Anda di halaman 1dari 4

Nama : Annisa Rachmasari

NIM

: 125020300111050

1. Mengapa pemilik perusahaan dan bank membutuhkan audit dr KAP?


Perusahaan membutuhkan audit tahunan dari KAP independen yaitu untuk
meningkatkan kualitas dan kredibilitas laporan keuangan tersebut agar dapat
dipercaya oleh stakeholder.
Selanjutnya, PT Maju makmur membutuhkan audit idependen untuk syarat
pengajuan kredit bank local dan rencana perusahaan untuk mengubah jenis
perusahaan menjadi perusahaan go public.
Selain itu, bank membutuhkan laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit
untuk memperoleh keyakinan tentang kewajaran penyajian laporan keuangan,
kredibilitas, dan kemampuan keuangan calon debitur.
Dengan adanya KAP bertugas untuk menjembatani teori agensi tersebut, antara
principle dengan manajemen.
2. Apakah KAP boleh menerima audit tanpa patner yg ahli di bidang elektronik?
KAP dapat melakukan perikatan audit dengan PT Maju Makmur karena audit
laporan keuangan dilaksanakan dalam rangka menilai kewajaran penyajian
laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi keuangan (PSAK). Hal ini
dikarenakan perikatan audit ini adalah audit atas laporan keuangan.
Menurut PSPM No.02, Perumusan kebijakan dan prosedur pengendalian mutu,
unsur pengendalian mutu, Program untuk memenuhi kebutuhan KAP akan
personel dengan keahlian dalam bidang industri khusus melalui:
Mendorong partisipasi personel pada program pendidikan eksternal,
pertemuan, dan konferensi untuk mendapatkan keahlian teknis atau

industri khusus.
Menyediakan literatur teknis mengenai bidang dan industri khusus.
Melaksanakan
program
KAP
untuk
mengembangkan

dan

mempertahankan keahlian dalam bidang dan industri khusus, seperti


industri yang diatur oleh peraturan tertentu, auditing berbantuan

komputer, dan metode sampling statistik.


Mendorong keanggotaan dan partisipasi

dalam

organisasi yang

berhubungan dengan bidang dan industri khusus.


3. Mengapa intensify g diambil tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi seorang
auditor?

Hal ini memungkinkan terjadinya kecurangan oleh pihak manajemen dalam


memanipulasi laba misalnya nilai penjualan kredit (fiktif) sehingga tersaji nilai
piutang yang tinggi dan kolektibilitasnya rendah serta hilangnya persediaan.
Pemeriksaan yang dibutuhkan untuk mendeteksi kecurangan tersebut, yaitu
Membandingkan nilai penyajian penjualan di laporan rugi laba dengan
laporan arus kas bagian operasi (penjualan) untuk mengetahui proporsi
antara penjualan kredit dan tunai. (kredit > tunai, merekomendasikan

untuk memperketat syarat penjualan kredit)


Melakukan pemeriksaan atas history debitur sebagaimana tercantum

daftar piutang
Melakukan konfirmasi Piutang.
Melakukan stock opname secara berkala ataupun insidental (surprise

audit)
Penjualan fiktif bisa dimanipulasi, dalam spap th 2015 SA 240 pihak auditor
bertanggung jawab atas keuangan laporan keuangan
Karena pemberian bonus riskan terhadap fraud
4. Apakah KAP nantinya akan mengalami permasalahan independensi ketika
menangani audit atas lapoan keuangan sekaligus menjadi konsultan terhadap
pengembangan system akuntansi pada periode yang sama? Apakah perusahaan
tsb bersifat terbuka/tertutup?
Berdasarkan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Nomor KEP20/PM/2002 tentang Independensi akuntan yang memberikan jasa audit di pasar
modal, lampiran point nomor 3, huruf d bahwa dalam memberikan jasa
profesional, khususnya dalam memberikan opini atau penilaian, akuntan wajib
senantiasa mempertahankan sikap independen. Akuntan tidak independen
apabila selama periode audit dan selama periode penugasan profesionalnya,
baik akuntan, kantor akuntan publik, maupun orang dalam kantor akuntan
publik memberikan jasa-jasa non audit kepada klien seperti pembukuan atau
jasa lain yang berhubungan dengan catatan akuntansi kllien atau laporan
keuangan, desain sistem informasi keuangan dan implementasi, penilaian atau
opini kewajaran (fairness opinion), aktuaria, audit internal, konsultasi
manajemen, konsultasi sumber daya manusia, konsultasi perpajakan, penasehat

investasi dan keuangan, dan jasa-jasa lain yang dapat menimbulkan benturan
kepentingan.
Selain itu, berdasarkan Sarbanes-Oxley Act mengemukakan bahwa melarang
kantor akuntan publik dari tawaran jasa lainnya, seperti melakukan konsultasi
pada saat melaksanakan audit pada perusahaan yang sama dan tahun buku yang
sama. Hal ini untuk menghindari adanya benturan kepentingan yang
mempengaruhi independensi dari auditor independen.
Tidak terlalu berpengaruh bentuk perusahaan apakah terbuka atau tertutup,
pelaksanaan jasa audit bersamaa dengan konsultasi akan mempengaruhi
independensi auditor.
Dasarnya pada: Sarbanes oxley act seksi 201
Kep bapepam LK th 2011 no 86
Etprof 290. 189
5. Factor2 yg perlu dieperhatikan dalam kunjungannya?
Persediaan dan gudang, melakukan pemeriksaan

atas

prosedur

penerimaan, pengamanan dan penyimpanan, pengeluaran, pengiriman

barang, dan retur barang.


Surprise audit dengan bertindak sebagai calon pembeli untuk mengetahui

pelayanan selama penjualan.


Piutang dan penjualan, melakukan pemeriksaan atas history pelanggan
dan nilai penjualan (kredit vs tunai) termasuk syarat penjualan yang
mungkin ternyata berbeda dengan kantor pusat di Surabaya.

Konfirmasi pelanggan yaitu untuk meyakini kebenaran nilai penjualan.


Pendistribusian barang
System persediaan
Personel gudang
System pengendalian yang baik:
Fisik
Pencatatan
Pengawasan
Ketiga tersebut tidak boleh dilakukan dalam satu orang

6. Apa ada alas an tersendiri tentang kemungkinan perusahaan tidak menjalin


perikatan dg KAP yg memiliki klien lain dlm industry sejenis?
Ketika KAP memiliki klien lain dalam industri sejenis, maka perusahaan
memutuskan untuk tidak melaksanakan perikatan audit karena pertimbangan
menjaga rahasia dagang perusahaan, baik berupa harga beli bahan dari
pemasok, strategi pemasaran, strategi manajemen, atau struktur permodalan
yang meminimalkan cost of capital.
Berdasar:
ETPROF seksi 140 dan 220