Anda di halaman 1dari 15

PENGARUH PENGELOLAAN JADWAL TERHADAP KELANCARAN

PERKULIAHAN KELAS KARYAWAN UNIVERSITAS WIDYATAMA

LAPORAN PENELITIAN
Diajukan untuk memenuhi pelaksanaan Tugas I Metode Kuantitatif
Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Widyatama

Oleh:
Tegar Muttabi Abdillah
Deden Hermaddin
Erwansyah
Rayhan Nuradithia
Fadhilah Nur Rokhman
Herni Ambar Sari

FAKULTAS BISNIS DAN MANAJEMEN


UNIVERSITAS WIDYATAMA
BANDUNG
2015

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.


Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, serta rahmat
shalawat dan salam untuk junjungan besar Nabi Muhammad SAW, penyusun dapat
menyelesaikan laporan penelitian yang berjudul Pengaruh Pengelolaan Jadwal
Terhadap Kelencaran Perkuliahan Kelas Karyawan Universitas Widyatama.
Penyusunan laporan penelitian ini diajukan untuk memenuhi pelaksanaan Tugas
I Metode Kuantitatif pada Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Widyatama
Bandung. Penyusun sangat menyadari di dalam penyusunan laporan penelitian ini masih
terdapat kekurangan-kekurangan yang disebabkan oleh keterbatasan dan kemampuan
penyusun. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati penyusun sangat
mengharapkan saran dan kritik membangun untuk menyempurnakan laporan penelitian
ini.
Penyusun mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Feri Sulianta, S.T.,
M.T. sebagai dosen pembimbing dan referensi yang telah mendukung dalam
menyelesaikan penyusunan laporan penelitian ini.
Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan karunia-Nya serta membalas
kebaikan semua pihak yang telah membantu penyusun dalam penyusunan laporan
penelitian ini. Akhir kata, semoga laporan penelitian ini dapat bermanfaat bagi
penyusun dan bagi pembaca umumnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Bandung, 01 Oktober 2015

Penyusun
i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
.
DAFTAR ISI
...
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

1.2 Rumusan Masalah


...
1.3 Tujuan dan Manfaat

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Universitas Widyatama

2.2 Kasus yang Terjadi di Widyatama

2.3 Pihak yang Terlibat di Dalam Kasus

2.4 Solusi

2.5 Metode Penelitian

2.5.1 Wawancara

2.5.1 Kuesioner

2.5.1 Observasi

BAB III PENUTUP


3.1 Kesimpulan
...
3.2 Kritik dan Saran

DAFTAR PUSTAKA
.

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

i
ii
1
1
2
3
4
5
5
6
6
7
9
10
11
12

Universitas Widyatama merupakan universitas swasta yang termasuk


univeritas favorit di Bandung, setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah
pendaftar sebagai calon mahasiswa yang ingin masuk ke universitas ini.
Universitas Widyatama memberikan kemudahan bagi para karyawan untuk
melanjutkan tingkat pendidikannya, dengan membuka kelas karyawan untuk
jenjang diploma (D3), jenjang sarjana (S1), jenjang pascasarjana (S2). Masingmasing jenjang telah menyediakan program studi yang dapat diambil oleh para
karyawan

atau

pegawai

untuk

melanjutkan

kuliah.

Berdasarkan

waktu

perkuliahannya terdapat dua jenis kelas karyawan, yaitu kelas week-end (Sabtu dan
Minggu) dan week-day (Senin sampai Jumat pada malam hari).
Setiap hari Sabtu dan Minggu dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di
awal semester, terdapat banyaknya mahasiswa kelas karyawan yang berada di luar
kelas dan tidak melakukan proses KBM.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan uraian di atas terdapat masalah-masalah yang dapat diambil
sebagai objek penelitian yaitu:
1. Apakah yang menjadi permasalahan banyaknya mahasiswa kelas karyawan
week-end tidak melakukan proses KBM di awal semester?
2. Siapakah yang terlibat dalam kasus ini?
3. Bagaimana solusi untuk kasus ini?

1
2
1.3 Tujuan dan Manfaat
Tujuan dari penyusunan laporan penelitian ini adalah untuk menjelaskan
tentang kasus yang terjadi terhadap mahasiswa kelas karyawan week-end yang tidak

melakukan proses KBM di awal semester dan solusinya, serta sebagai contoh untuk
laporan penelian menggunakan metode kuantitatif.
Manfaat dari laporan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebenaran dari
kasus yang terjadi dan dapat dijadikan sebagai bahan perbaikan untuk
menyelesaikan kasus yang terjadi.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Universitas Widyatama

Universitas Widyatama yang berlokasi di Jl. Cikutra No.204A Bandung


merupakan universitas swasta yang termasuk univeritas favorit di Bandung, setiap
tahunnya mengalami peningkatan jumlah pendaftar sebagai calon mahasiswa yang
ingin masuk ke universitas ini.
Universitas Widyatama berdiri pada 2 Agustus 2001, berdasarkan Surat
Keputusan menteri Pendidikan Nasional No. 137/D/0/2001. Universitas Widyatama
ini merupakan penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bandung (STIEB),
Sekolah Tinggi

Ilmu Bahasa

Bandung

(STIBB), Sekolah Tinggi

Teknologi Bandung Widyatama (STTBW),


Sekolah Tinggi Desain Komunikasi Visual
(STDKV)

serta

Penggabungan

Magister
sekolah

Manajemen.
tinggi-sekolah

tinggi ke dalam Universitas Widyatama


agar lulusan-lulusannya dapat menjadi lulusan-lulusan yang lebih memiliki daya
saing yang tinggi. Langkah lanjut dilakukan Universitas Widyatama adalah upaya
serius dan konsisten mewujudkan suatu sistem pelayanan pendidikan dengan
standar ISO-9001: 2008.
Universitas Widyatama memberikan kemudahan bagi para karyawan untuk
melanjutkan tingkat pendidikannya, dengan membuka kelas karyawan untuk
jenjang diploma (D3), jenjang sarjana (S1), jenjang pascasarjana (S2). Masingmasing jenjang telah menyediakan program studi yang dapat diambil oleh para
karyawan

atau

pegawai

untuk

melanjutkan

kuliah.

Berdasarkan

waktu

perkuliahannya terdapat dua jenis kelas karyawan, yaitu kelas week-end (Sabtu dan
Minggu) dan week-day (Senin sampai Jumat pada malam hari).

3
4
2.2 Kasus yang Terjadi di Widyatama

Setiap hari Sabtu dan Minggu dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di
awal semester, terdapat banyaknya mahasiswa kelas karyawan yang berada di luar
kelas dan tidak melakukan proses KBM. Kasus tersebut terjadi biasanya
berlangsung sampai dua bahkan tiga minggu dari permulaan semester baru.
Setelah melakukan proses penelitian, ternyata penyebab dari kasus
banyaknya mahasiswa kelas karyawan week-end tidak melakukan proses KBM di
awal semester adalah terdapat pengelolaan jadwal yang kurang baik.
Masalah yang timbul dari pengelolaan jadwal yang kurang baik tersebut
diataranya:

Ketidakhadiran dosen
Banyaknya dosen yang tidak hadir yang diakibatkan oleh
ketidaktahuan dosen untuk mengisi perkuliahan karena tidak adanya
konfirmasi dari pihak akademik atau terdapat jadwal yang bentrok
bagi dosen baik dengan jadwal di Widyatama sendiri maupun di

universitas lain.
Ketidaktentuan kelas untuk proses KBM
Tempat untuk menyelenggarakan proses KBM yang belum menentu
terjadi di beberapa kelas, hal tersebut diakibatkan oleh bentroknya

pemakaian kelas dengan waktu yang sama.


Harus dilakukannya pemecahan (split) kelas
Untuk beberapa kelas, terdapat dua kelas atau lebih yang disatukan
(mendapatkan dosen yang sama, pada waktu yang sama, dan tempat
yang sama). Kejadian tersebut merupakan pelanggaran terhadap
peraturan dikti yang menetapkan bahwa untuk satu kelas
bersiswakan maksimal 30 orang,

Harus dilakukan penggantian KBM


Penggantian KBM adalah kebijakan yang telah ditetapkan oleh
Widyatama, dimana KBM yang tidak dapat dilaksanakan haruslah

diganti di waktu yang lain sesuai dengan jumlah pertemuan dan


jumlah SKS yang sama. Banyaknya mahasiswa kelas karyawan yang
berasal dari luar kota dan tidak menetap di Bandung mengeluhkan
adanya pergantian ini, kekecewaan tersebut diakibatkan oleh KBM
yang tidak terlaksana merupakan kesalahan pihak Widyatama sendiri
khususnya Biro Administrasi Akademik bukan dari kesepakatan
antara mahasiswa dengan dosen.
2.3 Pihak yang Terlibat di Dalam Kasus
Kasus ini tidak terlepas dari beberapa pihak yang dapat dijadikan sebagai
subjek penelitian, diantaranya:

Mahasiswa kelas karyawan week-end (Reguler B-2);


Biro administrasi akademik;
Dosen yang bersangkutan.

2.4 Solusi
Setelah dilakukan penelitian, berikut adalah solusi untuk mengatasi kasus
tersebut diantaranya:

Diadakannya program perbaikan kinerja biro administrasi akademik

oleh Universitas Widyatama;


Biro administrasi akademik

harus memberikan surat kesediaan

dahulu terhadap dosen yang bersangkutan sebelum memasukannya


ke dalam jadwal yang tetap, sehingga tidak ada lagi dosen yang tidak
hadir di awal semester;

Biro administrasi akademik harus teliti, sigap, dan jujur kepada


mahasiswa apabila di awal semester belum ada dosen dan kelas yang
tetap. Selain itu biro administrasi akademik tidak mencantumkan di

jadwal tetap mata kuliah dan dosen yang belum tentu, serta

memberikan konfirmasi kepada ketua kelas yang bersangkutan;


Dibuatnya sebuah sistem informasi manajemen kehadiran dosen
(SIM KEDOS) secara online untuk memonitor kehadiran dosen

yang dapat di kontrol secara baik oleh akademik dan mahasiswa;


Dosen dan mahasiswa tetap melakukan perkuliahan secara
telekonferensi, yaitu merupakan pertemuan berbasis elektronik
secara

langsung

(live)

yang

dihubungkan

dengan

suatu sistem telekomunikasi sebagai penggantian KBM;


Adanya asisten dosen yang dapat mengatasi masalah ketidakhadiran

dosen;
Di buat papan informasi elektronik disetiap pintu kelas yang

menerangkan status (jadwal) kelas;


Pembuatan ruangan kelas baru apabila kapasitas tidak cukup;
Adanya pengawasan dan pengendalian dari Universitas Widyatama,
agar kasus ini tidak terjadi secara berulang.

2.5 Metode Penelitian


2.5.1 Wawancara
Wawancara yang kami lakukan yaitu dengan wawancara tidak
terstruktur kepada pihak yang terlibat, diantaranya:

20 orang mahasiswa kelas karyawan week-end


1 orang dari biro administrasi akademik
2 orang dosen yang bersangkutan.

7
Wawancara terhadap 20 orang mahasiswa kelas karyawan week-end
prodi manajemen dilakukan di taman Universitas Widyatama, wawancara
itu bersamaan ketika mereka tidak mengikuti proses KBM yang seharusnya
berada di kelas. Pertanyaan yang diajukan mengenai penyebab tidak
melakukan proses KBM di awal semester, upaya apa yang telah dilakukan

tentang permasalahan tersebut, dan informasi lainnya mengenai kasus


tersebut.
Wawancara terhadap Pak Hendra sebagai pihak perwakilan biro
administrasi akademik, dilakukan di ruangan kuantum. Wawancara itu
dilakukan pada saat pertemuan kedua (minggu kedua), dengan mengajukan
pertanyaan seputar penjelasan dan penyebab kasus tersebut bisa terjadi
setiap tahun.
Wawancara terhadap dosen bersangkutan yaitu kepada Ibu Alfiah
Hasanah, S.E., M.Ec. dan Bapak H.R. Ferry Mulyawan M., S.E., M. Si., Ak.
sebagai dosen yang tidak hadir. Wawancara tersebut dilakukan melalui
telepon karena mereka berada di luar kota, dan pertanyaan yang diajukan
adalah seputar ketidakhadirannya untuk mengisi kuliah.
2.5.2

Kuesioner
Kuesioner diberikan kepada enam orang mahasiswa kelas karyawan
week-end prodi manajemen sebagai pelengkap data yang dikumpulkan dari
wawancara, yang diisi di taman Universitas Widyatama di saat kuliah
pertama. dengan jumlah 20 pertanyaan pilihan ganda mengenai penilaian
pengelolaan yang dilakukan biro administrasi akademik.

8
Berikut adalah lima dari 20 pertanyaan yang dilampirkan di dalam
kuesioner:
1. Apakah perkuliahan di awal semester Anda berjalan lancar?
Ya

Tidak

2. Berapa persen mata kuliah yang berjalan lancar?


0%

25%

50%

75%

100%

3. Bagaimana penilaian Anda tentang kesesuaian jadwal kuliah?


SKB

KB

SB

4. Apakah jadwal kuliah memerlukan perbaikan/penyesuaian?


Ya

Tidak

5. Bagaimana penilaian Anda tentang kinerja biro administrasi akademik?


SKB

KB

SB

Keterangan:
SKB

: Sangat kurang baik

KB

: Kurang baik

: Cukup

: Baik

SB

: Sangat baik

9
2.5.3

Observasi
Observasi yang dilakukan merupakan observasi berperanserta
(participant observation), dimana kami sebagai peneliti kasus ini
merupakan mahasiswa kelas karyawan week-end prodi manajemen yang
menjadi salahsatu pihak yang terlibat secara langsung.

Pengamatan terjadi selama dua tahun satu bulan, dimana selama dua
tahun merupakan observasi tidak terstruktur dan satu bulan dilakukan secara
terstruktur dikarenakan untuk pengumpulan data penelitian ini. Sehingga
pengamatan telah dilakukan dengan cukup untuk mengetahui apa yang
sebenarnya terjadi dalam kasus ini.
Pengamatan dilakukan di Universitas Widyatama dan portal
mahasiswa Wdyatama, berikut adalah objek yang telah diamati:

Kinerja biro administrasi akademik, contohnya pelayanan di


kuantum dan jadwal kuliah yang tercantum di portal

mahasiswa;
Kinerja dosen, contohnya pemenuhan jadwal kuliah di awal

semester;
Penilaian

mahasiswa

terhadap

manajemen

akademik,

contohnya sikap kekecewaan yang terlihat setiap menghadapi

ketidakjelasan jadwal kuliah;


Ketersediaan ruangan kelas.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Universitas Widyatama yang berlokasi di Jl. Cikutra No.204A Bandung
merupakan universitas swasta yang termasuk univeritas favorit di Bandung, setiap

tahunnya mengalami peningkatan jumlah pendaftar sebagai calon mahasiswa yang


ingin masuk ke universitas ini.
Setelah dilakukannya metode penelitian kuantitatif pada Universitas
Widyatama, terdapat kasus yaitu pengelolaan jadwal kuliah kelas karyawan weekend yang kurang baik dilakukan biro administrasi akademik. Kasus tersebut
mengakibatkan beberapa masalah seperti ketidakhadiran dosen, ketidaktentuan
kelas untuk proses KBM, harus dilakukannya pemecahan (split) kelas, dan
penggantian KBM.
Laporan penelitian ini telah membuktikan bahwa terdapat kasus pengelolaan
jadwal kuliah yang kurang baik sangat mengakibatkan ketidaklancaran kegiatan
belajar mengajar (KBM), menurut hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
kinerja biro administrasi akademik Universitas Widyatama harus diperbaiki.

10
11
3.2 Kritik dan Saran

DAFTAR PUSTAKA

http://www.widyatama.ac.id/

http://achsan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/4487/BAB+III.doc

12