Anda di halaman 1dari 5

Tugas Pengelolaan Laboratorium

Modul Praktikum
Indeks Bias Cairan

Di susun oleh:
Asy Syifa Labibah
K2313010

Jurusan Pendidikan Fisika 2013 A


Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sebelas Maret Surakarta

Modul Praktikum Fisika


Indeks Bias Cairan
A. Judul Praktikum
Indeks Bias Cairan
B. Tujuan
1. Menentukan indeks bias cairan dengan menggunakan hukum snellius
2. Mengetahui hubungan antara sudut datang dengan pergeseran sinar
C. Prakonsep
Ketika seberkas cahaya mengenai permukaan suatu benda, maka cahaya
tersebut ada yang dipantulkan dan ada yang diteruskan. Jika benda tersebut transparan
seperti kaca atau air, maka sebagian cahaya yang diteruskan terlihat dibelokkan,
dikenal dengan pembiasan. Cahaya yang melalui batas antar dua medium dengan
kerapatan optik yang berbeda, kecepatannya akan berubah. Perubahan kecepatan
cahaya akan menyebabkan cahaya mengalami pembiasan.
Perambatan cahaya dalam ruang hampa udara memiliki kelajuan c, kemudian
setelah

memasuki

medium

tertentu

akan

berubah

kelajuannya

menjadi v dengan v c. Ketika cahaya merambat di dalam suatu bahan, kelajuannya


akan turun sebesar suatu faktor yang ditentukan oleh karakteristik bahan yang
dinamakan indeks bias (n). Indeks bias merupakan perbandingan (rasio) antara
kelajuan cahaya di ruang hampa terhadap kelajuan cahaya di dalam bahan seperti
dinyatakan oleh:
n = c/v
Dengan, n : indeks bias
c : kelajuan cahaya diruang hampa (m/s)
v : kelajuan cahaya di dalam bahan (m/s)
Nilai indeks bias cairan setiap zat cair berbeda. Untuk nilai indeks bias udara
adalah 1.
Dengan membuat garis normal yang tegak lurus pada bidang pantul maka
perbandingan sinus sudut datang (i) dengan sudut bias (r) dapat dirumuskan secara
matematika menurut hukum Snellius dapat dituliskan:

n1 sini
=
n2 sin r
Dengan, n1 : indeks bias medium 1
n2 : indeks bias medium 2

i : sudut datang
r : sudut bias
D. Alat dan Bahan
1. Aquarium
: 1 buah
2. Busur derajat
: 2 buah
3. Mistar
: 1 buah
4. Laser
: 1 buah
5. Zat cair
: secukupnya (misal: air, air gula, minyak, dsb)
6. Plaster bening
: secukupnya
7. Gunting
: 1 buah
8. Spidol boardmarker: 1 buah
9. Alat tulis
: 1 paket
E. Lembar Kerja Siswa

(gambar akuarium)
1. Pernahkah kalian melihat sebuah akuarium? ................
2. Ada berapa sisi akuarium yang bisa kita amati? ..... sisi.
....... sisi diamati melalui kaca akuarium dan ...... sisi diamati secara langsung atau
tanpa akuarium.
3. Sisi akuarium yang terdapat kaca nya, berarti kita mengamati 2 pembiasan cahaya,
yang pertama pembiasan dari ........ ke ........, dan yang kedua dari ........ ke ...........
4. Dengan menggunakan sinar laser sebagai sumber cahaya, dan busur untuk
menghitung sudut dari sinar laser, rancanglah sebuah alat percobaan untuk
menentukan nilai indeks bias zat cair (n) yang ada di dalam akuarium dan juga untuk
menentukan hubungan antara sudut bias (r) dengan pergeseran sinar (t). Alat-alat yang
dapat digunakan adalah sebagai berikut:
a. Aquarium
: 1 buah
b. Busur derajat
: 2 buah
c. Mistar
: 1 buah
d. Laser
: 1 buah

e. Zat cair
: secukupnya (misal: air, air gula, minyak, dsb)
f. Plaster bening
: secukupnya
g. Gunting
: 1 buah
h. Spidol boardmarker: 1 buah
i. Alat tulis
: 1 paket
5. Jika ketinggian zat cairnya tetap, apa yang dapat anda ubah supaya bisa menentukan
indeks bias cairan? .............................
6. Yang anda ubah tadi adalah variabel bebas, sedangkan besar variabel yang ikut
berubah adalah variabel terikat. Ketinggian zat cairnya tidak mengalami perubahan,
ini dinamakan variabel control. Buatlah tabel yang terdiri dari variabel bebas dan
variabel terikat. Lakukan percobaan untuk mengisi tabel yang anda buat.
Tabel 1 Menentukan Indeks Biasa Cairan
7. Pada tabel di atas tambahkan kolom yang berisi indeks bias cairan (n).
8. Dari tabel tersebut jawablah pertanyaan berikut :
a. Berapa nilai indeks bias zat cair tersebut?
b. Apa yang terjadi pada indeks bias zat cair jika sudut datang dibuat lebih besar?
c. Apa yang terjadi pada indeks bias zat cair jika zat cair pada di akuarium diubah?
d. Kesimpulan apa yang diperoleh dari percobaan ini?
9. Jika ketinggian zat cairnya masih tetap, apa yang anda ubah supaya bisa menentukan
hubungan antara sudut datang dengan pergeseran sinar pada zat cair tersebut? .............
10. Yang anda ubah tadi adalah variabel bebas, sedangkan besar variabel yang ikut
berubah adalah variabel terikat. Ketinggian zat cairnya tidak mengalami perubahan,
ini dinamakan variabel control. Buatlah tabel yang terdiri dari variabel bebas dan
variabel terikat. Lakukan percobaan untuk mengisi tabel yang anda buat.
Tabel 2 Hubungan Antara Sudut Datang dengan Pergeseran Sinar
11. Buatlah grafik hubungan antara variabel bebas (sumbu x) dan varibel terikat (sumbu
y)
12. Dari grafik yang anda buat jawablah pertanyaan berikut:
a. Apakah yang terjadi pada pergeseran sinar jika sudut datang dibuat sekecil
mungkin?
b. Apa yang terjadi pada pergeseran sinar jika zat cair pada akuarium diganti dengan
yang lebih pekat?
c. Kesimpulan apa yang anda peroleh dari percobaan ini?
Buatlah laporan yang memuat :
1) Tujuan percobaan

2)
3)
4)
5)

Alat dan bahan yang digunakan


Langkah kegiatan percobaan
Data dan analisis
Kesimpulan