Anda di halaman 1dari 22

KEBAKARAN

Oleh:
Aji Hendra S.

Definisi Kebakaran
Sumber

Definisi

1. Depnaker R.I,

suatu reaksi oksidasi eksotermis


yang berlangsung dengan cepat
dari suatu bahan bakar yang
disertai dengan timbulnya nyala
api atau penyalaan

2. Asuransi (Umum)

sesuatu yang benar-benar terbakar


yang seharusnya tidak terbakar
dan dibuktikan dengan adanya
nyala api secara nyata, terjadi
secara tidak sengaja, tiba-tiba
serta menimbulkan kecelakaan
atau kerugian

Dasar Hukum
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI no.
Per/04/MEN/1980 tentang Syarat-syarat Pemasangan dan
Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. Per-02/MEN/1983 Tentang
Instalasi Kebakaran Automatik.
Instruksi Menteri Tenaga Kerja RI No. Ins. 11/M/B/1997 tentang
Pengawasan Khusus Penanggulangan Kebakaran.
Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No. 186/MEN/1999 tentang
Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.

Pengetahuan Dasar API


1. Kimia API
Pembakaran
Definisi dari Api menurut National Fire Protection Association
(NFPA) adalah suatu massa zat yang sedang berpijar yang
dihasilkan dalam proses kimia oksidasi yang berlangsung dengan
cepat dan disertai pelepasan energi/panas.
Masalah kebakaran berkaitan dengan reaksi oksidasi.
Senyawa Carbon + O2 CO2 + H2O + Panas + Cahaya

Pengetahuan Dasar API


Nyala Api
Adalah gas hasil reaksi dengan panas dan cahaya yang
ditimbulkannya.
Bara Api
Ciri khas yaitu tidak terlihatnya nyala api, akan tetapi adanya
bahan-bahan yang sangat panas pada permukaan dimana
pembakaran terjadi.

Pengetahuan Dasar API


2. Segi Tiga Api (Fire Triangle)
Sebuah bangun dua dimensi berbentuk segitiga sama sisi. Dimana
masing-masing sisi mewakili satu komponen kebakaran/api, yaitu:
a. Oksigen(O2)
b. Panas (Heat) dan
c. Bahan Bakar (Fuel).

Pengetahuan Dasar API


a. Oksigen
Gas yang merupakan oksidan untuk bereaksi dari bahan yang
mudah terbakar. Konsentrasi O2 di atmosfer 21% dan untuk
terjadinya kebakaran diperlukan oksigen minimal 16%.
b. Panas (Heat)
Suatu bentuk energi yang dibutuhkan untuk meningkatkan
temperatur benda atau bahan bakar sampai titik dimana jumlah
uap bahan bakar tersedia dalam jumlah cukup untuk dapat terjadi
penyalaan.
Sumber Panas: arus listrik, kerja mekanik, reaksi kimia,
reaksi nuklir, radiasi sinar matahari

Pengetahuan Dasar API


c. Bahan Bakar (Fuel)
Materi yang dapat terbakar, dapat berbentuk padat, cair, gas.
Beberapa istilah yang berhubungan dengan bahan bakar:
. Flash point: temperatur terendah suatu bahan bakar cair
menghasilkan uap dalam jumlah yang cukup untuk menghasilkan
nyala sesaat campuran bahan bakar dan udara
. Fire point: temperatur yang terjadi akibat pemanasan dimana
suatu bahan bakar cair dapat memproduksi uap dengan cukup
cepat sehingga memungkinkan terjadinya pembakaran yang
kontinyu.

Pengetahuan Dasar API


3. Piramida Api (The Fire Tetrahedron)

Pengetahuan Dasar API


1. Tahap Permulaan (Incipient Stage)

2. Tahap Membara (Smoldering Stage)


empat tahapan
penyalaan api
3. Tahap Menyala (Flame Stage)

4. Tahap Membakar (Heat Stage)

Pengetahuan Dasar API


4. Gas Beracun Hasil Pembakaran
a. Karbon Monoksida (Carbon Monoxide)
b. Karbon Dioksida (Carbon Dioxide)
c. Hidrogen Sianida (Hydrogen Cyanide)
d. Phosgene (COCl2)
e. Hidrogen Klorida (Hydrogen Chloride)

Pengetahuan Dasar API


5. Tahap Kebakaran dalam Ruangan
1. Kebakaran Tahap Awal

Tahapan
kebakaran

2. Tahap Penyalaan bebas

3. Tahap Api Mengecil atau Menyurut

Pengetahuan Dasar API


6. Kebakaran karena ledakan
a. Tipe ledakan
Dua tipe
ledakan

Ledakan terlokalisir

Ledakan yang tidak


terlokalisir

Mempunyai
konsentrasi uap
lebih rendah dari
pada batasan
ledakan/kebakaran
tidak akan terjadi
disebut dengan
lower exclusive limit
(LEL).

Mempunyai uap
konsentrasi yang lebih
tinggi dari batasan ledakan
atas. Pembakaran akan
terjadi dan disebut dengan
upper exclusive limit (UEL).

Pengetahuan Dasar API


b. Karakteristik kerusakan karena ledakan
Karakteristik kerusakan yang diakibatkan karena ledakan meliputi :
Perubahan sangat cepat;
Menghasilkan panas tinggi;
Menghasilkan asap, debu dan uap yang tebal; dan
Sulit diatasi atau dipadamkan sebelum bahan-bahan yang
terbakar habis.
c. Partikel yang disebabkan ledakan/kebakaran, meliputi :
Gas, Uap, Asap, Fumes, Kabut, Debu

Pengetahuan Dasar API


d. Sumber nyala api
Sumber nyala
api

Bahan anorganik
1. Permanganate
2. Perklorat
3. hydrogen
peroksida
4. dikromat,
persulfat, dan
sejenisnya

Bahan organik

1.
2.
3.
4.

benzyl peroksida
asetil peroksida
eter peroksida
perasetat, dan
sejenisnya

Klasifikasi Kebakaran
Penggolongan kebakaran berdasarkan jenis bahan yang terbakar.
Menurut NFPA dibagi dalam 4 kelas :
1. Kelas A
Kebakaran pada material yang mudah
kebakaran kertas, kayu, plastik, karet, busa, dll.
2. Kelas B

terbakar,

misal

Kebakaran bahan bakar cair yang mudah menimbulkan nyala


api (flammable) dan cairan yang mudah terbakar (combustible),
misal kebakaran bensin, solven, cat, alkohol, dll
3. Kelas C
Kebakaran listrik yang bertegangan.
4. Kelas D
Kebakaran logam, misal magnesium, titanium, sodium, dll

Prinsip Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran


Pencegahan kebakaran membutuhkan suatu program
pendidikan, latihan dan pengawasan, suatu rencana
pemeliharaan yang cermat dan teratur.
Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan suatu
sarana proteksi kebakaran aktif (active fire protection)
yang digunakan untuk memadamkan dalam keadaan
darurat.

Alat Pemadam Api Instalasi Tetap

1. Dengan Sistem
Hidran
Penanggulangan
kebakaran
2. Dengan sistem
Sprinkler

Alat Pemadam Api Instalasi Tetap


a. Sistem Hidran
1. Automatic-wet

Tipe sistem
Stand-pipe
untuk hidran

2. Automatic-dry
3. Semi automatic-dry
4. Manual-wet
5. Manual-dry

Alat Pemadam Api Instalasi Tetap


b. Sistem Hidran
Desain Hidran
Penentuan letak hose connection
Ukuran minimum stand pipe
Tekanan minimum sistem
Tekanan maksimum hose connection
Flow rate(debit) minimum pada stand pipe
Flow rate minimum pada hidran gedung
Drain dan test riser

Alat Pemadam Api Instalasi Tetap


b. Sistem Sprinkler
1. Dry Pipe System
2. Wet Pipe System
Jenis sistem
sprinkler

3. Deluge System
4. Preaction System
5. Combined dry pipe
Preaction

Tugas Kelompok
Kelompok 1. Jenis2 apar dan penggunaannya
Kelompok 2. Syarat pemasangan dan pemeliharaan APAR ( permen
tenaga kerja no 04 tahun 1980)
Kelompok 3 alat pemadam api instalasi tetap (hidran)
Kelompok 4 penanggulangan kebakaran dgn sprinkler
Kelompok 5 sistem deteksi alarm bahaya kebakaran ( jenis2
detektor) permen tenaga kerja no 2 tahun 1983
Kelompok 6 unit penanggulangan kebakaran (keputusan menteri
tenaga kerja no 186 tahun 1999)
Tugas presentasi minggu depan !