Anda di halaman 1dari 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK


Mata Pelajaran

: Sanitasi, Hygiene dan Keselamatan Kerja

Kelas/Semester

: X (sepuluh)/2 (dua)

Materi Pokok

: Kecelakaan kerja, bahaya api dan kebakaran dan alat pelindung


kerja

Alokasi Waktu

: 2 pertemuan (2x45 menit)

Pertemuan ke

: 12 (2 JP)

A. KOMPETENSI INTI
KI. 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI. 2.
Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif, dan proaktif)
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI. 3.
Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan factual, konseptual,
dan prosedural dalam pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humoniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
phenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan
masalah.
KI. 4.
Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri bertindak
secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas secara spesifik dibaawah
pengawasan langsung.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR


1.1 Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa, melalui memelihara keutuhan jiwa dan raga
sebagai tindakan pengamalan menurut agama yang dianutnya.
Indikator :

1.1.1

Menunjukkan kekaguman dan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang
telah menciptakan manusia yang dilengkapi akal sehingga dapat menggunakan
akalnya untuk menghindari kecelakaan kerjaa dan bahaya api serta menciptakan
alat-alat pelindung kerja.

1.2 Memiliki motivasi internal dan menunjukkan rasa ingin tahu dalam menemukan dan
memahami berbagai aspek terkait dengan pemahaman keselamatan & kecelakaan kerja,
api dan kebakaran serta alat pelindung kerja.
Indikator :
2.1.1 Menunjukkan sikap semangat melalui partisipasi aktif dalam pembelajaran
mengenai keselamatan & kecelakaan kerja, api dan kebakaran serta alat pelindung
2.1.2

kerja.
Menunjukkan rasa ingin tahu pada saat pembelajaran tentang keselamatan &

2.1.3

kecelakaan kerja, api dan kebakaran serta alat pelindung kerja.


Menunjukkan sikap disiplin pada saat pembelajaran tentang keselamatan &

kecelakaan kerja, api dan kebakaran serta alat pelindung kerja


2.2 Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong) dalam melakukan pembelajaran sebagai bagian dari sikap
ilmiah.
Indikator :
2.2.1 Menunjukkan sikap jujur dan tangug jawab dalam belajar dan bekerja baik secara
2.2.2

individu maupun berkelompok.


Menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan sekitar saat pembelajaran

mengenai keselamatan kerja.


2.3 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam pembelajaran keselamatan & kecelakaan
kerja, api dan kebakaran serta alat pelindung kerja sebagai wujud implementasi sikap
kerja.
Indikator :
2.3.1 Menunjukkan sikap mengahargai kerja individu dan kelompok dengan
mendengarkan pendapat individu lainnya.
2.3.2 Menunjukkan sikap kerjasama yang baik ketika bekerja dalam kelompok.
3.1 Menjelaskan keselamatan & kecelakaan kerja, api dan kebakaran serta alat pelindung
kerja
Indikator :
3.1.1 Mendiskripsikan keselamatan & kecelakaan kerja, api dan kebakaran serta alat
3.1.2

pelindung kerja
Menyebutkan macam-macam kecelakaan kerja, kebakaran dan alat-alat pelindung

3.1.3

kerja
Menjelaskan fungsi alat-alat yang digunakan dalam menghindari kecelakaan kerja

3.1.4

Menjelaskan alat yang digunakan dalam menanggulangi api dan kebakaran dan

3.1.5

alat-alat pelindung kerja


Mendiskripsikan teknik yang digunakan dalam menanggulangi api dan kebakaran

dan pemasangan alat pelindung kerja


C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.1.1. Siswa mampu menunjukkan kekaguman dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha
2.2.1

Esa dengan mempelajari keselamatan kerja.


Siswa mampu menunjukkan sikap semangat melalui partisipasi aktif dalam

2.2.2

pembelajaran mengenai keselamatan kerja.


Siswa mampu menunjukkan rasa ingin tahu pada saat pembelajaran tentang

2.2.3

keselamatan kerja.
Siswa mampu menunjukkan sikap disiplin pada saat pembelajaran tentang

2.3.3

keselamatan kerja.
Siswa mampu menunjukkan sikap jujur dan tangug jawab dalam belajar dan

2.3.4

bekerja baik secara individu maupun berkelompok.


Siswa mampu menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan sekitar saat

2.3.5

pembelajaran mengenai keselamatan kerja.


Siswa mampu menunjukkan sikap menghargai kerja individu dan kelompok

2.3.6
3.1.6

dengan mendengarkan pendapat individu lainnya.


Menunjukkan sikap kerjasama yang baik ketika bekerja dalam kelompok.
Mendiskripsikan keselamatan & kecelakaan kerja, api dan kebakaran serta alat

3.1.7

pelindung kerja
Menyebutkan macam-macam kecelakaan kerja, api dan kebakaran serta alat

3.1.8
3.1.9

pelindung kerja
Menjelaskan fungsi alat-alat yang digunakan dalam menghindari kecelakaan kerja
Menjelaskan alat yang digunakan dalam menanggulangi api dan kebakaran dan

alat-alat pelindung kerja


3.1.10 Mendiskripsikan teknik yang digunakan dalam menanggulangi api dan kebakaran
dan pemasangan alat pelindung kerja

D. MATERI PEMBELAJARAN
1. Pengertian keselamatan & kecelakaan kerja
2. Pengertian api & kebakaran
3. Pengertian dan deskripsi alat-alat pelindung kerja
4. Fungsi alat-alat pelindung kerja
5. Macam-macam kecelakaan kerja, dan alat-alat pelindung kerja
6. Bahan dan alat yang digunakan dalam menanggulangi kebakaran
7. Teknik pemadaman api
8. Teknik pemakaian alat-alat pelindung kerja
9. Kriteria pemakaian alat pelindung kerja yang baik dan benar
10. Aplikasi keselamatan kerja pada kegiatan sehari-hari

E. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN


1. Model Pembelajaran
: Model Pembelajaran Kooperatif
2. Metode pembelajaran
: STAD
3. Pendekatan pembelajaran
: Saintific Approach
F. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
1. Media
- Power Point dan Video tentang bahan pembersih dan bahan saniter
- LCD dan Laptop
2. Sumber
- Modul Hygiene, Sanitasi dan Keselamatan Kerja
LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN

1.
a)
b)
c)

Kegiatan awal
Mempersiapkan siswa dan Menyampaikan tujuan pembelajaran
Guru memberi salam dan menyapa peserta didik
Peserta didik berdoa untuk memulai pelajaran
Guru memotifasi siswa dengan memberikan cerita tentang keselamatan & kecelakan
kerja, api & kebakaran, dan alat-alat pelindung kerja yang digunakan baik dalam

kehidupan sehari-hari maupun dalam setiap melakukan pekerjaan


d) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu memahami keselamatan kerja
meliputi pengertian keselamatan & kecelakan kerja, api & kebakaran, dan alat-alat
pelindung kerja,

fungsi, macam macam, alat yang digunakan dan aplikasi

keselamatan kerja pada kehidudpan sehari hari.


Kegiatan inti
1. Mendemonstrasikan pengetahuan deklaratif (memahami dan menanya)
a. Guru menayangkan video mengenai keselamatan kerja.
b. Siswa mengamati video mengenai keselamatan kerja
c. Guru mempresentasikan power point mengenai keselamatan kerja
d. Siswa mengamati penjelasan guru tentang materi keselamatan kerja
e. Siswa menanyakan tentang materi yang kurang paham
2. Membimbing pelatihan (mengumpulkan data)
a. Guru membagi siswa dalam kelompok terdiri dari sekitar 4-5 orang
b. Guru membagikan hand out dan LKS kepada siswa dan menyuruh siswa
mengerjakan LKS yang telah disediakan.
c. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi dari hand out yang telah
dibagikan
d. Guru membimbing kelompok belajar dan bekerja dengan mengawasi tiap kelompok
secara bergiliran dan memberikan bantuan kepada siswa yang mengalami kesulitan
dalam mengerjakan LKS.
3. Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik (mengasosiasi dan
mengkomunikasikan)
a. Siswa menyimpulkan hasil diskusi kelompok

b. Guru meminta satu perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi


kelompok di depan kelas
c. Guru memberikan tanggapan atas presentasi siswa
4. Memberikan kesempatan untuk pelatihan lanjutan dan penerapan
a. Guru memberikan tugas lanjutan berupa tugas individu untuk mencari aplikasi
keselamatan kerja yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari
b. Guru memberikan rincian alat-alat pelindung kerja untuk minggu depan berupa
bahan pembersih yang tepat di gunakan.
Kegiatan Akhir
1. Guru bersama siswa merangkum dan meriview materi yang telah dibahas
2. Guru memberikan penghargaan kepada siswa (misalnya berupa pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan)
3. Guru menyampaikan materi yang akan di bahas pada pertemuan selanjutnya
4. Guru menutup pembelajaran

VI. Penilaian:
1. Sikap responsif dan proaktif
a. Teknik Penilaian : Observasi
b. Bentuk Instrumen : Daftar cek
c. Kisi-kisi
No

Indikator
Menunjukkan sikap respon dan
proaktif dalam kegiatan
penyampaian materi

Teknik

Pengamatan

Instrumen
Lembar
Pengamatan

pembelajaran
Menunjukkan sikap toleransi
2

dalam memilih dan


menerapkan strategi

Pengamatan

Lembar
Pengamatan

menyelesaikan masalah.
tes

Tes tertulis

Instrumen: lihat Lampiran 1

2) Instrumen: lihat Lampiran 2 dan Lampiran 3

1.

No.
1.

2.

Pengetahuan
a.

Teknik Penilaian

: Tes Tulis

b.

Bentuk Instrumen

: Pilihan Ganda

Indikator
Menjelaskan pengertian keselamatan kerja, api
dan kebakaran serta alat pelindung kerja
Menjelaskan dan mendeskripsikan macammacam alat-alat pelindung kerja serta pemadam

Teknik
Tes

Tes

api disertai fungsinya


Menjabarkan upaya pertolongan pertama pada
3.

kecelakaan kerja serta langkah-langkah yang


harus dilakukan apabila terjadi kebakaran
c. Kisi-kisi :

Bentuk

Instrumen

Pilihan

Tes tertulis

Ganda
Pilihan

Tes Tertulis

Ganda
Pilihan

Tes

Ganda

Tes tertulis

a.

Teknik Penilaian

: Tes Tulis

b.

Bentuk Instrumen

: Uraian

c.

Kisi-kisi :

..., .............................. 20...


Mengetahui
NO

Butir

Indikator

Instrumen

Tanpa membuka modul siswa dapat menjawab pertanyaan


1

tentang cara mencegah terjadinya kebakaran yang disebabkan

1 (a-c)

oleh Ledakan gas, Kecelakaan listrik dan Bahan kimia


Tanpa membuka modul, siswa dapat menyebutkan dan

2
menjelaskan macam-macam alat pemadam kebakaran
Kepala SMK
Guru Mata Pelajaran

_______________________

________________________

NIP. ...

NIP. ...

Lampiran 1
Contoh Instrumen Sikap Sosial
Lembar observasi bentuk daftar cek (check list) untuk sikap sosial dalam kegiatan diskusi
kelompok
No
1

Aspek yang diukur


Kemampuan peserta didik dalam merespon materi dan

keaktifan bertanya dan menjawab pertanyaan yang


diajukan
2

Kemampuan peserta didik dalam menyerap materi


yang disampaikan sesuai dengan kebenarannya dalam
menjawab pertanyaan yang diajukan secara klasikal

Pedoman Penilaian
Aspe

Skor
1

k ke
1

Tidak

Mencatat

Memperhatika

merespon dan dengan melihat n


cuek terhadap catatan
KBM

yang tapi

teman merespon
tidak sesekali
sembari

berlangsung

kegiatan

mencatat

penyampaian

materi

n penuh KBM
yang

Tidak

materi
disampaikan
Ikut menjawab Menjawab

memperhatika

dari

dan

tidak

menjawab

bisa

sesuai konsep

mengutarakan biasanya
sehingga

disertai

sesuai melihat

konsepnya

A = Total Skor 13-16

Menjawab

suara namun kurang dengan benar

tidak

Kriteria

serta
memperhatika

memperhatikan

pertanyaan terbanyak

aktif

dan dan merespon

sedang

Selalu

hasil

catatannya

= Total Skor 9-12

C = Total Skor 5-8


D = Total Skor 1-4
Lampiran 2
Uji Kompetensi
I. Pilihlah jawaban yang paling tepat !
1. Yang dimaksud upaya agar pekerja selamat di tempat kerja dan
terhindar dari kecelakaan adalah
a. Kecelakaan kerja
c. Kesehatan kerja
b. Resiko kerja
d. Keselamatan kerja
2. Peristiwa yang tidak direncanakan karena tidak hati-hati atau keadaan
tidak aman disebut dengan
a. Kecelakaan kerja
c. Kesehatan kerja
b. Resiko kerja
d. Keselamatan kerja
3. Hal berikut yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja, kecuali
a. Tergesa-gesa
c. Dipasang cerobong asap
b. Tata letak barang tidak teratur
d. Kelelahan
4. Jenis luka yang mungkin timbul oleh tusukan benda tajam atau runcing
adalah
a. Luka iris
c. Luka tusuk
b. Luka robek
d. Luka terpotong
5. Jenis luka yang ditimbulkan oleh goresan luka yang tidak terlalu tajam
a. Luka iris
c. Luka tusuk
b. Luka robek
d. Luka terpotong
6. Berikut yang bukan merupakan penyebab kecelakaan kerja terjatuh
adalah
a. Lantai yang licin
b. Memakai sepatu karet dan berhak rendah
c. Penerangan yang kurang
d. Kedudukan tangga pemanjat tidak sesuai
7. Berdasarkan penyebabnya, jenis kebakaran karena berasal dari kayu,
kertas, plastik termasuk jenis kebakaran
a. Kelas A
c. Kelas C
b. Kelas B
d. Kelas D
8. Berikut ini merupakan alat pemadam kebakaran, kecuali
a. Fire Extinguisher
c. Air
b. Fire Blanket
d. Minyak

9. Baju atau kemeja chef dibuat berlapis dua dengan tujuan


a. Melindungi tubuh dari radiasi
c. Kebih mudah dalam pemakaian
panas atau cipratan minyak
d. Memberi kesan elegan
b. Estetika
10. Alat pelindung diri yang biasa digunakan untuk melapisi tangan saat
mengambil peralatan masak yang masih panas adalah
a. Scraft
c. Cempal
b. Napkin
d. Apron

II. Jawablah soal uraian di bawah ini !


1. Bagaimanakah cara mencegah kecelakaan kerja yang terjadi akibat :
a. Ledakan gas
b. Kecelakaan listrik
c. Bahan kimia
2. Sebukan dan jelaskan macam-macam alat pemadam kebakaran!

Jawaban soal PG
D-A-CJawaban soal uraian :
1.
a. Tindakan yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya ledakan gas
ialah :
Ketahuilah bau gas yang dipergunakan
Gas yang digunakan sebagai bahan bakar seperti karbit, elpiji dan
sejenisnya mempunyai bau yang khas. Seriap karyawan yang
menggunakan gas tersebut harus mengenali betul bau khas tersebut
sehingga mudah pula mengetahui apabila ada saluran yang bocor
Periksa selalu keadaan pipa gas
Keadaan pipa gas harus selalu diperiksa setiap saat terutama pipa-pipa
yang terbuat dari plastic karet dan bahan lentur lainnya.
Pergunakan pilot light
Pilot light harus berfungsi dengan baik dan selalu dinyalakan terlebih
dahulu.
Putuskan hubungan secara total
Pada saat alat-alat tidak dipakai, maka sebaiknya salura gas dimatikan
secara total. Kran LPG harus tertutup dan regulator dilepas, karena
saluran pada tabung sudah ada pengamannya.
Ikuti petunjuk
b.
Perhatikan tegangan
Perhatikanalat sambung
Sekering hanya untuk orang yang berwenang
Periksa keadaan kabel penghubung
Pastikan sekitar alat penyambung kering dan bersih
Perhatikan gejala aneh
Putuskan hubungan listrik apabila alat tidak digunakan
Ikuti petunjuk
c.
Pengenalan bahan kimia dengan baik

Memberikan tanda yang jelas bada bahan kimia agar tidak tertukar
Jangan mencoba-coba
Simpan pada tempat yang aman
2.
a. Air
Hanya untuk kebakaran yang bersumber darikayu, kertas, bahan kain, dan
orang yang boleh dipadamkan dengan air.
b. Alat pemadam genggam (Fire Extinguisher)
Alat pemadam jenis ini sesuai untuk digunakan di dapur pengolahan
terutama untuk kebakaran yang disebabkan oleh lemak/ minyak dan
aliran listrik serta gas. Alat jenis ini harus tersimpan pada tempat dengan
penandaan yang jelas, mudah terjangkau dan terlihat. Semua karyawan
harus bisa mengoperasikan dan mengetahui cara penggunaan alat ini.
Macam-macam Fire Extinguisher :
Water Fire Extinguisher
Air adalah salah satu agen api yang paling umum digunakan pemadam.
Alat pemadam ini menggunakan air sebagai baham pemadam. Jenis
pemadam ini cocok untuk memadamkan api yang membakar kertas dan
kayu. Dan tidak boleh digunakan pada area-area yang terdapat peralatan
yang menggunakan listrik atau cairan kimia organik yang tidak larut
didalam air.
Gases Fire Extinguisher (CO2 - Carbon dioxide)
Jenis pemadam ini menggunakan CO2 (karbon dioksida) sebagai bahan
pemadam. Jenis pemadam ini digunakan untuk area dimana terdapat
peralatan elektronik sehingga peralatan tersebut tidak rusak. Jenis
pemadan CO2 ini juga tidak boleh digunakan untuk kebakaran bahan
logam atau metal.
Halon extinguishers
Alat pemadam ini menggunakan gas Halon sebagai bahan pemadam. Alat
pemadam jenis ini digunakan dimana terdapat kemungkinan minyak dan
bahan mudah terbakar. Tapi jenis pemadan ini tidak biasa digunakan
untuk area-area dimana terdapat peralatan elektronik.
Powder extinguishers
Jenis pemadam ini mengandung serbuk kering yang bersifat inert seperti
serbuk. Sangat tidak disarankan untuk digunakan pada area yang
terdapat peralatan produksi atau instrument produksi yang sangat
bernilai, karena serbuk-serbuk pemadam dapat merusak komponenkomponen peralatan tersebut.
Foam extinguishers

Jenis pemadam ini menggunakan bahan kimia yang dapat membentuk


busa yang stabil dan didorong dengan karbon dioksida pada saat keluar
dari tabung. Jenis pemadam ini dapat digunakan pada area dimana jenis
pemadam air tidak bisa digunakan. Seperti pada area yang terdapat
minyak yang tidak bisa bercampur dengan air.
c. Alat pemadam beroda
Alat pemadam ini biasa digunakan di perusahaan besar
d. Selimut pemadam
Selimut pemadam ini cocok untuk memadamkan api kecil pada individu
(baju) dan peralatan kecil dan sedang.
e. Pasir
Cocok untuk memadamkan api kecil

Lampiran 3
Pedoman Penilaian Uji Kompetensi
No
.

Soal

Jawaban

Kriteria

Sko
r

1.

Yang dimaksud
upaya

agar

pekerja selamat
di tempat kerja
dan

terhindar

Dapat menjawab dengan


benar

10

dari kecelakaan
adalah
2

Peristiwa

yang

tidak
direncanakan
karena

tidak

hati-hati

atau

keadaan

tidak

aman

Dapat menjawab
dengan benar

10

disebut

dengan
3.

Hal
yang

berikut
dapat

menyebabkan

kecelakaan

Dapat menjawab
dengan benar

10

kerja, kecuali
4.

Jenis luka yang


mungkin timbul
oleh
benda
atau

tusukan
tajam

Dapat menjawab dengan


benar

runcing

10

adalah terjadinya
kebakaran
5.

Jenis luka yang


ditimbulkan
oleh

goresan

luka yang tidak

Dapat menjawab
dengan benar

10

6.

terlalu tajam
Berdasarkan
penyebabnya,
jenis kebakaran
karena berasal
dari kayu,

Dapat menjawab
dengan benar

20

kertas, plastik
termasuk jenis
7.

kebakaran
Berikut
yang
bukan
merupakan
penyebab

benar

kecelakaan
kerja

Dapat menjawab dengan

10

terjatuh

adalah
8.

Baju

atau

kemeja

chef

dibuat berlapis
dua
9.

Dapat menjawab dengan


benar

dengan

10

tujuan
Alat pelindung
diri yang biasa
digunakan
untuk

melapisi

tangan

saat

mengambil

Dapat menjawab dengan


benar

peralatan

10

masak

yang

masih

panas

adalah
Berikut

ini

merupakan alat
pemadam

Dapat menjawab dengan


benar

10

kebakaran,
kecuali
Total Skor Max

100

Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 100 , dengan pedoman sebagai berikut :
Nilai Akhir=

Perolehan skor
100
Total skor max