Anda di halaman 1dari 5

SYAHPUTRA WIBOWO

135090101111008

TUGAS IMMUNOLOGI
PG (60%)
1. APC kelas I mempresentasikan peptide antigen kepada
a. CD4 helper T cell
b. CD8
c. CD10
d. CD5
e. CD8 sitotoksik
2.
a.
b.
c.
d.
e.

Tes-tes pemeriksaan alergi tipe I kecuali


Ig E
Eosinofil
Ig M
Prick test
Skin test

3.
a.
b.
c.
d.
e.

DD pilek menahun, kecuali


RA
Sinusitis
Deviasi septi
Common cold
Polip nasi

4.
a.
b.
c.
d.
e.

Limfadenopati, pembesaran organ limfoid pada infeksi HIV terjadi sebagai akibat, kecuali
Replikasi virus yang menimbulkan viremia dan infekasi
Respon spesifik sel limfosit B dalam serum germinatifum
Hyperplasia atau proliferasi folikuler
Penurunan migrasi limfosit dari luar
Semua jawaban benar

5. Waktu yang dibutuhkan untuk membentuk Ig E disebut sebagai


a. Fase sensitasi
b. Fase aktifasi
c. Fase efektor
d. Hanya A dab Benar
e. ABC benar
6. Dibawah ini tes serum Ig E spesifik adalah :
a. RAST
b. Pric test
c. Set end point test
d. Patch test
e. Intradermal test
7. Gangguan respon normal mukosa nasi sebagai akibat vasokonstriksi topical jangka lama :
a. RA
b. Rinitis vasomotor

c. Rhinitis medikamentosa
d. Polip nasi
e. Deviasi septi
8.
a.
b.
c.
d.
e.

Pemeriksaan alergi secara in vivo


Prick tes
Patch tes
Set endopoin test
Hanya A B benar
A B C benar

9. Respon hipersensitivitas yang cenderung familier terhadap allergen pada penyakit alergi
disebut
a. Stress emosional
b. Resiko
c. Atopi
d. Hygen hipotesis
e. Host
10.
a.
b.
c.
d.
e.

Histopatologi saluran nafas akibat RA kecuali


Perubahan pH menjadi asam
Pembesaran ruang intraseluler
Pembesaran sel goblet
Penebalan membrane basal
Dilatasi vesikuler

11.
a.
b.
c.
d.
e.

Prinsip mekanisme imunitas alamiah pada bakteri ekstracelluler meliputi


Penempelan fagisit terhadap bakteri
Bakteri memproduksi protein
Sel B memproduksi antibody
Antibody menetralkan racun bakteri
Bakteri mengaktifkan sel NK

12. Opsonisasi dari antigen pada fagositosis oelh makrofag dan neutrofil termasuk fungsi
efektor dari isotipe
a. IgM
b. IgE
c. IgG
d. IgD
e. IgA

ESSAY (40%)
1. Jelaskan pengertian dari :
a.
Sistem kekebalan tubuh
b.
Bersin
c.
Infeksi

d. Patogen
e. Pertahanan tubuh spesifik
f. Pertahanan tubuh non spesifik

2.
a.
b.
c.

Jelaskan pengertian dari :


Interferon
Jaringan Mukosa
Inflamasi

d. protein antimikroba
e. Sel fagosit
f. Lisozim

3.
a.
b.
c.

Jelaskan pengertian dari :


Makrofag
Protein Antimikroba
Sistem komplemen

d. Eosinofil
e. Antigen
f. Antibodi

4.
a.
b.
c.

Jelaskan pengertian dari :


Kekebalan aktif
kekebalan pasif
kekebalan aktif alami

d. Kekebalan aktif buatan


e. Vaksinasi
f. Netralisasi

5.
a.
b.
c.

Jelaskan pengertian dari :


Penggumpalan
Pengendapan
Pengaktifan sistem komplemen

6.
a.
b.
c.

Jelaskan pengertian dari :


Sel T memori
Perforin
respons primer

7.
a.
b.
c.

Jelaskan pengertian dari :


fagositosis
neutrofil
makrofag

d. Sel T sitotoksik
e. Sel T penolong
f. Sel Tsupressor
d. Respons sekunder
e. Fagosit
f. Limfosit B
d. Sumsum tulang
e. Sel plasma
f. sel limfosit B-memori

8.
Immunoglobin (disingkat Ig) dibagi menjadi lima kelas. Sebut dan jelaskan ke 5 kelas
tersebut ?
Jawaban:
1.
a. Sistem kekebalan tubuh merupakan suatu sistem dalam tubuh yang bekerja
mempertahankan tubuh kita dari serangan suatu bibit penyakit.
b. Bersin merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh kita. Jika
terdapat benda asing masuk ke tubuh kita, benda asing tersebut akan dikeluarkan melalui
bersin.
c. Infeksi adalah masuknya organisme patogen.
d. Patogen adalah organisme yang menyebabkan penyakit ke dalam tubuh inang.
Inang sendiri merupakan induk atau sel.

e. sistem pertahanan tubuh spesifik bekerja hanya jika patogen tertentu memasuki
tubuh dan telah melewati sistem pertahanan tubuh nonspesifik internal.
f. Sistem pertahanan tubuh nonspesifik tidak membedakan mikroorganisme patogen
satu dengan lainnya. Sistem ini merupakan pertahanan pertama terhadap infeksi.
2.
a. Interferon adalah sel-sel yang telah terinfeksi oleh virus, lalu akan berikatan
dengan reseptor membran plasma pada sel-sel yang sehat, dan akan membentuk protein
antivirus.
b. Jaringan mukosa merupakan garis pertama pertahanan tubuh yang
melapisi saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan saluran kelamin.
c. Inflamasi adalah respons peradangan yang terjadi ketika sel-sel pada jaringan
rusak atau mati karena infeksi patogen.
d.
protein antimikroba adalah sistem pertahanan tubuh spesifik. Apabila ada
mikroba yang masuk ke dalam tubuh, glikoprotein dari permukaan sel mikroba tersebut akan
mengaktifkan sistem komplemen tersebut.
e.
Sel fagosit merupakan peristiwa sel memakan sel-sel atau benda lain yang
dilakukan oleh sel darah putih tertentu.
f.
Lisozim adalah suatu enzim yang dapat menguraikan dinding sel bakteri.
3.
a. Makrofag adalah perubahan dari sel monosit yang bersirkulasi dalam darah untuk
beberapa jam.
b. Protein Antimikroba adalah Protein yang berperan dalam sistem pertahanan tubuh
nonspesifik.
c. sistem komplemen adalah sistem yang membuat Protein dapat secara langsung
membunuh mikroorganisme ataupun mencegah reproduksinya.
d.
Eosinofil, bekerja dengan cara melepaskan enzim-enzim untuk merusak dinding
eksternal dari parasit.
e.
Antigen (antibody generating)adalah zat asing yang menjadi bagian permukaan
virus, bakteri, atau patogen lain. Antigen dapat berupa karbohidrat, lemak, atau protein.
f.
Antibodi adalah Sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap antigen
tertentu denganmengaktifkan sel limfosit dan memproduksi protein khusus.
4.
a. Kekebalan aktif (active immunity) adalah Kekebalan tubuh yang diperoleh
setelah pulih dari infeksi penyakit.
b. Kekebalan pasif adalah kekebalan tubuh yang diperoleh dengan memberikan
antibodi dari seseorang yang telah kebal, kepada orang lain.
c. kekebalan aktif alami adalah kekebalan dari Tubuh yang akan
memproduksi antibodi yang berguna untuk menghancurkan mikroba patogen jika mereka
menyerang kembali.
d.
kekebalan aktif buatan adalah kekebalan yang didapatkan dengan menyuntikkan
antigen bakteri yang tidak aktif, mikrobamati, atau mikroba yang dilemahkan.
e.
Vaksinasi adalah cara untuk memperoleh kekebalan seseorang yang akan aktif
membentuk antibodi layaknya orang yang telah terkena penyakit yang disebabkan antigen.
f.
Netralisasi terjadi jika antibodi memblokir beberapa tempat antigen berikatan
dan membuatnya tidak aktif. Antibodi menetralkan virus dengan menempel pada tempat yang
seharusnya berikatan dengan sel inang.
5.
a. Penggumpalan (aglutinasi) bakteri, virus, atau sel patogen lain oleh
antibodi merupakan salah satu cara yang cukup efektif. Hal ini dapat dilakukan
karena antibodi memiliki minimal dua daerah ikatan (binding site).

b. Pengendapan dilakukan pada antigen terlarut oleh antibodi. Hal ini untuk
membuat antigen terlarut tidak bergerak dan memudahkan ditangkap oleh sel fagosit.
c. pengaktifan sistem komplemen (protein komplemen) merupakan perpaduan
antara antibodi dan sistem komplemen.
d.
Sel T sitotoksik berfungsi dalam membunuh sel yang terinfeksi.
e.
Sel T penolong berfungsi mengaktifkan limfosit B dan limfosit T.
f.
Sel supressor berfungsi dalam mengurangi produksi antibodi oleh sel-sel
plasma dengan cara menghambat aktivitas sel T penolong dan sel T sitotoksik.
6.
a. Sel T memori diproduksi untuk mengingat antigen yang telah masuk ke dalam
tubuh. Jika kelak antigen yang sama menyerang tubuh kembali, maka dengan adanya sel T
memori akan terjadi respons sekunder yang lebih cepat dan kuat. Akibatnya, sering antigen
telah dihancurkan sebelum terjadi demam atau radang.
b. Perforin adalah hasil dari sel T sitotoksik yang berikatan dengan sel
yang terinfeksi.
c. Respons primer merupakan respons kekebalan tubuh yang pertama kali terjadi
ketika suatu antigen tertentu memasuki tubuh.
d. Respons sekunder merupakan respons kekebalan tubuh ketika antigen yang sama
menyerang tubuh kembali untuk kedua kalinya.
e. Fagosit merupakan sel yang akan menghancurkan benda asing yang masuk
dalam tubuh dengan cara menelannya.
f. Limfosit B adalah sel B yang mengenali benda asing yang masuk ke dalam tubuh
dan meresponsnya dengan cara menyekresi molekul antibodi.
7.
a. Fagositosis adalah proses menghancurkan benda asing yang masuk dengan cara
menelannya.
b. Neutrofil terdapat di dalam darah.
c. Makrofag mampu memasuki ke dalam jaringan ataupun rongga tubuh
d. Sumsum tulang (bone marrow) adalah tempat pembentukan limfosit B. Dalam
sumsum tulang, limfosit B berdiferensiasi menjadi sel plasma.
e. Sel plasma adalah sel yang berfungsi bertugas menyekresikan antibodi kedalam
cairan tubuh.
f. Sel limfosit B-memori adalah sel yang berfungsi menyimpan informasi antigen.
8.
Immunoglobin (disingkat Ig) dibagi menjadi lima kelas, yaitu
a.
IgG mengaktifkan protein komplemen dan menetralkan banyak racun. Jumlah IgG
paling banyak dan tahan lama. IgG merupakan satu-satunya antibodi yang dapat melewati
plasenta dan menjaga janin dengan kekebalan tubuh ibunya. IgG juga disekresikan dalam
kolostrum.
b.
IgA mencegah masuknya virus atau bakteri melalui jaringan epitel mukosa sistem
pencernaan, pernapasan, dan saluran reproduksi. IgA ditemukan juga pada air liur, air mata,
dan kolostrum.
c.
IgE memicu peradangan jika cacing parasit menyerang tubuh. IgE juga berperan dalam
reaksi alergi.
d.
IgD tidak mengaktifkan sistem komplemen dan tidak dapat melewati plasenta. IgD
diduga berfungsi dalam diferensi sel limfosit B menjadi sel plasma dan sel B memori.
e.
IgM merupakan antibodi pertama yang disekresikan sebagai respons kekebalan tubuh.
Setelah mengikat antigen, IgM memicu aktifnya protein komplemen. IgM juga dapat
mengikat antigen atau patogen menjadi gumpalan sehingga memudahkan fagositosis
makrofag.