Anda di halaman 1dari 35

Perangkat Kegiatan Belajar Mengajar

Pemetaan Kompetensi

Identifikasi KI dan KD

Rancangan Penilaian Kognitif

Kriteria Ketuntasan Minimal

Program Tahunan

Program Semester

Rincian Minggu Efektif

Silabus Berkarakter

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Untuk SMA/MA

Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Nama:
Nama:
NIP
NIP

::

Unit
Unit Kerja
Kerja ::

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Pemetaan Kompetensi

Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

1. Menghayati
dan 1.1Memahami, menghargai,
mengamalkan
dan menerima
perbedaajaran
agama
an kegiatan ritual seba-gai
yang dianutnya
akibat
(implikasi)
dari
2. Menghayati
dan
keberagaman
ajaran
mengamalkan peagama, religi/kepercaya-an
rilaku jujur, disiplin,
yang dianut
tanggung jawab, 2.1Mengembangkan
sikap
peduli (gotong rokepedulian terhadap buyong, kerja sama,
daya, bahasa, dialek, dan
toleran,
damai),
tradisi lisan
santun, responsif 2.2Menghayati dan mengdan proaktif dan
hargai keberagaman bumenunjukkan
sidaya, bahasa, dialek, dan
kap sebagai bagitradisi lisan dalam upaya
an dari solusi atas
membangun masyarakat
berbagai permasamultikultur
lahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta dalam
menempatkan diri
sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia

TUNTA

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Indikator

Materi
Pokok

Ruang
Lingkup
1
2

Alokasi
Waktu

Memahami, menghargai,
dan
menerima
perbedaan kegiatan ritual
sebagai
akibat
(implikasi)
dari keberagaman ajaran aga-ma,
religi/kepercayaan yang
dianut
Memahami dan mengembangkan
sikap
kepedulian
terhadap
budaya, bahasa, dia-lek,
dan tradisi lisan
Memahami dan menghayati dan menghargai
keberagaman budaya,
bahasa, dialek, dan
tradisi
lisan
dalam
upaya
membangun
masyarakat multikultur

Antropologi 2A

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan
rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta
menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar,
dan menyaji dalam
ranah konkret dan
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya
di sekolah secara
mandiri, bertindak
secara efektif dan
kreatif, serta mampu menggunakan
metode sesuai kaidah keilmuan

3.1Menganalisis keterkaitan
antara budaya, bahasa,
dialek, dan perkembang-an
tradisi lisan di Nusan-tara
3.2Mendeskripsikan
dan
memetakan
keberagaman pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
Nusantara dan perannya
dalam membangun masyarakat multikultur
3.3Menganalisis
kesamaan
dan perbedaan budaya,
bahasa, dialek, tradisi lisan yang ada di masyarakat setempat
4.1Melakukan kajian litera-tur,
diskusi dan penga-matan
lapangan
tentang
keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di Nusantara
4.2Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di ma-syarakat
setempat serta berperan
aktif
dalam
upaya
membangun ma-syarakat
multikultur
4.3Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan
pengamatan
lapangan
untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat

TUNTA

Indikator
Memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa,
dialek, dan perkembangan tradisi lisan di
Nusantara
Memahami,
mendeskripsikan dan memetakan
keberagaman
pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
Nusantara
dan
perannya dalam membangun
masyarakat
multikultur
Memahami dan menganalisis kesamaan dan
perbedaan
budaya,
bahasa, dialek, tradisi
lisan yang ada di masyarakat setempat
Memahami dan melakukan kajian literatur,
diskusi
dan
pengamatan lapangan
tentang keterkaitan anta-ra
budaya, bahasa, dialek,
dan
perkem-bangan
tradisi lisan di Nusantara
Memahami dan membuat pemetaan buda-ya,
bahasa, dialek, dan
tradisi
lisan
di
masyarakat
setempat
serta berperan aktif
dalam
upaya membangun
masyarakat
multikultur
Memahami dan melakukan
diskusi,
mengumpulkan kliping, dan
pengamatan la-pangan
untuk
mema-hami
persamaan
dan
perbedaan
budaya,
bahasa, dialek, dan
tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat

Antropologi 2A

Materi
Pokok
Budaya dan
keberagaman budaya

Ruang
Lingkup
1
2

Alokasi
Waktu
36 x 45

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar
3.1Menganalisis keterkaitan
antara budaya, bahasa,
dialek, dan perkem-bangan
tradisi lisan di Nusantara
3.2Mendeskripsikan
dan
memetakan
keberagaman
pengguna
bahasa,
dialek, dan tradisi lisan di
Nusantara dan peran-nya
dalam
membangun
masyarakat multikultur
3.3Menganalisis
kesamaan
dan perbedaan budaya,
bahasa, dialek, tradisi lisan yang ada di masyarakat setempat
4.1Melakukan kajian litera-tur,
diskusi, dan penga-matan
lapangan
tentang
keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di Nusantara
4.2Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di masyara-kat
setempat serta ber-peran
aktif
dalam
upaya
membangun masyarakat
multikultur
4.3Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan
pengamatan
lapangan
untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat

Materi
Pokok

Indikator
Memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa,
dialek, dan perkembangan tradisi lisan di
Nusantara
Memahami,
mendeskripsikan, dan memetakan
keberagaman
pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
Nusantara dan perannya dalam membang-un
masyarakat multi-kultur
Memahami dan menganalisis kesamaan dan
perbedaan
budaya,
bahasa, dialek, tradisi
lisan yang ada di masyarakat setempat
Memahami dan melakukan kajian literatur,
diskusi
dan
pengamatan lapangan
tentang keterkaitan antara
budaya, bahasa, dialek, dan perkembang-an
tradisi lisan di Nusantara
Memahami dan membuat pemetaan buda-ya,
bahasa, dialek , dan
tradisi lisan di masyarakat setempat serta
berperan aktif
dalam
upaya
mem-bangun
masyarakat multikultur
Memahami dan melakukan
diskusi,
mengumpulkan kliping, dan
pengamatan la-pangan
untuk
mema-hami
persamaan
dan
perbedaan
budaya,
bahasa, dialek, dan
tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat

Bahasa,
dialek, dan
tradi-si
lisan

Ruang
Lingkup
1
2

Alokasi
Waktu
36 x 45

Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

Identifikasi KI, KD untuk Menetapkan


Kegiatan Pembelajaran (TM, PT, KMTT)
TUNTA

Antropologi 2A
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Indikator

Jenis Kegiatan
Pembelajaran
TM

1. Menghayati dan 1.1.Memahami,


mengmengamalkan
hargai, dan mene-rima
ajaran
agama
perbedaan ke-giatan
yang dianutnya
ritual sebagai akibat
2. Menghayati dan
(implikasi)
dari
mengamalkan
keberagaman ajaran
perilaku jujur, diagama,
religi/
siplin, tanggung
kepercayaan
yang
jawab,
peduli
dianut
(gotong royong, 2.1Mengembangkan
sikerja sama, tolekap kepedulian terran,
damai),
hadap budaya, basantun, responhasa, dialek, dan trasif dan proaktif
disi lisan
dan menunjuk- 2.2Menghayati
dan
kan sikap sebamenghargai keberagai bagian dari
gaman budaya, basolusi atas berhasa, dialek, dan trabagai permasadisi lisan dalam upalahan
dalam
ya membangun maberinteraksi sesyarakat multikultur
cara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia

TUNTA

PT

KMTT

Memahami, mengharga-i,
dan menerima
perbedaan kegiatan ritual sebagai akibat (implikasi)
dari keberagaman ajar-an
agama,
religi/kepercayaan yang dianut
Memahami
dan
mengembangkan sikap kepedulian terhadap budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan
Memahami, menghayati,
dan menghargai keberagaman budaya, bahasa,
dialek, dan tradisi lisan
dalam upaya membangun masyarakat multikultur

Antropologi 2A

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

3. Memahami, menerapkan, dan


menganalisis
pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif
berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab
fenomena dan
kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian
yang
spesifik
sesuai dengan
bakat dan minatnya
untuk
memecahkan
masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan
ranah
abstrak
terkait dengan
pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
bertindak
secara
efektif
dan kreatif, serta
mampu
menggunakan
metode sesuai
kaidah keilmuan

3.1Menganalisis
keterkaitan antara buda-ya,
bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi
lisan di Nu-santara
3.2Mendeskripsikan dan
memetakan keberagaman
pengguna
bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di Nusantara dan peran-nya
dalam mem-bangun
masyarakat multikultur
3.3Menganalisis
kesamaan dan perbeda-an
budaya,
bahasa,
dialek, tradisi lisan
yang ada di masyarakat setempat
4.1Melakukan kajian literatur, diskusi, dan
pengamatan lapangan tentang keterkaitan antara budaya,
bahasa, dialek, dan
per-kembangan
tradisi lisan di Nusantara
4.2Membuat
pemetaan
budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
di masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
4.3Melakukan
diskusi,
mengumpulkan
kliping, dan pengamatan lapangan untuk
memahami
persamaan dan perbeda-an
budaya,
bahasa,
dialek, dan tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat
3.1Menganalisis
keterkaitan antara buda-ya,
bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi
lisan di Nu-santara

Materi Pembelajaran

Indikator

Jenis Kegiatan
Pembelajaran
TM

TUNTA

Budaya
Keberagaman
daya

bu-

Bahasa
Dialek
Pengaruh
keberagaman bahasa dan
dialek dalam masyarakat

Antropologi 2A

PT

KMTT

Memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembang-an
tradisi lisan di Nu-santara
Memahami,
mendeskripsikan, dan memetakan
keberagaman
pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
Nusantara dan peran-nya
dalam
membangun
masyarakat multikultur
Memahami dan menganalisis kesamaan dan
perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi li-san
yang ada di masya-rakat
setempat
Memahami dan melakukan kajian literatur,
diskusi, dan pengamat-an
lapangan tentang keterkaitan antara budaya,
bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di
Nusantara
Memahami dan membu-at
pemetaan
budaya,
bahasa, dialek, dan tradisi lisan di masyarakat
setempat serta berpe-ran
aktif
dalam upaya
membangun masyara-kat
multikultur
Memahami dan melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan
budaya, bahasa, dialek,
dan tradisi lisan yang
berkembang dalam masyarakat
Memahami dan menganalisis keterkaitan anta-ra
budaya, bahasa, dia-lek,
dan
perkembangan
tradisi lisan di nusantara

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Indikator

Jenis Kegiatan
Pembelajaran
TM

3.2 Mendeskripsikan dan


memetakan
keberagaman pengguna bahasa, dialek,
dan tradisi lisan di
Nusantara dan perannya dalam membangun
masyarakat
multikultur
3.3Menganalisis
kesamaan dan perbeda-an
budaya,
bahasa,
dialek, tradisi lisan
yang ada di masyarakat setempat
4.1 Melakukan kajian literatur, diskusi, dan
pengamatan lapangan tentang keterkaitan antara budaya,
bahasa, dialek, dan
perkembangan tra-disi
lisan di Nusan-tara
4.2Membuat
pemetaan
budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
di masyarakat setempat
serta berperan aktif
dalam
upaya
membangun
masyarakat multikultur
4.3Melakukan
diskusi,
mengumpulkan
kliping,
dan
pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan tra-disi
lisan
yang
berkembang dalam masyarakat

Tradisi lisan
Keberadaan bahasa, dialek, dan tradisi
lisan
dalam
masyarakat

PT

KMTT

Memahami,
mendeskripsikan, dan memetakan
keberagaman
pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
Nusantara dan peran-nya
dalam
membangun
masyarakat multikultur
Memahami dan menganalisis kesamaan dan
perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi li-san
yang ada di ma-syarakat
setempat
Memahami dan melakukan kajian literatur,
diskusi, dan pengamat-an
lapangan tentang keterkaitan antara budaya,
bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di
Nusantara
Memahami dan membu-at
pemetaan
budaya,
bahasa, dialek, dan tradisi lisan di masyarakat
setempat serta berpe-ran
aktif
dalam
upaya
membangun masyara-kat
multikultur
Memahami dan melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan
budaya, bahasa, dialek,
dan tradisi lisan yang
berkembang dalam masyarakat

Keterangan:
TM
: Tatap Muka
PT
: Penugasan Terstruktur
KMTT : Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur
Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

TUNTA

Antropologi 2A

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Rancangan Penilaian Kognitif


Pemetaan Penilaian Berdasarkan KI/KD/Indikator
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

1.Menghayati
dan
mengamalkan ajaran
agama yang dianutnya
2.Menghayati
dan
mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja
sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan
menunjukkan
sikap
sebagai bagian dari
solusi atas berbagai
permasalahan dalam
berinteraksi
secara
efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia
3.Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan
faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk
memecahkan masalah

1.1Memahami, menghargai, dan


menerima perbedaan kegiatan
ritual sebagai akibat (implikasi)
dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan
yang
dianut
2.1Mengembangkan sikap kepedulian terhadap budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
2.2Menghayati dan menghargai
keberagaman budaya, bahasa,
dialek, dan tradisi lisan dalam
upaya membangun masyara-kat
multikultur

Memahami, menghargai, dan


menerima
perbedaan kegiatan
ritual sebagai akibat (implikasi)
dari keberagaman ajaran aga-ma,
religi/kepercayaan yang di-anut
Memahami dan mengembang-kan
sikap
kepedulian
terhadap
budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
Memahami,
menghayati,
dan
menghargai keberagaman budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan dalam upaya membangun
masyarakat multikultur

3.1Menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan


perkembangan tradisi lisan di
Nusantara
3.2Mendeskripsikan dan memetakan keberagaman pengguna
bahasa, dialek, dan tradisi lisan
di Nusantara dan peran-nya
dalam membangun ma-syarakat
multikultur
3.3Menganalisis kesamaan dan
perbedaan budaya, bahasa,
dialek, tradisi lisan yang ada di
masyarakat setempat
4.1Melakukan kajian literatur, diskusi, dan pengamatan lapang-an
tentang
keterkaitan
antara
budaya, bahasa,
dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di
Nusantara
4.2Membuat pemetaan budaya,
bahasa, dialek, dan tradisi lisan
di masyarakat setempat serta
berperan aktif
dalam upaya
membangun masyarakat multikultur

Memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa,


dialek, dan perkembangan tradi-si
lisan di Nusantara
Memahami, mendeskripsikan, dan
memetakan
keberagaman
pengguna bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di Nusantara dan perannya dalam membangun masyarakat multikultur
Memahami dan menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya,
bahasa, dialek, tradisi lisan yang
ada di masyarakat setempat
Memahami dan melakukan kaji-an
literatur, diskusi, dan penga-matan
lapangan
tentang keter-kaitan
antara budaya, bahasa, dialek,
dan perkembangan tradi-si lisan di
Nusantara
Memahami dan membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek , dan
tradisi
lisan
di
masyarakat
setempat
serta berperan aktif
dalam upaya membangun masyarakat multikultur

4.Mengolah, menalar, 4.3Melakukan diskusi, mengumdan menyaji dalam pulkan kliping, dan pengamat-an

Memahami dan melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan

TUNTA

Indikator

Antropologi 2A

UH

UTS

LUS

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi Inti
ranah konkret dan
ranah abstrak terkait
dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, bertindak secara efektif
dan kreatif, serta
mampu menggunakan metode sesuai
kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar
lapangan
untuk
memahami
persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan tra-disi
lisan yang berkembang da-lam
masyarakat

Indikator

UH

UTS

LUS

pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek,
dan tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat

Keterangan:
UH
: Ulangan Harian
UTS : Ulangan Tengah Semester
LUS : Latihan Ulangan Semester

Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

TUNTA

Antropologi 2A

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal


Per Kompetensi Dasar dan Indikator
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Kompetensi Inti:

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,
damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah

Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode
sesuai kaidah keilmuan

No.

Kompetensi Dasar dan Indikator

Kriteria Ketuntasan Minimal


Kriteria Penetapan Ketuntasan
Kompleksitas

1.

Daya
Dukung

Intake

Nilai
KKM
(%)

Memahami, menghargai, dan menerima perbedaan kegiatan ritual sebagai akibat (implikasi) dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan yang dianut
Memahami, menghargai, dan menerima perbedaan kegiatan ritual sebagai akibat (implikasi) dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan yang dianut
Mengembangkan sikap kepedulian terhadap budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
Memahami dan mengembangkan sikap kepedulian terha-dap
budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
Menghayati dan menghargai keberagaman budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan dalam upaya membangun masyarakat
multikultur
Memahami, menghayati, dan menghargai keberagaman
budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan dalam upaya
membangun masyarakat multikultur
Budaya dan keberagaman budaya
Menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya,
bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Mendeskripsikan dan memetakan keberagaman pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di nusantara dan perannya dalam
membangun masyarakat multikultur
Memahami, mendeskripsikan, dan memetakan
keberagaman pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di Nusantara dan perannya dalam membangun masyarakat multikultur

TUNTA

Antropologi 2A

10

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

No.

Kompetensi Dasar dan Indikator

Kriteria Ketuntasan Minimal


Kriteria Penetapan Ketuntasan
Kompleksitas

2.

Daya
Dukung

Intake

Nilai
KKM
(%)

Menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dia-lek,


tradisi lisan yang ada di masyarakat setempat
Memahami, menganalisis kesamaan, dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi lisan yang ada di masyarakat
setempat
Melakukan kajian literatur, diskusi, dan pengamatan lapangan
tentang keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di nusantara
Memahami dan melakukan kajian literatur, diskusi, dan
pengamatan lapangan tentang keterkaitan antara budaya,
bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusan-tara
Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek , dan tradisi lisan di
masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Memahami dan membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan di masyarakat setempat serta berperan
aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya,
bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat
Memahami dan melakukan diskusi, mengumpulkan kliping,
dan pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan
perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang
berkembang dalam masyarakat
Bahasa, dialek, dan tradisi lisan
Menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya,
bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Mendeskripsikan dan memetakan keberagaman pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di Nusantara dan perannya dalam
membangun masyarakat multikultur
Memahami dan mendeskripsikan dan memetakan keberagaman pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di Nusantara dan perannya dalam membangun masyarakat multikultur
Menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dia-lek,
tradisi lisan yang ada di masyarakat setempat
Memahami, menganalisis kesamaan, dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi lisan yang ada di masyarakat
setempat
Melakukan kajian literatur, diskusi dan pengamatan lapangan
tentang keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Memahami dan melakukan kajian literatur, diskusi dan pengamatan lapangan tentang keterkaitan antara budaya,
bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek , dan tradisi lisan di
masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Memahami dan membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan di masyarakat setempat serta ber-peran
aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur

TUNTA

Antropologi 2A

11

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

No.

Kompetensi Dasar dan Indikator

Kriteria Ketuntasan Minimal


Kriteria Penetapan Ketuntasan
Kompleksitas

Daya
Dukung

Intake

Nilai
KKM
(%)

Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya,
bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat
Memahami dan melakukan diskusi, mengumpulkan kliping,
dan pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan
perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang
berkembang dalam masyarakat
Catatan: Poin kriteria penetapan ketuntasan diisi guru masing-masing sesuai KKM yang akan dicapai di tingkat
sekolahnya

Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

TUNTA

Antropologi 2A

12

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal


Per Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

No.

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Kriteria Ketuntasan Minimal


Kriteria Penetapan Ketuntasan

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

Kompleksitas

Daya Dukung

Intake

Nilai KKM
(%)

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang


dianutnya
Memahami, menghargai, dan menerima
perbedaan kegiatan ritual sebagai akibat (implikasi) dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan yang dianut
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia
Mengembangkan sikap kepedulian terhadap
budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
Menghayati dan menghargai keberagaman
budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan dalam
upaya membangun masyarakat multikultur
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan huma-niora
dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di
Nusantara
Mendeskripsikan dan memetakan keberagam-an
pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
Nusantara dan perannya dalam membangun
masyarakat multikultur
Menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi lisan yang ada di
masyarakat setempat
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah kon-kret
dan ranah abstrak terkait dengan pengem-bangan dari
yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keil-muan
Melakukan kajian literatur, diskusi, dan pengamatan lapangan tentang keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tra-disi
lisan di Nusantara

TUNTA

Antropologi 2A

13

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

No.

Kriteria Ketuntasan Minimal


Kriteria Penetapan Ketuntasan

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

Kompleksitas

Daya Dukung

Intake

Nilai KKM
(%)

Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan


tradisi lisan di masyarakat setempat
serta
berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan
pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dia-lek,
dan tradisi lisan yang berkembang dalam
masyarakat
Catatan: Poin kriteria penetapan ketuntasan diisi guru masing-masing sesuai KKM yang akan dicapai di tingkat
sekolahnya

Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

TUNTA

Antropologi 2A

14

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Program Tahunan

Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

Semester No.
1

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Materi Pokok/Kompetensi Dasar

1. Budaya dan keberagaman budaya


Menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di nusantara
Mendeskripsikan dan memetakan keberagaman pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di nusantara dan perannya dalam
membangun masyarakat multikultur
Menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi lisan yang ada di masyarakat setempat
Melakukan kajian literatur, diskusi dan pengamatan lapangan
tentang keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di nusantara
Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek , dan tradisi lisan di
masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan
lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya,
bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat
2. Bahasa, dialek, dan tradisi lisan
Menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di nusantara
Mendeskripsikan dan memetakan keberagaman pengguna bahasa, dialek, dan tradisi lisan di nusantara dan perannya dalam
membangun masyarakat multikultur
Menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi lisan yang ada di masyarakat setempat
Melakukan kajian literatur, diskusi, dan pengamatan lapangan
tentang keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
masyarakat setempat
serta berperan aktif
dalam upaya
membangun masyarakat multikultur
Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya,
bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang berkembang dalam
masyarakat
Jumlah

TUNTA

3. Perubahan budaya dan melemahnya nilai-nilai tradisional


Mengemukakan contoh berbagai gejala melemahnya nilai-nilai
budaya tradisional dalam berbagai masayarakat suku bangsa
Menyusun rancangan, melaksanakan, dan mengomunikasikan
(lisan, tertulis, audiovisual) penelitian sederhana tentang melemahnya nilai-nilai budaya tradisionil dalam berbagai masyarakat suku bangsa

Antropologi 2A

Alokasi Waktu

Keterangan

36 JP

36 JP

72 JP
32 JP

15

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Semester

No.

Materi Pokok/Kompetensi Dasar

4. Metode etnografi dan manfaatnya dalam mencari solusi berbagai


permasalahan sosial-budaya
Menggunakan metode etnografi dalam menganalisis kesamaan
dan keberagaman bahasa, dialek, tradisi lisan dalam masya-rakat
multikultur
Melakukan studi etnografi di masyarakat setempat untuk menggambarkan tentang adanya kesamaan dan keberagaman budaya, bahasa, dialek, tradisi lisan sebagai konsekuensi dari masyarakat yang multikultur
Jumlah

Alokasi Waktu

Keterangan

32 JP

64 JP

Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

TUNTA

Antropologi 2A

16

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Program Semester

Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

No.

MateriPokok/
KompetensiDasar

TUNTA

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Bulan
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
Januari
Ket.
1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5
36 JP
x x
x x x x x x x
Jml
Jam

Antropologi 2A

17

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Budaya dan keberagaman budaya


Menganalisis
keterkaitan antara budaya, bahasa,
dialek,
dan perkembangan tradisi lisan
di Nusantara
Mendeskripsikan
dan memetakan
keberagaman
pengguna bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di
Nusantara dan
perannya dalam
membangun
masyarakat multikultur
Menganalisis kesamaan
dan
perbedaan budaya, bahasa,
dialek, tradisi lisan yang ada di
masyarakat setempat
Melakukan
kajian
literatur,
diskusi
dan
pengamatan
lapangan tentang
keterkaitan antara budaya, bahasa,
dialek,
dan
perkembangan tradisi
lisan di Nusantara
Membuat pemetaan
budaya,
bahasa, dialek,
dan tradisi lisan
di masyarakat
setempat serta
berperan
aktif
dalam
upaya
membangun
masyarakat
multikultur

No.

Materi Pokok/
Jml
Kompetensi Dasar Jam

TUNTA

Bulan
Juli
Agustus
September
Oktober
November Desember
Januari
Ket.
1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5
x x
x x x x x x x

Antropologi 2A

18

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Melakukan
diskusi,
mengum-pulkan
kliping,
dan
pengamatan
lapang-an
untuk
memaha-mi
persamaan
dan
perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat
2 Bahasa,
dialek,
dan tradisi lisan
Menganalisis keterkaitan
antara
budaya, bahasa,
dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Mendeskripsikan
dan memetakan
keberagaman
pengguna bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di Nusantara dan perannya
dalam
membangun masyarakat multikultur
Menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya,
bahasa,
dialek,
tradisi lisan yang
ada di masyarakat setempat
Melakukan kajian
literatur,
diskusi
dan pengamatan
lapangan tentang
keterkaitan antara
budaya, bahasa,
dialek, dan perkembangan
tradisi lisan di Nusantara
Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun
masyarakat multikultur

No.

36
JP

Materi Pokok/
Jml
Kompetensi Dasar Jam

TUNTA

x x

x x x x x x x

Bulan
Juli
Agustus
September
Oktober
November Desember
Januari
Ket.
1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5

Antropologi 2A

19

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

x x

x x x x x x x
PersiapanpenerimaanRapor

Melakukan diskusi, mengumpulkan


kliping,
dan
pengamatan
lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan
budaya, bahasa,
dialek, dan tradisi
lisan yang berkembang dalam
masyarakat
Jumlah
72 JP
Keterangan:
: Libur hari raya Idul Fitri
: Kegiatan tengah semester
: Latihan ulangan semester 1
: Ulangan semester 1
: Libur semester 1

Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

TUNTA

Antropologi 2A

20

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Rincian Minggu Efektif

Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

I.

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Jumlah minggu dalam semester 1


No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Bulan

Jumlah Minggu

Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
Januari

4
4
4
5
4
4
1
Jumlah Total

II.

26

Jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1


No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Kegiatan
Libur hari raya Idul Fitri
Kegiatan tengah semester
Latihan ulangan semester 1
Ulangan semester 1
Persiapan penerimaan rapor
Libur semester 1

Jumlah Minggu
2
1
1
1
1
2

Jumlah Total

III. Jumlah minggu efektif dalam semester 1


Jumlah minggu dalam semester 1 - jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1
= 26 minggu - 8 minggu
= 18 minggu efektif

Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

TUNTA

Antropologi 2A

21

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Silabus Berkarakter

Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Kompetensi Inti:

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran,
damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah

Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode
sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi
Dasar

Materi Pokok/
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

1.1.Memahami,
menghargai, dan
menerima
perbedaan kegiatan
ritual
sebagai
akibat (implikasi)
dari keberagaman ajaran agama,
religi/kepercayaan yang dianut
2.1Mengembangkan
sikap kepedulian
terhadap budaya,
bahasa,
dialek,
dan tradisi lisan
2.2Menghayati dan
menghargai keberagaman budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan dalam upaya
membangun masyarakat multikultur

3.1Menganalisis keterkaitan antara

TUNTA

Budaya
dan
keberagaman

Dengan
informasi dari gu-ru,

Indikator

Penilaian

Memahami,
menghargai,
dan menerima
perbedaan kegiatan ritual sebagai aki-bat
(impli-kasi)
dari
keberagaman ajaran agama,
religi/kepercayaan
yang
dianut
Memahami
dan
mengembangkan
sikap
kepedulian
terhadap
budaya, bahasa, dia-lek,
dan
tra-disi
lisan
Memahami,
menghayati
dan
menghargai keberagaman
budaya, bahasa, dia-lek,
dan
tra-disi
lisan da-lam
upaya
membangun
masyarakat
multikultur
Memahami Jenis:
dan menga--

Antropologi 2A

Waktu

Sumber
Belajar

36 x 45K

uku

Nilai
Karakter

B Cinta
tanah air

22

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi
Dasar
budaya, bahasa,
dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusantara
3.2Mendeskripsikan
dan memetakan
keberagaman
pengguna bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di Nusantara dan perannya
dalam
membangun masyarakat multikultur
3.3Menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya,
bahasa,
dialek,
tradisi lisan yang
ada di masyarakat setempat
4.1Melakukan kajian
literatur, diskusi,
dan pengamatan
lapangan
tentang keterkaitan
antara
budaya,
bahasa,
dialek,
dan perkembangan tradisi lisan di
Nusantara
4.2Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di
masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
4.3Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan
pengamatan lapangan
untuk
memahami persamaan dan perbedaan budaya,
bahasa,
dialek,
dan tradisi lisan
yang
berkembang dalam masyarakat

TUNTA

Materi Pokok/
Pembelajaran
budaya

Kegiatan
Pembelajaran
peserta
di-dik
dapat
memahami
dan
menganalisis
keterkaitan
antara buda-ya,
bahasa, di-alek,
dan
perkembangan
tradisi lisan di
Nusantara
Dengan disku-si
dan
tanya
jawab, peserta
didik
dapat
memahami,
mendeskripsikan, dan memetakan
keberagaman
pengguna bahasa,
dialek,
dan tradisi li-san
di
Nusan-tara
dan pe-rannya
dalam
membangun
masyarakat
multikultur
Dengan metode inkuiri, peserta didik dapat memaha-mi
dan
menganalisis
kesamaan dan perbedaan budaya,
bahasa,
dialek,
tradisi
lisan yang ada
di masyarakat
setempat
Dengan disku-si
dan
tanya
jawab, peserta
didik
dapat
memahami dan
melaku-kan
kajian li-teratur,
disku-si,
dan
penga-matan
lapang-an
tentang
keterkaitan
antara buda-ya,
bahasa, dialek,
dan
perkembang-an
tradisi lisan di
Nusantara
Dengan metode inkuiri, peserta didik dapat memaha-mi
dan mem-buat

Indikator

Penilaian

nalisis
ke- uis
terkaitan an-Tu
tara budaya, gas
bahasa,
di- Individu
alek,
danTu
perkembanga gas
n
tradisi li- Kelom-pok
san di Nu-Ul
santara
angan
Memahami, Bentuk
mendeskrip- Instrumen:
sikan,
danTe
memetakan
s Tertulis
keberagamPG
an peng-gunaTe
baha-sa,
s Tertulis
dialek,
dan Uraian
tradisi lisan di
Nu-santara
dan perannya
dalam membangun masyarakat
multikultur
Memahami
dan menganalisis kesamaan
dan
perbedaan
budaya, bahasa, dia-lek,
tradisi li-san
yang ada di
ma-syarakat
se-tempat
Memahami
dan melakukan kajian literatur,
diskusi,
dan
pengamatan
lapangan
tentang
keterkaitan antara budaya,
bahasa,
dialek,
dan
perkembanga
n tradisi li-san
di Nu-santara
Memahami
dan
membuat
pemetaan buda-ya,
bahasa,
dialek,
dan
tradisi lisan di
masyara-kat
setem-pat
serta
berperan aktif
dalam upaya
mem-bangun
ma-syarakat
multikultur

Antropologi 2A

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

Antropologi
2A

Disiplin
Kreatif
Tanggung
B jawab
Toleransi

uku
Paket
-

B
uku
referensi lain

23

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi
Dasar

Materi Pokok/
Pembelajaran

Bahasa, dialek, dan tra-disi


lisan

TUNTA

Kegiatan
Pembelajaran
pemeta-an
budaya,
bahasa, dia-lek,
dan tradisi lisan
di ma-syarakat
se-tempat serta
berperan aktif
dalam
upaya
membangun
masyarakat
multikultur
Dengan
berdiskusi, peser-ta
didik
dapat
memahami dan
melaku-kan
diskusi,
mengumpul-kan
kliping,
dan
penga-matan
lapang-an untuk
me-mahami
per-samaan dan
perbedaan budaya, bahasa,
dialek,
dan
tradisi
lisan
yang berkembang
dalam
masyarakat
Dengan
informasi dari gu-ru,
peserta
di-dik
dapat
memahami
dan
menganalisis
keterkaitan
antara buda-ya,
bahasa, di-alek,
dan
perkembangan
tradisi lisan di
Nusantara
Dengan disku-si
dan
tanya
jawab, peserta
didik
dapat
memahami,
mendeskripsikan dan memetakan
keberagaman
pengguna bahasa,
dialek,
dan tradisi li-san
di
Nusan-tara
dan pe-rannya
dalam
membangun
masyarakat
multikultur
Dengan metode inkuiri, peserta didik dapat memaha-mi

Indikator

Penilaian

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

Memahami
dan melakukan diskusi,
mengumpulka
n kliping, dan
penga-matan
la-pangan untuk
memahami persamaan
dan
perbedaan
budaya, bahasa, dia-lek,
dan
tra-disi
lisan
yang
ber-kembang
dalam
masyarakat

Memahami danJenis:
36 x 45mengana-lisis K
keterkai-tan
uis
antara bu-daya,Tu
bahasa, dialek, gas
dan
Individu
perkembang-anTu
tradisi lisan di gas
Nusantara
Kelom-pok
Memahami,
Ul
mendeskripsiangan
kan, dan me-Bentuk
metakan
ke-Instrumen:
beragaman
Te
pengguna ba- s Tertulis
hasa,
dialek, PG
dan tradisi li-Te
san di Nusan- s Tertulis
tara dan pe- Uraian
rannya dalam
membangun
masyarakat
multikultur
Memahami dan
mengana-lisis
kesama-an dan
perbe-daan
budaya,
bahasa,
dialek, tradisi li-san
yang ada di
masyarakat
setempat
Memahami dan
melaku-kan

Antropologi 2A

B
uku
Antropologi
2A

uku
Paket

B
uku refe-rensi lain
-

Be
rsahabat/komunikatif
Ci
nta tanah
air
Di
siplin
Ke
rja keras
Ma
ndiri
Pe
duli sosial
Ta
nggung
jawab

24

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi
Dasar

Materi Pokok/
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran
dan
menganalisis
kesamaan dan perbedaan budaya,
bahasa,
dialek,
tradisi
lisan yang ada
di masyarakat
setempat
Dengan disku-si
dan
tanya
jawab, peserta
didik
dapat
memahami dan
melaku-kan
kajian lite-ratur,
diskusi,
dan
penga-matan
lapang-an
tentang
keterkaitan
antara buda-ya,
bahasa, dialek,
dan
perkembangan
tradisi lisan di
Nusantara
Dengan metode inkuiri, peserta didik dapat memaha-mi
dan mem-buat
pemeta-an
budaya,
bahasa, dialek,
dan tradisi lisan
di masyarakat
setempat ser-ta
berperan aktif
dalam
upaya
mem-bangun
ma-syarakat
multi-kultur

Indikator

Penilaian

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

kajian lite-ratur,
diskusi,
dan
pengama-tan
lapangan
tentang keterkaitan
antara
budaya, bahasa, dialek, dan
perkembang-an
tradisi lisan di
Nusantara
Memahami dan
membuat
pemetaan budaya, bahasa,
dialek,
dan
tradisi lisan di
masyarakat
setempat serta
berperan
aktif dalam upaya
membangun
masyarakat multikultur
Memahami dan
melaku-kan
diskusi,
mengumpul-kan
kliping,
dan
pengamatan
lapangan untuk
memahami
persamaan dan
perbedaan
budaya,
bahasa, dialek,
dan tradisi lisan
yang
berkembang
dalam
masyarakat

Dengan
berdiskusi, peser-ta
didik
dapat
memahami dan
melaku-kan
diskusi,

TUNTA

Antropologi 2A

25

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi
Dasar

Materi Pokok/
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

mengumpul-kan
kliping,
dan
penga-matan
lapang-an untuk
me-mahami
pers-amaan dan
perbedaan budaya, bahasa,
dialek,
dan
tradisi
lisan
yang berkembang
dalam
masyarakat

Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

TUNTA

Antropologi 2A

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

26

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Modul 1
Budaya dan Keberagaman BudayaRencana

Pembelajaran

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

Indikator

Alokasi Waktu

TUNTA

Pelaksanaan

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya


Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah
keilmuan
- Memahami, menghargai, dan menerima perbedaan kegiatan ritual sebagai akibat
(implikasi) dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan yang dianut
Mengembangkan sikap kepedulian terhadap budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
Menghayati dan menghargai keberagaman budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi
lisan di nusantara
Mendeskripsikan dan memetakan keberagaman pengguna bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di nusantara dan perannya dalam membangun masyarakat multikultur
Menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi lisan yang
ada di masyarakat setempat
Melakukan kajian literatur, diskusi dan pengamatan lapangan tentang keterkaitan
antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di nusantara
Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek , dan tradisi lisan di masyarakat
setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan lapangan untuk
memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang
berkembang dalam masyarakat
- Memahami, menghargai, dan menerima perbedaan kegiatan ritual sebagai akibat
(implikasi) dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan yang dianut
Memahami dan mengembangkan sikap kepedulian terhadap budaya, bahasa, dialek,
dan tradisi lisan
- Memahami, menghayati, dan menghargai keberagaman budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Memahami, mendeskripsikan, dan memetakan keberagaman pengguna bahasa,
dialek, dan tradisi lisan di Nusantara dan perannya dalam membangun masyarakat
multikultur
Memahami dan menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek,
tradisi lisan yang ada di masyarakat setempat
Memahami dan melakukan kajian literatur, diskusi dan pengamatan lapangan
tentang keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan
di Nusantara
Memahami dan membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat
multikultur
Memahami dan melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan
lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat
36 jam pelajaran (18 x pertemuan)

Antropologi 2A

27

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

A.

B.

C.
D.

Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat memahami, menghargai, dan menerima
perbedaan kegiatan ritual sebagai akibat
(implikasi) dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan yang dianut
Peserta didik dapat memahami dan mengembangkan sikap kepedulian terhadap budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan
Peserta didik dapat memahami, menghayati, dan menghargai keberagaman budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Peserta didik dapat memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Peserta didik dapat memahami, mendeskripsikan, dan memetakan keberagaman pengguna bahasa, dialek,
dan tradisi lisan di Nusantara dan perannya dalam membangun masyarakat multikultur
Peserta didik dapat memahami dan menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi
lisan yang ada di masyarakat setempat
Peserta didik dapat memahami dan melakukan kajian literatur, diskusi dan pengamatan lapangan tentang
keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di nusantara
Peserta didik dapat memahami dan membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Peserta didik dapat memahami dan melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan lapangan
untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang berkembang dalam
masyarakat
Karakter siswa yang diharapkan:
Cinta tanah air, disiplin, kreatif, tanggung jawab, dan toleransi
Materi Pembelajaran
Pertemuan Ke-1 s.d. 18
Budaya dan keberagaman budaya
1. Budaya adalah sesuatu mengenai kebudayaan yang sudah berkembang (beradab, maju) atau sesuatu yang
sudah menjadi kebiasaan yang sudah sukar diubah.
2. Kebudayaan merupakan hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia, seperti kepercayaan,
kesenian, dan adat istiadat. Kebudayaan juga diartikan sebagai keseluruhan pengetahuan manusia sebagai
makhluk sosial yang digunakan untuk memahami lingkungan serta pengalamannya dan yang menjadi
pedoman tingkah lakunya.
3. Beberapa wujud kebudayaan, antara lain:
a. Wujud kebudayaan sebagai sistem ide
b. Wujud kebudayaan sebagai sistem aktivitas
c. Wujud kebudayaan sebagai sistem artefak
4. Unsur-unsur penting dalam kebudayaan, antara lain:
a. Sistem bahasa
b. Sistem pengetahuan
c. Sistem kekerabatan dan organisasi sosial
d. Sistem peralatan hidup dan teknologi
e. Sistem ekonomi/mata pencaharian hidup
f.
Sistem religi
g. Kesenian
5. Konsep keberagaman budaya, antara lain:
a. Ciri-ciri masyarakat majemuk
b. Primordialisme dan politik aliran
c. Kemajemukan Indonesia dan masalah persatuan nasional
d. Penerapan sikap relativisme budaya
Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan
Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1 s.d. 18
Pendahuluan
Apersepsi
:
Peserta didik diberi pemahaman tentang budaya dan keberagaman budaya
Motivasi
:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu peserta didik dalam memahami
budaya dan keberagaman budaya
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar peserta didik dapat memahami tentang budaya
2. Guru memberikan informasi agar peserta didik dapat dapat memahami tentang keberagaman budaya
3. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan,
dan sumber belajar lainnya secara cinta tanah air, disiplin, kreatif, tanggung jawab, dan toleransi
Elaborasi

TUNTA

Antropologi 2A

28

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

E.

F.

Dalam kegiatan elaborasi:


1. Dengan berdialog dan berdiskusi, peserta didik dapat menjelaskan pengertian budaya
2. Melalui diskusi dan tanya jawab, peserta didik dapat menjelaskan tentang keberagaman budaya
3. Melalui metode inkuiri, peserta didik dapat menganalisis budaya dan keberagaman budaya
4. Peserta didik mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang budaya dan keberagaman budaya pada buku
Antropologi 2A dan buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui peserta didik
2. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru, peserta didik diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Peserta didik dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Alat dan Bahan
1. Alat
: 2. Sumber belajar
:
Buku paket
Buku lain yang relevan
Buku Antropologi 2A
Penilaian
1. Teknik/jenis
: kuis dan tugas individu
2. Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis
3. Instrumen/soal
:
1. Sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sudah sukar diubah disebut .
a. konflik
c. perilaku
e. moral
b. sikap
d. budaya
2. Budaya lokal adalah ciri khas budaya sebuah kelompok masyarakat lokal, merupakan pendapat yang
dikemukakan oleh .
a. Soekmono
b. Ajawaila
c. Koentjaraningrat
d. Richard Thomson
e. Clifford Geertz
3. Berikut merupakan suku yang terdapat di Kalimantan adalah .
a. Bugis
d. Aborigin
b. Sunda
e. Tengger
c.
Dayak
4. Berikut yang tidak terkandung dalam konsep budaya adalah .
a. kebersamaan
b. saling menghormati
c. toleransi
d. solidaritas
e. mandiri
5. Sikap yang memandang bahwa setiap kebudayaan tersebut berbeda dan unik serta tidak ada nilai-nilai
budaya suatu kelompok yang dianggap lebih baik atau buruk dibanding kelompok lainnya disebut
budaya.
a. relativisme
d. liberalisme
b. nasionalisme
e. materialisme
c. primodialisme
6. Adat yang menetapkan pengantin untuk tinggal di kediaman baru yang tidak mengelompok di rumah
kerabat suami ataupun istri disebut .
a. natolokal
d. bilokal
b. neolokal
e. virilokal
c. avunlokal
7. Keluarga batih adalah keluarga .
a. inti
d. ipar
b. tiri
e. luas
c. lokal
8. Penolakan yang muncul sebagai akibat proses perubahan sosial yang sangat cepat sehingga
menimbulkan dampak negatif bagi sebagian anggota masyarakat yang tidak siap menerima perubahan
disebut .
a. originasi

TUNTA

Antropologi 2A

29

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

9.

10.

11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.

b. dekulturasi
c. rejeksi
d. sinkretisme
e. substitusi
Ras merupakan pengelompokan manusia berdasarkan ciri-ciri warna kulit dan fisik tubuh tertentu yang
diturunkan secara turun-temurun yang merupakan hasil interaksi manusia dengan lingkungan hidup
khusus mereka, merupakan pernyataan dari .
a. Clifford Geertz
b. Koentjaraningrat
c. J. S. Furnival
d. Robertson
e. David Levison
Suatu kelompok etnik membedakan dirinya dengan kelompok lain berdasarkan ciri-ciri yang mereka
miliki.
a. pendidikan
b. budaya
c. pekerjaan
d. tingkat ekonomi
e. sosial
Sebutkan dasar persamaan di antara suku bangsa Indonesia yang banyak jumlahnya!
Sebutkan tiga ciri khas dalam masyarakat majemuk menurut Robuskha dan Shepsle!
Sebutkan jumlah ragam suku dan bahasa yang ada di Indonesia menurut Clifford Geertz!
Bahasa apakah yang merupakan bahasa terbesar yang dipakai di Papua?
Suku apakah di Indonesia yang masih mempraktikkan ritual-ritual animisme dan dinamisme warisan
nenek moyang?
Jelaskan yang dimaksud dengan rejeksi!
Jelaskan yang dimaksud dengan prinsip eksogami!
Menurut David Levinson, apakah yang dimaksud dengan sikap etnosentrisme?
Jelaskan pengertian ras menurut Robertson!
Apakah yang dimaksud dengan kelompok etnik?
Menurut Clifford Geertz, aneka ragam kebudayaan yang berkembang di Indonesia dapat dibagi menjadi
dua tipe berdasarkan ekosistemnya. Sebutkan!
Sikap apakah yang mampu mencegah dampak negatif sikap etnosentrisme?
Sebutkan bentuk kontak kebudayaan yang menyebabkan proses akulturasi!
Menurut Raymond Gordon, berapakah jumlah bahasa di Provinsi Papua?
Apakah yang dimaksud dengan konsep relativisme kebudayaan?

Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 100 adalah sebagai berikut:


Nilai akhir = perolehan skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)
Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Satuan Pendidikan

: Antropologi
: XI/1
: SMA/MA

Modul 2
Bahasa, Dialek, dan Tradisi LisanRencana

Pembelajaran

TUNTA

Antropologi 2A

Pelaksanaan

30

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

Indikator

Alokasi Waktu

A.

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya


Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai
kaidah keilmuan
- Memahami, menghargai, dan menerima perbedaan kegiatan ritual sebagai
akibat (implikasi) dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan yang
dianut
Mengembangkan sikap kepedulian terhadap budaya, bahasa, dialek, dan tradisi
lisan
Menghayati dan menghargai keberagaman budaya, bahasa, dialek, dan tradisi
lisan dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan
tradisi lisan di Nusantara
Mendeskripsikan dan memetakan keberagaman pengguna bahasa, dialek, dan
tradisi lisan di Nusantara dan perannya dalam membangun masyarakat
multikultur
Menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi lisan
yang ada di masyarakat setempat
Melakukan kajian literatur, diskusi dan pengamatan lapangan tentang keterkaitan
antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan di masyarakat
setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan lapangan untuk
memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan
yang berkembang dalam masyarakat
- Memahami, menghargai, dan menerima perbedaan kegiatan ritual sebagai akibat
(implikasi) dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan yang dianut
Memahami dan mengembangkan sikap kepedulian terhadap budaya, bahasa,
dialek, dan tradisi lisan
- Memahami, menghayati, dan menghargai keberagaman budaya, bahasa, dialek,
dan tradisi lisan dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di nusantara
Memahami, mendeskripsikan, dan memetakan keberagaman pengguna bahasa,
dialek, dan tradisi lisan di Nusantara dan perannya dalam membangun
masyarakat multikultur
Memahami dan menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek,
tradisi lisan yang ada di masyarakat setempat
Memahami dan melakukan kajian literatur, diskusi dan pengamatan lapangan
tentang keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi
lisan di nusantara
Memahami dan membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat
multikultur
- Memahami dan melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan
lapangan untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek,
dan tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat
36 jam pelajaran (18 x pertemuan)

Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat memahami, menghargai, dan menerima perbedaan kegiatan ritual sebagai akibat
(implikasi) dari keberagaman ajaran agama, religi/kepercayaan yang dianut
Peserta didik dapat memahami dan mengembangkan sikap kepedulian terhadap budaya, bahasa, dialek, dan
tradisi lisan
Peserta didik dapat memahami, menghayati, dan menghargai keberagaman budaya, bahasa, dialek, dan

TUNTA

Antropologi 2A

31

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

B.

tradisi lisan dalam upaya membangun masyarakat multikultur


Peserta didik dapat memahami dan menganalisis keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan
perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Peserta didik dapat memahami, mendeskripsikan, dan memetakan keberagaman pengguna bahasa, dialek,
dan tradisi lisan di Nusantara dan perannya dalam membangun masyarakat multikultur
Peserta didik dapat memahami dan menganalisis kesamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, tradisi
lisan yang ada di masyarakat setempat
Peserta didik dapat memahami dan melakukan kajian literatur, diskusi dan pengamatan lapangan tentang
keterkaitan antara budaya, bahasa, dialek, dan perkembangan tradisi lisan di Nusantara
Peserta didik dapat memahami dan membuat pemetaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan di
masyarakat setempat serta berperan aktif dalam upaya membangun masyarakat multikultur
Peserta didik dapat memahami dan melakukan diskusi, mengumpulkan kliping, dan pengamatan lapangan
untuk memahami persamaan dan perbedaan budaya, bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang berkembang dalam
masyarakat
Karakter siswa yang diharapkan:
Bersahabat/komunikatif, cinta tanah air, disiplin, kerja keras, mandiri, peduli sosial, dan tanggung jawab
Materi Pembelajaran
Pertemuan Ke 19 s.d. 36
Bahasa, dialek, dan tradisi lisan
1. Bahasa adalah sistem perlambang yang digunakan secara timbal balik yang dibentuk atas unsur-unsur bunyi
ucapan manusia. Fungsi utama bahasa adalah untuk memenuhi kebutuhan komunikasi antarsesama manusia.
2. Menurut Kridalaksana, bahasa Indonesia dilihat dari sudut penutur mempunyai lima tipe kalimat, yaitu:
a. pernyataan,
b. pertanyaan,
c. perintah,
d. keinginan, dan
e. seruan.
3. Beberapa konsep penting dalam bahasa, antara lain:
a. Fonetik
b. Semantik
c. Sintaksis
d. Morfologi
4. Adapun fungsi bahasa, antara lain:
a. Untuk tujuan praktis, yaitu sebagai sarana berkomunikasi dalam pergaulan sehari-hari.
b. Untuk tujuan artistik, yaitu mengolah dan mempergunakan bahasa dengan cara seindah-indahnya guna
pemuasan rasa estetis manusia dalam kesusastraan dan seni.
c. Sebagai sarana untuk mengembangkan bidang ilmu.
d. Tujuan filologis, yakni untuk mempelajari manuskrip yang berisi latar belakang sejarah manusia, sejarah
kebudayaan, dan adat istiadat serta untuk mengetahui sejarah perkembangan suatu bahasa.
5. Dialek adalah variasi bahasa yang berbeda menurut pemakai bahasa dari suatu daerah tertentu, kelompok
sosial tertentu atau kurun waktu tertentu. Dialek suatu daerah bisa diketahui berdasarkan tata bunyinya.
6.

7.
8.

9.

Menurut Meillet ciri utama sebuah dialek adalah perbedaan dalam kesatuan serta kesatuan dalam perbedaan.
Selain itu, terdapat dua ciri lain yang melekat pada dialek, antara lain:
a. Dialek ialah seperangkat bentuk ujaran setempat yang berbeda-beda yang memiliki ciri-ciri umum dan
masing-masing lebih mirip dibandingkan dengan bentuk ujaran lain dari bahasa yang sama.
b. Dialek tidak harus mengambil semua bentuk ujaran dari sebuah bahasa.
Tradisi lisan merupakan salah satu jenis warisan kebudayaan masyarakat setempat yang proses pewarisannya
dilakukan secara lisan.
Adapun jenis-jenis tradisi lisan, antara lain:
a. Cerita rakyat
1) Mitos
2) Legenda
3) Dongeng
b. Bahasa rakyat
c. Sajak atau puisi rakyat
d. Peribahasa rakyat (ungkapan tradisional)
e. Teka-teki rakyat (pertanyaan tradisional)
f.
Nyanyian rakyat (folksong)
Contoh tradisi lisan, antara lain:
a. Wayang kulit merupakan seni tradisional Indonesia yang berkembang di Pulau Jawa.
b. Mak Yong merupakan seni teater masyarakat Melayu yang diadakan orang desa di pematang sawah
selesai panen padi.

TUNTA

Antropologi 2A

32

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

c.
d.

C.
D.

E.

F.

Didong merupakan sebuah kesenian rakyat Gayo yang memadukan unsur tari, vokal, dan sastra.
Tanggomo adalah salah satu jenis kesenian atau seni tutur khas Gorontalo dengan lantunan syairnya
yang sarat makna.
e. Rebab Pariaman adalah seni bercerita dalam teks berbentuk prosa lirik dengan bahasanya penuh kiasan.
f.
Pantun Sunda adalah seni pertunjukan.
Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan
Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-19 s.d. 36
Pendahuluan
Apersepsi
:
Peserta didik diberi pemahaman tentang bahasa, dialek, dan tradisi lisan
Motivasi
:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu peserta didik dalam memahami
bahasa, dialek, dan tradisi lisan
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar peserta didik dapat memahami tentang bahasa
2. Guru memberikan informasi agar peserta didik dapat memahami tentang dialek
3. Guru memberikan informasi agar peserta didik dapat memahami pengaruh keberagaman bahasa dan dialek
dalam masyarakat
4. Guru memberikan informasi agar peserta didik dapat memahami tentang tradisi lisan
5. Guru memberikan informasi agar peserta didik dapat memahami keberadaan bahasa, dialek, dan tradisi lisan
dalam masyarakat
6. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan,
dan sumber belajar lainnya secara bersahabat/komunikatif, cinta tanah air, disiplin, kerja keras, mandiri, peduli
sosial, dan tanggung jawab
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, peserta didik dapat menjelaskan pengertian bahasa
2. Melalui diskusi dan tanya jawab, peserta didik dapat menjelaskan tentang dialek
3. Melalui metode inkuiri, peserta didik dapat menganalisis pengaruh keberagaman bahasa dan dialek dalam
masyarakat
4. Melalui diskusi dan tanya jawab, peserta didik dapat mendeskripsikan tentang tradisi lisan
5. Melalui metode inkuiri, peserta didik dapat menganalisis keberadaan bahasa, dialek, dan tradisi lisan dalam
masyarakat
6. Peserta didik mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang bahasa, dialek, dan tradisi lisan pada buku Antropologi
2A dan buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui peserta didik
2. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru, peserta didik diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Peserta didik dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Alat dan Bahan
1. Alat
: 2. Sumber belajar
:
Buku paket
Buku lain yang relevan
Buku Antropologi 2A
Penilaian
1. Teknik/jenis
: kuis dan tugas individu
2. Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis
3. Instrumen/soal
:
1. Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah keinginan untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan
sistem perlambang .
a. tradisi
d. bangsa
b. bahasa
e. tanah air
c. budaya

TUNTA

Antropologi 2A

33

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Salah satu unsur kultural universal yang dikembangkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan dasar
manusia untuk berkomunikasi dengan orang lain disebut .
a. bahasa
b. dialek
c. tradisi
d. kebudayaan
e. budaya
Dari sudut penutur, bahasa Indonesia mempunyai lima tipe kalimat, kecuali .
a. pernyataan
b. pertanyaan
c. perintah
d. keinginan
e. dorongan
Tiap bahasa mempunyai sistem yang khas yang tidak harus ada dalam bahasa lain berarti bahasa bersifat
.
a. khusus
b. universal
c. unik
d. terbuka
e. plural
Berikut yang berkenaan dengan proses pembunyiannya, realisasi, dan penangkapannya melalui indra
pendengaran adalah .
a. semantic
b. syntaxes
c. morphology
d. phonetic
e. linguistic
Ragam bahasa yang tidak digunakan dalam situasi tidak resmi disebut ragam bahasa .
a. intimate
b. casual
c. consultative
d. formal
e. frozen
Berikut yang merupakan pernyataan yang diungkapkan oleh Trubetzkoy tentang konsep bahasa adalah
.
a. fonetik merupakan studi bunyi bahasa yang berkenaan dengan peristiwa bahasa, murni studi
fenomenalistik terhadap bahasa tanpa mempertimbangkan fungsi
b. semantik merupakan bidang linguistik yang mempelajari makna tanda bahasa
c. makna kata buku ialah konsep tentang buku yang tersimpan dalam otak kita dan dilambangkan
dengan kata buku
d. sintaksis merupakan studi gramatikal struktur (urutan kata) antarkata
e. morfologi merupakan struktur gramatikal struktur intern kata

8.

Di bawah ini merupakan fungsi bahasa sebagai tujuan filologis adalah .


a. sebagai sarana berkomunikasi dalam pergaulan sehari-hari
b. mengolah dan mempergunakan bahasa dengan cara seindah-indahnya guna pemuasan rasa estetis
manusia dalam kesusastraan dan seni
c. sarana untuk mengembangkan bidang ilmu
d. untuk mempelajari manuskrip yang berisi latar belakang sejarah manusia, sejarah kebudayaan, dan
adat istiadat serta untuk mengetahui sejarah perkembangan suatu bahasa
e. sebagai pemersatu bangsa
9. Perbedaan ragam basah dalam satu bahasa suatu suku bangsa disebut ....
a. idiolek
b. koine
c. dialek
d. slang
e. argot
10. Pijin adalah .
a. ragam bahasa yang tidak memiliki penutur asli
b. sebagai bahasa yang memiliki penutur asli
c. bahasa ibu
d. kurangnya kata atau istilah dalam salah satu bahasa yang dikuasainya untuk mengungkapkan
gagasannya
e. kemampuan seseorang dalam menguasai bahasa

TUNTA

Antropologi 2A

34

CV Graha Pustaka Penerbit dan


Percetakan

11. Dalam buku Ensiklopedi Ilmu Sosial dijelaskan bahwa terdapat tiga faktor yang menunjukkan bahwa
bahasa sangat terkait dengan perkembangan budaya. Sebutkan!
12. Sebutkan faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya perkembangan memburuk suatu bahasa atau
dialek!
13. Apakah yang dimaksud dengan perbedaan onomasiologis?
14. Apakah yang dimaksud dengan nyanyian rakyat menurut Jan Harold Brunvand?
15. Sebutkan empat fungsi bahasa rakyat menurut James Danandjaja!
16. Jelaskan pengertian bahasa berdasarkan sudut pandang politik!
17. Bahasa mencerminkan pola berpikir seseorang dalam kelompok sosialnya. Berikan contoh dari
pernyataan tersebut!
18. Apa tujuan filologis dari bahasa? Jelaskan!
19. Apakah yang dimaksud dengan perbedaan semantik?
20. Tradisi lisan memegang peranan yang cukup penting dalam perkembangan bahasa dan dialek. Mengapa
demikian? Jelaskan!
21. Dalam buku Ensiklopedi Ilmu Sosial dijelaskan bahwa terdapat tiga faktor yang menunjukkan bahwa
bahasa sangat terkait dengan perkembangan budaya. Sebutkan!
22. Apakah yang dimaksud dengan bahasa menurut Ernst Cassirer?
23. Apakah yang dimaksud dengan tradisi lisan (oral tradition) menurut Jan Vansina?
24. Jelaskan yang dimaksud dengan nyanyian rakyat menurut Jan Harold Brunvand!
25. Apakah pengertian dari pertanyaan tradisional atau teka-teki rakyat?

Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 100 adalah sebagai berikut:


Nilai akhir = perolehan skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)

Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

________________________
NIP.

________________________
NIP.

TUNTA

Antropologi 2A

35