Anda di halaman 1dari 30

FK Unissula

Semarang 2013

Suatu proses / usaha untuk memulihkan
pasien ke kondisi fisiologis, psikososial,
mental dan vokasional seoptimal
mungkin.


NYHA 1
: Tidak ada keluhan
NYHA 2
: Sesak / nyeri dada saat
aktifitas berat, hilang dg istirahat
NYHA 3
: Sesak / nyeri dada saat
aktifitas ringan, hilang dg istirahat
NYHA 4 : Sesak / nyeri dada meskipun
saat istirahat

     Mencegah dekonditioning akibat immobilisasi Motivasi aktifitas & mobilisasi dini Meningkatkan kapasitas fungsional  meningkatkan kualitas hidup Exercise terstruktur dan progresif Edukasi vokasional .

TAHAPAN CARDIAC REHABILITATION 5 .

Goal .

 Tekanan Darah Sebelum latihan : Sistolik < 180 mmHg Diastolik < 120 mmHg Selama / Sesudah latihan : Sistolik < 200 mmHg Diastolik < 130 mmHg TD tidak meningkat > 30 mmHg menurun > 10 mmHg .

 Frekwensi Jantung Sebelum latihan pasif : HR tidak boleh > 120 x/’ Sebelum latihan aktif : HR tidak boleh > 100 x/’ Selama dan sesudah latihan : HR tidak boleh me↑ > 20 x/’ me ↓> 10 x/’ .

pulsus defisit 10-<20 x/’ bila > 20 x/’ mobilisasi aktif ditunda  Ekstrasistole .latihan pasif bila tdk >10 x/’ . Pulsus defisit Latihan boleh diberikan bila : .latihan aktif bila tdk > 5 x/’ .

Exercise boleh dilakukan pada pasca MI dgn hemodinamik stabil : a) Tidak ada chest pain ulang/ baru b) Tidak ada gejala baru uncompensated failure c) Tidak ada gejala baru ritme abnormal/ perubahan EKG dalam 8 jam terakhir .

Latihan mobilisasi bertahap : a. Meningkatkan ventilasi paru d. Meningkatkan kemampuan fungsi & support psikologis . Cegah ortostatik hipotensi & tromboemboli c. Cegah efek imobilisasi lama pd tirah baring b.

 TAHAP 0 – posisi tiduran/ setengah duduk . kel subyektif n obyektif . HR.Latihan nafas 5x (tarik nafas mll hidung keluarkan mll mulut 1:3) .Periksa TD. lengan.Periksa TD. AKS dibantu . ankle) . HR keluhan subyektif n obyektif (~NYHA III) . bahu.Gerak bebas ekstr 5x (leher.Edukasi : alih baring tiap 2 jam.

Latihan / Mobilisasi ini dihentikan bila : .kel subyektif & obyektif : sesak. pucat. palpitasi. disritmia. pusing. kelelahan. angina. banyak keringat. .Tek Darah sistolik naik > 30 mmHg sistolik turun > 10 mmHg .HR meningkat > 20 x/’ turun > 10 x/’ .

HR.Gerak aktif ektremitas 5x .Latihan nafas 5x . Tahap 1. keluhan subyektif n obyektif . .Edukasi : latihan dilakukan 2x sehari ADL dibantu .Periksa TD.Periksa TD.Posisi ½ duduk . keluhan subyektif n obyektif . HR.

Periksa TD. Tahap 2. . keluhan subyektif n obyektif .Gerak aktif ektremitas 5x .Latihan nafas 5x . HR.Periksa TD.Edukasi : latihan dilakukan 2x sehari ADL sebagian mandiri . keluhan subyektif n obyektif . HR.Posisi duduk .

Posisi duduk dg kaki terjuntai . HR.Periksa TD. HR.Gerak aktif ektremitas 5x . keluhan subyektif n obyektif . Tahap 3.Latihan nafas 5x .Periksa TD. keluhan subyektif n obyektif . .Edukasi : 2 x sehari ADL mandiri sebagian .

Posisi berdiri kmd berjalan sekitar bed (5 m) .Periksa TD.Periksa TD. HR.Edukasi : 2 x sehari ADL mandiri . keluhan subyektif n obyektif . Tahap 4. keluhan subyektif n obyektif . . HR.

 Tahap 5. . HR. keluhan subyektif n obyektif .Periksa TD.Berjalan di ruangan ( + 10 m) . keluhan subyektif n obyektif . HR.Periksa TD.Edukasi : 2x sehari ADL mandiri .

Periksa TD. keluhan subyektif n obyektif .Periksa TD. keluhan subyektif n obyektif . .Kalistenik ektremitas atas 5x .Berjalan diruangan 30 m . Tahap 6. HR. HR.

.Periksa TD.Jalan sejauh 100 m .kalistenik ditambahkan gerak trunkus fleksi dan laterofleksi . keluhan subyektif n obyektif .Periksa TD. keluhan subyektif n obyektif . HR. Tahap 7. HR.

kalistenik ditambahkan gerak tungkai . keluhan subyektif n obyektif . HR. . HR.Periksa TD. Tahap 8.Jalan sejauh + 300m . keluhan subyektif n obyektif .Periksa TD.

HR. Tahap 9 .jalan sejauh + 500 m .Periksa TD. keluhan subyektif n obyektif .Periksa TD. keluhan subyektif n obyektif . HR.

keluhan subyektif n obyektif .Periksa TD. HR.Periksa TD.Naik turun tangga 1 lantai . keluhan subyektif n obyektif Uji latih jantung Uji jalan 6 menit .  Tahap 10 . HR.

me↓ faktor resiko aterosklerosis & kekambuhan  ↑ QoL Target HR utk pasien CHF adl submaksimal HR maksimal = 220-umur Target HR sub maksimal = 70-80% x (HR maks-HR ist) + HR ist Edukasi target HR diberikan sebagai patokan saat pasien melakukan exc 24 .me↑ endurance cardiac & otot skeletal .Exercise 2. FASE RAWAT JALAN ( Fase II – IV ) Latihan rekondisi : endurance & resistance Manfaat : .

    Uji latih jantung yg paling sederhana Menggambarkan aktifitas sehari-hari Menilai kapasitas fungsional VO2 maks  METs Dasar peresepan latihan penderita kardiovaskuler pada fase II .

ruangan + 10 meter . Alat yg diperlukan : .Stopwatch 2m |--------|--------|--------|--------|--------| 10m Dalam wkt 6 menit hitung jarak yg berhasil ditempuh pasien.Tensi meter . .

38 = ……..006 x jarak (m)/0.Hitung kapasitas fungsional : Prediksi VO2maks = 0. METs .3048 + 7.5 = …. ml/kgBB/mnt Kapasitas fungsional : Hasil prediksi VO2maks : 3.

Kategori METs dan VO2maks Kondisi fisik Durasi 20-60’ .5-5 mph Bersepeda 9-10 mph Berenang gaya dada Berat 7-9 METs 25-32 ml/kgBB/m nt Berjalan cepat 5-6 mph Bersepeda 12 mph Berenang gaya bebas . 3-5 x/mgg Sangat ringan < 3 METs < 10 ml/kgBB/m nt Jalan kaki 2 mph Sepeda statik tahanan sgt rendah Kalistenik Ringan 3-4 METs 11-18 ml/kgBB/m nt Jalan kaki 3-4 mph Bersepeda 6-8 mph Kalistenik Sedang 5-7 METs 18-25 ml/kgBB/m nt Jalan kaki 4.

Mahasiswa mampu menjelaskan ttg : - Klasifikasi NYHA Syarat-syarat Rehabilitasi CV Tahap-tahap Rehabilitasi CV Indikasi penghentian latihan Uji jalan 6 menit Target HR .