Anda di halaman 1dari 4

Contoh Pantun

1. Pantun Anak-Anak
Pantun Jenaka
Sungguh enak asam belimbing
tumbuh dekat tepi telaga
Sungguh enak berkawan sumbing
biar marah tetap tertawa
Pantun Teka-Teki
Buat apa bersedih hati
menanti kawan belum tiba
Kalau tuan bijak bestari
kuda apa berkaki dua
Pantun Suka Cita
Pergi ke Bali naik perahu
Kencang sekali laju perahunya
Tiga tahun menuntut ilmu
Alhamdulillah lulus SMA
2. Pantun Orang Muda
Pantun Perkenalan
Kalau ke Batu jadi tujuan
Bolehlah kita seiring-sejalan
Kalau itu yang abang makssudkan
Bolehlan kita saling kenalan
Pantun Percintaan

Dari mana datangnya lintah


Dari darat turun ke kali
Dari mana datangnya cinta
Dari mata turun ke hati
Pantun Perpisahan
Pucuk pauh delima batu
anak sembilang ditapak tangan
Biar jauh dinegeri Satu
Hilang dimata dihati jangan
Pantun Duka Cita
Sungguh pedas rasanya cabai
Apalagi beli di swalayan
Tubuh ini terasa lunglai
Menahan beban derita kehidupan
Pantun Dagang
Orang padang mandi ke gurun
mandi bergosok daun lada
hari petang matahari turun
dagang berurai air mata

3. Pantun Orang Tua


Pantun Nasihat
Kayu cendana di atas batu

Sudah diikat dibawa pulang


Ada dunia memang begitu
Benda yang buruk pasti terbuang

Pantun Agama
Banyak bulan perkara bulan
tidak semulia bulan puasa
Banyak tuhan perkara tuhan
Tidak semulia Tuhan Yang Esa
Pantun Adat
Lebat daun bunga tanjung
Berbau harum bunga cempaka
Adat dijaga pusaka dijunjung
Baru terpelihara adat pusaka

4. Pantun Berdasarkan Bentuknya


Karmina
Sudah gaharu cendana pula
Sudah tahu bertanya pula
Talibun
Bukan hamba takutkan mandi,
Takut hamba berbasah-basah,
Mandi di lubuk pariangan,
Bukan hamba takutkan mati,

Takut hamba berpatah-patah


Di dalam bertunangan
Pantun Berkait
Manggistan namanya kayu
daunnya luruh menelentang
Mahkota raja Melayu
turun dari bukit Seguntang
Daunnya luruh menelentang
daun puan diraut-raut
Turun dari bukit Seguntang
keluar dari dalam laut