Anda di halaman 1dari 2

Soal

Sebuah pabrik memproduksi senyawa hidrokarbon berupa Etilendiklorida. Etilendiklorida


merupakanproduk pertengahan pada industry petrokimia.Etilendiklorida(EDC)dapat
dibuat dengan reaksi direct chlorination atau dengan oxyhydrochlorination.Sebuah aliran Etilen
berfase cair pada tekanan 30 kg/cm2 (bubble point) akan menjadi umpanreaktor. Sebelum masuk ke
reaktor, aliran etilen akan digunakan untuk mendinginkan gas freon sehinggafreon dapat dicairkan.
Mula-mula aliran etilen dengan laju alir 2500 kgmol/h akan melewati sistempendinginan freon. Sitem
pendinginan ini terdiri dari dua buah heat exchangeryang disusun secara seridengan pressure drop
sebesar0.5 atm.Etilen akan masuk pada sisi tube dan freon pada shell. Freon masuk pada
keadaan fase uap tekanan 30 kg/cm2 (dew point)1000 kgmol/h. Dari sistem pendingin inidiharapkan
freonyang keluar sudah menjadi cair dengan dengan temperatur mencapai 10
o
C ketika freontelah melewati HE yang pertama.Etilen yang keluar dari sistem pendinginan freon akan
dikeluarkandan dipisahkan fase gas danliquidnya sehingga etilen yang masuk ke dalam reaktor pada
keadaaan cair. Dalam reaktor terjadi reaksiutama dan reaksi sampingyang berjalan secara
sequential :
Reaksi Utama :
H C l + O 2Cl2+H2O
2HCL +

O2

Cl2+H2O

C2H4 + Cl2 C2H4Cl2


(Etilendiklorida)
Reaksi Samping :
C2H4 + 3 O2 2 CO2 + 2 H2O
C2H4 + 2 O2 2 CO + 2 H2O
C2H4Cl2 + 5/2 O2 2 CO2 + 2 H2O + 2 HCl
C2H4Cl2 + Cl2 C2H3Cl3 + HCl
(Trikloroetama)

(1) Konversi HCL 100%


(2) Konversi Etilen 70%
(3) Konversi Etilen 3%
(4) Konversi Etilen 2%
(5) Konversi EDC 5%
(6) Konversi EDC 2%

Feed reaktor yang masuk yaitu aliran HCl, O 2, dan Etilen. Karena reaksi berlangsung
secara eksoterm, panas yang dihasilkan dari reaktor akan dimanfaatkan untuk membuat steam.
Sebelum masuk ke reaktor HCl dan O2 dilakukan preheating terlebih dahulu dengan memanfaatkan
aliran produk serta steam sebagai sumber panas. HCl masuk pada kondisi30 oC 25 atm 4000
kgmol/h dan O2 pada kondisi30oC 25 atm 4500 kgmol/h. HCl memanfaatkan steam sebagai pemanas
sehingga HCl feed reaktor bertemperatur 80 oC. O2 memanfaatkan aliran produk sebagai pemanas
sehingga O2 feed reaktor bertemperatur 80oC.
Produk top keluaran reaktor akan dimanfaatkan panasnya untuk menghasilkan steam. Feed
steamberupa air dengan kondisi 25oC 1 atm 2000kgmol/h. Air dipompakan hingga bertekanan 28
kg/cm2. Air tersebut akan masuk ke dalam boiler paralel berupa 2 buah heat exchanger. Air bertekanan
masuk kedalam 2 boiler dengan laju alir yang sama secara bersamaan. Sedangkan sumber panas yang
berupa topproduk dari reaktor akan masuk ke dalam boiler paralel dengan laju alir yang dibagi
50:50.Boiler beroperasi dengan sempurna (asumsi deltaP = 0) dan keluaran tube memiliki temperatur
sebesar 950oC. Steam yang keluar dari boiler akan msuk ke dalam mixpoint dan digunakan untuk
memanaskan HCl padafeed reaktor. Aliran produk reaktor yang keluar dari boiler juga di satukan
kembali dan digunakan untuk m e m a n a s k a n O 2 pada feed reaktor. Steam yang sudah digunakan
sebagai preheating akan dipisahkan dari kondesatnya dengan flash separator.
Pertanyaan:
1)Berapakah nilai fraksi vapor aliran etilen pada keluaran sistem pendinginan freon?
2)Berapakah fraksi mol dari top produk reaktor?
3)Berapakahnilai LMTD pada seluruh alat penukar panas?
4)Berapakah temperatur terendah yang dapat dicapai oleh freon ketika keluar dari
sistempendinginan freon?
5 ) B e r a p a k a h r a s i o m o l a r f l o w a n t a r a f e e d O 2 terhadap HCl?

6)Apabila pada suatu saat diinginkan produk EDC meningkat menjadi 1800 kgmol/h,
berapakah jumlah flow etilen yang harus ditambahkan untuk mencapai kondisi tersebut?
7)Apabila dalam operasi normal rasio O 2 : HCl ingin ditambah hingga 1.5, berapakah lajur alir O 2
yang harus ditambahkan?
8)Dalam kondisi normal berapakah jumlah steam yang berubah menjadi kondesat?