Anda di halaman 1dari 41

Dasar Hukum K3 Mekanik

K3 Mekanik
Mades Darul Khairansyah

Dasar Hukum
Undang-undang Republik Indonesia
Nomor 1 Tahun 1970
Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I. No.
Per.04/MEN/1985
Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I. No.
Per.05/MEN/1985
Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I. No.
Per.01/MEN/1989

Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I.


No. Per.04/MEN/1985
tentang
Pesawat Tenaga dan Produksi

LATAR BELAKANG
KECELAKAAN KERJA
ALAT-ALAT MODERN
PELAKSANAAN UU NO 1 TH 1970

PASAL 1: PESAWAT TENAGA


Pesawat atau alat
Bergerak berpindah-pindah atau tetap
Membangkitkan atau memindahkan daya
atau tenaga
Termasuk perlengkapan transmisinya.

PASAL 1: PESAWAT PRODUKSI

Pesawat atau alat


Bergerak berpindah-pindah atau tetap
Proses produksi
mengolah, membuat: bahan, barang,
produk teknis dan aparat produksi.

PASAL 1: PESAWAT TENAGA DAN


PRODUKSI
PESAWAT ATAU ALAT
BERGERAK BERPINDAH-PINDAH ATAU TETAP
MEMBANGKITKAN ATAU MEMINDAHKAN DAYA
ATAU TENAGA
MENGOLAH, MEMBUAT BAHAN, BARANG,
PRODUK TEKNIS DAN APARAT PRODUKSI
MENGANDUNG, MENIMBULKAN BAHAYA
KECELAKAAN

PASAL 1: PESAWAT TENAGA


PENGGERAK MULA
PERLENGKAPAN TRANSMISI

PASAL 1: PENGGERAK MULA

PESAWAT
MENGUBAH SUATU BENTUK ENERGI
MENJADI TENAGA MEKANIK
MENGGERAKKAN PESAWAT ATAU
MESIN
SEPERTI MOTOR BAKAR, TURBIN,
KINCIR

Turbin Uap

PASAL 1: PERLENGKAPAN
TRANSMISI

BAGIAN PERALTAN MESIN


MEMINDAHKAN DAYA
DARI PENGGERAK MULA
KE PESAWAT ATAU MESIN LAINNYA
SEPERTI RODA GIGI, PULI,BELT,
RANTAI, POROS

Gearbox

PASAL 1: PESAWAT PRODUKSI


MESIN PRODUKSI
MESIN PERKAKAS
DAPUR

PASAL 1: MESIN PRODUKSI


MESIN PERALATAN KERJA
MENYIAPKAN, MEMBENTUK ATAU
MEMBUAT, MERAKIT FINISHING
BARANG ATAU PRODUK TEKNIS
MESIN PAK DAN BUNGKUS, JAHIT DAN
RAJUT, PINTAL DAN TENUN

Mesin Pemintal

PASAL 1: MESIN PERKAKAS


PESAWAT ATAU ALAT
UNTUK MEMBENTUK BAHAN, BARANG,
PRODUK TEKNIS
DENGAN CARA MEMOTONG,
MENGEPRES, MENARIK ATAU
MENUMBUK

Mesin Bubut

PASAL 1: DAPUR
SUATU PESAWAT
DENGAN CARA PEMANASAN
UNTUK MENGGOLAH ATAU
MEMPERBAIKI SIFAT BARANG ATAU
PRODUK TEKNIS
SEPERTI:DAPUR TINGGI, DAPUR BAJA,
CONVERTER, OVEN

Dapur Peleburan

PASAL 1:
ALAT PERLINDUNGAN DIRI: UNTUK
MELINDUNGI ANGGOTA BADAN DARI
BAHAYA
ALAT PENGAMAN: TERPASANG PADA
PESAWAT UNTUK MENJAMIN
PESAWAT BEKERJA DANGAN AMAN
ALAT PERLINDUNGAN: DIPASANG
PADA PESAWAT UNTUK MELINDUNGI
PEKERJA

PASAL 2:
DIRANCANG, DIBUAT, DIPASANG,
DIGUNAKAN DAN DIPELIHARA SESUAI
DENGAN KETENTUAN

PASAL 3:
BAHAN DAN KONSTRUKSI HARUS
KUAT DAN MEMENUHI SYARAT
BAHAN DARI BAGIAN KONSTRUKSI
UTAMA HARUS MEMILIKI TANDA HASIL
PENGUJIAN ATAU SERTIFIKAT BAHAN

PASAL 4:
SEMUA BAGIAN YANG BERGERAK DAN
BERBAHAYA HARUS DIPASANG ALAT
PERLINDUNGAN

PASAL 5:
ALAT PENGAMAN DAN ALAT
PERLINDUNGAN HANYA BOLEH
DIPINDAHKAN PADA KONDISI
BERHENTI ATAU PERBAIKAN
HARUS DIPASANG KEMBALI SETELAH
PERBAIKAN

PASAL 6:
PESAWAT YANG DIPERBAIKI HARUS
DALAM KONDISI MATI DAN ALAT
PENGONTROLNYA DIKUNCI DAN
DIBERI TANDA LARANGAN OPERASI.

PASAL 7:
JARAK ANTARA PESAWAT CUKUP
LEBAR DAN TIDAK MEMBAHAYAKAN
LALU LINTAS

PASAL 8:
BAN, RANTAI, DAN TALI YANG
MENIMBULKAN BAHAYA BILA LEPAS
ATAU PUTUS HARUS DILENGKAPI ALAT
PERLINDUNGAN
BAN ATAU RANTAI DIPASANG
SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA TIDAK
MENYENTUH PENGGERAKNYA

PASAL 9:
PEKERJAAN YANG MENIMBULKAN
SERBUK, SERPIH, DEBU, BUNGA API
HARUS DIADAKAN PENGAMANAN DAN
PERLINDUNGAN
PESAWAT HARUS DIPELIHARA
SECARA BERKALA DENGAN BAIK

PASAL 10:
PESAWAT HARUS BISA DIHENTIKAN
TANPA BERGANTUNG PADA
PENGGERAKNYA

PASAL 11:
BILA SUATU POROS DIGERAKKAN
OLEH PENGGERAK MULA DI RUANGAN
YANG BERBEDA, DAN POROS
TERSEBUT TIDAK BISA DIHENTIKAN,
MAKA HARUS ADA ALAT UNTUK
MEMBERI TANDA KEPADA OPERATOR
PENGGERAK.

PASAL 11:
PENGGERAK MULA TERSEBUT DIATAS,
BILA AKAN DINYALAKAN HARUS
MEMBERI TANDA YANG DENGAN
JELAS DAPAT DIDENGAR PADA SETIAP
TEMPAT DIMANA BAGIAN LAIN
DIGERAKKAN.

PASAL 11:
BILA TERJADI KECELAKAAN PADA
SAAT PENGGERAK MULA TERSEBUT
DI ATAS DIHIDUPKAN, HARUS ADA
TANDA YANG DAPAT DIDENGAR DAN
DILIHAT DI TEMPAT PENGGGERAK
MULA BERADA.

PASAL 12:
PEMBERSIHAN DAN PELUMASAN
HARUS DILAKUKAN PADA SAAT
PESAWAT BERHENTI, KECUALI DAPAT
DILAKUKAN DENGAN AMAN

PASAL 13:
MESIH HARUS DILENGKAPI DENGAN
ALAT PENGHENTI YANG MUDAH
DICAPAI OLEH OPERATOR

PASAL 14:
PENGENDALI DIBUAT DAN DIPASANG
SEHINGGA PESAWAT BEKERJA
DENGAN BAIK, AMAN DAN MUDAH
DIKENDALIKAN DARI TEMPAT
OPERATOR
TEMPAT OPERATOR CUKUP LUAS,
AMAN DAN MUDAH DIJANGKAU

PASAL 15:
PADA TEMPAT MOTOR HARUS
DINYATAKAN TANDA ARAH PUTARAN
DAN KECEPATAN MAXIMUM.

PASAL 16:
RANTAI,SABUK, TALI TIDAK BOLEH
DILEPAS ATAU DIPASANG DENGAN
TANGAN PADA SAAT BERPUTAR

PASAL 17:
TIDAK BOLEH MEMBERSIHKAN
PESAWAT DENGAN CAIRAN YANG
MUDAH TERBAKAR ATAU BAHAN
BERACUN

PASAL 18:
SEBELUM DIHIDUPKAN HARUS
DIPERIKSA UNTUK MENJAMIN
KESELAMATAN
MESIN YANG BEKERJA HARUS SELALU
DALAM PENGAWASAN

PASAL 19:
MESIN MANUAL TIDAK BOLEH
DIGERAKKAN DENGAN MOTOR
MESIN YANG TETAP BERPUTAR SAAT
TENAGA DIPUTUS, HARUS DIBERI
PERLENGKAPAN PENGUNCI ATAU REM
YANG EFEKTIF, BILA PERLU OTOMATIS

PASAL 20:
SETIAP MESIN DILENGKAPI DENGAN
ALAT PENGHENTI YANG MEMENUHI
SYARAT
PENANDAAN TOMBOL PENGGERAK
ATAU PENGHENTI HARUS SERAGAM