Anda di halaman 1dari 23

TUGAS SISTEM

BASIS DATA 2
(DBMS)

Novita Sanjaya Putri


G41130030
Rekam Medik - A

POLITEKNIK NEGERI JEMBER

1.DBMS yang sudah pernah dipelajari .Sebutkan Kelebihan dan keumtumgan


masing-masing?

MY SQL
MySQL dikembangkan oleh sebuah perusahaan Swedia bernama MySQL AB,
yang kala itu
bernama TcX DataKonsult AB, sejak sekitar 19941995, meski cikal bakal
kodenya bisa disebut
sudah ada sejak 1979. Tujuan mula-mula TcX membuat MySQL pada waktu itu
juga memang
untuk mengembangkan aplikasi Web untuk klienTcX adalah perusahaan
pengembang software
dan konsultan database. Kala itu Michael Widenius, atau Monty, pengembang
satu-satunya di
TcX, memiliki aplikasi UNIREG dan rutin ISAM yang dibuat sendiri dan sedang
mencari
antarmuka SQL untuk ditempelkan di atasnya. Mula-mula TcX memakai mSQL,
atau mini
SQL (akan kita kunjungi nanti). Barangkali mSQL adalah satu-satunya kode
database open
source yang tersedia dan cukup sederhana saat itu, meskipun sudah ada
Postgres (juga akan
dibahas sesaat lagi). Namun ternyata, menurut Monty, mSQL tidaklah cukup
cepat maupun
fleksibel. Versi pertama mSQL bahkan tidak memiliki indeks. Setelah mencoba
menghubungi
David Hughespembuat mSQLdan ternyata mengetahui bahwa David tengah
sibuk
mengembangkan versi dua, maka keputusan yang diambil Monty yaitu membuat
sendiri mesin
SQL yang antarmukanya mirip dengan mSQL tapi memiliki kemampuan yang
lebih sesuai
kebutuhan. Lahirlah MySQL.
Nama MySQL (baca: mai s kju l) tidak jelas diambil dari mana. Ada yang bilang
ini diambil
dari huruf pertama dan terakhir nama panggilan Michael Widenius, Monty. Ada
lagi yang bilang
kata My diambil dari nama putri Monty, yang memang diberi nama Mykarena
Monty memang
aslinya seorang Finlandia. Tapi sebetulnya kalau source code MySQL dilirik,
prefiks my memang
sudah terbubuhi di mana-manaprefiks ini sering menjadi prefiks umum kalau
seseorang
membuat kode kustom tersendiri untuk sesuatu. Kalau Anda betul-betul
penasaran mana yang
benar, mungkin bisa bertanya langsung kepada Monty.
Kalau di seri 3.22 MySQL mulai diadopsi banyak orang dan meningkat populasi
penggunanya,
maka di seri 3.23 dan 4.0-lah terjadi banyak peningkatan dari sisi teknologi. Ini
tidak terlepas dari
tuntutan pemakai yang semakin mengandalkan MySQL, namun membutuhkan
fitur-fitur yang

lebih banyak lagi. Sejak dari sebelum 3.22 dan awal 3.23, MySQL terus dikritik
praktisi database
maupun penggunanya mengenai tidak adanya fasilitas transaksi (COMMIT dan
ROLLBACK).
Pengembang MySQL menyarankan penggunaan LOCK TABLES untuk mengatasi
masalah
update atomik, tapi ini tentu saja bukan pengganti transaksi, karena tidak
adanya kemampuan
membatalkan efek perubahan di tengah jalan. Di seri 3.23-lah MySQL mulai
memiliki
kemampuan transaksi, row-level locking, dan foreign key constraint. Meski
beberapa fasilitas
popular lainnya masih belum adaseperti subselek, view, dan triggerini sudah
direncanakan
dan akan mulai ditambahkan di seri 4.x.
Seri 3.23. Di seri 3.23 MySQL menambahkan tiga jenis tabel baru: pertama
MyISAM, yang
sampai sekarang menjadi tipe tabel default; kedua BerkeleyDB, yang pertama
kali menambahkan
kemampuan transaksi pada MySQL; dan ketiga InnoDB, primadona baru yang
potensial. MySQL
memang memiliki arsitektur yang memungkinkan tiap tabel ditangani oleh
handler yang berbeda.
Handler ini menerima perintah akses dan modifikasi dari lapisan MySQL yang
lebih atas dan
mewujudkannya secara fisik dari dan ke disk. Tabel tipe MyISAM merupakan
tabel yang lebih
cepat dari tabel ISAM, karena pola aksesnya telah disesuaikan dan dioptimasi
untuk pola akses
SQL. Selain itu MyISAM mendukung indeks pada kolom bertipe TEXT dan BLOB,
serta
mendukung tipe indeks FULLTEXT. Tabel tipe BerkeleyDB, atau BDB,
menggunakan database
embedded BerkeleyDB yang sudah terkenal itu untuk memanfaatkan
kemampuan transaksinya.
Sejak memiliki handler BDB, MySQL naik statusnya menjadi database yang ACID
compliant,
sesuatu yang amat penting bagi keamanan data. Namun BerkeleyDB tidaklah
terlalu optimal
untuk sebuah database SQL, sehingga akhirnya sebuah perusahaan Finlandia
Innobase Oy
membuat handler table baru bagi MySQL yang menggunakan database
embedded InnoDB-nya
kala itu bernama Innobase, namun berganti nama karena masalah trademark
produk Innobase
yang sudah ada sebelumnya.
InnoDB membuat MySQL menarik karena peningkatan kecepatan dan
kemampuan tambahan
yang dimungkinkannya. Pertama-tama, InnoDB memiliki fitur transaksi dengan
sistem
multiversi. Artinya, jika sebuah klien memulai transaksi, maka perubahan yang
dilakukan klien
tersebut tidak akan terlihat oleh klien lain. Klien lain akan melihat kondisi tabel
sebelum

transaksi. Barulah jika transaksi oleh klien pertama dicommit, perubahan ini
menjadi terlihat di
semua klien lain. Bandingkan ini dengan tabel BDB misalnya, di mana klien yang
ingin
mengakses sebuah tabel yang sedang dipakai dalam sebuah transaksi akan
diblok. Dengan kata
lain, multiversi menghindari bloking yang tidak perlu. Ini ditambah lagi dengan
row-level locking
yang disediakan InnoDB, sehingga mempertinggi konkurensi dan mencegah
terlalu banyak
bloking. Handler tabel MySQL yang lain hanya mendukung table-level locking,
sehingga sebuah
klien hanya bisa memblok dengan tingkat granulasi tabel dan berpotensi
memblok banyak klien
lain yang ingin mengakses tabel yang sama. PostgreSQL dan beberapa database
komersial sudah
memiliki kemampuan-kemampuan ini. Berkat InnoDB, MySQL pun kini memiliki
keduanya.
Selain itu, InnoDB menambahkan foreign key constraint, sesuatu yang sering
didambakan
pengguna MySQL karena bisa menyederhanakan logika pemrograman dan
menjaga
kekonsistenan database mereka.
Sebetulnya babak baru pengembangan MySQLyaitu saat MySQL dirilis sebagai
produk open
source sejatidimulai saat perusahaan kecil MySQL AB ini menjalin kerja sama
dengan sebuah
perusahaan database Amerika bernama Progress Software di tahun 2000.
Progress membantu
meyakinkan Monty dkk agar mengganti lisensi produk MySQL menjadi GPL.
Selain itu,
Progress juga memasuki bisnis open source dengan membentuk NuSphere, yang
akan menjual
distribusi MySQL khusus. Model bisnis mengemas software open source
nampaknya cukup laik
di mata Progress, melihat kesuksesan distro-distro Linux dan perusahaan seperti
Red Hat. Karena
itu Progress juga berencana menyuntikkan dana hingga $2,5 juta dolar kepada
MySQL AB,
dengan tujuan agar MySQL bisa menjadi lebih baik lagi. Satu lagi, Nusphere juga
akan membuat
table handler baru bernama Gemini, yang didasarkan pada software database
Progress. Gemini
akan menambahkan row-level locking dan transaksi pada MySQL.
Database Storage Engine ini banyak digunakan oleh programmer apalagi oleh
web developer
karena sifatnya yang free. Untuk yang expert sudah ada yang bayar.
Kemampuannya sudah bisa
diandalkan, mempunyai kapasitas yang cukup mumpuni sekitar 60.000 tabel
dengan jumlah
record mencapai 5.000.000.000 bahkan untuk yang terbaru sudah lebih.
Keamanan datanya cukup
aman walaupun tidak sehebat Postgre apalagi Oracle. Engine ini multiplatform
sehingga mampu

diaplikasikan di berbagai sistem operasi. My Sql cocok diaplikasikan diaplikasi


kelas kecil dan
menengah. Kelebihan paling utama engine ini adalah kecepatannya.
Kelebihan :
1.Dapat bekerja di beberapa platform yang berbeda, seperti LINUX, Windows,
MacOS dll.
Dapat dikoneksikan pada bahasa C, C++, Java, Perl, PHP dan Python.
2.Memiliki lebih banyak type data seperti : signed/unsigned integer yang
memiliki panjang data sebesar 1,2,3,4 dan 8 byte, FLOAT, DOUBLE, CHAR,
VARCHAR, TEXT, BLOB, DATE,TIME, DATETIME, TIMESTAMP, YEAR, SET dan tipe
ENUM.
3.Mendukung penuh terhadap kalimat SQL GROUP BY dan ORDER BY. Mendukung
terhadap fungsi penuh ( COUNT ( ),COUNT (DISTINCT), AVG ( ), STD ( ), SUM ( ),
MAX ( ) AND MIN ( ) ).
4.Mendukung terhadap LEFT OUTHER JOIN dengan ANSI SQL dan sintak ODBC.
5.Mendukung ODBC for Windows 95 (dengan source program). Semua fungsi
ODBC 2.5 dan sebagainya. Sebagai contoh kita dapat menggunakan Access
untuk connect ke MySQL server.
6.Menggunakn GNU automake, autoconf, dan LIBTOOL untuk portabilitas.
7.Kita dapat menggabungkan beberapa table dari database yang berbeda dalam
query yang sama. Ditulis dengan menggunakan bahasa C dan C++. Diuji oleh
compiler yang sangat jauh berbeda.
8.Privilege (hak) dan password sangat fleksibel dan aman serta mengujinkan
Host-Based
Verifikasi.
9.Open Source dan gratis didownload.
Lebih hemat resource memory (dibandingkan database lain).
Kekurangan :
Untuk koneksi ke bahasa pemrograman visual seperti visual basic, delphi, dan
foxpro, mysql
kurang support, karena koneksi ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai
dengan koneksi
dari program visual tersebut, dan ini yang menyebabkan mysql jarang dipakai
dalam program
visual.
Data yang ditangani belum begitu besar.

ORACLE
Man this is a great database. Database Storage Engine ini bisa menyimpan data
sampai ukuran
tera byte, dan database oracle juga meyediakan yg gratisan versi home edition
untuk sekedar yg
ingin belajar oracle aja sedangkan untuk versi enterprisenya kita harus bayar.
sejauh yg saya tahu
dalam pengalaman saya, untuk bagian query-nya oracle tetap menggunakan
standard bahasa
SQL. Oralce bisa digunakan diberbagai platform seperti unix,windows, atau yg
lainnya.
untuk masalah keamanan oracle bisa dibilang baik. untuk masalah perfomance
oracle kebanyakan

bermain di harddisk jadi kalau anda ingin menggunakan oracle anda harus
menyediakan space
harddisk yg cukup besar. untuk backup oracle mempunyai extensi sendiri
namanya file DMP.
Kelebihan :
1.Ketika kita mengakses database dan kemudian ada kejadian seperti listrik mati
misalnya maka data yang sudah kita simpan tidak rusak/hilang.
2.Database Clusters, dengan menggunakan teknologi Real Application Clusters
(RAC). Salah satu fungsi dari RAC adalah memberikan perlindungan terhadap
kelangsungan data dalam perusahaansehingga apabila terjadi crash pada salah
satu server database, maka tidak akan mempengaruhi kinerja perusahaan. Hal
ini disebabkan karena teknologi RAC memungkinkan untuk membuat beberapa
database server menjadi seolah-olah satu database server, sehingga apabila ada
databaseserver yang down, kinerja database server tersebut akan di-take over
oleh server-server yang lain.
3.Row-Level Locking, fitur ini dapat melakukan lock tidak hanya pada table-level
saha, akan tetapi dimungkinkan untuk melakukan lock lebih jauh lagi sampai
pada row-level. Sehingga user-user dapat melakukan akses data dalam suatu
tabel secara bersamaan, lebih cepat dan lebih akurat.
4.Data Partitioning, Oracle memungkinkan kita untuk melakukan partisi ke suatu
tabel maupun indeks. Hal ini akan dapat meningkatkan kemampuan kita untuk
dalam melakukan manajemen data.
5.Oracle OLAP (Integrated Online Analytical Processing), Oracle memiliki fungsi
OLAP (yang sebelumnya hanya dapat kita temui pada OLAP database) yang
terintegrasi dengan baik ke dalam relational database, sehingga kita tidak
memerlukan database lain selain Oracle itu sendiri.
6.Oracle Data Mining & Data Warehousing, fitur ini memberikan kemudahan bagi
perusahaan yang ingin men-develop aplikasi Business Intellegent yang bertujuan
untuk membantu eksekutif perusahaan dalam menentuksan strategi perusahaan
berdasarkan analisis data yang di-generate oleh Oracle Data Mining.
7.Virtual Private Database, fitur ini memberikan dan meningkatkan fleksibilitas
jaminan securitysampai pada row-level security. Hal ini akan membuat aplikasi
kita menjadi semakin aman sewaktu kita melakukan transaksi melalui Internet.
8.Intelegent Self-Managing, untuk para DBA, fitur ini akan membuat proses
database tuning dan database manajemen menjadi lebih mudah.
9.Flashback Query, fitur ini memungkinkan kita untuk melihat status data kita
mundur beberapa waktu (flash back) sampai batas yang kita tentukan, sehingga
apabila terjadi kesalahaan data pada waktu yang lalu, maka kita dapat
melakukan koreksi tanpa harus melakukan database recovery.
Kekurangan :
1.Penggunaan Oracle sangat memakan banyak biaya, mulai dari device sampai
diperlukannya DBA yang handal.
2.Yang paling anda pahami/ kuasai ?Jika memilih salah satu yang mana
akan anda pilih alasannya :
Menurut pendapat saya sebaiknya sebelum memilih oracle ataupun my sql kita
sesuaikan dengan kebutuhan kita ,apakah butuh penyimanan yang begitu
besar?,perlu sistem keamanan yang kuat?,sesuaikah dengan kondisi ekonomi
kita?
Setelah itu barulah kita mencoba memilih DBMS apa yang cocok dengan kita.jika
anda ingin DBMS dengan kemampuan daya yang terjamin,keamanan kuat dan

penyimpanan besar maka saya sarankan untuk memilih ORACLE karena seperti
yang kita ketahui diatas bahwa oracle mempunyai begitu banyak kelebihan jika
dibandingkan dengan MYSQL,Oracle juga mampu dijalankan baik itu di
windows,Linux,maupun di mainframe dll.oracle juga memiliki kemampuan untuk
management user dan hak untuk mengakses suatu database sehingga cocok
sekali jika digunakan di perusahaan besar.jika memilih oracle maka pastikan juga
pengguna merupakan ahli DBA yang handal .
Jika anda ingin mendirikan perusahaan kecil,maka saya rasa MYSQL cocok untuk
anda karena program ini adalah opensource ,gratis untuk di download tidak perlu
membayar lisensi seperti pada oracle.
3.Fragmentasi

1. Jenis-Jenis Fragmentasi Data

Fragmentasi Horizontal.
Fragmentasi horizontal berisikan tupel-tupel yang dipartisi dari sebuah relasi
global ke dalam sejumlah subset r1, r2, , rn. Tiap-tiap subset berisikan
sejumlah tupel dari r. Tiap-tiap tupel dari r harus memiliki satu fragment,
sehingga relasi yang asli dapat disusun kembali. Sebuah fragment dalam
fragmentasi horizontal dapat didefinisikan sebagai sebuah seleksi pada relasi
global r. Oleh karena itu sebuah predikat Pi digunakan untuk menyusun
fragment ri seperti berikut :
ri = si(r)
Penyusunan kembali dari relasi r dapat diperoleh dengan mengambil gabungan
dari seluruh fragment :
n
r = U ri
i=1

Fragmentasi Vertikal
Dalam fragmentasi vertikal, tiap-tiap fragment ri didefinisikan sebagai :
ri = pi(r)
Relasi global dapat disusun kembali dari fragment-fragment dengan
mengambil natural join: r = r1 r2
r
..
rn
Fragmentasi vertikal disempurnakan dengan menambahkan sebuah atribut
yang disebut tuple identifier (tuple-id) ke dalam skema r. Sebuah tuple-id
adalah sebuah alamat logik dari sebuah tupel. Tiap-tiap tupel dalam r harus
memiliki sebuah alamat yang unik, atribut tuple-id sebagai kunci untuk
penambahan skema.
Kunci tersebut akan direplikasikan ke dalam seluruh fragment dengan tujuan
untuk penyusunan kembali relasi global. Kita dapat melihat bahwa dalam

fragmentasi vertikal motivasi utama untuk memiliki fragment-fragment yang


disjoin adalah tidak sepenting dalam fragmentasi horizontal.

Fragmentasi Campuran
Relasi r (global) dibagi-bagi ke dalam sejumlah relasi fragment r1, r2, r3, ,
rn. Tiap-tiap fragment diperoleh sebagai hasil baik dari skema fragmentasi
horizontal ataupun skema fragmentasi vertikal pada relasi r, atau dari sebuah
fragment r yang diperoleh sebelumnya.
Cara yang sederhana untuk membangun fragmentasi campuran sebagai
berikut :
1. Menggunakan fragmentasi horizontal pada fragmentasi vertikal.
2. Menggunakan fragmentasi vertikal pada fragmentasi horizontal.
Contoh : Relasi Deposit
Tabel 1. Deposit-Scheme(branch_name, account_number, customer_name,
balance)

Pemecahan relasi global dengan menggunakan :


o Fragmentasi Horizontal
Untuk menggambarkan ini, relasi r adalah relasi deposit dari tabel di atas.
Relasi ini dapat dibagi ke dalam n fragment yang berbeda, dimana berisikan
tupel-tupel dari rekening yang dimiliki oleh sebuah cabang utama. Jika bank
hanya memiliki dua cabang, Hillside dan Valleyview maka ada dua fragment
yang berbeda.
Kemudian fragmentasi horizontal dapat diuraikan sbb :
Deposit1 = s branch-name = Hillside (Deposit)
Deposit2 = s branch-name = Valleyview (Deposit)
Fragment deposit1 disimpan pada site Hiilside dan fragment deposit2
disimpan pada site Valleyview. Dua fragment ini digambarkan sbb :

Fragmentasi di
atas memenuhi kondisi lengkap jika Hillside dan Valleyview adalah
harga-harga yang mungkin dari atribut branch-name. Kondisi penyusunan
kembali sangat mudah untuk diperiksa karena selalu mungkin untuk disusun
kembali relasi global deposit melalui operasi berikut :
Deposit = deposit1 U deposit2
Begitu juga untuk kondisi disjoin. Kita akan memakai predikat yang
digunakan dalam operasi seleksi yang mendefinisikan sebuah fragment
kualifikasinya :
q1 : branch-name = Hillside
q2 : branch-name = Valleyview
Fragmentasi Vertikal
Pada fragmentasi vertikal, relasi deposit memerlukan penambahan tuple-id. Berikut
ini adalah relasi deposit dengan penambahan tuple-id :

Untuk menyusun kembali relasi deposit yang asli dari fragment-fragment, kita dapat
menggunakan :
p Deposit-scheme(deposit3 deposit4)
Atribut join dari ekspresi di atas adalah tuple-id. Karena tuple-id menggambarkan
sebuah alamat, hal ini memungkinkan untuk memasangkan sebuah tupel dari
deposit3 yang berhubungan dengan tupel dari deposit4 dengan menggunakan alamat
yang diberikan oleh harga tuple-id.
Fragmentasi Campuran :
Misalkan relasi r adalah relasi deposit dari gambar 1 di atas. Relasi ini dibagi ke
dalam fragment deposit3 dan deposit4 seperti didefinisikan di atas. Selanjutnya kita
dapat membagi fragment deposit3 menjadi fragment deposit3a dan fragment
deposit3b dengan menggunakan skema fragmentasi horizontal ke dalam dua fragment
berikut :
Deposit3a = s branch-name = Hillside (Deposit3)
Deposit3b = s branch-name = Valleyview (Deposit3)

Contoh Fragmentasi nya :


CONTOH KASUS JENIS-JENIS FRAGMENTASI
Ujian (NIM,Nama_Mhs,Kode_MK,Mt_Kuliah,Nil_Akhir,Grade)

Fragmentasi Horisontal terbagi menjadi 3 fragment yang berbeda berdasarkan Mt_Kuliah


1. Relasi Mt_Kuliah=Sistem Basis Data
s Mt_Kuliah=Sistem Basis Data (Ujian)

2. Relasi Mt_Kuliah=Peranc. Sistem


s Mt_Kuliah=Peranc. Sistem (Ujian)

3. Relasi Mt_Kuliah=Visual Basic


s Mt_Kuliah=Visual Basic (Ujian)

Fragment di atas memenuhi kondisi jika Nama_Mhs dan Mt_Kuliah adalah hal-hal yang
memenuhi syarat Fragmentasi vertical:berdasarkan dekomposisi-nya dengan menambahkan
tupel id

Relasi 1 = NIM, Nama_Mhs, Mt,Kuliah, Nil_Akhir, Grade, Tuple_ID


p NIM,Nama_Mhs,Mt,Kuliah,Nil_Akhir,Grade,Tuple_ID (UJian)

Relasi 2 = NIM,Kode_MK,Nil_Akhir,Grade,Tuple_ID
p NIM,Kode_MK,Nil_Akhir,Grade,Tuple_ID (Ujian)

Fragmentasi Campuran
Terdapat relasi berdasarkan Mata Kuliah yang sama

4.Contoh Fragmentasi pada oracle?

Skema Perpus Pusat.

Skema Ruang baca teknik dan ekonomi

Dari gambar diatas diskenariokan Terdapat tiga buah server, yaitu server perpus
pusat, server ruang baca Ekonomi dan Teknik. Server yang ada di faultas Teknik
dan Ekonomi merupakan salah satu fragmen database yang ada di dalam server
Perpus Pusat dengan asumsi sebagai berikut:
1. Server Perpus Pusat mempunyai, entitas seperti gambar diatas dimana
terdapat entitas Peminjaman dan DetailPeminjaman yang menyimpan data
transaksi peminjaman dan pengembalian tidak hanya di server Perpus Pusat
saja, tetapi juga menyimpan data peminjaman dan pengembalian di server
Ruang Baca Teknik dan Ekonomi
2. Koleksi di perpus pusat dibagi menjadi 4 yaitu buku, majalah, tugas akhir,
audio video.
3. Anggota perpustakaan dan ruang baca mempunyai nomer keanggotaan
dengan format tertentu yaitu [jenis_anggota][kode_fk][nomer]. Dimana :
[jenis_anggota] = MHS (Mahasiswa), Dosen (DSN), Karyawan (KWN)
[kode_fk] = 01 (teknik), 02 (ekonomi)
[nomor] = merupakan nomor anggota terdiri dari 5 digit
4. Koleksi yang ada di ruang baca Teknik dan Ekonomi hanya ada dua jenis, yaitu
buku referensi dan tugas akhir.
5. Untuk data anggota, antara perpus pusat dan ruang baca akan disinkronkan
sesuai dengan kode fakultas masing-masing
6. Untuk data koleksi antara perpus pusat dan ruang baca akan disinkronkan
sesuai dengan jenis koleksinya (genre ekonomi, atau informatika)
7. Untuk data transaksi antara perpus pusat dan ruang baca akan disinkronkan
sesuai dengan jenis koleksi yang dipinjam (genre ekonomi, atau informatika).
8. Segala perubahan stok koleksi yang ada di Perpus Pusat yang berkaitan
dengan koleksi yang ada di Ruang Baca, akan disinkronkan
Berdasarkan asumsi sebelumnya selesaikan permasalahan berikut ini:
1. Impelementasikan table-tabel yang ada pada masing-masing server sesuai
dengan gambaran skema diatas
2. Buatlah database link antara server Perpus Pusat dengan ruang baca Teknik
dan ruang Baca Ekonomi
3. Buatlah prosedur dimana dapat melakukan update data anggota dari Perpus
Pusat ke ruang baca Teknik/Ekonomi sesuai dengan kode pada nomer anggota
4. Buatlah prosedur yang mampu melakukan proses merging data anggota dari
ruang baca Teknik/ Ekonomi ke Perpus Pusat

5. Buatlah prosedur yang melakukan proses update data koleksi buku dan tugas
akhir yang ada di Perpus Pusat ke ruang baca Teknik dan Ekonomi sesuai dengan
jenis (genre) koleksi buku dan tugas akhir.
6. Buatlah prosedur yang melakukan proses merging / penggabungan data
koleksi buku dan tugas akhir yang ada di ruang baca Teknik dan Ekonomi ke
Perpus Pusat
7. Untuk setiap data yang diupdate maupun di merge, adalah data yang terbaru
saja (tidak semua data)
Penyelesaian:

1. Database link antara perpus pusat dan ruang baca teknik dan ekonomi

2. Implementasi Procedure update table anggota


Procedure Insert Anggota Teknik

Procedure Insert Anggota Ekonomi

Procedure Update Anggota Teknik

Procedure Update Anggota Ekonomi

Insert data Anggota

Update data Anggota

Data Anggota di Skema Ekonomi

Running procedure update

Data hasil Update di Skema Ekonomi

3. Implementasi procedure merging data anggota


Procedure Merging data Anggota

Running procedure Merging

Hasil Merging data Anggota

4. Implementasi procedure update data koleksi buku dan tugas akhir


Procedure Update data koleksi buku pada skema Ekonomi

Procedure Update data tugas akhir pada skema Ekonomi

Procedure Update data koleksi buku pada skema Teknik

Procedure Update data tugas akhir pada skema Teknik

5. Imlementasi procedure merging data koleksi dan tugas akhir


Procedure Merging data koleksi dan tugas akhir pada skema Teknik

Procedure Merging data Koleksi dan Tugas Akhir pada skema Ekonomi

VI. KESIMPULAN
Fragmentasi merupakan suatu proses pembagian data dari satu buah table
ke dalam beberapa buah table yang berbeda, dimana didalam arisitektur
database terdistribusi, table-tabel tersebut terdapat dalam suatu server
database yang terpisah antara yang satu dengan yang lain. Dalam proses
fragmentasi database, terdapat proses pengkopian data yang disimpan ke
dalam suatu table dan skema yang berada pada database yang lain. Dengan
adanya proses fragmentasi memungkinkan suatu data yang berada pada
database tertentu akan dapat terupdate secara langsung maupun berkala
pada database yang lain.