Anda di halaman 1dari 8

1.

Bidang Kesehatan
a. Program Non-fisik
Pendampingan Posyandu Bayi Balita dan Lansia
Pendampingan Posyandu Bayi Balita dan Lansia memiliki tujuan agar Posyandu
Lestari II di Desa Majasem dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan
berkualitas sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sehat baik jasmani maupun
rohani. Kegiatan di dalamnya terdapat
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan Penyuluhan Pengembangan Layanan Posyandu akan dilaksanakan pada
tangga XXX 2012 dan bertempat di XXX
Teknis Pelaksanaan
Kegiatan Penyuluhan Pengembangan Layanan Posyandu akan dilakukan
sebanyak satu kali. Pelaksanaan akan diawali dengan tahap persiapan yaitu koordinasi
antara Tim KKN

Tematik dengan pihak RW pada tanggal XXX Juli 2012 yang

kemudian dilanjutkan oleh pihak RW kepada warga masyarakat RW XX. Setelah proses
koordinasi selesai, waktu dan tempat pelaksanaan ditentukan sesuai dengan
kesepakatan bersama. Selanjutnya dilakukan persiapan alat dan materi yang akan
digunakan. Tahap akhir yaitu Tim KKN Tematik mendatangi tempat yang disepakati

Faktor Pendorong

Modifikasi pada pengembangan pelayanan posyandu perlu diadakan agar


pelayanan yang diberika oleh posyandu tidak monoton daru tahun ke tahun sehingga
perlu adanya kegiatan baru yang dapat meningkatkan kualitas kerja posyandu.
Faktor Penghambat
Minimalnya penyuluhan dan pelatihan yang didapat oleh para kader posyandu
serta kurangnya sumber daya masyarakat yang mampu dan mau dalam menjalankan
kegiatan posyandu.
Upaya mengatasi hambatan
Penyampaian informasi

tentang

pentingnya

memelihara

kesehatan

dan

memperhatikan kesehatan masyarakat dan dilakukan pelatihan-pelatihan pada kader


posyandu unutk meningkatkan kualitas kerja mereka.
Penanggung Jawab
Senja Paramita

b. Program Fisik
Praktik Cuci Tangan dan Praktik Menggosok Gigi
Tujuan Kegiatan :
Sebagai sarana latihan, menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat pada diri
para siswa. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan para siswa untuk
menyikat gigi dan mencuci tangan dengan baik dan benar dalam kehidupan seharihari.

Waktu dan Tempat pelaksanaan :


Kegiatan dilaksankan pada tanggal XXX Juli 2012 yang berlokasi di XXX.

Teknis Pelaksanaan
Kegiatan praktik cuci tangan dan sikat gigi pada siswa akan dilakukan sebanyak
satu kali dalam waktu yang bersamaan. Pelaksanaan akan diawali dengan tahap
persiapan yaitu koordinasi antara Tim KKN Tematik dengan pihak sekolah pada
tanggal XXX Juli 2012 yang kemudian dilanjutkan oleh pihak sekolah kepada siswa.
Setelah proses koordinasi selesai, waktu dan tempat pelaksanaan ditentukan sesuai
dengan kesepakatan bersama. Selanjutnya dilakukan pembelian alat-alat yang
dibutuhkan seperti sabun cair dan pasta gigi dan menyiapkan video serta materi yang
dapat menarik serta mudah dipahami oleh anak-anak. Tahap akhir yaitu Tim KKN
Tematik mendatangi sekolah untuk melakukan praktik mencuci tangan serta menyikat
gigi yang benar.
Faktor Pendorong
Rendahnya kesadaran para orangtua dan siswa dalam memahami cara mencuci
tangan dan menyikat gigi yang benar dalam mencapai peningkatan kesehatan yang
berkualitas.
Faktor Penghambat

Para orangtua dan siswa cenderung masih menyepelekan mencuci tangan dan
menyikat gigi dengan teknik yang benar. Teknik yang benar dirasa merepotkan dan
membutuhkan waktu yang lama dan peralatan yang lebih banyak.
Upaya Mengatasi Hambatan
Penyakit dapat dicegah dengan hidup yang berkualitas, hidup berkualitas salah
satunya adalah dengan melakukan hidup bersih dan sehat seperti menjaga kebersihan
tangan dan mulut. Demi menciptakan hidup yang berkualitas membutuhkan usaha
yang keras, sehingga harus ditanamkan sejak dini makna serta manfaat hidup bersih
dan sehat pada orang dewasa dan anak-anak.
Penanggung Jawab
Senja Paramita
Senam Lansia
Tujuan Kegiatan :
Program ini bertujuan untuk membangkitkan kembali kesadaran masyarakat,
terutama para lansia tentang pentingnya berolahraga untuk meningkatkan kebugaran
di usia senja. Penimbangan berat badan dan pemeriksaan tekanan darah dilakukan
untuk memonitoring sebagian kondisi kesehatan para lansia. Selain sebagai
kebutuhan fisik akibat rutinitas sehari-hari yang sudah banyak menyita waktu, tubuh
juga memerlukan akitivitas seperti olahraga yang sangat berguna untuk kesehatan.
Senam yang dilakukan juga tergolong senam yang sedang, seperti gerakan
peregangan, inti dan pengaturan pernapasan yang benar.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan:

Kegiatan senam lansia ini dilaksanakan di XXX Majasem pada tanggal XXX dan
XXX 2012 dengan didahului kegiatan penimbangan berat badan dan pemeriksaan
tekanan darah oleh XXXX dan bertempat di XXX

Teknis Pelaksanaan :
Kegiatan senam lansia akan dilakukan sebanyak dua kali. Pelaksanaan akan
diawali dengan tahap persiapan yaitu koordinasi antara Tim KKN Tematik dengan
pihak Posyandu pada tanggal XXX Juli 2012 yang kemudian dilanjutkan oleh pihak
Posyandu dan Tim KKN kepada lansia. Setelah proses koordinasi selesai, waktu dan
tempat pelaksanaan ditentukan sesuai dengan kesepakatan bersama. Selanjutnya
dilakukan persiapan alat seperti laptop dan sound systemn. Tahap akhir yaitu Tim
KKN Tematik mendatangi tempat yang telah disepakati untuk melakukan senam
lansia dan dilakukan senam bersama-sama.
Faktor Pendorong :
Senam untuk lansia sekarang ini belum terlalu banyak diketahui masyarakat
umum. Senam yang dikhususkan unutk lansia ini memberikan banyak manfaat bagi
kesehatan dan gerakannya sangat mudah diikuti oleh lansia.
Faktor Penghambat :
Manfaat yang dapat dirasakan apabila melakukan senam lansia secara rutin,
namun kesibukan pada kegiatan lain dapat menghambat keteraturan para lansia dalam
melakukan senam serta faktor fisiologis lansia yang menurun khususnya pada daya

ingat sehingga ketika senam harus selalu didampingi oleh instruktur, namun hal
tersebut tidak dapat terpenuhi.
Upaya Mengatasi Hambatan :
Penyampaian informasi pentingnya senam lansia bagi kesehatan lansia juga harus
disampaiakan kepada keluarga sehingga keluarga dapat memberikan dukungan pada
lansia untuk melakukan senam lansia secara rutin dan keluarga juga dapat membantu
menjadi instruktur sehingga senam dapat dilakukan di rumah.
Penanggung jawab :
Senja Paramita
Layanan Pemeriksaan Kesehatan (tekanan darah)
Tujuan Kegiatan :
Program ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sadar akan kesehatan
jasmani dan rohani sehingga dapat tercipta kualitas sumber daya manusia melalui
kesehatan
Waktu dan Tempat Pelaksanaan :
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini akan dilaksanakan di Posdaya dengan waktu
selama 35 hari dalam waktu jam 09.00 16.00.
Teknik Pelaksanaan :
Kegiatan pemeriksaan kesehatan akan dilakukan selama kegiatan KKN
dilaksanakan. Pelaksanaan akan diawali dengan tahap persiapan yaitu koordinasi
antara Tim KKN Tematik dengan pihak RW pada tanggal XXX Juli 2012 yang
kemudian dilanjutkan oleh pihak RW dan Tim KKN kepada warga RW XX. Setelah
proses koordinasi selesai, waktu dan tempat pelaksanaan ditentukan sesuai dengan

kesepakatan bersama. Selanjutnya dilakukan persiapan stetoskop dan tensimeter.


Tahap akhir masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan pada waktu dan
tempat yang telah disepakati.

Faktor Pendorong :
Antusiasme masyarakat dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis. Akses yang
mudah dan dekat dengan lingkungan warga sehingga dapat dijangkau dengan mudah.
Kesadaran masyarakat akan kesehatan yang cukup baik.
Faktor Penghambat :
Terdapat beberapa masyarakat yang masih kurang menyadari akan pentingnya
mencegah daripada mengobati, sehingga terdapat beberapa masyarakat masih takut
untuk memeriksakan kesehatan karena takut ditemukan penyakit.
Upaya Mengatasi Hambatan :
Kesehatan merupakan suati yang vital pada manusia, sehingga unutk menyadari
akan pentingnya semboyan mencegah lebih baik daripada mengobati masyarakat
perlu disadari terlebih dahulu akan pentingnya menjaga kesehatan mereka dengan
mmantau secara berkala kondisi kesehatan tubuh mereka.
Penanggung Jawab :

Senja Paramita