Anda di halaman 1dari 23

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dewasa ini teknologi berkembang dengan sangat pesat, banyak bermunculan produkproduk baru yang semakin canggih dan multi guna bagi manusia. Berbagai macam produk
tersebut sangat mempengaruhi masyarakat, baik dalam pergaulan maupun dalam strata
social.
Dari situlah perkembangan dapat dikupas dan dinilai dengan cermat. Dan sebelum
masyarakat menyeluruh dapat menggunakan 2G, telah muncul produk yang lebih mutakir
dan multiguna yaitu 3G.
Dalam arti yang simple yang berarti generasi ketiga. Dan dalam aplikasinya dibutuhkan
handphone yang mempunyai fasilitas danfitur-fitur yang mumpuni juga. Harus diakui,
diantara sekian banyak layanan yang dapat disediakan dari kecepatan transfer data yang
ditawarkan 3G seperti streaming video, mobile TV dan akses internet, mungkin hanya
video call yang dapat menarik minat masyarakat. Betapa tidak ,kita dapat bertatap muka
secara langsung dalam ponsel,sungguh hebat. Dan itu merupakan sedikit dari kelebihan
yang lainnya.
Sedangkan dalam 4G belum banyak diketahui keunggulan yang pasti, tetapi dapat
dibayangkan betapa lebih canggih dan modern disbanding 3G. lihat saja keunggulan 3G
sudah seperti itu, bagaimana jika dibandingkan dengan kemajuan selangkah lagi yang
disebut 4G. Perkembangan teknologi telepon yang akan dikembangkan dewasa ini salah
satunya adalah teknologi 3G dan 4G. Untuk informasi lain secara lebih lengkapnya akan
dibahas pada makalah ini.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Perkembangan Teknologi
Pada dasarnya perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk
selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya. Ada
pun perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:
1. Generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh:
NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). Dimulai
pada awal 1980-an sebagai bagian komersil dari AMPS. Menggunakan format FDMA
(Frequency Division Multiple Access) yang membawa suara analog sebesar 800 MHz pita
frekuensi.
2. Generasi kedua: digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM (Global System for
Mobile) dan CDMA2000 1xRTT. Berkembang di awal 1990-an saat operator seluler
mengeluarkan 2 macam standar suara digital, GSM dan CDMA, dimana GSM
menggunakan sistem TDMA (Time Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan
panggilan sampai 8 saluran di pita 900 dan 1800 MHz, sedangkan CDMA sendiri adalah
singkatan dari (Code Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan sinyal
panggilan sampai 16 saluran di pita frekuensi 800 MHz.
3. Generasi ketiga: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband).
Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 3G
merupakan terobosan dalam pengiriman paket data yang memungkinkan berbagai
aplikasi jaringan diterapkan. Dengan kata lain, 3G menghadirkan sebuah perubahan
evolusioner dalam kecepatan pemindahan data.

2.1.1 Pengertian 3G
International Telecommunication Union (ITU) pada tahun 1999 telah mengeluarkan
standar yang dikenal sebagai IMT-2000 (International Mobile Telecommunications-2000) yang
meliputi GSM, EDGE, UMTS, CDMA, DECT dan WiMAX, dimana 3G berada di bawah

standar IMT-2000 tersebut. Secara umum, menurut ITU yang dikutip oleh FCC mendefinisikan
3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses :

Sebesar 128 Kbps untuk kondisi bergerak cepat atau menggunakan kendaraan bermotor.

Sebesar 384 Kbps untuk kondisi bergerak.

Paling sedikit sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik atau pengguna stasioner.

Penggunaan General Packet Radio Service (GPRS) mencapai 114 Kbps


Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan

Mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke
mana saja.
Semenjak masuk ke Indonesia, 3G tentunya menjadi incaran perusahaan telekomunikasi.
Setelah melalui pelelangan oleh Direktorat Jendral Pos dan Telekomunikasi, terpilihlah 3
perusahaan seluler yang memiliki lisensi untuk mengembangkan 3G di Indonesia, yakni :

Telkomsel

Excelcomindo Pratama

Indosat

1.

Perkembangan 3G
Secara evolusioner

Standar IMT-2000 menerapkan 2 macam evolusi ke 3G, yaitu:


1. Dari 2G CDMA standard IS-95 (cdmaOne) ke IMT-SC (cdma2000).
2. Dari 2G TDMA standars (GSM/IS-136) ke IMT-SC (EDGE).
Secara revolusioner
Ini adalah standar IMT-2000 yang memerlukan alokasi spektrum yang baru, sebagai
contoh IMT-DS (W-CDMA) karena saluran yang diperlukan cukup luas (5MHz), dan TMT-TC
(TD-SCDMA/UTRA TDD) ditambah dengan IMT-FT (DECT) karena memerlukan frekuensi
TDD.

2.

Kemajuan 3G
3G ke 3,5G
Secara evolusioner teknologi 3G telah dikembangkan menjadi 3.5G melalui peningkatan

kecepatan transmisi data dengan teknologi berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet
Access).
3G ke 4G
Belakangan ini industri nirkabel mulai mengembangkan teknologi 4G, meskipun
sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari
teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk
membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknologi 4G yaitu WiMax mobile
standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini
masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang
mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi
generasi keempat (4G).

3.

Keutamaan dan Manfaat Teknologi 3G


Layanan 3G merupakan layanan komunikasi bergerak yang peningkatan bandwith dapat

mencapai 2 Mbps dalam keadaan tetap/diam, sedangkan jika dalam berjalan maka bandwithnya
hanya mencapai 384 Kbps. Apabila komunikasi data dalam kendaraan yang sedang bergerak
maka bandwithnya hanya mencapai 128 Kbps. Dengan kecepatan layanan data yang tinggi
tersebut, memungkinkan pengguna dapat berinternet hanya dengan sebuah ponsel, dapat
menikmati channel televisi pilihan, dapat berkonferensi, dan dapat melakukan kegiatan
komunikasi lain secara cepat dan mudah.
Bagi operator selular, kehadiran teknologi 3G setidaknya memerlukan beberapa aspek
penting yaitu :

1. Pertama, Ketersediaan Layanan: merupakan jalur evolusi layanan melalui ketersediaan


spektrum yang tepat, pasokan infrastruktur dari sejumlah vendor, serta pilihan luas dari
terminal ponsel.
2.

Kedua, Efisiensi Biaya. Pilihan teknologi layanan harus memberi tingkat pemanfaatan
ulang yang tinggi dari investasi yang yang telah ditanam, dan teknologi ini murah secara
skala ekonomi. Investasi harus bisa dilakukan bertahap untuk menghindari investasi
tinggi di awal.

3.

Ketiga, Daya Tarik Layanan. Hal ini terkait erat dengan potensi pendapatan. Solusi
teknologi harus mampu menyediakan pilihan layanan yang menarik bagi pengguna
melalui kekayaan portofolio fitur dan ketersediaan pada tingkat harga yang bisa diterima
oleh masyarakat Indonesia pada umumnya.
Jika masyarakat Indonesia sudah banyak yang menggunakan teknologi 3G, maka

komunikasi dapat dilakukan secara cepat dan mudah. Seorang pelanggan yang memanfaatkan
teknologi 3G dapat melihat situasi ruang kelas anaknya yang dipasang kamera video.
Bagi pelanggan selular yang telah memanfaatkan teknologi 3G, akan mendapatkan
beberapa fitur canggih yang diusung dalam teknologi generasi ketiga, yaitu:

Konferensi melalui video : dengan menggunakan handphone (HP) yang mendukung 3G


pelanggan dapat melakukan video conference dengan beberapa pelanggan lainnya.

Channel televisi : acara televisi favorit dapat dinikmati hanya melalui layar telepon
selular yang mendukung teknologi 3G. Anda dapat menikmati tayangan-tayangan televisi
favorit dari berbagai saluran, baik live streaming maupun video on demand. Layanan
chanel televisi yang dapat diakses tergantung pada operator masing-masing.

Informasi film terbaru : sebagai pelanggan pada operator tertentu akan mendapatkan
info terbaru seputar film dari berbagai genre. Dapat menyaksikan film trailer, review dan
interview tentang film-film terbaru. Kategori yang dapat dipilih adalah: New Releases,
Action, Animation, Classic, Drama, Romance, dan lain-lainnya.

Mendengarkan musik : Klip musik, full track song, dan ringtone dapat Anda download
dan streaming sesuai yang ditawarkan layanan operator selular. Kategori musik yang
dapat dinikmati adalah: Top songs, Alternative, Classic, Dance, Folk, Hip hop, Jazz, Pop,
RnB, Rock, World

Berita: sebagai pelanggan pada operator tertentu akan mendapatkan informasi berita
terbaru seputar pasar saham, bisnis, infotainment, dan berita lainnya.

Olah raga : informasi seputar olah raga dapat Anda dapatkan jika berlangganan pada
operator tertentu. Berita olah raga yang dapat diikuti adalah: Asian Tour, Football,
Badminton, Basketball, Biking, Xtreme Sport, Golf, Racing, Swimming, dan Tennis
tergantung pada operator masing-masing.

Games online : melalui telepon selular yang mendukung teknologi 3G, Anda dapat
mendownload games terbaru dan berbagai games seru yang dapat dimainkan secara
online/multiplayer. Kategori games yang dapat dipilih adalah: Multiplayer, Adventure,
Arcade, Board Games, Cartoon, Puzzle, Racing, RPG, dan Sports.

4.

Keamanan
Jaringan 3G menawarkan keamanan yang lebih besar dari para pendahulu 2G mereka.

memungkinkan UE (User Equipment) untuk otentikasi jaringan itu melekat, pengguna dapat
yakin jaringan adalah satu dimaksudkan dan bukan suatu peniru.
Selain keamanan infrastruktur jaringan 3G, keamanan end-to-end ditawarkan saat
aplikasi kerangka kerja seperti IMS diakses, meskipun hal ini tidak sepenuhnya properti 3G.

2.2

Macam-macam 3G
2.2.1 CDMA
Code division multiple access (CDMA) adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukan
sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal
tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun

dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap
kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensi konstruktif dari kode-kode khusus itu
untuk melakukan pemultipleksan.
Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan
dengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masa depan. CDMA juga
mengacu pada sistem telepon seluler digital yang menggunakan skema akses secara bersama
ini,seperti yang diprakarsai oleh Qualcomm.
CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali pada Perang Dunia
II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisi mereka. Sekutu
memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satu frekuensi, namun pada beberapa
frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkap sinyal yang lengkap.
Sejak itu CDMA digunakan dalam banyak sistem komunikasi, termasuk pada Global
Positioning System (GPS) dan pada sistem satelit OmniTRACS untuk logistik transportasi.
Sistem terakhir didesain dan dibangun oleh Qualcomm, dan menjadi cikal bakal yang membantu
insinyur-insinyur Qualcomm untuk menemukan Soft Handoff dan kendali tenaga cepat,
teknologi yang diperlukan untuk menjadikan CDMA praktis dan efisien untuk komunikasi
seluler terrestrial.

A.

Keuntungan CDMA
Teknologi CDMA sendiri memiliki berbagai keuntungan jika diaplikasikan dalam sistem

seluler. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :

hanya membutuhkan satu frekuensi yang dibutuhkan untuk beberapa sektor/cell

tidak membutuhkan equalizer untuk mengatasi gangguan spektrum sinyal

dapat bergabung dengan metode akses lainnya, tidak membutuhkan penghitung waktu
(guard time) untuk melihat rentang waktu dan penjaga pita (guard band) untuk menjaga
intervensi antarkanal

tidak membutuhkan alokasi dan pengelolaan frekuensi

memiliki kapasitas yang halus untuk membatasi para pengguna akses

memiliki proteksi dari proses penyadapan

B.

Penggunaan di dalam telepon bergerak


Sejumlah istilah yang berbeda digunakan untuk mengacu pada penerapan CDMA.

Standar pertama yang diprakarsai oleh QUALCOMM dikenal sebagai IS-95, IS mengacu pada
sebuah Standar Interim dari Asosiasi Industri Telekomunikasi (Telecommunications Industry
Association, TIA) yang terakreditasi oleh American National Standards Institute (ANSI). IS-95
sering disebut sebagai 2G atau seluler generasi kedua. Merk dagang cdmaOne dari
QUALCOMM juga digunakan untuk menyebut standar 2G CDMA.
Setelah beberapa kali revisi, IS-95 digantikan oleh standar IS-2000. Standar ini
diperkenalkan untuk memenuhi beberapa kriteria yang ada dalam spesifikasi IMT-2000 untuk
3G, atau selular generasi ketiga. Standar ini juga disebut sebagai 1xRTT yang secara sederhana
berarti "1 times Radio Transmission Technology" yang mengindikasikan bahwa IS-2000
menggunakan kanal bersama 1.25-MHz sebagaimana yang digunakan standar IS-95 yang asli.
Suatu skema terkait yang disebut 3xRTT menggunakan tiga kanal pembawa 1.25-MHz
menjadi sebuah lebar pita 3.75-MHz yang memungkinkan laju letupan data (data burst rates)
yang lebih tinggi untuk seorang pengguna individual, namun skema 3xRTT belum digunakan
secara komersil. Yang terbaru, QUALCOMM telah memimpin penciptaan teknologi baru
berbasis CDMA yang dinamakan 1xEV-DO, atau IS-856, yang mampu menyediakan laju
transmisi paket data yang lebih tinggi seperti yang dipersyaratkan oleh IMT-2000 dan diinginkan
oleh para operator jaringan nirkabel.
Sistem CDMA QUALCOMM meliputi sinyal waktu yang sangat akurat (biasanya
mengacu pada sebuah receiver GPS pada stasiun pusat sel (cell base station), sehingga jam
berbasis telepon seluler CDMA adalah jenis jam radio yang semakin populer untuk digunakan
pada jaringan komputer. Keuntungan utama menggunakan sinyal telepon seluler CDMA untuk
keperluan jam referensi adalah bahwa mereka akan bekerja lebih baik di dalam bangunan,
sehingga menghilangkan kebutuhan untuk memasang sebuah antena GPS di luar bangunan.
Yang juga sering dikacaukan dengan CDMA adalah W-CDMA. Teknik CDMA
digunakan sebagai prinsip dari antarmuka udara W-CDMA, dan antarmuka udara W-CDMA
digunakan di dalam Standar 3G global UMTS dan standar 3G Jepang FOMA, oleh NTT
DoCoMo and Vodafone. Namun bagaimanapun, standar CDMA (termasuk cdmaOne dan
CDMA2000) tidaklah compatible dengan keluarga standar W-CDMA.

Aplikasi penting lain daripada CDMA adalah Global Positioning System (GPS).

Implementasi

C.

Keuntungan utama CDMA atas TDMA dan FDMA adalah bahwa kode CDMA yang
tersedia berjumlah tak hingga. Hal ini membuat CDMA secara ideal cocok bagi sejumlah besar
pemancar yang masing-masing menjangkitkan sejumlah kecil trafik pada selang waktu tak
teratur, karena hal itu menghindari overhead untuk mengalokasi dan men-dealokasi secara terusmenerus sejumlah terbatas slot waktu ortogonal atau kanal frekuensi ke pemancar individual.
Pemancar CDMA dengan begitu saja mengirim ketika mereka mempunyai sesuatu untuk dikirim
dan diam ketika tidak.

D.

Fitur CDMA

Sinyal pesan pita sempit ( narrowband ) akan digandakan dengan penyebaran sinyal pita
lebar ( wideband ) atau pseudonoise code

Setiap user mempunyai pseudonoise (PN) code sendiri sendiri.

Soft capacity limit: performansi sistem akan berubah untuk semua pengguna begitu
nomer pengguna meningkat.

Near-far problem (masalah dekat-jauh)

Interference terbatas:kontrol daya sangat diperlukan

lebar bandwidth menimbulkan keaneka ragaman,sehingga meggunakan rake receiver

Akan membutuhkan semua komputer yang pernah dibuat oleh manusia diatas bumi untuk
memecahkan kode dari satu setengah percakapan dalam sistem CDMA!

2.2.2 W-CDMA
W-CDMA (Wideband Code Division Multiple Access), UMTS-FDD, UTRA-FDD, atau
IMT-2000 CDMA Direct Spread adalah sebuah interface udara standar yang ditemukan dalam
3G telekomunikasi selular jaringan. W-CDMA adalah dasar dari NTT DoCoMo, FOMA Jepang
layanan dan biasa digunakan untuk UMTS yang memanfaatkan DS-CDMA channel metode

akses dan FDD metode dupleks untuk mencapai kecepatan yang lebih tinggi dan mendukung
pengguna lebih banyak dibandingkan dengan sebagian besar divisi beberapa waktu akses
(TDMA) skema digunakan sekarang.
Meskipun tidak upgrade evolusi pada sisi udara, itu sama menggunakan jaringan inti
sebagai 2G GSM jaringan dikerahkan di seluruh dunia, yang memungkinkan dual-mode operasi
bersama dengan GSM / EDGE, sebuah prestasi itu saham dengan anggota lain dari UMTS.

A.

Fitur teknis

Saluran radio adalah 5 MHz lebar.

Chip tingkat 3,84 MHz

Didukung modus dupleks : pembagian frekuensi (FDD), Time Division (TDD)

deteksi koheren menggunakan baik di uplink dan downlink berdasarkan penggunaan


simbol pilot dan saluran .

Mendukung antar-sel operasi asynchronous .

Variabel misi pada 10 ms bingkai dasar.

Multicode transmisi .

Adaptif power control berdasarkan SIR (Signal-to-Interference Ratio).

Multiuser deteksi dan antena cerdas dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas dan
jangkauan.

Beberapa jenis handoff (atau serah terima) antara sel-sel yang berbeda termasuk soft
handoff, handoff handoff lebih lembut dan keras.

B.

frekuensi penggunaan kembali skema 01:01

Pembangunan
Pada akhir 1990-an, W-CDMA dikembangkan oleh NTT DoCoMo sebagai interface

udara untuk jaringan 3G mereka FOMA. Kemudian NTT DoCoMo spesifikasi diajukan ke

International Telecommunication Union (ITU) sebagai calon standar 3G internasional dikenal


sebagai IMT-2000. ITU akhirnya diterima W-CDMA sebagai bagian dari keluarga-2000 IMT 3G
standar, sebagai alternatif untuk CDMA2000, EDGE, dan jarak dekat DECT sistem. Kemudian,
W-CDMA telah dipilih sebagai interface udara untuk UMTS.
Sebagai NTT DoCoMo tidak menunggu finalisasi spesifikasi Release 99 3G, jaringan
mereka pada awalnya tidak sesuai dengan UMTS.

[3]

Namun, ini telah diselesaikan oleh NTT

DoCoMo memperbarui jaringan mereka.


Alasan untuk W-CDMA
W-CDMA mentransmisikan pada sepasang saluran radio 5 MHz-lebar, sedangkan
CDMA2000 mentransmisikan pada satu atau beberapa pasang saluran radio 1,25 MHz.
Meskipun W-CDMA tidak menggunakan direct sequence CDMA teknik transmisi seperti
CDMA2000, W-CDMA bukan hanya versi pita lebar dari CDMA2000. Sistem W-CDMA adalah
sebuah desain baru oleh NTT DoCoMo, dan ini berbeda dalam banyak aspek dari CDMA2000.
Dari sudut pandang teknik, W-CDMA memberikan keseimbangan yang berbeda dari
trade-off antara biaya, kapasitas, kinerja, dan kepadatan, tetapi juga menjanjikan untuk mencapai
manfaat biaya perolehan dikurangi untuk handset telepon video. W-CDMA juga mungkin lebih
cocok untuk ditempatkan di kota-kota yang sangat padat di Eropa dan Asia. Namun, rintangan
tetap, dan lintas-lisensi dari paten antara Qualcomm dan vendor W-CDMA tidak menghilangkan
masalah paten mungkin karena fitur dari W-CDMA yang tetap dilindungi oleh hak paten
Qualcomm.
W-CDMA telah berkembang menjadi satu set lengkap spesifikasi, sebuah protokol rinci
yang mendefinisikan bagaimana sebuah berkomunikasi ponsel dengan menara, bagaimana sinyal
dimodulasi, bagaimana datagrams yang terstruktur, dan antarmuka sistem ditentukan
memungkinkan persaingan bebas pada elemen teknologi.

C.

Penyebaran
Komersial pertama di dunia W-layanan CDMA, FOMA , diluncurkan oleh NTT

DoCoMo di Jepang pada tahun 2001. W-CDMA telah diadopsi dan disebarkan dengan cepat,

terutama di Jepang, Eropa dan Asia, dan sudah disebarkan di lebih dari 55 negara pada tahun
2006 .Di tempat lain, penyebaran W-CDMA biasanya dipasarkan dengan merek UMTS.

2.2.3 FOMA
Freedom of Mobile Multimedia Access (FOMA) adalah nama merek dari W-CDMA
berbasis 3G telekomunikasi jasa yang ditawarkan oleh Jepang penyedia layanan telekomunikasi
NTT DoCoMo. Ini adalah sebuah implementasi dari Universal Mobile Telecommunications
System (UMTS) dan pertama kali layanan 3G di dunia untuk operasi dimulai. NTT DoCoMo
juga menawarkan HSPA bermerek layanan FOMA High-Speed yang menawarkan downlinks
kecepatan sampai 7.2 Mbps dan kecepatan upload hingga 5,7 Mbps.

A.

Sejarah
NTT DoCoMo mengembangkan W-CDMA interface udara , yang merupakan bentuk DS-

CDMA (Direct Sequence CDMA), pada akhir tahun 1990. Ia kemudian diterima oleh ITU
sebagai salah satu dari beberapa antarmuka udara IMT-2000 dan oleh ETSI sebagai salah satu
dari tiga interface udara untuk UMTS .
NTT DoCoMo awalnya direncanakan untuk peluncuran pertama 3G dunia jasa, awalnya
bermerek Frontier Mobile Multimedia Access (FOMA), pada bulan Mei 2001. Namun, pada Mei
2001, NTT DoCoMo telah menunda-skala peluncuran penuh sampai Oktober 2001, mengklaim
mereka tidak menyelesaikan pengujian seluruh infrastruktur mereka, dan hanya akan
meluncurkan percobaan pengantar untuk 4.000 pelanggan.
Dengan demikian, mereka juga berganti nama layanan untuk Kebebasan Akses Mobile
multimedia. Pada bulan Juni 2001 pelanggan sidang keluh ponsel sudah cukup umur baterai dan
jatuh sering, yang ada tidak memadai jangkauan jaringan, dan bahwa ada keamanan isu di dalam
handset itu sendiri. Sebagai hasilnya, DoCoMo ingat handset 1.500 pada akhir Juni 2001. FOMA
berhasil diluncurkan pada bulan Oktober 2001 menyediakan cakupan telekomunikasi seluler ke
Tokyo dan Yokohama .
Awalnya - sebagai skala 3G layanan penuh pertama di dunia - handset FOMA adalah
karakter eksperimen penargetan pengadopsi awal, dan besar, telah hidup baterai miskin dan
jaringan meliputi pusat kota terbesar di Jepang. Untuk 1-2 tahun pertama, FOMA pada dasarnya
adalah layanan eksperimental untuk pengadopsi awal - profesional komunikasi terutama industri.

Sebagai NTT DoCoMo tidak menunggu finalisasi spesifikasi Release 99 3G, jaringan
mereka pada awalnya tidak sesuai dengan UMTS. Namun, pada tahun 2004 NTT DoCoMo
upgrade dilakukan skala luas di jaringan, membawa ke sesuai dengan spesifikasi dan
memungkinkan kompatibilitas 100% dengan handset UMTS, termasuk roaming masuk dan
keluar.
Sekitar Maret 2004, FOMA mencapai terobosan dalam penjualan massa, dan penjualan
melonjak. Pada tanggal 29 Juni 2007, FOMA memiliki lebih dari 40 juta pelanggan.

B.

Terminal
NTT DoCoMo menawarkan berbagai macam merek FOMA terminal, yang dibuat khusus

untuk pasar Jepang. FOMA terminal berbeda dari terminal UMTS Barat dalam beberapa aspek,
misalnya:

Standarisasi struktur menu dan charger.

Jepang-spesifik fitur seperti i-mode atau Osaifu-Keitai (dompet elektronik).

Multiband-dukungan, yang termasuk band VI di 800 MHz untuk FOMA Plus-Area (model baru).

Tidak ada dukungan untuk operasi dual-mode GSM / EDGE (kecuali beberapa model dicap
sebagai World Wing).

C.

Alokasi Frekuensi
Di daerah metropolitan, FOMA menggunakan band UMTS saya sekitar 2100 MHz, yang

telah awalnya ditugaskan untuk IMT-2000 pelayanan di seluruh dunia, kecuali di Amerika.
Dalam rangka meningkatkan cakupan dan pegunungan di daerah pedesaan, NTT DoCoMo juga
menawarkan layanan FOMA di pita 800 MHz awalnya ditugaskan ke 2G PDC mova layanan,
yang sesuai dengan band UMTS VI dan mirip dengan band V yang digunakan di Amerika
Serikat

2.2.4 UMTS
Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) merupakan salah satu generasi
ketiga (3G) telekomunikasi selular teknologi, yang juga sedang dikembangkan menjadi 4G

teknologi. Penyebaran pertama dari UMTS adalah rilis 99 (R99) arsitektur. Hal ini ditentukan
oleh 3GPP dan merupakan bagian dari global ITU IMT-2000 standar.
Bentuk yang umum sebagian besar UMTS menggunakan W-CDMA (IMT Direct Spread)
sebagai underlying antarmuka udara tetapi sistem ini juga mencakup TD-CDMA dan TDSCDMA (baik CDMA IMT TDD). Menjadi sistem jaringan yang lengkap, UMTS juga
mencakup akses jaringan radio ( UMTS Terestrial Radio Access Network, atau UTRAN) dan
jaringan inti ( Mobile Application Part, atau MAP), serta otentikasi pengguna melalui kartu SIM
( Subscriber Identity Module ).
Tidak seperti EDGE (IMT Single-Carrier, berdasarkan GSM ) dan CDMA2000 (IMT
Multi-Carrier), UMTS membutuhkan BTS baru dan alokasi frekuensi baru. Namun, berkaitan
erat dengan GSM / EDGE seperti meminjam dan dibangun berdasarkan konsep dari GSM.
Selanjutnya, sebagian besar handset UMTS juga mendukung GSM, yang memungkinkan operasi
seamless dual-mode. Oleh karena itu, UMTS kadang-kadang dipasarkan sebagai 3GSM,
menekankan hubungan dekat dengan jaringan GSM dan membedakan dari teknologi bersaing.
Nama UMTS, diperkenalkan oleh ETSI, biasanya digunakan di Eropa. Di luar Eropa,
sistem ini juga dikenal dengan nama lain seperti FOMA atau W-CDMA. Dalam pemasaran, hal
ini sering disebut sebagai 3G atau 3G +.

A.

Fitur
Konsumen jaringan UMTS nasional pertama diluncurkan pada tahun 2002 dengan

penekanan pada telco-disediakan aplikasi mobile seperti mobile TV dan video calling. Kecepatan
data yang tinggi dari UMTS kini paling sering dimanfaatkan untuk akses internet: pengalaman di
Jepang dan di tempat lain telah menunjukkan bahwa permintaan pengguna untuk panggilan
video tidak tinggi, dan telco-disediakan materi audio / video yang telah menurun dalam
popularitas mendukung kecepatan tinggi akses ke World Wide Web - baik secara langsung pada
handset atau disambungkan ke komputer melalui Wi-Fi, Bluetooth, Infrared atau USB.

B.

Teknologi

1.

Alat Penghubung Udara

UMTS menyediakan beberapa yang berbeda terestrial antarmuka udara , disebut UMTS
Terrestrial Radio Access (UTRA). Semua pilihan antarmuka udara merupakan bagian dari ITU 's
IMT-2000 . Dalam varian yang paling populer saat ini untuk telepon bergerak selular, W-CDMA
(IMT Direct Spread) digunakan.
W-CDMA (UTRA-FDD)
W-CDMA menggunakan DS-CDMA channel metode akses dengan sepasang saluran 5
MHz. Sebaliknya, bersaing CDMA2000 sistem menggunakan satu atau lebih saluran 1,25 MHz
sewenang-wenang untuk setiap arah komunikasi. W-CDMA sistem secara luas dikritik untuk
penggunaan spektrum besar mereka, yang telah menunda penyebaran di negara-negara yang
bertindak yang relatif lambat dalam mengalokasikan frekuensi baru khusus untuk layanan 3G
(misalnya Amerika Serikat).
W-CDMA adalah bagian dari IMT-2000 sebagai IMT Direct Spread.
UTRA-TDD HCR
UMTS-TDD antarmuka 's udara yang menggunakan TD-CDMA akses teknik channel
dibakukan sebagai UTRA-TDD HCR, yang menggunakan penambahan sebesar 5 MHz spektrum,
potong masing-masing dibagi menjadi 10ms frame yang berisi slot waktu lima belas (1500 per
detik). slot Waktu (TS) yang dialokasikan dalam persentase tetap untuk downlink dan uplink.
TD-CDMA digunakan untuk multiplex aliran dari atau ke beberapa transceiver. Tidak seperti WCDMA, tidak memerlukan pita frekuensi terpisah untuk up-dan hilir, penyebaran memungkinkan
di band frekuensi ketat.
TD-CDMA adalah bagian dari IMT-2000 sebagai IMT TDD CDMA.
TD-SCDMA (UTRA-TDD 1,28 MCPs Rendah Chip Rate)
TD-SCDMA menggunakan TDMA metode akses channel dikombinasikan dengan adaptif
CDMA sinkron komponen pada irisan 1,6 MHz spektrum, memungkinkan penyebaran pada
frekuensi band lebih ketat bahkan dari TD-CDMA. Namun, insentif utama untuk pengembangan
standar ini dikembangkan Cina adalah menghindari atau mengurangi biaya lisensi yang harus

dibayar kepada pemilik paten non-Cina. Berbeda dengan antarmuka udara lainnya, TD-SCDMA
bukan bagian dari UMTS dari awal tetapi telah ditambahkan dalam Release 4 dari spesifikasi.
TD-CDMA ini dikenal sebagai CDMA IMT TDD dalam IMT-2000.

2.

Radio Akses Jaringan


UMTS juga menetapkan UMTS Terestrial Radio Access Network (UTRAN), yang terdiri

dari beberapa BTS, mungkin menggunakan terestrial standar interface udara yang berbeda dan
gelombang frekuensi.
UMTS dan GSM / EDGE dapat berbagi Core Network (CN), membuat UTRAN jaringan
akses radio alternatif untuk GERAN (GSM / EDGE RAN), dan memungkinkan (kebanyakan)
beralih transparan antara RANs sesuai dengan kebutuhan dan cakupan layanan yang tersedia.
Karena itu, UMTS dan GSM / EDGE 's mengakses jaringan radio kadang-kadang disebut
sebagai UTRAN / GERAN. jaringan UMTS sering digabungkan dengan GSM / EDGE, kemudian
yang juga merupakan bagian dari IMT-2000.
Keamanan mencakup dua prosedur: integritas dan Penyandian. Integritas sumber daya
memvalidasi pesan dan juga memastikan bahwa tidak ada satu (ketiga / pihak yang tidak
diketahui) pada antarmuka radio belum diubah pesan. Penyandian pastikan bahwa tidak ada yang
mendengarkan data Anda pada antarmuka udara. Baik integritas dan Penyandian akan diterapkan
untuk BPRS dimana hanya Penyandian akan diterapkan untuk BPR data.

3.

Jaringan Inti
Dengan Mobile Application Bagian, UMTS menggunakan standar jaringan yang sama

inti GSM / EDGE. Hal ini memungkinkan migrasi sederhana untuk operator GSM yang ada.
Namun, jalur migrasi ke UMTS masih mahal: sementara banyak infrastruktur inti dibagi dengan
GSM, biaya memperoleh lisensi spektrum baru dan overlay UMTS pada menara yang ada cukup
tinggi.
CN dapat dihubungkan ke berbagai backbone jaringan seperti Internet, ISDN. UMTS
(dan GERAN) termasuk tiga lapisan terendah model OSI . Lapisan jaringan (OSI 3) meliputi
Manajemen Sumber Daya Radio protokol (RRM) yang mengelola saluran pembawa antara
terminal mobile dan jaringan tetap, termasuk serah terima. abc

C.

Alokasi Spektrum
Lebih dari 130 lisensi telah diberikan kepada operator di seluruh dunia (per Desember

2004), menyebutkan W-CDMA radio teknologi akses yang membangun pada GSM. Di Eropa,
proses lisensi terjadi pada ujung ekor dari gelembung teknologi, dan mekanisme pelelangan
untuk mengatur alokasi di beberapa negara mengakibatkan beberapa harga yang sangat tinggi
yang dibayar untuk lisensi asli 2100 MHz, terutama di Inggris dan Jerman.
Spektrum UMTS 2100 MHz dialokasikan di Eropa sudah digunakan di Amerika Utara.
Jangkauan 1900 MHz digunakan untuk 2G ( PCS ) layanan, dan 2100 MHz digunakan untuk
komunikasi satelit. Opertor UMTS di Amerika Utara yang ingin menerapkan sistem gaya Eropa
2100/1900 MHz spektrum harus berbagi dengan yang ada layanan 2G di pita 1900 MHz.
AT & T Wireless meluncurkan layanan UMTS di Amerika Serikat pada akhir tahun 2004
benar-benar menggunakan spektrum 1900 MHz yang ada dialokasikan untuk layanan 2G PCS.
Cingular mengakuisisi AT & T Wireless tahun 2004 dan sejak itu UMTS diluncurkan di kotakota AS pilih. Cingular nama sendiri AT & T dan meluncurkan beberapa kota dengan jaringan
UMTS di 850 MHz untuk meningkatkan jaringan UMTS yang ada pada 1900 MHz dan sekarang
menawarkan pelanggan sejumlah ponsel UMTS 850/1900.
Di Kanada, UMTS cakupan sedang disediakan di 850 MHz dan 1900 MHz band pada
jaringan Rogers, Bell, dan Telus. Baru-baru ini, penyedia baru Angin Mobile dan Mobilicity ,
telah mulai beroperasi dalam pita 2100/1700 MHz dan Quebecor dan Komunikasi Shaw
berencana meluncurkan sendiri di tahun mendatang.
Pada tahun 2008, telekomunikasi Australia Telstra digantikan yang ada jaringan CDMA
dengan jaringan 3G nasional, dicap sebagai NextG , beroperasi di pita 850 MHz. Telstra saat ini
menyediakan layanan UMTS pada jaringan ini, dan juga pada jaringan UMTS 2100 MHz,
melalui kepemilikan-rekan dari kepemilikan dan pengadministrasian 3GIS perusahaan..
Di India BSNL telah memulai layanan 3G sejak Oktober 2009. Operator di Amerika
Selatan kini juga meluncurkan jaringan 850 MHz.

D.

Interoperabilitas dan roaming global


Ponsel UMTS (dan kartu data) sangat portabel-mereka telah dirancang untuk mudah

menjelajah ke jaringan UMTS lainnya (jika penyedia memiliki perjanjian roaming di tempat).

Selain itu, hampir semua ponsel UMTS UMTS / GSM dual-mode perangkat, jadi jika telepon
UMTS perjalanan luar jangkauan UMTS selama panggilan panggilan mungkin transparan
diserahkan ke cakupan GSM yang tersedia. Biaya Roaming biasanya jauh lebih tinggi daripada
beban penggunaan biasa.
Sebagian besar pemegang lisensi UMTS mempertimbangkan di mana-mana, transparan
global roaming menjadi isu penting. Untuk mengaktifkan tingkat tinggi interoperabilitas, ponsel
UMTS biasanya mendukung beberapa frekuensi yang berbeda di samping fallback GSM mereka.
negara yang berbeda mendukung berbeda frekuensi band UMTS - Eropa awalnya digunakan
2100 MHz sedangkan maskapai penerbangan yang paling dalam penggunaan USA 850 MHz dan
1900 MHz.
T-mobile telah meluncurkan jaringan dalam operasi AS pada 1700 (uplink) MHz / 2100
MHz (downlink), dan band ini juga sedang diadopsi di tempat lain di Amerika. Sebuah ponsel
UMTS dan jaringan harus mendukung frekuensi yang umum untuk bekerja sama. Karena
frekuensi yang digunakan, model awal ponsel UMTS yang ditunjuk untuk Amerika Serikat
kemungkinan tidak akan beroperasi di tempat lain dan sebaliknya. Sekarang ada 11 kombinasi
frekuensi yang berbeda digunakan di seluruh dunia-termasuk frekuensi yang sebelumnya
digunakan hanya untuk layanan 2G.
Jepang adalah negara pertama yang mengadopsi teknologi 3G, dan karena mereka tidak
menggunakan jaringan GSM sebelumnya mereka tidak perlu membangun kompatibilitas GSM
ke dalam ponsel mereka dan handset 3G mereka lebih kecil dibandingkan yang tersedia di
tempat lain. Pada tahun 2002, NTT DoCoMo 's FOMA merupakan jaringan 3G komersial
pertama jaringan UMTS-menggunakan spesifikasi pre-release, itu awalnya tidak kompatibel
dengan standar UMTS di tingkat radio tetapi digunakan kartu USIM standar, yang berarti kartu
USIM berdasarkan roaming adalah mungkin (mentransfer kartu USIM ke dalam ponsel UMTS
atau GSM saat bepergian). Baik DoCoMo NTT dan SoftBank Mobile (yang meluncurkan 3G
pada bulan Desember 2002) sekarang menggunakan standar UMTS.

Telepon genggam dan modem


Semua produsen ponsel besar 2G (yang masih dalam bisnis) kini produsen ponsel 3G. 3G
awal handset dan modem yang khusus untuk frekuensi yang diperlukan di negara mereka, yang
berarti mereka hanya dapat menjelajah ke negara lain pada frekuensi 3G yang sama (meskipun

mereka dapat turun kembali ke standar GSM yang lebih tua). Kanada dan Amerika Serikat
memiliki saham biasa frekuensi, seperti halnya sebagian besar negara Eropa.
Menggunakan router selular, PCMCIA atau kartu USB, pelanggan dapat mengakses
layanan 3G broadband, terlepas dari pilihan mereka dari komputer (seperti tablet PC atau PDA ).
Beberapa software menginstal sendiri dari modem, sehingga dalam beberapa kasus, mutlak tidak
ada pengetahuan tentang teknologi yang dibutuhkan untuk mendapatkan online pada saat-saat.
Menggunakan ponsel yang mendukung 3G dan Bluetooth 2.0, laptop berkemampuan Bluetooth
beberapa dapat dihubungkan ke internet. Beberapa smartphone juga dapat bertindak sebagai
mobile jalur akses WLAN

E.

Standar lainnya yang bersaing


Pesaing utama untuk UMTS CDMA2000 (IMT-MC), yang dikembangkan oleh 3GPP2.

Tidak seperti UMTS, CDMA2000 adalah upgrade evolusi atas standar 2G yang ada, cdmaOne ,
dan mampu beroperasi dalam alokasi frekuensi yang sama.
Pesaing lain untuk UMTS EDGE (IMT-SC), yang merupakan upgrade evolusi untuk
sistem GSM 2G, memanfaatkan spektrum GSM yang ada. Hal ini juga lebih mudah, cepat, dan
jauh lebih murah bagi operator selular untuk "bolt-on" fungsionalitas GSM EDGE dengan mengupgrade perangkat keras yang ada transmisi untuk mendukung EDGE daripada harus menginstal
hampir semua peralatan baru untuk memberikan UMTS.
China TD-SCDMA standar sering dianggap sebagai pesaing juga. TD-SCDMA telah
ditambahkan ke UMTS 'Release 4 sebagai UTRA-TDD Rendah 1,28 MCPs Chip Rate (UTRATDD LCR). Tidak seperti TD-CDMA (UTRA-TDD 3,84 MCPs Chip Tingkat Tinggi, UTRATDD HCR) yang melengkapi W-CDMA (UTRA-FDD), sangat cocok untuk kedua dan makro sel
mikro. Namun, kurangnya dukungan vendor adalah mencegah dari menjadi pesaing nyata.
Semua pesaing ini telah diterima oleh ITU sebagai bagian dari IMT-2000 3G keluarga standar,
bersama dengan UMTS-FDD.
Di sisi akses Internet, sistem bersaing termasuk WiMAX dan Flash-OFDM.

F. Migrasi dari GPRS ke UMTS

Dari jaringan GPRS, elemen-elemen jaringan berikut dapat digunakan kembali:

Home Location Register (HLR)

Visitor Location Register ( VLR )

Equipment Identity Register (EIR)

Mobile Switching Center (MSC) (tergantung vendor)

Authentication Center (AUC)

Melayani GPRS Support Node ( SGSN ) (tergantung vendor)

Gateway GPRS Support Node ( GGSN )

Dari Global Service for Mobile (GSM) jaringan radio komunikasi, unsur-unsur berikut ini tidak
dapat digunakan kembali

Base station controller (BSC)

Base transceiver station (BTS)

Mereka dapat tetap berada di jaringan dan digunakan dalam operasi jaringan dual mana 2G dan
3G co-exist sementara jaringan migrasi dan terminal 3G baru akan tersedia untuk digunakan
dalam jaringan.
Jaringan UMTS memperkenalkan elemen jaringan baru yang berfungsi sebagai ditentukan oleh
3GPP :

Node B (base transceiver station)

Radio Network Controller (RNC)

Media Gateway (MGW)


Fungsi dari MSC dan SGSN perubahan ketika akan UMTS. Dalam sistem GSM MSC

menangani semua rangkaian beralih operasi seperti menghubungkan A-dan B-pelanggan melalui
jaringan. SGSN menangani semua paket switched operasi dan transfer semua data dalam
jaringan. Dalam UMTS gateway Media (MGW) mengurus semua transfer data di kedua sirkuit
dan packet switched network. MSC dan SGSN MGW kontrol operasi. Node diganti nama ke
MSC-server dan GSN-server.

2.2.5 CDMA2000
CDMA2000 (juga dikenal sebagai IMT Multi-Carrier (IMT-MC)) adalah standar
teknologi mobile yang menggunakan CDMA akses channel , untuk mengirim suara, data, dan
sinyal data antara ponsel dan lokasi sel. Rangkaian standar meliputi: CDMA2000 1X,
CDMA2000 EV-DO Rev 0, CDMA2000 EV-DO Rev A, dan CDMA2000 EV-DO Rev B. Semua
disetujui antarmuka radio untuk ITU 's IMT-2000 . CDMA2000 memiliki sejarah panjang yang
relatif teknis dan mundur-kompatibel dengan sebelumnya 2G iterasi IS-95 (cdmaOne). Di
Amerika Serikat, CDMA2000 adalah merek dagang terdaftar dari Telecommunications Industry
Association (TIA-AS). Penerus CDMA2000 adalah LTE.

A. 1X
CDMA2000 1X (IS-2000)juga dikenal sebagai 1x dan 1xRTT adalah inti nirkabel
CDMA2000 udara standar antarmuka. Maksud "1x" adalah 1 kali Radio Transmisi Teknologi,
menunjukkan bandwidth RF yang sama seperti IS-95 : sepasang saluran radio 1,25 MHz. 1xRTT
hampir dua kali lipat kapasitas IS-95 dengan menambah 64 saluran lebih banyak lalu lintas ke
link forward, ortogonal untuk set asli 64. Standar 1X mendukung data paket kecepatan hingga
153 kbps dengan transmisi data dunia nyata rata-rata 60-100 kbps dalam aplikasi komersial.
IMT-2000 juga membuat perubahan pada lapisan data link untuk penggunaan yang lebih besar
dari layanan data, termasuk menengah dan link protokol kontrol akses dan QoS . IS-95 layer
komunikasi data hanya diberikan "pengiriman upaya terbaik" untuk circuit switched data dan
saluran untuk suara (misalnya, bingkai suara setiap 20 ms).

B. 1xEV-DO
CDMA2000 1xEV-DO (Evolution-Data Optimized), sering disingkat EV-DO atau EV,
adalah telekomunikasi standar untuk nirkabel transmisi data melalui radio sinyal, biasanya untuk
akses Internet broadband. Menggunakan multiplexing teknik termasuk beberapa divisi kode
akses (CDMA) serta waktu beberapa divisi akses (TDMA) untuk memaksimalkan kedua yang
user throughput individu dan throughput sistem secara keseluruhan. Hal ini distandarisasi oleh
3rd Generation Partnership Project 2 (3GPP2) sebagai bagian dari keluarga CDMA2000 standar
dan telah diadopsi oleh banyak ponsel penyedia layanan di seluruh dunia - terutama yang
menggunakan jaringan CDMA sebelumnya. Hal ini juga digunakan pada Globalstar telepon
satelit jaringan.

C. Jaringan

CDMA Development Group menyatakan bahwa, pada bulan November 2009, ada 308
operator di 116 negara menawarkan CDMA2000 1X dan 1xEV-DO layanan.

2.2.6 TD-SCDMA
Time Division Synchronous Code Division Multiple Access (TD-SCDMA) adalah
sebuah interface udara ditemukan di UMTS telekomunikasi selular jaringan di China sebagai
alternatif untuk W-CDMA. TD-CDMA juga dikenal sebagai UMTS-TDD atau IMT 2000 Time
Division (IMT-TD).

A. Penyebaran dan Penggunaan


Pada tanggal 20 Januari 2006, Departemen Industri Informasi dari Republik Rakyat Cina
secara resmi mengumumkan bahwa TD-SCDMA adalah standar telekomunikasi seluler 3G
negara. Pada tanggal 15 Februari 2006 penyebaran jaringan di China diumumkan, menyatakan
uji coba pra-komersial akan berlangsung mulai setelah selesainya sejumlah jaringan uji di kotakota pilih. Percobaan dari bulan Maret sampai Oktober 2006, tetapi hasilnya ternyata tidak
memuaskan. Pada awal tahun 2007, pemerintah China menginstruksikan kepada operator selular
yang dominan, China Mobile untuk membangun jaringan sidang komersial di delapan kota, dan
dua fixed-line carrier yaitu China Telecom dan China Netcom untuk membangun masing-masing
di dua kota lainnya.
Pembangunan jaringan ini dijadwalkan untuk menyelesaikan selama kuartal keempat
tahun 2007, tetapi keterlambatan berarti pembangunan yang tidak lengkap hingga awal 2008.
Standar ini telah diadopsi oleh 3GPP sejak Rel-4, yang dikenal sebagai "1.28Mcps TDD UTRA
Option".
Pada tanggal 28 Maret 2008, China Mobile Group mengumumkan TD-SCDMA
"percobaan komersial" bagi 60.000 pengguna tes di delapan kota mulai 1 April 2008. Jaringan
menggunakan standar 3G (WCDMA dan CDMA2000 EV / DO) masih belum diluncurkan di
Cina karena ini ditunda sampai TD-SCDMA siap untuk diluncurkan secara komersial.
Huruf "S" dalam TD-SCDMA singkatan dari "sinkron", yang berarti bahwa sinyal uplink
disinkronisasi di penerima base station, dicapai dengan penyesuaian waktu terus menerus. Hal ini

mengurangi interferensi antara pengguna timeslot yang sama dengan menggunakan kode yang
berbeda dengan meningkatkan ortogonal antara kode, sehingga meningkatkan kapasitas sistem,
pada biaya beberapa kerumitan perangkat keras dalam mencapai sinkronisasi uplink.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Perkembangan teknologi yang semakin pesat dan dinamis, mendorong masyarakat untuk
lebih peka terhadap kemajuan teknologi yang semakin canggih agar tidak gagap teknologi.
Seperti yang telah kita ketahui dari generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed),
generasi kedua: digital, kecepatan rendah menengah yang semuanya itu memiliki kemajuan
sangat signifikan. Sekarang ini generasi ketiga 3G, digital kecepatan tinggi (high-speed) dan 4G
sebagai generasi baru bersaing dengan fitur-fitur terbarunya serta keunggulannya masingmasing, namun tidak dapat dipungkiri juga bahwa 3G maupun 4G masih memiliki kelemahan.
Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan
Mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke
mana saja. Jika masyarakat Indonesia sudah banyak yang menggunakan teknologi 3G, maka
komunikasi dapat dilakukan secara cepat dan mudah.