Anda di halaman 1dari 51

Anatomi Kulit dan

Kelamin

Kulit : Bagian paling luar & terluas dari


tubuh (kira kira1,5-2 m persegi).
F/:
1.Perlindungan fisik.
2.Perlindungan imunologik.
3.Ekskresi.
4.Pengindra.
5.Pengaturan suhu tubuh.
6.Pembentukkan vitamin D.
7.Kosmetis.

organ

Ketebalannya bervariasi :
Paling tebal
Telapak tangan dan kaki
Paling tipis
Kelopak mata
Glans penis

Lapisan Kulit

EPIDERMIS
Terbentuk dari sel keratinosit
Terdiri 5 lapis :
1.STRATUM
2.STRATUM
3.STRATUM
4.STRATUM
5.STRATUM

KORNEUM
LUSIDUM
GRANULOSUM
SPINOSUM
BASALIS

Dermis
Berada dibawah epidermis dan lebih tebal, terdiri lapisan
elastis, fibrosa padat dan folikel rambut.
1. PARS PAPILARE
Bagian yg menonjol ke epidermis
terdiri: ujung saraf & pembuluh darah
2. PARS RETIKULARE
Bagian yg menonjol kebawah ,terdiri :
Serabut kolagen, elastin dan retikulin

Subkutis
Terdiri atas jaringan ikat longgar berisi sel lemak.
Adneksa kulit
- 1.Kelenjar kulit :
a. Kelenjar keringat (Glandula
sudorifera)
b. Kelenjar palit/minyak(Gl.Sebasea )
- 2 KUKU
- 3 RAMBUT.
- 4.Organ sensoris: adanya ujung saraf
sensoris di dermis dan sub kutis.

ORGAN ORGAN SENSORIS


- Badan badan Ruffini : rangsangan panas
- Badan badan Krause : rangsangan dingin
- Badan badan Meissner: rangsangan raba
kuat/dalam
- Badan badan Merkel Ranvier untuk: rangsangan
raba halus
- Badan badan Vater paccini : untuk tekanan

Anatomi Alat
Kelamin

Alat kelamin kelamin lakilaki


Uretra
Organ berbentuk pipa yang terdapat
antara ostium uretra internum dan
ostium uretra eksternum
Panjangnya kurang lebih 20 cm
Dibedakan menjadi : pars prostatika,
pars membranasea, pars spongiosa

Pars Prostatika
Terletak dalam glandula prostata,
antara ostium uretra internum dan
fasia diafragma urogenitale superior
Panjangnya 3 cm
Bagian uretra terlebar dengan daya
dilatasi terbesar

Pars Membranasea
Bagian uretra terpendek
Mulai dari ujung prostat sampai umbi
zakar dan juga dilapisi epitel transisional
Ostium uretra eksternum : bagian uretra
tersempit
Di sebelah dorsolateral kanan kiri :
glandula bulbo uretralis cowper
Pars membranasea dilingkari otot
m.sfingter uretra eksternum

Pars Spongiosa
Bagian uretra terpanjang (kurang
lebih 15cm) dari fasia diafragmatika
urogenitale inferior sampai ostium
uretra eksternum
Dilapisi epitel torak kecuali 12 mm
terakhir (fosa navikularis) yang
dilapisi epitel gepeng berlapis

Penis
Korpus spongiosum penis yang
meliputi uretra
Korpus kavernosum penis, disebelah
dorsolateral kanan dan kiri korpus
spongiosum penis

Korpus Spongiosum Penis


Melebar di kedua ujungnya dengan membentuk
umbi zakar (bulbus penis) di akar penis dan di ujung
proksimalnya yakni kepala zakar (glans penis)
Glans penis diliputi oleh kulup (preputium) yang
disebelah ventral berhubungan dengan glans
melalui frenulum preputium
Di kedua sisi glans bermuara saluran kelenjar
sebasea yaitu glandula Tyson yang menghasilkan
smegma
Glans penis dan permukaan dalam preputium
dilapisi epitel gepeng

Korpus kavernosum penis


Kedua korpus kavernosum penis di
akar penis berpencar masing-masing
membentuk krus penis yang
memperoleh fiksasi pada ramus
inferior os pubis dan ramus superior
os iskii

Prostat
Berukuran 4x4 cm, terletak di bawah
kandung kencing, di atas diafragma
urogenitale dan meliputi bagian
pertama uretra
Terdiri atas 2 lobus lateral dan 1
lobus medial, salurannya dilapisi oleh
epitel torak dan bermuara pada
uretra pars prostatika

Vesikula Seminalis
Kedua vesikula seminalis merupakan alat
yang gepeng, lonjong, dan panjang
kurang lebih 5 cm
Struktur dalamnya berupa tabung yang
berkelok-kelok
Saluran kedua vesikula seminalis masingmasing bersatu dengan bagian terakhir
duktus deferens yang homolateral untuk
membentuk duktus eyakulatorius

Duktus deferens
Merupakan pipa penghubung yang
terentang antara kutub bawah epididimis
dan alas prostata di kedua sisi tubuh
Bagian pertama berjalan naik di dorsal
epididimis kemudian ikut membentuk
funikulus spermatikus
Bagian terakhirnya melebar menjadi ampula
duktus deferentis, kemudian menyempit
dan bersatu dengan saluran vesikula
seminalis menjadi duktus eyakulatorius

Testis dan epididimis


Kedua alat terbungkus dalam
kantung buah zakar (skrotum)
Anak buah zakar (epididimis)
melekat pada permukaan
posterolateral buah zakar testis

Alat kelamin perempuan


Mons veneris dan labium pudendi
Kedua bibir kemaluan besar (laium
mayus pudendi) masing-masing
berasal dari benjolan genital kanan
dan kiri

Klitoris
Merupakan homolog bagian dorsal
penis dan berasal dari tuberkulum
genitale yang tidak berkembang
seperti halnya pada laki-laki
Alat ini berisi 2 badan pengembung
yang bersatu pada glans klitorides

Vestibulum pudendi
Ruangan yang dibatasi oleh kedua
bibir kemaluan kecil (labia minora)
Pada ruangan ini bermuara orifisium
uretra eksternum, saluran kelenjar
Bartholin (glandula vestibularis mayor)
dan ostium vagine
Di kedua sisi vestibulum terdapat
badan pengembung yang dikenal
sebagai bulbus vestibuli

Himen
Lipatan mukosa yang membatasi
ostium vagina pada gadis

uretra
Panjang uretra perempuan hanya 3 cm
dengan epitel transisional di bagian
proksimal dan epitel berlapis di bagian
distal.
Kelenjar skene terletak di sebelah kanan
dan kiri, lateral dari orifisium uretra
eksternum
Saluran dilapisi epitel torak dan bermuara
di vestibulum vagina atau orifisium uretra
eksternum

Vagina
Saluran penghubung antara
vestibulum pudendi dan serviks uteri
Panjang dinding depan 9 cm dan
dinding belakang 14 cm terdiri atas
epitel gepeng berlapis yang
mengandung banyak glikogen

Uterus
Terdiri atas leher (serviks) dan badan
(korpus) uteri. Korpus uteri terdiri
atas 3 lapisan:
Endometrium
Miometrium
Perimetrium

Tuba uterina dan ovarium


Tuba uterina terletak melintang di sisi
kanan dan kiri rahim, ukuran panjang
kurang lebih 12 cm terdiri atas pars
uteri, ismus, ampula, dan fimbriae
Tuba uterina dilapisi epitel torak
berambut getar
Ovarium berbentuk oval dan melekat
pada permukaan dorsal ligamentum
latum uteri.

Sistem pembuluh getah


bening dan kelenjar getah
bening
alat
kelamin
Pada laki-laki :

Penis : anyaman pembuluh getah bening


dangkal ditampung oleh kelenjar-kelenjar
inguinal superficial medial, kelenjarkelenjar inguinal dalam, dan kadang oleh
kelenjar iliaka interna
Prostata dan vesikula seminalis: getah
being dari prostata ditampung oleh
kelenjar sakral, iliaka eksterna, iliaka
interna, dan anorektal

Testis dan epididimis :


Getah bening dari testis dan
epididimis ditampung oleh kelenjar
iliaka eksterna

Pada perempuan
Labium mayus : getah bening dari
labium mayus ditampung oleh kelenjar
inguinal superficial medial kadangkadang oleh kelenjar iliaka eksterna
Labium minus : ditampung oleh
kelenjar inguinal superficial medial,
inguinal dalam, dan iliaka eksterna
Kelenjar bartholini : ditampung oleh
kelenjar vesikal anterior

Klitoris : anyaman pembuluh getah


bening dangkal ditampung oleh
kelenjar-kelenjar inguinal superfisial
medial dan kelenjar inguinal dalam
medial
Uretra : getah bening uretra
ditampung oleh kelenjar inguinal
seperfisial medial, inguinal dalam,
interiliaka, dan gluteal inferior

Ovarium : ditampung oleh oleh kelenjarkelenjar sepanjang aorta abdominalis


Uterus : fundus uteri : sama seperti
ovarium
Korpus uteri : ke kelenjar-kelenjar
sepanjang aorta, kelenjar inguinal
superficial, interiliaka
Serviks uteri : ke kelenjar-kelenjar iliaka
dan kelenjar sepanjang aorta

Vagina
Bagian kranial : beranastomosis
dengan serviks uteri lalu ke kelenjar
iliaka eksterna dan iteriliaka
Bagian kaudal : ke kelenjar
interiliakal gluteal inferior dan
beberapa kelenjar inguinal superfisial
Bagian dorsal : ke kelenjar anorektal