Anda di halaman 1dari 15

1.

Uji T-Satu Sampel


Terdapat keluhan tentang kadar pengawet Natrium Benzoat dalam bungkusan bumbu
Mie Instan X.diduga memiliki kadar pengawet Natrium Benzoat yang tinggi melewati
standar ketersediaan Bahan pangan untuk bahan pengawet (600 mg/kg) untuk
membuktikannya maka diambil sampel secara acak 10 jenis bumbu mie instan dan
kadar pengawet Natrium benzoatnya didapatkan: 700, 650, 500,500, 650, 700,700,
650, 700, dan 800. Dengan tingkat kemaknaan = 0,05
Penyelesaian:
Ho : 600
Ha : > 600

X
t hit =
s
n
t hit =

655600
87,89
10

t hit = 1,977
t ( 1 ) ( n1 ) =t ( 0,95 ) ( 9 ) =1,83
Karena

t hit

>

t tabel

, maka Ho ditolak maka dapat dikatakan bahwa keluhan tentang

bumbu Mie Instan X.memiliki kadar pengawet Natrium Benzoat yang tinggi dari kadar
standarnya. Tidak terbukti
Hasil Analisis dengan SPSS
One-Sample Test
Test Value = 600

t
Kadar Natrium
Benzoat

Sig. (2tailed)

df

1.877

.093

Mean
Difference
55.000

95% Confidence Interval


of the Difference
Lower
-11.28

Upper
121.28

Karena Nilai p =0.093 > p = 0.05, Maka Ho ditolak

2. Uji T Sampel Berpasangan


1

Seorang ingin meneliti apakah ada perbedaan penjualan ayam sebelum dan sesudah
adanya virus H1N1. Adapun jika diambil dari 8 lokasi adalah sebagai berikut
sebelum
sesudah
21
13
22
12
23
11
21
11
22
11
12
12
13
12
11
13
Jumlah n=8

di
8
10
12
10
11
0
1
-2
50

di2
64
100
144
100
121
0
1
4
534

Penyelesaian
Hipotesis : Ho: 1=2
Ha : 12
d=

di 50
= =6,25
n 8

di 2

n(n1)
n d 2i

s=
t hit =
t hit =

Karena

t hit

d
s / n
6,25
=3,14 >t tabel=1,89
5,62
8

>

t tabel

maka Ho ditolak maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima,

artinya ada perbedaan penjualan ayam sebelum dan sesudah adanya virus H1N1.

Paired Samples Test


t

Paired Differences

Mean

Std.
Deviation

Std. Error
Mean

95% Confidence
Interval of the
Difference
Lower

Pair 1

Penjualan Ayam Sebelum


Ada Virus H1N1
Penjualan Ayam Setelah Ada
Virus H1N1

6.250

5.625

1.989

1.547

Upper
10.953

3.143

Karena p (0,016) < p (0,05) , maka Ha diterima


3. Uji T Dua Sampel Bebas (Independent)
Ingin dilihat pengaruh status gizi Bumil selama kehamilan terhadap bayi yang
dilahirkan. Yang terdiri dari 16 0rang sampel di bagi menjadi dua kelompok yaitu
kelompok A (gizi baik) dan kelomok B (gizi sedang). Setelah melahitkan berikut
adalah data BB bayi yang dilahirkan adalah sebagai berikut:
KELO
M
P
O
K
A
3.0
3.0
2.9
2.8
2.8
2.6
3.1
2.6

KELO
MP
OK
B
2.5
2.5
2.3
3.0
2.8
2.7
3.1
2.4

Apakah ada perbedaan BB bayi yang dilahirkan ibu dengan status gizi baik dan
kurang dengan tingkat kemaaknaan = 5%??
Penyelesain:
Hipotesis
Ho : 1= 2 ;
Ha : 12;
Kelompok A:

X =2,85

S 1=0,38

S 1 =0,1444

Sig. (2tailed)

df

n1=8

.016

S 2=0,29

X =2,66

Kelompok B:

n2=8

S 2 =0,0841

( n11 ) ( S 1 ) + ( n21 ) ( S 2 )
s=
( n1 +n2 ) 2
s=

7 x 0,1444+ 7 x 0,0841
14

s=0,338
X 1 X 2

t hit =
s

1 1
+
n1 n2

2,852,66
=1,55
1 1
0,338
+
8 8

t tabel =1,75
Karena t

hit

<t

tab

maka Ho diterim, Artinya; Tidak ada perbedaan Berat badan bayi yang

dilahirkan oleh ibu dengan status gizi baik dan sedang.


Group Statistics
Kelompok Gizi
Bumil
Berat Badan
Bayi

Mean

Std.
Deviation

Std. Error Mean

kelompok gizi
baik

8 2.8500

.18516

.06547

kelompok gizi
sedang

8 2.6625

.28754

.10166

Independent Samples Test


Levene's Test for
Equality of
Variances

F
Berat
Badan
Bayi

Equal
variances
assumed

2.287

Sig.

t-test for Equality of Means

.153 1.551

df
14

95% Confidence
Std.
Interval of the
Mean
Error
Difference
Sig. (2- Differen Differen
tailed)
ce
ce
Lower Upper
.143

.18750

.12092 -.07184

.44684

Group Statistics
Kelompok Gizi
Bumil
Berat Badan
Bayi

Mean

Std.
Deviation

Std. Error Mean

kelompok gizi
baik

8 2.8500

.18516

.06547

kelompok gizi
sedang

8 2.6625

.28754

.10166

Independent Samples Test


Levene's Test for
Equality of
Variances

F
Equal
variances not
assumed

Sig.

t-test for Equality of Means

df

1.551

11.95
4

95% Confidence
Std.
Interval of the
Mean
Error
Difference
Sig. (2- Differen Differen
tailed)
ce
ce
Lower Upper
.147

.18750

.12092 -.07607

Karena p (0153) > (0,05) maka Ho diterima

4. Uji ANOVA Satu Arah


Dua belas orang karyawan yang di bagi dalam 4 kelompok, di ikutkan dalam
pelatihan untuk menyelesaikan satu unit barang. Masing- masing kelompok diberikan
pelatihan yang berbeda.
Hasil akhir dalam menyelesaian satu unit barang (jam) sebagai berikut :
Kel Y

Kel Y

Kel Y

Kel Y

.45107

Juml
a
h
Ban
y
a
k
p
e
n
a
g
a
m
a
t
a
n
Rata
r
a
t
a

6
5
7

36
25
49

8
6
6

64
36
36

7
7
8

49
49
64

9
8
7

81
64
49

18

110

20

136

22

162

24

194

6,6

7,3

Penyelesaian:
Hipotesis : Ho: 1 = 2 = 3= 4= 5 (tidak ada perbedaan)
Ha: 1 2 3 4 5 (ada peredaan)
Rumus:
SSAK =

SSAS=602
SST =602
MSAK=

18 20 22 24
84
+
+
+

=6,66
3
3
3
3
12

182 20 2 222 242


+
+
+
=7,34
3
3
3
3

842
=14
12

6,66
=2,22
41
6

MSAS=

7,34
=0,917
124

Sumb
er
V
ar
ia
n
si

Perla
k
u
a
n
Sisa
Total

Sum
o
f
S
q
u
a
r
e
s
(
V
a
r
i
a
b
i
l
i
t
a
s
)

DF
(d
e
gr
e
e
of
fr
e
e
d
o
m
)

Mean
S
q
u
ar
e
(
V
ar
ia
n
s)

F hit

2,22

2,42

0,917

6,6
6
7,34

14

3,26

10

Karena F hitung < F tabel Ho diterima


Kesimpulan : tidak ada perbedaan waktu dalam menyelesaikan satu unit barang dari
keempat kelompok tersebut
Analisis Data SPSS

ANOVA
kinerja karyawan per jam
Sum of Squares

df

Mean Square

Between Groups

6.667

2.222

Within Groups

7.333

.917

14.000

11

Total

F
2.424

Sig.
.141

Karena nilai P (0.141) > 0.05 maka Ha ditolak

5. Uji Z Satu Sampel


Dari suatu penelitian terdapat sebuah minuman kemasan dengan kadar kafein yang
melebihi standar (standar kadar kafein 40 mg). Dari masyarakat diambil sampel
minuman kemasan yang mereka minum dan kadar kafein minuman yang mereka
konsumsi sebagai berikut : 41, 42, 43, 46, 47, 41, 42, 42, 49, 42, 43, 40, 46, 42, 48,
8

41, 46, 43, 42, 39, 42, 44, 45, 45, 41, 48, 44, 47, 49 dan 41 dengan tingkat kemaknaan
= 0,05.
Jawab :
Ho : rata-rata kadar kafein dalam minuman 40 mg
Ha : rata-rata kadar kafen dalam minuman > 40 mg
x
Z=

n
Z=

43,640
2,7
30

Z =7,2
Karena

Z hit

Z tabel

lebih besar dari

(7,2 > 1,96) maka Ho ditolak

One-Sample Statistics

Kadar Kafein dalam


minum yang dikonsumsi

Mean

Std. Deviation

Std. Error
Mean

30

43.67

2.771

.506

One-Sample Test
Test Value = 40
t

Kadar Kafein dalam minum


7.248
yang dikonsumsi

df

Sig. (2tailed)

Mean
Difference

.000

3.667

29

95% Confidence Interval of the


Difference
Lower

Upper

2.63

4.70

Karena hasil analisis tabel sig.0.000 < p 0,05 maka Ha diterima. Kesimpulannya bahwa
kadar kafein minuman yang dikonsumsi oleh masyarakat melebihi kadar standar kafein
(40 mg) dalam penelitian tersebut, Terbukti.
6. Uji T Mann-Whitney
Biaya Perawatan untuk antenatal di Negara Swedia pada RS A dan RS Z. berikut
adalah

No

1
2
3
4
5

Ruma
h
Sa
ki
tA
118
146
128
126
126

Rumah
Sa
kit
-Z

162
156
170
144
164

datanya:

Penyelesaian:

Pertama: diranking data gabungan


Jumlah
Data
Jumlah
(
R
S
A

R-RS-A = 16
Rank
R-RS-z = 39

d
a
n
Z
)
118
146
128
126
126
162
156
170
144
164
T ( RS A )=16

T ( RS Z )=39

1
6
4
2,5
2,5
8
7
10
5
9
5 ( 6)
=1 Hasil perhitungan yang terkecil digunakan
2

5 (6 )
=24
2

Test Statisticsb
Biaya Perawatan antenatal
Mann-Whitney U
Wilcoxon W
Z

Karena
nilai P
(0,016)
< 0,05
maka
1.000 Ho
ditolak.
16.000
Bawa
-2.410 ada

Asymp. Sig. (2-tailed)

.016

Exact Sig. [2*(1-tailed Sig.)]

.016a

a. Not corrected for ties.


b. Grouping Variable: Kelompok RS

perbedaan Biaya perawatan antara RS A dan RS Z tentang Antenatal care di Swedia.


7. Uji Kruskal Wallis

10

Seorang peneliti ingin melihat perbedaan metode penyuluhan yang terbaik untuk
meningkatkan pengetahuan remaja tentang reproduksi sehat, maka dicobakan 3 metode
penyuluhan dengan hasil sebagai berikut (dengan derajat = 0,05)
Metode A
90
78
85
60
70
89
75

Rank1
18
10
12.5
1.5
6.5
15
8

Metode B
80
65
60
89
68
70
65

Rank2
11
3.5
1.5
15
5
6.5
3.5

71.5

12
X=

N (N +1)
2

X =

Metode C
95
90
89
90
97
85
76

46

Rank3
20
18
15
18
21
12.5
9
113.5

Ri2
3(N +1)
ni

( )
2

(71,5) ( 46) (113,5)


12

+
+
3 ( 22 )
21 22
7
7
7

X 2=0,0259 ( 2872,9 )66=8,689


Analisis Data SPSS
Ranks
metode
penyuluhan Peningkatan
pengetahuan seks

Mean Rank

metode A

10.21

metode B

6.57

metode C

16.21

Total

21

Test Statisticsa,b

penyuluhan Peningkatan pengetahuan seks


Chi-Square
df
Asymp.
Sig.

8.689
2
.013

a. Kruskal Wallis Test


b. Grouping Variable: metode

11

Karena nilai p (0.013) < 0.05 maka Ho diterima. Sangat signifikan, bahwa ada perbedaan
yang signifikan antara 3 metode yang digunakan dalam penyuluhan peningkatan
pengetahuan remaja tentang reproduksi.
8. Uji Wilcoxon
Apakah terdapat perbedaan rerata skor tekanan darah dari 10 sampel ibu-ibu yang
diteliti sebelum dan setelah diberikan minuman berkafein?
Sebelum
90
95
89
95
100

Setelah
100
98
105
97

Penyelesaian:
Hipotesis
a. Ho = Tidak terdapat perbedaan rerata tekanan darah ibu-ibu sebelum
dan sesudah meminum miinuman berkafein.
b. Ha = Terdapat perbedaan rerata tekanan darah ibu-ibu sebelum dan
sedudah meminum minuman berkafein.
Signe
Subjec

1
2
3
4
5

Xi

90
95
89
95

Yi

Xi-Yi

100
98
105
97
112

-10
-3
-16
-2
-1

|XiYi| Rank
10
3
16
2
12

Sum
Karena T

(15) >

T kritis

3
2
5
1
4 4

Rank

Rank

3
2
5
1
4
15

(0) maka Ha diterima.

Analisis Data dengan SPSS

12

Ranks
N
Sesudah - Sebelum Negative Ranks
Positive Ranks

Mean Rank Sum of Ranks


0a

.00

.00

5b

3.00

15.00

Ties

Total

a. Sesudah < Sebelum


b. Sesudah > Sebelum
c. Sesudah = Sebelum
Test Statisticsb
Sesudah - Sebelum
Z
Asymp. Sig. (2tailed)

-2.023a
.043

a. Based on negative ranks.


b. Wilcoxon Signed Ranks Test
Karena p = 0.043 < 0,05 maka Ho ditolak, jadi kesimpulannya Terdapat perbedaan rerata
tekanan darah ibu-ibu sebelum dan sesudah meminum minuman berkafein.

13

9. Uji ANOVA Dua Arah


Terdapat 4 metode diet dan 3 golongan usia peserta program diet Berikut data ratarata penurunan berat peserta keempat metode dalam tiga kelompok umur.
Metode
Umur

Metode-1

Metode-2

Metode-3

Metode-4

<20 thn

20 40

>40 thn

Total Kolom

T*1 = 14

T*2 =16

T*3 = 11

T*4 = 9

Total Baris

T1* = 16
T2* = 17
T3* = 17
Total
pengamatan

T** =50

Ujilah pendapat yang menyatakan bahwa keempat metode diet dalam ketiga kelompok
umur memberikan rata-rata penurunan berat badan yang sama. Buktikan dengan tingkat
nyata = 1 %.
Hipotesis

H0 : Setiap metode pada setiap kelompok umur memberikan rata-rata penurunan

berat badan yang sama.


H1 : Ada suatu metode pada suatu kelompok umur yang memberikan rata-rata
penurunan berat badan yang tidak sama.

Penyelesaian JKT, JKB, JKK dan JKG


T
50 2
=( 52 +22 +72 +62 +7 2+3 2+ 22+5 2+ 42 +32 +32 +3 2)
=35,67
rk
12
2

JKT = X 2ij
i=l j=l

T ( 162 +172 +172 ) 502 834 2500


=

=
+
=0,17
rk
4
12
4
12
2
r
T
JKB= i
i=i k
2

14

T ( 142 +162 +112 + 92 ) 502 654 2500


=

=
+
=9,57
rk
3
12
3
12
r
T 2j
JKK =

j =i k
2

JKG= JKT-JKB-JKK= 35,67 - 0,17 - 9,57 = 25,87


Kesimpulan: Nilai Fhit > FTabel , Maka Ho Diterima.
Berarti bahwa setiap metode pada setiap kelompok umur memberikan rata-rata penurunan
Berat badan yang sama.
Analisis data SPSS

Univariate Analysis of Variance


Between-Subjects Factors
Value Label
Metode Diet

Kemlompok Umur

Metode 1

Metode 2

Metode 3

Metode 4

< 20 tahun

2
3

20-40 tahun

> 40 tahun

Tests of Between-Subjects Effects


Dependent Variable:Nilai
Type III Sum of
Source

Squares

df

Mean Square

Sig.

Corrected Model

35.667a

11

3.242

Intercept

208.333

208.333

9.667

3.222

.167

.083

25.833

4.306

Error

.000

Total

244.000

12

35.667

11

Kelompok
Umur
Kelompok * Umur

Corrected Total

a. R Squared = 1.000 (Adjusted R Squared = .)

15