Anda di halaman 1dari 13

Akuntansi Di

Indonesia

Kelompok 3
Ahmad Marulloh
1211031003
Argi Muhammad Seto
1211031009
Claudius Edit Kurnawan 1211031017
Febri Romadon
1211031037
Haris Rizqi Setiawan 1211031045
M. Ferly Herdiansyah 1211031055
Rexi Rosandi
1211031081
Selverico Sutanto
1211031087

Sejarah Perkembangan Akuntansi Di


Indonesia

Praktik akuntansi di Indonesia dimulai sejak era


penjajahan Belanda sekitar tahun 1642. Namun jejak
praktik akuntansi yang jelas ditemui pada tahun 1747,
yaitu praktik pembukuan yang dilaksanakan oleh
Amphioen Sociteyt yang berkedudukan di Jakarta.
Pada era ini Belanda mengenalkan sistem pembuku-an
berpasangan (double-entry bookkeeping) sebagaimana
yang dikembang-kan oleh Luca Pacioli.

Kerangka Institusional dan Legislatif


Keputusan presiden dan regulasi yang dikeluaran oleh
lembaga pemerintahan yaitu:
1. Commercial Code 1847
2. Undang-undang Perseroan Terbatas No. 1 Tahun 1995
3. Peraturan Pemerintah No. 64 Tahun 1999 tentang
Laporan Keuangan Perusahaan
4. Undang-undangan Pasar Modal No. 8 Tahun 1995
5. Undang-undang Perbankan No.7 Tahun 1992 (diubah
dengan UU No. 19 tahun 1998)

Pelaporan Keuangan dan Persyaratan


Pengungkapan
Di indonesia pengungkapan diatur oleh beberapa
Lembaga yaitu:
1.Bank Indonesia
2.Departemen
3.Dirjen

Pajak

4.Bapepam

Keuangan

Keputusan Presiden No.97/PM/1996 menyatakan bahwa


pemerintah meminta perusahaan yang terdaftar di pasar
modal untuk menyerahkan 4 copy laporan. Laporan itu
harus mencantumkan perbandingan dua laporan selama
dua tahun berturut-turut. Laporan keuangan harus disusun
sesuai dengan pernyataan standar akuntansi Keuangan
(PSAK)

Kualitas Pelaporan Keuangan Dan


Transparansi
Penelitian yang berkaitan dengan kualitas pelaporan
keuangan dan disclosure di Indonesia menunjukan hasil
yang beragam. Peningkatan kualitas laporan keuangan
merupakan instrument penting dalam mengembangkan
pasar modal. hal ini disebabkan kualitas pelaporan
keuangan dapat membantu investor dalam mengurangi
risiko potensial yang timbul dari masalah politik dan
ekonomi di Indonesia.

Perkembangan Organisasi Profesi


Akuntansi
Munculnya Undang-undang No. 34/1954 tentang
Pemakaian Gelar Akuntan
Pada tahun 1957, kelompok pertama mahasiswa akuntansi
lulus dari Universitas Indonesia
Pada tahun 1973, IAI membentuk Komite Norma
Pemeriksaan Akuntan
Kemajuan selanjutnya dapat dilihat pada tahun 1990an
ketika Bank Dunia mensponsori Proyek Pengembangan
Akuntan (PPA).
Tahun 2001, Departemen Keuangan mengeluarkan Draft
Akademik

Stuktur Organisasi IAI

Standar Akuntansi Keuangan Di


Indonesia
1. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (SAK)
2. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BADAN
USAHA TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK
(SAK-ETAP)
3. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN SYARIAH
(SAK SYARIAH)
4. STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH (SAP)

Penyusunan Standar Akuntansi


di Indonesia
Proses penyusunan standar akuntansi yang
baik harus memiliki lima tahapan, yaitu :
a.Design
b.Approval
c.Education
d.Implementation

Penyusunan standar akuntansi di Indonesia


menurut Dewan Standar Akuntansi Keuangan
melibatkan delapan tahap yaitu sebagai berikut :
a. Issues

Identification

b. Preliminary
c.

Preparation of Accounting Discussion Paper

d. Preparation
e. Publication
f.

Consideration
of Exposure Draft (ED)
of ED

Public Hearings

g. PSAK

Preparation

h. Approval

and Promulgation

Penyusunan standar di Indonesia dapat


dikategorikan ke dalam dua periode yaitu :
a. Periode

Sebelum Kongres VIII

1. Organisasi dan Dana


2. Due Process Procedure
b. Periode

setelah Kongres VIII

1. Organisasi dan Dana


2. Due Process Procedure