Anda di halaman 1dari 6

Pembimbing:

dr. Trestiawati, Sp. OG

4 TAHAP PERSALINAN
NORMAL
by: Dea Lita Barozha,
s.ked
Pelahiran bayi adalah periode dari
awitan kontraksi uterus yang
regular sampai ekspulsi plasenta,
proses terjadinya hal secara
normal disebut persalinan (labor).

Penilaian awal
1.
2.
3.
4.
5.

Anamnesis
Pem. Fisik general
Pem. Obstetrik
Pemeriksaan penunjang
Tanda dan Gejala In Partu

VT
1. Konsistensi
2. Posisi
3. Pendataran
4. Pembukaan
5. Ketuban
6. Terbawah
7. Penurunan
8. Petunjuk

Penting!
5 faktor pnting dalam persalinan
Bidang Hogde
HIS : kontraksi, interval, intensitas,
lokasi sakit, peng. sedatif, perub.
serviks

Kala I

Kala pembukaan dibagi


menjadi fase aktif dan
fase laten.

Perbedaan fase
laten/aktif:
Frekuensi
Lebar pembukaan
Lamanya kontraksi
mulas?
Penurunan janin?
Lama fase

I
Dimulai pada saat pembukaan
serviks telah lengkap sampai pada
saat bayi telah lahir lengkap.
His menjadi lebih kuat, lebih sering,
lebih lama, sangat kuat. Selaput
Ketuban mungkin juga baru pecah
spontan pada awal kala 2.
7 gerakan kradinal:
1.
Engagement
2.
Descent
3.
Flexion
4.
Internal rotation
5.
Extension
6.
Restitution and external rotation
7.
Expulsion

Kala
III
Dimulai pada saat bayi telah lahir
Lengkap sampai dengan lahirnya
plasenta.
Lepasnya plasenta dari insersinya :
Dari sentral (Schultze)
Dari tepi / marginal
(Matthews-Duncan)

Kala IV

Inisiasi menyusui dini


APGAR score

Sampai dengan 1 jam postpartum


dilakukan observasi.
1.Kontraksi uterus harus baik,
2.Tidak ada perdarahan pervaginarn atau dari alat genital lain,
3.Plasenta dan selaput ketuban harus sudah lahir lengkap,
4.Kandung kencing harus kosong,
5.Luka-luka di perineum harus dirawat dan tidak ada hematoma,
6.Resume keadaan umum bayi, dan
7. Resume keadaan umum ibu.

TERIMAKASIH