Anda di halaman 1dari 22

Kesehatan Lingkungan

PENYEDIAAN AIR
BERSIH

Kelompok 2 :

OKTARIA SUSANTI (04101003018)


RISKA DWI JULIANTI
(04101003024)
LILI SAFITRI
(04101003028)
ANNIS PERTIWI
(04101003037)
NUR OKTAFIANI
(04101003042)
RAHMA METALIA
(04101003046)
ATIKA (04101003047)
WENTI LIANA (04101003048)
AMRINA RASYADA (04101003054)

Persediaan Air
A. Siklus Hidrologi
B. Sumber Air
C. Kriteria Air Bersih
D. Hubungan Air dan Penyakit
E. Pengolahan Air Secara
Sederhana

A. Siklus Hidrologi
Pengertian
Siklus hidrologi merupakan suatu fenomena
alam. Hidrologi sendiri merupakan suatu ilmu
yg mempelajari siklus air pd semua tahapan yg
dilaluinya, mulai dari proses evaporasi,
kondensasi uap air, presipitasi, penyebaran air
di permukaan bumi, penyerapan air kedalam
tanah, sampai berlangsungnya proses daur
ulang.

Menurut Suyono
Siklus hidrologi merupakan air yg menguap keudara dari permukaan tanah & laut, berubah
menjadi awan sesudah melalui bbrpa proses &
kemudian jatuh sbg hujan atau salju kepermukaan laut atau daratan.

Menurut Soemarto
siklus hidrologi merupakan gerakan air laut ke
udara, yg kemudian jatuh ke permukaan tanah
lagi sebagai hujan atau bentuk presipitasi lain,
dan akhirnya mengalir ke laut kembali.

Secara umum, pergerakkan air


di alam tdd berbagai
peristiwa, yaitu:
1. Penguapan air (evaporasi)
2. Pembentukkan awan (kondensasi)
3. Peristiwa jatuhnya air ke bumi / hujan
(presipitasi)
4. Aliran air pada permukaan bumi & di
dalam tanah.

Siklus Hidrologi

B. Sumber Air
Macam2 sumber air yg dapat dimanfaatkan
sbg sumber airminum menurut Suyono
(1993) adalah air laut, air atmosfer, air
permukaan, air tanah, & mata air.

1) Air Laut
Mempunyai sifat asin, karena mengandung
garam NaCl. Kadar garamNaCl dalam air laut
3% dgn keadaan ini maka air laut tidak
memenuhi syarat untuk diminum.

2) Air Atmosfer
Untuk menjadikan air hujan sbg air minum
hendaknya pd waktu menampung air hujan
yg pertama kali turun tidak ditampung,
karena masih mengandung banyak kotoran.

3) Air Permukaan
Air hujan yg mengalir di permukaan bumi.

4) Air Tanah
Air yg berada di bawah permukaan tanah di
dlm zonajenuh dmana tekanan hidrostatiknya
sama / lebih besar dari tekanan atmosfer.

5) Mata Air
Air tanah yg keluar dgn sendirinya ke permukaan tanah dlm hampir tidak terpengaruh
oleh musim & kualitas / kuantitasnya sama
dgn air dalam tanah.

C. Kriteria Air Bersih


Kriteria atau syarat air bersih dibagi
menjadi 3 yaitu :
1. Syarat Fisik
2. Syarat Kimiawi
3. Syarat Mikrobiologi

1. Syarat Fisik, antara lain :

Air harus bersih dan tidak keruh.


Air tidak bewarna apapun.
Air tidak berasa apapun.
Air tidak berbau apapun.
Suhu antara 10-25C (sejuk).
Tidak meninggalkan endapan.

2. Syarat Kimiawi, antara lain :

Tidak mengandung bahan kimiawi yg beracun.


Tidak mengandung zat-zat kimiawi yg berlebihan.
Cukup yodium.
pH air antara 6,5-9,2.

3. Syarat Mikrobiologi, antara


lain :

Tidak mengandung kumanq2 penyakit seperti disentri,


tifus, kolera, dan bakteri patogen penyebab penyakit.

Menurut Permenkes RI No.01/Birhubmas/I/1975


Standar2 untuk kelayakan air minum yg
berlaku di Indonesia, yaitu :
1.
2.
3.
4.

Standar fisik : suhu, warna, bau, rasa, kekeruhan.


Standar biologis : kuman parasit, patogen, bakteri
golongan coli (sebagai patokan adanya pencemaran tinja).
Standar kimia : pH, jumlah zat padat, dan bahkan kimia
lain.
Standar radioaktif : radioaktif yang mungkin ada dalam
air.

D. Hubungan Air dan


Penyakit
Air merupakan kebutuhan primer bg kehidupan
di muka bumi terutama bagi manusia. Oleh
karena itu apabila air yg akan digunakan
mengandung bahan pencemar akan mengganggu
kesehatan manusia, menyebabkan keracunan
bahkan sangat berbahaya karena dapat
menyebabkan
kematian
apabila
bahan
pencemar itu tsb menumpuk dalam jaringan
tubuh manusia.

Berikut beberapa contoh penyakit yang


ditularkan melalui air berdasarkan tipe
agen penyebabnya :
1.Penyakit viral
misalnya hepatitis viral, poliomielitis.
2.Penyakit bacterial
misalnya kolera, disentri, tifoid, diare.
3.Penyakit protozoa
misalnya amebiasis, giardiasis.
4.Penyakit helmintik
misalnya askariasis, whip worm, hydatid disease.
5.Lestospiral
misalnya weils disease.

Beberapa penyakit yg ditularkan melalui


air ini dalam penularannya terkadang
membutuhkan hospes, biasa disebut sbg
aquatic host. Hospes akuatik tersebut
bedasarkan sifat multifikasinya dalam air
terbagi menjadi dua, yaitu :
1. Water multiplied
Contoh penyakit dari hospes semacam ini adalah
skistosomiasis (vector keong).
2. Not multiplied
Contoh agens penyakit dari hospes semacamnya ini
adalah cacing Guinea dan fish tape worm (vector
cyclop).

Sementara itu, penyakit2 yg berhubungan


dgn air dapat dibagi dalam kelompok2
berdasarkan
cara
penularannya.
Mekanisme penularan penyakit terbagi
menjadi tiga, yaitu:

1. Waterborne mechanism
2. Waterwashed mechanism
3. Water-based mechanism

E. Pengolahan Air Secara


Sederhana
Ada berbagai macam cara sederhana yg dapat
digunakan untuk mendapatkan air bersih,
diantaranya :
1. Saringan Kain Katun
7. Saringan Arang
2. Saringan Kapas
8. Saringan tradisional
3. Aerasi 9. Saringan Keramik
4. Saringan pasir lambat
10. Saringan Cadas
5. Saringan pasir cepat
11. Saringan Tanah
Liat
6. Gravity-Fed Filtering System 12. Pemasakan

Saringan Kain Katun

Saringan Kapas

Saringan Pasir
Lambat

Aerasi

Saringan Pasir
Cepat

Gravity-Fed
Filtering System

Saringan Arang

Saringan Keramik

Saringan Tradisional

Saringan Cadas

Thanks For Ur Attention


^^