Anda di halaman 1dari 70

KEBIJAKAN DAN STRATEGI

PROGRAM BINA KELUARGA BALITA


Oleh :
Drs. Burhanuddin, M.ED
Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak

Disajikan Pada Konsultasi Bidang Nasional KKBPK


Banjarmasin, 24 April 2014

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN


SEJAK DALAM KANDUNGAN SAMPAI
REMAJA

SERIBU
HARI

1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN,


PENTING!!!
Dampak jangka pendek

Gizi pada
1000 hari pertama
kehidupan
(janin dan
bayi 2 tahun)

Mati

Dampak jangka panjang

Perkembangan
otak

Kognitif dan
Prestasi belajar

Pertumbuhan
massa tubuh
dan komposisi badan

Kekebalan
Kapasitas kerja

Metabolisme
glukosa, lipids, protein
Hormon/receptor/gen

Diabetes, Obesitas,
Penyakit jantung dan
pembuluh darah,
kanker, stroke,
dan disabilitas lansia

Sumber: Short and long term effects of early nutrition (James et al 2000)

BINA KELUARGA BALITA - ANAK


Wadah kegiatan keluarga yang
mempunyai balita-anak, bertujuan
meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan orang tua
(Ayah dan Ibu)& anggota keluarga
lain untuk mengasuh & membina
tumbuh kembang anak melalui
kegiatan rangsangan fisik, mental,
intelektual, emosional, spiritual, sosial
dan moral untuk mewujudkan
SDM yg berkualitas dalam rangka meningkatkan kesertaan,
pembinaan, dan kemandirian ber-KB bagi Pasangan Usia
Subur (PUS) anggota kelompok kegiatan
4

ISI PESAN:
MENGAPA BKB PENTING ?
Kualitas SDM
ditentukan oleh kualitas
pembinaan keluarga sejak dini --- ingat 1000
hari pertama
Tumbuh kembang anak dapat optimal melalui
interaksi orangtua dan anak secara efektif.
Masa balita khususnya usia 0-3 th adalah masa
keemasan atau golden period
Apabila masa emas dilewatkan, Balita akan
mengalami keterlambatan dalam mencapai
tumbuh kembang yang optimal
Ibu Balita harus ber-KB, agar anak SEHAT
Jadilah Orang Tua Hebat

BINA KELUARGA BALITA


(BKB)

Sasaran :
Keluarga;
(bukan anak);

Fasilitator :
Kader BKB
terlatih;

Kegiatan :

penyuluhan KB,
bimbingan cara
pengasuhan dan
pembinaan
tumbuh kembang
balita dan anak ;

Media : APE,
lembar balik
,beberan dll;

Menjadi

Orangtua Hebat
dalam

Mengasuh Anak

Menjadi Orangtua Hebat


dalam Mendidik Anak

1.
Bersiap-siap
menjadi
Orangtua

2.
Memahami
Peran
Orangtua

5.
Mendorong
Tumbuh
Kembang
Anak

3.
Memahami
Konsep Diri
Orangtua

6.
Membantu
Tumbuh
Kembang
Balita
8.
Menjaga
Kesehatan
Reproduksi
Balita

9.
Membentuk
Karakter
Anak Sejak
Dini

4.
Melibatkan
Peran
Ayah
7.
Menjaga
Anak dari
Pengaruh
Media

Meningkatkan Sosialisasi dan Penggerakan


Memberdayakan SDM
Meningkatkan Kepedulian dan Peran Serta Mitra
Menyiapkan Data Basis dan Profil Program
Menumbuhkembangkan Tahapan Kelompok
Meningkatkan Ketersediaan Sarana Prasarana
Menyelenggarakan MONEV
Meningkatkan Pembiayaan

Terbangunnya Ketahanan Keluarga Balita dan


Anak serta Kualitas Anak dalam memenuhi
Hak Tumbuh Kembang Anak

PEMBINAAN KELUARGA BALITA DAN ANAK


1

Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (Perpres No. 60


Tahun 2013).

Penyempurnaan Kebijakan Nasional Revitalisasi BKB

3
4

Penyusunan Buku Strategi Nasional Program BKB 2015 2025


Revitalisasi BKB melalui Program New Inisiatif Awal tahun 2013 di 4
Propinsi (Sumsel, Jateng, NTB dan Sulut)

Pengembangan BKB Holistik Integratif Tahun 2014 di 12 Provinsi (Sumut,


DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Banten, Sumsel, Lampung,
Sulsel, NTT, NTB, Sulut)

Penyusunan buku Pengasuhan Bagi Orangtua kerjasama dengan UNICEF

7
8
9

Capacity Building BKB Bagi Stakeholder dan Mitra Kerja


Peningkatan kemitraan dengan mitra kerja dan stakeholder terkait
Pembuatan data basis dan Profile BKB yang Uptodate

TOT Program Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak bagi Mitra Kerja
TOT Program Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak bagi Aparatur Provinsi, Kabupaten dan
Kota

Lomba Kader BKB Terbaik Tingkat Nasional dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas)
Lomba bagi Kelompok BKB Paripurna Tingkat Nasional pada Peringatan Hari Ibu
Pembinaan Ketahanan Keluarga Balita dan Anak melalui Pertemuan Konsultasi Kepala Bidang
KS/PK
Pembinaan Pembangunan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (PK3) bagi Kasubbid
Pengadaan sarana dan prasarana APE antara lain : BKB Kit
Pengadaan KKA (Kartu Kembang Anak)
Sosialisasi lagu Mars BKB.

Jumlah Kebijakan dan Strategi


Setiap desa/Kelurahan memiliki Poktan BKB HI
Jumlah Keluarga Balita yang aktif dalam kelompok

BKB HI
Meningkatnya PSP ttg Poktan BKB HI
Jumlah Master Trainer BKB HI (5 or/Kab/Kota)
Jumlah Kader Pintar di Kecamatan
Jumlah Mitra Kerja yang melaksanakan BKB HI
PUS anggota poktan yang ber KB

PEDOMAN AKSELERASI PENYELENGGARAAN


BKB HOLISTIK INTEGRATIF MELALUI

NEW INITIATIVE
(PERKA 17/PER/F1/2014)

14

LATAR BELAKANG
Peningkatan Kualitas SDMditentukan oleh kualitas anak sejak
janin dalam kandungan sampai usia 6 tahun dengan
memenuhi kebutuhan dasar anak baik perawatan, pengasuhan
dan pendidikan
Upaya pemenuhan kebutuhan dasar anak telah dilakukan di
masyarakat dalam bentuk pelayanan antara lain di
Posyandu,Bina Keluarga Balita (BKB), Pendidikan Anak Usia
Dini (PAUD), tetapi pelayanan yang diberikan masih bersifat
parsial dan belum terkordinasi dengan baik.
PERPRES PAUD HI 60/2013 Pelayanan yang diberikan
harus saling bersinergi dan mampu memenuhi kebutuhan
dasar anak secara utuh, agar anak tumbuh kembang secara
optimal.

15

Program BKB sebagai salah satu bentuk pelayanan anak usia dini
yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan
orang tua dalam pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang
anak, harus diintegrasikan dengan program layanan anak usia
dini yang lain agar anak mendapatkan pelayanan secara utuh.

TUJUAN
Umum :
Terselengaranya pelayanan BKB yang holistik integratif di seluruh
provinsi
Khusus :
Terselengaranya pelayanan BKB yang holistik integratif di 12 provinsi

new inisiatif.
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dan

pelaksana Program BKB di tingkat provinsi, kabupaten dan kota


tentang penyelenggaraan BKB Holistik Integratif.
Meningkatkan jumlah cakupan kelompok BKB Holistik Integratif.
Terselenggaranya pelayanan BKB Holistik Integratif yang berkualitas

sesuai dengan kondisi wilayah.


16

PENGERTIAN
Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif :

Layanan penyuluhan bagi orangtua dan Upaya pengembangan anak usia dini
yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan
saling terkait secara simultan, sistematis dan terintegrasi.
Bina Keluarga Balita (BKB) :
Layanan penyuluhan bagi orangtua dan anggota keluarga lainnya dalam
mengasuh dan membina tumbuh kembang anak melalui kegiatan stimulasi
fisik, mental, intelektual, emosional, spiritual, sosial dan moral untuk
mewujudkan SDM yang berkualitas dalam rangka meningkatkan kesertaan,
pembinaan dan kemandirian ber KB bagi Pasangan Usia Subur (PUS) anggota
kelompok kegiatan.
BKB Holistik Integratif :layanan penyuluhan bagi orangtua tentang
pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak yang dilakukan secara
simultan, sistematis, menyeluruh terintegrasi dan berkesinambungan dengan
program pengembangan anak usia dini lainnya dalam rangka memenuhi
kebutuhan dasar anak.
17

KEBIJAKAN DAN STRATEGI


KEBIJAKAN
Peningkatan komitmen pemangku

kebijakan dan mitra kerja dalam


Program BKB
Pemenuhan ketersediaan SDM, sarana,
prasarana dan anggaran dari berbagai
sumber
Pengembangan Program BKB Holistik
Integratif
Peningkatan akses, pemerataan dan
kualitas penyelenggaraan pelayanan
BKB secara menyeluruh dan terpadu.

18

STRATEGI

Mengembangkan perangkat tata laksana BKB


Holistik Integratif

Meningkatkan sosialisasi, advokasi dan KIE BKB


Holistik Integratif bagi pemangku kebijakan, mitra
kerja dan masyarakat

Mengembangkan data dan informasi BKB Holistik


Integratif sesuai potensi wilayah garapan

Meningkatkan kompetensi pengelola dan pelaksana


BKB Holistik Integatif

Mengoptimalkan jejaring kerja dalam


pengembangan materi BKB Holistik Integratif

Membentuk kelompok BKB dasar dan


mengembangkan kelompok BKB Paripurna yang
Holistik Integratif

Meningkatkan pembinaan dan monitoring serta


evaluasi penyelenggaraan BKB Holistik Integratif

MODEL PENGGARAPAN BKB


HOLISTIK INTEGRATIF
2013 - 2020

19

TAHAP PERLUASAN AKSES DAN


PEMERATAAN SERTA PEMBINAAN
2013 -2015

Penumbuhkembangan BKB HI dari 4 prop (2013),

20

12 prop (2014), 20 prop (2015), 25 prop (2016)


dan 34 prop (2018)
Peningkatan komitmen stakeholder, mitra kerja dan
masyarakat
Perluasan jangkauan wilayah dan akses cakupan
pelayanan penyuluhan kelompok BKB
Penyediaan SDM berkualitas
Pembinaan keberlangsungan kelompok
Pengembangan data dan informasi berbasis TI
Penguatan kelembagaan mll aspek legal

TAHAP PEMBINAAN DAN PENGUATAN, PELEMBAGAAN


SERTA PERLUASAN AKSES DAN PEMERATAAN
2015 -2018

Perluasan akses BKB HI pada 20 % kab dan kota

21

(2015), 100 % (2018)


Pembinaan keberlangsungan kegiatan kelompok
Pemantapan komitmen stakeholder, mitra kerja dan
masyarakat
Peningkatan peran serta masyarakat
Pemenuhan hak-hak anak
Peningkatan jangkauan wilayah dan akses cakupan
pelayanan penyuluhan kelompok BKB
Pemantapan data dan informasi berbasis TI

TAHAP PELEMBAGAAN DAN PEMBUDAYAAN,


PERLUASAN AKSES DAN PEMERATAAN SERTA
PEMBINAAN DAN PENGUATAN,
2018 -2020

Peningkatan kualitas BKB HI


Pemenuhan hak-hak anak
Peningkatan jangkauan wilayah dan akses

cakupan pelayanan penyuluhan kelompok


BKB
Penguatan komitmen stakeholder dan mitra
kerja
Pembinaan keberlangsungan program
Pemafaatan data dan informasi berbasis TI
22

TIPOLOGI PENGGARAPAN
BKB HOLISTIK INTEGRATIF

23

Tipologi I
Pelayanan anak usia dini tidak lengkap dan tersebar

Tipologi ini menunjukkan bahwa layanan pengembangan anak usia dini belum
lengkap atau belum terintegrasi.
Masing-masing layanan tidak saling berinteraksi dan tidak terkoordinasi.
Bentuk penyelenggaraan layanan anak usia dini ini masih banyak ditemukan,
terutama di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan, dan pulau-pulau terluar
Indonesia.
Tipologi II
Pelayanan anak usia dini lengkap dan tersebar

Tipologi ini menunjukkan bahwa layanan pengembangan anak usia dini


dalam masyarakat sudah lengkap, tapi baru sebagian yang berinteraksi dan
terkoordinasi

Keterangan :
Posyandu

TPA

Kelompok Bermain

BKB

PAUD

RA

Pos PAUD
24

Tipologi III
Pelayanan lengkap dan terintegrasi
Tipologi ini menunjukkan bahwa layanan pengembangan anak usia dini
sudah lengkap sudah berinteraksi, bersinergi, dan terkoordinasi, tetapi
pelaksanaan pengembangan anak usia dini masih terpencar di beberapa
tempat

Tipologi IV
Pelayanan belum lengkap, ada pada satu tempat
Tipologi ini menunjukkan, bahwa layanan pengembangan anak usia dini
tidak lengkap, tetapi udah terintegrasi dan berada pada satu tempat

Keterangan :
Posyandu

TPA

BKB

PAUD

RA
25

Tipologi V
Layanan lengkap terintegrasi satu atap

Tipologi ini merupakan bentuk penyelenggaraan yang ideal dalam


kegiatan pengembangan anak usia dini, yaitu layanan lengkap, sudah
terintegrasi,sinergi, dan dilaksanakan pada satu tempat, sehinggauntuk
mengakses layanan pengembangan anak usia dini tidak perlu berpindah
tempat

Keterangan :
Posyandu

TPA

Kelompok Bermain

BKB

PAUD

RA

Pos PAUD

26

MODEL PELAYANAN BKB HOLISTIK


INTEGRATIF
27

PELAYANAN HOLISTIK INTEGRATIF


BKB

Posyandu

PAUD
28

Pembinaan kpd ortu/kelg mll penyuluhan, bimbingan, konsultasi yg dilakukan


oleh PLKB dan kader
Sasaran Keluarga yg mempunyai anak 0-6 tahun
Menstimulasi aspek perkembangan anak mll media interaksi
Menggunakan KKA sbg alat pantau perkembangan anak

Sasaran : bayi, balita, ibu hamil dan Pasangan Usia Subur (PUS).
Pelayanan dan penyuluhan kesehatan dan gizi
Pemantauan pertumbuhan balita menggunakan KMS/buku KIA

Sasaran : anak usia 3-6 tahun


Berorientasi pada kebutuhan, minat dan kemampuan anak
Belajar melalui bermain
Dilaksanakan secara bertahap mengacu prinsip perkembangan anak
Menyediakan lingkungan yang mendukung proses belajar

MODEL PELAYANAN

29

Pelayanan Lengkap Terintegrasi Satu Atap


Pelayanan dengan jenis layanan yang lengkap dan utuh yang dilaksanakan
terintegrasi oleh lembaga penyelenggara di satu lokasi (pelayanan pada hari
dan tempat yang sama)

Pelayanan Lengkap Terintegrasi tidak satu atap


Pelayanan dengan jenis layanan lengkap dan utuh (kesehatan, gizi,
pengasuhan, pendidikan dan perlindungan) yang dilaksanakan terintegrasi
oleh masing-masing penyelenggara di lokasi berbeda (Pelayanan pada hari
yang sama tempat berbeda
Pelayanan Lengkap Terintegrasi satu atap pelaksanaan pelayanan tidak
bersamaan

Pelayanan dengan jenis layanan lengkap dan utuh dilaksanakan pada satu
tempat pada waktu yang berbeda (Pelayanan pada hari yang berbeda dan
tempat yang sama)

Model 1 : Hari / tanggal dan tempat pelaksanaan sama


Mekanisme pelaksanaan : Kegiatan BKB, Paud dilaksanakan
bersamaan dengan pelayanan posyandu

Posyandu

Ibu dan anak


mengikuti
pelayanan
Posyandu,
kemudian

30

Waktu
Bersamaan

Paud\

Anak-anak
menurut
kelompok

Waktu
Bersamaan

BKB

Ibu-ibu
menurut
kelompok

Model 2 : Hari / tanggal yang sama dan tempat pelaksanaan berbeda


Mekanisme pelaksanaan : Posyandu dilaksanakan lebih awal di tempat A,
kemudian ibu dan anak menuju tempat B untuk masuk kelompok Paud dan
BKB

Posyandu

Paud\

Waktu
Bersamaan

BKB

Ibu dan anak


mengikuti pelayanan
Posyandu, kemudian

31

Waktu pelaksanaan lebih awal

Anak-anak menurut
kelompok

Ibu-ibu
menurut
kelompok

32

SKEMA KETERPADUAN KEGIATAN BKB, PAUD dan POSYANDU


MEJA I

MEJA II

Penimbangan oleh Kader Posyandu


Pemantauan perkembangan oleh kader BKB

MEJA III

Pencatatan di KMS oleh Kader Posyandu


Pencatatan di KKA oleh kader BKB

MEJA V

Pelayanan Kesehatan & Gizi oleh petugas


kesehatan : Immunisasi, KIA termasuk SDIDTK & KB
Gizi termasuk penanggulangan gizi buruk
Penanggulangan ISPA & Diare
Konseling pendidikan usia dini & pra-sekolah oleh
guru TK Kontrak

33

PROVIDER

Pendaftaran oleh :
Kader Posyandu, Kader BKB, Kader PAUD

MEJA IV

Kader Posyandu :
Penyuluhan, stimulasi & deteksi pakai
buku KIA
Kader BKB :
. Penyuluhan stimulasi perkembangan anak
Kegiatan BKB
Kader PAUD (Guru Kontrak)
Penyuluhan pendidikan dini/ anak prasekolah

KADER , KELUARGA, MASYARAKAT

Pelayanan BKB
ORTU & ANGGOTA
KELUARGA BALITA
(0-5 TH)

Pelayanan Posyandu
IBU & ANAK BALITA
(0-5 TH)

1. Penyuluhan Ttg :
Pengasuhan dan pembinaan tumbuh
kembang anak(0- 5 Tahun)
Stimulasi 7 aspek perkembangan anak
balita
2. Pemantauan perkembangan anak (KKA)
3. Kunjungan rumah
4. Rujukan (bila anak mengalami gangguan
tumbuh kembang)

Penyuluhan kepada orangtua (KB & KIA)


Pelayanan kesehatan Ibu & Anak
Pemantauan pertumbuhan anak (KMS)

Pelayanan PAUD
ANAK USIA (3-6 TH)
34

1-2 Kali
Sebulan

Kegiatan pembelajaran (sesuai klp umur)


Pemantaun pertumbuhan & perkembangan
anak

1 Kali
Sebulan

3-5 Kali
Seminggu

CONTOH MODEL PELAKSANAAN KETERPADUAN


( SESUAI KONDISI WILAYAH)
MINGGU MINGGU MINGGU
I
II
III
JANUARI JANUARI JANUARI

MINGGU
IV
JANUARI

MINGGU
I
PEBRUARI

Posyandu

Posyandu

dst

PAUD

PAUD

PAUD

PAUD

PAUD

dst

BKB

BKB

BKB

dst

35

AKSELERASI BKB HI MELALUI


NEW INISIATIVE

36

REVITALISASI PROGRAM BKB DALAM RANGKA


PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI HOLISTIK INTEGRATIF
DI 12 PROVINSI

Revitalisasi Program BKB merupakan upaya


meningkatkan kualitas BKB dengan penggerakan
dan penguatan kembali keberadaan kelompok
BKB

PENGEMBANGAN RINTISAN KELOMPOK BKB DAN PENGUATAN


KELOMPOK BKB PARIPURNA
37

SASARAN
KELOMPOK RINTISAN
Membentuk kelompok
BKB baru jika belum ada
kelompok BKB didaerah
tsb
Menghidupkan kembali
kelompok BKB yang lama
tidak aktif
Membentuk kelompok
BKB di kegiatan anak usia
dini, seperti kelompok
bermain, TPA, Pos PAUD/
SPS)
38

KELOMPOK PARIPURNA
Menguatkan kelompok
BKB yang sudah ada

PENGGARAPAN MODEL BKB HOLISTIK INTEGRATIF


DI 12 PROVINSI
Mengembangkan rintisan

1.
2.
3.

4.
39

KELOMPOK BKB
DASAR : 4.125 kelompok
Pelatihan bagi kader
Dukungan sarana
penyuluhan
Pendampingan
kelompok
operasional kelompok,
pengelola dan kader
Pencatatan pelaporan

Penguatan KELOMPOK

BKB PARIPURNA :
1.205 kelompok
1. Orientasi bagi kader
2. Pendampingan
kelompok
Operasional kelompok,
pengelola dan kader
3. Pencatatan dan
pelaporan

RINTISAN KELOMPOK BKB DASAR


1. Pelatihan bagi kader BKB (3 hr)
- Meningkatkan pengetahuan dan wawasan kader tentang pengasuhan anak
- Prioritas bagi kader yang belum pernah dilatih
- Materi pelatihan : a.l tentang pertumbuhan dan tugas perkembangan
anak, menggunakan media sebagai alat bantu menstimulasi anak, cara
memantau perkembangan anak menggunakan KKA
2. Dukungan sarana penyuluhan
- Sarana berupa BKB kit
3. Pendampingan kelompok
- Dana operasional bagi kelompok, pengelola dan kader
4. Pencatatan pelaporan
- Sarana pencatatan dan pelaporan
40

PENGUATAN KELOMPOK BKB PARIPURNA


1. Orientasi bagi kader BKB (2 hr)
- Meningkatkan pengetahuan dan wawasan kader tentang
pengasuhan anak
- Penguatan kepada kader yang sudah pernah dilatih
- Materi pelatihan : a.l tentang pertumbuhan dan tugas
perkembangan anak, menggunakan media sebagai alat bantu
menstimulasi anak, cara memantau perkembangan anak
menggunakan KKA
2. Pendampingan kelompok
- Dana operasional bagi kelompok, pengelola dan kader
3. Pencatatan pelaporan
- Sarana pencatatan dan pelaporan
41

Tambahan Alokasi Revitalisasi Program BKB


dalam rangka Pengembangan Anak Usia Dini HI
Indikator
Kinerja

Jumlah
kelompok BKB
yang
mendapatkan
penggerakan
rintisan BKB
dan penguatan
kelembagaan
BKB

42

Pagu Awal

Pagu yg disetujui TA. 2014

Target

Anggaran
(Rp Juta)

Target

Anggaran
(Rp Juta)

Pembentukan
dan pembinaan
4.125 Kelp.
BKB Rintisan
dan 1.205
Kelp. BKB
Paripurna

50.000

- Pembinaan dan Penguatan


4.125 Kelp. BKB Dasar dan
1.205 Kelp. BKB Paripurna
- Pelatihan dan TOT tenaga
pelatih BKB
- Penguatan komponen
parenting dan edukasi di 10
prov akselerasi dan 2 prov
perhatian khusus

94.106,5

Alasan Revitalisasi Program BKB dlm rangka


Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif
memperoleh tambahan anggaran untuk tahun 2014 antara
lain karena :
1. Untuk mendukung capaian PB dan PA maka perlu
penguatan program KS salah satunya melalui penguatan
pokja (kelompok BKB) di lapangan.
2. Target yang semula hanya untuk pembentukan dan
pembinaan kelompok rintisan dan kelompok paripurna
bertambah dengan penguatan SDM melalui TOT dan
pelatihan bagi tenaga pelatih/kader kelompok BKB.

43

Kegiatan Pendukung BKB Holistik Integratif


Tahun 2014
NO

44

KEGIATAN

PUSAT

PROV

KAB &
KOTA

KEC &
DESA

Pertemuan Koordinasi
Lintas Sektor

Identifikasi Sasaran
Kelompok BKB HI

Sosialisasi BKB HI

TOT bagi Pelatih

3.000/org

Pelatihan bagi Kader

1.500/org

Orientasi Kader

750/org

Kegiatan Pendukung BKB Holistik Integratif


Tahun 2014 (lanjutan)
NO

45

KEGIATAN

PUSAT

PROV

KAB &
KOTA

KEC &
DESA

Pelatihan bagi PLKB

1.000/org

Dukungan Sarana
Penyuluhan

2.000/set

Dukungan Pembinaan
Kelompok , Kader &
Pengelola, Pencatatan
& Pelaporan

100/klp
50/org
50/org
50/org

11

Monitoring dan
Evaluasi

A. PERTEMUAN KOORDINASI LINTAS


SEKTOR KAB/KOTA DAN KEC

Sasaran
Pengelola BKB kab dan kota, desa/kel yg
mendapat dana new inisiative

Bentuk Kegiatan
Pertemuan koordinasi pengelola BKB tingkat
propinsi, kab dan kota dengan melibatkan
mitra kerja
46

B. IDENTIFIKASI SASARAN KELOMPOK


BKB HI DI KAB, KOTA KEC

Sasaran

Bentuk
Kegiatan
47

Kelompok BKB Dasar,


Paripurna serta PPKS
penyelenggara BKB HI

Perjalanan dinas pengelola BKB


prop ke kab dan kota sasaran
Perjalanan dinas pengelola BKB
kab dan kota ke kec dan desa
sampai ke kelompok BKB sasaran

C. SOSIALISASI DAN PENGGERAKAN


BKB HI

48

Sasaran

Bentuk Kegiatan

Pengelola BKB
kab dan kota, Kec
dan
desa/kelurahan
yg mendapat dana
new inisiative

Pertemuan
sosialisasi tingkat
propinsi, tingkat
kab dan kota
Melibatkan mitra
kerja

D. PENGGERAKAN RINTISAN
KELOMPOK BKB DASAR
- Pelatihan kader Pelatihan PLKB Dukungan Sarana Penyuluhan
Dukungan Pendampingan Kelompok BKB Dasar

49

1. PELATIHAN KADER

Sasaran

Bentuk
Kegiatan
50

Kader BKB yg belum dilatih


Kader BKB yg sdh pernah dilatih

Orientasi teknis (pelatihan) di kab dan kota


selam 3 hari bagi kader yg blm dilatih
Orientasi teknis (penyegaran) di kab dan
kota selama 2 hari bg kader yg sdh pernah
dilatih

2. PELATIHAN PLKB

Sasaran
PLKB

Bentuk Kegiatan
Orientasi teknis di prov selama 3 hari
dengan peserta PLKB dari setiap kab dan
kota
51

3. DUKUNGAN SARANA PENYULUHAN


Sasaran
Kelompok rintisan

BKB dasar

52

Bentuk Kegiatan
Pengadaan dan
distribusi sarana
penyuluhan (BKB
KIT, KKA dan juknis
KKA

4. DUKUNGAN PENDAMPINGAN KLP BKB DASAR


Sasaran
Kelompok rintisan BKB dasar, kader, pengelola, petugas pencatatan
dan pelaporan

Bentuk Kegiatan
Penyediaan dukungan operasional kelompok, transport bagi kader,
pengelola serta petugas pencatatan dan pelaporan
Dibayarkan setiap bulan selama 12 bulan
Anggaran bs dibayarkan oleh propinsi ke kabupaten dan kota apabila
terpenuhi syarat :1. dukungan oprsnl klp dibayarkan stlh klp mengisi
K/0/BKB 2. dukungan transport dibayarkan stlh mengii data nama
kader, pengelola serta petugas pencatatan dan pelaporan
53

E. PENGUATAN KELOMPOK BKB


PARIPURNA
Orientasi Kader
- Dukungan pendampingan kelompok BKB Paripurna
-

54

1. Orientasi Kader
Sasaran
Kader BKB di
kelompok BKB
Paripurna

55

Bentuk Kegiatan
Orientasi teknis di kab dan
kota selama 2 hari, peserta
kader BKB Paripurna
Tim pengajar
widyaiswara prov, kab dan
kota serta melibatkan
trainer yg telah mengikuti
TOT

2. Dukungan Pendampingan Kelompok BKB


Paripurna
Sasaran
Kelompok rintisan BKB paripurna, kader, pengelola, petugas
pencatatan dan pelaporan

Bentuk Kegiatan
Penyediaan dukungan operasional kelompok, transport bagi kader,
pengelola serta petugas pencatatan dan pelaporan
Dibayarkan setiap bulan selama 12 bulan
Anggaran bs dibayarkan oleh propinsi ke kabupaten dan kota apabila
terpenuhi syarat :1. dukungan oprsnl klp dibayarkan stlh klp mengisi
K/0/BKB 2. dukungan transport dibayarkan stlh mengisi data nama
kader, pengelola serta petugas pencatatan dan pelaporan
56

F. PENGUATAN SDM BKB HI

Sasaran
Bentuk
Kegiatan
57

Pengelola BKB tingkat kab dan kota, fasilitator


(mitra kerja)

TOT dilaksanakan di provinsi selam 6 hari dengan


peserta pengelola (SKPDKB) dan fasilitator (mitra
kerja) 5 orang dari setiap kabupaten dan kota
Tim pengajar : WI provinsi serta trainer yg telah
mengikuti TOT Pusat

G. MONITORING DAN EVALUASI BKB HI


Sasaran

Bentuk Kegiatan

Kabupaten dan kota,

Perjalanan dinas secara

kecamatan,
desa/kelurahan, kelompok
BKB Dasar dan kelompok
BKB Paripurna

58

berjenjang dari provinsi


sampai kecamatan dan
desa/kelurahan secara
terpadu bersama dengan
penyelenggara pelayanan
dengan substansi

H. PENGEMBANGAN BKB HI DI PPKS

Sasaran
PPKS provinsi, kabupaten dan kota

Bentuk Kegiatan
Pengadaan sarana penyuluhan dan konseling
Dukungan administrasi, sarana prasarana
pengelolaan kelompok dan kader
59

I. PELATIHAN BKB HI BAGI TENAGA


PENGELOLA PPKS

60

Sasaran

Pengelola PPKS provinsi, kabupaten


dan kota

Bentuk
Kegiatan

Orientasi teknis dilaksanakan di


provinsi selama 3 hari, peserta
pengelola PPKS tk prov, kab dan kota
Tim pengajar : Pengelola PPKS
pusat/prov dan WI pusat/prop

J. PENYUSUNAN LAPORAN NEW


INISIATIF

61

Sasaran

Bentuk Kegiatan

Pengelola dan
pelaksana BKB HI di
prov, kab dan kota

Pertemuan
penyusunan laporan
BKB Holistik
Integratif
dilaksanakan di prov,
kab dan kota serta
kecamatan dan desa

Pelaksanaan BKB Holistik Integratif di 4 Provinsi


(New Inisiatif BKB 2013)
SUMATERA SELATAN
Kab. Musi Banyuasin
Kab. Ogan Komering Ilir
Kab. Ogan Komering Ulu Kab. Muara Enim
Kab. Lahat
Kab. Musi Rawas
Kota Palembag
Kab. Banyuasin
Kota Prabumulih
Kota Pagar Alam

SULAWESI UTARA
Kab. Minahasa Utara
Kota Bitung
Kota Manado
Kota Tomohon

SULUT

Sumsel
Jateng
NTB
JAWA TENGAH
Kab. Brebes
Kab. Semarang
Kab. Pati
Kab. Karanganyar
Kab. Purworejo
Kab. Banjarnegara

Kab. Tegal
Kab. Grobogan
Kab. Rembang
Kota Surakarta
Kab. Kebumen
Kab. Purbalingga

NUSA TENGGARA BARAT


Kab. Lombok Barat
Kab. Lombok Tengah
Kab. Lombok Timur
Kab. Sumbawa

Potret Tipologi BKB Holistik Integratif BKB di 4


Provinsi
5

20

BKB dan Posyandu

BKB dan
Posyandu

15
BKB dan PAUD
10

15
BKB, Posyandu dan
PAUD
PAUD dan Posyandu

60

75

BKB, Posyandu
dan PAUD

SULUT

Sumsel
Jateng
NTB
BKB dan Posyandu
10

BKB dan Posyandu

20

60

20
BKB dan PAUD
10

BKB dan PAUD


20

60

BKB, Posyandu dan


PAUD

PAUD dan Posyandu


BKB, Posyandu dan
PAUD

BKB

Pelaksanaan BKB Holistik Integratif di 12


Provinsi
(New Inisiatif BKB 2014)
PROVINSI:
Sumatera Utara
Sumatera Selatan
Lampung
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Banten
NTT
Sulawesi Selatan
NTB
Sulawesi Utara

SISTEM PELAPORAN BKB HI


Laporan Dana Operasional
Laporan Peserta Pelatihan
Laporan Kelompok BKB HI

65

BEST PRACTICE BKB HI

Masing-masing Provinsi
New Initiative membuat
buku Best Practice pada
tahun 2014

66

IKATAN PEMINAT, PRAKTISI


DAN AHLI PARENTING
INDONESIA (IPPAPI)
INDONESIAN PARENTING ASSOCIATION

Menuju terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas,


ceria, dan berahlak mulia.

Wadah dalam pemenuhan kebutuhan informasi tentang


pengasuhan bagi para orang tua.

Para masyarakat khususnya para orang tua dapat lebih


mudah mendapatkan informasi dan data tentang
pembinaan dan pengasuhan yang tepat kepada anak
67

FORUM KOMUNIKASI KADER

68

TAMAN ANAK SEJAHTERA


KENCANA (DAYCARE BKKBN)
Taman Anak

Sejahtera (TAS)
salah satu bentuk
pelayanan sosial yang
memberikan
perawan, pengasuhan
dan perlindungan
bagi anak usia 3 bulan
8 tahun

70