Anda di halaman 1dari 4

Analisa Gunung Jatijajar Wilayah Kabupaten Kabumen Jawa Tengah

Aldomoro Simanjorang
Universitas Diponegoro
Aldomoro189@gmail.com
Abstract
Gua Jatijajar adalah sebuah situs geologi yang terbentuk dari proses alamiah, yang terletak di Kabupaten
Kebumen, Jawa Tengah. Gua yang keseluruhannya terbentuk dari kapur, ini memiliki panjang 250 meter, dari pintu
masuk sampai keluar dengan.lebar rata-rata 15 meter, dan tinggi rata-rata 12 meter. Lokasi gua ini berada 50 meter di
atas permukaan laut. Gua Jatijajar merupakan salah satu objek pariwisata andalan di Kabupaten Kebumen
Keywords : bentuklahan karst, Gua Jatijajar

Pendahuluan
Karst merupakan istilah dalam bahasa

sehingga terbentuk bukit-bukit (conical

3.

Jerman yang diturunkan dari bahasa Slovenia

tidak

mengalami

perkembangan pada permukaan. Sungai

(kras) yang berarti lahan gersang berbatu.

pada daerah karst umumnya terputus-

Istilah ini di negara asalnya sebenarnya tidak

putus, hilang kedalam tanah dan begitu

berkaitan dengan batugamping dan proses


pelarutan, namun saat ini istilah kras telah

hills).
Sungai..-..sungai

4.

saja muncul dari dalam tanah.


Terdapatnya sungai-sungai di

bawah

diadopsi untuk istilah bentuklahan hasil

permukaan, adanya gua-gua kapur pada

proses perlarutan. Ford dan Williams (1989)

permukaan atau di atas permukaan.


Terdapatnya endapan sedimen lumpur

mendefini-sikan karst sebagai medan dengan

5.

kondisi hidrologi yang khas sebagai akibat

berwarna.merah... (terrarosa).yang

dari batuan yang mudah larut dan mempunyai

merupakan

porositas.sekunder..yang.berkembang.baik.Ka

pelapukan batu gamping.


Permukaan yang terbuka mempunyai

rst dicirikan oleh:

1.

Terdapat..sejumlah..cekungan..
(depresi)denga bentuk dan ukuran yang
bervariasi, cekungan tersebut digenangi
air atau. tanpa air dengan kedalaman dan.

2.

jarak yang berbeda-beda.


Bukit-bukit kecil dalam jumlah banyak

6.

endapat

resedual

akibat

kenampakan yang kasar, pecah-pecah atau


lubang-lubang

mapun

runcing-runcing

(lapies).
Topografi karst adalah bentukan rupa
bumi yang unik dengan kenampakan atau
fenomena khas akibat proses pelarutan dan

yang merupakan sisi-sisi erosi akibat

pengendapan kembali CaCO3diatas dan

pelarutan kimia pada batu gamping,

dibawah permukaan bumi. Selain itu,

bentang alam seperti karst juga dapat

masih tertutup oleh tanah. Maka setelah tanah

terjadi dari proses pelapukan, hasil kerja

yang menutupi dibongkar dan dibuang,

hidrolik misalnya pengikisan, pergerakan

ditemukanlah

tektonik, pencairan es dan evakuasi dari

menjadi pintu masuk.

batuan beku (lava). Karena proses utama


pembentukanya bukan pelarutan, maka
bentang

alam ini

disebut pseudokarst.

Sementara itu karst yang terbentuk oleh


pelarutan disebut truekarst.

Latar

Belakang

untuk

mengalisis

geomorfologi dari Gua Jatijajr. Tujuan


untuk mengetahui proses terbentuknya gua
jatijajar.
Tinjauan Pustaka
Gua Jatijajar ditemukan pada tahun 1802 oleh
seorang petani bernama Jayamenawi yang
memiliki lahan pertanian di atas gua tersebut.
Pada

suatu

ketika

Jayamenawi

sedang

mengambil rumput, kemudian jatuh kesebuah


lubang yang ternyata lobang itu adalah sebuah
ventilasi yang ada di langit-langit gua

pintu

gua

yang

sekarang

Geologi Regional
Daerah Karangsambung, Kabupaten
Kebumen,
Jawa
Tengah
(Gambar1)
merupakan salah satu tempat tersingkapnya
batuan campuran, yaitu komplek Melange
Lok ulo yang berumur Kapur Akhir sampai
Paleosen ( Asikin , 1974, Wakita dkk., 1994
dalam
Harsolumakso
dan
Noeradi,
(1996). Satuan ini merupakan hasil dari
proses subduksi antara lempeng Indo
Australia dengan lempeng benua Asia
Tenggara (Asikin, 1974 dalam Harsolumakso
dan Noeradi , 1996). Kemudian di atasnya
diendapkan satuan yang lebih muda terdiri
batulempung dengan fragmen asing yang
bercampur
didalamnya yang dianggap
sebagai olissostrom (Asikin.1974; Asikin
dkk., 1992 dalam Harsolumakso dan Noeradi
,(1996)Kemudian..diatasnya..diendapkan b
reksi dari
Formasi Waturanda dan
Perselingan Batupasir..Batulempung dari
Formasi Panasogan ( Asikin 1974 dalam
Hadiyansyah , 2005).

tersebut. Lobang ini mempunyai garis tengah


4 meter dan tinggi dari tanah yang berada
dibawahnya 24 meter. Setelah Jayamenawi

Metodologi
Pada paper ini, penulis menggunakan

menemukan gua, tak lama kemudian Bupati


Ambal, salah satu penguasa Kebumen waktu

studi

itu, meninjau lokasi tersebut. Saat mendatangi

mengumpulkan teori-teotri penunjang dalam

goa, dia menjumpai dua pohon jati tumbuh

paper ini bersumber dari internet.

berdampingan dan sejajar pada tepi mulut


gua. Dari kisah itulah asal-muasal penamaan

pustaka.

Dimana

penyusus

Deksripsi
Dari

Gua Jatijajar. Pada mulanya pintu-pintu Gua


geologi

gurun

hasil

penyelidikan

Atacama

yang

dikompilasikan
foto

udara,

dengan
maka

hasil

dapat

analisa

bahwa asal usul kegersangan di gurun

diuraikan

Atacama berhubungan dengan pembentukan

beberapa hal pada gurun Atacama.

Struktur

geologis

laut (samudera) antara Amerika Selatan dan

Atacama

berupa peregangan kerak bumi sejauh


600

mil

(1.000

kilometer)

dari

perbatasan selatan Peru ke Chile utara


menyebabkan Gurun Atacama naik
dari garis pantai dengan struktur
batuan

sedimen

dari

Pegunungan

Andes. Dataran ini tergolong dataran


sangat tua, lebih tua dari lembah
kering Antartika (10-11 juta tahun)
dan padang pasir Namib di Afrika (5
juta tahun). Temuan ini disimpulkan
melalui

percobaan

sains

dengan

mengukur perubahan butir sedimen


yang disebabkan oleh paparan sinar
kosmis, partikel energi tinggi yang
mencapai Bumi dari ruang angkasa.
Atacama menempati wilayah seluas
40,600 square miles (105,000 km2)
[5]

di Chili utara, sebagian besar terdiri

dari cekungan garam (salares), pasir,


dan aliran lava felsik terhadap Andes.
Pasir pada gurun ini 80% merupakan
hasil pengikisan oleh angin yang
sudah berlangsung lebih dari 120.000
juta tahun yang lalu.

Antartika, dan antara Australia dan Antartika.


Arus upwellings air laut yang dingin di pantai
barat Amerika Selatan menyebabkan Air laut
tidak membentuk uap air. Dampaknya curah
hujan

dan

hanya

jatuh

disepanjang garis pantai tidak mencapai


dataran gurun Atacama. Begitu keringnya
kondisi disana sehingga pegunungan yang
mencapai ketinggian 6,885 meter tersebut
benar-benar bebas dari gletser. Studi oleh
sekelompok

ilmuwan

Inggris

telah

menemukan bahwa beberapa jalur sungai


ditempat tersebut telah kering sejak 120.000
tahun yang lalu. Dibagian sisi timur Gurun
Atacama membentang pegunungan Andes
yang menghalangi curah hujan dari lembah
timur dan Pantai timur dataran Amerika
Selatan. Gurun Atacama berupa daerah
bayangan hujan sehingga angin yang bertiup
di daerah ini berupa angin jatuh panas/angin
fohn. Kondisi ini mendukung erosi semakin
intensif pada batuan yang masih membentuk
perbukitan menjadi penyuplai pasir untuk
gurun tersebut. Angin yang sangat kencang
membantu hasil pengikisan tertransport jauh,
sehigga

lapisan

dibawah

pada

daerah

panas matahari. Terutama disekitar kota


Yungay

lembaga

kecil

pengikisan tersebut semakin kering terkana

Pembahasan
Beberapa

sangat

ilmuwan

penelitian

lain

NASA

yang

telah

ditinggalkan

(di

dan

Antofagasta Region, Chile). Curah hujan rata-

mengungkapkan

rata di wilayah Chili Antofagasta hanya 1

milimeter (0,04 in) per tahun. Beberapa

(Diakses pada kamis, 9 april 2015 pukul

stasiun cuaca di Atacama tidak pernah

14.25 WB)

menerima hujan. Bukti menunjukkan bahwa


gurun

Atacama

mungkin

tidak

pernah

mendapatkan hujan yang berarti sejak tahun

https://fenamagazine.files.wordpress.com/201
1/11/chile_atacama.jpg

(Diakses

kamis, 9 april 2015 pukul 14.25 WB)

1570-1971. Namun, beberapa lokasi di gurun


Atacama menerima kabut laut yang dikenal
secara

lokal

sebagai

Camanchaca,

Lampiran

menyediakan udara yang cukup lembab untuk


hypolithic algae, lumut, dan bahkan beberapa
kaktus. Gurun ini juga digunakan sebagai
tempat penyimpanan alat perak Amerika yang
sudah tidak layak pakai, terutama alat-alat
tenaga nuklir. Gurun ini dipilih karena
tempatnya yang jauh dan aman dari lingkup
manusia.
Kesimpulan

Gambar 1. Gurun Atacama

Gurun Atacama sudah menjadi gurun


terkering sejak 120.000 tahun yang lalu dan
tidak layak untuk di huni oleh manusia.
Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Gurun_Atacama
Diakses pada kamis, 9 april 2015 pukul
14.00 WB)
http://duniamengajar.blogspot.com/2012/03/at
acama-gurun-terkering-di-dunia.html

pada

Gambar 2. Gurun Atacama oleh NASA