Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS DATA

Data penelitian yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan statistik, dengan urutan
sebagai berikut :
1. Mengidentifikasi jenis Arthropoda tanah yang ditemukan dengan menggunakan
npustak berikut ini ;
a. Borror, dkk (1992)
b. Lilis (1992)
c. Jumar ( 1997)
d. Hegner, dkk (1968)
e. Website:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Arthropoda
- www.biosci.missouri.edu
- www.de.wikipedia.org/wiki.arteinh.php
- www.ruf.rice.edu/ecology.insects
- www.spectre.mnsu.edu/dept/academi/html
- www.naturalezaderagono.com/fotos
2. Menghitung kemelimpahan Arthropoda tanah, dengan mencari nilai penting (NP),
berdasarkan Odum (1993) dengan menggunakan rumus :
NP = FR + KR
Keterangan :
FR = Frekuensi relatif
KR = Kerapatan relatif
Frekuensi
= Jumlah plot yang ditempati suatu spesies
Total seluruh plot
Frekuensi Relatif = Jumlah frekuensi suatu spesies
Jumlah frekuensi seluruh spesies
x 100%
Kerapatan
= Jumlah individu suatu spesies
Jumlah seluruh jebakan
Kerapatan Relatif = kerapatan dari suatu spesie
Total kerapatan seluruh spesies x 100%
3. Untuk menghitung keanekaragaman menggunakan Indeks Diversitas (ID) menurut
Shanon – Winner (H’) dalam Odum (1998)
H’ = ∑ Pi log Pi
Keterangan
Pi = Jumlah kemelimpahan proporsional ke i (n/N)
n = Jumlah individu suatu spesies
N = Jumlah seluruh individu
Menurut Fachrul (2007) besarnya nilai Indeks keanekaragaman jenis menurut
Shannon-Wienner didefinisikan sebagai berikut : Nilai H’ > 3 menunjukkan bahwa
keanekaragaman spesies pada transek adalah melimpah tinggi, Nilai H’ = 1 ≤ H’ ≥ 3
menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies pada transek adalah melimpah sedang

dan H’ < 1 menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies pada transek adalah sedikit rendah. .