Anda di halaman 1dari 2

PELEPASAN NGT (NASO GASTRIC TUBE)

Rumah Sakit
Universitas Airlangga
Surabaya

NO. DOKUMEN

NO. REVISI

HALAMAN

/UN3.24/KD/2013

00

1/2

DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR UTAMA,
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

TANGGAL TERBIT
Juli 2013

1. PENGERTIAN

Prof.Muh.Dikman Angsar,dr,SpOG(K)
NIK. 139070842
Melakukan pelepasan selang (tube) dari lambung sampai rongga

2. TUJUAN

hidung
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pelepasan NGT

3. KEBIJAKAN

(Naso Gastric Tube).


1. Undang-Undang no 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit
2. Keputusan Menteri Kesehatan RI no 129/Menkes/SK/II/2008

4. PROSEDUR

Standar Pelayanan Minimal


A. Persiapan Alat:
1. Bengkok
2. Kasa/Tissue
B. Cara Kerja :
1. Siapkan alat yang dibutuhkan seperti bengkok, dan
kasa/tissue
2. Cuci tangan
3. Kaji kemampuan pasien selama

dilakukan prosedur

tindakan
4. Memakai sarung tangan
5. Atur posisi pasien senyaman mungkin (high fowler)
6. Letakkan alas di dada pasien
7. Cek keadaan NGT, longgarkan plester yang terdapat di pipi
pasien
8. Minta pasien untuk nafas dalam, diikuti penarikan keluar
NGT secara pelan-pelan dalam waktu 3- 6 detik
9. Membuang NGT ke bengkok dan diletakkan pada tempat

PELEPASAN NGT (NASO GASTRIC TUBE)

Rumah Sakit
Universitas Airlangga
Surabaya

NO. DOKUMEN

NO. REVISI

HALAMAN

/UN3.24/KD/2013

00

2/2

bekas alat
10. Lubang hidung pasien dibersihkan
11. Sarung tangan, alat pelindung, ditempatkan pada tempat
habis pakai
12. Perawat cuci tangan
5. UNIT TERKAIT

13. Dokumentasi
1. Instalasi Rawat Inap
2. Intensive Care Unit