Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG
Negara

Indonesia

merupakan

negara

kepulauan, dimana

Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau dan merupakan negara maritim


yang sebagian besar devisa negara berasal dari kelautan, dengan
demikian sarana sektor perhubungan laut saat ini sangat penting
dalam menunjang kelancaran pengangkutan minyak dan gas bumi
dari suatu tempat ke tempat yang lain. Kapal Tanker merupakan salah
satu sarana transportasi laut dari pelayaran niaga yang merupakan
alat untuk mengangkut muatan cair atau mengangkut minyak hasil
bumi dan bahan kimia cair. Untuk kelancaran pengoperasian kapal,
khususnya kegiatan bongkar muat, dibutuhkan adanya personil
operasional lapangan. Dalam hal ini adalah crew deck yang mengerti
dan menguasai tugasnya, terutama seorang Mualim yang dituntut
bertanggung jawab untuk menguasai proses memuat dan bongkar,
serta tank cleaning yang baik dan efisien sehingga tidak terjadi claim
dari pemilik muatan yang ditunjuk pada pihak perusahaan. Dalam
kegiatan bongkar muat pada kapal tanker yang memuat chemical
dimana muatannya sering berganti ganti jenis seperti benzene,
paraxelyne, paraffin, dan lain lain.
Dalam hal ini, adanya proses pergantian jenis muatan yang
berbeda tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan pembersihan tanki
(tank cleaning) yang baik dan benar serta efisien oleh crew deck.
Pekerjaan ini sangat penting sehingga sebelum minyak dimuat ke
dalam tanki, tanki harus dalam keadaan bersih dan bebas dari gas
sisa sebelum menerima muatan chemical lain yang akan dimuat.

Pada pelaksanaan tank cleaning ini, pembersihan tanki tanki


muatan harus kering dan bebas gas. Semua kegiatan ini tidak lepas
dari keahlian dan kecakapan para crew di atas kapal. Motivasi dan
dorongan yang diberikan oleh Mualim I juga sangat perlu karena bisa
membangkitkan semangat para crew untuk lebih giat dan terampil
lagi dalam bekerja terutama dalam kegiatan proses tank cleaning.
Dalam pelaksanaan tank cleaning sering terjadi keterlambatan,
dikarenakan waktu yang diberikan terlalu singkat, sehingga cara
mengerjakan tank cleaning kurang efisien dan tidak memenuhi
prosedur, serta kurangnya pengetahuan anak buah kapal tentang
prosedur tank cleaning yang baik dan benar.
Akibat

yang

ditimbulkan

dalam

masalah

tersebut

dapat

menyebabkan claim dari pihak penyewa (pencharter) apabila cargo


yang dimuat terkontaminasi dengan caiean lain, sehingga harus
mencoba untuk mencari pemecahan yang baik. Maka dalam
penulisan skripsi, penulis mengambil judul:
ANALISIS PELAKSANAAN TANK CLEANING YANG
KURANG SESUAI PROSEDUR DIATAS KAPAL
MT. SUCCESS ENERGY XXXII

B.

RUMUSAN MASALAH
Permasalahan yang terkandung dalam skripsi ini membahas
tentang bagaimana cara meningkatkan keterampilan crew pada
pelaksanaan tank cleaning agar sesuai dengan prosedur guna
mencegah terjadinya kontaminasi muatan saat memuat sesuai
dengan pihak pencharter. Oleh karena adanya beberapa masalah
yang sering terjadi dalam proses tank cleaning maka penulis
mengemukakan perumusan masalah pokok di dalam skripsi ini
adalah:
a.

Kurangnya keterampilan dan pemahaman Anak Buah Kapal


(ABK) dalam pelaksanaan tank cleaning.

b.

C.

waktu yang kurang dalam pelaksanaan tank cleaning.

TUJUAN PENELITIAN
Tujuan penelitian sesuai dengan latar belakang dan rumusan
masalah di atas, yaitu :
a.

Untuk menunjang keterampilan anak buah kapal (ABK) yang


bekerja di atas kapal tanker.

b.

Untuk mencegah kerusakan muatan atau kontaminasi dari pada


muatan yang diangkut.

D.

MANFAAT HASIL PENELITIAN


Diharapkan dari hasil penelitian mengenai analisis pelaksanaan
tank cleaning yang sesuai prosedur di atas kapal MT. SUCCESS
ENERGY XXXII akan diperoleh manfaat sebagai berikut :
a.

Sebagai informasi dan masukan bagi anak buah kapal yang akan
melaksanakan tank cleaning sesuai dengan prosedur.

b. Sebagai pengetahuan tentang pentingnya kebersihan tanki pada


kapal tanker untuk keselamatan muatan dan memahami kondisi
tanki yang layak isi, dan dapat menjadi masukan bagi para
pembaca skripsi ini.

E.

HIPOTESIS
Berdasarkan pada rumusan masalah penelitian di atas maka
hipotesis penelitiannya adalah meningkatkan keterampilan

dan

pehamaman Anak Buah Kapal (ABK) dalam pelaksanaan tank


cleaning serta pemanfaatan waktu secara efisien dalam waktu
pelaksanaan tank cleaning.

F.

SISTEMATIKA PENULISAN
Untuk memudahkan pemahaman, penulis menguraikan skripsi
ini secara sistematika menjadi lima bab sebagai berikut :
BAB I

Pendahuluan
Bab pendahuluan menguraikan mengenai latar belakang
masalah, merumuskan masalah, memaparkan tujuan dan
manfaat hasil penelitian, serta bagaimana sistematika
penulisan.

BAB II

Tinjauan Pustaka

Pada bab ini, penulis menguraikan beberapa landasan teori


yang digunakan sebagai pedoman untuk pembahasan
selanjutnya,

yaitu

tinjauan

pustaka

secara

kerangka

mengenai perbaikan-perbaikan yang akan dilakukan.


BAB III

Metode Penelitian
Bab ini menguraikan metode pengumpulan data dari objek
yang diteliti, yaitu: waktu dan tempat penelitian, teknik
pengumpulan data, populasi dan sample serta teknik
analisis.

BAB IV

Hasil Penelitian dan Pembahasan


Bab ini merupakan inti dari penulisan skripsi. Dalam bab ini
di uraikan mengenai deskripsi data yang penulis dapatkan,
analisa data, alternative pemecahan masalah yang dipilih,
serta evaluasi pemecahan masalah.

BAB V

Kesimpulan dan Saran


Bab ini merupakan kesimpulan dari keseluruhan skripsi.
Penulis menyimpulkan seluruh uraian dari awal sampai bab
terakhir. Pada bab ini penulis juga mencoba memberikan
saran-saran sebagai suatu masukan yang diharapkan
berguna dalam penyelesaian permasalahan