Anda di halaman 1dari 15

SIKAP ILMIAH ILMUAN

HM. Syamsir

Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus dimiliki


setiap ilmuan
Tidak dapat dibantah bahwa ilmu membawa
manusia menuju perubahan besar
Ilmuan telah membangun suatu yang kokoh dan
kuat yang berupa yaitu kegunaan llmu bagi
kehidupan manusia
Dapatkah ilmu itu merupakan penyelamat bagi
manusia, bukan sebaliknya
Disinilah letak tanggung jawab seorang ilmuan
masalah moral dan akhlak amat diperlukan

Ilmuan sebagai orang yang profesional dalam


bidang keilmuan perlu memiliki visi moral khusus
sebagai ilmuan
Moral yang dijunjung tinggi dalam filsafat ilmu
disebut sikap ilmiah
Sikap ilmiah bagi ilmuan bukan membahas
tentang tujuan dari ilmu,
Melainkan bagaimana cara untuk mencapai suatu
ilmu yang bebas dari prasangka pribadi

1. Kritis
Sebelum melaksanakan berpikir kritis dalam
suatu disiplin ilmu,harus terlebih dahulu
menguasai:

Terminologi

Konsep-konsep

Metodologi disiplin ilmu tersebut


Berpikir kritis di bidang kedokteran tentu
berbeda dengan bidang ekonomi

Berpikir kritis erat hubungannya dengan


logika
Diperlukan dalam mengembangkan
keterampilan menjelesaikan masalah

2. Inkuiri
Seorang ilmuan selalu ingin meneliti dan
menyelidiki apabila menghadapi fenomena
tertentu
Merupakan sikap naluriah yang dibawa
anak sejak lahir
Seseorang tidak hanya discover tetapi juga
invent

Discover = to discover membuka penutup


Artinya sebelum dibuka tutupnya, sesuatu
yang ada di dalamnya belum dapat
diketahuinya
Contoh: perubahan dari geosentris ke
heliosentris oleh N Copernicus, dilanjutkan
dilanjutkan pengamatannya oleh Tycho
Brache dan akhir ditemukan hukum-hukum
gerak planet oleh Johanes Kepler

Invention= menemukan suatu karya


Thomas Alva Edison, perekamana suara
elektronik, penyempurnaan mesin telegram
dan mencetak huruf

3. Tekun dan Teliti


Ketekunan merupakan modal utama
Jangan bosan
Lavoisier: merupakan pendiri ilmu kimia
modern
Menemukan air merupakan gabungan
antara oksigen dan hidrogen

4. Skeptis
Tidak mudah percaya
Selalu diragukan sebelum sesuatu dapat
dibuktikan
Meneliti kembali pekerjaan ilmuan
sebelumnya seperti memperbanyak variable
atau menyelusuri penelitian yang telah
dilakukan orang lain

5. Jujur dan Bertanggung jawab


terhadap masyarakat
Tidak boleh manipulasi data
Hasilnya harus dikomunikasikan di depan
sesama ilmuan dengan penuh kejujuran
Untuk menyampaikan pada khalayak perlu
penyaringan agar tidak terjadi keresahan
atau salah tafsir yag dapat merugikan
masyarakat

6. Dapat menerima saran orang


lain
Hasil penelitian biasanya memperoleh tanggapan
atau saran dari sesama ilmuan
Kritik yang membangun harus dapat diterima
dengan lapang dada
Seorang peneliti dapat mengoreksi dan
memperbaiki kesalahan atau kekurangan
ketelitian
Disamping menyadari kekurangan pada diri sendi
juga menghargai pendapat orang lain

Sikap ilmiah lain:


1. Disinterestedness (tidak ada rasa pamrih)

diarahkan untukmencapai pengetahuan

ilmiah yang objektif dengan

menghilangkan pamrih dan kesenangan

pribadi
2. Bersikap seletif, suatu sikap yang dapat

memilih beberapa hal yang dihadapi

3. Adanya rasa percaya yang layak baik terhadap


kenyataan maupun terhadap alat-alat indra
4. Sikap berdasar pada suatu kepercayaan dan
dengan rasa pasti (conviction) bahwa setiap
pendapat atau teori yang terdahulu telah
mencapai kepastian
5. Adanya suatu kegiatan rutin bahwa selalu tidak
puas terhadap yang telah dilakukan shg ada
dorongan riset selanjutnya

Tentu harus diikuti oleh etika


penelitian