Anda di halaman 1dari 14

PRESENTASI KASUS

KATARAK SENIL

Pembimbing
dr. Teguh Anamani, Sp.M

Disusun Oleh :
Cecep kurnia s 1510.221.018

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA
SMF ILMU PENYAKIT MATA
RSUD PROF DR MARGONO SOEKARJO
PURWOKERTO

Lensa
Struktur bikonvek terdiri dari zat tembus pandang
(transparan)
Letaknya dibelakang iris
Berbentuk cakram yang dapat menebal dan menipis saat
terjadinya akomodasi
Diameter lensa pada saat lahir sekitar 3,5 mm dan pada
saat dewas sekitar 10mm
Berat lensa akan mengalami penambahan berat seiring
perjalanan hidupnya. Usia 0-9 tahun berat lensa sekitar
135 mg, usia 40-80 tahun berat lensa sekitar 255 mg.
Indeks bias lensa sekita 1,40 dengan daya total 15-16 D
berkurang terus sepanjang bertambahnya usia (14-16
pada saat lahir, 7-8 D pada usia 25 tahun

Struktur dan sifat lensa


1. Kapsul lensa
2. Epitel lensa
3. Serat lensa
- korteks lensa
- nukleus lensa
Sifat lensa
. Kenyal atau lentur karena
memegang peranan
terpenting dalam
akomodasi untuk menjadi
cembung.
. Jernih atau transparan
. Terletak ditempatnya

Katarak
Katarak adalah setiap
kekeruhan pada lensa.
Penuaan merupakan
penyebab katarak terbanyak,
tetapi banyak juga faktor
lain yang mungkin terlibat
antara lain ; trauma, toksin,
penyakit sistemik seperti
diabetes melitus, merokok,
dan herediter

Klasifikasi

Jenis- jenis katarak berdasarkan


etiologi menurut Greenwald (2004)
terbagi atas :

Congenital and development cataract

Acquired cataract

Katarak terkait usia (katarak senilis)


Katarak senilis adalah jenis katarak
yang paling sering dijumpai.
Satusatunya gejala adalah distorsi
penglihatan dan penglihatan yang
semakin kabur.

Katarak traumatik

Katarak komplikata

Katarak metabolik

Katarak radiational

Katarak toxin

Katarak berhubungan dengan penyakit


kulit (dermatogenic cataract)

Cataract berhubungan dengan


osseous disease

Cataract dengan miscellaneous


syndrome

Katarak senil
Katarak senil
adalah semua
kekeruhan lensa
yang terdapat
pada usia lanjut
yaitu usia diatas 50
tahun.

Penyebabnya sampai sekarang


masih tidak diketahui secara
pasti. Faktor-faktor yang
mempengaruhi onset dan
maturasi terjadinya katarak
senil
Herediter
Radiasi ultra violet
Faktor gizi (defisiensi asam
amino, vitamin seperti
riboflavin, vit E, Vit C)
Krisis dehidrasi (diare,
kolera)
Merokok

Perubahan lensa terkait usia


Kapsul
menebal dan kurang elastis (1/4 dibanding anak)
mulai presbiop
bentuk lamel kapsul berkurang atau kabur
terlihat bahan granular
epitel-makin tipis
sel epitel germinatif pada ekuator bertambah besar dan berat
bengkak dan vakuolisasi mitokondria yang nyata
serat lensa
lebih irregular
pada kortex jelas kerusakan serat sel
brown sclerotic nucleus, sinar uv lama kelamaan merubah protein
nucleus.

Morfologi katarak senil


Katarak nuklear
Katarak kortikal
Katarak posterior subskapsular

Stadium katarak

Katarak diinduksi kortikosteroid


Kekeruhan lensa subkapsular posterior
berhubungan dengan penggunaan jangka
panjang steroid sistemik maupun topikal.
Hubungan antara dosis dan durasi terapi
steroid dan perkembangannya menyebabkan
katarak masih belum jelas.
Penelitian yang dilakukan oleh Black and
colleagues mereka mencatat efek dosis steroid
terhadap terjadinya katarak; semakin tinggi
dosis steroid semakin besar pula prevalensi
katarak subkapsular posterior

Katarak diinduksi kortikosteroid


Mekanisme

Gangguan Metabolik
Kegagalan Osmotik
Stress oksidatif
pembentukan
agregasi molekul
ukuran besar tak larut
Efek Reseptor
Kortikosteroid
Terhadap Growth
Factor

Manifestasi klinis

Penurunan visus
Seperti melihat kabut
Fotofobia
Diplopia monocular

komplikasi
glaukoma sekunder
Uveitis anterior
subluxation

Pembedahan katarak
EKEK
Fakoemulsifikasi
EKIK