Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA

Artha, T. 2014. Interaksi Pertumbuhan Antara Shorea selanica dan Gnetum


gnemon dalam Media Tanam dengan Konsentrasi Cocopeat yang
Berbeda. Skripsi. Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Medan. 2013. Standar
Mutu
Benih
untuk
Bibit
Kelapa
Sawit.
http://ditjenbun.pertanian.go.id/bbpptpmedan/berita-259-standar-mutubenih-untuk-bibit-kelapa-sawit.html. Diakses pada tanggal 03 Oktober
2015.
Bariyanto. 2015. Pengaruh Pemberian Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit
(TKKS) pada Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis
Jacq) Di Main-Nursery pada Medium Subsoil Ultisol. Jom Faperta Vol.
2 no. 1. Pekanbaru
Cresswell G. 2009. Coir Dust A Proven Alternative To Peat. Cresswell
Horticultural Services. Grose vale.
Damayanti, N. D. 2013. Respon Pertumbuhan Kelapa Sawit Bibit (Elaeis
guineensis Jacq.) Terhadap Jenis Fungi Mikoriza Arbuskula pada Dua
Tingkat Pemupukan NPK. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Voi. 15
(1): 33-40. Fakultas pertanian Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Darmayanti, L. Dan Iskandar, R.S. 2010. Pengaruh Penambahan Dregs
Terhadap Mortal. Program Studi Teknik Sipil S1, Fakultas Teknik.
Universitas Riau. Pekanbaru.
Direktorat Jendral Perkebunan. 2014. Statistik Perkebunan Indonesia
Komoditas Kelapa Sawit 2013-2015. Direktorat Jendral Perkebunan.
Jakarta.
Endriani dan Yunus. 2001. Perubahan Beberapa Sifat Fisik Tanah Akibat
Pemberian Janjang Kosong Pada Areal Tanaman Kelapa Sawit PTP
VI jambi. Universitas Jambi. Jambi.
Masra Chairani Dalimunthe, Alfred Sipayung, Hendra H. Sipayung. 2009.
Meraup Untung dari Bisnis Waralaba Bibit Kelapa Sawit. Agromedia
Pustaka. Jakarta.
Fauzi, Y , Yustina E. W, Iman, S dan Rudi, H. 2012. Kelapa Sawit. Ed.
Revisi. Penebar Swadaya. Jakarta.

Ginting. E. N., F.Hidayat, H. Susanto,.2011. Substitusi Pupuk MoP Dengan


Tandan Kosong Kelapa Sawit Pada Perkebunan Kelapa Sawit di
Ultisol. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit 19(21): 11-21. Jakarta.
Novia. 2010. Pembuatan Adsorben dari Fly Ash Hasil Pembakaran Batubara
untuk Mengadsorbsi Logam Besi (Fe). Jurnal Teknik Kimia Universitas
Sriwijaya. Vol 17: No 4.
Ning Wikan Utami,Widjaksono, Djaja Siti Hazar Hoesen. 2006. Perkecambahan
Biji dan Pertumbuhan Semai Ramin(Gonystylus bancanus Miq.) Pada
Berbagai Media Tumbuh. Jurnal Biodiversitas. Vol 7: 264-268.
Nugroho, E. H. 2010. Analisis Porositas dan Permeabilitas Beton dengan
Bahan Tambah Fly Ash untuk Perkerasan Kaku (Rigid Pavement).
Skripsi. Jurusan Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Pahan, I. 2006. Kelapa Sawit Manajemen Agribisnis dari Hulu Hingga Hilir.
Penebar Swadaya. Jakarta.
Pardamean, M. 2008. Panduan Lengkap Pengelolaan Kebun dan Pabrik
Kelapa Sawit. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Prasetyawan, D. 2009. Sifat Fisis dan Mekanis Papan Komposit dari Serbuk
Sabut Kelapa (cocopeat) dengan Plastik Polyethylene. Skripsi pada
Program Sarjana. Departemen Hasil Hutan. Institut Pertanian Bogor.
Bogor.
Prasetyo, B. H., Suriadikarta D. A. 2006. Karakteristik, Potensi dan Teknologi
Pengelolaan Tanah Ultisol untuk Pengembangan pertanian Lahan
Kering di Indonesia. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan
Sumberdaya Lahan Pertanian. Jurnal Litbang Peranian 25 (2). Bogor.
Rini. 2005. Penggunaan Dregs (Limbah Bagian Recovery Pabrik Pulp) Dan
Fly Ash (Abu Sisa Boiler Pembakaran Pabrik Pulp) Untuk
Meningkatkan Mutu Dan Produktivitas Tanah Gambut. Laporan
Penelitian. Lembaga Penelitian Universitas Riau. Pekanbaru.
Sachiho, Arai W. 2008. Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit di Provinsi
Riau. Sebuah Tafsiran seputar Pemberdayaan Petani Kebun.
Departemen Geografi Manusia Vol. 19 1-16. Universitas Tokyo.
Setyamidjaja, D. 2006. Kelapa Sawit. Kanisius. Yogyakarta.
Setyawati T. R., Riza Linda, Irma Erpina IK. 2013. Pertumbuhan Cabai Hibrida
(Capsicum annuum L.) pada Kombinasi Tanah PMK dengan Kompos
Limbah TKKS. Universitas Tanjungpura. Jurnal Protobiont. Vol 2 (2): 1925. Pontianak.

Sastrosayono, S. 2003. Budidaya Kelapa Sawit. Agromedia Pustaka. Jakarta.


Suherman, C. 2007. Pengaruh Campuran tanah Lapisan Bawah (subsoil) dan
TKKS kompos Sebagai Media tanam Terhadap pertumbuhan Bibit
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Kultivar Sungai pancur 2 (SP 2)
di pembibitan Awal. Universitas Padjajaran. Jurnal Peragi tahun 2007.
Sarwono. 2008.
Sekar Insani Sumunaring Tyas. 2000. Studi Netralisasi Limbah Serbuk Sabut
Kelapa (cocopeat) Sebagai Media Tanam. Skripsi. Institut Pertanian
Bogor. Bogor.
Widyawati, G. 2010. Pengaruh Variasi Konsentrasi NAA dan BAP Terhadapa
Induksi Kalus Jarak Pagar (Jatropha curcas l).
Yuniati. 2008. Pertumbuhan Tanaman Anthurium plowmanii Pada Media
Arang Sekam Dan Cocopeat Dengan Pemberian Starbio. Skripsi.
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah.
Surakarta.