Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PENDAHULUAN

PRAKTIKUM PROSES MANUFAKTUR


MESIN SEKRAP

OLEH:
ALMAYDHA INDRASWATI
4414215001

LABORATORIUM TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PANCASILA
2015

I. TUJUAN
Maksud dan tujuan dalam mempelajari mesin sekap adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui manfaat dari penggunaan mesin sekrap
2. Mengetahui bentuk dan bagian-bagian dari mesin sekrap
3. Mengetahui prinsip kerja dan cara kerja dari mesin sekrap

II. TEORI
A. Pengertian Mesin Sekrap
Mesin sekrap adalah suatu mesin perkakas dengan gerakan
utama lurus bolak-balik secara vertikal maupun horizontal. Mesin
sekrap mempunyai gerak utama bolak-balik horizontal dan berfungsi
untuk merubah bentuk dan ukuran benda kerja sesuai dengan ukuran
yang telah ditentukan. Mesin sekrap (shaping machine) disebut pula
mesin ketam atau serut. Mesin ini digunakan untuk mengerjakan
bidang-bidang yang rata, cembung, cekung, beralur, dan lain-lain pada
posisi

mendatar, tegak, ataupun miring. Pada mesin sekrap, pahat

bekerja pada saat gerakan maju dan dapat melakukan beberapa


fungsi yaitu meratakan bidang baik bidang datar, bidang tegak maupun
bidang miring, membuat bidang bersudut atau bertingkat, membentuk
bidang-bidang yang tidak beraturan, membuat alur seperti alur pasak,
alur V, alur ekor burung, dan sebagainya.
B. Prinsip Penggunaan Mesin sekrap
Prinsip pengerjaan pada mesin sekrap adalah benda yang
disayat

atau dipotong dalam keadaan diam (dijepit pada ragum)

kemudian pahat bergerak lurus bolak-balik

atau

melakukan

maju mundur lengan

penyayatan.

Hasil

gerakan

maju

mundur

mesin/pahat diperoleh dari motor yang dihubungkan dengan roda


bertingkat melalui sabuk (belt).Dari roda bertingkat, putaran diteruskan
ke roda gigi antara dan dihubungkan ke roda gigi penggerak engkol
yang besar. Roda gigi tersebut beralur dan dipasang engkol melalui tap.
Jika

roda

gigi

berputar

maka

tap

engkol

berputar

eksentrik

menghasilkan gerakan maju mundur lengan. Kedudukan tap


digeser

sehingga

panjang

panjang langkah berubah.


C. Jenis- Jenis Mesin Sekrap

eksentrik

berubah

dan

berarti

dapat
pula

Mesin sekrap adalah mesin yang relatif sederhana. Biasanya


digunakan dalam ruang alat atau untuk
yang

jumlahnya

satu atau dua

mengerjakan

buah

untuk

benda

prototype

kerja
(benda

contoh). Pahat yang digunakan sama dengan pahat bubut. Proses


sekrap tidak terlalu memerlukan perhatian atau konsentrasi bagi
operatornya

ketika

melakukan

penyayatan.

Bedasarkan

pengelompokannya, mesin sekrap dibagi menjadi:


1. Mesin Sekrap datar atau Horizontal (Shaper)
Mesin jenis ini umum dipakai untuk produksi dan pekerjaan
serbaguna terdiri

atas

rangka

dasar

dan

rangka

yang

mendukung lengan horizontal. Benda kerja didukung pada rel


silang sehingga memungkinkan benda kerja untuk digerakkan ke
arah menyilang atau vertikal dengan tangan atau penggerak daya.
Pada

mesin

ini pahat

melakukan

gerakan

bolak-balik,

sedangkan benda kerja melakukan gerakan ingsutan. Panjang


langkah

maksimum sampai

1.000

mm, cocok

untuk

benda

pendek dan tidak terlalu berat.

2. Mesin Sekrap Vertikal (slotter)


Mesin sekrap jenis ini digunakan untuk pemotongan dalam,
menyerut dan bersudut

serta

untuk

pengerjaan

permukaan-

permukaan yang sukar dijangkau. Selain itu mesin ini juga bisa
digunakan untuk operasi yang memerlukan pemotongan vertikal.
Gerakan pahat

dari mesin

ini naik turun secara vertikal,

sedangkan benda kerja bisa bergeser ke arah memanjang dan


melintang. Mesin jenis ini juga

dilengkapi dengan meja putar,

sehingga dengan mesin ini bisa dilakukan pengerjaan pembagian


bidang yang sama besar.

Proses sekrap ada dua macam yaitu:


1. Proses Sekrap (Shaper)
Proses sekrap dilakukan untuk benda kerja yang relatif kecil. Proses
menyekrap meliputi beberapa tahap, mulai dari menjalankan mesin
hingga,

melakukan

pahat

yang

digunakan. Berikut langkah proses sekrap.


1. Menjalankan mesin
Berikut ini langkah-langkah menjalankan mesin:
a. Lengan digerakkan dengan cara memutar

roda

pemeriksa

penyekrapan

untuk

dengan

jenis

melihat kemungkinan tertabraknya

lengan.
b. Menentukan banyak langkah per menit.Motor

mesin

dihidupkan. Dengan cara memasukkan tuas kopling


mesin mulai bekerja.

Mencoba

(feeding)

mulai dari langkah halus sampai

dari

meja,

langkah

pemakanan

langkah kasar dengan memerhatikan seluruh gerak mesin.


c. Menghentikan kerja mesin dilakukan dengan cara
melepas tuas kopling kemudian matikan motor.
2. Proses penyekrapan
Proses penyekrapan dapat dilakukan dengan

berbagai

cara, berikut penjelasannya:


a. Penyekrapan datar
Penyekrapan bidang rata adalah penyekrapan benda
kerja

agar

menghasilkan

permukaan

yang

rata.

Penyekrapan bidang rata dapat dilakukan dengan cara


mendatar (horizontal) dan cara tegak (vertikal). Pada
penyekrapan arah mendatar yang bergerak adalah benda
kerja atau meja ke arah kiri kanan. Pahat melakukan
langkah penyayatan dan ketebalan
menggeser eretan pahat.
b. Penyekrapan tegak
Pengaturan ketebalan dilakukan

diatur dengan

dengan

menggeser

meja. Pahat harus diatur sedemikian rupa (menyudut)


sehingga hanya bagian ujung saja yang menyayat 50
mm. Langkah kerja penyekrapan tegak sesuai dengan
penyekrapan yang datar.
c. Penyekrapan menyudut

Penyekrapan
benda

kerja

miring/sudut.
adalah

bidang

menyudut

adalah

agarmenghasilkan
Pada

eretan

permukaan

penyekrapan

pahat

maju

penyekrapan

ini

yang

yang bergerak

mundur.

Pengaturan

ketebalan dilakukan dengan memutar ereten pahat sesuai


dengan kebutuhan sudut pemakanan.
d. Penyekrapan alur
Menurut alur penyekrapan, mesin sekrap dapat digunakan
untuk membuat alur:
1. Alur terus luar
2. Alur terus dalam
3. Alur terus buntu
4. Alur terus tembus.
2. Proses Planner
Proses planner dilakukan dengan menggunakan mesin planner.
Mesin planner digunakan untuk mengerjakan benda kerja yang
panjang dan besar (berat). Benda kerja dipasang pada eretan yang
melakukan gerak bolak-balik, sedangkan pahat membuat gerakan
ingsutan dan gerak penyetelan. Lebar benda ditentukan oleh
jarak antartiang mesin. Panjang langkah mesin jenis ini ada yang
mencapai 200 sampai 1.000 mm.

D. Mengatur Panjang Langkah dan Kedudukan Langkah


Untuk mengatur panjang langkah dan kedudukan langkah kita
harus memperhatikan sebagai berikut:
Hitung langkah yang diperlukan sesuai dengan panjang benda kerja
yaitu panjang benda kerja ditambah dengan kebebasan langkah
kemuka dan kebelakang.
PL = L + x + x
L = panjang benda kerja
X = kebebasan langkah kebelakang (1 12m)
x =kebebasan langkah kemuka (+ 6 mm)
Jalankan mesin kemudian matikan mesin pada kedudukan pahat
paling belakang. Kendorkan mur pengikat tuas B kemudian aturlah
panjang

langkah (memperpanjang/memperprndek). Dengan

jalan

memutar tuas B dengan engkol pemutar b kekanan/kekiri. Bacalah

pada skala langkah. Kendorkan tuas pengikat A. Aturlah kedudukan


benda kerja dengan jalan mendorong lengan penumbuk kemuka
atau kebelakang. Setelah mendapatkan langkah yang dikehendaki
kencangkan

kembali

tuas

pengikat

A. Jalankan

mesin

dan

periksalah apakah panjang dan kedudukan langkah sudah sesuai.


E. Kecepatan Langkah
Langkah pemakanan yaitu langkah maju pada mesin sekrap adalah
lebih lambat dari pada langkah mundur. Ini disebabkan karena jarak
yang ditempuh pena engkol pada waktu maju lebih jauh daripada
jarak yang ditempuh pada waktu mundur.Besar kecepatan langkah
mesin yang digunakan pada waktu menyekrap ditentukan oleh:
1. Kekerasan pahat
2. Kekerasan bahan yang disekrap
3. Panjang langkah mesin (panjang bahan yang disekrap).

III. SKEMA ALAT


A. Bentuk Mesin Sekrap
Secara garis besar mesin skrap terdiri dari: penyangga, meja, ram
(lengan), penggerak utama, dan penggerak langkah pemakanan.
1. Ram (Lengan)

Lengan berada di guideway dan menghasilkan gerakan utama.


Dibagian depannya (kepala), lengan membawa Tool Slide. Pahat
dipegang pada tool post yang mempunyai posisi tetap pada engsel
di clapper

box.

Pada

saat

langkah

maju, clapper ditekan

oleh clapper box dengan gaya potong (tenaga potong). Pada saat
langkah mundur clapper terangkat. Dengan cara ini kerusakan pada
pahat dan benda kerja dapat dihindarkan.

2. Tool Slide

Tool Slide dapat disetel untuk penyekrapan miring. Untuk keperluan


ini dilengkapi dengan pembagi sudut. Spindle didalam lengan
digunakan untuk menyetel posisi langkah. Benda kerja dapat
dipegang secara berlainan dimeja mesin. Oleh sebab itu langkah
gerak harus dapat distel sesuai dengan posisi benda kerja. Untuk
menyetelnya tangkai pengunci dikendorkan dan lengan digerakkan
kearah yang diperlukan dengan memutar spindle untuk menyetel
posisi langkah.
3. Meja

Dipakai untuk memegang benda kerja, dapat distel mendatar dan


tegak dengan spidle penggerak.
B. Pahat Sekrap
1. Sudut Pahat
Pahat Sekrap mempunyai bermacam-macam sudut kegunaan.
Sudut-sudut pahat dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Sudut-sudut Pada Pahat:


a. Sudut potong (cutting angel)
b. Sudut bibir potong (lip angel)
c. Sudut bebas ujung/muka (end relif)
d. Sudut tatal belakang (back rack angel)
e. Sudut sisi sayat (side rack angel)
f. Sudut sisi bebas (side clearance)
2. Macam-macam Bentuk Pahat
Bentuk-bentuk pahat disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan,
lihat gambar berikut:

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Pahat lurus kiri


Pahat lurus kanan
Pahat bengkok kiri
Pahat bengkok kanan
Pahat ujung bulat
Pahat ujung segi empat
Pahat lurus
Pahat leher angsa
3. Cara Pemasangan Pahat

Untuk menghindari lenturan, pahat harus dipasang atau dijepit


sependek mungkin. Pada pemakanan mendatar pahat dipegang
tegak terhadap benda kerja. Pada pengerjaan ini di waktu gerak
mundur clapper akan terangkat dengan menyetel tool slide pada
pemakanan miring, tool post dapat dimiringkan tanpa dapat kembali

lagi. Supaya dapat dimiringkan kembali, clapper box dipasang


setegak mungkin.
4. Cara Memegang Benda Kerja

Untuk memegang benda kerja biasanya dipegang pada meja atau


tanggem. Pegangan ini akan menghindarkan terlemparnya benda
kerja pada waktu dikerjakan. Pegangan ini akan diperkuat oleh
permukaan benda kerja yang kasar yang diklem pada tanggem.
Pada benda kerja yang tipis tidak rusak maka pengkleman tidak
boleh terlalu kuat.Permukaan yang dipegang harus cukup besar.
Jika permukaan yang dipegang terlalu kecil tekanan tiap persegi
akan bertambah besar.Chip dan kotoran akan mempengaruhi
pemegangan, oleh sebab itu permukaan yang akan dipegang harus
bersih.

C. Bagian-Bagian Dari Mesin Sekrap


Berdasarkan bagian- bagian pada mesin sekrap terdapat 18 bagian.
Adapun bagian-bagian dari mesin sekrap adalah sebagai berikut:

1. Support/eretan tegak
2. Pelat pemegang pahat
3. Tool post/ penjepit pahat
4. Ragum
5. Meja
6. Penjepit
7. Tuas kedudukan eretan
8. Tuas kedudukan langkah
9. Lengan
10. Rangka
11. Tombol On-Off
12. Tuas penjalan
13. Tuas pengatur kecepatan
14. Pengatur jarak langkah
15. Motor
16. Eksentrik penggerak
17. Eretan meja arah
18. Eretan meja arah tegak