Anda di halaman 1dari 1

Konsultan Pengawas akan menyiapkan dan melaksanakan Rencana Jaminan Mutu, yang m

erupakan bagian dari keefektifan dan kepercayaan dari Rencana Pengendalian Mutu
Kontraktor. Konsultan Pengawas mungkin juga melakukan inspeksi acak dan sistemat
is dari Pekerjaan dan dokumentasi Pengendalian Mutu Kontraktor.
Tujuan Rencana Jaminan Mutu dan kegiatan-kegiatan inspeksi adalah untuk memastik
an bahwa pembayaran yang dibuat hanya untuk pekerjaan yang telah diterima di lap
angan, dan dapat berdasarkan pengambilan benda uji dan pengujian dalam jumlah ya
ng terbatas dengan mengacu pada SNI 03-6868-2002: Tata Cara Pengambilan Contoh U
ji Secara Acak untuk Bahan Konstruksi.
Konsultan Pengawas akan memantau operasi Kontraktor dan program Pengendalian Mut
u untuk memastikan bahwa standar tersebut telah dipenuhi dan untuk mengakses pem
bayaran apa yang telah diperoleh menurut ketentuan-ketentuan dalam Kontrak.
Setiap kejadian dari Tidak Diterimanya Pekerjaan yang ditemukan akan menghasilka
n Laporan Ketidak-sesuaian (NCR) yang diterbitkan Konsultan Pengawas untuk Kontr
aktor.
Kegiatan program Pengendalian Mutu tidak akan melepaskan tanggungjawab Pengendal
ian Mutu Kontraktor menurut ketentuan-ketentuan dalam Kontrak.
Frekwensi inspeksi dan pengujian Jaminan Mutu umumnya sekitar 0
10% (nol sampai
sepuluh persen) dari frekwensi yang dilakukan oleh Kontraktor dalam Rencana Peng
endalian Mutunya dan pada awalnya akan ditetapkan pada tingkat yang setaraf deng
an keyakinan Konsultan Pengawas dalam keefektifitan yang diantisipasi dari progr
am Pengendalian Mutu Kontraktor.