Anda di halaman 1dari 13

Analisis SWOT Maskapai Penerbangan di Indonesia yang Menggunakan Low Cost

Carrier
Ilham Abdul Rahman
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang
Email: ilhamabdulrahman18@gmail.com
ABSTRAK
Tranportasi udara merupakan salah satu transportasi yang dianggap paling efektif untuk
bepergian jauh di era searang ini dan hal itu menjadikan pelayanan jasa penerbangan merupakan
salah satu pangsa pasar yang sangat besar, apalagi pelayanan jasa penerbangan dengan harga
terjangkau. Analisis SWOT akan sangat mempengaruhi kinerja perusahaan untuk menyediakan
pelayanan jasa penerbangan. Dengan mengetahui SWOT maka keputusan yang akan diambil
dimasa depan akan sangat memperkecil kesempatan keputusan yang diambil perusahaan akan
merugikan perusahaan, Analisis swot yang dilakukan penulis antara perusahaa penerbangan PT.
Citilik Indonesia dan PT. Indonesia Air Asia yang menargetkan pasaran mereka adalah
masyarakat menengah kebawah untuk dijadikan konsumen dan membandingkan perusahaan
mana yang lebih baik diantara kedua perusahaan melalui analisis swot yang dilakukan.
Air transport is one that is considered the most effective transportation to travel far in this
searang era and it makes the cost of services is one of a very large market share, let alone the
cost of services at affordable prices. SWOT analysis will greatly affect the performance of the
company to provide flight services. By knowing SWOT then the decision will be taken in the
future will greatly reduce the chance that decisions taken by the company will be detrimental to
the company, swot analysis conducted by the author between flight perusahaa PT. Citilink
Indonesia and PT. Indonesia Air Asia targeting their market is to be used as a public medium
enterprise customers and compare which one is better between the two companies through swot
analysis conducted

keyword: analisis SWOT, Manajemen srategi, Citilink Indonesia, Indonesia Air Asia

Pendahuluan
Latar Belakang

Dalam era globalisasi saat ini


transportasi memegang sebuah peranan

penting dalam menunjang berlangsungnya


Landasan Teori
segala kegiatan dalam kehidupan manusia
Manajemen strategi merupakan proses
sebagai individu dan juga tentunya sebuah
atau
rangkaian kegiatan pengambilan
Negara seperti di
keputusan yang bersifat mendasar dan
sampaikan( Wessiani,2013). Menurut
menyeluruh, disertai penetapan cara
(Susantono, 2013) moda transportasi udara
melaksanakannya, yang dibuat oleh
adalah tulang punggung konektivitas
pimpinan dan diimplementasikan oleh
Indonesia karena geografis Indonesia
seluruh jajaran di dalam suatu organisasi,
sebagai Negara kepulauan terbesar.
untuk mencapai tujuan (Setiawan,2011).
Transportasi udara mendukung pertumbuhan
Dengan kata lain, manajemen strategi adalah
ekonomi, perdagangan, dan pariwisata.
sebuah usaha untuk mencapai tujuan
Seiring dengan berkembangnya persaingan
perusahaan baik jangka pendek maupun
bisnis pada bidang transportaasi udara
jangka panjang, berbasiskan analisis semua
lahirlah dua jenis pelayanan pada jasa
unsur manajemen baik SDM, marketing,
transportasi udara, yaitu full service airlines
keuangan dan produksi.
dan low cost carrier (LCC).
Perbedaan antara kedua pelayanan
Proses manajemen strategi yang
ini tentunya terletak padabesarnya biaya
pertama yaitu menetapkan arah dan misi
yang dikenakan kepada konsumen yang
organisasi maksudnya yaitu setiap oganisasi
menggunaka jasa penerbangan yang
memiliki visi dan misi yang intinya sama
bersangkutan, dimana pada full service
dengan menetapkan dan melegalkan visi dan
airlines konsumen akan dikenakan biaya
misi oganisasi agar tidak hilang dan
yang tinggi dan mendpatakan pelayanan
tercampur dengan yang lain. Kedua
penuh selama menjalani penerbangan,
memahami lingkungan eksternal dan
sedangkan pada low cost carrier konsumen
internal organisasi yaitu dengan memahami
akan dibebankan biaya yang lebih rendah
kondisi internal seperti karyawan, laporan
dengan hanya mendapatnkan jasa pelayanan
keuangan dan masalah yang sifatnya
standart dan harus mengelurakan. Terdapat
tertutup,
sedangkan
eksternal
yaitu
beberapa karakteristik yang menggambarkan
memahami kondisi seperti pesaing-pesaing
pelayanan LCC dibandingkan full service
di
luar
sana.
Dan
yang
ketiga
airline, berikut ini adalah karakteristik
memformulasikan strategi dengan analisis
maskapai LCC(Reichmuth, 2008) :
SWOT ( strength, weakness, opportunities,
1. Pemakaian jenis pesawat yang sejenis
threat ) yaitu menjelaskan tentang kekuatan,
2. Penerapan satu kelas penerbangan
kelemahan, ancaman dan peluang atau
3. Penggunaan rute penerbangan direct flight
kesempatan yang pastinya dimiliki oleh
4. Utilitas pesawat tinggi
seluruh jenis perusahaan.
5. Inovasi pelayanan
6. Melakukan reduksi pelyanan
7. Penggunan metode outsourching
8. Menggunakan bandara sekunder
PT Citilink Indonesia dan Indonesia Air Asia Hasil Analisis
Sejarah Citilink Indonesia
adalah maskapai penerbangan yang
menyediakan jasa penerbangan dengan
Citilink (PT Citilink Indonesia)
karakteristik LCC untuk menarik pelangaan
adalah sebuah maskapai penerbangan
nya
berbiaya murah dan anak perusahaan

Garuda Indonesia. Perusahaan ini berdiri


tahun 2001 sebagai Unit Bisnis Strategis
(SBU) dan difungsikan sebagai salah satu
alternatif penerbangan berbiaya murah di
Indonesia. Sejak tanggal 30 Juli 2012
Citilink secara resmi beroperasi sebagai
entitas bisnis yang terpisah dari Garuda
Indonesia setelah mendapatkan Air Operator
Certificate (AOC). Citilink beroperasi
dengan 17 pesawat dengan logo, tanda
panggil dan seragam baru. Bandara
penghubung utama maskapai ini adalah
Bandar Udara Internasional Juanda di
Surabaya.Citilink telah menjadi maskapai
yang paling cepat berkembang di Indonesia
sejak tahun 2011, ketika mengambil A320
pertama dan percepatan ekspansi sebagai
bagian dari upaya oleh grup Garuda untuk
bersaing lebih agresif pada segment budget
traveler.
PT Citilink Indonesia ("Citilink" atau
"Perusahaan") adalah anak perusahaan
Garuda Indonesia, didirikan berdasarkan
Akta Notaris Natakusumah No. 01 tanggal 6
Januari 2009, berkedudukan di Sidoarjo,
Jawa Timur, dengan pengesahan dari
Menkhumham No. AHU-14555.AH.01.01
Tahun 2009 tanggal 22 April 2009.
Kepemilikan saham Citilink pada saat
didirikan adalah 67% PT Garuda Indonesia
(Persero), Tbk. ("Garuda") dan 33% PT
Aerowisata ("Aerowisata"). Penerbangan
Citilink pada awalnya merupakan
penerbangan yang dikelola oleh SBU
Citilink milik Garuda Indonesia yang
beroperasi dengan AOC Garuda dan
menggunakan nomor penerbangan Garuda
sejak Mei 2011.
Selanjutnya sesuai dengan Akta No. 23
tanggal 13 Januari 2012 mengenai
perubahan setoran permodalan, dan Akta
No. 91 tanggal 10 Agustus 2012 mengenai

penyertaan tambahan modal berupa pesawat


terbang, maka kepemilikan saham Citilink
adalah 94,3% Garuda dan 5,7% Aerowisata.
Dengan dimilikinya ijin usaha penerbangan
SIUAU/NB-027 tanggal 27 Januari 2012,
dan sertifikat penerbangan AOC 121-046
tanggal 22 Juni 2012, Citilink mulai
beroperasi secara independen tanggal 30 Juli
2012 dengan IATA flight code "QG", ICAO
designation "CTV" dan call sign
"Supergreen".

Sebelum bulan Agustus 2012,


Citilink telah beroperasi sebagai
maskapai berbiaya murah dalam
bentuk divisi bisnis Garuda
Indonesia.

Hanya beberapa pesawat dan rute,


manajemen bandwith yang terbatas
dengan fokus kepada pengembangan
merk Garuda yang merupakan
maskapai premium

Setelah perubahan signifikan bisnis


Garuda ditahun 2011/2012,
pengembangan dan ekspansi Citilink
turut menjadi fokus utama Garuda
Group

Citilink memiliki target untuk


memperoleh keuntungan di tahun
2015 & menjadi maskapai
penerbangan berbiaya murah
terkemuka di kawasan regional dan
melakukan IPO di tahun 2015/2016.

Sekarang Citilink mengoperasikan 34


buah pesawat Airbus A320 dengan kapasitas
180 kursi. Citilink melayani 42 rute
penerbangan domestik dan 184 frekuensi
penerbangan setiap hari, kami siap

mengantarkan anda ke 23 kota di Indonesia


dengan armada Airbus A320 terbaru.
(//www.citilink.co.id/company-profile)
Citilink punyo moto yaitu simple, ontime, and coviniece diman dari slogan
tersebut dapat dilihat bahwa walaupun
mengusung konsep LCC namun Citilink
Indonesia tetap mengedepankan kenyaman
penumpang pada setiap pelayanannya.
Hingga saat ini Citilink Indonesia telah
memiliki 70 rute
penerbangan nasional dan 16 rute regional.
(wessiani ,2013)
Visi dan Misi Citilink Indonesia
Menjadi Perusahaan penerbangan yang
andal dengan menawarkan layanan yang
berkualitas kepada masyarakat dunia
menggunakan keramahan Indonesia. Misi
Citilink Indonesia adalah Sebagai
Perusahaan penerbangan pembawa bendera
bangsa (flag carrier) Indonesia yang
mempromosikan Indonesia kepada dunia
guna menunjang pembangunan ekonomi
nasional dengan memberikan pelayanan
yang profesional.

Sejarah Air Asia


Awalnya AirAsia dimiliki oleh DRBHICOM milik Pemerintah Malaysia namun
maskapai ini memiliki beban yang berat dan
akhirnya dibeli oleh mantan eksekutif Time
Warner, Tony Fernandes, dengan harga
simbolik 1 Ringgit pada 2 Desember2001.
Tony melakukan turnaround dan AirAsia
berhasil membukukan laba pada 2002
dengan berbagai rute baru dan harga
promosi serendah 10 RM bersaing dengan
Malaysia Airlines.

Pada 2003, dibukalah pangkalan


kedua di Bandara Senai, Johor Bahru dekat
Singapura dan AirAsia melakukan
penerbangan internasionalnya ke Thailand.
Sejak itu, dibukalah Thai AirAsia dan
dilakukanlah berbagai penambahan rute
seperti ke Singapura dan Indonesia.
Penerbangan ke Makau dimulai pada
Juni2004 sedangkan penerbangan ke Manila
dan Xiamen dimulai pada April2005. Rute
lain yang akan dibuka adalah ke Vietnam,
Kamboja, Filipina, dan Laos.
Selain Thai AirAsia, di Indonesia
juga terdapat perusahaan AirAsia yaitu
Indonesia AirAsia (sebelumnya bernama
AWAIR) yang terbang dari Jakarta ke
Yogyakarta, Denpasar untuk tujuan lokal,
dan dari Surabaya ke Medan untuk rute
domestik lainnya, selain itu penerbangan
dilakukan keluar Indonesia melalui kotakota besar seperti Medan, Padang,
Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bandung,
Yogyakarta, Surabaya, Solo, Balikpapan dan
Makassar
VISI DAN MISI .Visi dari perusahaan Air
Asia Indonesia yaitu menjadi maskapai
penerbangan berbiaya hemat di Asia dan
melayani sekitar 3 juta orang yang sekarang
dilayani dengan konektifitas yang kurang
baik dan tarif yang mahal. Misi Perusahaan
Adapun misi dari Air Asia Indonesia adalah
Menjadi perusahaan terbaik untuk bekerja
dengan menganggap karyawan sebagai
anggota keluarga besar Menciptakan brand
ASEAN yang diakui secara global
Mencapai tarif hemat sehingga semua orang
bisa terbang dengan Air Asia.o
Mempertahankan produk berkualitas tinggi,
menggunakan teknologi untuk mengurangi
pembiayaan dan meningkatkan kualitas
layanan.

(http://www.utiket.com/id/weblog/130/s
ejarah_airasia_indonesia_.html)
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan data
primer dan data sekunder. Data Pprimer,
yaitu data yang diperoleh dari responden
secara yang menggunakan jasa pelayanan
penerbangan Citilink dan Air Asia,
sedangkan data sekunder yaitu data yang
diperoleh melalui studi pustaka dengan
mempelajari berbagai tulisan dari buku,
jurnal, maupun dari internet untuk
mendapatkan informasi tentang respon
konsumen
yang
menggunakan
jasa
pelayanan penerbangan dengan harga
terjangkau, maupun untuk mendapatkan

PT Indonesia Air Asia


Analisis SWOT Air Asia
Strength
Brand image

Kenyamanan
penggunaan website
Kemudahan cara
pembayaran
Weakness

Service terbatas

teori-teori yang mendukung penelitian ini.


Adapun teknik pengumpulan data dari
penelitian ini adalah dengan kuesioner, yaitu
memberikan daftar pertanyaan kepada
beberapa teman,saudara maupun kenalan
yang pernah menggunakan jasa penerbangan
yang bertarif murah sebagai responden serta
studi pustaka, yaitu pengumpulan data dan
informasi yang diperoleh dari buku, jurnal,
maupun dari internet yang berhubungan
dengan penelitian. Sedangkan metode
analisis datanya yaitu dengan analisis
deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan
membuat lukisan/deskripsi mengenai faktafakta dan sifat-sifat suatu populasi atau
daerah tertentu secara sistematik, faktual,
dan teliti (Ginting dan Situmorang,
2008:55).

Sebagai trendsetter penerbangan harga tiket


yang murah, image ini sudah tertanam di
sebagian besar masyarakat Indonesia, sehingga
image yang muncul ketika seseorang akan
melakukan perjalanan adalah AirAsia.
pada proses pembelian tiket di AirAsia, calon
penumpang mendapatkan rincian biaya apa
saja yang akan dibayarkan, beserta nominalnya
Di AirAsia.com, pelanggan dapat melakukan
pembayaran melalui kartu kredit dan kartu
debit
Dikarenakan harga tiket yang murah, service
yang diberikan pada konsumen pun terbatas.
Penumpang yang menginginkan service lebih,
diwajibkan untuk membayar biaya tambahan.
Biaya tambahan tersebut antara lain biaya 15
kg bagasi, biaya kelebihan bagasi per kilo,
biaya perubahan jadwal, biaya memilih tempat
duduk, biaya asuransi, biaya makanan di
perjalanan. Selain itu, faktor ketidak nyamanan
dalam proses naik ke pesawat, dimana para

Delay penerbangan

Opportunity

Geografis Negara
Indonesia
Indonesia Negara
wisata
Pangsa pasar yang
luas

Threath

Fluktuasi harga
minyak

penumpang harus berjalan kaki atau naik bus


ke tempat parker pesawat, dapat menjadi
masalah tersendiri.
Salah satu analisa yang mungkin terjadi adalah
banyaknya variasi rute dan jadwal
penerbangan, menyebabkan terjadinya
penyebaran penumpang. Ada kalanya terjadi
dalam salah satu jadwal penerbangan,
mendapatkan jumlah calon penumpang yang
tidak mencapai target minimum terbang. Jika
jadwal seperti ini tetap dilaksanakan, akan
mengakibatkan kerugian pada pihak airlines.
Sehingga pihak AirAsia menggabungkan
penerbangan tersebut dengan jadwal
penerbangan berikutnya. Analisa yang lain
adalah kendala teknis dari keterlambatan
persiapan pesawat pada jadwal pertama,
mengakibatkan keterlambatan pada jadwal
kedua dan seterusnya. Sehingga pada jadwal di
bagian akhir hari akan mengalami
keterlambatan yang paling parah.
Kondisi geografik di Indonesia yang memiliki
banyak pulau, membuat kebutuhan akan sarana
transportasi udara masih sangat tinggi.
Banyaknya objek pariwisata yang tersebar di
seluruh Indonesia, yang dapat dicapai dengan
transportasi udara dengan mudah
Sesuai data yang diperoleh, dari 35.6 juta
penumpang transportasi udara dalam tahun
2014, lebih dari 60% dari pengguna jasa
angkutan udara lebih memilih pengerbangan
dengan tiket murah. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa pangsa pasar tiket murah
masih sangat luas.
Apabila terjadi kenaikan harga minyak dunia,
akan terjadi resiko kenaikan biaya operasional
yang memungkinkan naiknya tarif
penerbangan yang dikenakan pada
penumpangnya.

Fluktuasi kurs

Sebagian besar pendapatan PT Indonesia


AirAsia didapat dalam mata uang rupiah.
Sedangkan pembelian minyak dibeli dalam
mata uang dollar. Penurunan nilai rupiah
terhadap dollar dapat menimbulkan potensi
kerugian.

Pesaing yang semakin


banyak

Pesaing yang semakin meningkat ini akan


dapat berdampak pada pengurangan endapatan
kkarena konsumen lebih memilih
menggunakan jasa penerbangan perusahaan
lain yang memberikan harga dan pelayan yang
lebih baik

Tantangan yang dihadapi Indonesia


AirAsia dapat diatasi dengan cara membuka
tabungan dollar, dimana pendapatan yang
diperoleh dalam bentuk Rupiah ditukarkan
menjadi USD ketika terjadi penurunan nilai
Rupiah, sehingga ketika Indonesia AirAsia
harus membeli minyak, USD sudah tersedia
dalam rekening dollar ini.
Fluktuasi harga minyak dunia dapat diatasi
dengan cara melakukan sistem hedging.

Hedging atau lindung nilai adalah


merupakan suatu mekanisme yang
dilaksanakan di Bursa Berjangka dengan
membuka suatu kontrak beli atau jual atas
suatu komoditi yang sama dengan komoditi
yang akan diperdagangkan di pasar fisik.
Sistem ini sudah dilakukan oleh AirAsia
dengan melakukan sistem hedging pada
50% pemakaian bahan bakarnya pada tahun
2007 dengan perjanjian harga minyak
US$79 per barrel.

PT. Citilink Indonesia


Analisi SWOT PT Citilink Indonesia
Strength
Memudahkan
pelanggan dengan
adanya satu harga

Dengan adanya satu harga ini maka konsumen


akan lebih murah dalam melakukan
pembayaran ketika ia akan melakukan
penerbangan ke darah yang harus mengalami
transit atau pertukaran pesawat. Contoh satuan
harga: 1.
Harga tiket untuk rute Jakarta
Yogyakarta Rp170.000
2.
Harga tiket untuk rute Jakarta - Denpasar
Rp 300.000
3.
Harga tiket untuk rute Kendari - Makasar Rp
250.000

Memiliki sistem
reservasi berbasis
teknologi informasi.
Toll Free

Weakness

Opportunity

Kita dapat dengan dahmelakukan pemesanan


tiket penerbangan dimana saja dengan
menggunakan mobile phone dengan
mengunjungi //www.ga-citilink.com
Dapat booking pada nomor 0807-1-454545
(pulsa lokal). Disini ita dapat melakukan
proses booking dimana kita mau duduk ketika
di pesawat

Memakai sistem ticket Kartu Citilink adalah bukti bayar (bukan tiket)
less
yang memiliki nomor seri dan nomor
identifikasi pribadi (pin) yang digunakan untuk
menetapkan penerbangan. Kartu Citilink
berlaku selama 30 hari sejak tanggal pembelian
Masih ada armada
Maksudnya disini adalah mmasih adanya
aircraft yang relatif
penggunaan pesawat model lama yang belum
lama
mngikuti perkembangan teknologi transportasi
sehingga menguragi kenyamana konsumen
ketika menggunakan pesawat tersebut
Tidak sesuai antara
Maksud nya disini adalah jumlah seat pesawat
kapasitas aircraft
yang ada tidak mencukupi jumlah penumpang
dengan demand pada
yang mau menggunakan jasa penerbangan
rute rute tertentu
sehingga pangsa pasar nya memilih
menggunakan jasa penerbangan yang lain, hal
ini akan berdampak buruk karena perusahaan
tidak bisa memenuhi permintaan pasar yang
ada
Belum mempunyai
Citilink belum mempunyai ciri khas yang
specific culture
menunjukkan brand image kepada konsumen.
Contohnya adalah dalam pelayanan jasa ke
konsumen, Citilink belum memuaskan, maka
akan terdapat rencana untuk mengadakan sales
on board untuk membentuk brand image
Citilink
Belum
Pada saat ini Citilink menggunakan jasa agen
disosialisasikan tata
didalam menawarkan jasanya dan kurangnya
cara penerbangan
promosi dengan memberikan petunjuk tata cara
dengan Citilink
penerbangan via internet, klik BCA dan ATM
BCA dan Bukopin.
Demand akan tipe
aircraft baru naik

Tipe aircraft
Boeing B737 400 yang
mempunyai kapasitas seat yang berjumlah 156
sehingga dapat menambah pendapatan Citilink.

Threats

Adanya peluang
implementasi segera
penggunaan teknologi
pada cara reservasi
maupun check in.

Perkembangan teknologi informasi yang


berkembang pesat sehingga reservasi dan
check in tidak hanya melalui internet dan
ATM, tetapi juga dapat menggunakan SMS
booking confirm.

Peluang peningkatan
trafik yang potensial
dengan adanya
otonomi daerah.

Pada saat ini Citilink membuka trafik


penerbangan yang baru yang akan sangat
menambah konsumen untuk menggunakan kan
jasa Citilink karena rute tersebut belum banyak
digunakan perusahaan penerbangan yang lain.

Krisis berkelanjutan
Perekonomian
Indonesia
sedang
di Indonesia
mengalami krisis, diantaranya adalah jumlah
pengangguran bertambah, nilai rupiah menurun
dan berkurangnya penanam modal asing. Hal
tersebut dapat menghambat Citilink dalam
mempromosikan jasanya kepada konsumen.
Pelanggan belum
mengerti tata cara
reservasi dengan
menggunakan
komputer (teknologi
literate).
Teknologi
berkembang dengan
cepat

Cara yang digunakan konsumen dalam


mereservasi
kursi
penerbangan
adalah
menggunakan call center dan ATM bahkan
memesan secara langsung ke agen yang
bekerja sama dengan Citilink.

Perang harga

Perbandingan harga rute penerbangan Citilink


dengan penerbangan lain yang menawarkan
harga lebih murah dari citilink untuk beberapa
rute penerbangan.

Kesimpulan
Jasa pelayanan penerbangan telah
menjadi pangsa pasar yang sangat besar dan
hal ini menjadikan perusahaan Citilink
Indonesia dan Indonesia Air Asia
menawarkan jasa pelayanan penerbangan

Perkembangan
teknologi
yang
cepat
mengharuskan Citilink untuk mengikuti trend
yang ada. Contohnya kemajuan teknologi
mobile communication dapat digunakan untuk
reservasi kursi penerbangan melalui sms.

dengan kualitas yang memenuhi standar


tetapi menawarkan harga terjangkau
sehingga menjadi salah satu penerbangan
yang di sukai masyarakat karena bias
menjangkau golongan kebawah yang biasa
nya tidak sanggup menggunakan

transportasi udara, pihak Citilink Indonesia


mempunyai kelebihan yang sangat di sukai
oleh kebanyakan masyarakat yaitu tidak
perna terjadi delay sehingga waktu
penerbangan selalu tepat waktu dan tidak
membuat penumpang menunggu sedangkan
pihak Indonesia Air Asia mempunyai
kekuatan yaitu sudah terkenal nya Air Asia
sebagai penerbangan dengan harga
terjangkau sehingga telah mempunyai nama
baik di mata masyarakat. Kedua perusahaan
ini akan terus bersaing karena sama-sama
perusahaan penerbangan dengan metode
LCC sehingga kedepan nya akan sangat
dibutuhkan bagaimana perusahaan
menemukan strategi yang baik untuk tetap
menjaga going concern nya perusahaan
dengan menggunakan analisis SWOT yang
ada, Dengan analiss SWOT ini perusahaan
akan mengetahui factor internal dan
eksternal perusahaan dengan baik sehingga
dalam mengambil keputusan akan
berpengaruh baik ke perusahaan tersebut
Apabila perusahaan dapat melakukan
analisis SWOT yang baik dan mengambi
keputusan yang benar maka hal itu akan
berdampak pada pendapatan perusahaan ke
depan nya sehingga akan menambah nama

baik perusahaan di mata masyarakat di masa


dating, tetapi jika kedua perusahaan tidak
bias menganalisis factor internal dan
eksternal dengan baik maka hal ini akan
berdampak buruk dan malah akan sangat
merugikan perusahaan dan akibat terburuk
nya akan membuat perusahaan bangkrut.

Saran
PT Citilink Indonesia harus bias
menanaman kemasyarakat bahwa mereka
adalah salah satu jasa penerbangan dengan
harga terjangkau sehinggaakan mendapat
kepercyaan masyarakat dan dapat nama baik
di mata masyarakat jika hal itu terjadi maka
biaya promosi akan dapat dikurangi karena
masyarakat akan tetap memilih penerbangan
yang di tawarkan Citilink Indonesia.
PT Indonesia Air Asia harus dapat
melakukan prose hedging untuk melindungi
nilai pendapatan yang akan dipengaruhi oleh
fluktuasi dolar yang sangat mempengaruhi
pendapatan perusahaan dan juga harus
mengurangi delay yang terjadi sehingga
kepuasan pelanggan akan meningkat serta
akan memilih melakukan penerbnagan
dengan Air Asia selalu.

Daftar Pustaka
Wessiani, N. 2013 Peningkatan Pelayanan
Jasa dalam Upaya Peningkatan Daya
Saing pada
Maskapai Citilink Indonesia Rute JakartaSurabaya
Susanto 2013 Analisis SWOT Garuda
Indonesia dalam Menghadapi
Persaingan Pasar Penerbangan di
Indonesia

Reichmuth 2008 Analyses of the European


air transport market
Setiawan, Apep 2011Analisis Kinerja
Perusahaan Dodol Olimpic Garut
Dengan Balanced Scorecard
Setiawan 2011Studi peningkatan kinerja
manajemen rantai pasok sayuran

Dataran tinggi di jawa barat

(//www.citilink.co.id/company-profile)
(http://www.utiket.com/id/weblog/130/sejara
h_airasia_indonesia_.html)

Curiculum Vitae
Nama
NIM
Jenis Kelamin
Tempat, Tanggal Lahir
Status
Kewarganegaraan
Agama
Identitas
Fakultas
Program Studi
Perguruan Tinggi
Alamat Perguruan Tinggi

: Ilham Abdul Rahman


: 201310170311127
: laki-laki
: Pasir Pengaraian , 18 Agustus 1995
: Belum Kawin
: WNI
: Islam
: KTM dan KTP
: Ekonomi dan Bisnis
: Akuntansi
: Universitas Muhammadiyah Malang
: Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Jln. Raya Tlogomas N0. 246 Malang
Telp 551396, 553834 Fax 553736
Alamat Di Malang
: Jalan Tirto Utomo gg.6 17B, Landung Sari, Malang
Alamat Asal
: Jalan Diponegoro Pasar lama Pasir Pengaraian
Email
: ilhamabdulrahman18@gmail.com
Telepon / HP
: 082390501423
Pendidikan Formal
:
a. SD : SDN 008 Rambah
Tahun 2001-2007
b. SMP : SMP Muhammadiyah Rambah
Tahun 2007-2010
c. SMA : MAN 2 MODEL Pekanbaru
Tahun 2010-2013
d. S1 : S1 Universitas Muhammadiyah Malang
Tahun 2013-Sekarang