Anda di halaman 1dari 8

Teori Evaluasi dalam

BK

Disusun oleh :

1. Sarah Gita

(13010014025)

2. Ericha Sholeha

(13010014045)

3. Haidarrotur R.

(13010014079)

PENGERTIAN EVALUASI DALAM BK


Adalah suatu
tindakan untuk
menentukan nilai
segala sesuatu
yang berkaitan
dalam Bimbingan
dan Konseling.

Model
Jenis
Jenis
Model
Evaluas

Evaluasi
Menurut
Scriven

Goal Free Evaluation


Evaluasi Formatif
Evaluasi Sumatif
Context Evaluation

i dalam

Model

Input Evaluation

BK

Evaluasi CIPP

Process Evaluation
Product Evaluation

Adalah evaluasi yang tidak memperhatikan

Evaluation

Goal Free

tujuan kegiatan.

Pelaksanaan kegiatan meliputi : cara kerja


Fokus terhadap pelaksanaan kegiatan yang

kegiatan, hambatan hambatan dalam

perlu diperbaiki.

pelaksanaan, hal (+) dan hal ( - ) yang terjadi


dalam kegiatan.

Tujuan Evaluasi adalah untuk mengetahui


pelaksanaan kegiatan.

Deskripsi pelaksanaan kegiatan.

Fungsi evaluasi yaitu :

Menemukan hasil / dampak yang tidak


direncanakan selama pelaksanaan kegiatan.

Adalah evaluasi yang biasanya


dilakukan ketika program
berlangsung.

Evaluasi

Berfokus kepada proses suatu


program.

Formatif

Untuk mengetahui sejauh mana program tersebut

Tujuannya yaitu :

atau
Internal

dapat mencapai tujuan.


Mengidentifikasi hambatan hambatan suatu
program yang berlangsung.

Fungsinya yaitu :

Evaluasi Formatif lebih mengarah ke


perbaikan, revisi, dan semacamnya.

Untuk menganalisis materi layanan, dan keefktifan


layanan tersebut bagi para siswa.

Evaluasi Sumatif

Adalah evaluasi yang dilakukan pada


akhir program untuk memberi
informasi tentang manfaat suatu
program.
Evaluasi ini mengarah kepada
kelanjutan program ( berhenti,
diteruskan, atau perlu tindak lanjut).
Mengukur ketercapaian suatu program

Tujuan evaluasi sumatif yaitu :


Untuk mengetahui seberapa jauh
program tersebut berdampak pada
perkembangan siswa.

Menilai suatu program yang telah


Fungsi dari evaluasi sumatif yaitu :

dilakukan, apakah sudah sesuai


dengan tujuan yang ditetapkan.

Evaluas

Lebih mengarah

i CIPP

kepada pengambilan
keputusan.
Tujuan

Agar administrator (Kepala sekolah


dan guru) mampu mengambilan
keputusan / kebijakan.

Fungsi

Membantu konselor dalam


mengambil keputusan untuk
meneruskan, memodifikasi, atau
menghentikan suatu program
bimbingan dan konseling.