Anda di halaman 1dari 2

Transmisi enterotoksigenik E.

Coli (ETEC) terjadi terutama dari makanan

dan air. Sangat jarang terjadi dari orang ke orang.


Enterohemoragik Eschericia coli (EHEC) teutama E. Coli serotipe O157:H7,
adalah penyebab utama radang usus besar hemoragik (hemorrhagic
colitis) dan sindrom uremik hemolitik (HUS), transmisi khususnya via
konsumsi daging sapi. Transmisi dari orang ke orang yang langka telah

dilaporkan pernah terjadi.


Enteropathogenik Eschericia coli (EPEC) adalah penyebab langka wabah

diare pada bayi yang dirawat dii rumah sakit.


Clostridium difficile dapat dengan mudah didapatkan ketika seseorang
dirawat di rumah sakit, terutama setelah perawatan antibiotik. Pathogen
ini dapat dengan mudah tersebar di tempat perawatan kesehatan, oleh
pasien ke lingkungannya. Di rumah sakit, tingkat isolasinya tinggi di toilet,

tempat tidur, lantai dan tangan dari petugas kesehatan.


Pada 10 tahun terakhir, Campylobacter jejuni muncul sebagai penyebab
paling sering dari gastroenteritis bakteri. Di negara berkembang, penyakit
ini terbatas pada anak kecil. Imunitas berkembang pada awal kehidupan
melalui paparan terhadap infeksi yang berulang. Transmisi paling sering
terjadi

secara tidak

langsung

via makanan,

susu,

atau

air yang

terkontaminasi. Penularan nosokomial dalam unit neonatal telah diamati


dalam kasus yang langka. Penyebab dari wabah ini diasumsikan berasal
dari disinfeksi tempat mandi bayi umum yang tidak baik dan inkubator

yang tidak didisinfeksi di antara bayi.


Vibrio cholerae di transmisikan terutama via air yang terkontaminasi dan
dari konsumsi

kerang-kerangan yang terkontaminasi. Penularan dari

orang ke orang jarang terjadi.

Pekerja rumah sakit jarang mengidap

penyakit ini.
Vibrio parahaemolyticus gastroenteritis berhubungan dengan konsumsi
makanan yang berasal dari laut. Gejala dapat bervariasi tetapi pasien
biasanya merasakan mual, muntah, dan kram. Demam dan panas dingin

kadang bisa terjadi.


Yersinia enterocolitica adalah penyebab umum enterocolitis pada anakanak di negara berkembang. Penyakit ini dikarakteristikan dengan diare
encer atau berdarah dan nyeri perut serta demam. Daging babi yang tidak
dimasak dengan baik dan susu adalah sumber utama dari penularan.
Penularan nosokomial sangat jarang terjadi.

Bacterial Enteric Pathogens

14
5

Bacterial Enteric Pathogens

14
6