Anda di halaman 1dari 13

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)

Soal No. 1-20


, Ny. J 54 tahun, wanita keturunan Asia,
datang ke Poliklinik anda dengan keluhan
utama mudah capek. Keluhan ini sudah
dialami penderita sejak 4 bulan yang lalu.
Dari hasil pemeriksaan fisik ditemukan TB
168 cm, BB 92 kg; TD 160/90 mmHg; HR
104 x/menit; RR 18 x/menit, SB 36 oC,
Saturasi O2 95%.Normal O2 saturation
values: 97% to 99%. 95% is clinically
accepted in a patient with a normal
hemoglobin level. < 90 % is considered
low hypoxemia (low blood oxygen)

4.

FR PJK: Hipertensi (+), Disiplidemia (+).


1. Anda melakukan rekam jantung pada
Ny. J, kemungkinan inteprestasi hasil
EKG yang ditemukan adalah:PERLU
KONFIRMASI
A. Q patologismiokard infark
B. Gambaran Iskemia
C. Left Ventrikel Hipertrofi
D. Ventrikel ekstra sistolaritmia
E. Semua benar
2. Komplikasi akut yang bisa terjadi pada
penderita
ini
adalah:PERLU
KONFIRMASI
A. Left Ventrikel Hipertrof
B. Penyakit jantung iskemik
C. Stroke
D. Gagal jantung diastolic
E. Retinopati hipertensi
3. Rantai kejadian dari hipertensi sampai
menjadi stadium akhir dari penyakit
jantung (ESHD):
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 3-10PERLU KONFIRMASI
A. Disfungsi
endotel
fatty
streakunstable plaquerupture
arteriinfark miokard akut ESHD
B. HptLVH gangguan fibroblast
miositinterstisial fibrosisESHD
C. Faktor resiko PJK CAD iskemia
miokard thrombosis koroner
aritmia ventrikel remodeling
ventrikel dilatasi ESHD
D. HptLVHdisfungsi diastolik
disfungsi
sistolik
CHFkematian (ESHD)

5.

6.

7.

E. Semua benar
Cat : Hipertensi
>
LVH
>
menambah
beban
pd
otot
(hipertrofi otot jantung) > cedera
iskemik > ggl J. Kongestif, infark
miokard, dan atau aritmia dr.
Carla
Efek
sistemik
hipertensi
sampai
menjadi aterosklerosis pada Ny. J
adalah:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 6
A. prostaglandin

kerusakan
endoteldeposisi platelet faktor
mitogenik dan migrasi proliferasi
miointimal
kerusakan
vascularTD
B. preloadkontraktilitaspenin
gkatan curah jantungTD
C.
vasopressin
tekanan
natriuresis
hipovolemivasopresor
kerusakan vascularTD
D. Obesitas
hiperinsulinemia
hipertrofi miokard perubahan
membrane
selgangguan
konstriksipeningkatan resistensi
periferTD
E. infark natrium retensi Na di
ginjal
volume
cairan

preloadcurah jantungTD
Kemungkinan yang bisa ditemukan
dari hasil ekokardiografi pada Ny. J
yang selalu lekas lelah adalah:PERLU
KONFIRMASI
A. Gagal jantung diastolic
B. Perikardial efusi
C. Aritmia kordis
D. Infark miokard akut
E. Mitral regurgitas
Kemungkinan penyebab hipertensi
yang bisa terjadi pada Ny. J adalah:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 26
A. Penyakit ginjal kronik
B. Koarktasio aorta
C. Penyakit paratiroid
D. A dan B benar
E. A,B,C Benar
Klasifikasi level tekanan darah Ny, J
menurut Guideline ESH/ESC 2013:

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 30
A. Derajat 1
B. Derajat 2
C. Derajat 3
D. Hipertensi emergensi
E. Hipertensi sistolik terisolasi
8. Stratifikasi resiko kardiovaskular total
dari Ny. J termasuk di:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 35
A. Resiko rendah
B. Resiko rendah sedang
C. Resiko sedang
D. Resiko sedang tinggi
E. Resiko tinggi
9. Yang termasuk dalam faktor resiko
dalam stratifikasi resiko kardiovaskular
total adalah:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 36-37
A. Obesitas
abdominal
(Obes,
glukosa darah puasa 102-125,pria,
umur, merokok,dislipidemia)
B. Family
history
penyakit
kardiovaskular
C. Test
toleransi
glukosa
abnormal
D. Bukan termasuk salah satu diatas
E. Semua benar
10. Pada Ny. J dipikirkan kemungkinan
penyebabnya hipertensi sekunder.
Tanda-tanda yang bisa anda temukan
berupa:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 45
A. Obesitas sentral
B. Neurofibromatosis (stigmata kulit)
C. Murmur
precordial
(murmur
abdominal), pembesaran ginjal,
sindrom cushing
D. A dan B Benar
E. B dan C Benar
11. Tanda-tanda kerusakan organ pada Ny.
J
yang
bisa
ditemukan
akibat
hipertensi adalah:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 46
A. Frekuensi
jantung
meningkat
(jantung)
cat:
Otak=defek sensorik dan motorik

B. Murmur sistolik arteri karotis(arteri


karotis)
retina=abnormalitas
funduskopi
C. Edema perifer
(jantung)
bunyi
jantung,
murmur jantung,aritmia
D. Ekstremitas dingin (arteri perifer)
absen,nadi asimetris,
lesi iskemik kulit
E. Semua benar
12. Test pemeriksaan rutin yang harus
anda lakukan pada Ny. J adalah:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 48
A. Funduskopi
cat: Hb
atau
Ht,GDP,serum
potassium,sodium,asam urat
B. ABPM
kreatinin,GFR,analisis urin,
EKG 12 LED
C. Lipid profl
D. HbA1C (tes tambahan)
E. Proteinuria (tes tambahan)
13. Dari anamnesa mendalam ternyata
ditemukan Ny. J mengalami kenaikan
berat badan yang progresif dari 20
kg menjadi 92 kg dalam waktu satu
tahun dan memiliki gejala poliuria
dan
polidipsi.
Kemungkinan
penyebab hipertensi sekunder pada
Ny. J adalah:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 54
A. Cushings Syndrome
B. Pheochromocytoma
(hipertensi
paroksimal:sakiot
kepala,keringat,palpitasi,muka
pucat)
C. Stenosis Arteri Renalis (hipertensi
onset
mendadak,memburuk/sulit
diterapi,umumx pd wanita)
D. Penyakit
Parenkimal
Ginjal
(ISK,hematuria,rwyt
klrga
pykt ginjal polikistik)
E. Aldosteronisme primer
(kelemahan otot, RK; kejadian
kardiovaskuler pd umur <40thn)
14. Tenyata Ny. J memiliki riwayat iskemia
miokard. Maka menurut Guildeline

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


ESC/ESH 2013 pemeriksaan yang
direkomendasikan adalah:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 49
A. Stress ekokardiografi
B. Stress cardiac magnetic resonance
C. Nuclear scintigraphy
D. Treadmill test
E. Elektrokardiograf (dr.Stery slide
21)
15. Pada populasi seperti Ny. J, inisiasi
terapi anti hipertensi harus termasuk:
Cat : keturunan ASIA
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 63 (JNC 8, rekomendasi 6)
A. Isosorbit
dinitratnitrat

vasodilator
B. Furosemideloop diuretic
C. Hidroklorthiazidethiazide
class
drug(CCB,ACEI,ARB)
D. Spirinolaktonsteroidal
antimineralcorticoid

Hypertension
&
hyperaldosteronism
E. Hytrin-adrenergic
blocker

Hypertension & benign prostatic


hypertrophy
16. Jika target TD pada Ny. J tidak dapat
dicapai dalam satu bulan pengobatan
maka sebagai dokter, apa tindakan
yang anda lakukan:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 66(JNC 8, rekomendasi 9)
A. Ganti obat dengan golongan Ace
Inhibitor
cat:
Tingkatkan dosis dari obat awal/
B. Tambahkan sentral bloker
tambahkan
obat kedua: CCB,ACEI,ARB
C. Tambahkan obat kedua dengan
golongan CCB
diuretic
thiazid
(recomendasi 6)
D. Gunakan Ace Inhibitor dan ARB
bersama-sama
E. Berikan kombinasi diuretic kuat dan
lemah
17. Dari hasil pemeriksaan laboratorium
Ny. J ditemukan ureum 78 dan
kreatinin
3,8
mg/dl.
Anda

mendiagnosanya
sebagai:PERLU
KONFIRMASI
Normal BUN 6 to 20 mg/dL
Normal creatinine serum man: 0.7 to
1.3 mg/dL; women: 0.6 to 1.1 mg/dL
A. Renal Insufisiensi
B. Penyakit Ginjal Kronik
C. Penyakit Renovaskular
D. Polikistik Ginjal
E. Penyakit Parenkimal Ginjal
18. Rekomendasi
penurunan
tekanan
darah Ny. J menurut JNC 8 menjadi:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 60(JNC 8, rekomendasi 3 dan4)
A. TDs <140 mmHg dan atau TDd
<90
mmHg(pendapat
ahli
grade E)
B. TDs <150 mmHg dan atau TDd
<90 mmHg
C. TDs <130 mmHg dan atau TDd
<80 mmHg
D. TDs <140 mmHg dan atau TDd<80
mmHg
E. TDs <130 mmHg dan atau TDd
<90 mmHg
19. Jika target TD pada Ny. J tidak dapat
dicapai dengan 2 obat. Maka strategi
pengobatan yang seharusnya anda
lakukan adalah:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 66(JNC 8, rekomendasi 9)
A. Rujuk pada spesialis jantung dan
pembuluh darah
B. Minta Ny. J melakukan modifikasi
pola hidup, dan turunkan berat
badan
C. Tambahkan dan titrasi obat
ketiga dari daftar obat yang
sesuai guideline
D. Restriksi garam 5-6 g/hari
E. Latihan fisik regular paling sedikit
30 menit dengan latihan dinamik
sedang pada 5-7 hari perminggu
20. Kemungkinan
penyebab
resistensi
pengobatan dengan anti hipertensi
pada Ny. J adalah:
dr. Starry Rampengan, Hipertensi Slide
ke 78
A. Interaksi obat
B. Dosis terlalu rendah
C. Kombinasi yang tidak tepat
D. Semua benar

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


E. Bukan salah satu diatas
21. Hal-hal
yang
bisa
memperberat
penanganan hipertensi pada stroke
akut:
dr. Corry N. Mahama, Stroke dan
Hipertensi Slide ke 13
A. Hipertensi lama
kronik
B. Distensi buli-buli
(distensi
kandung kemih)
C. Hipoksia serebral
D. Stress psikis
dan respons
cushing terhadap peningkatan TIK
sbg akbt peningktan
E. Semua benar
edema
otak atau hematoma
22. Penyataan yang benar mengenai
stroke:
dr. Corry N. Mahama, Stroke dan
Hipertensi Slide ke 3
A. Tanda-tanda
klinis
yang
berkembang secara kronis
B. Tidak
mungkin
menyebabkan
kematian
C. Disebabkan penyebab non-vaskular
D. Penyakit jantung bukan merupakan
faktor risiko
E. Terjadi akibat gangguan fungsi
otak fokal maupun global
23. Yang termasuk faktor risiko yang tidak
dapat dimodifikasi adalah:
A. Hipertensi
B. Obesitas
C. Pola makan yang tidak sehat
D. Homosisteinemia
E. Usia
24. Klasifikasi tekanan darah menurut
European Society of hypertension
(ESH), yang termasuk tekanan darah
optimal adalah:
dr. Corry N. Mahama, Stroke dan
Hipertensi Slide ke 2
A. Tekanan darah sistolik <120
mmHg, tekanan darah diastolic
<80 mmHg
B. Tekanan
darah
sistolik
>120
mmHg, dan/atau tekanan darah
diastolik >80 mmHg (Normal)
C. Tekanan
darah
sistolik
>130
mmHg, dan/atau tekanan darah
diastolik >85 mmHg (Normal
tinggi)

D. Tekanan
darah
sistolik
>140
mmHg, dan/atau tekanan darah
diastolik >90 mmHg (Grade 1)
E. Tekanan
darah
sistolik
>160
mmHg, dan/atau tekanan darah
diastolic >100 mmHg (Grade 1)
25. Pernyataan yang benar:
dr. Corry N. Mahama, Stroke dan
Hipertensi Slide ke 10
A. Tingginya tekanan darah pada level
tertentu
tertentu
tidak
mempengaruhi
morbiditas
dan
mortalitas
B. Pada stroke iskemik akut, tidak
mungkin terjadi edema otak
C. Hipertensi
yang
tidak
terkontrol dapat menyebabkan
rebledding
dan
semakin
memperluas perdarahan
(rebledding : perdarahan
kembali)
D. Meluasnya daerah infark tidak
berkaitan
dengan
penanganan
hipertensi
E. Semua benar
26. Patogenesis
yang
terjadi
akibat
hipertensi pada pembuluh darah otak:
dr. Corry N. Mahama, Stroke dan
Hipertensi Slide ke 5
A. Neurovascular
coupling,
otoregulasi otak
tambahan:
nekrosis fibrinoid
B. Aterosklerosis
dan
gluconeogenesis
C. Glikolisis dan lipohyalinosis
D. Katabolisme protein
E. Apoptosis
dan
hipertensi
intracranial
27. Adanya fatty streaks dan plak fibrosis
merupakan gambaran khas pada: (dan
plak kompilkata)
dr. Corry N. Mahama, Stroke dan
Hipertensi Slide ke 6
A. Lipohialinosis (insudasi,hyalinisasi)
B. Glikolisis
C. Aterosklerosis
D. Nekrosis dan apoptosis
E. Mati otak
28. Hipertensi emergensi:
dr. Corry N. Mahama, Stroke dan
Hipertensi Slide ke 10

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


A. Terdapat
kenaikan
tekanan
darah yang signifkan disertai
kerusakan organ target
B. Terdapat kenaikan tekanan darah
yang signifikan tanpa disertai
kerusakan organ target
C. Terdapat kenaikan tekanan darah
yang
tidak
signifikan disertai
kerusakan organ target
D. Terdapat kenaikan tekanan darah
yang tidak signifikan tanpa disertai
kerusakan organ target
E. Semua salah
29. Pada
nekrosis
fibrinoid
dan
lipohialinosis terjadi:
dr. Corry N. Mahama, Stroke dan
Hipertensi Slide ke 7
A. Insudasi plasma protein ke dinding
arteri
B. Dinding pembuluh darah bersifat
eosinofilik dan tanpa struktur
disebabkan degenerasi otot polos
dan kolagen (hyalinisasi)
C. Kerusakan
vaskular
yang
mengakibatkan nekrosis fibrinoid
dinding pembuluh darah(pnymbtan
PD)
D. A dan B benar
E. A,B,C benar
30. Kemampuan
otak
untuk
mempertahankan homeostasis aliran
darah otak untuk relative konstan
terhadap tekanan perfusi disebut:
dr. Corry N. Mahama, Stroke dan
Hipertensi Slide ke 8
A. Otoregulasi serebral
B. Apoptosis
C. Aterosklerosis serebral
D. Lipohialinosis
E. Nekrosis fibrinoid
Seorang pasien laki-laki, usia 56 tahun,
kontrol di poliklinik Ginjal dan Hipertensi
RSUP Prof.dr.RD.Kandou dengan keluhan
sakit kepala. Tekanan darah 170/100
mmHg.
Pasien
mempunyai
riwayat
hipertensi 5 tahun dengan tekanan darah
rata-rata
>150/100
mmHg,
dengan
konsumsi obat antihipertensi amlodipin 10
mg/hari, telmisartan 80 mg/hari, bisoprolol
5 mg/hari, furosemide 40 mg/hari.

Resistant hypertension is defined in the


2008
American
Heart
Association
guideline as blood pressure that remains
above goal in spite of concurrent use of
three antihypertensive agents of different
classes, one of which should be a diuretic
31. Diagnosis pasien tersebut:
A. Emergency hypertension
B. Urgency hypertension
C. White coat hypertension
D. Resistant hypertension
E. Salt sensitive hypertension
32. Penanganan yang terbaik untuk pasien
ini adalah:PERLU KONFIRMASI
http://circ.ahajournals.org/content/117
/25/e510.long
http://circ.ahajournals.org/content/117
/25/e510/F1.large.jpg
A. Memberikan dosis maksimal obat
antihipertensi yang adaseharusnya
hanya untuk terapi diuretik
B. Menambah
obat
antihipertensimineralcorticoid
receptor antagonist
C. Mencari
penyebab
hipertensi
sekunder pada pasien tersebut
D. A + B benar
E. A + B + C benar
33. Seorang
pasien
datang
dengan
tekanan darah >180/120 mmHg, tidak
ada keluhan, pemeriksaan mata dalam
batas normal, EKG dalam batas
normal. Diagnosis pasien tersebut:
A. Emergency hypertension
B. Urgency hypertension
C. White coat hypertension (TD
normal tinggi : tanpa factor
resiko tambahan)
D. Resistant hypertension
E. Salt sensitive hypertension
34. Hipertensi merupakan akibat interaksi
antara:dr. Nancy slide 5-6
A. Sistem saraf otonom
B. Volume sirkulasi
C. Keseimbangan antara curah
jantung dan resistensi vascular
perifer (CO dan TPR)
D. A+ B benar
E. A + B + C benar
35. Pseudohipertensi merupakan suatu
kondisi dimana:PERLU KONFIRMASI

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


Pseudohypertension is when blood
pressure measurements are elevated
but the blood pressure is actually
normal.KEMUNGKINAN JAWABAN: B
ATAU E
A. Tekanan darah menurun setelah
pengobatan
namun
muncul
kembali
bersama
dengan
terjadinya disfungsi atau kerusakan
organ target
B. Tekanan darah semakin meningkat
meskipun setelah pengobatan dan
tidak
terjadi
disfungsi
atau
kerusakan organ target
C. Tekanan
darah
tetap
tinggi
meskipun setelah pengobatan dan
terjadi disfungsi atau kerusakan
organ target
D. Suatu kondisi dimana tekanan
darah tidak dapat diturunkan
<140/90
mmHg
dengan
tiga
macam
obat
antihipertensihipertensi resisten
E. Bukan
salah
satu
dari
pernyataan di atas
36. Kemampuan perlindungan terhadap
stroke, seorang pasien hipertensi lebih
bermakna bila menggunakan:
dr.
Stella
Palar,
Hypertension
Management (Kisi-kisi)
A. Beta blocker
B. Diuretic
C. ACE-Inhibitor
D. Angiotensin Receptor Blocker
E. Calcium Antagonist
37. Jika diperbandingkan, manakah yang
lebih baik:
A. Calsium
Antagonist
memberikan efek perlindungan
yang
sedikit
lebih
baik
terhadap stroke dibandingkan
penggunaan Tiazid dan Beta
Blockersesuai dengan jawaban no.
36
B. Calsium Antagonist memberikan
efek perlindungan yang kurang
baik terhadap stroke dibandingkan
penggunaan
Tiazid
dan
Beta
Blockertidak
sesuai
dengan
jawaban no. 36

C. Penggunaan ACE-Inhibitor lebih


bermanfaat untuk pasien dengan
kondisi gagal ginjal dibandingkan
dengan Calsium Antagonist
D. A + B benar
E. A + B + C benar
38. Obat antihipertensi golongan ACEInhibitor atau Angiotensin Receptor
Blocker tidak dianjurkan diberikan
pada pasien hipertensi dengan:
A. Umur < 55 tahun
B. Black patients (hanya di berikan
dengan turunan ASIA dan non
black)
C. Mempunyai satu faktor risiko
kardiovaskular
D. Penyakit ginjal kronik stadium
dialysis
E. Diabetes mellitus
39. Faktor
fisiologik
dibawah
ini
berpengaruh pada Tekanan Darah
Arteri:
dr.
Stella
Palar,
Hypertension
Management Slide ke 6
A. Denyut jantung
B. Resistensi perifer
C. Volume darah arteri
D. A + B benar
E. A + B + C benar
40. Ankle edema adalah suatu gejala
yang muncul akibat pemberian obat
antihipertensi golongan:
dr.
Stella
Palar,
Hypertension
Management Slide ke 61(Kisi-kisi)
A. Diuretic
B. Beta blocker
C. Calsium
Antagonist
dihidropiridin
D. Calsium
Antagonist
non
dihidropiridin
E. ACE-Inhibitor
Laki laki 55 tahun dengan keluhan
utama penglihatan kabur. Keluhan ini baru
disadarinya beberapa minggu terakhir.
Adanya riwayat hipertensi lama sekitar 15
tahun. Tidak ada riwayat DM, mata merah,
nyeri pada mata, trauma. Dari hasil
pemeriksaan didapatkan VODS: 6/30,
funduskopi pada didapatkan adanya

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


perdarahan
patches.

retina

serta

cotton

wool

41. Diagnosa kasus di atas:


dr. Laya Rares, Retinopati Hipertensi
Slide ke 54-56
A.
Retinopati diabetika
B.
Retinopati hipertensi KW I
(penciutan setempat pd PD kecil)
C.
Retinopati hipertensi KW II
(penciutan PD arteri menyeluruh &
membentuk cabang)
D.
Retinopati hipertensi KW III
(cotton
wool,perdarahan,penglihatan
berkurang,TDD>120)
E.
Retinopati hipertensi KW IV (St.3
+ edema papil,eksudat star figure,
penglihatan menurun,TDD>150)
42. Evaluasi perjalanan penyakit pada
kasus di atas dengan cara:
A. Evaluasi fundus
B. Evaluasi tekanan intra okuler
C. Evaluasi segmen anterior
D. Evaluasi laboratorium darah
E. Riwayat pengobatan
43. Penanganan yang diperlukan penderita
kasus di atas:
dr. Laya Rares, Retinopati Hipertensi
Slide ke 66
A.
Kontrol tekanan darah
B.
Antibiotika
C.
Kortikosteroid
D.
Pola makan biasa
E.
Mengganti ukuran kacamata secara
periodik
44. Karakteristik arteri retina sentralis:
dr. Laya Rares, Retinopati Hipertensi
Slide ke 23
A. Diameter lebih kecil, lurus dan
warna lebih merah tambahan:
tengahx trdpt reflex cahaya
B. Diameter besar, berkelok kelok
(vena retina sentralis)
C. Perjalanan arteri mengikuti N. II
D. Perbandingan A: V = 3: 4
(seharusnya 2:3)
E. Hanya ditemukan disekitar papil
saja
45. Kelainan pembuluh darah retina pada
penderita retinopati hipertensi berupa:

dr. Laya Rares, Retinopati Hipertensi


Slide ke 34-36
A. Spasme
B. Sklerosis
C. Crossing
D. Penebalan dinding arteriol
E. Semua benar
46. Fungsi sel kerucut pada retina:
dr. Laya Rares, Retinopati Hipertensi
Slide ke 31
A. Gunanya untuk scotopic (batang)
B. Cahaya dengan intensitas rendah
(batang)
C. Penglihatan sentral (ketajaman
penglihatan)
Cat:
warna,cahaya
dengan
ints.tinggi
D. Penglihatan perifer (batang)
E. Streoskopik
47. Fungsi sel batang pada retina:
dr. Laya Rares, Retinopati Hipertensi
Slide ke 31
A. Warna (kerucut)
B. Cahaya dengan intensitas tinggi
(rendah)
C. Penglihatan sentral (kerucut)
D. Penglihatan perifer
E. Mensuplai makanan untuk komid
48. Fenomena
crossing:PERLU
KONFIRMASI

KEMUNGKINAN
JAWABAN: E
http://mahasiswakedokteranonline.blo
gspot.com/2012/06/hypertensiveretinopathy.html
A. Elevasi
B. Deviasi
C. Kompresi
D. Cutting
E. A dan B benar
49. Komplikasi:
dr. Laya Rares, Retinopati Hipertensi
Slide ke 60
A. Retinopati diabetika
tambahan:
BRVO,
CRVO,pendarahan intra retina &
B. Katarak
retina
arterial
macroaneurism
C. Glaucoma primer sudut terbuka
D. Pterygium
E. Oklusi arteri retina sentralis
(CRAO)

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


50. Diagnosa banding:
dr. Laya Rares, Retinopati Hipertensi
Slide ke 59
A. Edema papil
tambahan:
Papilopati
diabetika,papilitis,neuropati papil
B. Glaukoma sekunder
C. Katarak
D. Perdarahan retina
E. Hifema
Susi, 40 tahun penderita hipertensi
dianjurkan
dokter
untuk
melakukan
program terapi latihan. Nadi istirahat
68x/menit. Pada saat tes latihan, susi
mampu bersepeda sampai mencapai nadi
150x/menit (peak heart rate) dan tidak
ada keluhan lain selama tes dilakukan.
51. Berdasarkan informasi di atas, anjuran
nadi l atihan aerobik yang tepat pada
awal program terapi latihan untuk susi
adalah: minimum 20 min = aerobic
capacity
dr. Herlina Wungow, Exercise Slide ke
30
50 80 % Peak Heart Rate
A. 75 x/menit 50% Peak Heart Rate
B. 60 x/menit
C. 80 x/menit THR=[(HRmaxHRrest)xpercent intencity] =
HRrest
D. 150 x/menit
E. 180 x/menit
52. Terapi latihan yang benar ternyata
dapat meningkatkan zat vasoaktif
yang bersifat sebagai vasodilator
vaskuler yaitu:
dr. Herlina Wungow, Exercise Slide ke
22
A. Angiotensin II
B. Endothelin
C. Nitric oxide
D. Tromboxane A2
E. Superoxide anion
53. Untuk meningkatkan Lingku Gerak
Sedi (ROM) maka susi di anjurkan
untuk melakukan:
dr. Herlina Wungow, Exercise Slide ke
28
A. Latihan Aerobik
B. Latihan Beban

C. Latihan Peregangan
D. Latihan Ketahanan
E. Latihan ketangkasan
54. Bila kita memberikan terapi latihan
beban (resistance training) pada Susi,
maka hal yang perlu dihindari saat
latihan yaitu:
dr. Herlina Wungow, Exercise Slide ke
31
A. Mengangkat beban lebih dari 2kg
B. Melakukan fase kontraksi eksentrik
waktu mengangkat beban
C. Mengangkat
beban
sampai
mencapai lingkup gerak sendi
(ROM) maximal
D. Menahan napas atau breath
holding
saat
mengangkat
beban
E. Melakukan latihan beban secara
sirkuit
55. Tekanan darah susi dapat turun
dengan program terapi latihan yang
benar melalui mekanisme sebagai
berikut:
dr. Herlina Wungow, Exercise Slide ke
25
A. Denyut Jantung
B. Denyut jantung
C. Serum Katekolamin
D. Serum Katekolamin Tidak Berubah
E. Denyut jantung tidak berubah
56. Prinsip dalam melakukan latihan beban
pada penderita hipertensi seperti susi
yaitu:
dr. Herlina Wungow, Exercise Slide ke
30
A. Pengulangan banyak kalihigh
reps, low resistance
B. Pengulangan Sedikit
C. Beban Meningkat
D. Beban berat
E. Durasi tetap
57. Keberhasilan Susi dalam melakukan
terapi latihan harus mengikuti prinsipprinsip latihan yaitu:
dr. Herlina Wungow, Exercise Slide ke
10 (Principle of Training)
A. PembebananOverload
B. Modalitas
C. Tujuan
D. Pemanasan
E. Pendinginan

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


58. Badu merasakan nyeri dada beberapa
waktu
lalu
yang
mengganggu
pikirannya,
sehingga
dia
memeriksakan
diri
ke
dokter.
Pemeriksaan yang dilakukan termasuk
EKG saat berbaring, menunjukkan hasil
yang normal. Dokter mengajukan agar
badu kontrol ke rumah sakit untuk
melakukan rekaman jantung saat dia
beraktivitas
(treadmill).
Pada
pemeriksaan ke dua di RS, latihan
berfungsi sebagai alat:
dr. Herlina Wungow, Exercise Slide ke
10 & 29
A. Pencegahan
B. DiagnostikTesting
C. Prognostik
D. Terapeutik
E. Rekreasi
Seorang laki laki umur 60 tahun datang
ke RS guna pemeriksaan kesehatan. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan tekanan
darah: 160/95 mmHg. Nadi 104x/menit, isi
cukup,
teratur.
Frekuensi
respirasi
20x/menit. Afebris. Berat badan 64 KG,
tinggi badan 164 cm. Riwayat penyakit
dahulu: tidak ada riwayat hipertensi.
Pasien mengatakan bahwa pengukuran TD
di tempat praktik dokter menunjukkan
nilai TD yang lebih tinggi dari nilai yang di
ukur sendiri.
59. Faktor tentang kesalahan yang harus
diperhatikan
berkaitan
dengan
pengukur TD yang paling sering terjadi
ialah:
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articl
es/PMC1120188/
A. Systematic error
B. Terminal digit preference
C. Cenderung mencatat nilai TD
sebagai angka yang mudah dibaca
dan mudah di ingat
D. Observer prejudice or bias
E. Semua benartidak tahu mana
yang
paling
sering
diantara
jawaban-jawabannya
60. Pengukuran TD yang benar dan tepat
sangat penting dalam menegakkan

diagnosis dan pengobatan hipertensi.


Langkah langkah dalam upaya untuk
meningkatkan akurasi pengukuran TD,
kecuali:
http://www.dhs.wisconsin.gov/publicati
ons/p0/p00623.pdf
A. Pasien istirahat 5 menit sebelum
TD diukur
B. Pasien duduk di kursi dengan
bersandar pada sandaran kursi,
kedua kaki menapak lantai
C. Lengan diletakkan pada sandaran
lengan yang kuat dengan titik
tengah
lengan
atas
setinggi
jantung
D. Pilih ukuran manset TD yang tepat
E. Pinggir bawah manset sekitar 5
cm di atas siku2-3 cm (lebar 2
jari)
61. Langkah langkah yang dilakukan
dalam upaya meningkatkan akurasi
pengukuran TD, kecuali:
http://www.dhs.wisconsin.gov/publicati
ons/p0/p00623.pdf
A. Pasang manset dengan meletakkan
bladder diatas arteri brachialis
B. Pompa manset hingga nadi tak
teraba
C. Turunkan tekanan darah 2 mmHg
pelan pelan hingga teraba nadi
D. Baca angka TD pada bunyi
korotkoff 1 untuk TD sistole
E. Tunggu
5
menit
sebelum
melakukan
pengukuran
TD
ulang di lengan yang sama
dengan
menggunakan
stetoskop yang diletakkan di
atas
arteri
brachialis
di
sikutunggu 1 menit
62. Langkah selanjutnya (setelah no 3)
yang
dilakukan
dalam
upaya
meningkatkan akurasi pengukuran TD,
kecuali:PERLU
KONFIRMASI

KEMUNGKINAN JAWABAN: A ATAU


C
http://www.dhs.wisconsin.gov/publicati
ons/p0/p00623.pdf
A. Pompa manset hingga di atas
10 20 mmHg dari tekanan
darah sistole yang ditentukan

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


dengan meraba nadi
di atas
30 mmHg
B. Turunkan tekanan darah 2 mmHg
perdetik/pelan pelan
C. Baca angka TD pada 5 mmHg
terdekat dan jika dibulatkan ke
atas bulatkan 2 mmHg
D. Dengarkan 5 fase bunyi korotkoff
termasuk auscultatory gap (jika
ada)
E. Tentukan TD berdasarkan bunyi
korotkoff 1 untuk sistole dan bunyi
korotkoff V untuk diastole
63. Seorang pria lajang, 40 tahun datang
ke klinik dokter dengan keluhan nyeri
belakang leher. Pria tersebut diketahui
hidup dengan kurang aktivitas fisik,
bekerja dengan beban yang agak
lebih, dan berpostur agak gemuk.
Apakah
maksud
determinan
epidemiologi (menurut last)?
dr. Zwingly Porajow, Epidemiologi
Hipertensi Slide ke 4
A. Faktor faktor biologi, fsik,
sosial, dan lain lainnya yang
mempengaruhi kesehatan
B. Determinan
berarti
memiliki
kekuatan
atau
kegigihan
memperjuangkan sesuatu
C. Hipertensi jarang dialami pada usia
pertengahan atau 40 tahunan
D. Hal hal yang bertanggung jawab
terhadap penyebaran penyakit
E. Elemen menentukan atau kasual
atau faktor dari penyakit
64. Data Riskesdas menunjukkan bahwa
prevalensi
hipertensi
mengalami
penurunan
pada
tahun
2013
dibandingkan dengan data tahun
2007.
Untuk
menentukan
suatu
prevalensi tahun 2013, hal hal apa
saja yang diperlukan?
dr. Zwingly Porajow, Epidemiologi
Hipertensi Slide ke 13
A. Jumlah kasus yang meninggal dan
jumlah total kasus
B. Jumlah orang sakit dan orang sehat
pada tahun 2007-2013
C. Jumlah orang sakit (lama dan baru)
dan orang sehat pada tahun 2013

D. Jumlah mereka yang mulai sakit


tahun 2013 dan jumlah populasi
tahun 2013insidensi
E. Jumlah orang sakit pada waktu
tahun 2013 dan penduduk pada
saat yang sama
65. Menurut laporan Kearney (2004)
prevalensi
hipertensi
di
dunia
bervariasi
antar
negara
dengan
wilayah polandia menjadi wilayah yang
tertinggi prevalensinya. Manakah yang
benar terkait prevalensi?
dr. Zwingly Porajow, Epidemiologi
Hipertensi Slide ke 13
A. Prevalensi
harus
dinyatakan
dengan rate
B. Tidak bergantung dengan insiden
tetapi pada durasi
C. Manfaat
prevalensi
adalah
menaksir laju paparan penyakit
D. Prevalensi membandingkan jumlah
kasus yang meninggal dan yang
hidup
E. Prevalensi
tidak
hanya
menggunakan kasus yang baru
muncul
pada
waktu
tertentuinsidensi
66. Dalam laporan global singkat WHO
tentang hipertensi pada tahun 2013,
disebabkan bahwa terjadi 7,5 juta
kematian terkait hipertensi. Pilihan
penyakit
manakah
yang
paling
terdampak oleh hipertensi menurut
WHO?
dr. Zwingly Porajow, Epidemiologi
Hipertensi Slide ke 26
A. Penyakit jantung iskemik dan
koroner
B. Obes dan aterosklerosis
C. Stroke dan hemoragik
D. Penyakit jantung
E. Bukan salah satu jawaban di atas
67. Hipertensi adalah suatu keadaan
dimana tekanan pembuluh darah
meningkat secara persisten. Yang
manakah terkait hipertensi yang
sesuai dengan laporan dunia penyakit
tidak menular oleh WHO pada tahun
2010?

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


dr. Zwingly Porajow, Epidemiologi
Hipertensi Slide ke 27
A. Perempuan terkena hipertensi lebih
rendah dari pada laki laki di
semua regional WHO
B. Wilayah afrika adalah wilayah
tertinggi
yang
terdampak
hipertensi setelah eropa
C. Insiden hipertensi di seluruh
dunia mencapai 40% seluruh
orang dewasa
D. Negara negara maju memiliki
penduduk hipertensi terbanyak
E. Insiden hipertensi terendah adalah
regional amerika
68. Hipertensi masih merupakan masalah
penting
di
Indonesia,
sekalipun
prevalensi hipertensi di indonesia pada
tahun 2013 membaik dibandingkan
dengan tahun 2007 (Riskesdas 2013).
Hal manakah yang sesuai menurut
riskesdas 2013 tentang prevalensi
hipertensi di indonesia?
RISKESDAS 2013
A. Prevalensi
hipertensi
sulawesi
utara
adalah
propinsi
ketiga
tertinggi setelah bangka belitung
dan
kalimantan
selatanketiga
adalah Kalimantan Timur
B. Penduduk desa jauh lebih baik dari
pada
penduduk
kota
terkait
prevalensi hipertensi
C. Kelompok
berpendidikan
tinggi
(sarjana)
adalah
kelompok
hipertensi terbanyakkebalikannya
D. Cakupan
pelayanan/
diagnosis
tenaga medis mencapai setengah
populasi
E. Perempuan terkena hipertensi
lebih tinggi dari pada laki laki
di Indonesia 18 tahun
69. Hipertensi adalah penyakit yang dapat
dicegah. WHO telah menyusun strategi
pencegahan
dan
pengawasan
hipertensi. Manakah yang merupakan
salah satu strategi pencegahan dan
pengawasan yang perlu dilakukan oleh
negara2
anggota
WHO?PERLU
KONFIRMASI

A. Melakukan pemeriksaan lengkap


dan berkala
B. Mengutamakan
pencegahan
pada tahap primer
C. Mengurangi kontrol terhadap rokok
dan produk terkait
D. Membuat kebijakan pengawasan
hal membahayakan dari alkohol
E. Mendukung pendanaan dengan
cara pemeriksaan gratis bagi
penduduknya
70. Manakah
yang
tepat
tentang
hubungan epidemiologi dengan praktik
klinik:PERLU KONFIRMASI
A. Praktik
klinik
memerlukan
epidemiologi
B. Pengukuran
epidemiologi
memerlukan data klinik
C. Pengukuran
epidemiologi
menyulitkan praktik klinik
D. Penentuan prognosis didasari
oleh penentuan data pada
populasi
E. Praktek klinik tidak bergantung
pada data populasi tentang proses
diagnosis
Seorang anak laki laki usia 10 tahun
riwayat demam dan nyeri menelan sejak 6
hari yang lalu, sejak 3 hari yang lalu BAK
kurang dari 1 gelas/hari dan berwarna
kemerahan seperti cucian daging, nyeri
pinggang +. Nyeri kepala +dan wajah
pasien
sedikit
sembab.
Pada
PF
didapatkan kesadaran kompos mentis, TD
130/90, ND 88, RR 28, Sb 37,8. BUN
meningkat, lab urin > 50/LPB, leukosit 3-5
LPB, protein +
71. Diagnosis pada pasien ini:
Prof.
dr.
Adrian
Umboh,
Glomerulonefritis
Akuta
Pascastreptokok (GNAPS)
A. Sindroma nefrotik
B. Glomerulonefritis akut
C. Uretritis
D. GGK
E. ISK
72. DD kasus diatas adalah:

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


Prof.
dr.
Adrian
Umboh,
Glomerulonefritis
Akuta
Pascastreptokok (GNAPS) Slide ke 7
A. Sindrom nefrotik
B. Glomerulonefritis akut
C. Hematuria berulang
D. A,B dan C
E. A dan B
73. Pemeriksaan lab untuk menunjang
diagnosis kasus di atas, kecuali:
Prof.
dr.
Adrian
Umboh,
Glomerulonefritis
Akuta
Pascastreptokok (GNAPS) Slide ke 6
A. ASTO
B. Komplemen C3
C. Swab tenggorok
D. LED
E. SGOT dan SGPT
74. Komplikasi akut dan kronik yang dapat
terjadi, kecuali:
Prof.
dr.
Adrian
Umboh,
Glomerulonefritis
Akuta
Pascastreptokok (GNAPS) Slide ke 7
A. Hipertensi
B. GGA
C. GGK
D. Gagal hati
E. Miokarditis
75. Tatalaksana pasien:
Prof.
dr.
Adrian
Umboh,
Glomerulonefritis
Akuta
Pascastreptokok (GNAPS) Slide ke 8
A. Pemberian antibiotik
B. Pemberian diuretik
C. Pemberian vasodilator dan obat
obat anti hipertensi yang sesuai
D. Diet rendah protein dan rendah
garam
E. Semua jawaban benar
76. Tuan billy laki laki usia 52 tahun
datang ke tempat praktek dokter
untuk
melakukan
pemeriksaan
kesehatan, saat diukur TD 140/90,
namun ia menyangkal menderita
hipertensi. Dan ia juga telah beberapa
kali melakukan pengukuran TD di
rumah dengan alat digital dan hasilnya
tidak melebihi 120/80. Kemungkinan
mengalami:
A. Primary hipertension
B. Isolated hypertension
C. Unstable hypertension

D. Bizzare hypertension
E. White coat hypertension
Tuan rainbow usia 62 tahun, datang
dengan keluhan tidak ada semangat
hidup, merasa gerakan menjadi lambat
atau tidak gesit lagi, tidak ada keinginan
untuk melakukan hal yang sebelumnya
tidak di sukai, aktifitas sehari hari
berkurang, badan terasa lemah, merasa
sedih setiap hari, selera makan tidak ada,
merasa lebih baik mati saja, maunya tidur
saja, merasa cepat capek dan hilang
energy, merasa bersalah dan tidak berarti,
menurun
daya
pikir/konsentrasi/ragu2
sepanjang hari.
Penderita mulai mengalami seperti ini
ketika mulai melakukan hemodialisis. Saat
ini sudah menjalani hemodialisis selama 3
minggu. Kadangkala ia tidak mau di
hemodialisis dan mengatakan lebih baik
mati. Riwayat sebelum hemodialisis OS
mengalami
hipertensi
yang
tidak
terkontrol.
77. Pasien ini mengalami:
DR. dr. Theresia M.D. Kaunang,
Hypertension and Mental Health Slide
ke 10
A. Gangguan psikotik akut
B. Gangguan depresi berat
C. Gangguan cemas menyeluruh
D. Gangguan panik
E. Gangguan bipolar
Penderita bekerja sebagai PNS dan
menduduki jabatan. Dalam kehidupan
sehari hari ia adalah seorang pemimpin
yang berwibawah dan tegas serta Nampak
tinggi hati, sulit menerima kritikan dan
merasa diri paling benar.
Kahidupan pekerjaan sebelum sakit sangat
baik dan OS mencapai karis sebagai
pimpinan karena ketekunan. Danlam
keluarga Nampak kurang mendukung
karena
keluarga
belum
memahami
keadaan pasien. Pasien juga merasa

dr quack

HIPERTENSI ANGKATAN 2012 (2014)


kesulitan karena tidak bisa makan sesuka
hati dan membatasi untuk meminum air.
Menurut keluarga pasien, karena pasien
mempunyai karakter sulit menerima
nasehat dan kritikan orang lain, maka saat
ini ia sering melanggar aturan yang di
berikan dokter mengenai pembatasan
makanan tertentu dan cairan.
78. Diagnosis aksis II:
DR. dr. Theresia M.D. Kaunang,
Hypertension and Mental Health Slide
ke 10
A. Gangguan kepribadian histrionik
B. Gangguan kepribadian ganda
C. Ciri kepribadian narsisitik
D. Gangguan retardasi mental
E. Mekanisme pembelaan ego represi
79. Diagnosis axis 3 adalah
DR. dr. Theresia M.D. Kaunang,
Hypertension and Mental Health Slide
ke 10
A. Anemia et causa penyakit kronik
B. Gastritis kronis

C. Sindroma nefotik
D. Gagal ginjal terminal yang
mengalami hemodialisis
E. Hipertensi kronis
80. Diagnosis aksis IV:
DR. dr. Theresia M.D. Kaunang,
Hypertension and Mental Health Slide
ke 10
A. Keluarga belum memahami dan
kurang mendukug
B. Pendidikan yang terlalu tinggi
C. Kesulitan
dalam
pembiayaan
pengobatan
D. Konflik fengan istri dan anak anak
E. Kehilangan pekerjaan

--------------MEDIORA-------------

dr quack