Anda di halaman 1dari 1

Gerakan tanah adalah perpindahan massa tanah atau batuan pada arah tegak,

datar, atau miring dari kedudukannya semula, yang terjadi akibat adanya
gangguan kesetimbangan pada ssaat itu.
Gerkan tanah adalah suatu konsekuensi fenomena dinamis alam untuk mencapai
kondisi baru akibat gangguan keseimbangan lereng yang terjadi, secara alamiah
maupun akibat ulah manusia. Gerakan tanah akan terjadi pada suatu lereng, jika
ada keadaan ketidakseimbangan yang menyebabkan terjadinya suatu proses
mekanis, mengakibatkan sebagian dari lereng tersebut bergerkan mengikuti
arah gravitasi, dan selanjutnya setelah terjadi longsor, lereng akan seimbang
atau stabil kembali. Jadi longsor merupakan pergerakan massa tanah atau
batuan menuruni lereng mengiktui gaya gravitasi akibat terganggunya
kestabilan lereng. Apabila massa yang bergerak pda lereng ini didominasi oleh
tanah dan gerakannya melalui suatu bidang lereng, baik berupa bidang miring
maupin lengkung, maka proses tersebut disebut sebagi longsoran tanah.
Pergerakan tanah dapat menimbulkan akibat yang merugikan, seperti halnya
tanah longsor yang termasuk bencana alam akibat batuan yang tidak
terkonsolidasi secara semourna sehingga air dapat masuk kedalam celah-celah
batuan tersebut dan mengakibatkan tanah longsor. Pergerakan tanah yang
diakibatkan oleh struktur geologi juga menimbulkan dempak negatif, karena bisa
sampai merusak bangunan dalam skala yang besar dan luas. Tanah atau batuan
yang mengandung mineral lempung sangat mudah untuk bergerak, karena licin,
contoh saat tnah tersebut bergerak, dua bangunan yang dulunya terdapat jarak
yang efektiif jika tidak dibangun dengan teknik yang tepat, dapat bergeser dan
miring. Dampak pergerakan tanah sangatlah berbahaya jika tidak ditanggulangi
dengan benar.