Anda di halaman 1dari 16

Valuasi Ekonomi

Sumberdaya Alam &


Lingkungan
Oleh:
ILMIYATI (RRC1A013063)
MARDAHENTI
(RRC1A013045)

ILMU EKONOMI STUDI PEMBANGUNAN


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS JAMBI
2015

Pendahuluan
Konsep nilai (value) adalah harga yang
diberikan oleh seseorang terhadap sesuatu
pada suatu tempat dan waktu tertentu.
Ukuran harga ditentukan oleh waktu, barang
atau uang yang akan dikorbankan seseorang
untuk atau penggunaan barang atau jasa
yang diinginkan. Penilaian (valuation) adalah
kegiatan
yang
berkaitan
dengan
pembangunan konsep dan metodologi untuk
menduga nilai barang-dan jasa. Kajian-kajian
valuasi ekonomi membahas masalah nilai
lingkungan (Valuing the enviroment).

Valuasi ekonomi terhadap dampak


lingkungan berkaitan erat baik dalam
tataran makro ekonomi maupun mikro
a) pada tingkat makro
nilai manfaat dan kerusakan yang
ekonomi

timbul dari suatu proyek dapat dinyatakan dalam


persentase tertentu terhadap nilai produk domestik bruto
konvensional maupun terhadap produk domestik bruto
hijau.

b) sedangkan pada tingkat mikro


perhitungan biaya dan manfaat suatu
proyek sangat menentukan layak atau
tidaknya proyek tersebut bagi pelaksana
ekonomi ( pemrakarsa ) sebagai investor
individual dan juga bagi masyarakat pada
umumnya.

NILAI EKONOMI LINGKUNGAN

Dalam prakteknya studi AMDAL dan KLHS masih


belum sampai pada perkiraan nilai rupiah dari suatu
dampak, melainkan hanya sampai pada pernyataan
apakah dampak itu penting atau tidak penting.
Pada dasarnya sudah ada suatu kriteria apakah
suatu dampak itu dikatakan penting atau tidak
penting. Suatu dampak terhadap lingkungan
dikatakan penting apabila:

a) Manusia yang terkena dampak besar


jumlahnya
b) Wilayah penyebaran dampaknya cukup luas
c) Dampak yang terjadi cukup lama berlangsung
d) Intensitas dampak cukup tinggi
e) Banyak komponen lingkungan lainnya yang
terkena dampak
f) Terdapat sifat komulatif dari dampak tersebut
g) Dampak itu mengakibatkan tidak dapat
dikembalikannya lingkungan kebentuk atau
keadaan asalnya

Peranan SDA &


Lingkungan
3 peranan utama SDA & L sebagai
pendukung kegiatan ekonomi :
1. Penyedia bahan baku
2. Penerima sisa produksi & konsumsi (limbah)
3. Penyangga kehidupan

Implikasi :
1. Tanpa SDA & L sistem ekonomi tidak berjalan
2. Pembangunan ekonomi harus berkelanjutan & ramah
lingkungan (intergenerational & intragenerational
equity)
equity
3. Manfaat (benefits) melibihi korbanan/biaya (costs)
untuk kesejahteraan umat manusia dan
menguntungkan semua pihak, tanpa satupun

Perhitung
an Nilai
Ekonomi
SDA

Definisi :
Nilai ekonomi :
diartikan sebagai karakteristik (kualitas) dari sesuatu (barang
dan jasa) yang menyebabkan/membuat sesuatu tersebut dapat
dipertukarkan dengan sesuatu yang lain (Duerr, 1993).

Penilaian (valuasi) ekonomi SDA & Lingkungan:


Serangkaian upaya/proses untuk mengkuantifikasi dan memberi
nilai moneter (satuan uang) monetizing atas barang dan jasa
SDA & Lingkungan, sehingga nilai barang dan jasa SDA &
Lingkungan tersebut dapat diketahui baik yang bersifat manfaat
maupun korbanan (biaya).
Teknik khusus ini diperlukan, karena tidak semua manfaat maupun
biaya atas penggunaan barang dan jasa SDA & Lingkungan

Metode Perhitungan Nilai


Ekonomi SDA & L

Aspek
dihitung

Metode perhitungan

Penjelasan

Metode nilai kontingensi


(contingent valuation
method - CVM)

Melakukan survei langsung untuk


mengetahui WTP (willingness to pay)
seseorang dalam mendapatkan manfaat,
atau WTA (willingness to accept) untuk
memperoleh kompensasi atas kerusakan
lingkungan

Metode biaya perjalanan


(travel cost method TCM)

Biaya perjalanan sebagai pembelanjaan


seseorang (revealed preference) untuk
menikmati asset lingkungan (SDA & L)
dijadikan dasar estimasi kurva
permintaan

Metode harga hedonik


(hedonic price method
HPM)

Mengukur kualitas jasa lingkungan (SDA)


melalui penelaahan harga barang
pengganti pada kondisi lingkungan
berbeda

Metode Dosis-Respon
(the dose-responds
method)

Menghitung nilai kerugian ekonomi


pencemaran terhadap manusia, hewan
atau tumbuhan dengan metode harga
pasar atau harga bayangan

Metode biaya penggantian Menilai biaya


penggantian/perbaikan/rehbilitasi dari
(replacement cost

Manfa
at

Biay
a

Metode Valuasi
Ekonomi / Penilaian
Ekosistem Hutan

1. Pendekatan Harga Pasar yang Sebenarnya

Pendekatan Produktivitas
Pendekatan Modal Manusia (Human Capital)
Pendekatan Biaya Kesempatan (Opportunity
Costs)
2. Pendekatan

Harga

Non

Pasar

(Non-Market

Methode)
Pendekatan Nilai Hedonis (Hedonic Pricing)
Pendekatan Biaya Perjalanan (Travel Cost)
Pendekatan Kesediaan Membayar atau Menerima
Ganti Rugi (Contingent Valuation Method)
Pendekatan Benefit Transfer

Perhitungan Nilai Ekonomi Total Sumber Daya Hutan


Sumberdaya Hutan
Nilai Guna

Bukan nilai guna

Nilai Guna
Langsung

Nilai Guna
Tidak
Langsung

Nilai Guna
Opsi

Nilai Warisan

Nilai
Keberadaan

misal :
penghasilan
Kayu & HHNK

misal : rekreasi
(dalam bbg
bentuk), fiksasi
karbon, prod
oksigen,
hidroorologi, dll

misal : kons
NGL & NGTL
di masa datang

misal :
kebutuhan
rekreasi dan
perlindungan
alam untuk
generasi masa
datang

misal :
perlindungan
keragaman
hayati

Sudut pandang
pembangunan

Manfaat
Pembangunan Total

Sudut pandang
konservasi

Manfaat Konservasi
Total

Kerangka umum teknik


valuasi ekonomi
a) Teknik harga
pasar
b) Teknik harga
pengganti

c) Teknik survei

d) Teknik delphi

Rumus Matematis NET


(TEV)
NET = NG + BNG = (NGL + NGTL + NGO) + (NWR + NKD)

NET = Nilai ekonomi total NGTL = Nilai guna tidak


langsung
NG = Nilai guna
NGO = Nilai guna opsi
BNG = Bukan nila guna
NWR = Nilai warisan
NGL = Nilai guna

langsung

NKD = Nilai keberadaan

Pengalaman Perhitungan NET SDH di JAMBI


Lokasi/Jenis Manfaat

Lahan Kering (Rp/Ha/


Tahun)

Lahan Basah
(Rp/Ha/Tahun)

A. Jambi
1. Nilai Guna :
a. Langsung (NGL)
b. Tak Langsung (NGTL)

485.014

0,2%

524.645

0,3%

31.578.779

15,8%

101.875.565

67,8%

1.723

0,0%

1.041

0,0%

167.385.132

83,9%

47.933.039

31,9%

199.450.648

100%

150.334.290

100%

2. Bukan Nilai Guna


a. Nilai Opsi (NOP)
b. Keberadaan (NKB)

Nilai Ekonomi Total


(NET)

Manfaat Valuasi Ekonomi


Menghitung kerugian dari dampak suatu kegiatan,
Menghitung biaya pencegahan dampak,
Tarif pajak & retribusi sumberdaya,
Tarif/tiket masuk taman nasional, rekreasi, dls
Kompensasi yang harus dibayar oleh pembuat
kerusakan lingkungan,
Alokasi investasi (dana) untuk tujuan pengelolaan
yang berkelanjutan
Analisis biaya manfaat suatu proyek (AMDAL
seharusnya diperluas)
Perhitungan Neraca Sumberdaya Alam

Terima kasih