Anda di halaman 1dari 8

Makanan Bayi dan Anak Sehat

dr. Ny. A. Sendow Tangkilisan, SpA(K)


Ciri khas bayi dan anak :
masa pertumbuhan dan perkembangan
Tujuan pengaturan makanan utk bayi & anak :

Memberikan zat gizi cukup kebutuhan hidup:

Pemeliharaan, pemulihan dan peningkatan kesehatan


Pertumbuhan, perkembangan fisik dan psikomotor
Melakukan aktivitas fisik

Mendidik kebiasaan makan yang baik

Syarat-syarat makanan untuk bayi dan anak :

memenuhi kecukupan energi dan semua zat gizi sesuai umur

susunan hidangan :

sesuai pola menu seimbang


bahan tersedia setempat
kebiasaan makan
selera terhadap makan

bentuk dan porsi makanan disesuaikan dengan :

daya terima
toleransi
keadaan faali bayi/anak

perhatikan kebersihan : perorangan & lingkungan

MAKANAN BAYI

ASI
: Air Susu Ibu

PASI : pengganti air susu ibu


Makanan pelengkap :
Makanan yang secara berangsur diberikan pada bayi untuk memenuhi kecukupan gizi
menjelang dan sesudah disapih, sebelum ia diberi makanan anak.
Makanan lumat :
Makanan yang diberikan pada bayi dalam bentuk halus/lumat sebagai peralihan dari
pemberian ASI/PASI ke makanan padat.
Contoh : bubur susu
Makanan lembek/lunak :
Makanan yang diberikan kepada bayi dalam bentuk lebih padat daripada makanan lumat
sebagai peralihan lumat ke padat. Contoh : nasi tim

Makanan bayi sehat :


2 golongan :
Makanan utama : ASI/PASI
PASI diberikan :

ASI kurang/tidak ada sama sekali


Makanan pelengkap : buah-buahan, biscuit, makanan lumat dan
makanan lembek
Makanan Bayi Cukup Bulan dengan ASI :

ASI cukup

makanan terbaik

memenuhi kebutuhan gizi bati 3-4 bulan I


> 4 bulan perlu makanan pelengkap o/k :

kebutuhan gizi bayi me

tidak seluruhnya dapat dipenuhi ASI


Cara memberikan ASI :

ibu dan bayi sehat


ASI secepatnya diberikan

ASI diberikan setiap saat

Kolostrum :

ASI yang diproduksi 1-5 hari I


Cairan kental warna kekuningan
Mengandung banyak antibody, protein, mineral dan vit A

Sebaiknya rawat gabung (rooming in)


Diberikan hingga anak umur 2 tahun
Pedoman :
Hari I dan II : ASI diberikan 5-10 menit tiap payudara
Hari III dan seterusnya : 15-20 menit

Produksi ASI oleh karena :

dirangsang oleh isapan bayi

keadaan Ibu tenang


Perhatikan :

kesehatan ibu

status gizi

perawatan payudara
Perlu penyuluhan cara-cara pemberian ASI terutama ibu
yang melahirkan untuk pertama kali.

Keunggulan ASI :

Mangandung semua jumlah gizi yang cukup untuk kebutuhan gizi bayi 3-4 bulan

Tidak memberatkan fungsi saluran pencernaan dan ginjal


Mengandung berbagai zat antibody, sehingga mencegah infeksi
Mengandung laktoferin untuk mengikat zat besi
Tidak mengandung beta lactoglobulin yang dapat menyebabkan alergi
Ekonomis dan praktis : setiap saat, suhu ideal, dalam keadaan segar, bebas

kuman

Menjarangkan kehamilan
Membina hubungan yang hangat dan penuh kasih sayang antara ibu dan bayi.

Pemberian makanan pelengkap :

Tujuan :

melengkapi zat-zat gizi yang kurang dalam ASI/PASI

mengembangkan kemampuan bayi untuk menerima


bermacam makanan dengan berbagai rasa dan tekstur

mengembangkan kemampuan bayi mengunyah dan


menelan

melakukan adaptasi terhadap makanan yang mengandung


kadar energi tinggi
Cara pemberian :

berhati-hati, sedikit demi sedikit, bentuk encer berangsur ke bentuk


lebih kental

makanan baru diperkenalkan satu persatu, perhatikan makanan


betul-betul dapat diterima dengan baik

makanan yang mudah menimbulkan alergi : sumber protein hewan


diberikan terakhir : buah-buahan tepung-tepungan, sayuran, daging
(telur diberikan pada usia 6 bulan)

cara memberikan makanan bayi mempengaruhi perkembangan


emosional.

Pola pemberian makanan :


Bayi 0 1 tahun berdasarkan umur
Makanan bayi cukup bulan dengan PASI :
Dari susu sapi yang susunan gizi diubah hampir sama dengan
zat gizi ASI, dapat diberikan pada bayi tanpa akibat
sampingan, namun belum ada PASI yang tepat seperti ASI.

Penggolongan PASI
Ada 2 golongan :

PASI formula awal (FA) :

FA lengkap
FA adaptasi

PASI formula tindak lanjut (FTL)

FA
Dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi 4-6 bulan pertama sebelum
mendapatkan makanan pelengkap
FA lengkap
Untuk bayi lahir cukup bulan sampai 1 tahun
FA adaptasi
Susunan zat gizi sesuai fisiologi bayi baru lahir
Mis : humanizet : mendekati susunan zat gizi ASI
Penggunaan = FA lengkap
FTL
Diberikan setelah bayi mendapat makanan pelengkap

Pengaturan makanan dengan PASI

= ASI

PASI diberikan berdasarkan gizi bayi terutama : kebutuhan


air, energi dan protein
Menilai cukup tidaknya ASI/PASI

Sesudah menyusu/minum bayi puas tidak menangis


dan tidur nyenyak

PASI yang diberikan tidak bersisa

Sesudah 2 minggu lahir, BB lahir tercapai kembali


penurunan BB faali selama 2 minggu sesudah lahir 10%
BB lahir

bayi tumbuh baik :

5-6 bulan 2 x BBL


1 tahun 3 x BBL

Makanan bayi cukup bulan dengan kombinasi ASI/PASI :

PASI dapat diberikan selang seling ASI


Makanan bayi dengan BBLR :
BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) :
bayi lahir dengan BB < 2500 fr
premature murni / lahir kurang bulan
dismatur pertumbuhan janin terhambat (PJT)

Bayi BBLR :

Digolongkan menurut masa kehamilan & BB lahir :

neonatus cukup bulan, berat kecil untuk masa kehamilan (NCBKMK) bayi dismatur / retardasi intra uterine / malnutrisi intra uterine

neonatus kurang bulan, berat sesuai masa kehamilan (NKB-SMK)

neonatus kurang bulan, berat kecil untuk masa kehamilan (NKBKMK)

neonatus kurang bulan, berat besar untuk masa kehamilan (NKBBMK)

Golongan 2,3,4 bayi premature


Tanda-tanda bayi BBLR

Komposisi tubuh berbeda dengan bayi normal

maturasi organ dan perkembangan enzim belum sempurna

refleks isap dan menelan belum sempurna

saluran pencernaan untuk menerima zat gizi belum sempurna

mudah hipoglikemi dan hipotermi

perkembangan otak belum sempurna

kebutuhan gizi, jenis dan cara pemberian makanan berbeda dengan


bayi normal.

Prinsip pemberian makanan BBLR :

sedini mungkin, segera setelah lahir

ASI, terbaik, bila PASI berikan formula khusus

bertahap sesuai kemampuan bayi

Pada keadaan dimana refleks isap dan menelan masih


lemah, pemberian minuman melalui sonde lambung
Makanan anak sehat

Anak sehat meliputi :

anak prasekolah
: 1-6 tahun

anak sekolah
: 7-12 tahun

golongan remaja
: 13-18 tahun
Jadwal pemberian makanan

3x makanan utama (pagi,siang dan malam)

2 kali makanan selingan (diantara 2 kali makanan utama)

Pola hidangan sehari dianjurkan :

Makanan seimbang terdiri :

Sumber zat tenaga : nasi, gula, minyak, dll

Sumber zat pembangun : kacang-kacangan (telur, susu,


dll)

Sumber zat pengatur : sayuran dan buah-buahan


terutama : warna hijau dan kuning
Makanan anak prasekolah (1-6 tahun) :

tidak sepesat masa bayi

aktifitas lebih banyak

rentan terhadap penyakit dan infeksi

diberikan makanan mudah dicerna (tidak merangsang)


Umur 1 3 tahun :

konsumsi pasif

makanan tergantung yang disediakan ibu

gigi geligi susu yang telah tumbuh belum boleh mengunyah


makanan terlalu keras

diarahkan mengikuti pola makanan dewasa

Umur 4-6 tahun :

konsumen aktif

telah dapat memilih makanan yang disukai

dapat diberikan pendidikan gizi dirumah atau disekolah

ditanamkan kebiasaan yang baik


Makanan anak sekolah (7-12 tahun)

gigi geligi susu tanggal berangsur diganti permanent

aktif memilih makanan yang disukai

kebutuhan energi > oleh karena aktifitas fisik : olah raga dll

anak 10-12 tahun > 7-9 tahun oleh karena pertumbuhan lebih cepat
terutama penambahan tinggi badan

kebutuhan gizi anak laki 10-12 tahun berbeda dengan perempuan


perhatikan makan pagi untuk mencegah hipoglikemi dan supaya
anak mudah menerima pelajaran

daya tahan cukup terhadap berbagai penyakit

Makanan anak remaja (13-18 tahun)

pertumbuhan sangat cepat kebutuhan gizi untuk


pertumbuhan dan aktifitas meningkat

nafsu makan baik

sebagian remaja terutama wanita takut gemuk, akibat


kurang gizi

perlu pendidikan gizi untuk memenuhi kebutuhan zat gizi.

ENERGI

relative > , karena pertumbuhan yang pesat

anak tahun I 100 200 kkal/kgBB

tiap 3 tahun pertambahan umur kebutuhan menurun kkal/kgBB

usia remaja pertumbuhan dan perkembangan cepat membutuhkan masukan energi


yang

Penggunaan :

50% untuk metabolisme basal (MB)

55% kkal/kgBB/hari

Setiap kenaikan suhu tubuh 10C kenaikan sebesar 10%

5-10% untuk Specific Dynamic Action (SDA)

12% untuk pertumbuhan

25% untuk aktifitas fisik atau 15-25 kkal/kgBB/hr

10% untuk terbuang melalui feses

PROTEIN

Dalam tubuh mrp sumber asam amino sebagai zat pembangun untuk :

Pertumbuhan dan pembentukan protein dalam serum, Hb, enzim, hormone dan antibody

Menggantikan sel-sel yang rusak

Memelihara keseimbangan asam basa cairan tubuh

Sumber energi

Kebutuhan

relative > daripada orang dewasa

bergantung pada mutu protein semakin baik mutu protein semakin rendah
angka kebutuhan protein

Mutu protein : bergantung pada susunan asam amino, terutama asam amino
essensial

AIR
z. gizi sangat penting oleh karena :

bagian terbesar tubuh adalah air

kehilangan air melalui kulit dan ginjal > daripada orang


dewasa

bayi dan anak lebih mudah terserang penyakit

kehilangan air dalam jumlah banyak : (dehidrasi :


muntah-muntah, diare berat)

LEMAK

sumber kalori konsentrasi tinggi : 1 gr = 9 kkal

3 fungsi penting :

Sumber lemak esensial


Zat pelarut vit ADEK
Pemberi rasa sedap pada makanan

Kebutuhan : 15-20% energi total berasal dari lemak

Bayi dan anak : 1-2% energi total berasal dari asam lemak
esensial (asam linoleat) dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kesehatan
kulit

HIDRAT ARANG

sumber energi 1 gr = 4 kkal

60-70% enrgi total dari hidrat arang

ASI dan formula bayi 40-50% kalori dari hidrat arang, terutama
laktosa keuntungan : pembentukan flora yang bersifat asam dalam usus
besar yang mekan absorbsi kalsium dan mekan absorbsi fenol

Konsumsi hidrat arang :

Sebagai gula murni : bila aterosklerosis

Sebaiknya diberikan untuk memberi rasa pada makanan

TERIMA KASIH