Anda di halaman 1dari 4

08 12 2015

TBA : Tugas III

Kelompok
1. Aldi Rachman
Putra/10113470/TBA7
2. Raden Rachmat
Hidayat/10113492/TB
A-7
3. Rizki
Nurhidayat/10113433/
TBA-7
4. Muhammad Luthfi
Nabhan/10113331/TB
A-7
5. Mauji
Daulana/10113378/T
BA-7

Teori Bahasa dan Automata


Implementasi Finite Automata
Teori Bahasa dan Automata
Teori bahasa dan otomata merupakan salah satu mata kuliah yang wajib di jurusan teknik informatika maupun
ilmu komputer. Teori bahasa dan otomata merupakan mata kuliah yang cenderung bersifat teoritis tidak memuat
hal-hal yang praktis untuk diterapkan langsung dalam praktik.
Bahasa di dalam kamus adalah suatu sistem yang meliputi pengekspresian gagasan, fakta, konsep, termasuk
sekumpulan simbol-simbol dan aturan untuk melakukan manipulasinya. Bahasa bisa juga disebut sebagai
rangkaian simbol-simbol yang mempunyai makna.
Otomata merupakan suatu sistem yang terdiri atas sejumlah berhingga state, di mana state menyatakan informasi
mengenai input. Otomata juga dianggap sebagai mesin otomatis (bukan mesin fisik) yang merupakan suatu
model matematika dari suatu sistem yang menerima input dan menghasilkan output, serta terdiri dari sejumlah
berhingga state.
Hubungan di antara bahasa dan otomata adalah bahasa dijadikan sebagai input oleh suatu mesin otomata,
selanjutnya mesin otomata akan membuat keputusan yang mengindikasikan apakah input itu diterima atau tidak.
Finite State Automata (FSA)
Finite Automata adalah mesin abstrak berupa sistem model matematika dengan masukan dan
keluaran diskrit yang dapat mengenali bahasa paling sederhana (bahasa reguler) dan dapat
diimplementasikan secara nyata. Sedangkan Finite State Automata (FSA) adalah model matematika
dari sistem dengan masukan dan keluaran berupa nilai diskrit.
Automata memiliki suatu alur khusus dan unik untuk setiap kata yang akan dikenali atau
diterima. Jika suatu alur berakhir pada suatu state yang disebut sebagai Final State atau Accepting State,
maka kata yang ditelusuri tersebut dikatakan dikenali oleh automata.
Secara formal finite state automata dinyatakan oleh 5 tupel atau M=(Q, , , S, F), dimana :
Q = himpunan state / kedudukan
= himpunan simbol input / masukan / abjad
= fungsi transisi
S = state awal / kedudukan awal (initial state)
F = himpunan state akhir

08 12 2015

TBA : Tugas III

Kelompok
1. Aldi Rachman
Putra/10113470/TBA7
2. Raden Rachmat
Hidayat/10113492/TB
A-7
3. Rizki
Nurhidayat/10113433/
TBA-7
4. Muhammad Luthfi
Nabhan/10113331/TB
A-7
5. Mauji
Daulana/10113378/T
BA-7

Implementasi Finite State Automata (FSA)

Pengaplikasian Finite Automata dapat ditemukan pada algoritma- algoritma yang digunakan untuk
pencocokkan string pada perangkat lunak editor teks dan perangkat lunak pengecekan ejaan, serta dapat ditemui
juga pada penganalisa sintaks yang digunakan oleh Assemblers atau Compilers.
Berikut ini contoh Implementasi FSA dalam kehidupan sehari-hari :
PENERAPAN DETERMINISTIC FINITE AUTOMATA PADA MESIN KARAOKE
Cara Kerja Mesin Karaoke
Cara Kerja Mesin Karaoke Untuk dapat memutar lagu pada mesin karaoke di TIMEZONE,
pertama kita harus memasukkan koin sebanyak 3 koin, setelah dimasukkan 3 koin maka mesin akan
memutarkan lagu yang kita pilih, akan tetapi apabila jumlah koin yang dimasukkan melebihi 3 koin
maka sisa koin akan di akumulasi sampai berjumlah kelipatan 3.
Finite State Diagram

08 12 2015

TBA : Tugas III

Kelompok
1. Aldi Rachman
Putra/10113470/TBA7
2. Raden Rachmat
Hidayat/10113492/TB
A-7
3. Rizki
Nurhidayat/10113433/
TBA-7
4. Muhammad Luthfi
Nabhan/10113331/TB
A-7
5. Mauji
Daulana/10113378/T
BA-7

REFERENSI
[1]
Kusuma, Dennish Candra Cahya. 2015. Implementasi Finite State Automata
Dalam Mesin Karaoke. https://www.academia.edu/