Anda di halaman 1dari 2

RSUPN. Dr.

CIPTO MANGUNKUSUMO
SISTEM BEDAH DIGESTIF (APENDIKTOMY)

K. 782. A
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

Nama
Register

: ....................................................
: .............................................................

No/
Tgl

Diagnosa dan Rencana Keperawatan

.1.

Risiko terjadinya infeksi b.d.


O Tidak adekuatnya pertahanan tubuh : perporasi/ruptur
pada apendik, peritonitis, pembentukan abses.
O Prosedur invasif : Insisi bedah.
Data.
Subyektif.
O Klien mengeluh nyeri didaerah insisi operasi.
Obyektif.
O TD...............N.................RR...............SH...............
O Sekitar luka tampak kemerahan.
O Demam SH.................
O Leukosit.
Tujuan.
Infeksi tidak terjadi dalam waktu 3x 24 jam.
Kriteria Evaluasi.
O Tanda-tanda infeksi : Kemerahan (-), Panas (-), Nyeri (-),
Fungsi laesa (-).
O SH normal (36 37 derajat C).
O Leuko normal (5000 10000).
O Peningkatan penyembuhan luka, luka kering, pus (-).
Intervensi.
Mandiri.
O Obs TTV, perhatikan demam, menggigil, berkeringat,
perubahan mental, meningkatnya nyeri abdomen.
O Cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan prosedur.
O Lakukan perawatan luka secara a/antiseptik.
O Obs tanda-tanda infeksi pada luka, catat karateristik
drainase luka/dren, adanya eritema.
O Berikan informasi yang tepat dan akurat pada pasen dan
Keluarga.
Kolaborasi.
O Berikan antibiotik sesuai indikasi.
O Irigasi luka bila ada indikasi.
O Kultur pus/ cairan luka bila ada indikasi

EV/RSCM 2010

PN : .................................................
Tgl
tratasi
/paraf

No/
Tgl

Diagnosa dan Rencana Keperawatan

2.

Resiko tinggi terhadap kekurangan volume cairan b.d


O Muntah pra operasi
O Pembatasan pasca operasi (puasa).
O Status hypermetabolik(contoh; demam, proses
penyembuhan).
O Inflamasi peritonium dengan cairan asing.
Data Subyektif.
O Pasen mengeluh haus.
Obyektif.
O TD...........N................RR...............SH..............
O Capilari refil > 3 dtk.
O Tugor kulit tidak elastis.
O Mukosa bibir kering.
O Balance cairan............
O Akral dingin.
O Urine...........Hb..............HT.........Urium.......CR........
O Na...........K............CL.............
Tujuan.
Gangguan volume cairan tidak terjadi/ dapat diatasi
dalam waktu...........................
Kriteria Evaluasi.
O Klien mempertahankan keseimbangan cairan
dibuktikan dengan: kelembaban membran mukosa,
tugor kulit baik, TTV stabil, secara individual
pengeluaran urin adekuat.
Intervensi Mandiri.
O Awasi TTV dan nadi.
O Obs membran mukosa, kaji tugor kulit dan pengisian
kapiler.
O Awasi pemasukan dan pengeluaran, catat warna urin/
konsentrasi, dan BJ.
O Auskultasi bising usus, catat kelancaran flatus, dan
gerakan usus.
O Beri minum bertahap bila sudah diperbolehkan, dan
dilanjutkan dengan makan peroral sesuai toleransi.
O Berikan perawatan mulut sesering mungkin dan
perawatan bibir.
Kolaborasi: Pemberian cairan IVFD.

Tgl
tratasi
/paraf

Ruangan : ............................................
No/
Tgl

Diagnosa dan Rencana Keperawatan

3.

Nyeri(Akut) b.d.
O Distensi jaringan usus oleh inflamasi.
O Adanya insisi bedah.
Data.
Subyektif.
O Pasen mengatakan nyeri.
Obyektif.
O Wajah mengkerut.
O Otot tegang.
O Prilaku distraksi.
O Respon otomatis.
Tujuan.
Nyeri hilang/terkontrol dalam waktu..................
Kriteria Evaluasi.
Subyektif.
O Pasen mengatakan nyeri berkurang/hilang
/terkontrol.
Obyektif
O Wajah tampak rileks.
O Klien mampu tidur/istirahat dengan tepat.
Intervensi.
Mandiri.
O Obs nyeri, catat lokasi, karateristik, beratnya
(Skala 0 10).
O Selidiki dan laporkan perubahan nyeri dengan
tepat.
O Pertahankan istirahat dengan semi fowler.
O Dorong ambulasi dini.
O Bantu beraktifitas bila sudah diperbolehkan.
Kolaborasi
O Pertahankan puasa, dan NGT.
O Analgetik sesuai indikasi.
O Kompres es pada abdomen.

Tgl
tratasi
/paraf

RSUPN. Dr. CIPTO MANGUNKUSUMO


SISTEM BEDAH DIGESTIF (APENDIKTOMI)

K. 782. A
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

Nama
Register
No/
Tgl
4.

: ....................................................
: .............................................................
Diagnosa dan Rencana Keperawatan

Kurang pengetahuan (kebutuhan belajar)


tentang kondisi, prognosis , dan kebutuhan
pengobatan b.d.
O Kurang mengingat, salah interpretasi informasi.
O Tidak mengenal informasi.
Data Subyektif.
O Pasen sering bertanya minta informasi.
Data Obyektif.
O Pernyataan yang salah/ salah konsepsi.
O Tidak tepat mengikuti instruksi.
O Terjadi komplikasi.
Tujuan.
Pengetahuan pasen bertambah dan mengatakan memahami
proses penyakit, pengobatan, dan risiko komplikasi dalam
waktu..
Kriteria Evaluasi.
O Pasen mengatakan pemahamannya tentang proses
penyakit, pengobatan, dan risiko komplikasi.
O Pasen berpartisipasi dalam pengobatan.
Intervensi.
Mandiri.
O Kaji ulang pembatasan aktifitas pasca operasi.
O Dorong aktivitas sesuai toleransi dengan mengatur
antara istirahat dan aktivitas.
O Anjurkan menggunakan laksatif/pelembek feses ringan
Bila diperlukan, hindari enema.
O Jelaskan perawatan luka operasi, termasuk mengganti
balutan, pembatasan mandi, dan kembali kontrol/ berobat
jalan untuk mengangkat jahitan.
O Identifikasi gejala yang memerlukan evaluasi medik,
peningkatan nyeri, edema, eritema luka, adanya drainase
demam.

EV/RSCM 2010

PN : .................................................
Tgl
tratasi
/paraf

No/
Tgl

Diagnosa dan Rencana Keperawatan

Tgl
tratasi
/paraf

Ruangan : ............................................
No/
Tgl

Diagnosa dan Rencana Keperawatan

Tgl
tratasi/p
araf