Anda di halaman 1dari 25

KONSEP FARMAKOLOGI DASAR,INTERVENSI & TERAPI

PROSES TERAPI

Proses ilmiah dimana dalam


pengambilan keputusan terapi
dibutuhkan
pengetahuan,keahlian&pertimbangan
profesional secara cermat untuk
mencapai hasil yang optimal dengan
resiko sekecil mungkin.

Proses keputusan Terapi

1. Penegakan diagnosis
2. Pemilihan intervensi pengobatan
3. Pemilihan obat
4. Penentuan aturan dosis &
carapemberian
5. Peresepan & pemberian
penjelasanpada pasien
6. Evaluasi hasil & efek pengobatan

Pemilihan Intervensi Pengobatan

1.Intervensi tanpa obat (Non


Farmakoterapi)
2.Intervensi dengan obat
( Farmakoterapi)
3.Kombinasi 1& 2
FARMAKOTERAP
I

NON
FARMAKOTERAPI
KOMBINASI

Konsep Farmakologi

Farmakologi Ilmu yang mempelajari obat dan


pengaruhnya terhadap fungsi fisiologis organ
melalui proses kimia ataupun proses molekular
sel yang mengaktivasi ataupun menghambat
dari proses yang ada di tubuh.
Obat Bahan aktif (Molekul aktif)/ zat kimia yang
dapat membawa perubahan dalam proses
fisiologis tubuh manusia yang digunakan untuk
mengobati, mengurangi, mencegah dan
mendiagnosis penyakit.

Interaksi Tubuh - Obat


Terikat Protein Plasma

Obat

Bebas

ABSORPSI
Konsentrasi Obat Dalam
sirkulasi sistemik

Obat Dalam Jaringan

DISTRIBUSI

Konsentrasi Obat Pada


Tempat Kerja

METABOLISME
EKSRESI

Ikatan Dengan Reseptor


Efek Farmakologi/
Indikasi Teurapetik

Farmakokinetik
(Perjalanan Obat
dalam Tubuh)

Respon
Klinik

Toksisitas

Farmakodinamik (Efek
Obat pada Tubuh)

Efikasi

Apa Yang terjadi setelah Obat


DIBERIKAN?????
Drug at site
of administration

1. Absorption
Drug in plasma

2. Distribution
Drug/metabolites

3. Metabolism
in tissues

Drug/metabolites
in urine, feces, bile

4. Elimination
Modified from Mycek et al. (1997)

Faktor Utama Farmakologi


OBAT
(Bahan Kimia)

TUBUH
(Sistem Biologi)
Pengaruh Tubuh terhadap obat

Pengaruh Terhadap Tubuh

Kerja/Efek Obat

Farmakodinamika

Nasib Obat Dalam Tubuh

Farmakokinetika

Antaraksi Kemodinamika

TUJUAN TEURAPEUTIK
Adalah mencapai efek menguntungkan
yang diinginkan dengan efek
merugikan yang minimal
Menentukan Obat Yang Tepat
Perlu Penentuan dosis yang tepat

Mempelajari aspek Farmakokinetik dan Farmakodinamik Obat

Prinsip Farmakokinetika

Farmakokinetik: Setiap proses yang dilakukan tubuh terhadap


obat, yaitu absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi.
Tahapan obat hingga mencapai Efek:
Sediaan Obat, C/
Tablet
Dengan zat aktif

Tablet pecah
Granul pecah zat aktif
terlepas dan larut

Fasa Biofarmasi/
Farmasetik

Absorpsi
Metabolisme
Distribusi
Ekskresi

Farmakokinetik

Interaksi dengan
reseptor di
tempat kerja
Efek

Farmakodinamik

A. Absorpsi : Penyerapan obat


dari usus ke dalam sirkulasi
Berkaitan dengan rute Pemberian Obat dan mempengaruhi
bioavaibilitas obat dalam tubuh

Rute Pemberian Obat


Parenteral
(IV)

Inhaled
Oral

Transdermal
Topical

Parenteral
(SC, IM)
Rectal

Pharmacokinetics:
Absorption
Faktor yang mempengaruhi absorpsi Obat:
Administration route of the drug (rute pemberian obat)
Food or fluids administered with the drug (ada tidaknya
makanan dan minuman yang diberikan bersamaan obat)
Dosage formulation (Formulasi sedian obat)
Status of the absorptive surface ( Keberadaan permukaan
absorpsi)
Rate of blood flow to the small intestine (kecepatan Aliran
darah di USUS Halus)
Acidity of the stomach (Keasaman lambung)
Status of GI motility ( Keadaan motilitas GI)

Pharmacokinetics:
Absorption
Routes
(rute pemberian obat mempengaruhi
laju dan tingkat penyerapan obat itu):
Enteral
Parenteral
Topical

Pharmacokinetics:
Absorption
Enteral Route
Obat diserap ke dalam sirkulasi
sistemik melalui mulut atau mukosa
lambung, usus halus, atau dubur.
Oral
Sublingual
Buccal
Rectal

Buccal/Sublingual
absorbed though oral mucus
membranes in mouth
buccal = cheek

Buccal/Sublingual
sublingual (SL) = under tongue

DISTRIBUSI
DEPOT JARINGAN
TEMPAT KERJA
(RESEPTOR)

BEBASTERIKAT

TerikatBebas

Absorpsi

Obat Bebas
Obat Terikat

Ekskresi
Metabolit

Biotransformasi
Distribusi : Pendistribusian obat ke sistem peredaran
darah.
Obat akan didistribusikan dan diikat oleh protein plasma
(Albumin, Globulin, dll) dan diikat secara REVERSIBEL.
Berbagai Proses farmakokinetik SEPERTI DI ATAS

Pharmacokinetics:
Metabolism

(also known as Biotransformation)

Transformasi biologis suatu obat


menjadi metabolit tidak aktif, senyawa
yang lebih larut, atau metabolit yang
lebih kuat. Tempatnya di :
Liver (main organ) organ utama
adalah hati
Kidneys
Lungs

Metabolisme :
Tujuan Utama Metabolisme : Mengeluarkan obat
dalam bentuk yang paling mudah, terbagi atas :
a. Fase I : Pengubahan bentuk menjadi lebih polar
b. Fase II : Proses konjugasi dengan asam
glukoronat, asam sulfat, asam asetat, atau suatu
asam amino lain yang dibantu oleh enzim sitokrom
P 450.

Parameter Farmakokinetik
Volume Distribusi (Vd)
Ukuran tubuh yang tersedia untuk diisi obat (Terdistribusi di
Plasma, Darah atau cairan plasma)
Cleareance/ Bersihan
Ukuran kemampuan tubuh untuk menghilangkan obat di
dalam tubuh
Waktu Paruh (T )
Waktu yang dibutuhkan untuk mengubah jumlah obat dalam
tubuh menjadi separuhnya selama eliminasi
Bioavaibilitas (ketersediaan hayati)/ F

EKSKRESI
Adalah prosesi eliminasi obat dari
dalam tubuh. Setelah obat menjadi
bentuk yang in aktif maka obat akan
dikeluarkan dari ginjal melalui urin.
Namun bila ada pengaruh hati yang
terlibat, ekskresi akan dikeluarkan
melalui sal cerna

Prinsip Farmakodinamika
Farmakodinamik: Bagian ilmu yang mempelajari efek biokimia dan
fisiologi obat serta mekanisme kerjanya.
Tujuan mempelajari farmakodinamika adalah:
1. Meneliti efek utama dari suatu obat
2. Mengetahui interaksi obat dengan sel
3. Mengetahui urutan peristiwa serta spektrum efek dan respon
yangterjadi.
Berguna untuk : Dasar terapi obat yang rasional, yaitu:
4. Tepat Penderita
5. Tepat obat
6. Tepat diagnosis
7. Tepat indikasi
8. Tepat dosis, pemberian dan lamanya terapi
9. Tepat informasi
10. Tepat evaluasi

A. Mekanisme Kerja
Bagaimana suatu obat dapat menimbulkan efek. Digolongkan
menjadi:
- Secara Fisika : Contoh obat anestesi
- Secara Kimiawi : Misalnya Antasida
- Melalui proses metabolisme, seperti AB, diuretik
- Secara Kompetisi
B. Reseptor Obat, adalah : makromolekul seluler yang terdiri dari protein tempat
terikatnya obat untuk menimbulkan respon.
Contoh reseptor, reseptor asetilkolin (Ach),
dimana aktifasi Ach pada reseptor akan
membuka pintu /kanal sehingga Na bisa
masuk ke intraselular

C. Proses Enzimatis : Biasanya dikenal dengan sistem


pencernaan agar makanan siap diabsorpsi. Fungsi Enzim lain
salah satu contohnya adalah untuk menghasilkan Angiotensin
sebagai bahan vasokonstriksi.
D. Efek terapeutik, terbagi atas:
- Terapi kausal : Meniadakan penyebab penyakit
- Terapi Simptomatik : Hanya gejala penyakit
- Terapi Substitusi Obat: menggantikan zat lazim yang ada di
dalam tubuh, Contoh : Estrogen, Insulin, dll
E. Efek Samping Obat : Segala Sesuatu khasiat yang tidak
diinginkan untuk tujuan terapi yang dimaksudkan pada dosis
Terapi. Obat yang ideal hendaknya bekerja dengan cepat untuk
waktu tertentu saja dan secara selektif, artinya hanya
berkhasiat pada keluhan penyakit.
F. Efek Toksik : Setiap obat digunakan pada dosis toksik yang
dapat mengakibatkan toksiksitas/keracunan.Berkaitan dengan
jumlah dosis.

G. Spesifik , adalah obat yang bekerja terbatas pada satu


reseptor
H. Selektif, adalah obat yang menghasilkan satu efek pada
dosis yang rendah dan efek yang lain pada dosis yang
tinggi. Contoh : Aspirin 80 mg digunakan untuk anti
koagulan, Aspirin 500 mg digunakan untuk antipiretik dan
analgetik
I.

Obat yang spesifik tidak berarti selektif, obat yang tidak


selektif pasti tidak spesifik.

II.

Index Terapi adalah ratio/perbandingan antara LD (letal


dose)50 dan ED(Efective Dose) 50