Anda di halaman 1dari 58

JABATAN FUNGSIONAL

OLEH:
BKD PROVINSI MALUKU

TAHUN 2015

UU NO.5 TAHUN 2014


TENTANG ASN

JABATAN DIBAGI 3 JENIS


JABATAN PIMPINAN TINGGI
JABATAN ADMINISTRASI
JABATAN FUNGSIONAL

UU NO. 8 TAHUN 1974 JO. UU. NO.43 Thn 1999

Ps. 17 MENGAMANATKAN BAHWA SELURUH PNS


DIANGKAT DALAM JABATAN DAN PANGKAT
TERTENTU.

JABATAN TERDIRI DARI : JABATAN STRUKTURAL


DAN JABATAN FUNGSIONAL ( Umum dan
Tertentu).

STRUKTURAL
- FUNGSIONAL
JABATAN PNS
JABATAN STRUKTURAL
KEDUDUKAN YANG
MENUNJUKAN
TUGAS, TANGGUNG
JAWAB,
WEWENANG DAN HAK
SEORANG PNS DALAM
RANGKA MEMIMPIN
SUATU SATUAN
ORGANISASI NEGARA

JABATAN FUNGSIONAL
KEDUDUKAN YG
MENUNJUKKAN
TUGAS, TANGGUNG JAWAB,
WEWENANG, DAN HAK
SEORANG PNS
DALAM RANGKA
MENJALANKAN
TUGAS-TUGAS POKOK DAN
FUNGSI KEAHLIAN
DAN/ATAU
KETERAMPILAN UNTUK
MENCAPAI TUJUAN
ORGANISASI

keuntungan jabatan
fungsional

(PP NO. 16 TAHUN 1994)


1. JABATAN FUNGSIONAL ADALAH KEDUDUKAN YANG
MENUNJUKKAN TUGAS, TANGGUNG JAWAB,
WEWENANG DAN HAK SEORANG PNS DLM
SUATU
SATUAN
ORGANISASI
YG
DALAM
PELAKSANAAN TUGASNYA DIDASARKAN
PADA
KEAHLIAN (PROFESI & KOMPETENSI) DAN/ATAU
KETRAMPILAN
TERTENTU
SERTA
BERSIFAT
MANDIRI
2. JABATAN FUNGSIONAL DIHIMPUN DALAM RUMPUN
JABATAN FUNGSIONAL.
3. JABATAN FUNGSIONAL TERDIRI DARI :
4. KEPADA
PNS YANG
MENDUDUKI
JABATAN FUNGSIONAL DAN
a. JABATAN
FUNGSIONAL
KEAHLIAN
TELAH
DITETAPKAN
ANGKA
KREDITNYA
DIBERIKAN
b. JABATAN
FUNGSIONAL
KETRAMPILAN

DAFTAR RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

(Keppres No. 87 Tahun 1999)


Rumpun Fisika, Kimia dan yang terakit (Pranata Nuklir, Pengawas
Radiasi).
Rumpum Matematika, Statistika yang terakit (Statistisi, Ass.
Statistisi)
Rumpun Kekomputeran (Pranata Komputer)
Rumpun Arsitek, Insinyur dan yang terkait (Surveyor & Pemeta)
Rumpun Penelitian & Perekayasaan (Peneliti, Perekayasa, Litkayasa)
Rumpun Ilmu Hayat (Pengendali Hama & Penyakit Ikan)
Rumpun Kesehatan (27 jabatan fungsional kesehatan)
Rumpun Pendidikan Tingkat Pendidikan Tinggi (Dosen)
Rumpun Pendidikan Tingkat Taman Kanak-kakan, Dasar, Lanjutan &
Sekolah Khusus (Guru Ahli dan Terampil)
Rumpun Pendidikan Lainnya (Pengawas Sekolah, Widyaiswara)
Rumpun Operator Alat-alat Optik dan Elektronik (Pemantau
Frekuensi Radio)

DAFTAR RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL


12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.

(Keppres No. 87 Tahun 1999)


Rumpun Teknisi dan Pengontrol Kapal & Pesawat (Teknisi
Penerbangan/Pelayaran)
Rumpun
Pengawas
Kualitas
dan
Keamanan
(Pengawas
Farmasi&makanan, Penera)
Rumpun Akuntan dan Anggaran (Akuntan, Auditor)
Rumpun Asisten Profesional yg berhubungan dengan Keuangan dan
Penjualan (Penilai Pajak Bumi & Bangunan)
Rumpun Imigrasi, Pajak dan Assisten Profesional yang berkaitan
(Pemeriksa Bea & Cukai, Pemeriksa Pajak)
Rumpun Manajemen (Analis Kepegawaian, Analis Manajemen)
Rumpun Hak Cipta, Paten dan Merek (Pemeriksa Paten/Merek)
Rumpun Penyidik dan Detektif (Agen)
Rumpun Arsiparis, Pustakawan & yang berkaitan (Arsiparis,
Pustakawan)
Rumpun Ilmu Sosial & yang berkaitan (Pekerja Sosial)

DAFTAR RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL


(Keppres No. 87 Tahun 1999)
22. Rumpun Penerangan dan Seni Budaya (Pamong Budaya, Pranata
Humas)
23. Rumpun Keagamaan (Penyuluh Agama)
24. Rumpun Politik dan Hubungan Luar Negeri (Diplomat, Analis Politik)

JENIS JABATAN FUNGSIONAL


KESEHATAN

Jabatan Fungsional Kesehatan terdiri :

Ahli ( Sarjana ) :
Dokter, Dokter Gigi, Apoteker, Adminkes

Ahli dan Terampil (D3 S1):


Perawat, PKM, Sanitarian,
Nutrsionis, Pranata Labkes

Epidemiolog,

Entomolog,

Terampil (min SLTA D3):


Bidan, Assisten Apoteker, Perawat Gigi, Radiografer, Perekam
Medis, Teknisi Elektromedik

UNIT PEMBINA INTANSI


JABFUNG TENAGA KESEHATAN
1 Ditjen. Bina Upaya Kesehatan Kemenkes
Dokter
Tek. Elektromedik
Dokter Gigi

Okupasi Terapis

Radiografer

Ortetik Prostetik

Pranata Labkes

Terapis Wicara

Perawat Gigi

R.Optisien

Perekam Medik

Fisioterapis
Nutrisionis

2 Ditjen. PP dan PL Kemenkes

Sanitarian,
Epidemiolog Kesehatan,
Entomolog Kesehatan

Ditjen Binfar alkes Kemenkes

Apoteker dan

Ass. Apoteker
5 Biro Hukor Kemenkes

Administrator Kesehatan
6 Pusat Promkes Setjen Kemenkes

Penyuluh Kesehatan Masyarakat

Jabfung Kesehatan
dibebaskan dari Persyaratan Diklat
No
1.

Jabfung
Dokter

Kep. Menpan

139/Kep/M.PAN/11/2003

7 Nopember 2003
2.
3.

Dokter Gigi

141/Kep/M.PAN/11/2003

Apoteker

7 Nopember 2003
140/Kep/M.Pan/11/2003
7 Nopember 2003

4.

Nutrisionis

23/Kep/M.Pan/4/2001
04 April 2001
94/Kep/M.PAN/11/2001

No
6
7
8
9
10
11
12
13
14

Jabfung
Teknisi
Elektromedis

Per. Menpan
Per/09/M.Pan/3/2006

Sanitarian

29 Maret 2006
Per/10/M.Pan/3/2006

Bidan

29 Maret 2006
Per/11/M.Pan/3/2006

Fisioterapis

29 Maret 2006
Per/12/M.Pan/3/2006

Perawat Gigi

29 Maret 2006
Per/14/M.Pan/3/2006

Perekam Medis

29 Maret 2006
Per/15/M.Pan/3/2006

Radiografer

29 Maret 2006
Per/16/M.Pan/3/2006

Asisten Apoteker

29 Maret 2006
Per/17/M.Pan/3/2006

Pranata Labkes

29 Maret 2006
Per/08/M.Pan/3/2006
28 Maret 2006

Jabfung Kesehatan
diharuskan persyaratan Diklat

No

Jabfung

Kep. Menpan
17/Kep/M.Pan/11/2000

2.

Epidemiolog
Kesehatan
Entomolog

3.

Kesehatan
Penyuluh Kesmas

30 Nopember 2000
58/Kep/M.Pan/8/2000

Administrator

14 Agustus 2000
42/Kep/M.Pan/12/2000

Kesehatan

22 Desember 2000

1.

4.

30 Nopember 2000
18/Kep/M.Pan/11/2000

PERMENKES NOMOR 72 TAHUN


2014 TENTANG DIREKTORAT
PEMBINA JAFUNG
SANITARIAN
EPIDKES
ENTOKES

: DIT. PL
: DIT SIMKARKESMA
: DIT PPBB

JABATAN FUNGSIONAL
ENTOMOLOG KESEHATAN
DAN EPIDEMIOLOG
KESEHATAN

BEBERAPA DASAR HUKUM


KEPMENPAN
18/2000

JAFUNG ENTOMOLOG KESEHATAN


DAN ANGKA KREDITNYA

SKB MENKES
KEP BKN
396/01
20/01

JUKLAK JAFUNG ENTOKES DAN


ANGKA KREDITNYA

PP No.54/2007

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL

KEPMENKES
1201/04

JUKNIS JAFUNG ENTOKES DAN


ANGKA KREDITNYA

BEBERAPA DASAR HUKUM


KEPMENPAN
17/2000

JAFUNG EPIDEMIOLOG KESEHATAN


DAN ANGKA KREDITNYA

SKB MENKES
KEP BKN
395/01
19/01

JUKLAK JAFUNG EPIDKES DAN


ANGKA KREDITNYA

PP No.54/2007

TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL

KEPMENKES
1200/04

JUKNIS JAFUNG EPIDKES DAN


ANGKA KREDITNYA

ENTOMOLOG KESEHATAN

PNS YANG DIBERI TUGAS, TANGGUNG JAWAB,


WEWENANG DAN HAK SECARA PENUH OLEH
PEJABAT YG BERWENANG UNTUK MELAKUKAN
KEGIATAN TEKNIS FUNGSIONAL
PENGAMATAN, PEYELIDIKAN, PEMBERANTASAN
DAN PENGENDALIAN TERHADAP
VEKTOR PENYAKIT/SERANGGA PENGGANGGU

EPIDEMIOLOG KESEHATAN

PNS YANG DIBERI TUGAS, TANGGUNG JAWAB,


WEWENANG DAN HAK SECARA PENUH OLEH
PEJABAT YG BERWENANG UNTUK MELAKUKAN
KEGIATAN PENGUMPULAN DATA, PENGOLAHAN
DATA, ANALISA DAN INTERPRETASI,
MELAKUKAN PENYELIDIKAN EPID UNTUK
TINDAKAN PENGAMANAN PENANGGULANGAN
PENYEBARAN/PENULARAN PENYAKIT DAN
FAKTOR-FAKTOR YANG SANGAT BERPENGARUH

JENJANG JABATAN DAN TUGAS


MELAKSANAKAN TUGAS KEGIATAN
TEKNIS OPERASIONAL YANG
TERAMPIL BERKAITAN DG PENERAPAN KONSEP,
METODA OPERASIONAL DI BIDANG
ENTOKES

AHLI

MELAKSANAKAN TUGAS KEGIATAN


YG BERKAITAN DG PENGEMBANGAN
PENGETAHUAN, PENERAPAN KONSEP
DAN TEORI, ILMU & SENI UNTUK
PEMECAHAN MASALAH, DAN
PEMBERIAN PENGAJARAN DI BID
ENTOKES

JENJANG JABATAN,PANGKAT & AK


PELAKSANA PEMULA

T
E
R
A
M
P
I
L

PELAKSANA

PELAKSANA LANJUTAN

PENYELIA

II/a

25

II/b

40

II/c

60

II/d

80

III/a

100

III/b

150

III/c

200

III/d

300

(1)

JENJANG JABATAN,PANGKAT& AK
(PSL 6)

III/a

100

III/b

150

III/c

200

III/d

300

IV/a

400

IV/b

550

IV/c

700

PERTAMA
A
H

MUDA

L
I
MADYA

(2)

Utama

IV/d IV/e

= 200

Madya

IV/a - IV/c

= 150

III/c III/d

= 100

III/a III/b

= 50

Pelaksana

II/b II/d

= 20

P. Pemula

II/a

= 15

Muda
Penyelia
Pertama
P. lanjutan

25

26

daftar yg berisi jumlah AK dr


butir-2 keg. yg telah
dilaksanakan & dibuat opejabat fungsional, u-diusulkan
kepada pybw menetapkan AK
melalui pejabat pengusul
suatu angka yg diberikan
berdasarkan penilaian atas
prestasi kerja yg telah dicapai opejabat fungsional dlm
mengerjakan butir keg. &

27

28

UNSUR-UNSUR KEGIATAN
(PSL.5)
1

UNSUR UTAMA
a

PENDIDIKAN

KEGIATAN PELAYANAN

PENGEMBANGAN PROFESI

UNSUR PENUNJANG

30

PERMENPAN
NO : PER/60/M.PAN/6/2005
doktor (S3)

200
50

magister (S2)

150
50

sarjana/D IV

100
40

sarjana muda/D III

60

60
75

20
D II

40

35
15

SLTA/DI

25
31

ANGKA KREDIT DIKLAT

32

SUB UNSUR - YAN ENTO


(ENTOKES)
1

MELAKUKAN PERSIAPAN PELAKS KEGIATAN

MELAKUKAN PENGAMATAN VEKTOR DAN SP

MELAKUKAN PENYELIDIKAN VEKTOR DAN SP

4 MELAKSANAKAN UJI COBA PENGENDALIAN VEKTOR/SP


5

MELAKSANAKAN PENGENDALIAN VEKTOR/ SP

6 MELAKSANAKAN PENCARIAN SURVEILANS PENDERITA


7
8

MELAKSANAKAN PENGOBATAN PENDERITA


MELAKUKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM
MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN

Butir kegiatan pelayanan


epidkes

Kegiatan persiapan Epidemiologi


Kegiatan pengamatan Epidemiologi
Kegiatan Penyelidikan Epidemiologi
Kegiatan Pencegahan dan
Pemberantasan Penyakit
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat

Karya tulis ilmiah (KTI)


Pejabat Fungsional secara bersama2
membuat karya tulis/ karya ilmiah pembagian
AK :
- 60% Bagi peulis Utama
- 40% bagi semua penulis pembantu
(jumlah penulis pembantu sebanyakbanyaknya 5 orang)
35

SUB UNSUR - PENGEMB PROFESI


1

MEMBUAT KARYA TULIS ATAU KARYA ILMIAH DI


BID ENTOKES DAN EPIDKES

MENERJEMAHKAN/MENYADUR BUKU &


BAHAN LAINNYA BID ENTOKES DAN EPIDKES

MEMBIMBING EPIDKES DAN ENTOKES


DI BAWAH JENJANG JABATANNYA

MEMBUAT BUKU PEDOMAN/JUKLAK/JUKNIS DI


BID ENTOKES DAN EPIDKES

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI


BIDANG ENTOMOLOGI KES DAN EPIDKES

SUB UNSUR KEG. PENUNJANG


1

MENGAJAR/MELATIH TERKAIT BIDANGNYA

MENGIKUTI SEMINAR/LOKAKARYA DI BIDANGNYA

ANGGOTA ORGANISASI PROFESI DI BIDANGNYA

ANGGOTA TIM PENILAI JAFUNG DI BIDANGNYA

MELAKS KEGIATAN LINTAS PROGRAM/SEKTOR

MEMPEROLEH GELAR KESARJANAAN LAINNYA

MENDAPAT PENGHARGAAN/TANDA JASA

38

Pejabat yang berwenang


menetapkan AK
Madya

Pemula Penyelia
Pertama - Muda

Direktur Jenderal

Sekretaris Dirjen
Ka. Kantor Wilayah, Ka. Dinkes Propinsi.
Ka. Kantor, Ka. Dinkes kabupaten/kota.
Pimpinan instansi.

tips meraih
sukses

40

Dasar Hukum Besar Tunjangan


Fungsional

1. Peraturan Presiden RI No.54 tahun 2007 tentang tunjab


fungsional
2. Kep. Ka.BKN No. 6 thn 2004 tentang tata cara pembayaran
tunjab

BESARAN TUNJANGAN FUNGSIONAL AHLI

NO

1
2
3

JENJANG

Madya (IV/a-IV/c)
Muda (III/c-III/d
Pertama (III/a-III/b)

PerPres No.54
Thn 2007(Rp)
850.000,600.000,300.000,-

BESARAN TUNJANGAN FUNGSIONAL TERAMPIL

NO
1
2
3
4

JENJANG
Penyelia (III/c-III/d)
Pelaksana Lanjutan (III/aIII/b)
Pelaksana (II/b-II/d)
Pelaksana Pemula (II/a)

PerPres No.54
Thn 2007 (Rp)
500.000,265.000,240.000,220.000,-

Alur Kegiatan Jafung

PELAKS
KEG

LAP
HARIAN

SPMK
KGT
LAP
BLN

SPMK
P.PROF

DUPAK

SPMK
PENUNJ

PEJAB

PAK

TIM
PENILAI

SEK
TIM. P

ALUR PENETAPAN ANGKA KREDIT UNIT UTAMA


P.B.A.K
UNIT UTAMA

Atasan Langsung
PFK

Yang terkait

PFK
PBAK
(#)

(#)Pejabat
Pengusul

Sekretariat
Tim Penilai

Biro Kepeg

: Pejabat Fungsional Kesehatan


: Pejabat yg Berwenang Menetapkan Angka Kredit
: Penanggung Jawab Struktural Atasan YBS

Tim
Penilai

Tim
Teknis

MEKANISME
PELAKSANAAN
JABATAN FUNGSIONAL

KEGIATAN-KEGIATAN
JABATAN FUNGSIONAL MELIPUTI
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Penyesuaian/inpassing
Pengangkatan pertama
Perpindahan jabatan
Kenaikan jabatan dan pangkat
Pembebasan sementara dr jabatan
Pengangkatan kembali.
Pemberhentian
Penghitungan angka kredit

PENGANGKATAN PERTAMA
PERSYARATAN UMUM :
PNS
FORMASI
USIA 5 TH SEBELUM BUP
DP-3 (1 TH BAIK)
MEMILIKI PENGALAMAN MINIMAL (SPMT) SESUAI DENGAN KETENTUAN

MASING-MASING JABFUNG.
SURAT PERNYATAAN MEMILIH JABATAN FUNGSIONAL.
MEMENUHI AK KUMULATIF MIN PENGANGKATAN PERTAMA
KUALIFIKASI PENDIDIKAN SESUAI KOMPETENSINYA

PERPINDAHAN DARI JABATAN LAIN


(ALIH TUGAS / JABATAN STRUKTURAL ATAU JAFUNG LAIN)

MEMENUHI SYARAT PENGANGKATAN PERTAMA.

MEMILIKI PENGALAMAN MINIMAL SESUAI KETENTUAN MASINGMASING JABATAN FUNGSIONAL.

USIA MAKSIMAL 5 (LIMA) TAHUN SEBELUM BATAS USIA PENSIUN


(BUP) ( SK SUDAH HARUS DITETAPKAN SEBELUM USIA 51 TAHUN).

MIN 6 BLN MELAKSANAKAN ADAPTASI DALAM TUGAS JABATANNYA


PADA UNIT PELAYANAN KESEHATAN.

DP3 (1 TAHUN) BERNILAI BAIK.

PANGKAT DITETAPKAN SAMA DGN PANGKAT YANG DIMILIKI DAN


JENJANG

JABATAN

DIPEROLEH

DITETAPKAN

BERDASARKAN

SESUAI

UNSUR

DENGAN

PENDIDIKAN,

JABFUNG, PENGEMBANGAN PROFESI DAN PENUNJANG


(MISAL : PANGKAT III/D ANGKA KREDIT = 215)

A.K

YANG

KEGIATAN

PEMBEBASAN SEMENTARA
(pasal 25)

1. Bagi yg blm mencapai pangkat maksimal


- Dalam waktu 5 ( lima )
tahun
tidak
dapat
mengumpulkan angka kredit yang ditentukan untuk
Kenaikan Pangkat setingkat lebih tinggi.
2. Bagi yg sudah mencapai pangkat maksimal (Gol III/d atau
IV/c) :
- Dalam
waktu
1
( satu )
tahun
tidak
dapat
mengumpulkan AK
minimal sebesar 10 AK unt Trampil
dan 20 AK unt Ahli
setiap tahun (dari unsur utama)
3. Karena alasan lain :
- Ditugaskan secara penuh di luar jabatan fungsional
- Tubel > 6 (enam) bulan
- Hk. Disiplin PNS > Sedang/Berat
- Diberhentikan sementara sbg PNS
- CTLN
Jabatan
Fungsional
yang
dibebaskan
sementara,

PEMBERHENTIAN DARI JABATAN


(pasal 27)
1 (satu) tahun sejak pembebasan sementara tdk dpt
mengumpulkan AK utk KP setingkat lebih tinggi.
1 (satu) tahun sejak pembebasan sementara tdk dpt
mengumpulkan AK yg ditentukan.
Dijatuhi hukuman pidana yg telah mempunyai kekuatan
hukum tetap.
Dijatuhi hukuman didiplin berat (berhenti sbg PNS).

PENGANGKATAN KEMBALI DALAM JABATAN


FUNGSIONAL DARI PEMBEBASAN SEMENTARA
(Pasal 26)

1. Karena Angka Kredit , setelah mengumpulkan angka


kredit yang ditentukan untuk Kenaikan pangkat.
2. Karena alasan lain, selesai melaksanakan :
- Tugas diluar jab. Fungsional tertentu
- hukuman disiplin sedang, penurunan pangkat.
- melaksanakan TUBEL.
- CTLN.
- Pemeriksaan dari pengadilan dan dinyatakan tdk

PEJABAT YANG BERWENANG


MENGANGKAT, MEMBEBASKAN
DAN MENBERHENTIKAN
PUSAT :
* Menkes

Pejabat yg ditunjuk.

DAERAH
* Gubernur/Bupati/Wali Kota atau Pejabat
lain yg ditunjuk (BKD, Kepala Dinas
Kesehatan).

KEWAJIBAN JABATAN FUNGSIONAL


1. Melaksanakan tugas pokok jabatan fungsional masingmasing.
2. Mengumpulkan dan menghitung Angka kredit hasil
prestasi kerjanya sendiri

dari kegiatan pelayanan,

pengembangan

pengabdian

profesi,

masyarakat,

penunjang pelayanan.
3. Membuat

DUPAK

apabila

menurut

perhitungan

sementara telah memenuhi jumlah Angka Kredit yang


di tentukan untuk kenaikan jabatan/pangkat lebih
tinggi.

Jumlah Angka Kredit yang


dipenuhi
Min 80 % dari Unsur Utama, max 20 % dari
unsur Penunjang.
Melakukan tugas dibawah jenjang jabatannya
nilai AK penuh
Melakukan tugas di atas jenjang jabatannya nilai
AK 80 %.
Entomolog Madya Gol IV/b IV/c
diwajibkanmengumpulkan sekurang2nya 12 AK
dari kegiatan unsur pengembangan profesi
KEPMENPAN 17/KEP/M.PAN/11/2000 PS.11

DOKUMEN PELAKSANAAN KEGIATAN PELAYANAN


UNTUK PEMBUATAN DUPAK
1. SURAT

PENUGASAN

DARI

PEJABAT

YANG

BERWENANG
2. SURAT PERNYATAAN:
- DIKLAT FUNGSIONAL.
- KEGIATAN PELAYANAN .
- PENGEMBANGAN PROFESI.
- KEGIATAN PENUNJANG DI BIDANG KESEHATAN.
3. BUKTI FISIK YANG MENDUKUNG KEGIATAN TSB
DIATAS

DAN

FOTOCOPY

KETERANGAN, SK TIM DLL)

(IJAZAH,

SERTIFIKAT,

YG DISAHKAN OLEH

se-kurang2nya 1 th dalam
jabatan
telah memenuhi jumlah ak
yang ditentukan
semuan unsur dp-3 sekurang
- kurangnya bernilai baik
dalam 2 tahun terakhir
se-kurang2nya 2 th dalam
pangkat terakhir
telah memenuhi jumlah ak
yang ditentukan
semua unsur dp-3 sekurang
- kurangnya bernilai baik
dalam 2 tahun terakhir

TIM PENILAI
1

TIM PENILAI PUSAT

TIM PENILAI PROPINSI

TIM PENILAI KAB/KOTA

TIM PENILAI INSTANSI

TIM PENILAI UPT

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH