Anda di halaman 1dari 4

Nama : Gusi Ayu Surya Rosita Dewi

NIM : 1491661011
TTD :
Are Malaysian Accountancy Students Successfully Influenced by the Teaching of Ethics?
OLeary, Conor and Mohamad, Shafi
A. BIDANG PENELITIAN
Bidang penelitian yang digunakan ada mengenai etika. Dimana penelitian ini menguji
bagaimana pengaruh ajaran etika terhadap mahasiswa akuntansi.
B. FENOMENA
Beberapa peneliti telah menemukan bahwa mahasiswa dengan skor positif yang tinggi
dalam tes pendidikan etika juga bisa berperilaku tidak etis, meskipun mereka telah mendapat
pendidikan etika dan telah mencapai perkembangan yang lebih tinggi dalam tahap model
penilaian etis.
C. FONDASI TEORI
Teori yang digunakan adalah dari Kohlberg (1969,1981) Ada tiga model yaitu prakonvensional, konvensional dan pasca-konvensional.
D. METODELOGI
Metodelogi yang digunakan adalah survey eksperimen.
E. DATA DAN METODE
Populasi dalam penelitian ini adalah dua kelas S1 akuntansi di Malaysia yang
mengambil mata kuliah Etika Bisnis dan Corporate Governance yaitu sebanyak 105
mahasiswa. Sampel yang digunakan yaitu 85 mahasiswa.

Pengumpulan data dalam

penelitian ini menggunakan instrumen berupa lima skenario etika yang digunakan dalam
melakukan survei. Kelima skenario tersebut menggambarkan dilema etika yang mungkin
timbul dalam lingkungan kerja seorang akuntan.
F. TEMUAN
RQ1

: Mengajar etika mahasiswa akuntansi tahun terakhir Malaysia memiliki dampak


pada pengambilan keputusan etis mereka.

RQ2

:Kuliah tradisional dan tutorial mendekati alat yang efektif dalam meningkatkan
Fokus masalah etika akuntansi pada mahasiswa akuntansi Malaysia .

Nama : Gusi Ayu Surya Rosita Dewi


NIM : 1491661011
TTD :
RQ3

:Tugas kelompok alat yang efektif dalam meningkatkan akuntansi Malaysia fokus
pada masalah etika akuntansi siswa.

RQ4

: Penggunaan kombinasi dua metode pengajaran etika berdampak positif pada


Sikap untuk akuntansi isu-isu etis mahasiswa akuntansi Malaysia.

G. KESIMPULAN
Fokus pada masalah etika sangat penting untuk meningkatkan reputasi negara sebagai
tempat untuk bertransaksi bisnis. Selain itu, pengajaran etika terhadap mahasiswa dapat
memberikan dampak positif bagi sikap etis mahasiswa, yang akan menjadi akuntan di masa
depan.
H. REKOMENDASI
Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu lebih baik menggunakan sampel yang lebih
besar untuk mewakili seluruh populasi dan hasil data lebih akurat.
I. SARAN
Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan kembali model dalam mengukur sikap etis
yang dimiliki oleh mahasiswa.

Nama : Gusi Ayu Surya Rosita Dewi


NIM : 1491661011
TTD :

JAWABAN KASUS
TRANSAKSI ENRON YANG DIPERTANYAKAN
1. Yang salah dari pilihan direktur Enron adalah direktur Enron mengetahui akan melanggar
tetapi tetap melaksanakan saran dari Fastow dan Enron telah melanggar kode etik akuntan
2. Ken Lay kemungkinan tidak dapat mengelola tugasnya dari masing-masing jabatan yang
ia kelola langsung secara bersamaan karena Ken Lay merangkap 2 jabatan.
3. Hal ini merupakan kesalahan manajemen Enron yaitu para direktur sendiri yang memberi
kepercayaan jabatan kepada Fastow yang terbukti melakukan kecurangan dan
membiarkan Ken Lay memiliki 2 jabatan sekaligus.
4. Whistle Blower tidak berani bersuara, karena kasus enron melibatkan semua pihak
internal dan mereka juga dijanjikan keuntungan yang besar dari transaksi-transaksi
tersebut. Cara mendorongnya memberikan pengarahan serta bukti-bukti bahwa transaksi
yang dijalankan enron hanya fiktif dan hanya menguntugkan enron.
5. Yang dilakukan auditor internal untuk membantu direktur adalah sebaiknya bertindak
sebagai fidusia professional yang menjaga kepentingan pemegang saham dan Dewan
Direksi.
6. Identifikasi konflik kepentingan:
-

Berbagai Kegiatan SPE. Enron mengungkapkan pada Oktober 2011 bahwa mereka
telah melanggar standar yaitu syarat yang pertama terkait SPE dimana setidaknya 3%
dari total kewajiban dan ekuitas harus dimiliki oleh investor ekuitas independen.

Berbagai Kegiatan Eksekutif


a. Board of Director. membiarkan kegitan-kegitan bisnis tertentu mengandung unsur
konflik kepentingan dan mengijinkan terjadinya transaksi-transaksi berdasarkan
informasi yang hanya bisa di akses oleh Pihak dalam perusahaan (insider trading),
termasuk praktek akuntansi dan bisnis tidak sehat sebelum hal tersebut terungkap
kepada hukum.
b. Salah seorang eksekutif Enron di laporkan telah mempertanyakan praktek
akunting perusahaan yang dinilai tidak sehat. CEO Enron menugaskan penasehat
hukum perusahaan untuk melakukan investigasi atas kekhawatiran tersebut tetapi
tidak memperkenankan penasehat hukum untuk mempertanyakan pertimbangan
yang melatarbelakangi akuntansi yang dipersoalkan.

Nama : Gusi Ayu Surya Rosita Dewi


NIM : 1491661011
TTD :
7. Karena eksekutif Enron merupakan mantan staf dari KAP AA akibat dari hubungan KAP
AA dan Enron yang telah berlangsung lama. Sehingga saat KAP AA memeriksa Enron
kemungkinan independensi mereka terpengaruh oleh hubungan personel antara staf AA
saat itu dengan eksekutif keuangan Enron.
8. Golongan dari budaya Enron ialah buah dari sebuah ketidakjujuran, kebohongan atau dari
praktik bisnis yang tidak etis yang berakibat hutang dan sebuah kehancuran yang
menyisakan penderitaan bagi banyak pihak disamping proses peradilan dan tuntutan
hukum.