jamak 2008-2009 senilai Rp

sudah berusia lebih dari 42 tahun dan

namun melihat kemacetan yang

28,8 miliar tersebut pada tahap I akan

Jembatan Musi II. Menurut Edi, Jem-

mulai timbul di Palembang, perlu

melebarkan jalan sepanjang 6,25 Km.

batan Ampera sudah tidak sanggup

juga dibangun fly-over lainnya, ucap

Ruas Jalan
PalembangInderalaya
Dilebarkan
Walikota Palembang
Eddy Santana Putra
menuturkan tentang
pentingnya
pembangunan jembatan
Musi III.
Ketua Komisi V DPR RI beserta rombongan tengah meninjau lokasi jalan yang sedang dalam perbaikan

Usai proyek pelebaran jalan ini,

lagi dilewati angkutan di atas 1 ton,

anggota Komisi V DPR-RI Putra Djaja

ruas jalan tersebut akan dibagi dalam

karena penyangga utamanya telah

Husein saat meninjau fly-over Sim-

dua jalur yang dilengkapi dengan me-

lapuk. Untuk mengatasi persoalan

pang Polda di Palembang, Sumsel

dian. Menurut Hediyanto, tujuan

transportasi di Palembang, sudah

pada kunjungan kerja Komisi V DPR-

utama dari pelebaran jalan ini untuk

selayaknya segera dibangun sebuah

RI Senin (20/11).

mengantisipasi peningkatan arus

jembatan lagi, ungkap Eddy.


Secara umum kondisi jalan di

untuk mengatasi kemacetan di bebe-

Selain proyek pelebaran jalan Palem-

Kota Palembang berada dalam kon-

rapa persimpangan jalan Palembang

bang-Inderalaya tersebut, Ditjen Bina

disi yang baik. Dari total panjang 898,

dapat dilakukan tidak hanya melalui

Marga juga tengah menangani empat

6 km jalan di Palembang, kondisi

pembangunan fly-over tetapi juga

jembatan, dua di antaranya jembatan

yang rusak hanya 3,34 persen. Se-

pembangunan terowongan (under-

Keramasan dan Musi II. Penanganan

mentara kondisi baik dan sedang

Jon
pass). a (Jon
Jon)

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Putra Djaja menambahkan,

kendaraan dari dan keluar Palembang.

53

Jelajah

Menuju Indonesia Hijau

ahulu, di sekitar rumah kita


sering terdengar suara
merdu kicauan burung.

Sungguh, ini suasana yang damai. Tapi,


kini, suasana kedamaian itu jarang kita
nikmati. Ini terjadi antara lain karena
satwa burung tidak memperoleh
tempat yang nyaman untuk bercengkerama. Nah, berangkat dari kerisauan
itu, Pemerintah kemudian mencanangkan Hari Menanam Pohon Indonesia
dan Bulan Menanam Nasional.
Berdasarkan Keppres No 24
Tahun 2008, maka tanggal 28 November 2008 ditetapkan sebagai Hari
Menanam Pohon Indonesia oleh
Presiden

Soesilo

Bambang

Yudhoyono. Selanjutnya, bulan Desember pun ditetapkan sebagai


Bulan Menanam Nasional. Berangkat
dari penetapan tersebut, Pemerintah
juga mencanangkan gerakan penanaman 100 juta bibit pohon di seSebagai bagian dari elemen

jibkan menanam pohon di sekitar lokasi

pohon dalam setiap proyek di Bina

Pemerintah, Departemen Pekerjaan

proyek. Di lingkungan Ditjen Bina

Marga ini selain merupakan wujud

Umum tentu saja ikut ambil bagian

Marga, misalnya, Direktorat Jalan

kepedulian terhadap kelestarian

dalam gerakan ini. Di bidang penye-

Bebas Hambatan dan Jalan Kota, Ditjen

lingkungan, juga merupakan salah

lamatan lingkungan hidup, sebe-

Bina Marga, telah melakukan kegiatan

satu upaya untuk menciptakan

narnya Departemen PU telah aktif

penanaman pohon di delapan Kota

hutan-hutan kota sebagi paru-paru

dalam gerakan-gerakan serupa, se-

Metropolitan, yaitu di Medan,

kota, ruang terbuka hijau (RTH) dan

perti Gerakan Nasional Kemitraan

Palembang, Jakarta, Bandung, Sema-

daerah resapan air.

Penyelamatan Air ( GNKPA), gerakan

rang, Surabaya, Denpasar dan Ma-

Sementara itu, di lingkungan

penghijauan dan penghutanan kem-

kassar. Tak kurang dari 12 ribu pohon

Ditjen Sumber Daya Air, juga telah

bali pada kawasan-kawasan DAS

dari berbagai jenis seperti trembesi,

dilakukan penanaman ribuan pohon

kritis dalam upaya penyelamatan

sono, mahoni, glodokan dan keta-

dari berbagai jenis pada lahan-lahan

hutan, tanah dan air.

pang telah ditanam di median jalan,

kritis di delapan wilayah kerja Divisi

samping kiri-kanan jalan, trotoar dan

Perum Jasa Tirta II mulai dari hulu

bahu jalan.

hingga ke hilir, termasuk di kawasan

Bahkan PU menetapkan diri


bahwa penghijauan akan menjadi item

54

Dirut PJT I Tjoek Sudiyanto menanam pohon di kawasan hulu DAS Brantas, Batu, Malang

wajib dalam kontrak kerja. Artinya,

Menurut Direktur Jalan Bebas

Arboretum, yang merupakan sumber

siapapun yang mengikat kontrak kerja

Hambatan dan Jalan Kota, Harris

mata air Brantas di kaki Gunung

pembangunan infrastruktur diwa-

Batubara, kewajiban penanaman

Arjuno. a

VOLUME 30 KIPRAH

son/joe

Index

luruh Indonesia.

Kalimantan Timur

Pembangunan Jembatan Mahakam Ulu

arana penghubung antara

optimal. Pada saat ini, SNVT Pem-

Paket B, pembangunan Jem-

dan

bangunan Jalan dan Jembatan pro-

batan Mahakam Ulu dilaksanakan

Samarinda Seberang pada

vinsi Kalimantan Timur sedang melak-

oleh kontraktor: PT. Bakrie Corru-

saat ini hanya dilayani oleh satu

sanakan pembangunan jembatan

gated Metal, konsultan supervisi: PT

jembatan, yaitu jembatan Mahakam

Mahakam Ulu.

Anugerah Krida Pradana, sumber

Samarinda

kota

yang dibangun pada tahun 1981

Jembangunan jembatan Ma-

dana: APBD Provinsi. Jenis pekerjaan

sampai tahun 1987. Kini, kepadatan

hakam Ulu, dengan Total Panjang

utama yakni pengadaan dan pema-

lalu lintas kota Samarinda mengalami

Bentang: 799,80 m, Bentang Utama:

sangan rangka baja pelengkung.

peningkatan. Kemacetan adalah dam-

200 m, Tipe Jembatan: Rangka Peleng-

Paket C, pembangunan Jem-

pak ikutannya. Karena itu, diperlukan

kung, Lebar Jalur Lalu Lintas: 1 + 2 X

batan Mahakam Ulu dilaksanakan oleh

jalan dan jembatan baru. Paling tidak

3,5 + 1 m, Lebar Total Jembatan: 9,80

kontraktor: PT. Hutama Karya, kon-

diperlukan tiga buah jembatan, kata

m, Lebar Ruang Bebas: 190 m, Tinggi

sultan supervisi: PT Wahana Mitra

Budi Leksono Kepala Satuan Kerja

Ruang Bebas: 17 m dari muka air banjir.

Amerta, sumber dana: APBN, jenis

Non Vertikal Tertentu Pembangunan

Manajemen pelaksanaan pem-

pekerjaan utama yakni pengadaan

Jalan dan Jembatan Provinsi Kaliman-

bangunan jembatan Mahakam Ulu

dan pemancangan tiang pancang pi-

tan Timur, beberapa waktu lalu.

dibagi menjadi 3 (tiga) paket, yaitu::

lar (P8) dan abutment (A2), gelagar

Sekilas perkembangan prasa-

Paket A, Pembangunan Jembatan

jembatan beton prestress, lantai jem-

rana jalan dan jembatan di Sama-

Mahakam Ulu yang dilaksanakan oleh

batan, pekerjaan pelengkap jembatan

rinda sudah menunjukkan kemajuan

kontraktor: PT. Agrabudi Karyamarga,

Jembatan Mahakam Ulu terse-

yang cukup signifikan kata Budi

Konsultan Supervisi: PT Anugerah

but akan memperlancar arus lalu

Leksono, namun demikian perlu

Krida Pradana, sumber dana: APBD

lintas di dalam kota Samarinda pada

pengembangan sarana dan prasa-

Provinsi. Jenis pekerjaan utama yakni

khususnya dan Provinsi Kalimantan

rana untuk pengembangan permu-

pengadaan dan pemancangan tiang

Timur pada umumnya, serta merang-

kiman supaya tidak terkonsentrasi di

pancang pilar (P1 s.d P7) dan abut-

sang pertumbuhan ekonomi masya-

dalam kota. Kawasan baru sangat

ment (A1), gelagar jembatan beton

rakat berkat distribusi barang dan

potensial terutama sumber daya alam

prestress, lantai jembatan, pekerjaan

jasa yang lancar serta pengemba-

yang masih belum dikelola secara

pelengkap jembatan.

ngan wilayah.a
Slamet

VOLUME 30 KIPRAH

55

Index

Foto: dok

Jembatan Mahakam Ulu

Aktualita

Momentum
Bersama
Untuk
Menata
Ruang Kota
Sejumlah pengunjung menghampiri stan pameran Ditjen Penataan Ruang

eringatan Hari Tata Ruang

DPR RI Ahmad Muqowam, Dirjen

Nasional

juga

Penataan Ruang Imam Ernawi, Pemda

Dalam kesempatan itu, Menteri

bertepatan dengan World

DKI Jakarta dan juga Duta Besar

PU juga mengusulkan kepada perwa-

beberapa negara sahabat.

kilan pemerintah DKI Jakarta adanya

yang

Town Planning Day pada 8 Novem-

penataan ruang.

Menurut Menteri PU pesan

jalur-jalur untuk sepeda di Jakarta.

untuk mengkampanyekan kepedulian

yang ingin disampaikan dalam peri-

Kalau UU Penataan Ruang dilak-

masyarakat dan pemerintah daerah

ngatan ini adalah pertama , pen-

sanakan baik maka kita akan memiliki

dalam meningkatkan kualitas pena-

tingnya penataan ruang dalam rang-

jalur sepeda lebih banyak dan ruang

taan ruang kota. Acara yang juga

ka pembangunan berkelanjutan

terbuka hijau. Menata ruang itu

diperingati di 30 negara di dunia itu

untuk meningkatkan kesejahteraan

adalah agar kita bisa hidup nyaman,

dipusatkan di Plaza Selatan Senayan,

masyarakat, kedua sarana menye-

hidup produktif tidak perlu ada

dan dibuka oleh Menteri Pekerjaan

barluaskan hasil-hasil penataan ru-

macet-macet, dan berkelanjutan.

Umum Djoko Kirmanto. Hadir dalam

ang kepada masyarakat, dan ketiga

jelas Menteri PU Djoko Kirmanto.

acara tersebut Menneg Perumahan

mengajak semua meningkatkan

Pada acara puncak peringatan,

Rakyat M.Yusuf Asyari, Ketua Komisi V

peranannya dalam penyelenggaraan

Menteri PU Djoko Kirmanto meninjau

Index

ber 2008 silam menjadi momentum

56

VOLUME 30 KIPRAH

Senyum para juara aneka sayembara dalam rangka Hari Tata Ruang
Nasional 8 November 2008

Dirjen Penataan Ruang Imam S. Ernawi tengah diwawancarai salah satu stasiun
televisi swasta

Kalau UU Penataan Ruang


dilaksanakan baik maka
kita akan memiliki jalur
sepeda lebih banyak dan
ruang terbuka hijau
berbagai stand pameran dan mengharapkan pada tahun-tahun mendatang
Hari Tata Ruang Nasional tidak hanya
diperingati di Jakarta tetapi juga di
seluruh Indonesia. Karena, kata Menteri,
melalui penataan ruang yang baik

Sejumlah karyawan Departemen PU menunjukkan kebolehan mereka dalam bermusik di


acara puncak peringkatan Hari Tata Ruang Nasional

menjadi bagian dari mitigasi terhadap


dampak perubahan iklim di Indonesia.
Peran aktif masyarakat dan pemerintah daerah sesungguhnya merupakan kunci penting keberhasilan tujuan
penataan ruang. Sementara Pemerintah
Pusat dalam hal ini Departemen PU
sebatas regulator, fasilitator dan pembina.
Berbagai kegiatan diadakan untuk memasyarakatkan pentingnya penataan ruang
melalui Fun Bike, Sayembara Desain Tata
Ruang Kawasan, Lomba peta kreatif,

samping itu dilakukan serangkaian talk-

show di televisi maupun radio mengenai


tata ruang. a (gt).

Para aktivis
lingkungan ikut
memeriahkan
panggung musik
pada acara
peringatan Hari
Tata Ruang

VOLUME 30 KIPRAH

Index

dan Lomba Inovasi Penataan Ruang. Di

Foto-foto: Sofwan

Sayembara Logo Tata Ruang, workshop

57

Sigi

PSU Akan Disalurkan Untuk Air


Minum dan Sanitasi

58

Tekad itu sekaligus mempertegas

skala kecil umumnya kurang

komitmen

memperhatikan kebutuhan

membangun sanitasi. Selama ini dana

pelayanan air minum dan sanitasi

PSU bagi hunian bersubsidi hanya

lingkungan, sehingga sering dike-

digunakan untuk jalan, sementara air

luhkan para konsumennya. Kalau

minum dan sanitasi luput dari

pun telah disediakan, kualitas pra-

perhatian, kata Budi Yuwono, Dirjen

sarana air minum dan sanitasinya

Cipta

jauh dari memadai. Konsumen ter-

Padahal, kata Budi, prasarana jalan

paksa mengeluarkan dana tambahan

sebenarnya merupakan kewajiban

yang semestinya menjadi tanggung

pengembang karena tanpa akses

jawab pengembang.

masuk menuju ke perumahan tidak

pemerintah

Karya

dalam

Departemen

PU.

Melihat permasalahan tersebut

ada orang yang bersedia membeli,

Direktorat Jenderal Cipta Karya, De-

sementara air minum dan sanitasi

pertemen Pekerjaan Umum (PU)

luput dari perhatian.

Prasarana jalan
sebenarnya merupakan
kewajiban pengembang
karena tanpa akses
masuk menuju ke
perumahan tidak ada
orang yang bersedia
membeli, sementara air
minum dan sanitasi luput
dari perhatian.
nya. Begitu juga air minum. Idealnya,

tengah merancang alokasi dana

Akibat kawasan perumahan

pengembang memiliki Water Treat-

Prasarana dan Sarana Utilitas (PSU)

tidak dilengkapi prasrana sanitasi

ment Plant (WTP) sendiri yang

disalurkan untuk air minum dan

yang memadai, limbah yang dibuang

pengoperasiannya diserahkan kepa-

sanitasi, karena dianggap bermanfaat.

mengganggu pemukiman sekitar-

da PDAM. Kenyataan hal ini sering

VOLUME 30 KIPRAH

Index

engembang perumahan ber

rut dia, ini saat untuk membangun

tangani enam menteri, dan para

sanitasi tidak memadai justru mence-

pipa penyaluran tertutup untuk

walikota dan bupati. Isinya, pertama,

mari sistem air minum yang ada di

menyalurkan air dari Waduk Jatiluhur

meningkatkan secara efektif dan

kawasan perumahan, sehingga war-

yang sudah diusulkan sejak lama.

berkelanjutan jangkauan dan la-

ga harus mengkonsumsi air yang tak

Kalau memanfaatkan inspeksi Kali

yanan sanitasi, meliputi: pemba-

layak, kata Budi.

Malang karena sistem penyalurannya

ngunan sarana dan prasarana serta

Menurut Dirjen, pengembang

terbuka, maka kualitas airnya juga

manajemen limbah cair, persampah-

wajib membangun akses perpipaan

semakin menurun. Apa lagi di saat

an, dan drainase. Selain itu, menum-

air minum seandainya dekat dengan

musim kemarau, serta masih ada

buhkembangkan perilaku hidup

sumber atau membangun sumur bor

persimpangan dengan Kali Bekasi,

bersih dan sehat (PHBS) khususnya

sampai dengan kedalaman 30 meter.

ujar Enggar.

perilaku hygiene.

Menurut hitung-hitungan Eng-

tidak diterbitkan oleh pemerintah

gartiasto, panjang pipa yang dibu-

kota/kabupaten

tuhkan untuk melayani air minum itu

Terkait dengan usulan itu, ang-

hanya sepanjang 60 kilometer dan

gota Komisi V (bidang infrastruktur)

tidak terlalu besar investasinya ketim-

DPR-RI Enggartiasto Lukito mengata-

bang manfaatnya. Indonesia dapat

kan, mendukung rencana Ditjen Cip-

mencontoh Seoul, Korea Selatan,

ta Karya menyalurkan dana PSU bagi

yang membangun air minum sampai

air minum dan sanitasi. Permasalah-

ratusan kilometer, jelas Enggar.

Kedua, melibatkan lembagalembaga di tingkat pusat dan daerah,


mayarakat dunia usaha, LSM, media
massa, perguruan tinggi, lembaga
keuangan serta donor, untuk melaksanakan sanitasi sebagai sektor prioritas. Alasannya, karena sanitasi
belum menjadi prioritas pembangunan, masih bersifat sektoral, dan
belum terpadu. Dampaknya semakin

an air minum dan sanitasi biasanya


dialami pengembang-pengembang

buruk dan meluas bagi kesehatan,

Sanitasi

hunian bersubsidi skala kecil. Di sini

Rencana Cipta Karya tersebut

pemerintah daerah harus tegas dalam

sebagai upaya percepatan kinerja

mengeluarkan izin-izin, tegas Enggar.

pembangunan sanitasi yang telah

Wakil rakyat yang pernah men-

menjadi komitmen dan kesepakatan

jabat sebagai ketua umum REI itu

bersama antara pemerintah dan

menyarankan untuk kebutuhan air

pemangku kepentingan. Kesepa-

minum Jakarta dan sekitarnya yang

katan itu tertuang dalam Konferensi

semakin dirasakan mendesak. Menu-

Sanitasi Nasional 2007, ditanda-

degradasi lingkungan, dan kerugian


perekonomian. Kondisi itu diperparah dengan alokasi dana untuk
sanitasi ( APBN/APBD) yang kecil dan
secara eksplisit belum dicantumkan
dalam RPJMN/D dan rencana kerja
depertemen maupun dinas.
Menyikapi hal itu Cipta Karya
bersama para pemangku kepentingan dalam kesempatan Rembug

Salah satu sudut perkampungan, air minum dan sanitasi merupakan kebutuhan vital masyarakat

Sanitasi Nasional merancang konsep


SMART. Kependekan dari S = spesific,
jelas dan fokus untuk menghindari
kesalahpahaman. M = Measurable,
dapat diukur dan dibandingkan
dengan data lain. A = Attainable,
dapat dicapai dan bersifat logis. R =

Realistic, memiliki target yang logis. T


= Timelines, memiliki kurun waktu
pencapaian tertentu. Butir-butir
kesepakatan itu selanjutnya menjadi
pegangan bagi seluruh stakeholder
dalam mencapai MDGs dan RTJMN,
melalui kerja keras, langkah strategis,

Index

Tanpa itu izin pembangunan rumah

Foto: syam

Foto: Sofwan

diabaikan. Beberapa kasus akibat

dan rencana kerja kongkrit. Seperti


rencana penyaluran PSU untuk air
minum dan sanitasi tadi.a (Joe).
VOLUME 30 KIPRAH

59

Sigi Permukiman

Seorang pemulung tengah memilah sampah perkotaan

Sampah dan Masyarakat Perkotaan


Naskah dan foto: Ade Syaiful R *)

60

olusi di sungai, misalnya, me

sisi terbesar yakni sekitar 60 70%.

Usaha minimalisasi sampah

nyebabkan air menjadi kotor

Karena lahan yang tersedia kian

yang dimaksud adalah dengan cara

dan tidak aman untuk diman-

terbatas untuk Tempat Pemrosesan

mengurangi dan memilah sampah

faatkan. Sampah-sampah yang me-

Akhir (TPA), maka perlu memini-

dari sumbernya melalui metode 3-R,

ngendap di dasar sungai akan men-

malkan volume timbulan sampah

yaitu melalui upaya reduce (meng-

jadi lumpursangat dikhawatirkan

yang dibuang ke TPA.

ubah pola hidup konsumtif, mengu-

mengandung limbah B-3 dan me-

Dalam konteks inilah, kita perlu

rangi produksi sampah), reuse (me-

ngakibatkan kapasitas pengaliran air

mengubah konsep pengelolaan sam-

nggunakan kembali bahan-bahan

berkurang drastis sehingga menim-

pah kota. Pengelolaan sampah hanya

yang potensial menjadi sampah dan

bulkan banjir.

dengan mengandalkan Tempat Pem-

bahan refill) dan recycle (mendaur

Kini, pertambahan volume sam-

buangan Akhir (TPA) tidak lah cukup.

ulang melalui pembuatan kompos,

pah yang dihasilkan masyarakat

Apa lagi, kini, kita semakin sulit

daur ulang, waste to energy dan

perkotaan semakin tinggi di mana

mencari lahan dan besarnya biaya

upaya sejenis lainnya).

kandungan organik menjadi kompo-

operasional dan pemeliharaan TPA.

VOLUME 30 KIPRAH

Sampah kota, tanpa mendapat

Index

Limbah maupun sampah yang setiap hari kita produksi sering dianggap sebagai
hasil buangan tak berharga. Bahkan, banyak orang membuang sampah secara
sembarangan dan tidak peduli terhadap akibat yang ditimbulkan dari buangan
tersebut. Dampak buruk dari perilaku menyimpang ini adalah kian banyak sumber
air-sumber air yang tercemar.

penyikapan secara benar oleh warga

pengelolaan sampah dengan konsep

urban, sudah pasti akan menjadi

reduce, reuse, dan recycle (3-R).

sumber bencana. Terlampau banyak


daftar hitam akibat perilaku keliru dan

- Masyarakat Cibangkong

Kelurahan
Cibangkong,
khususnya di
lingkungan RW 11,
termasuk penghasil
sampah yang
produktif. Warga di
sana tidak terbiasa
mengelola sampah.

fatal terhadap sampah, lebih-lebih

Masih ingat dengan kasus Ban-

limbah, yang dilakukan masyarakat

dung Lautan Sampah, yakni peris-

perkotaan. Bukan hanya banjir yang

tiwa longsornya TPA Leuwigajah

amat menyebalkan, tetapi juga terjadi

yang menelan korban meninggal

pencemaran pada air tanah yang bila

lebih dari 140 orang? Akibat peris-

dijadikan air baku berpotensi menjadi

tiwa ini, TPA tersebut ditutup, dan ini

sumber penyakit. Kini adalah saat

berdampak pada proses penangan-

terbaik bagi tiap warga perkotaan

an sampah secara keseluruhan di

untuk tidak lagi bertindak ngawur

Kota Bandung, tak terkecuali bagi

terhadap sampah.

masyarakat Kelurahan Cibangkong.


Betapa tidak, Kelurahan Ci-

Melalui fasilitasi Puslitbangkim

Potret-potret Teladan

bangkong, khususnya di lingkungan

pada tahun 2000 ditetapkan prioritas

Syukurlah, di tengah pesimisme

RW 11, termasuk penghasil sampah

penanganan sampah skala kawasan

banyak kalangan terhadap perilaku

yang produktif. Warga di sana tidak

di Cibangkong. Fasilitasi ini didahului

masyarakat perkotaan terhadap

terbiasa mengelola sampah. Urusan

proses pemberdayaan masyarakat.

buangan tak berharga itu, kini telah

sampah dilakukan petugas RW ke TPS

Melalui beberapa kali forum kon-

muncul banyak inisiasi yang layak

yang jaraknya cukup jauh dan se-

sultasi, disepakati untuk melaksa-

diacungi jempol, baik yang dilakukan

bagian lain dibuang langsung oleh

nakan pengeloaan sampah dengan

secara individual, komunitas, mau-

masyarakat ke lahan-lahan kosong

titik berat pembuatan kompos dan

pun usaha-usaha 3-R yang didukung

atau sungai (Cikapundung). Masalah

daur ulang. Hal ini dilakukan untuk

perusahaan yang peduli terhadap

yang kemudian muncul adalah tim-

menjaga kualitas lingkungan per-

konservasi lingkungan.

bulnya kecenderungan pencemaran

mukiman dari pencemaran akibat

Berikut ini adalah potret keber-

lingkungan dan tidak terangkutnya

penanganan sampah yang tidak

hasilan sejumlah komunitas lingkung-

sampah dari TPS yang selalu meng-

memadai selama ini, serta membantu

an permukiman dalam mewujudkan

gunung dan menebarkan aroma tak

Pemerintah Kota Bandung dalam

program bersih lingkungan melalui

sedap serta terdapat banyak lalat.

mengurangi volume sampah yang


dibuang ke TPA.
Pengelolaan kompos di Cibangkong dilaksanakan oleh masyarakat
dengan dukungan dana awal dari
Puslitbangkim. Penjualan kompos
dan material daur ulang merupakan
sumber dana yang dapat digunakan
sebagai biaya operasi dan pemeliharaan. Pendampingan teknis dilakukan oleh Puslitbangkim dengan
menyumbang modal awal kegiatan
berupa bangunan, peralatan, EM-4
dan training. Pengembangan lokasi
pengelolaan kompos ini juga dibantu

Index

oleh sebuah tim dari UNPAD.


Bagaimana hasil ikhtiar di atas?
Kawasan RW 11 Kelurahan CibangTong-tong sampah di Kampung Banjarsari disediakan berdasarkan prinsip 3R

kong, yang semula beraroma tak


VOLUME 30 KIPRAH

61

Sigi Permukiman

sedap dan kondisi lingkungannya tak

tidak asri, terdapat sampah di mana-

nesia, bahkan tamu-tamu dari

estetis, kini menjadi area yang cukup

mana, dan kumuh. Kampung dengan

mancanegara.

asri. Selain itu, kegiatan ini mampu

penduduk sekitar 1.500 jiwa atau 218

Suatu prestasi selalu mem-

mengurangi volume sampah yang

KK itu kini tampak tertata apik. Ada

bawa decak kagum dan menjadi

harus dibuang ke TPA sampai 88%

semacam revolusi kesadaran warga

sumber inspirasi banyak orang,

(12 % residu) serta memberikan

dalam hal menangani sampah. Kualitas

memang. Begitu pula apa yang

peluang kerja bagi masyarakat.

lingkungan Desa Banjarsari pun me-

dilakukan warga Kelurahan Ban-

ningkat. Ya, melalui gerakan 3-r tadi.

jarsari di atas. Beberapa waktu lalu,

Aktivitas Harini ini mengantarkan

kecemerlangan langkah yang dila-

dirinya sebagai peraih penghargaan

kukan warga Kelurahan Banjarsari

Kalpataru pada tahun 2000.

telah memotivasi warga RW.03

- Masyarakat Banjarsari
Banjarsari ini adalah sebuah
perkampungan yang terletak di
Kelurahan Cilandak Barat. Pada

Karena prestasi warga Ban-

Kompleks Zeni, Kelurahan Mampang

beberapa tahun lalu, di desa ini telah

jarsari, desa tersebut kini ditetapkan

Prapatan, Kecamatan Mampang

ada gerakan untuk menjadikan Ban-

sebagai daerah tujuan wisata. Banjar-

Prapatan, Kodya Jakarta Selatan,

jarsari sebagai kawasan hijau asri dan

sari juga menjadi sekolah dan labo-

ingin melakukan hal serupa.

bersih. Kegiatan ini dimotori Harini

ratorium pengelolaan sampah ter-

Bagaimana dengan komunitas

Bambang sebagai ketua PKK Desa

padu bagi banyak pihak, mulai dari

masyarakat di perkotaan lainnya,

Banjarsari kelurahan Cilandak Barat.

anak-anak sekolah, aparat pemerintah

Anda?a

Ia memotivasi ibu-ibu di lingkungan

daerah, tokoh masyarakat, anggota

RW untuk melaksanakan program

DPR/DPRD dari berbagai kota di Indo-

Penulis adalah staf pada Pusat Komunikasi


Publik, Departemen Pekerjaan Umum

PKK poin ke-9, yakni kelestarian


lingkungan hidup, sejak beberapa
tahun silam.
Harini mengembangkan pola
edukasi pengelolaan sampah terpadu, seperti bagaimana cara melakukan pemilahan sampah di sumber,
membuat kompos, membuat kertas
daur ulang, mengembangkan tanaman obat keluarga (TOGA), dan
seterusnya. Maklum, ia seorang
pensiunan guru.
Dalam kegiatannya, Harini
melibatkan 20 pemulung yang ia
bina secara khusus (20 orang) untuk
memanfaatkan barang-barang yang
masih bisa didaur ulang. Hasil kerja
kerasnya ternyata membawa hasil.
Harini berhasil mengubah perilaku
warga dalam pola pembuangan
sampah, sehingga hampir semua ibuibu di RW tersebut telah dapat menerapkan program 3-R.
sana telah menyulap Banjarsari menjadi berbeda dari potret umum kampung di Ibukota, yang umumnya kotor,

62

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Gerakan Harini dan warga di

Index
VOLUME 30 KIPRAH

63

Info Teknologi

aringan jalan dan konstruksi perkerasan yang

pertimbangan lebih ekonomis dan praktis. Dengan cara

memadai sangat diperlukan untuk menunjang

ini besi atau tulangan dipakai hanya pada sambungan

jumlah dan beban lalu lintas. Ditjen Bina Marga

antarpelat arah melintang (dowel) dan memanjang (tie

Departemen PU selalu mengedepankan prasyarat

bar). Secara struktural, jalan beton hanya merupakan satu

tersebut, selain senantiasa berupaya melakukan berbagai

lapis pelat beton bermutu tinggi dengan kekuatan tarik

inovasi agar jalan tetap berfungsi dan dapat melayani lalu

lentur (flexuran strength) antara 40 45 kg/cm2 atau

lintas sepanjang tahun selama umur rencana.

setara dengan kuat tekan beton (fc) antara 330 400

Beberapa teknologi praktis konstruksi jalan yang

kg/cm2. Alasannya, beton mempunyai sifat tidak mudah

diterapkan adalah precast beton untuk pekerasan jalan

hancur setelah mengalami kerusakan awal. Hal itu

dan lantai jembatan serta udith, recycling, cold milling,

berbeda dengan aspal. Di samping itu, pada beton, lapisan

hingga penerapan modified cakar ayam dan sistem pile

pondasinya juga berfungsi sebagai penyeragam daya

slab di tanah rawa atau lunak.

dukung atau lantai kerja untuk pekerjaan pembuatan

Menjaga Mutu Perkerasan Jalan

Jalan beton: perkerasan kaku lebih kuat dibanding dengan yang lentur

menjadi dua. Yakni, perkerasan aspal (lentur) dan

Hal ini lain dengan jalan aspal, kata Afandi.

perkerasan beton (kaku). Yaitu, menggunakan aspal dan

Menurut dia, kerusakan pada jalan aspal biasanya diikuti

semen sebagai bahan pengikatnya. Untuk model jalan

dengan kerusakan pada lapisan bawahnya, karena sifat

beton, misalnya, menurut Furcon Afandi, Peneliti

strukturalnya berbeda. Maksudnya, pada aspal, mutu

Puslitbang Jalan dan Jembatan, berdasarkan jenisnya

bahan lapisan pondasi bawah lebih rendah dibanding

dapat dibedakan atas empat, yakni bersambung tanpa

lapis pondasi. Perbedaan inilah yang seringkali membuat

tulangan, dengan tulangan, menerus dengan tulangan

perkerasan kaku (beton) lebih kuat dibanding dengan

dan beton prategang.

yang lentur, sebab penyebaran beban kendaraan

Umumnya jalan beton yang digunakan di Indonesia adalah jenis bersambung tanpa tulangan, dengan

64

pelat, dan menahan pumping dari tanah dasar.

VOLUME 30 KIPRAH

berlangsung lebih baik


Selain itu, menurut Afandi, kekakuannya lebih tinggi

Index

Konstruksi perkerasan jalan dapat dibedakan

dari campuran beraspal, sehingga sangat mengun-

gunkan granuler, tetapi hanya menggunakan material

tungkan pada beban lalu lintas berat. Namun, dari semua

halus (soil cemen) lalu dilapisi aspal tipis. Dipastikan, jalan

keunggulan tadi jalan beton tetap memerlukan perhatian

beton tersebut akan cepat rusak Seharusnya, material

dan pemeliharaan yang baik. Kalau tidak, penanganannya

ganuler yang digunakan berukuran 1-2 inchi. Prinsipnya,

akan jauh lebih mahal dan sulit. Pengerjaannya lebih

penanganan jalan harus mengindahkan kaidah-kaidah

kompleks, tidak bisa parsial, dan harus menyeluruh hingga

spesifikasi teknis yang dipersyaratkan, tegas Afandi..

ke dasar struktur.

Menurut dia, konstruksi beton memang lebih tahan


air dan murah dalam pemeliharaan. Tetapi pelaksanan

Efektif dan Efisien

konstrusinya membutuhkan waktu lama (28 hari),

Jalan beton tetap harus memperhatikan kondisi

sehingga sering menimbulkan kemacetan jalan. Memang

tanah sebagai dasar pondasi ( sub-base) jalan itu. Untuk

bisa dipercepat menjadi 14 hari, yaitu dengan menambah

ruas jalan belum mantap, konstruski perkerasan aspal lebih

zat aditif.
Penggunaan system pre/*cast adalah cara lain agar
pengerjaan konstruksi beton berjalan lebih cepat. Artinya,
konstruksi beton sudah dipersiapkan di pabrik, sehingga
pada saat diterapkan bisa langsung dipasang di tempat
secara bersambung ( 5 -10 meter), dalam waktu 1 hingga
2 jam. Sistem ini telah dilakukan pada pembangunan jalan
arteri primer ruas Cilincing Tanjung. Priok dan jalur busway
ruas Cawang Grogol. Hanya saja, faktor kesulitannya,
pabrik harus di dekat lokasi pekerjaan. Sebab, jika lokasinya
terlalu jauh biayanya akan membengkak.
Hal lain yang perlu juga diperhatikan adalah
membuat profil penampan jalan. Bentuknya harus crown,
yakni kemiringan 2% di tengah dan 4% di bahu jalan.
Bukan datar. Maksudnya, agar air bisa lancar mengalir ke
saluran drainase. Sebab musuh utama jalan; adalah air,
air, dan air. Karena itu, keberadaan drainase sangatlah
penting, ungkap Afandi.
Maka, tak mengherankan pada lokasi yang sering
terlanda banjir dan genangan, jaringan jalan lekas rusak
dan hancur. Solusinya biasanya dengan meninggikan
badan jalan dengan pembetonan dan memperbaiki
sistem drainasenya. Yaitu, dengan memperlebar-me-

Jalan aspal harus dihindari dari musuh utamanya, yakni air

merdalam saluran pembuangnya, seperti yang dilakukan


pada ruas jalan nasional Kaligawe Semarang Demak
dan ruas Pati Rembang, Jateng.

Jalan pada Lintas Timur Sumatera (batas Jambi

Dalam perkembangannya, untuk mengatasi tanah

Palembang), misalnya, terdiri tanah lunak - tidak berjenis

lembek, Bina Marga memanfaatkan teknologi system pile

ekspansif, yakni mudah mengembang dan susut seperti

slab dan modified cakar ayam pada tanah lembek/rawa.

pada ruas Ngawi Caruban (Jatim) atau Semarang

Seperti pada segmen ruas jalan tol Sedyatmo menuju

Grubug Purwodadi (Jateng), atau juga berbeda dengan

Bandara Soekarno Hatta.

jenis tanah lunak organik yang biasa dikenal dengan


tanah rawa atau gambut di Kalimantan

Untuk menyiasati dan mengatasi kelangkaan aspal,


Ditjen Bina Marga menerapkan system recycling untuk

Hasil penelitian Puslitbang PU membuktikan, bahwa

kegiatan pemeliharaan jalan. Sistem ini, seperti antara lain

kerusakan jalan beton akan semakin parah jika dasarnya

dilakukan pada sebagian jalur Pantura Jawa, lebih efisien

kurang kuat. Apalagi, kalau pengerjaannya tidak meng-

bila dibanding menggunakan sistem konvensional.a (cm)

VOLUME 30 KIPRAH

Index

baik. Sebab, lain tempat berbeda pula kondisi tanahnya.

65

Wacana

Aktivitas warga di kawasan kota tua Jakarta

Adaptive Reuse dan

Revitalisasi
Kawasan Kota Tua Jakarta

Oleh: Hajar Suwantoro


Meski begitu, kawasan Kota Tua Jakarta masih

memprihatinkan. Berbagai permasalahan yang

menyisakan jejak struktur kota era kolonial serta arsitektur

timbul di dalamnya, antara lain kemacetan, polusi

bersejarah dengan nilai sejarah tinggi, sekaligus mewa-

udara, polusi air dan sampah. Begitu juga kondisi

riskan cerminan kisah sejarah, tata cara hidup dan budaya

infrastruktur dan utilitas yang buruk, ditandai dengan

masyarakat Jakarta di masa lalu. Pada masa lalu, Jakarta

minimnya sarana-sarana pedestrian, masalah perparkiran,

Kota (Oud Batavia) adalah ibukota Batavia yang meru-

hingga menurunnya kualitas lingkungan. Jika ditinjau dari

pakan pusat penting kegiatan ekonomi dan politik

aspek kelembagaan, koordinasi antardinas pada pe-

Pemerintah Hindia Belanda. Berdasarkan buku harian

merintah kota (yang terkait dengan kebijakan dan pro-

seorang prajurit tua Gedenkschrijften van een oud

gram dalam penanganan kawasan Kota Tua Jakarta)

koloniaal, Clockener Brousson mengungkapkan bahwa

terlihat masih lemah.

Kota Tua Jakarta pernah mengalami masa kejayaan pada

Selain itu, banyak karya arsitektur dengan nilai


sejarah tinggi yang rusak, terbengkalai ataupun hancur.

66

masa pertengahan abad ke-17, sehingga sempat mendapat julukan sebagai Queen of the East.

Kini kawasan Kota Tua Jakarta telah mulai ditinggalkan

Berbagai usaha pelestarian telah dilakukan, salah

dan diabaikan. Banyak warga memilih pindah ke daerah

satunya melalui pendekatan adaptive reuse pada

lain, tidak ingin berinteraksi dan beraktivitas di sana karena

beberapa bangunan lama, yaitu Museum Fatahillah, Mu-

merasa tidak mendapat jaminan keamanan, keselamatan

seum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, dan Caf

atau kenyamanan.

Batavia. Usaha ini dimaksudkan untuk menghidupkan

VOLUME 30 KIPRAH

Index

ondisi kawasan Kota Tua Jakarta saat ini sangat

Suasana di samping Museum Bank Mandiri, Kota Beos, Jakarta

kembali fungsi dan aktivitas ekonomi pada kawasan.

Dalam buku Revitalizing Historic Urban Quarters,

Secara fisik, usaha tersebut telah memperlihatkan

Steven Tiesdell dkk menyatakan bahwa, nilai ekonomi

penampilan yang lebih baik dan mampu memperbaharui

sebuah kawasan harus dapat diciptakan dalam dua skala,

fungsi bangunan dengan kegiatan perkantoran, restoran

yaitu dalam tingkatan bangunan tunggal dan dalam

dan pameran. Namun jika dilihat dari sisi lain, usaha ini

tingkatan bangunan secara kolektif di dalam sebuah

belum mampu menghidupkan kembali kehidupan

kawasan. Rehabilitasi atau konversi bangunan secara

perkotaan seperti sebuah kawasan bisnis, hunian,

individu tidak akan memberikan perbedaan yang

perkantoran, dan perdagangan, dengan segala

signifikan terhadap pertambahan nilai ekonomi sebuah

aktivitasnya yang dinamis.

kawasan karena bangunan-bangunan merupakan aset


yang saling terhubung antara satu dengan yang lain.

Revitalisasi Berbasis Kawasan

Kualitas, kondisi, perawatan dan pengelolaan dari properti

Dalam lingkup sebuah kawasan perkotaan, revitalisasi

di lingkungan sekitarnya memiliki efek langsung terhadap

harus melibatkan dua komponen pembaharuan, yaitu

nilai bangunan. Nilai dari sebuah properti muncul dari

pembaharuan fungsi fisik dan fungsi ekonomi. Kedua

investasi yang telah dibuat oleh orang lain, misalnya

komponen ini akan bersifat saling melengkapi, misalnya

pembayar pajak, pemilik bangunan, pekerja, dan lain-lain.

revitalisasi fisik sebagai strategi jangka pendek, sedangkan

Jika jalur pedestrian, jalan, drainase, pengolahan air bersih,

revitalisasi ekonomi sebagai strategi jangka panjang. Dalam

perlindungan keamanan, pekerjaan dan orang-orang

waktu relatif singkat, revitalisasi fisik dapat memberikan wajah

yang berkunjung ditiadakan, bagaimana nilai sebuah

yang lebih atraktif, kemasan yang lebih menarik, dan dapat

bangunan? Secara virtual nilainya adalah nol, atau hampir

menumbuhkan minat orang untuk datang. Sedangkan

tidak memiliki nilai.

cara ini merupakan salah satu usaha yang cukup produktif


dalam mengelola aset private sehingga dapat menyediakan
subsidi bagi pengelolaan aset publik.

Index

untuk jangka panjang, revitalisasi ekonomi diperlukan karena

Adaptive Reuse
Adaptive reuse adalah usaha untuk memberikan
fungsi baru pada sebuah bangunan di mana fungsi

VOLUME 30 KIPRAH

67

Wacana

Pemandangan di salah satu sudut Kota Tua Jakarta

lamanya sudah tidak lagi produktif. Konsep ini seringkali

sumber daya. Pendekatan ini juga menjadi salah satu faktor

digambarkan sebagai proses yang secara struktural

pendorong proses pengembangan kawasan karena lebih

bangunan dengan fungsi lama dikembangkan untuk

ekonomis jika membeli lahan yang sudah termasuk

dapat mewadahi fungsi baru yang dapat meningkatkan

bangunan, dibandingkan membeli lahan kosong dan

nilai ekonomi, demikian dinyatakan oleh Richard Austin

membuat bangunan baru. Manfaat sosial adaptive reuse

dalam bukunya Adaptive Reuse:Issues and Case Studies

antara lain dapat menjembatani hubungan antara masa

in Building Preservation.

lalu dan masa sekarang melalui revitalisasi kawasan.

68

Pendekatan revitalisasi pada suatu kawasan melalui

bukan sekedar mengembalikan tampilan fisik dan

adaptive reuse mestinya dilaksanakan bukan hanya pada

signifikansi elemen-elemen arsitektur semata, melainkan

satu atau beberapa bangunan saja, melainkan melibatkan

berusaha menghormati dan menghargai sejarah, arsi-

sebuah kawasan sebagai satu sistem yang saling terkait,

tektur serta struktur bangunan lama dengan memasukkan

saling terhubung, saling mempengaruhi dan tersedia

fungsi baru yang lebih tepat. Dalam pelaksanaannya,

fungsi-fungsi yang saling melengkapi. Agar mudah

adaptive reuse sering menghadapi kendala yang berbeda,

diakses, maka diusahakan agar semua fungsi dan fasilitas

misalnya adanya anggapan bahwa sesuatu yang baru

tersebut dapat saling berdekatan, terintegrasi, dan

dianggap lebih baik. Para perencana yang tidak tanggap

memiliki sarana pedestrian yang baik. Konsep ini sangat

akan menilai bahwa bangunan-bangunan tua adalah

sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan fungsi

penghalang bagi kemajuan aktivitas ekonomi.

campuran (mixed-use development).

Konsep adaptive reuse memiliki manfaat ekonomi

Dalam skala besar (macro land use), pembangunan

dan manfaat sosial. Manfaat ekonominya adalah, antara

mixed-use berorientasi kepada penataan blok-blok

lain, biaya konstruksi yang relatif lebih rendah, biaya

bangunan yang berbeda fungsi dalam satu kawasan secara

akuisisi lahan yang ringan, dan waktu konstruksi yang lebih

horizontal, misalnya penempatan retail yang berdekatan

singkat (tergantung pada lingkup pekerjaannya), serta

dengan kantor, hunian dengan kantor, atau hunian dengan

mendukung strategi konservasi energi dan penghematan

retail. Selain percampuran fungsi secara horizontal,

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Pendekatan pelestarian melalui adaptive reuse

pembangunan mixed-use juga membahas percampuran

Kondisi tersebut mendorong pihak pemerintah

fungsi secara vertikal dengan berbagai konfigurasi fungsi

Singapura untuk segera menetapkan kawasan ini sebagai

dalam lingkup yang lebih kecil (micro land use).

kawasan yang dikonservasi pada akhir tahun 1980-an.

Jika lantai dasar digunakan sebagai retail dan

Pada pertengahan tahun 1990-an, Sekitar 200 unit rumah

komersial, maka fasade retail dan komersial yang

toko telah direnovasi dengan pendekatan adaptive reuse,

transparan dapat menciptakan suasana koridor yang

dikembalikan ke kondisi semula dan disuntikkan fungsi-

atraktif, menarik secara visual, sekaligus memperkuat

fungsi baru. Hasilnya, kawasan Tanjong Pagar saat ini telah

aktivitas pada skala pedestrian.

berkembang menjadi salah satu fashionable district di Kota


Singapura yang hidup selama 24 jam. Selain berfungsi

Belajar dari Tanjong Pagar

sebagai hunian, beberapa bangunan juga menga-

Kawasan Tanjong Pagar di Singapura pada awalnya

komodasi fungsi-fungsi dan kegiatan yang atraktif, mulai

merupakan kawasan permukiman dan komersial yang

dari art and craft, perkantoran, hingga bar, kafe, dan

dihuni penduduk berkebangsaan Cina dan India. Sebagian

restoran. Kini kawasan Tanjong Pagar menjadi salah satu

besar di antaranya berprofesi sebagai pekerja galangan

kawasan yang kaya akan keragaman visual dan aktivitas

kapal serta kaum buruh di sekitar dermaga pelabuhan

menarik. Pendekatan pelestarian dengan konsep adaptive

kapal laut. Adanya keberagaman latar belakang ini

reuse bahkan telah berhasil merevitalisasi kembali way of

mengakibatkan berbagai persoalan sosial dan pence-

life dari masyarakat tradisional Cina pada kawasan ini, yaitu

maran lingkungan. Hingga akhir abad ke-19, kawasan

berdagang. Suasana kehidupan perkotaan yang sempat

Tanjong Pagar terus berkembang, meskipun terlanjur

hilang kini telah dikembalikan, bahkan lebih baik dari

dikenal sebagai kawasan yang marak akan kegiatan

kondisi sebelumnya.

peredaran opium dan prostitusi.

Keberhasilan upaya adaptive reuse ternyata tidak


hanya ditentukan oleh upaya dan strategi perbaikan fisik
kawasan dan bangunan-bangunan bersejarahnya saja.
Keberhasilan ini juga ditentukan oleh adanya strategi
penerapan aktivitas ekonomi yang lebih aktif, peranan
pemerintah sebagai pemegang kebijakan, serta kontribusi
swasta sebagai penggerak aktivitas ekonomi.
Terkait dengan kawasan Kota Tua Jakarta, pendekatan pelestarian melalui adaptive reuse telah dilaksanakan pada beberapa bangunan bersejarah dengan
memperbaiki tampilan dan memperbaharui fungsinya.
Meskipun secara fisik terlihat baik, namun suasana
kehidupan perkotaan pada kawasan ini masih terlihat
kurang dinamis. Mestinya pendekatan pelestarian melalui

adaptive reuse yang akan dilaksanakan juga harus


mempertimbangkan adanya keragaman fungsi-fungsi,
misalnya menyuntikkan fungsi hunian pada fungsi
perdagangan dan perkantoran. Perlu juga dipertimbangkan penyediaan fungsi-fungsi hiburan dan sarana
ruang terbuka publik. Strategi ini dapat menumbuhkan
generator ekonomi baru pada kawasan karena mampu
memperpanjang rentang aktif fasilitas-fasilitasnya. Jika bisa
dilakukan, tentu ini dapat menarik minat warga untuk
tinggal, berinteraksi dan beraktivitas, sehingga dinamika
kehidupan perkotaan yang sempat redup di kawasan Kota
Tua Jakarta dapat dihidupkan kembali. a

Index

Wajah baru area kota tua di Tanjong Pagar, Singapura

Penulis adalah

mahasiswa Magister Program Studi Rancang Kota, Sekolah Arsitektur,


Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB

VOLUME 30 KIPRAH

69

Arsitektur

Penggunaan bidang transparan yang menyelubungi eksterior bangunan mampu mereduksi sinar matahari, mengurangi efek silau (glare) pada bangunan
serta menurunkan suhu dalam ruangan

Rancang Bangun Arsitektur Tropis

gar manusia dapat beraktivitas dan menghuni

Saat ini jika kita cermati, banyak karya arsitektur yang

bangunan dengan nyaman, terhindar dari

dirancang cenderung mengutamakan style serta fungsi

teriknya sengatan matahari, guyuran hujan,

dan efisiensi. Style rumah di luar negeri seperti mediterania,

hembusan angin yang keras dan suhu yang terlalu tinggi,

minimalis ataupun modern seringkali diadopsi dan

rancangan bangunan harus mempertimbangkan iklim.

diterapkan apa adanya pada perancangan bangunan

Dalam hal ini iklim tropis. Bangunan di sini berfungsi

tanpa disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia. Sebagai

sebagai alat modifikasi iklim.

contoh, bangunan bertingkat tinggi bergaya internasional

Terlebih kita hidup di Indonesia, sebuah negara

(international style) dengan bentuk kotak serta fasade

kepulauan yang berada pada sabuk tropis dengan ciri-

bangunannya yang diselubungi kaca. Selanjutnya, apakah

cirinya, antara lain: kelembaban udara yang relatif tinggi

karya-karya arsitektur tersebut di atas dapat disebut

(di atas 90%), curah hujan tinggi, temperatur rata-rata

sebagai arsitektur tropis?

Karya-karya arsitektur tersebut sebenarnya meru-

C) dan aliran udara yang lambat, sehingga faktor iklim

pakan karya arsitektur tropis, karena karya arsitektur

merupakan faktor utama yang harus dipertimbangkan

tersebut berada di wilayah tropis dan kemampuannya

dalam perancangan bangunan.

dalam mengadaptasi iklim tropis setempat sehingga

tahunan di atas 18 C (umumnya antara 23 C hingga 38


0

70

VOLUME 30 KIPRAH

Index

Teks dan foto: Taufan Madiasworo*)

manusia yang berada dalam bangunan tetap merasa

minimalis, dekonstruksi, kontemporer, vernacular, high

nyaman beraktivitas, walaupun hampir sebagian besar

technology dan sebagainya. Arsitektur tropis cenderung

karya arsitektur tersebut dirancang dengan cara yang

dilihat sebagai hasil dari suatu pendekatan perancangan

kurang hemat energi, seperti penggunaan material kaca

arsitektur yang berbasis iklim.

pada eksterior bangunan yang cenderung meningkatkan

Iklim merupakan faktor penting dalam perencanaan

secara maksimal penggunaan pendingin ruangan,

dan perancangan bangunan. Bangunan yang didirikan

menimbulkan efek silau (glare) dan meningkatkan iklim

pada daerah yang beriklim tropis dipengaruhi oleh

mikro setempat.

beberapa faktor antara lain: (1) Orientasi terhadap garis

Selama karya arsitektur yang dibangun dapat

edar matahari; (2) Radiasi matahari; 3) Kelembaban udara;

mengatasi problematika yang ditimbulkan oleh iklim

4) Gerakan angin; 5) Curah hujan; 6) Topografi; 7)

tropis, seperti panas matahari, suhu tinggi, hujan dan

Vegetasi. Tingkat responsivitas bangunan dalam meng-

kelembaban tinggi, serta selama manusia yang berada di

antisipasi pengaruh iklim tropis lembab menunjukkan

dalam bangunan tersebut merasa nyaman beraktivitas,

kemampuan bangunan dalam berinteraksi dengan

maka sebenarnya karya arsitektur tersebut dapat disebut

lingkungannya.

sebagai karya arsitektur yang adaptif terhadap iklim tropis.

Ketika kita melakukan perancangan bangunan,


faktor iklim merupakan tuntutan dasar yang menjadi
pertimbangan penting di manapun karya arsitektur

bangunan lokal sebenarnya lebih merupakan respons

tersebut dibangun. Di negara-negara Eropa yang beriklim

masyarakat tradsional terhadap iklim tropis. Hal ini dapat

subtropis seperti Belanda, penggunaan elemen bangunan

dipahami karena masyarakat tradisional sangat meng-

seperti overhang atau tritisan tidak terlalu dibutuhkan. Lain

hormati iklim. Jadi, sebenarnya masalah style ataupun

halnya dengan di Indonesia, bangunan sebaiknya

langgam arsitektur yang digunakan tidak berhubungan

menggunakan tritisan yang berfungsi sebagai pematah

dengan arsitektur tropis itu sendiri. Bisa saja karya arsitektur

sinar matahari dan berfungsi untuk menghindari tempias

itu bergaya tradisional, modern, postmodern, neoclassic,

hujan. Begitu juga dengan pemanfaatan kolong atap

Koridor atau selasar di sekeliling bangunan Gedung Arsip NasionalJakarta berfungsi sebagai bantalan udara yang mampu mereduksi panas
ke dalam bangunan serta untuk menghindari tempias hujan

Problem iklim tropis direduksi dengan penggunaan kanopi serta vegetasi


pada bangunan Wisma Dharmala-Jakarta

Index

Bentuk arsitektur tradisional yang menggunakan


tritisan atau kanopi lebar serta penggunaan bahan

VOLUME 30 KIPRAH

71

Arsitektur

6. Memberikan bukaan-bukaan yang lebar pada


bangunan. Bukaan ini dapat berupa jendela ataupun
lubang ventilasi. Cara terbaik dari penempatan sistem
bukaan ini adalah dengan ventilasi silang (cross ventila-

tion) dan ventilasi atap (roof ventilation), yang memungkinkan aliran udara dapat berjalan lancar. Angin dan
pengudaraan ruangan secara terus-menerus akan
menyejukkan suhu ruangan.
7. Penggunaan bidang transparan pada bagian
eksterior bangunan untuk mereduksi panas, mengurangi
efek silau (glare), menurunkan suhu dalam ruangan.
Pengolahan secara optimal bidang transparan ini, selain
berfungsi sebagai elemen estetis bangunan namun dapat
memberi citra (image) dan karakter khusus pada ba-

sebagai ruang tambahan pada bangunan-bangunan di


negara yang beriklim subtropis yang kemudian diadopsi
sebagai ruang kolong atap di Indonesia. Yang terakhir ini
sebenarnya tidak tepat, karena yang semestinya ruang
bawah atap dimanfaatkan sebagai bantalan udara untuk
mereduksi panas yang masuk ke dalam bangunan.
Perancangan Arsitektur Tropis
Untuk mengatasi problematik iklim tropis dan
memanfaatkan secara optimal potensi iklim tropis,
beberapa strategi berikut dapat dilakukan dalam perancangan bangunan, antara lain:
1. Pemanfaatan semaksimal mungkin pencahayaan
alami dengan mempertimbangkan orientasi bangunan
terhadap sudut jatuh sinar matahari.
2. Pemanfaatan material bangunan yang ramah
lingkungan dan menyerap panas serta upaya penerapan

green design pada bangunan.


3. Penggunaan teknologi tepat guna dan ramah
lingkungan yang memanfaatkan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin yang sangat
berlimpah.
4. Penggunaan koridor atau selasar di sekeliling
bangunan, yang berfungsi sebagai buffer zone atau
bantalan udara sehingga mampu mereduksi panas ke
dalam bangunan serta untuk menghindari tempias hujan.
5. Penggunaan overhang/tritisan yang lebar pada
bangunan, yang tidak hanya sebagai elemen estetis
bangunan namun berfungsi untuk mematahkan sinar
matahari, menghasilkan efek pembayangan serta
menghindari tempias hujan.

72

VOLUME 30 KIPRAH

ngunan.
8. Rancangan konstruksi atap yang mampu melindungi manusia terhadap cuaca, seperti : penggunaan atap
yang tinggi, atap yang dilindungi dengan konstruksi
pelindung (baik vegetasi ataupun kisi-kisi), menghijaukan
atap (greening the top), atap dengan kolam air (roof

pond).
9. Penggunaan koridor dengan penutup atap antar
bangunan untuk melindungi aktivitas dan sirkulasi
manusia agar tetap dapat berjalan, baik ketika hujan
ataupun panas terik.
10.Menempatkan tanaman pada pot yang diletakkan dekat jendela atau balkon,, cara ini dapat mereduksi
panas dan silau yang masuk ke dalam bangunan serta
menurunkan temperatur udara dalam ruangan. Secara
psikologis, vegetasi memberikan efek yang menyegarkan.
Berangkat dari pemahaman tentang arsitektur tropis
di bagian awal tulisan ini, pemecahan perancangan
arsitekur tropis menjadi sangat terbuka, sehingga bentuk
arsitektur tropis akan sangat beragam. Memang, arsitektur
tropis selama ini tidak pernah menjadi suatu style atau
langgam tersendiri dalam ranah arsitektur, namun
pendekatan perancangan arsitektur yang sangat adapatif
dalam mengatasi problematik dan memanfaatkan secara
optimal potensi iklim tropis menjadikan karya arsitektur
yang dihasilkan merupakan karya yang adaptif terhadap
iklim tropis (tropical friendly architecture).
Masih banyak cara lain untuk menghemat energi,
namun yang pasti potensi iklim tropis, seperti limpahan
cahaya alam yang bersumber dari matahari harus kita
manfaatkan semaksimal mungkin.a
*) Kepala Seksi Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Perkotaan Wilayah II
Ditjen Penataan Ruang-Dep.PU

Index

Banyak bangunan bergaya modern di Jakarta kurang optimal mengadaptasi potensi iklim tropis dalam perancangannya, dan desainnya yang
kurang mengadaptasi unsur budaya lokal

Info Buku

nda pernah menjumpai bangunan yang belum


satu tahun berdiri namun dindingnya
mengalami retak-retak, bahkan roboh? Atau,

keberadaan bangunan gedung milik negara justru


mengganggu lingkungan sekitar atau berdiri di lokasi yang
melanggar peruntukan lahan? Di masa lalu, hal semacam
itu mungkin saja bisa terjadi.
Tapi, kini pengalaman serupa tak perlu terjadi,
apalagi bila kontraktor atau pelaksana pembangunan
bangunan gedung milik negara itu berpedoman kepada
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 45/PRT/
M2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara. Peraturan Menteri ini memang
diterbitkan sebagai petunjuk pelaksanaan bagi para
penyelenggara dalam melaksanakan pembangunan
bangunan gedung negara.
Pedoman teknis tersebut memang untuk menjamin
agar bangunan gedung negara sesuai dengan fungsinya,
memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, kenyamanan,kemudahan, efisien dalam penggunaan sumber
daya, serasi dan selaras dengan lingkungannya, dan
diselenggarakan secara tertib, efektif dan efisien.Tak hanya
itu, sebagai acuan teknis detail, Permen ini juga mengatur
tentang besaran pembiayaan pembangunan sesuai
klasifikasinya secara detail, sehingga mengurangi

Penerbit:
Tahun terbit:
Tanggal ditetapkan:
Tebal:

Departemen PU
2007
27/12/2007
174 hal.

Permen untuk
Bangunan Gedung
Negara

kemungkinan orang melakukan tindak korupsi.


Peraturan Menteri ini menggantikan peraturan

dung Negara. Bab ini memberikan paparan tentang

sebelumnya, Keputusan Menteri Permukiman dan

ketentuan umum, standar harga satuan tertinggi, komponen

Prasarana Wilayah (Departemen PU zaman pemerintahan

biaya pembangunan, pembiayaan bangunan/ komponen

Presiden Megawati) No. 332/KPTS/M/2002 tentang

bangunan tertentu, biaya pekerjaan non standar, dan

Pedoman Teknis Pembangunan Gedung Negara, yang

prosentase komponen pekerjaan bangunan gedung negara.


Bab V Tata Cara Pembangunan Bangunan Gedung

Permen Nomor 45/PRT/M2007 itu tersusun dalam

Negara. Bab ini berisi tentang ketentuan tentang

sistematika sebagai berikut: Bab I Ketentuan Umum, yang

penyelenggaraan pembangunan bangtunan gedung

memberikan gambaran umum yang meliputi pengertian,

negara, organisasi dan tata laksana, penyelenggaraan

azas bangunan gedung negara, maksud dan tujuan serta

pembangunan tertentu, pemeliharaan/ perawatan

lingkup materi pedoman.

bangunan gedung negara, serta pembinaan dan pe-

Bab II Pengaturan Pembangunan Bangunan Gedung

ngawasan teknis.

Negara, mendeskripsikan tentang persyaratan bangunan

Bab VI Pendaftaran Bangunan Gedung Negara. Bab

gedung negara, meliputi ketentuan tentang klasifikasi

ini menulis tentang tujuan, sasaran dan metode pen-

bangunan gedung negara, tipe rumah negara, standar luas

daftaran, pelaksanaan pendaftaran, dan dokumen

bangunan gedung negara, persyaratan administratif, dan

pendaftaran bangunan gedung negara.

persyaratan teknis bangunan gedung negara

Bab VII Pembinaan dan Pengawasan Teknis.

Bab III Tahapan Pembangunan Bangunan Gedung

Bab VII Penutup, yang berisikan tentang penjelasan

Negara. Bab ini mengetengahkan tentang ketentuan

yang menguraikan apabila terjadi persoalan atau

tentang persiapan, perencanaan konstruksi, dan pelak-

penyimpanan dalam penerapan pedoman teknis pem-

sanaan konstruksi.

bangunan bangunan gedung negara, serta petunjuk

Bab IV Pembiayaan Pembangunan Bangunan Ge-

Index

dianggap tidak lagi memadai.

untuk konsultasi.a

VOLUME 30 KIPRAH

73

Renungan Jauhari

Profesionalisme
diragukan, ujar Rene Descrates. Segala yang

ada dalam hidup ini dimulai dengan meragukan

sesuatu, bahkan juga Hamlet si peragu, yang berseru


kepada Ophelia, kekasihnya:
Ragukan bahwa bintang-bintang itu api;
Ragukan bahwa matahari itu bergerak;
Ragukan bahwa kebenaran itu dusta;
Tapi jangan ragukan cintaku padamu.
Sebaliknya, kebenaran adalah pernyataan tanpa
ragu!
Dalam sebuah bukunya Jujun S. Suriasumantri
menyampaikan kisah berikut ini yang bercerita tentang
sebuah pertemuan ilmiah tingkat tinggi, di mana seorang
ilmuwan berbicara panjang lebar tentang suatu
penemuan ilmiah dalam risetnya. Setelah berjam-jam dia
bicara maka dia pun menyeka keringatnya dan bertanya
kepada hadirin: Adakah kiranya yang belum jelas? Salah
seorang bangkit dan seperti seorang yang pekak
memasang kedua belah tangan di samping kupingnya:
Apa? (rupanya sejak tadi dia tak mendengar apa-apa).
Memang, orang itu sejak tadi tidak mendengar apaapa sebab tidak tertarik untuk mendengar apa-apa
sebab tidak ada apa-apa yang berharga untuk didengar.
Orang nyentrik itu baru mau mendengar dan tidak

meragukan, dan oleh karena itu pada akhirnya ia akan


mengakuinya sebagai sebuah kebenaran, pendapat yang
bersifat ilmiah sekiranya pendapat itu dikemukakan lewat
cara, proses, dan prosedur ilmiah. Biarpun seorang
pembicara mengutip pendapat sekian pemenang hadiah
Nobel, mengemukakan sekian fakta yang aktual, namun
bila bagi dia tidak jelas mana yang masalah, yang mana
yang hipotesis, yang mana kerangka pemikiran, yang
mana kesimpulan, yang keseluruhannya terkait dan
tersusun dalam penalaran ilmiah, maka bagi dia semua
itu hanyalah sekadar GIGO (maksudnya masuk ke telinga
kiri sampah, dan keluar dari telinga kanan juga masih tetap
sampah).
Masalah utama dengan disertasi Saudara, kata
seorang penguji kepada seorang promovendus, ialah
bahwa Saudara berlaku sebagai seorang pemborong
bahan bangunan dan bukan arsitek yang membangun
rumah. Memang batanya banyak sekali, bertumpuk di
sana sini, namun tidak merupakan dinding; kayunya

74

VOLUME 30 KIPRAH

menumpuk sekian meter kubik, namun tidak merupakan


atap. Sebagai ilmuwan Saudara harus membangun
kerangka dengan bahan-bahan tersebut, kerangka
pemikiran yang orisinal dan meyakinkan, disemen oleh
penalaran dan pembuktian yang tidak meragukan
Masalah teknologi, khususnya konstruksi,
sebenarnya dapat dilihat sebagai masalah yang sangat
sederhana, namun dapat juga dipandang sebagai
masalah yang sangat rumit karena terkait dengan
berbagai aspek, seperti sosial, ekonomi, kelembagaan,
dana, bisnis, hukum, budaya, sumberdaya manusia, dan
bahkan terkadang bisa juga berkait dengan masalah
politik. Bagi seorang ahli teknik konstruksi profesional,
katakanlah insinyur, masalah konstruksi ini akan semata
dipandang sebagai masalah teknis konstruksi semata, tidak
lebih, dan bidang tersebut sepatutnya memang sangat
dikuasai olehnya sebagai seorang profesional di bidang
ini. Akan tetapi masalahnya akan menjadi sangat lain
apabila kita berbicara tentang konstruksi dengan seorang
pejabat, pengusaha, praktisi, pengembang, politisi, ahli
hukum, ahli kelembagaan, ketua asosiasi profesi ataupun
jasa bidang teknik, ahli pemasaran, bankers, ekonom,
bahkan seorang sosiolog atau pun budayawan.
Di tangan mereka, dan kita pun sepakat bahwa
memang begitulah seharusnya, permasalahan konstruksi
nasional saat ini bukanlah merupakan masalah yang bisa
dilihat hanya sebagai masalah konstruksi semata. Masalah
konstruksi nasional saat ini adalah sebuah masalah yang
cukup kompleks dan rumit sekali sifatnya. Permasalahan
konstruksi harus dilihat sebagai masalah bagaimana
meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pelaku
konstruksi nasional, bagaimana menumbuhkembangkan
kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan pelaku
konstruksi nasional dalam menghasilkan produk-produk
infrastruktur, bagaimana membuka jaringan bisnis dan
meningkatkan kreativitas antara manufaktur, pemasok,
dan profesional pembangunan dari dalam dan luar negeri
untuk bertukar pengetahuan teknologi terbaru dan
peluang usaha di bidang konstruksi.
Di samping itu, dunia konstruksi nasional saat ini
harus pula dilihat dalam konteks bagaimana
mempromosikan perkembangan teknologi industri
konstruksi, bagaimana caranya membangun aliansi serta
jaringan bisnis untuk memperluas pangsa pasar,

Index

e omnibus dubitandum! Segala sesuatu harus

cacing betina?
Wah, itu di luar profesi dan keahlian saya. Saudara
harus bertanya kepada seorang ahli cacing.
Kemudian, di dalam buku tersebut juga dapat kita
baca sebuah anekdot berikut yang sangat menarik. Taufik
Ismail dalam pembacaan sebuah puisinya di Taman Ismail
Marzuki pada awal tahun 1980 menyampaikan anekdot
berikut ini: Penalaran otak orang itu luar biasa, demikian
kesimpulan ilmuwan kerbau dalam makalahnya, namun
mereka itu curang dan serakah. Sedangkan sebodohbodohnya umat kerbau, kita tidak curang dan serakah.
Pernyataan yang lugu ini, namun benar dan mengena,
sungguh menggelitik nurani kita. Benarkah bahwa makin
cerdas, maka makin pandai pula kita menemukan
kebenaran? Benarkah bahwa makin benar, maka makin
baik pula perbuatan kita? Apakah manusia yang
mempunyai penalaran tinggi, lalu makin berbudi, sebab
moral mereka dilandasi analisis yang hakiki, ataukah malah
sebaliknya: makin cerdas, makin pandai pula kita berdusta?
Dalam konteks kekinian dikaitkan dengan pelaku
dan perilaku dari para pelaku konstruksi nasional,
kelihatannya kisah-kisah dan catatan di atas perlu kita
cermati dan renungkan bersama, bahwa: Untuk menjadi
seorang ilmuwan, ahli ataupun pelaku konstruksi yang
pendapat-pendapat, ide, ataupun inovasi-inovasinya
didengar dan diacu, serta sebagai sumber inspirasi bagi
banyak kalangan, dan agar apa yang dimiliki tersebut
dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya
kemaslahatan umat, maka cerdas saja ternyata tidaklah
cukup.
Yang dibutuhkan oleh negara kita saat ini adalah
pelaku konstruksi yang selain cerdas, juga jujur,
profesional, selalu bertindak dalam koridor kebenaran
tanpa ragu, mempunyai penalaran tinggi, berbudi dan
bermoral tinggi, tidak curang dan tidak serakah, dan yang
paling penting adalah mampu mengkomunikasikan ide,
ilmu, inovasi dan informasi yang melatarbelakangi ide,
ilmu, dan inovasi tersebut kepada semua orang dengan
bahasa yang jelas sehingga mudah dimengerti, dicerna
dan diaplikasikan ke dalam bentuk karya-karya nyata bagi
kepentingan masyarakat dan bangsa. Nah, kalau ilmuwan
dan pelaku konstruksi nasional kita sudah bersikap,
berlaku, dan berperilaku seperti itu, maka hal itu berarti
bahwa mereka telah siap untuk bersaing di arena nasional,
regional dan bahkan internasional. Tidak mudah,
memang, menjadi seperti gambaran ideal tersebut, namun
secara perlahan tetapi pasti kita harus yakin bahwa kita
sedang menuju ke arah sana!

Index

bagaimana menampilkan eksistensi dan kemampuan


usaha jasa dan industri konstruksi yang profesional, kokoh,
handal, efisien dan berdaya saing di pasar nasional, regional, maupun internasional, bagaimana meningkatkan
potensi sumberdaya manusia jasa konstruksi secara
maksimal agar menjadi lebih profesional, terampil dan
berdaya saing tinggi, dan lain sebagainya. Dengan
perkataan lain, intinya adalah: profesionalisme.
Lalu, jika memang demikian halnya, saat ini kira-kira
bagaimana gambaran kondisi dan perkembangan
konstruksi nasional dengan berbagai permasalahan dan
kerumitannya tersebut? Apakah para pelaku konstruksi
nasional kita sudah benar-benar bertindak profesional di
bidangnya, telah siap menghadapi persaingan regional
dan bahkan global, dsb? Atau mungkin masih sangat
banyak pelaku konstruksi kita yang bersikap, berperilaku,
dan berbicara sebagaimana layaknya seorang ilmuwan
dan bahkan filsuf seperti digambarkan di atas, yang
pembicaraan, ide-ide, ataupun inovasi yang menurut
pendapatnya merupakan ide, inovasi, atau bahkan
penemuan baru yang spektakuler tetapi tidak pernah
diambil perduli atau bahkan didengar pun tidak, apalagi
dipercaya, oleh orang-orang di sekelilingnya karena tidak
jelasnya ujung pangkal dari pembicaraannya? Yang hanya
berbicara untuk sekedar berbicara dan menunjukkan
eksistensi serta kedigdayaan atau kehebatannya semata?
Apakah pelaku dan perilaku pelaku konstruksi seperti itu
yang dibutuhkan oleh negara kita saat ini?
Diferensiasi dalam bidang ilmu dengan cepat terjadi.
Dari cabang ilmu yang satu sekarang ini diperkirakan telah
berkembang lebih dari 650 ranting disiplin keilmuan.
Pembedaan yang makin terperinci ini tentunya
menimbulkan keahlian dan profesionalisme yang makin
spesifik pula.
Cerita berikut ini, yang dikutip dari buku Jujun S.
Suriasoemantri yang berjudul Pengantar Ilmu Filsafat,
mungkin dapat menggambarkan dengan sangat tepat
bagaimana kiranya kita telah tiba pada zaman keahlian
dan profesionalisme yang semakin spesifik tersebut.
Saya adalah Doktor Polan, ahli burung betet betina,
demikian dalam abad spesialisasi ini seseorang
memperkenalkan dirinya. Jadi tidak lagi sekedar ahli
zoologi, atau ahli burung, bukan juga ahli betet, melainkan
khas betet betina.
Ceritakan, Dok, bagaimana membedakan burung
betet betina dan burung betet jantan!
Burung betet jantan makan cacing betina
sedangkan burung betet betina makan cacing jantan.......
Bagaimana membedakan cacing jantan dengan

Jakarta, Desember 2008


SBA

VOLUME 30 KIPRAH

75

Galeri Foto

Penyelam

Paniis
Teks dan foto oleh: Kalipaksi

Index

ereka memang
penyelam. Tapi bukan
penyelam yang biasa
menyelam hingga ke dasar laut.
Mereka adalah tim penyelam
PDAM Kota Cirebon, yang
secara rutin menyelam ke
sumur pengumpul dari 24
sumur horisontal yang ada di
sumber mata air Paniis, di
kawasan Gunung Ciremai.
Sumber mata air Paniis

76

VOLUME 30 KIPRAH

Index

merupakan sumber air baku PDAM


Kota Cirebon.
Para penyelam ini secara
rutin membersihkan sumur
horisontal tersebut agar bebas dari
sedimen-sedimen yang bisa
mengakibatkan gangguan dalam
proses penyaluran air baku.
Sumur ini terletak sekitar 50
meter dari sumber air lama. Sumur
berdiameter 4 meter ini memiliki
kedalaman sekitar 7 meter.
Menurut para penyelam di sumur
itu, tekanan air dalam jauh lebih
besar ketimbang menyelam di
dalam laut. Tak heran, jika
beberapa di antara para penyelam
Paniis menderita gangguan
pendengaran. Ya, itulah resiko dari
sebuah profesi.a.

VOLUME 30 KIPRAH

77

Selingan

Istanbul,
Kota Berjuta Tulip
Teks dan foto oleh: Liesniari

78

membuat suasana menjadi asri dan indah.

Cities atau kota yang harmonis. Suatu kota yang

Pemandangan seperti itu bisa dijumpai di Istanbul,

harmonis berarti di sana ada hubungan yang baik

Turki. Istanbul, kota yang letaknya strategis di Selat

tidak hanya antarwarganya, tetapi juga antara manusia dan

Bosporus yang memisahkan Benua Eropa dari Benua Asia

lingkungannya. Kenyamanan hidup adalah hal niscaya bagi

itu, memang menaruh perhatian besar terhadap kebe-

sebuah kota yang harmonis. Nah, salah satu elemen

radaan taman-taman kota. Puncak dari adrenalin Istanbul,

perkotaan yang membuat warganya merasa nyaman

kota terbesar di Turki dengan jumlah penduduk 13 juta

adalah tersedianya taman yang tak hanya ditumbuhi

jiwa itu, akan taman, terjadi pada tiap awal bulan April.

pohon-pohon peneduh tetapi juga ragam bunga yang bisa

Kemeriahan taman-taman kota di Istanbul ketika itu

VOLUME 30 KIPRAH

Index

ema Hari Habitat tahun 2008 adalah Harmonious

Serumpun bunga tulip warna merah jambu ditaman di bawah pohon di


tepi lapangan rumput di tengah Kota Istanbul

Gugusan bunga tulip merah di pinggir area pejalan kaki di Kota Istanbul

sungguh menakjubkan. Apa lagi jika bukan lantaran

Bisakah semangat di balik penampilan Istanbul dengan

Istanbul tengah berselimut bunga-bunga tulip. Benar, di

tulip-tulip elok itu itu kita hidupkan di kota-kota di Tanah Air?

banyak area terbuka di tengah kota terdapat beraneka

Apa yang bisa kita pelajari dari kota yang memiliki benda-

macam tulip, mulai dari warna putih, merah, hingga hitam.

benda peninggalan Bezantium di zaman Yunani kuno dan

Perhatian orang lebih banyak terfokus ke bunga-bunga

Ottoman di era Kerajaan Turki Usmani itu?

cantik itu ketimbang tertuju ke arah keelokan khas Istanbul

Pertama, bagaimana Istanbul mulai membenahi

yang lain, yakni kontur yang berbukit, yang semakin

kotanya dengan mempercantik taman kotanya yang

rendah ke arah timur, yang di sana-sini


mediterania.
Tiap bulan April sejak tahun
2006, Pemerintah Kota Istanbul mencanangkan festival tulip. Tidak kurang
dari 3 juta tulip ditanam pada tiap-tiap
taman kota di sepanjang jalan. Bahkan, bunga-bunga tulip juga bisa
dijumpai di setiap lahan terbuka di
sudut-sudut kota. Berlatar belakang

Tidak kurang dari 3 juta


tulip ditanam pada tiaptiap taman kota di
sepanjang jalan.
Bahkan, bunga-bunga
tulip juga bisa dijumpai
di setiap lahan terbuka
di sudut-sudut kota.

bangunan-bangunan lawas di sanasini, hilir mudik orang berjalan, atau kehijauan di mana-

hanya bagi warga kotanya, tapi juga


mampu menarik wisatawan asing
untuk berkunjung ke Istanbul.

Kedua, kini, tulip telah menjadi


identitas Kota Istanbul dan menjadi
simbol khas kota seribu kafe itu, selain
bangunan fisik seperti Blue Mosque
dan Hagia Sophia. Tulip bukan sekadar
bunga, yang kelihatan sepele, namun
mampu menarik perhatian dunia
untuk mengunjungi bekas Ibukota

Kerajaan Romawi Timur itu.

mana, tulip-tulip itu tampak menawan. Tulip-tulip itu

Ketiga, bagaimana Istanbul mengemas tulip itu

telah menggenapkan daya pikat Istanbul. Bunga yang

menjadi suatu festival bunga yang dilihat oleh jutaan or-

dikenal kebanyakan orang berasal dari Negeri Belanda

ang dari berbagai penjuru dunia dunia. Memang, Indo-

itu sebenarnya bunga asli negeri ini, Turki, ribuan abad

nesia telah memiliki festival bunga Kota Tomohon di

yang lalu.

Sulawesi Utara, yang sukses menyedot sekitar 20.000

Walau hanya bermekaran dalam waktu beberapa

wisatawan lokal dan mancanegara. Namun, punyakah

pekan, tulip-tulip itu mampu menyihir warga kota untuk

Kota Jakarta, misalnya, sebuah festival bunga yang

menikmati keindahannya. Ketika itu, Istanbul tengah

dikunjungi oleh wisatawan manca negara?

dikunjungi banyak Turis manca negara yang ingin turut

Keempat, ruang terbuka benar-benar dimanfaatkan

menikmati festival tulip itu, apalagi cuaca di bulan April

Pemerintah Kota Istanbul untuk berinvestasi bunga tu-

menyuguhi langit biru nan cerah dan suhu yang tak begitu

lip, bandingkan dengan Kota Jakarta di mana untuk

panas. Jadilah pesta tulip di Istanbul itu menampakkan

mencari ruang terbuka saja sangat susah. Andai saja ini

kesempurnaannya.

sebuah impian.a

VOLUME 30 KIPRAH

Index

berdiri bangunan-bangunan khas

ditumbuhi jutaan tulip. Manfaatnya tak

79

Jendela

Lola Amaria:

Benahi Jakarta Sekarang,


Atau Tenggelam
Bersama-sama

Tak nyaman
Kenapa?
Kota ini tak lagi memiliki area
publik yang menghijau, yang memang
memberikan kita leluasa dalam beraktivitas. Memarkir kendaraan tak aman
dan nyaman
Kok, bisa begitu?
Kota ini telah merampas hak publik.
Itu tanggung jawab siapa?
Elite lah. Siapa yang meloloskan izin
Plaza Semanggi? Siapa yang menanda
tangani persetujuan pendirian mal di
mana-mana? Kenapa masyarakat yang
harus dikorbankan?
Demikian petikan obrolan Ayus dari

KIPRAH dengan aktris cantik Lola Amaria


(29) tentang tata ruang kota Jakarta.
Dibanding dengan Bangkok atau Kualalumpur, kata Lola, Jakarta terkesan jorok.
Soal keberadaan mal, gadis blasteran
Sunda Palembang ini tak mampu menutupi rasa gemasnya. Kenapa sih orang
suka membangun demikian banyak mal?
Itu tidak efektif dalam memanfaatkan
ruang kota. Sampai-sampai Plaza Semanggi harus berdiri di kawasan hijau Jakarta. Keberadaan pusat perbelanjaan ini
kan membuat jalur padat itu kian macet,
tutur pemeran Ca Bau Kan itu. Elite
pemerintah dan oknum pejabat harus
bertanggung jawab tuh, tambah Lola
tanpa tedeng aling-aling.
Tentang keberadaan bangunan
yang mendominasi pengembangan kota
Jakarta, bintang iklan sejumlah produk itu
punya imajinasi menarik. Andai ada
teropong yang bisa melihat tanah di
bawah Jakarta, aku akan menyaksikan
beton-beton raksasa dan kabel-kabel
yang memenuhi lapisan tanah yang tak
bencana? kata Lola berfilsafat.
Ia membandingkan kenyamanan
kota di sejumlah kota di luar negeri. Di

80

VOLUME 30 KIPRAH

Index

lagi berair. Bagaimana ini bukan sebuah

sana tak ada mal, yang ada ya toko-

bangun gedung yang tanpa peren-

hal kecil. Misalnya, benahi saluran

toko di pinggir jalan pada suatu

canaan jelas, jangan miliki mobil pribadi

drainasenya, bersihkan sungai-sungai-

kawasan, seperti di Pasar Baru, kata

lagi, dan seterusnya, jelas Lola yang

nya, juga persampahan, dan sete-

pemenang wajah Pemina 1997 itu.


Pasar Baru? Ya, kawasan ini
memang salah satu tempat favorit
pengagum Jodi Foster ini. Lola sering
berkunjung ke sana, baik untuk
sekadar jalan-jalan melepas rasa
penat, atau untuk membeli sesuatu.
Kenapa ke sana? Ya, unik saja. Saya

kini tengah menyiapkan film Rhapsody

rusnya. Tak hanya pemerintah, semua

in Victoria Park, kisah tentang kehi-

warga harus terlibat, usul Lola serius.

dupan TKW di Hongkong itu.

Sekarang kita mulai, sepuluh tahun ke

Sebagai wahana bersama, Ja-

depan baru ada hasilnya. Kalau tidak,

karta semestinya didesain untuk

kita tenggelam bersama-sama, simpul

memberikan keharmonisan hidup

perempuan yang lebih suka tampil

warganya. Lola merindukan fasilitas-

feminin itu.

fasilitas publik seperti transportasi

Tak hanya berhenti di mulut. Lola

publik yang nyaman dan aman, atau

ingin buktikan hidup dalam sebuah

ruang terbuka seperti taman kota.

habitat yang sehat. Tahun depan, saat

Bila perlu, saran Lola, bangun lebih

ia menempati rumah barunya, ia akan

banyak lagi taman, karena Monas,

hidup di lingkungan yang di seke-

Taman Suropati, Taman Kodok, Ta-

lilingnya penuh dengan rumput meng-

berubah, mulai program menata

man Lembang, dan lain-lain, sebagai

hijau, aneka jenis tanaman bunga.

lingkungan, batasi kepemilikan mobil

ruang ekspresi warga, telah bergeser

Saat ini, di rumah kontrakan saya

pribadi, tegakkan peraturan, dan

fungsinya.

hanya ada sebuah pohon rambutan,

suka sekali panorama di sekitar Pasar


Baru, aku Lola.
Kini saatnya bagi Jakarta, dan
kota-kota lain di Indonesia untuk
berbenah. Demikian Lola memberikan solusi. Kalau Jakarta ingin

lainnya sejumlah tanaman hias dan

Kenapa KB? Ya, semacam ke-

benahi Jakarta sangat diperlukan.

dapur hidup di pot, aku gadis emoh

luarga berencana: tak lagi bangun-

Kesadaran itu harus dimulai dari hal-

main sinetron itu.a.(ayus)

Index

Kesadaran bersama untuk mem-

laksanakan program KB, ujar Lola.

VOLUME 30 KIPRAH

81

Humanika

enja itu, aktivitas di penyeberangan di Kali Cideng,

ke dokter, misalnya, ia pun melayani klien-nya dengan

di Kelurahan Krukut, Jakarta Pusat, tak lagi sibuk.

penuh suka cita dan penuh tanggung jawab. Ia membuka

Hanya satu dua calon penumpang yang ingin

jasa layanan mulai pukul 06.00 22.00. Pekerjaan ini bisa

memanfaatkan jasa penyeberangan di atas perahu kecil

ia lakoni setelah mengontongi izin dari RT/RW setempat

itu. Wajah Patomi (50) si nahkoda perahu yang juga

dengan tarif relatif murah, Rp 500. Itu pun masih banyak

warga di Kali Cideng, mengerutkan keningnya. Lelah.

warga yang tidak membayar. Namun demikian ia terima

Dengan perahu yang ia buat sendiri, Patomi telah


menjalani pekerjaan ini selama sepuluh tahun. Bahkan ia

dengan ikhlas. Karena jasa angkutan sungai ini memang


benar-benar dibutuhkan warga setempat.

mengaku sangat khawatir profesinya itu bakal tergusur

Dalam sehari ia bisa memperoleh pendapatan rata-

manakala Pemprov DKI Jakarta akan menormalisasi kali

rata Rp 30.000,00 untuk menopang keperluan hidup

Cideng sebagai persiapan hadapi banjir. Selain Patomi

sehari-hari bersama empat orang anggota keluarganya

masih banyak tukang-tukang perahu lain yang meng-

yang bermukim di Cibinong, Bogor. Jika hendak mandi

gantungkan hidupnya dari sungai-sungai lain di Jakarta,

dan cuci, ia pergi ke WC umum. Tapi, makan dan tidur ia

seperti di Kali Malang, Kali Ciliwung, dan Gunungsahari.

lakukan di perahu, karena semua perlengkapannya sehari-

Jasa yang ditawarkan Patomi ini sangat dibutuhkan

hari memang di letakkan di lemari kayu di atas perahu

warga sebagai sarana angkutan untuk berbagai keper-

berukuran 2 x 4 meter itu. Sarung, selimut, handuk,

luan, seperti ke sekolah, kantor, atau belanja. Apalagi kalau

sajadah, dan masih banyak lagi miliknya, tersimpan di sana.

tengah malam ketika mereka terdesak keperluan penting

Namanya juga hidup di atas perahu, yaa bigini ini


jadinya, ujar Patomi.
Ia belum punya keinginan untuk beralih profesi. Hanya
satu harapannya: jangan digusur dari Kali Cideng! Alasannya,

Perahuku,
Rumahku

Index

Demi mempertahankan hidup, kata Patomi.a. Joewanto

82

VOLUME 30 KIPRAH

Index
VOLUME 30 KIPRAH

83

Index

84

VOLUME 30 KIPRAH

Index
VOLUME 30 KIPRAH

85

Index

86

VOLUME 30 KIPRAH

Index
VOLUME 30 KIPRAH

87

Index

88

VOLUME 30 KIPRAH