Anda di halaman 1dari 1

Jamaah Jumat Yang Dirahmati Allah SWT ...........

Dalam kesempatan yang sangat berbahagia ini marilah senantiasa kita selaku umat
manusia untuk sama-sama mengucapkan kata syukur hanya kepada Allah Swt, sebab hanya
dengan kekuasaan Allah SWT kita masih bisa dipertemukan ditempat ini dalam keadaan
sehat walafiat, guna mengerjakan shalat Jumat berjamaah. Yang dimana Allah telah begitu
banyak memberikan kenikmatan yang tiada terhingga kepada kita selaku umat manusia, baik
dari segi material dan kesahatan jasmani. Yang alhamdulillah sampai saat ini kita masih
mencintai agama Allah dengan sungguh-sungguh, menaati segala perintah Allah dan
menjauhi segala larangannya.
Berbicara tentang perkara perintah Allah dan larangan-nya, sudah pasti kita akan
menemukan apa yang disebut dengan perbuatan amar maruf dan nahi munkar yakni perkara
tentang mengerjakan perbuatan baik dan mencegah dari perbuatan keji. Yang mana Allah
SWT telah memberikan begitu banyak kelonggaran dan peluang kepada seluruh lapisan umat
manusia bahwa ternyata agama Islam itu mudah, namun pada kenyataanya saat ini umat
manusia malah lalai dan tidak mengerjakan perintah Allah tsb (contohnya sholat, padahal jika
kita membayangkan bahwa perkara Sholat adalah perkara yang sangat mudah untuk kita
kerjakan dan tidak memungut biaya sama sekali terhadap siapa saja yang mau
mengerjakannya).
Namun jika kita melihat apa yang menjadi larangan Allah, ternyata banyak umat
manusia berbondong-bondong mengerjakan apa yang menjadi larangan Allah, padahal jika
kita membayangkan kembali apa yang menjadi pelarangan Allah SWT ternyata tidak gratis
dan membutuhkan biaya yang sangat tinggi dan sangat mahal (contohnya seperti, cafe, yang
didalamnya ada minuman keras, dls). Inilah yang tentunya harus kita selesaikan bersamasama, dengan jalan mengerjakan perintah Allah yakni selalu meningkatkan perkara Shalat.
Shalawat dan salam marilah sama-sama kita hanturkan kepada junjungan besar kita
yakni nabi Muhammad Saw, nabi yang dimana telah memperjuangkan agama Islam dengan
sekuat tenaga-nya dari alam kegelapan menuju alam terang-benderang, dari alam yang
dimana pada saat itu wanita dijadikan sebagai lahan bisnis oleh orang-arang yang tidak
bertanggung jawab menjadikan wanita sebagai hawa nafsu lelaki hidung belang.