Anda di halaman 1dari 36

Normal ovary measures 3-5 x 1.5-3 x 0.6-1.

5 cm and
weighs 5-8 grams during reproductive age.

PERUBAHAN NON-NEOPLASTIK
OVARIUM
A .Germinal Inclusion Cyst
Kista ovarii yang biasanya terjadi pada
fase premenopaue, merupakan
pertumbuhan epitel permukaan ovarium
kedalam kortek ovarium
B. P hysiologic atau Functional Cyst
- Kista follicle
- Kista corpus luteum
- Kista theca lutein
C. Polykistik ovarii

PAFKUGM
17/12/1

Frekuensi sangat tinggi kista fisiologis


Klinis tidak punya arti penting
Biasanya multiple ,kd single uk.1 - 1,5 cm,isi
cairan jernih.
Berasal dari fol.de Graaf yang tidak pecah
/pecah kmd menutup kembali.
Apa bila isi fol bertambah terus tekanan
sehingga sel granulosa atrofi sekresi
berhenti.

Terjadi penutupan tiba2 dari korpus


hemorrhargikum sehigga rongga folikel tdk
terjadi fibrosis .kista berisi cairan jernih.
Dinding kista sel luteal
Ukuran 2-3 cm ,warna kuning.
Bila banyak terjadi k.lutein progesteron
----->hiperplasia endometrium.

Mempunyai 3 tipe manifestasi klinik


1.Syndroom Stein-Leventhal yg tdr :
*Amenorrhoe sekunder.
*obesitas
*hirsutisme
*sterilitas
2.Hipermenorrhoe
3.virilitas

POLYKISTIK OVARII

Kista bilateral multipel ovarium , biasanya terjadi pada wanita mud


sesudah akil balig , sekunder terhadap produk estrogen dan androg
Yang berlebihan Sindrom Stein-Leventhal
- Oligomenore
- Hirsutisme
- Infertilitas
- Obesitas
9

17/12/1

KLINIS:,
Kecil asimptomatik
Besar meimbulkan penekanan ke organ
sekitarnya (pain, GI complaints, urinar)
30%diketahui saat pemeriksaan rutin/chek
up.

Tumor yang besar menyebabkan


pembesaran
Torsi menimbulkan gejala,
abdominal pain and acute abdomen
Fibroma and malignant epithelial
tumors ascites
mucinous tumors menimbulkan
pseudomyxoma peritonei
Tumor yg memproduksi hormon
memberi gejala endocrinopathie

NEOPLASMA OVARIUM

13

PAFKUGM
17/12/1

14

PAFKUGM
17/12/1

TUMOR OVARIUM ( 80% jinak )


A. TUMORS DERIVAT DARI EPITHEL PERMUKAAN
1. Tumor Serosum
a. Kistadenoma Serosum
b. Kistadenocarcinoma Serosum
c. Borderline tumor serosum
2. Tumor Mucinosum
a. Kistadenoma Mucinosum
b. Kistadenocarcinoma Mucinosum
c. Borderline tumor mucinosum
3. Tumor Endometrioid
4. Tumor sel jernih
5. Tumor Brenner
6. Tumor yang tidak terklasifikasi

15

17/12/1

KISTADENOMA SEROSUM

Tumor kistik mono / multilokuler , dinding dalam


licin / papiler
Kista berisi cairan serous jernih
16

17/12/1

KISTADENOMA MUCINOSUM

Kistadenoma multilokulare
mucinosum

18

Dinding kista dilapisi epitel


Kolumner selapis

17/12/1

BODERLINE KISTADENOMA &


KISTADENOCARCINOMA

Masa tumor besar dan berbenjol-b


Terjadi pertumbuhan papiler

19

17/12/1

Mikroskopik Borderline kistadenoma

Dinding kista dilapisi epitel berlapis, papiler. Inti sel polimorf

20

17/12/1

Pseudomyxoma Peritonei dari appendix

21

17/12/1

TUMOR BRENNER

Tumor Brenner
Teratoma kistik mature

Sarang epitel transisional diantara stroma ovariu

22

17/12/1

23

17/12/1

TUMOR OVARIUM
B. TUMOR DERIVAT DARI GERM CELLS
1. Teratoma
- Mature Cystic Teratoma
- Immature (Malignant) Teratoma
2. Dysgerminoma
3. Endodermal Sinus (Yolk sac) Tumors
4. Embryonal Carcinoma
5. Choriocarcinoma

24

17/12/1

Histogenesis and inter-relationship of


tumors of germ cell origin

25

17/12/1

Mature Cystic Teratoma ( Kista dermoid )

Terdiri atas campuran jaringan


Gumpalan rambut dalam
masa seperti mentega

26

17/12/1

Kista Dermoid
Epitel skuamus komplek
Folikel rambut

Jaringan otak

27

17/12/1

Immature Teratoma

Primitive
neuroepithelium

28

17/12/1

Dysgerminoma ovarii

Sel tumor besar,


sitoplasma jernih,
Inti ditengah

Jaringan ikat dengan infltra


limfosit

29

17/12/1

Yolk-sac Carcinoma

Tumor Sinus Endodermal

Schiller-Duval bodies

30

17/12/1

NEOPLASMA OVARIUM
C. TUMOR DERIVAT DARI SEX CORD / STROMA
1. Granulosa-Theca Cell Tumors
2. Fibroma
3. Sertoli-Leydig Cell Tumor
4. Hilus (hilar) Cell Tumor

31

17/12/1

Granulosa Cell Tumor

Call- Exner Body

Granulosa sel tumor, tumor berasal dari pita kelamin, menimbulkan hiperestrinisme
Pada perempuan dewasa Hiperplasi endometrium
Pada anak perempuan Pubertas prekok
Tumor ini jarang bilateral , berkapsul, ukuran bervariasi, penampang berwarna kuning,
Padat, dengan pembentukan kista mono atau multilokuler, didapatkan pula perdarahan
dan nekrose jaringan
Mikroskopik tumor seluler, membentuk pulau tumor yang saling bersambungan, terdiri
atas sel dengan gambaran inti seperti buah kopi, sebagian tersusun roset Call-Exner
body

32

17/12/1

Fibroma -- Fibrothekoma

-80 % tersusun atas kumparan fbroblast yang tersusun sebagai pita berja
( storiform ) dengan kolagen interseluler bervariasi
-Umumnya tumor ini kecil , konsistensinya keras, berkapsul, diameter jara
dari 10 cm, bila diameter > 6 cm 40 % pasen dengan acites dan pleur
kanan ( Sindrom Meigs )
-Kadang-kadang komponen thekoma didapatkan Fibrothekoma

33

17/12/1

Tumor Sel Sertoli Leydig

Androblastoma, Arenoblastoma

DITEMUKAN PD WANITA 20-30 TH,MAKROS :UNILATERAL,PADAT PUTIH,ABU ABU,YG


BESAR NEKROTIK ,PERDARAHAN DG KISTA KECIL 2,DERAJAT KEGANASAN TDK
TINGGI ,REKUREN,,5%BERMETASTASE.Mikros:def.baik akan terlihat sel Sertoli dan
Leydig dg stoma tipis
Pd def .kurang baik terlihat tubulus tdk teratur dg sel Leydig

Menimbulkan defeminisasi brp atrof mama,amenorhroe,kdg virilisme brp


hirsutisme dan pola rambut seperti laki,hipertrof klitoris ,ini krn sekresi
34
17/12/1
hormon androgen

Biasanya berasl dari tempat lain mamae,paru


trakt digestivus at organ lain
KRUKENBERG TUMOR
Metastase ovarial tumor ,bilateral ,
Tumors dapat mencapai 20 cm ,solid,warna
putih abu2 dengan stroma fibromiksomatosa
dengan sel yg membuat musin(SIGNET RING
SEL )
Primer biasanya pada lambung.